en
Feedback
IDX Trading Community (ITC) - Tidak Terima Titip DANA

IDX Trading Community (ITC) - Tidak Terima Titip DANA

Open in Telegram

TIDAK TERIMA KELOLA DANA!! Update informasi terkini mengenai emiten-emiten yg bisa Anda dapatkan bahkan sebelum info tersebut naik media cetak ataupun online... Disclaimer Setiap pembahasan saham disini hanya bersifat sebagai referensi / bahan pertimb

Show more

📈 Analytical overview of Telegram channel IDX Trading Community (ITC) - Tidak Terima Titip DANA

Channel IDX Trading Community (ITC) - Tidak Terima Titip DANA (@idxtradingcomm) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 52 775 subscribers, ranking 2 074 in the Economy & Finance category and 1 090 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 52 775 subscribers.

According to the latest data from 21 July, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -32 over the last 30 days and by 38 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 9.72%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 7.50% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 5 126 views. Within the first day, a publication typically gains 3 955 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 0.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as segment, billion, vktr, yoy, mei.

📝 Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
TIDAK TERIMA KELOLA DANA!! Update informasi terkini mengenai emiten-emiten yg bisa Anda dapatkan bahkan sebelum info tersebut naik media cetak ataupun online... Disclaimer Setiap pembahasan saham disini hanya bersifat sebagai referensi / bahan pe...

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 22 July, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

52 775
Subscribers
+3824 hours
+617 days
-3230 days
Posts Archive
Rantai Industri Alumunium Nasional mulai terhubung, related ke ANTM, potensi related juga ke ADMR
Rantai Industri Alumunium Nasional mulai terhubung, related ke ANTM, potensi related juga ke ADMR

Operator pacu layanan 5G usai mengantongi spektrum, related ke EXCL ISAT TLKM
Operator pacu layanan 5G usai mengantongi spektrum, related ke EXCL ISAT TLKM

Progress pembangunan pabrik CA-EDC milik TPIA
Progress pembangunan pabrik CA-EDC milik TPIA

Bali menunggu kpastian Regulasi, Pusat Finansial Internasional Indonesia
Bali menunggu kpastian Regulasi, Pusat Finansial Internasional Indonesia

Kemudian, di semester II ini juga ada beberapa emiten memulai smelter mereka. Di antaranya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) yang menggarap pembangunan proyek smelter aluminium di Kalimantan Utara.

Group bakrier byk yg mau RI

*Rights Issue JGLE* JGLE akan menggunakan sekitar Rp413,94 miliar dari total Rp414 miliar hasil rights issue untuk mengakuisisi 61,86% saham PT Jungleland Asia (JLA) dari PT Adiprotek Envirodunia (AE). AE juga bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) atas HMETD yang tidak ditebus melalui skema inbreng saham JLA. Tujuan akuisisi: Mengonsolidasikan kembali kepemilikan JLA. Menguasai aset strategis berupa lahan ±35 hektare di Sentul. Memperbaiki struktur permodalan. Membuka peluang pengembangan proyek residensial di masa depan. JGLE memperkirakan transaksi ini dapat: Mencatat keuntungan akuntansi sekitar Rp570,8 miliar. Menurunkan rasio utang terhadap ekuitas (DER). Analis menilai rights issue ini lebih merupakan konsolidasi aset internal daripada penghimpunan dana untuk ekspansi bisnis baru. Aspek yang perlu dicermati investor: Tata kelola (governance) transaksi karena menggunakan skema inbreng aset. Kewajaran valuasi aset. Dampaknya terhadap price discovery dan perlindungan pemegang saham minoritas. Penilaian independen oleh KJPP Febriman Siregar & Rekan menetapkan nilai wajar kepemilikan AE di JLA sebesar Rp422,82 miliar. Katalis utama JGLE ke depan bergantung pada keberhasilan mengoptimalkan aset Jungleland, bukan semata transaksi rights issue. Proyek residensial di lahan Jungleland masih tahap awal perizinan dengan target penyelesaian hingga 2031. Perseroan mengakui bahwa jika proyek residensial tidak terealisasi, tambahan pendapatan yang diharapkan dari pengembangan kawasan tersebut juga tidak akan tercapai. Disc On Source https://insight.kontan.co.id/news/grup-bakrie-gencar-cari-duit-lewat-rights-issue-rencana-enrg-dinilai-paling-oke

KOTA ku banyak PADI ?

Koreksi wajar market da ijo berhari2
Koreksi wajar market da ijo berhari2

Reminder and Repost KOTA lewat anak usaha PT DMS Laguna (DMSL) akan mengembangkan Rest Area KM 63 di ruas Tol Cimanggis-Cibitung / JORR 2 KOTA menandatangani MoU dengan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) untuk membentuk joint venture company (JVC) sebagai kendaraan pengembangan dan pengelolaan proyek Nilai investasi proyek sekitar Rp300 miliar Rest area akan dibangun di dua sisi jalan tol (jalur A dan B) dengan total luas sekitar 12 hektare di Kabupaten Bekasi Proyek ini akan menjadi rest area tipe A dengan fasilitas publik, area komersial, pusat kuliner, retail, dan fasilitas pendukung lain Strategi ini menegaskan arah transformasi KOTA dari developer properti konvensional ke pemilik/pengelola aset komersial dengan recurring income Potensi sumber pendapatan berulang berasal dari: 🔹sewa tenant 🔹pengelolaan area komersial 🔹periklanan 🔹event activation bisnis pendukung lainnya Lokasi proyek dinilai strategis karena berada di koridor JORR 2 yang menghubungkan Jakarta, Depok, Bekasi, hingga kawasan industri timur Jabodetabek Proyek ini berpotensi meningkatkan kualitas aset KOTA dan membuka sumber pertumbuhan di luar bisnis properti tradisional Target operasional semester II-2028 Inti sentimen: berita ini positif untuk KOTA karena memperkuat narasi recurring income dan diversifikasi bisnis, meski dampak ke kinerja tetap akan bergantung pada eksekusi proyek dan realisasi kontribusi ke pendapatan. Disc On