ꗃ ་💭 𝐑𝐮𝐚𝐧𝐠 𝐕𝐢𝐫𝐭𝐮𝐚𝐥 𝆭 ۪ ✼
Open in Telegram
"Ini hanya tentang perjalanan hidup, jangan di pikirkan endingnya tapi nikmati saja prosesnya" — contact me : @Gebbyaurely_bot — connecting : @cattanharian — curhat : @alunanrindubot ⚠️(+) 50% pemikirαn sendiri & 50% sociαl mediα⚠️
Show more7 989
Subscribers
-324 hours
-387 days
-10430 days
Posts Archive
Pergilah jika itu mau mu dan jika itu memang yang terbaik untuk kita berdua. Aku akan menerimanya, seperti aku menerima mu kembali setelah perjalanan panjangmu nanti.
Jika suatu saat nanti kamu berniat untuk kembali datanglah, aku akan menerima sebagai kenangan lama yang harus diukir kembali agar menjadi baru.
Pergilah jika itu mau mu dan jika itu memang yang terbaik untuk kita berdua. Aku akan menerimanya, seperti aku menerima mu kembali setelah perjalanan panjangmu nanti.
Jika suatu saat nanti kamu berniat untuk kembali datanglah, aku akan menerima sebagai kenangan lama yang harus diukir kembali agar menjadi baru.
Pergiku adalah cara agar tak ada lagi luka yang sama, tapi karenanya aku justru makin disadarkan kenyataan bahwa "dia tak pernah benar benar mencintaiku". Bahwa keberadaanku di sisinya bukanlah hal yang benar benar membuatnya merasa bahagia.
Padahal pergiku bukan berarti "berhenti mencintai" sebab mencintai dia memang tak pernah ada kata "akhir".
Dia paham aku terluka, tapi dia tetap saja diam seolah tak pernah terjadi apa apa. Dia tau bahwa aku telah memutuskan untuk pergi, dan dengan senang hati dia menerima keputusanku ini.
satu-satunya tips move on itu ya dengan dijalanin hidup aja. dirasain aja masih sayangnya, masih suka kangen, masih suka mikirin, masih suka ngebatin "dia lagi apa ya?" , "sekarang cewek/cowok nya siapa ya?" ya perasaan-perasaan kayak gitu harus di wajarin aja. nanti kita juga bakalan capek sendiri, kamu juga bakalan capek. kayak, udah lah mungkin dia udah bahagia gitu ya? atau mungkin kamu akan ketemu orang baru, makanya kalo di case aku, aku gak pengen ngelupain dia, gak pengen dia berlalu begitu aja. jadi kamu gak perlu ngelupain cerita yang sebenernya gak ada salahnya. kalo buku udah selesai di tulis kan bukan berarti karena penulisnya jahat gitu ya gak mau lanjutin, ya karena emang porsi ceritanya udah cukup sampe disitu, kayak kamu sama dia.
satu-satunya tips move on itu ya dengan dijalanin hidup aja. dirasain aja masih sayangnya, masih suka kangen, masih suka mikirin, masih suka ngebatin "dia lagi apa ya?" , "sekarang ceweknya siapa ya?" ya perasaan-perasaan kayak gitu harus di wajarin aja. nanti kita juga bakalan capek sendiri, kamu juga bakalan capek. kayak, udah lah mungkin dia udah bahagia gitu ya? atau mungkin kamu akan ketemu orang baru, makanya kalo di case aku, aku gak pengen ngelupain dia, gak pengen dia berlalu begitu aja. jadi kamu gak perlu ngelupain cerita yang sebenernya gak ada salahnya. kalo buku udah selesai di tulis kan bukan berarti karena penulisnya jahat gitu ya gak mau lanjutin, ya karena emang porsi ceritanya udah cukup sampe disitu, kayak kamu sama dia.
Need ch galau ?
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
Need ch galau ?
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
Need ch galau?
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
@Diaryforyouuu @Diaryforyouuu
Jangan pernah mengeluh mengenai kedua orangtuamu, jika mereka tidak bisa memenuhi ekspektasimu. Jangan pernah menyesal, jika dibesarkan dari kedua orang tuamu dengan keterbatasan mereka dalam memenuhi kebutuhan hidupmu. Akan ada saatnya kamu akan menyesali bahwa lebih baik mencium tangan kedua orang tuamu satu kali, daripada harus merasakan mencium batu nisannya 1000 kali bahkan lebih.
Maafin semuanya, maafin mereka, maafin siapa saja, dan maafin apa yang membuat kamu benar-benar kecewa, baik dari keadaan maupun dari orang lain. Aku tau, sakit di balas maaf itu gak adil dan curang. Tapi ada kalanya hidup lebih tenang karena melupakan yang menyakitimu. Punya ekspektasi itu manusiawi, dan kecewa adalah hal yang wajar dalam kehidupan yang harus kita jalani, maafin saja semuanya, gakpapa.
Maafin juga diri kita sendiri yang mungkin tidak bisa sama seperti orang lain dalam hal apapun. Maafin orang lain karena orang lain juga sudah berusaha semampunya dan sebisanya. Jangan dipaksakan untuk semuanya bisa terpenuhi, semua terjadi karena sudah ada porsinya masing-masing. Ada beberapa maaf yang harus selalu kamu tunjukan agar hatimu bisa jauh lebih tenang. Ada beberapa kejadian yang meskipun masih terus berputar dalam ingatan, tapi harus kamu kendalikan agar tidak membenci manusianya. Dunia bukan tempat yang abadi, hidup di atas segala dendam dan kebencian takkan membuat semua baik-baik saja. Hidup dalam gemuruh kemarahan takkan membuat kamu berada jauh di atas. Karena penenang dari segala hal yang menyakiti, bahkan membuat trauma adalah ikhlas.
Selain kata maaf, terimakasih juga perlu kita ucapkan kepada diri sendiri, yang sudah bisa tetap berdiri di tengah beratnya kehidupan duniawi. Udah ya? Kita istirahatin dulu pikiran dan tubuhnya. Besok akan kita coba lagi, agar kedepannya bisa lebih baik.
Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan takdir, dia tidak pernah keliru untuk memilih pundak siapa yang akan di berikan ujian , tuhan paham betul kapasitas kemampuan setiap hambanya jadi banyak-banyak bersabar ya, tuhan saja percaya kamu mampu melewatinya.
