Muslim.or.id
📈 Analytical overview of Telegram channel Muslim.or.id
Channel Muslim.or.id (@muslimorid) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 33 112 subscribers, ranking 2 016 in the Religion & Spirituality category and 1 829 in the Indonesia region.
📊 Audience metrics and dynamics
Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 33 112 subscribers.
According to the latest data from 08 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -329 over the last 30 days and by -11 over the last 24 hours, overall reach remains high.
- Verification status: Not verified
- Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 3.70%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 1.74% reactions from the total number of subscribers.
- Post reach: On average, each post receives 1 226 views. Within the first day, a publication typically gains 577 views.
- Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 8.
- Thematic interests: Content is focused on key topics such as artikel, al, abu, sa’ad, makna.
📝 Description and content policy
The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
“Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah”
Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 09 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Religion & Spirituality category.
Data loading in progress...
| Date | Subscriber Growth | Mentions | Channels | |
| 08 September | 0 | |||
| 07 September | +3 | |||
| 06 September | 0 | |||
| 05 September | 0 | |||
| 04 September | +7 | |||
| 03 September | 0 | |||
| 02 September | 0 | |||
| 01 September | 0 |
| 2 | Jangan biarkan pagi berlalu hanya dengan tidur, menunda-nunda, atau tenggelam dalam hal yang sia-sia.
Mulailah dengan mengingat Allah. Lalu jalani hari dengan niat yang baik, usaha yang sungguh-sungguh, dan tawakal.
Hari yang baik tidak selalu dimulai dengan keadaan yang sempurna. Bisa jadi, ia dimulai dengan hati yang mengingat Allah. | 453 |
| 3 | Ketika Gunung-Gunung Dihancurkan Dan Menjadi Debu Beterbangan
Beberapa kejadian ini bisa diambil hikmahnya, salah satunya merenungi bahwa ini belum ada apa-apanya dengan hari ketika gunung-gunung dihancurkan kelak. Dan hendaknya kejadian ini bisa menambah keimanan dan keyakinan kita.
Allah Ta’ala berfirman,
وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا
“dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya. maka jadilah ia debu yang beterbangan” (Qs. Al-Waqi’ah: 5-6)
Imam Ibnu Katsir membawakan tafsir Qatadah, beliau berkata: “maksud dari ‘debu yang berterbanga’n adalah sebagaimana bagian-bagian yang kering dari (sisa-sisa) pepohonan yang tertiup di bawa oleh angin.”
Selengkapnya: https://muslim.or.id/20153-ketika-gunung-gunung-dihancurkan-dan-menjadi-debu-beterbangan.html | 545 |
| 4 | SEBELUM NASIHAT SAMPAI KE BERANDA, ADA AMANAH YANG HARUS DIJAGA. 📌
Di dunia digital, tulisan agama bukan sekadar informasi. Ia dipercaya, dibagikan, lalu dijadikan pedoman beramal. Satu kekeliruan bisa ikut tersebar dan memengaruhi ibadah orang lain. Bahkan setelah koreksi diterbitkan, kekeliruan itu belum tentu berhenti beredar. Karena itu, setiap kalimat harus diperiksa dengan teliti agar dapat dipertanggungjawabkan.
Artikel Muslim.or.id dan Muslimah.or.id memang gratis dibaca siapa saja, tetapi kualitas dan keberlangsungannya membutuhkan dukungan Anda. Mulai dari Rp10.000, Anda ikut menjaga dakwah ini terus hidup.
Salurkan melalui:
🏦 BSI 7755331068
a.n. Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari
Semoga Allah menerima dan memberkahi setiap dukungan. Aamiin. | 653 |
| 5 | Sebelum menilai sejauh apa ilmu kita bertambah, mari bertanya:
Apakah ilmu ini membuatku semakin takut kepada Allah?
Apakah akhlakku menjadi lebih baik?
Ataukah aku hanya semakin merasa lebih benar daripada orang lain?
Ilmu yang berkah tidak hanya memenuhi kepala. Ia juga memperbaiki niat, melembutkan hati, dan menumbuhkan amal. | 805 |
| 6 | Sudah Bayar Pajak, Apa Masih Wajib Bayar Zakat?
Pajak dan zakat sama-sama berkaitan dengan harta, tetapi keduanya bukan kewajiban yang sama. Dasar hukum, niat, objek harta, kadar, syarat, dan pihak penerimanya berbeda.
Zakat adalah ibadah dan rukun Islam yang ketentuannya ditetapkan syariat. Pajak merupakan kewajiban kenegaraan yang diatur melalui peraturan. Karena itu, pembayaran pajak tidak otomatis menggugurkan kewajiban zakat.
Baca selengkapnya:
https://muslim.or.id/116056-apakah-membayar-pajak-sama-dengan-membayar-zakat-meluruskan-kesalahpahaman-yang-beredar-di-tengah-umat.html | 897 |
| 7 | Tidak semua kebaikan harus diketahui manusia.
Tidak semua pengorbanan harus dibalas dengan penghargaan.
Cukuplah Allah mengetahui apa yang kita lakukan dan alasan kita melakukannya.
Kebaikan yang tidak dihargai manusia tetap tidak pernah hilang di sisi Allah. | 965 |
| 8 | Terkadang kita terlalu sibuk menyiapkan kehidupan di dunia, seolah-olah akan tinggal di sini selamanya.
Target terus dikejar, urusan terus bertambah, sementara bekal untuk perjalanan pulang justru sering ditunda.
Jika perjalanan hidup ini berakhir lebih cepat dari perkiraan, sudah cukupkah bekal yang kita siapkan? | 1 078 |
| 9 | “Cerita tidak selalu sama.
Episode terus berubah.
Namun, satu hal yang
seharusnya tidak pernah
berubah pada kita;
yaitu, hati yang selalu tenang
dan tetap teguh
dalam kebenaran.” | 1 189 |
| 10 | 🌿 Mari Dukung Dauroh Penjagaan Akidah
Insyaallah YPIA akan menyelenggarakan Dauroh The Hawariyyun bersama Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. dengan tema:
“Menghancurkan Syubhat Racun Ateisme”
🗓 Rabu, 16 September 2026
📍 Yogyakarta
Dauroh ini diharapkan dapat membekali kaum Muslimin, khususnya generasi muda, agar mampu menghadapi syubhat ateisme dengan ilmu dan keyakinan yang kokoh.
Untuk membantu akomodasi, konsumsi, transportasi, dokumentasi, dan kebutuhan pendukung lainnya, diperlukan dana sebesar Rp8.000.000.
Bagi kaum Muslimin yang berkenan, mari mengambil bagian dalam terselenggaranya majelis ilmu ini. Semoga setiap ilmu yang dipelajari dan disebarkan menjadi pahala yang terus mengalir.
💳 BSI 7755331157
a.n. Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari
📲 Konfirmasi donasi:
wa.me/6282225979555
Jazakumullahu khairan atas doa dan dukungannya. Semoga Allah memberkahi setiap harta yang kita infakkan.
—
Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari
🌐 ypia.or.id
📷 IG | FB: @ypiaorid | 1 178 |
| 11 | Tak Ada Kebaikan yang Sia-Sia di Sisi Allah
Sekecil apa pun sebuah kebaikan, meski tidak dilihat atau dipuji manusia, Allah tidak pernah mengabaikannya. Dia membalas ketaatan yang sedikit dengan pahala yang banyak dan mengampuni kesalahan hamba yang bertobat.
Dengan mengenal nama Allah Asy-Syaakir dan Asy-Syakuur mengajarkan kita agar tidak meremehkan kebaikan, tidak berputus asa dari ampunan-Nya, senantiasa bersyukur, dan menjaga keikhlasan.
Baca selengkapnya:
https://muslim.or.id/116025-asy-syaakir-dan-asy-syakuur.html | 869 |
| 12 | Selektif Dalam Menuntut Ilmu Agama
Ilmu agama adalah perkara yang agung, yang dengannya seseorang bisa mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan di akhirat. Tanpa ilmu agama, seseorang akan binasa. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
ألا إنَّ الدُّنيا ملعونةٌ ملعونٌ ما فيها ، إلَّا ذِكرُ اللَّهِ وما والاهُ ، وعالِمٌ ، أو متعلِّمٌ
“Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu terlaknat. Semua yang ada di dalamnya terlaknat kecuali dzikrullah serta orang yang berdzikir, orang yang berilmu agama dan orang yang mengajarkan ilmu agama” (HR. At Tirmidzi 2322, dihasankan oleh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).
Oleh karena itu, menuntut ilmu agama adalah perkara yang besar dan serius. Tidak boleh sembarangan dan main-main. Termasuk di dalamnya, perkara memilih orang yang akan diambil ilmunya; yang akan dijadikan guru; juga merupakan perkara serius, tidak boleh serampangan. Bahkan wajib selektif dalam menuntut ilmu agama, tidak mengambil ilmu dari sembarang orang. Inilah yang diajarkan dalam Al Qur’an dan Sunnah Nabi serta teladan dari para ulama terdahulu.
Simak: https://muslim.or.id/47202-selektif-dalam-menuntut-ilmu-agama.html | 987 |
| 13 | Kita memang tidak terbebas dari kesalahan. Tetapi kita selalu mempunyai pilihan: terus menjauh atau segera kembali kepada Allah.
Sebelum memejamkan mata, mari memperbanyak istigfar dan memperbaiki apa yang masih dapat diperbaiki. | 1 200 |
| 14 | Tekanan Quraisy terhadap dakwah Rasulullah ﷺ terus meningkat.
Setelah bujukan dan ancaman gagal, mereka mengajukan sebuah pertukaran yang sangat tidak masuk akal kepada Abu Thalib. Penolakan terhadap tawaran itu kemudian membawa permusuhan Quraisy memasuki tahap baru.
Bagaimana kisah selengkapnya? Klik 👇
https://muslim.or.id/116020-awal-fase-dakwah-islam-secara-terang-terangan-2.html | 1 273 |
| 15 | Amal yang dilakukan dalam keramaian mungkin mendapatkan perhatian manusia. Namun, ketaatan yang tetap dijaga ketika sendirian menunjukkan bahwa hati benar-benar menyadari pengawasan Allah. | 1 242 |
| 16 | Huruf أَنْ tidak selalu tampak dalam susunan kalimat bahasa Arab.
Dalam kondisi tertentu, ia justru wajib disembunyikan, tetapi tetap memberikan pengaruh: fi’il mudhari’ setelahnya dibaca manshub.
Kapan hal ini terjadi setelah لَامُ الْجُحُودِ dan حَتَّى? Apakah setiap fi’il mudhari’ setelah حَتَّى otomatis dibaca manshub?
Temukan penjelasan dan contoh-contohnya dalam lanjutan pembahasan Kitab Ta’jilun Nada:
https://muslim.or.id/115947-penjelasan-kitab-tajilun-nada-bag-35.html | 1 242 |
| 17 | Hari ini mungkin belum berjalan seperti yang kita harapkan.
Ada rencana yang tertunda, pekerjaan yang belum selesai, jawaban yang belum datang, dan hasil yang masih berada di luar jangkauan.
Kita tetap diperintahkan untuk berusaha. Namun, setelah ikhtiar dilakukan, jangan biarkan hati terus diperbudak oleh hasil yang belum berada dalam kekuasaan kita.
Istirahatkan tubuh dan tenangkan hati. Ada urusan yang dapat kita lanjutkan esok hari, tetapi hasil akhirnya tetap berada dalam pengaturan Allah. | 1 232 |
| 18 | Share artikel baru untuk muslimah.or.id
https://muslimah.or.id/34611-ketika-fitnah-mengguncang-madinah.html | 1 |
| 19 | Apa yang terjadi ketika langit terbelah, bintang-bintang berjatuhan, dan kuburan dibongkar?
Pada hari itu, setiap jiwa mengetahui amal yang telah dikerjakan dan dilalaikannya. Tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari catatan.
Seri Tafsir Surah Al-Infitar sudah tersedia dalam dua bagian. Mulailah dari Bagian 1, kemudian lanjutkan ke Bagian 2.
Bagian 1
https://muslim.or.id/115940-tafsir-surah-al-infitar-bag-1.html
Bagian 2
https://muslim.or.id/115944-tafsir-surah-al-infitar-bag-2.html | 1 184 |
| 20 | Biografi Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani
Beliau adalah Ustadzul Muhaqiqin wal ‘Ulama, Nashirussunnah, Qaami’ul bid’ah, Muhadditsul ‘Ashr, Al Faqih, Al Imam Al Mujaddid [1. Ini semua adalah laqb (julukan) yang diberikan orang-orang kepada Syaikh Al Albani], Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh Najati bin Adam Al Albani.
Beliau dilahirkan pada tahun 1332 H bertepatan dengan 1914 M di kota Ashqadar yang merupakan ibu kota Albania di masa lalu.
Beliau tumbuh dalam keluarga yang miskin namun agamis, karena ayah beliau merupakan lulusan dari beberapa pondok pesantren di kesultanan Ustmaniyah (Astanah) [2. sekarang Istanbul] kemudian beliau kembali ke negerinya dan menjadi rujukan bagi masyarakat negerinya dalam masalah agama.
Syaikh Nuh Najati lalu membuat markaz untuk belajar agama yang ia buat untuk anaknya (yaitu Al Albani) yang telah lulus dari madrasah ibtidaiyyah yang di kelola oleh yayasan Al Is’af Al Khairiy di Damaskus. Syaikh Nuh Najati dan keluarganya memutuskan pindah ke Damaskus dari Albania karena sistem pemerintahan yang sekuler yang diterapkan oleh Raja Ahmad Zugha.
Selengkapnya: https://muslim.or.id/27562-biografi-asy-syaikh-al-muhaddits-muhammad-nashiruddin-al-albani-1.html | 1 087 |
