en
Feedback
Channel Diskusi Pajak

Channel Diskusi Pajak

Open in Telegram

Info perpajakan

Show more

πŸ“ˆ Analytical overview of Telegram channel Channel Diskusi Pajak

Channel Channel Diskusi Pajak (@tutorialpajak) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 11 954 subscribers, ranking 10 031 in the Economy & Finance category and 5 962 in the Indonesia region.

πŸ“Š Audience metrics and dynamics

Since its creation on Π½Π΅Π²Ρ–Π΄ΠΎΠΌΠΎ, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 11 954 subscribers.

According to the latest data from 12 July, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -57 over the last 30 days and by -1 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 20.63%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 6.41% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 2 466 views. Within the first day, a publication typically gains 766 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 2.

πŸ“ Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
β€œInfo perpajakan”

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 13 July, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

11 954
Subscribers
-124 hours
-127 days
-5730 days

Data loading in progress...

Similar Channels
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Tags Cloud
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
July '26
July '26
+5
in 0 channels
June '26
+21
in 0 channels
Get PRO
May '26
+10
in 0 channels
Get PRO
April '26
+75
in 0 channels
Get PRO
March '26
+17
in 0 channels
Get PRO
February '26
+47
in 0 channels
Get PRO
January '26
+55
in 0 channels
Get PRO
December '25
+22
in 0 channels
Get PRO
November '25
+37
in 0 channels
Get PRO
October '25
+39
in 0 channels
Get PRO
September '25
+41
in 0 channels
Get PRO
August '25
+26
in 0 channels
Get PRO
July '25
+39
in 0 channels
Get PRO
June '25
+25
in 0 channels
Get PRO
May '25
+88
in 0 channels
Get PRO
April '25
+54
in 0 channels
Get PRO
March '25
+69
in 0 channels
Get PRO
February '25
+326
in 0 channels
Get PRO
January '25
+689
in 1 channels
Get PRO
December '24
+141
in 0 channels
Get PRO
November '24
+83
in 1 channels
Get PRO
October '24
+58
in 1 channels
Get PRO
September '24
+44
in 0 channels
Get PRO
August '24
+50
in 0 channels
Get PRO
July '24
+82
in 0 channels
Get PRO
June '24
+38
in 0 channels
Get PRO
May '24
+56
in 0 channels
Get PRO
April '24
+45
in 0 channels
Get PRO
March '24
+110
in 0 channels
Get PRO
February '24
+160
in 0 channels
Get PRO
January '24
+288
in 0 channels
Get PRO
December '23
+169
in 0 channels
Get PRO
November '23
+108
in 0 channels
Get PRO
October '23
+115
in 0 channels
Get PRO
September '23
+77
in 0 channels
Get PRO
August '23
+98
in 0 channels
Get PRO
July '23
+19
in 0 channels
Get PRO
June '23
+20
in 0 channels
Get PRO
May '23
+23
in 0 channels
Get PRO
April '23
+28
in 0 channels
Get PRO
March '23
+42
in 0 channels
Get PRO
February '23
+73
in 0 channels
Get PRO
January '23
+137
in 0 channels
Get PRO
December '22
+85
in 0 channels
Get PRO
November '22
+74
in 0 channels
Get PRO
October '22
+84
in 0 channels
Get PRO
September '22
+43
in 0 channels
Get PRO
August '22
+114
in 0 channels
Get PRO
July '22
+79
in 0 channels
Get PRO
June '22
+128
in 0 channels
Get PRO
May '22
+169
in 0 channels
Get PRO
April '22
+226
in 0 channels
Get PRO
March '22
+294
in 0 channels
Get PRO
February '22
+177
in 0 channels
Get PRO
January '22
+222
in 0 channels
Get PRO
December '21
+174
in 0 channels
Get PRO
November '21
+283
in 0 channels
Get PRO
October '21
+226
in 0 channels
Get PRO
September '21
+212
in 0 channels
Get PRO
August '21
+206
in 0 channels
Get PRO
July '21
+184
in 0 channels
Get PRO
June '21
+232
in 0 channels
Get PRO
May '21
+304
in 0 channels
Get PRO
April '21
+200
in 0 channels
Get PRO
March '21
+330
in 0 channels
Get PRO
February '21
+400
in 0 channels
Get PRO
January '21
+386
in 0 channels
Get PRO
December '20
+8 211
in 0 channels
Date
Subscriber Growth
Mentions
Channels
13 July+1
12 July0
11 July0
10 July+1
09 July+1
08 July+2
07 July0
06 July0
05 July0
04 July0
03 July0
02 July0
01 July0
Channel Posts
https://kumparan.com/ahmadiswadi/27kPCD7LJkZ?utm_source=Desktop&utm_medium=wa&shareID=owJn2J3usksb Efektivitas Insentif Pajak UMKM: Antara Harapan Besar dan Realitas di Lapangan

2
siap-siap SP2DK dengan 5 jenis data baru. salah satunya audit. Good Luck
1 394
3
https://kumparan.com/kiagus-abdul-rahman/pajak-marketplace-apakah-pajak-baru-27fCvrZKpV6/full Pajak Marketplace Apakah Pajak Baru?
1 403
4
Sedang proses update 9juta yang terdampak
2 339
5
tadi malam ternyata ada bencan TIK. ada KEP nya
2 666
6
malam ini istrirehat dulu, ada maintenis
2 790
7
https://sumaterapost.co/rugikan-negara-miliaran-direktur-pt-sde-divonis-3-tahun-penjara/ Pengguna Faktur Pajak TBTS di Lampung yang merugikan Keuangan negara Rp 3,2 Milyar divonis 3 tahun penjara dan denda 2 kali kerugian negara.
2 776
8
Kelas Pajak Edukasi Coretax PPh Final UMKM PP 20 Tahun 2026 Kamis, 25 Juni 2026, Pukul 09.00-11.00 WIB Online Aplikasi Ms Tea
Kelas Pajak Edukasi Coretax PPh Final UMKM PP 20 Tahun 2026 Kamis, 25 Juni 2026, Pukul 09.00-11.00 WIB Online Aplikasi Ms Teams (Meeting ID: 441 667 404 226 36 Passcode: kelaspajak023)
2 048
9
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H
Selamat Tahun Baru Islam 1448 H
2 437
10
Wajib Pajak yang atas SK Penetapan sebagai WP Kriteria Tertentu dinyatakan tidak berlaku pasca PMK-28/2026 untuk menyampaikan kembali Permohonan Penetapan WP Kriteria Tertentu paling lambat pada 10 Juni 2026.
2 894
11
tampilannya menyegarkan ya.
tampilannya menyegarkan ya.
3 083
12
Hari terakhir relaksasi SPT Tahunan PPh Badan. Yuk, segera lapor SPT Tahunan PPh Badan sebelum masa relaksasi berakhir!
Hari terakhir relaksasi SPT Tahunan PPh Badan. Yuk, segera lapor SPT Tahunan PPh Badan sebelum masa relaksasi berakhir!
3 305
13
https://www.instagram.com/p/DYwo6XGEmiH/?igsh=bm5tNDU4ejI2Mnlh Lomba Menulis Artikel Perpajakan 2026
2 665
14
Yuk, segera lapor SPT Tahunan WP Badan sebelum mendekati batas akhir dan layanan semakin padat.
Yuk, segera lapor SPT Tahunan WP Badan sebelum mendekati batas akhir dan layanan semakin padat.
2 448
15
Planned Down Time. Malam ini, Rabu, 27 Mei 2026, pukul pukul 22.00 - 23.00 WIB. Aplikasi terdampak Coretax.
Planned Down Time. Malam ini, Rabu, 27 Mei 2026, pukul pukul 22.00 - 23.00 WIB. Aplikasi terdampak Coretax.
2 274
16
No text...
2 640
17
Gara-gara ini. Makanya diminta ganti password
Gara-gara ini. Makanya diminta ganti password
2 380
18
Apakah Saldo Deposit KJS 200 Bisa Digunakan Jika Perpanjangan SPT Ditolak? Gunakan saldo deposit KJS 200 untuk melunasi kurang bayar SPT Tahunan normal melalui menu Bayar dan Lapor tanpa perlu melakukan pemindahbukuan meskipun permohonan perpanjangan tidak disetujui. Cara Menggunakan Saldo Tax Deposit KJS 200 untuk SPT Tahunan Banyak wajib pajak merasa khawatir ketika permohonan perpanjangan penyampaian SPT Tahunan mereka ditolak, padahal setoran pajak sudah dilakukan menggunakan Kode Jenis Setoran (KJS) 200. Kabar baiknya, saldo tersebut tidak akan hangus. Sistem perpajakan saat ini sudah terintegrasi sehingga saldo yang sudah disetor tetap tersimpan dalam akun pajak Anda sebagai deposit. Untuk menggunakan saldo tersebut, Anda tidak perlu mengajukan permohonan manual yang rumit. Saat Anda masuk ke tahap penyampaian SPT Tahunan Normal, sistem akan memberikan notifikasi otomatis. Anda hanya perlu memastikan bahwa saat proses Bayar dan Lapor, Anda memilih opsi yang tepat agar saldo tersebut ditarik untuk melunasi kewajiban kurang bayar yang muncul. Langkah Teknis Menggunakan Saldo Tax Deposit Perpanjangan Proses aktivasi saldo ini terjadi di bagian akhir pelaporan. Berikut adalah alur yang perlu diperhatikan agar saldo KJS 200 Anda terbaca oleh sistem: Proses Input SPT: Selesaikan pengisian data penghasilan dan kredit pajak pada SPT Tahunan Anda hingga muncul status Kurang Bayar. Menu Bayar dan Lapor: Masuk ke tahap akhir untuk melakukan pelunasan dan pengiriman SPT. Konfirmasi Penggunaan Saldo: Sistem akan menampilkan pertanyaan konfirmasi berbunyi "Apakah Anda ingin menggunakan saldo Tax Deposit Perpanjangan?". Pilihan Jawaban: Anda wajib menjawab YA. Setelah dipilih, sistem secara otomatis akan mengambil saldo dari setoran KJS 200 untuk menutup nilai kurang bayar tersebut. Risiko Pemindahbukuan ke Deposit Pajak Umum KJS 100 Beberapa pihak mungkin menyarankan untuk melakukan Pemindahbukuan (Pbk) dari deposit perpanjangan (KJS 200) ke deposit pajak umum (KJS 100). Namun, langkah ini sangat tidak disarankan jika tujuan utama Anda adalah melunasi SPT Tahunan. Alasannya adalah mekanisme sistem yang menggunakan prinsip First In First Out (FIFO). Jika saldo berada di deposit umum KJS 100, ada risiko saldo tersebut akan otomatis tertarik untuk melunasi kewajiban pajak masa atau bulanan lainnya yang jatuh tempo lebih awal. Hal ini justru bisa menyebabkan saldo Anda habis sebelum sempat digunakan untuk melunasi SPT Tahunan, yang berujung pada status kurang bayar yang tetap menggantung. Keamanan Saldo dan Risiko Denda Keterlambatan Selama setoran dengan kode KJS 200 tersebut sudah Anda lakukan sebelum batas waktu jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan, posisi dana Anda relatif aman. Meskipun izin perpanjangan waktu ditolak, setoran yang dilakukan tepat waktu akan dianggap sebagai pelunasan yang sah. Poin utamanya adalah ketelitian saat menekan tombol konfirmasi di sistem pelaporan. Jangan panik dan tetap gunakan saldo yang ada sesuai peruntukannya tanpa harus melakukan mutasi saldo antar kode setoran yang tidak perlu.
2 119
19
RELAKSASI SPT TAHUNAN BADAN 2025 Kabar baik bagi #KawanPajak Badan! Direktur Jenderal Pajak resmi menerbitkan keputusan nomor+1
RELAKSASI SPT TAHUNAN BADAN 2025 Kabar baik bagi #KawanPajak Badan! Direktur Jenderal Pajak resmi menerbitkan keputusan nomor KEP-71/PJ/2026. Bagi Wajib Pajak Badan yang melakukan pembayaran PPh Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2025 setelah jatuh tempo, diberikan penghapusan sanksi administratif berupa denda maupun bunga! Catat poin pentingnya: * Relaksasi berlaku hingga 1 bulan setelah jatuh tempo. * ⁠Surat Tagihan Pajak (STP) tidak akan diterbitkan untuk keterlambatan dalam periode ini. Contoh: PT ABC merupakan wajib pajak badan dengan tahun buku Januari-Desember. Untuk tahun pajak 2025, PT ABC diberikan relaksasi pelaporan/pembayaran SPT Tahunan sampai dengan 31 Mei 2026 dengan tidak diterbitkan Surat Tagihan Pajak. Yuks, lapor SPT sekarang juga, lebih awal, lebih nyaman. Butuh bantuan? Tim kami siap mendampingi! πŸ“ž Kring Pajak 1500200 @kringpajak1500200 πŸ’» Live Chat pajak.go.id 🏒 Helpdesk Kantor Pajak terdekat
2 363
20
No text...
2 125