en
Feedback
PHRASE. XII ── ECCEDENTESIAST ── FAKING SMILE IS EASIER THAN EXPLAINING WHY YOU ARE SAD

PHRASE. XII ── ECCEDENTESIAST ── FAKING SMILE IS EASIER THAN EXPLAINING WHY YOU ARE SAD

Open in Telegram

we will always be ready to be ur support system and daily reminder berbagi cerita? @kindavibesbot drama : @dramaeccedent curcol and any questions : https://tellonym.me/Eccedentesiasttt

Show more
1 282
Subscribers
No data24 hours
-97 days
-3630 days
Posts Archive
berat rasanya harus menerima kenyataan bahwa kamu tidak lagi menyapaku lewat chat setiap pagi, berat rasanya harus membiasakan diri tidak lagi mendengar suaramu melalui telepon kita saat malam hari, berat rasanya meyakinkan diriku bahwa kita tak akan bertemu lagi.

jika waktu bisa diputar ulang, aku akan menolak perkenalan yang kamu tawarkan. jika tahu akhir cerita kita akan sesedih ini, lebih baik aku tak pernah memulai semua, tak perlu tahu lagi tentangmu, dan tak perlu membalas semua chat-mu kala itu. jika tahu kamu akan pergi secepat ini, aku tentu tidak akan pernah berkata iya saat kamu menyatakan cinta.

maksudnyaa, tolong tetep bertahan sesulit apapun keadaan nya

jangan menerobos antrean kalau belum waktunya 😡

tau ko satu tahun ini banyak kejutan, banyak masalah diluar nalar. beberapa bulan yang berat tapi akhirnya bisa dilaluin. terimakasih ya?

hai? kamu keren banget😡😡udah mau berganti tahun dan kamu masih bertahan. bertahan sedikit lagi yaaaaaaaaaaaaa?

dari keterlambatan kita, dari kegagalan kita, dari rasa kehilangan kita, dari rasa kecewa kita. ternyata Tuhan rangkum untuk membuat kita mengerti bahwa janji Tuhan adalah kepastian. percaya ya, kalau ketetapan-Nya tidak akan melesat atau pun tersesat.

dari keterlambatan kita, dari kegagalan kita, dari rasa kehilangan kita, dari rasa kecewa kita. ternyata Tuhan rangkum untuk membuat kita mengerti bahwa janji Tuhan adalah kepastian. percaya ya, kalau ketetapan-Nya tidak akan melesat atau pun tersesat

pernah ga sih minta pelangi sama Tuhan malah dikasih hujan deras dan petir. minta bunga yang indah, malah dikasih kaktus berduri. tapi ternyata, setelah hujan deras bersama dengan petir akhirnya terbitlah pelangi yang indah. dan ternyata kaktus yang kita rawat dengan baik malah menumbuhkan bunga yang tidak kalah indahnya dengan mawar. sebenernya, Tuhan memberikan sesuai dengan porsinya. tidak kurang dan tidak lebih, tapi pengetahuan kita yang terbatas yang memilih menyimpulkan dengan cepat. jangan-jangan dari segala masalah yang hadir dalam hidup ini, ada yang membuat kita tidak berenti mengucap syukur karena Tuhan memberikan banyak hikmah nya.

Sampe sini makin sadar kalo kita gaperlu balas dendam atas perlakuan orang yang nyakitin kita. Hukuman terbesar mereka ya diri mereka sendiri, mereka harus hidup dengan krisis moral & karakter yang mereka punya. Orang-orang tanpa kelas yang mereka attract & dosa yang harus mereka tanggung nantinya. So, fokus sama perbaikan diri kita, anggap mereka adalah bagian dari proses pendewasaan. cr: striarfisky

katanya, level sedih tertinggi adalah menangis sampai sesak nafas dan terkadang harus ditahan biar tidak terdengar siapapun.
katanya, level sedih tertinggi adalah menangis sampai sesak nafas dan terkadang harus ditahan biar tidak terdengar siapapun. namun sekarang, mungkin bukan level itu yang tertinggi. mungkin hati yang tidak merasakan apa-apa adalah level selanjutnya

dari lagu ini, aku mengerti bahwa tidak semua bisa dipertahankan. dan tidak semua perpisahan itu buruk sehingga harus dijadikan musuh. dan aku kembali mengingat semua perpisahan yang telah terjadi

lagu yang selalu aku dengar tepat ketika aku harus menerima kenyataan bahwa perpisahan tetap harus di hadapi walau betapa berat pun prosesnya

“kau harus percaya, ku tetap teman baikmu”

masih banyak orang baik yang belum kita temuiii, dan masih banyak tantangan yang harus kita lalui. jadi jangan karena suatu masalah atau kesalahan malah kita jadi putus asaa, bertaha sedikit lagi ya?