en
Feedback
Digital Marketing RWP GRUP

Digital Marketing RWP GRUP

Open in Telegram

Panduan #BisnisdariRumah

Show more
1 234
Subscribers
-324 hours
-77 days
-1730 days
Posts Archive
Ini sesuai banget Mas Jaya dengan Saya, sudah ingatkan 10 tahun lalu tentang bahayanya bergantung pada Market Place. Dulu Saya sempat sebutkan MP dkk mirip imperialisme jaman now, karena dapat ulasannya dari Video CNN Indonesia saat itu. Bahkan Video Imperialisme tsb Saya share ke Tim UMKM Kementerian Perdagangan yang menjadi murid Saya waktu itu di Jakarta. Mereka kaget setelah nonton, lalu minta ijin share video tsb untuk atasannya. Anda mungkin bisa searching di youtube jika masih ada video tsb. Mas Jaya lebih serem lagi. Sebut ciri-ciri Market Place Kapitalis yang rela rugi bakar duit di awal dengan merusak pikirin pembeli & penjual. Lihat penjelasan Mas Jaya gimana cara MP merusak pikirin penjual & pembeli. Kini "Market Place Kapitalis" tersebut Beliau sebut sedang memasuki era ambil keuntungan. Mereka sudah menciptakan ketergantungan sehingga penjual wajib terima semua biaya yang ditetapkan. Bagi Penjual atau Seller yg lagi galau ingin keluar dari Market Place lama tapi belum siap dengan sistem penjualan website sendiri, Mas Jaya menawarkan Market Place Merah Putih yang semuanya harus jual produk asli Indonesia. Namanya 1Nusa: https://1nusa.id/ Download Aplikasinya di Plystore: 1Nusa by PT. Yukbisnis Indonesia. Silahkan tonton sampai tuntas Video Mas Jaya ini. Lalu sebarkan ke sebanyak mungkin orang Indonesia agar mendapatkan manfaat & pahala sekaligus...✅🤲 https://youtu.be/4en7ISg1vu8?si=CR4oubuDrh3yE5x3 Davit Putra, RWP Konsultan Digital Marketing Perusahaan Indonesia (19 tahun pengalaman) RwpGrup.co.id

4
4

3
3

2
2

1
1

Betul P Dokter. Pemilik MP sdh berhasil mendapatkan database konsumen Indonesia. Saatnya mereka beraksi utk capai tujuan mereka....👍 tetap kita akui sblmnya byk masyarakat yg terbantu dg adanya kehadiran MP ini. Sekarang saatnya kita bangkit urus diri masing-masing dg kuatkan sistem Website sendiri. Tempat jualan lama jangan ditinggal seperti MP & Medsos. Kuncinya beralih secara perlahan-lahan, supaya gak kagetan...heheheh 🎗️

Pak Dokter (Murid RWP): Strategi MP sudah mulai tercapai, mungkin aja bahan bakarnya masih ada tapi sdh menipis. Yg pasti para MP sdh mendapatkan "data base" tertaget dari masyarakat Indonesia. Stlh ini mereka akan mainkan "AI Agent"nya yg sdh disiapkan... Tapi kita yg sdh terjun jd pebisnis online jangan menyerah, tetap wajib miliki "website pribadi", tetap ngulik terus sesuai perkembangan & terus belajar juga praktek. Semoga tetap semangat meraih rezeki yg halal & barokah...🙏🏻

Bagus P Dokter Ulasan Prof. Rhenald Kasali ini... Era bakar uang sdh habis. Market Place harus cari untung sekarang. Makanya biaya pada dinaikkan. Kalo UMKM beralih ke Website sendiri memang tdk instan langsung menghasilkan secepat MP. Itulah sebabnya 10 thn lalu Saya sering nasehati para murid: Bermain di platform gratis sangat boleh, yaitu Medsos dan Market Place. Tapi Website jangan ditinggalkan.  Karena itu Toko kita sendiri.  Gak numpang. Jika terjadi masalah keluhan byk Seller di MP seperti sekarang,  tinggal switch aja pelan2 ke Website yg dulu pernah dibuat. Dan tentunya tdk sesulit jika harus dari awal buat Website baru.. Tapi kalo harus buat Website baru, juga gak masalah. Ikuti saja prosesnya...toh sekarang ada cara cepat dpt trafik dari Iklan Google & Meta yg sdh pakai AI. Bagi yang ingin buat infrastruktur pakai Keranjang Belanja dan sistem transfer pakai QRIS atau dompet digital,  sdh ada layanan nya..tinggal sewa aja dg biaya yg tdk mahal. Jadi kalau mau sedikit ikhtiar bangun website pakai sistem Digital canggih ala MP, tinggal lakukan pelan2 sesuai kemampuan budget & peningkatan omzet. Belum ada kata terlambat....👍 Itu jawaban buat pertanyaan Prof. Rhenald kira2...heheh Met siang Pak Dokter...😁

Komentar Saya:

P Yadi ini ada juga murid RWP yg share Video menarik dari Prof. Rhenald Kasali. Terkait rame2 Seller mo ninggalin MP. Inline bnget dg pesan Saya 10 tahun lalu:

Dan Kualitas Iklan waktu lelang ditentukan oleh 3 faktor. 3 Faktor yang pengaruhi Kualitas Iklan waktu lelang: 1. CTR 2. Kual
Dan Kualitas Iklan waktu lelang ditentukan oleh 3 faktor. 3 Faktor yang pengaruhi Kualitas Iklan waktu lelang: 1. CTR 2. Kualitas Halaman Landing 3. Relevansi Iklan

Ada 6 faktor penentu Peringkat iklan kita di Google. Salah satu penentunya adalah: Kualitas Iklan waktu lelang
Ada 6 faktor penentu Peringkat iklan kita di Google. Salah satu penentunya adalah: Kualitas Iklan waktu lelang

Assalamualaikum Sobat RWP semuanya. Minal aa'idin wal faaiziin mohon maaf lahir dan batin. 🙏 Semoga segala amal kita semuany
Assalamualaikum Sobat RWP semuanya. Minal aa'idin wal faaiziin mohon maaf lahir dan batin. 🙏 Semoga segala amal kita semuanya diterima selama bulan Puasa kmrn..🤲 Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 H. 🙏🙏🙏 RWP Grup Indonesia & Tim

Meeting Online Tim PT. KESI dan Tim Lazatto Sidoarjo: Selasa, 17 Maret 2026 Jam 13.30 WIB. https://meet.google.com/jfc-abux-wcf

Kerja 70rb di ini.Cafe

Halo Sobat RWP Grup✅ *Join Belajar Google Ads Gratis besok ya* Tgl 5 Pebruari 2026 Tiap Kamis jam 9.30-11.00 WIB *Durasi belajar:* 4x pertemuan. Seminggu sekali selama 4 minggu. Setiap jeda seminggu dikasih tugas2 agar sukses pesertanya... *Link Belajar via Google Meet akan dikirim besok ke Grup Google Ads ya..!* *Note:* *1. Kemungkinan kelas Gratis ini hanya kali ini saja. *2. Silahkan share info ini untuk mengundang teman atau saudara yang ingin ikut kelas Gratis ini juga...mumpung persiapan promosi sebelum Ramadhan & Lebaran tahun ini. *Format daftar via WA:* #KelasGoogleAdsGratis#Nama#AsalKota#LinkWebsite

Alhamdulillah kemarin Pimpinan RWP & Tim diundang untuk Meeting & Presentasi di Kantor Pusat D'Besto Group, Jakarta Selatan. Agenda utamanya adalah untuk menggali data kebutuhan Digital Marketing bagian Pemasaran (Business Development) & kaitannya dengan sistem IT pembuatan Aplikasi belanja D'Besto Group yang terhubung dengan CRM & ERP. D'Besto awalnya adalah usaha ayam goreng pinggir jalan yang menggunakan gerobak dorong dengan brand KuFC (Kentuku Friend Chicken). Brand KuFC yang berdiri tahun 1994 itu kini sudah bertransformsi menjadi brand D'Besto Group yang membawahi 11 anak perusahaan di bawahnya. Total sudah 32 tahun perjalanan ownernya yang merupakan suami-istri dengan gelar Dokter Hewan (drh) dari IPB: drh. Evalinda dan drh. Setyajid. Total karyawan 7.010 orang, Karyawan inti kantor 1.595 orang & karyawan crew resto 5.415 orang. Kami berdikusi banyak dengan manajemen DBesto Group diantaranya Direktur IT D'Tech & Tim, anak perusahaan D'Besto bidang IT, Manajer Marketing & Business Development beserta Tim, dan Manajemen inti D'Besto utusan drh. Setyajid (Owner). Manajer Marketing & Business Development membawahi promosi 7 brand di bawah D'Besto Group seperti D'Sruput, Lazatto, D'Besto, D'Bakso, dll. Selama ini promosi dilakukan via media sosial terutama Tiktok. Namun kami melihat dari paparan kemarin, belum ada sistem database konsumen & prospek yang bisa dikelola dengan baik untuk jangka panjang. Belum ada sistem Digital Marketing lengkap dari hulu ke hilir yang bisa dipegang untuk keberlanjutan promosi yang terstruktur. Insya Allah RWP Grup hadir membantu D'Besto Group membuat Sistem Digital Marketing Lengkap dgn mengimplementasikan Database Prospek-Pelanggan yang menjadi jantung bisnis D'Besto Group masa depan. *Konsultasi WA RWP Grup: 0813-1132-1865. #dbesto #dsruput #dbestogroup #rwpgrup #digitalmarketinglengkap #databaseprospek #databasepelanggan https://www.instagram.com/p/DTz_qkbkpPv/?img_index=1&igsh=YWllY2oyczVrMGlz