en
Feedback
Ruang Saham Academy

Ruang Saham Academy

Open in Telegram

Ruang saham merupakan channel pembahasan saham untuk menambah edukasi dan memberikan info seputar pasar saham dan rekomendasi saham.Website : http://ruangsaham.comInstagram : https://www.instagram.com/ruangsaham/Telegram : @winataFBT

Show more

πŸ“ˆ Analytical overview of Telegram channel Ruang Saham Academy

Channel Ruang Saham Academy (@ruangsahamacademy) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 17 757 subscribers, ranking 6 893 in the Economy & Finance category and 3 758 in the Indonesia region.

πŸ“Š Audience metrics and dynamics

Since its creation on Π½Π΅Π²Ρ–Π΄ΠΎΠΌΠΎ, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 17 757 subscribers.

According to the latest data from 07 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -102 over the last 30 days and by -9 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 9.62%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 4.63% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 1 708 views. Within the first day, a publication typically gains 823 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 1.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as saham, #bukanrekomendasi, fy26f, naik, emas.

πŸ“ Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
β€œRuang saham merupakan channel pembahasan saham untuk menambah edukasi dan memberikan info seputar pasar saham dan rekomendasi saham.Website : http://ruangsaham.comInstagram : https://www.instagram.com/ruangsaham/Telegram : @winataFBT”

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 08 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

17 757
Subscribers
-924 hours
-357 days
-10230 days
Posts Archive
CBRE ! posisi saat ini sudah keluar dari zona downtrend ya, kita melihat akan bagus jika bisa break 825 dengan potensi kenaikan ke 1040 tapi CBRE ini risknya ada deadline yaitu mau right issue di 2 november jadi kalau mendekati 2 november berlum banyak perubahan maka lebih baik hindari dulu aja. Good luck !

photo content

yang mau join priority bisa langsung chat admin di @WinataFBT

Trading plan + chart BUMI + alasan buy BUMI sudah kita share ke client sejak 1 september ya, lumayan 1 minggu 11% kan πŸ‘πŸš€
Trading plan + chart BUMI + alasan buy BUMI sudah kita share ke client sejak 1 september ya, lumayan 1 minggu 11% kan πŸ‘πŸš€

BUMI πŸ™ŒπŸ»πŸ₯³
BUMI πŸ™ŒπŸ»πŸ₯³

β€’ Demand perumahan masih lemah β€” Expo hanya mencatat transaksi sekitar Rp2 triliun, atau 20% dari target Rp10 triliun, meski ada promo KPR menarik seperti DP 1%, fixed rate mulai 2,75% dan tenor hingga 30 tahun. β€’ Rumah subsidi terjangkau, tapi lokasi jadi kendala β€” Penawaran berada di kisaran Rp166–387 juta, namun mayoritas proyek berlokasi 1–2 jam dari CBD, sehingga minat pembeli tetap selektif. Transaksi juga banyak terkonsentrasi di kisaran Rp2 miliar. β€’ Sektor masih Neutral β€” Kondisi pasar properti dan outlook ROE masih lemah. PWON menjadi satu-satunya BUY/top pick, dengan urutan preferensi PWON > SMRA > CTRA > BSDE.

photo content

HMSP ! saat ini masih sideways di area 715 - 780 ya, jika ada penurunan ke support 715 boleh manfaatin entry selama ga jebol aman, tapi jika turun dibawah 715 hindari total ya, atau tunggu break 780 juga boleh dengan potensi kenaikan kita prediksi masih ke 940 jika kuat break 780 ya! good luck !

photo content

Harga komoditas coal ya
Harga komoditas coal ya

kemarin jumat kita ajak client buat lebih fokus di BUMI & CUAN karena harga batu bara lagi bagus ya, yang mau dipandu gini di
kemarin jumat kita ajak client buat lebih fokus di BUMI & CUAN karena harga batu bara lagi bagus ya, yang mau dipandu gini di Ruang Saham priority langsung chat ke @WinataFBT

CUAN πŸ™πŸ™ŒπŸ»
CUAN πŸ™πŸ™ŒπŸ»

BUMI πŸ₯³πŸš€
BUMI πŸ₯³πŸš€

β€’ DSSA menargetkan komposisi EBITDA 50:50 Energy vs Non-Energy pada FY28, didorong bisnis MORA dan SM+. β€’ Data center SMX01 21MW mulai beroperasi Oktober 2026, dengan potensi ekspansi hingga 60MW dan tambahan capex sekitar US$390 juta. β€’ Bisnis digital infrastructure makin scalable, dengan FY26 capex US$707,3 juta dan posisi utang tetap manageable di 0,7x ND/EBITDA.

photo content

tadi pagi masih 5% yaa, sesi 2 udh 10% aja πŸ™ŒπŸ»πŸš€
tadi pagi masih 5% yaa, sesi 2 udh 10% aja πŸ™ŒπŸ»πŸš€

Trading plan CUAN sudah kita kasih ke client sejak 2 september ya, chart dan target kita belum akan share di public dulu hehe
Trading plan CUAN sudah kita kasih ke client sejak 2 september ya, chart dan target kita belum akan share di public dulu hehehe πŸ™Œ yang minat join jadi priority client bisa langsung chat ke @WinataFBT

CUAN πŸ₯³ Yuk kasih lebih tinggi dong Pak PP πŸ€£πŸ™ŒπŸ»πŸš€
CUAN πŸ₯³ Yuk kasih lebih tinggi dong Pak PP πŸ€£πŸ™ŒπŸ»πŸš€

CUAN πŸ₯³ Yuk kasih lebih tinggi dong Pak PP πŸ€£πŸ™ŒπŸ»πŸš€
CUAN πŸ₯³ Yuk kasih lebih tinggi dong Pak PP πŸ€£πŸ™ŒπŸ»πŸš€

1. Gold tetap bullish, meski momentum melemah β€” Gold sempat mencapai ~US$4.600/oz (+15% MoM), tetapi terkoreksi setelah pernyataan hawkish The Fed. Namun, risiko utang AS >US$40 triliun dan potensi pelemahan DXY tetap menjadi katalis positif jangka menengah-panjang. 2. Thermal & coking coal rally karena supply constraint β€” Harga naik masing-masing sekitar +9% dan +3% MoM, didorong penurunan produksi China dan gangguan pasokan. Thermal coal paling menarik karena potensi dampak kekeringan sungai Indonesia serta restocking musim dingin Eropa. 3.Preferensi komoditas: Thermal coal > Gold > Base metals β€” AADI & PTBA menjadi pilihan utama di thermal coal karena lebih tahan terhadap gangguan sungai dan valuasi menarik. Untuk gold, EMAS & MDKA tetap disukai, sementara nickel menjadi komoditas paling tidak disukai karena potensi koreksi harga setelah tambahan kuota RKAB.