Eterna Foundation Channel
Open in Telegram
757
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
No data30 days
Posts Archive
PROPOSAL TUGAS MULIA MASJID
Oleh: Lutfi S. Hidayat***
(al faqir yang terus berusaha mencintai Masjid)
"Jangan sampai terjadi, kita di dalam Masjid beribadah dengan Islam, akan tetapi keluar dari Masjid Islam bukan pedoman kehidupan alias lepas dari kehidupan"
Islam adalah agama yang sempurna. Semua di atur dalam Islam. Islam datang untuk rahmatan lil 'alamin yang artinya Islam datang untuk memberikan jawaban atas semua persoalan kehidupan manusia, dalam hal apapun, dalam aspek apapun, individu, keluarga, masyarakat dan negara. Salah satu institusi Islam yang sangat penting sebagai bagian dari proses itu adalah Masjid.
Dulu. Hal pertama yang dilakukan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam ketika hijrah dari Mekkah dan tiba di Madinah -yang menjadi awal peradaban Islam lahir- adalah 1) membangun Masjid Nabawi, 2) mempersatukan perdaudaraan sesama muslim, 3) membuat aturan untuk mengatur kehidupan di masyarakat.
Dari situ artinya Masjid sangatlah penting bagi syiar Islam. Masjid adalah salah satu pusat kegiatan Islam, baik ibadah, dakwah, pendidikan, sosial dan lain sebagainya. Masjid mempunyai tugas yang begitu mulia dalam Islam. Masjid tidak hanya membuat kegiatan yang sifatnya SEREMONIAL BELAKA.
Agar terwujud tugas mulia Masjid dan rahmat Islam dirasakan oleh umat. Maka Masjid harus terjun secara langsung dalam kehidupan umat. Masjid tentunya mempunyai wilayah dakwahnya. Masjid harus berdampak baik secara langsung ataupun tidak dalam kehidupan di wilayah dakwahnya. Apa yang harus dilakukan? Ada dua pendekatan untuk merancangnya.
1) Pendekatan TOP - DOWN (Atas ke Bawah)
Masjid merancang program, kemudian di sampaikan dan ajak umat aktif di dalamnya dengan membangun kesadarannya.
2) Pendekatan DOWN - TOP (Bawah ke Atas)
Masjid memetakan permasalahan dalam wilayah dakwahnya. Masalah apa saja yang ada dan ada kontribusi apa dari program masjid untuk menyelesaikannya.Ā
Bagi penulis, pendekatan kedua yang bisa dilakukan pertama kali. Artinya Masjid memahami permasalahan umat atau JEMPUT BOLA, dan Masjid berupaya semampunya agar berdampak positif di dalamnya. Sehingga UMAT MERASAKAN KEHADIRAN MASJID dalam kehidupan dan Islam benar-benar menjadi jawaban dan memberikan rahmatan lil 'alamiinnya.
Praktisnya adalah dengan membedah semua aspek kehidupan menurut Islam.
a) Aspek AQIDAH & IBADAH, tahapnya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan AQIDAH & IBADAH
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Aqidah & Ibadah bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
b) Aspek AKHLAK, tahapannya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan AKHLAK
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Akhlak bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
c) Aspek MUAMALAH (EKONOMI, SOSIAL, PENDIDIKAN dan lainnya yang berhubungan dengan semua interaksi sesama manusia), tahapannya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan MUMALAH.
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Aqidah & Ibadah bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
5. Sehingga akan lahir program berkaitan dengan EKONOMI, SOSIAL, PENDIDIKAN dan lainnya sebagai pelengkap program 'ubdudiyyah mahdhah (ritual ibadah)
Wallahu a'lam bi ash-Shawab
Purbalingga, 01 Oktober 2023
***Mahasiswa Pascasarjana Magister Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
*PROPOSAL TUGAS MULIA MASJID
Oleh: Lutfi S. Hidayat
(al faqir yang terus berusaha mencintai masjid)
"Jangan sampai terjadi, kita di dalam Masjid beribadah dengan Islam, akan tetapi keluar dari Masjid Islam bukan pedoman kehidupan alias lepas dari kehidupan"
Islam adalah agama yang sempurna. Semua di atur dalam Islam. Islam datang untuk rahmatan lil 'alamin yang artinya Islam datang untuk memberikan jawaban atas semua persoalan kehidupan manusia, dalam hal apapun, dalam aspek apapun, individu, keluarga, masyarakat dan negara. Salah satu institusi Islam yang sangat penting sebagai bagian dari proses itu adalah Masjid.
Dulu. Hal pertama yang dilakukan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam ketika hijrah dari Mekkah dan tiba di Madinah -yang menjadi awal peradaban Islam lahir- adalah 1) membangun Masjid Nabawi, 2) mempersatukan perdaudaraan sesama muslim, 3) membuat aturan untuk mengatur kehidupan di masyarakat.
Dari situ artinya Masjid sangatlah penting bagi syiar Islam. Masjid adalah salah satu pusat kegiatan Islam, baik ibadah, dakwah, pendidikan, sosial dan lain sebagainya. Masjid mempunyai tugas yang begitu mulia dalam Islam.
Agar terwujud tugas mulia Masjid dan rahmat Islam dirasakan oleh umat. Maka Masjid harus terjun secara langsung dalam kehidupan umat. Masjid tentunya mempunyai wilayah dakwahnya. Masjid harus berdampak baik secara langsung ataupun tidak dalam kehidupan di wilayah dakwahnya. Apa yang harus dilakukan? Ada dua pendekatan untuk merancangnya.
1) Pendekatan TOP - DOWN (Atas ke Bawah)
Masjid merancang program, kemudian di sampaikan dan ajak umat aktif di dalamnya dengan membangun kesadarannya.
2) Pendekatan DOWN - TOP (Bawah ke Atas)
Masjid memetakan permasalahan dalam wilayah dakwahnya. Masalah apa saja yang ada dan ada kontribusi apa dari program masjid untuk menyelesaikannya.
Bagi penulis, pendekatan kedua yang bisa dilakukan pertama kali. Artinya Masjid memahami permasalahan umat atau JEMPUT BOLA, dan Masjid berupaya semampunya agar berdampak positif di dalamnya. Sehingga UMAT MERASAKAN KEHADIRAN MASJID dalam kehidupan dan Islam benar-benar menjadi jawaban dan memberikan rahmatan lil 'alamiinnya.
Praktisnya adalah dengan membedah semua aspek kehidupan menurut Islam.
a) Aspek AQIDAH & IBADAH, tahapnya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan AQIDAH & IBADAH
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Aqidah & Ibadah bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
b) Aspek AKHLAK, tahapannya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan AKHLAK
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Akhlak bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
c) Aspek MUAMALAH (EKONOMI, SOSIAL, PENDIDIKAN dan lainnya yang berhubungan dengan semua interaksi sesama manusia), tahapannya:
1. Masalah apa saja yang dihadapi umat dalam wilayah dakwahnya berkaitan dengan MUMALAH.
2. Mengukur kemampuan Masjid
3. Membuat program dan tahapan yang Istiqomah agar target memberikan jawaban terhadap masalah Aqidah & Ibadah bisa terwujud
4. Harapannya Masjid akan dirasakan dampaknya oleh umat dalam aspek ini
Wallahu a'lam bi ash-Shawab
Purbalingga, 01 Oktober 2023
*Dinasti Politik dan Simbolisasi Ketua Umum Partai*
Menjadi anggota partai kemudian dalam hitungan hari langsung menjadi ketua umum sebuah partai ternyata begitu mudah. Asal mempunyai relasi kekuasaan hingga sampai kepada jantungnya, bahkan akan mudah jika bagian dari dinasti dalam politik.
Kaesang Pangarep dianggap mewakili anak muda kekinian, sehingga tanpa ada drama apapun, dia didaulat menjadi ketua umum PSI. Dari sini sebenarnya, tidak salah jika orang berasumsi bahwa alasan utamanya adalah semata karena Kaesang anak Presiden Jokowi.
Tentu PSI berharap agar popularitas dan posisi strategis Kaesang bisa menjadi simbol baru bagi partai anak muda mudi ini untuk mendulang suara dalam pemilu. Jika benar demikian, apakah prioritas yang ditawarkan kepada masyarakat hanya euforia ketenaran?
Nyatanya, dari sini jelas sekali. Bahwa ide, gagasan dan karya buah pemikiran bukanlah tonggak utama dalam politik demokrasi. Sekarang bisa jadi ketua umum hanya akan menjadi simbol, bukan didasarkan falsafah pemikirannya terhadap kemajuan sebuah negera.
Beginilah kualitas kondisi politik negara Indonesia saat ini. Yang bangga bukan dengan gagasan dan pemikiran, namun kalah dengan sebuah dinasti politik dan simbolisasi popularitas seseorang (yang bahkan bukan seorang politisi, apalagi negarawan).
*Lutfi S. Hidayat*
Eterna Foundation Purbalingga
Dinasti Politik dan Simbolisasi Ketua Umum Partai
Menjadi anggota partai kemudian dalam hitungan hari langsung menjadi ketua umum sebuah partai ternyata begitu mudah. Asal mempunyai relasi kekuasaan hinggal sampai kepada jantungnya, bahkan akan mudah jika bagian dari dinasti dalam politik.
Kaesang Pangarep dianggap mewakili anak muda kekinian, sehingga tanpa ada drama apapun, dia didaulat menjadi ketua umum PSI. Dari sini sebenarnya, tidak salah jika orang berasumsi bahwa alasan utamanya adalah semata karena Kaesang anak Presiden Jokowi.
Tentu PSI berharap agar popularitas dan posisi strategis Kaesang bisa menjadi simbol baru bagi partai anak muda mudi ini untuk mendulang suara dalam pemilu. Jika benar demikian, apakah prioritas yang ditawarkan kepada masyarakat hanya euforia ketenaran?
Nyatanya, dari sini jelas sekali. Bahwa ide, gagasan dan karya buah pemikiran bukanlah tonggak utama dalam politik demokrasi. Sekarang bisa jadi ketua umum hanya akan menjadi simbol, bukan didasarkan falsafah pemikirannya terhadap kemajuan sebuah negera.
Beginilah kualitas kondisi politik negara Indonesia saat ini. Yang bangga bukan dengan gagasan dan pemikiran, namun kalah dengan sebuah dinasti politik dan simbolisasi popularitas seseorang (yang bahkan bukan seorang politisi, apalagi negarawan).
Lutfi S. Hidayat
Eterna Foundation Purbalingga
Din Syamsuddin Tegaskan Pemerintah Jangan Mengawali dan Mempertajam Pertentangan di Kalangan Rakyat
Akhir-akhir ini sedang ramai memperbincangkan peristiwa bentrokan di Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Peristiwa bentrokan ini terjadi antara dengan aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Ditpam Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Kamis (7/9). Penyebab adalah karena adanya konflik lahan atas rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City.
Rencana pembangunan kawasan Rempang Eco City mencuat sejak 2004. Pada waktu itu, PT. Makmur Elok Graha menjadi pihak swasta yang digandeng pemerintah melalui BP Batam dan Pemerintah Kota Batam bekerja sama.
Berkaitan dengan dinamika tersebut, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menegaskan agar pemerintah jangan mengawali dan mempertajam pertentangan di kalangan rakyat. Kepada wartawan Eternanews beliau mengatakan, "Kebijakan Pemerintah di Tanah Melayu Riau dan cara brutal Polri terhadap rakyat yang mempertahankan tanah kelahirannya sangatlah deskriminatif dan represif. Hal demikian berdampak mempertajam pertentangan berdimensi SARA dalam masyarakat Indonesia yang majemuk."
Selengkapnya:
https://www.eternanews.com/2023/09/din-syamsuddin-tegaskan-pemerintah.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/CY2YeL0r5cP1wbboBo5M7r
Gabung di komunitas:
https://t.me/eterna_foundation
šÆ Eterna Foundation š
Klik: https://linktr.ee/eterna.english
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
Pemerintah Jangan Mengawali dan Mempertajam Pertentangan di Kalangan Rakyat
M. Din Syamsuddin
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah & Ketua Umum MUI
Kebijakan Pemerintah di Tanah Melayu Riau dan cara brutal Polri terhadap rakyat yang mempertahankan tanah kelahirannya sangatlah deskriminatif dan represif. Hal demikian berdampak mempertajam pertentangan berdimensi SARA dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/09/pemerintah-jangan-mengawali-dan.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/CY2YeL0r5cP1wbboBo5M7r
Gabung di komunitas:
https://t.me/eterna_foundation
šÆ Eterna Foundation š
Klik: https://linktr.ee/eterna.english
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
LGBT DALAM PERSPEKTIF SYARIAH ISLAM
Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi
LGBT adalah Kejahatan
Islam memandang LGBT sebagai kejahatan atau tindak pidana (al-jarīmah/criminal) dan wajib dihukum dengan sanksi pidana syariah yang tegas. LGBT disebut kejahatan atau kriminal, karena hukumnya haram dalam Islam.
Kriminal (al-jarÄ«mah) dalam Islam didefinisikan sebagai perbuatan melakukan yang haram (irtikÄbul harÄm) atau meninggalkan yang wajib (tarkul wÄjib). (Abdurrahman Al-Maliki, NizhÄmul āUqÅ«bÄt, hlm. 15).
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/lgbt-dalam-perspektif-syariah-islam.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/CY2YeL0r5cP1wbboBo5M7r
Gabung di komunitas:
https://t.me/eterna_foundation
šÆ Eterna Foundation š
Klik: https://linktr.ee/eterna.english
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
LGBT DALAM PERSPEKTIF SYARIAH ISLAM
Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi
LGBT adalah Kejahatan
Islam memandang LGBT sebagai kejahatan atau tindak pidana (al-jarīmah/criminal) dan wajib dihukum dengan sanksi pidana syariah yang tegas. LGBT disebut kejahatan atau kriminal, karena hukumnya haram dalam Islam.
Kriminal (al-jarÄ«mah) dalam Islam didefinisikan sebagai perbuatan melakukan yang haram (irtikÄbul harÄm) atau meninggalkan yang wajib (tarkul wÄjib). (Abdurrahman Al-Maliki, NizhÄmul āUqÅ«bÄt, hlm. 15).
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/lgbt-dalam-perspektif-syariah-islam.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/F5VmxbTQEB2GB3LtYIz9sM
Gabung di komunitas:
https://t.me/eterna_foundation
šÆ Eterna Foundation š
Klik: https://linktr.ee/eterna.english
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
Kelaparan Merenggut Nyawa Lagi di Papua, Tanggung Jawab Siapa?
Oleh: Iffah Wardatun Hamro (Eterna Foundation Purbalingga)
Bencana kelaparan kembali memakan korban jiwa di tanah Papua. Enam warga baru baru ini dilaporkan meninggal dunia menambah panjang catatan korban jiwa akibat bencana yang berulang hampir setiap tahun.Selama dua bulan terakhir, warga disana mengalami gagal panen. Menurut catatan WALHI, gagalnya panen warga dipicu peristiwa embun beku di dataran tinggi Lanny Jaya. Kegagalan panen akibat faktor cuaca ini berdampak fatal karena masyarakat sangat bergantung pada hasil kebun mereka.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/kelaparan-merenggut-nyawa-lagi-di-papua.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/E7hygCHCetHDtR1wM83dpp
Dapatkan Materi PPT/PDF di Telegram:
https://t.me/eterna_foundation
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
ā¢ā¢ā¢
Semoga Allah 'Azza Wa Jalla mengganti kebaikan antum sekalian dengan berlipat keistimewaan baik dunia maupun akhirat.
Judi Online Makin Merebak, Jangan Disepelekan !
Oleh: Iffah Wardatun Hamro (Eterna Foundation Purbalingga)
Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemutusan beberapa situs untuk memblokir akses judi online sejak tahun 2018 sampai 2023 sebanyak 846.047 yang mengandung konten perjudian secara online. Namun meskipun sudah ratusan ribu konten yang diblokir, nyatanya judi online masih marak dan makin meresahkan. Demi mendapatkan keuntungan, para penikmat judi bahkan rela merogoh kocek lebih dalam. Padahal, sering kali seseorang yang kecanduan judi online malah terjerat hutang atau rugi ratusan juta.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/judi-online-makin-merebak-jangan.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/E7hygCHCetHDtR1wM83dpp
Dapatkan Materi PPT/PDF di Telegram:
https://t.me/eterna_foundation
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
ā¢ā¢ā¢
Semoga Allah 'Azza Wa Jalla mengganti kebaikan antum sekalian dengan berlipat keistimewaan baik dunia maupun akhirat.
Pembangunan Rumah Alquran Untuk Pelosok Kabupaten Purbalingga
Eterna Foundation lahir dari semangat perjuangan untuk membangkitkan kesadaran di tengah-tengah masyarakat dengan pendekatan pendidikan, ekonomi dan sosial. Visi besar Eterna Foundation adalah memberikan jalan atau mengakomodasi putra-putri generasi emas menggapai impian masa depannya sehingga mampu membangun negeri.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/pembangunan-rumah-alquran-untuk-pelosok.html
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/F5VmxbTQEB2GB3LtYIz9sM
Gabung di komunitas:
https://t.me/eterna_foundation
šÆ Eterna Foundation š
Klik: https://linktr.ee/eterna.english
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta
KHILAFAH MENJADI SUPERPOWER BARU INDONESIA DI MASA DEPAN?
Oleh: Lutfi S. Hidayat
Proses Panjang Penyebaran Islam di Nusantara
Sebagai sebuah entitas politik maupun kebangsaan, Indonesia muncul dari sejarah panjang yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan bernafaskan Islam. Jauh sebelum negara ini menyatakan kemerdekaannya sekitar abad ke-8 salah satu Raja Sriwijaya bernama Indrawarman memberikan surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan Muawiyah bin Abu Sufyan pada masa Khilafah Umayyah dalam rangka perluasan syiar ajaran Islam di bumi Nusantara. Meski secara langsung tidak menjadi bentuk kesuksesan penyebaran agama Islam yang massif. Namun sejarah ini menjadi pijakan dasar bahwa perjalanan Indonesia sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia dimulai.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/08/khilafah-menjadi-superpower-baru.html?m=1
LGBT OH LGBT...
Simak: https://www.facebook.com/reel/262508076413672?mibextid=9drbnH&s=yWDuG2&fs=e
KETENANGAN vs KESENANGAN
(True Happiness vs Material Plesure)
Source: https://www.eternanews.com/2023/07/nasihat-diri-ketenangan-vs-kesenangan.html?m=1
Semua yang ada di dunia ini segalanya sudah menjadi kehendak Allah Ta'ala. Itu betul tanpa perlu ada keraguan sedikitpun. Semua disebut sebagai takdir-NYA. Sebab sudah pasti, hal ini tidak perlu di perdebatkan oleh siapapun.
Termasuk dalam kehendak dan pengetahuan-NYA pula adalah setiap pilihan-pilihan dalam hidup kita. Artinya ada ruang "kebebasan" bagi setiap orang untuk memutuskan dalam memikirkan, mengucapkan dan berbuat sesuatu. Inilah yang penting untuk menjadi perhatian bagi seseorang.
Dari apa yang "dikuasi" oleh manusia itulah yang akan punya konsekuensi apakah dicintai oleh-NYA atau sebaliknya. Dari setiap pilihan kita inilah akan berdampak apakah diridhai-NYA atau sebaliknya. Dari sinilah apakah akan menjadi kebaikan sehingga mendapatkan pahala dan bernilai ibadah atau sebaliknya.
Pada persoalan rejeki misalnya. Takaran rejeki seorang hamba sudah dipastikan kadar dan batasnya sepanjang ia hidup di dunia. Itu tidak perlu didiskusikan. Yang perlu menjadi perhatian hamba; Pertama adalah bagaimana cara kita memperolehnya dan bagaimana kita mengeluarkannya (membelanjakan rejeki berupa materi). Karena itulah yang akan dihisab oleh-NYA.
Kedua, seseorang perlu memahami bahwa sesungguhnya terdapat berlimpah rejeki yang tidak berwujud layaknya uang dan lainnya. Kemudahan kita dalam beribadah, kebaikan perbuatan kita dan sebagainya adalah bentuk rejeki yang sering kita lupa dan tidak disadari.
Ketiga, berburu rejeki baik yang berwujud maupun yang tidak adalah dalam rangka ibadah untuk memantaskan seseorang menjadi hamba yang sholih. Ia adalah cara untuk mendekatkan diri kepada-NYA, bukan sebagai tujuan.
Keempat, rejeki seorang hamba adalah bukan permasalahan seberapa banyak. Akan tetapi soal mengelola dan menikmati rasa syukur dan penerimaan terhadap segala hal dalam hidup. Bukan persoalan kaya atau miskin, karena itu adalah soal pilihan dan mental. Tetapi soal rasa kecukupan yang berlimpah berkah. Artinya, setiap penambahan rejeki semestinya akan selaras dengan bertambahnya kebaikan dan kedekatan kita dengan-NYA. Itulah berkah.
Kelima, sejatinya rejeki adalah apa yang kita makan, apa yang kita pakai dan apa yang kita berikan kebermanfaatannya bagi sesama. Dari sini kita dianjurkan memiliki mental kaya, dalam arti suka berbagi. Bahkan tidak salah dan bisa menjadi jalan kemuliaan jika mampu memperoleh level orang kaya dalam pandangan manusia. Semua akan baik jika disandarkan pada keimanan yang kokoh.
Keenam, apa yang sebenarnya dikejar di dunia selain karena harapan agar mendapat cinta dan ridha dari-NYA. Oleh karenanya jagalah ketenangan jiwa dan pikiran baik dalam kondisi sempit ataupun longgar. Ingat ketenanganlah yang semestinya dicapai di dunia. Apakah tidak boleh "galau atau risau"? Tentu boleh. Tinggal bagaimanaa menyikapinya dengan bersandar dan meminta kepada-NYA.
Ketujuh, semua pemahaman di atas sudah banyak diketahui oleh seseorang. Memang sulit dalam menancapkan dalam hati dan perbuatan hamba. Namun semuanya akan mudah jika terus "memaksa diri" untuk meyakinkan diri kita bahwa ada kehidupan yang "lebih hidup" setelah jatah umur di dunia habis, yakni kehidupan akhirat.
Pada akhirnya, bukan hanya kesenangan sesaat karena materi dan pernak-pernik dunia. Akan tetapi terpenting adalah ketenangan jiwa dan pikiran karena ada Allah Ta'ala sebagai sandarannya. Jangan siakan potensi baik kita jika masih ada ketakutan, "was-was" dan kekhawatiran terhadap kasih sayang dari-NYA. Takut, khawatir dan "was-was" lah jika ada kewajiban yang ditinggalkan dan larangan yang dikerjakan. Allahu a'lam.
Oleh: Lutfi S. Hidayat
Eterna Foundation Purbalingga
Ahada, 16 Juli 2023
[DOWNLOAD] Kitab Fikih Paling Disukai Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani
Kitab terjemahan ini ada 16 jilid, masing-masing ada sekitar 500 - 700 halaman. Kitab ini ditahqiq oleh Dr. Muhammad Syarafuddin Khathab, Dr. Sayyid Muhammad Sayyid, dan Prof. Sayyid Ibrahim Shadiq. Ukuran sekitar 319 Megabyte. Berekstensi PDF.
Sharing ebook adalah secara cuma-cuma alias gratis. Tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan. Semata-mata demi kepentingan Islam dan kaum muslim.
Selengkapnya: https://www.eternanews.com/2023/07/download-kitab-fikih-paling-disukai.html?m=1
Semoga bermanfaat.
***
Bergabung di grup informasi:
https://chat.whatsapp.com/F5VmxbTQEB2GB3LtYIz9sM
Dapatkan Materi PPT/PDF di Telegram:
https://t.me/eterna_foundation
Semangat belajar dan sebar kebaikan penuh cinta.
ā¢ā¢ā¢
Semoga Allah 'Azza Wa Jalla mengganti kebaikan antum sekalian dengan berlipat keistimewaan baik dunia maupun akhirat.
