Kisah Nabi Muhammad Shollallahualaihiwasallam
Open in Telegram
6 862
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
No data30 days
Posts Archive
Dari Abdullah bin Bisr radhiyallahu'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Beruntunglah orang yang menjumpai catatan amalannya istighfar yang banyak.” (Riwayat Ibnu Majah, an-Nasa’i, dan ath-Thabrani).
. Allah berfirman
الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur. (QS Ali Imron : 17)
https://t.me/kisah_nabi
BERDOALAH SAAT MELIHAT ORANG LAIN TERTIMPA MUSIBAH
Dari sahabat Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu dan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu keduanya menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda,
"Barang siapa melihat orang yang tertimpa musibah, kemudian membaca doa,
الْحّمْدُ لِله الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً
Alhamdulillaahil ladzii 'aafaanii mimmaa ibtalaaka bihi wa fadhdhalanii 'alaa katsiirin mimman khalaqa tafdhiilaa
Segala puji milik Allah yang telah memberikan afiat kepadaku, dari musibah yang menimpamu, dan segala puji milik-Nya yang benar-benar telah melebihkanku dari kebanyakan makhluk yang Dia ciptakan.
maka, musibah tersebut tidak akan menimpanya."
📚 Shahih at-Targhib wa at-Tarhib no. 3392
https://t.me/kisah_nabi
Berikut ini keterangan ringkas dari Ibnu Qudamah Al Maqdasi (wafat 682 H) dalam Mukhtasar Minhajul Qashidin hal.146-147.
Ibnu Qudamah melukiskan untuk kita figur dan sosok Rasulullah ﷺ secara singkat namun padat. Tidak banyak kalimat tetapi kaya manfaat.
Sudah seperti itulah, karakter pemuda yang diharapkan!
(Kami terjemahkan dengan beberapa penyesuaian bahasa)
_
Rasulullah ﷺ adalah sosok yang paling bijak, sangat dermawan, dan benar-benar penyayang.
Beliau memperbaiki sendiri sandalnya, menjahit bajunya, dan membantu pekerjaan rumah tangga.
Beliau sangat pemalu. Lebih dari seorang gadis yang dipingit.
Beliau tetap menghadiri undangan walau dari seorang budak, menjenguk orang sakit, berjalan sendiri tanpa pengiring, memboncengkan orang, menerima hadiah dengan senang, dan membalas dengan hadiah pula. Adapun sedekah tidak beliau terima.
Seringkali beliau tidak memiliki makanan yang mengenyangkan. Tidak pernah kenyang karena makan roti selama tiga hari berturut-turut. Kadang beliau mengikatkan batu di perut karena menahan lapar.
Beliau makan apa yang tersedia. Tidak pernah mencacat makanan. Tidak makan dengan bersandar miring. Beliau makan dari yang dekat.
Pakaian yang dipakai seadanya. Kadang kain motif corak dari Yaman. Kadang jubah berbahan wol.
Kadang beliau menunggang unta. Kadang baghl (perkawinan kuda dan keledai). Kadang keledai. Kadang-kadang berjalan tanpa alas kaki.
Beliau senang minyak wangi. Benci bau busuk.
Beliau memuliakan para tokoh dan menjalin hubungan baik dengan para pemuka.
Tidak pernah beliau kasar kepada siapa pun. Jika ada yang datang meminta maaf, beliau selalu maafkan.
Beliau senang bercanda. Tidak ada yang beliau ucapkan kecuali kebenaran. Beliau tertawa namun tidak sampai terbahak-bahak.
Waktu tidak dibiarkan berlalu tanpa beramal untuk Allah Ta'ala, atau untuk keperluan diri.
Tidak pernah satu kali pun beliau melaknat seorang perempuan atau pelayan. Tidak pernah satu kali pun beliau memukul dengan tangan. Kecuali dalam berjihad di jalan Allah.
Beliau tidak pernah marah karena membela pribadi. Beliau marah ketika keagungan Allah dilanggar.
Jika diberi dua pilihan, beliau pasti memilih yang paling mudah, kecuali mengandung unsur dosa atau memutus silaturahmi, maka beliau paling menghindari.
Anas radhiyallahu 'anhu berkisah, " Sepuluh tahun lamanya saya melayani, tidak pernah beliau menghardik. Tidak pernah beliau bertanya untuk yang saya lakukan, " Kenapa engkau lakukan itu?", untuk yang tidak saya lakukan, beliau tidak pernah bertanya, " Kenapa tidak engkau lakukan?"
Sifat beliau juga termaktub dalam Taurat, " Tidak berperangai kasar. Tidak kaku. Tidak berteriak-teriak di pasar. Tidak membalas kejelekan dengan kejelekan. Beliau selalu memaafkan dan berlapang dada"
Beliau selalu mendahului berucap salam jika bertemu. Bersabar jika ada yang datang karena suatu keperluan sampai orang itu berpamitan. Beliau selalu mendahului untuk berjabat tangan.
Beliau senang duduk bersama sahabat-sahabatnya. Bergabung sampai-sampai orang asing tidak akan mengenali beliau kecuali setelah bertanya.
Beliau lebih banyak diam. Jika berbicara, tidak terburu-buru. Beliau berbicara dengan tertata. Kadang diulangi agar dipahami.
Beliau selalu memaafkan padahal mampu membalas. Tidak pernah bersikap kepada orang yang membuat tidak senang.
Beliau orang yang paling jujur berbicara. Selalu tepat janji. Lemah lembut berperilaku. Bergaul dengan sikap hormat.
Siapa saja yang melihat beliau, pasti segan. Siapa yang bergaul, tentu mencintainya.
Sahabat-sahabatnya jika sedang berbincang-bincang tentang urusan dunia, beliau ikut berbincang bersama mereka. Jika mereka mengenang masa jahiliah dan tertawa, beliau ikut tersenyum.
____
https://t.me/kisah_nabi
Keutamaan Membaca Tasbih
“Juwairiyyah Binti Al-Harits Radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah ﷺ bersabda kepadaku: “Setelah aku meninggalkanmu tadi aku telah membaca kalimat/dzikir yang jika ia ditimbang (pahalanya) dengan apa yang engkau baca hari (sejak pagi tadi) ini akan sama beratnya yaitu (artinya = Maha suci Allah ﷻ dan aku memuji-Nya sebanyak ciptaan-Nya sejauh ridha-Nya seberat timbangan arsy-Nya dan sebanyak tinta untuk menulis kalimat-Nya).”
(Rwayat Muslim no 2726)
Juwairiyah adalah salah seorang istri Nabi ﷺ. Beliau selalu bertasbih, tatkala Nabi ﷺ keluar dari rumahnya beliau dalam keadaan bertasbih, ketika Nabi kembali beliau masih dalam keadaan bertasbih.
https://t.me/kisah_nabi
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ
Sungguh akan datang suatu masa, saat itu manusia tidak lagi peduli dengan cara apa dia menghasilkan harta, apakah dari sesuatu yang halal ataukah haram ! [HR. Bukhari]
https://t.me/kisah_nabi
Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau).” (HR. Bukhari, no. 6306)
Faedah dari bacaan ini adalah sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sabdakan dari lanjutan hadits di atas,
“Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.”
https://t.me/kisah_nabi
Ummul Mukminin Aisyah Radhiallohu Anha Berkata : Ketika aku melihat tingginya akhlak Nabi ﷺ aku katakan : Ya Rasulallah doakan aku kebaikan .. !
Beliau Berdoa : Ya Allah Ampunkanlah Aisyah segala kesalahannya yg terdahulu maupun yg datang, yg tersembunyi ataupun yg terang-terangan ,, !
Aisyahpun tertawa girang sampai menjatuhkan kepala Beliau ke pengkuan Rasulullah ﷺ ,
Beliau bertanya : Apa kamu senang dengan doaku?
Aisyah berkata : Bagaimana aku tidak berbahagia dengan doamu !?
Beliau Bersabda :
والله إنها لدعوتي لأمتي في كل صلاة .
Demi Allah itu adalah doaku untuk ummatku disetiap shalat.
📚 Ashahihah (324/5).
https://t.me/kisah_nabi
JIRAN KITA SEPATUTNYA MENJADI SAHABAT YANG BAIK BAGI KITA
Daripada 'Uqbah bin 'Amir: Rasulullah Sallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
أَوَّلُ خَصْمَيْنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ جَارَانِ
"Kes pertengkaran pertama yang akan dibicarakan di mahkamah akhirat adalah yang berlaku antara dua orang jiran tetangga." (Hadith Hasan riwayat Ahmad dalam Musnad)
https://t.me/kisah_nabi
وَمَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ
“Siapa yang menolong saudaranya dalam kebutuhannya, maka Allah pun akan menolongnya dalam kebutuhannya” (HR. Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580, dari Ibnu ‘Umar).
https://t.me/kisah_nabi
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “…Ilmu itu membawa mereka (dengan tanpa mereka sadari) untuk merasakan hakikat (kesempurnaan dan kemanisan) iman, sehingga mereka merasakan ringan dan mudah (melaksanakan ibadah dan pendekatan diri kepada Allah subhanahu wa Ta’ala) yang semua ini dirasakan berat oleh orang-orang yang melampaui batas (sehingga lalai dari ilmu), dan mereka merasa senang dan suka (melakukan amalan-amalan shahih dan ketaatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla yang semua ini tidak disukai orang-orang yang jahil…” (Dinukil oleh Ibnul Qoyyim dalam Miftahu Daaris Sa’adah, 1/123).
https://t.me/kisah_nabi
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “…Ilmu itu membawa mereka (dengan tanpa mereka sadari) untuk merasakan hakikat (kesempurnaan dan kemanisan) iman, sehingga mereka merasakan ringan dan mudah (melaksanakan ibadah dan pendekatan diri kepada Allah subhanahu wa Ta’ala) yang semua ini dirasakan berat oleh orang-orang yang melampaui batas (sehingga lalai dari ilmu), dan mereka merasa senang dan suka (melakukan amalan-amalan shahih dan ketaatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla yang semua ini tidak disukai orang-orang yang jahil…” (Dinukil oleh Ibnul Qoyyim dalam Miftahu Daaris Sa’adah, 1/123).
https://t.me/kisah_nabi
Imam Al-Auza’i ditanya tentang iman, apakah iman bisa bertambah? Beliau menjawab: “Ya, sampai membesar seperti gunung”. Beliau ditanya lagi, apakah iman bisa berkurang? Beliau menjawab: “Ya, sampai tidak tersisa sedikitpun” (Diriwayatkan oleh Al Lalika’i dalam Syarah Ushul I’tiqad, 5/959).
https://t.me/kisah_nabi
✋🏻🌠🌱🌷
JANGAN LUPA, BESOK PUASA ARAFAH
📜 Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa Arafah (9 Dzulhijjah). Beliau bersabda :
يكفر السنة الماضية والباقية (رواه مسلم)
"Puasa tersebut menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
📚 H.R Muslim dari Abu Qatadah radhiyallahu 'anhu
✍🏼 TwIS
🏜 KEUTAMAAN PUASA ARAFAH
💺 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata :
"Barangsiapa yang sangat menginginkan untuk dimerdekakan dari api neraka dan sangat mengingingkan untuk diampuni dosa-dosanya pada hari Arafah, maka hendaknya dia menjaga (senantiasa melaksanakan) sebab-sebab yang mengantarkan pada pemerdekaan tersebut.
✅ Di antara sebab-sebab tersebut: BERPUASA PADA HARI ITU (Arafah).
📚 Dalam Shahih Muslim dari shahabat Abu Qatadah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Berpuasa hari Arafah aku berharap kepada Allah bisa menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang."
📚 Latha'if al-Ma'arif Ibnu Rajab
'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata :
"Tidak ada dalam setahun satu hari, yang aku berpuasa padanya paling aku cintai, dibandingkan aku berpuasa pada Hari Arafah."
📚 Musnad al-Ja'd 512, dengan sanad "Hasan"
HASUNGAN BERAMAL SALEH DI 10 HARI PERTAMA DZULHIJJAH
“Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah –pen).” Para sahabat bertanya: “Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah ?” Beliau bersabda, “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid –pen).” (HR. Al Bukhari)
https://t.me/kisah_nabi
Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan : “Siapa yang suka membicarakan orang lain di depanmu, suatu saat pasti dia akan membicarakanmu di depan orang lain.” Tanbih al-Ghafilin, hal. 130
https://t.me/kisah_nabi
Kami Segenap Admin Chanel Telegram
"KISAH NABI MUHAMMAD SHALLALLUHU'ALAIHI WASALLAM" Mengucapkan " Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Dan Batin,Taqabbalallahu minna Wa Minkum"
DOA DI MALAM LAILATUL QADAR
✍ Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau berkata:
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
✅ "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu bila aku meyakini suatu malam adalah malam lailatul qadar, apa yang aku ucapkan?"
Beliau menjawab:
Katakanlah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi maaf, dan Engkau senang memberi maaf, karena itu maafkanlah aku."
📚 HR. Ahmad (26206), Tirmidzi (3513) dan beliau menshahihkannya.
✍ An-Nawawi berkata di dalam *Al-Adzkar (332):**
قال أصحابنا: يستحب أن يكثر فيها من هذا الدعاء.
✅ Para sahabat kami berkata, "Disukai untuk memperbanyak doa ini di malam tersebut."
https://t.me/kisah_nabi
DERMAWAN
Ibnu Rajab berkata, “Syafi’i mengatakan, ‘Dianjurkan bagi seseorang untuk menambah kedermawanannya di bulan Ramadhan dalam rangka meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian juga karena kebutuhan manusia untuk kemaslahatan mereka dan karena sibuknya mayoritas manusia untuk melaksanakan puasa dan shalat sehingga mereka meninggalkan pekerjaan mereka.’Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma puasa dan tidak berbuka kecuali bersama orang miskin. Apabila keluarganya melarangnya, maka ia tidak makan malam itu. Jika datang pengemis kepadanya ketika ia sedang makan, maka ia akan mengambil jatah makanannya lantas berdiri dan menyerahkannya kepada pengemis tersebut. Kemudian ia kembali dan keluarganya telah menghabiskan sisa makanan di piring sehingga esok paginya beliau berpuasa tanpa makan sedikit pun.Hammad bin Abu Sulaiman ketika bulan Ramadhan memberikan makanan berbuka untuk 500 orang dan setelah ‘Idul Fitri beliau memberikan 500 dirham kepada masing-masing orang.
https://t.me/kisah_nabi
