ILMU FOREX
Open in Telegram
KELAS MENTORING TRADER🔥 -SIMPLE TRADING SYSTEM -SL TP FIXED -MODAL KECIL TETAP GROWTH -SCALPER,INTRADAY,SWING -LIVE TRADE EVERYDAY -IMPROOF YOUR SKILL .JOIN CONTACT @DIANPERM
Show more4 725
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
No data30 days
Posts Archive
4 725
Open kelass sisa 19orang lagi
Atau
14 hari lagi close ❌
Whichever come first 🔥 mnjadi trader pro mandiri
Chat @dianperm
4 725
Uda buka nih KELAS BORING TRADER🏆
TERBATAS UNTUK 20 ORANG SAJA.
khusus untuk yg ingin jadi trader mandiri 🔥🔥. Chat sekarang @dianperm
4 725
Dini hari tadi The FED kembali mengeluarkan kebijakan moneter terbarunya yang mendukung kenaikan suku bunga lagi namun dengan besaran yang lebih kecil dibandingkan kenaikan sebelum-sebelumnya di 25 basis poin. Suku bunga sekarang berada di angka 4.75%. Kenaikan ini awalnya ditandai menguatnya USD di perdagangan karena adanya pernyataan The FED dalam perilisan kebijakannya yang menyebut The FED merasa kenaikan lebih lanjut masih dibutuhkan. Namun, USD berbalik arah saat konferensi pers berlangsung dimana Powell untuk pertama kalinya menyebutkan bahwa proses disinflasi sudah dimulai. Pernyataan ini memunculkan sentimen bahwa The FED sudah mulai mendekati akhir kenaikan suku bunganya walaupun Powell sendiri belum memberikan indikasi kapan kenaikan ini akan berakhir. Ia terus kembali mengutarakan bahwa The FED berkomitmen membawa inflasi turun ke level 2% sehingga kenaikan masih dibutuhkan dan jeda kenaikan suku bunga di tahun ini kelihatan tidak akan dilakukan. Secara singkat, konferensi pers Powell tadi masih menunjukkan nada yang netral dengan sedikit mengarah ke dovish dengan adanya pernyataan proses disinflasi sudah dimulai sehingga USD dapat lanjut melemah ke depannya.
Kesimpulan:
Pernyataan Jerome Powell, ketua The FED yang menyebutkan bahwa proses disinflasi sudah dimulai membuat sentimen muncul di pasar bahwa kenaikan suku bunga sudah mendekati akhirnya dan ini akan membuat USD melemah ke depannya.
Source :investing
