1 475
Subscribers
-224 hours
-47 days
-730 days
Data loading in progress...
Similar Channels
Tags Cloud
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
September '26
September '26
+1
in 0 channels
August '26
+9
in 0 channels
Get PRO
July '26
+8
in 0 channels
Get PRO
June '26
+6
in 0 channels
Get PRO
May '26
+15
in 0 channels
Get PRO
April '26
+12
in 0 channels
Get PRO
March '26
+6
in 0 channels
Get PRO
February '26
+8
in 0 channels
Get PRO
January '26
+24
in 0 channels
Get PRO
December '25
+13
in 0 channels
Get PRO
November '25
+11
in 0 channels
Get PRO
October '25
+10
in 0 channels
Get PRO
September '25
+7
in 0 channels
Get PRO
August '25
+6
in 0 channels
Get PRO
July '25
+16
in 0 channels
Get PRO
June '25
+21
in 0 channels
Get PRO
May '25
+8
in 0 channels
Get PRO
April '25
+12
in 0 channels
Get PRO
March '25
+5
in 0 channels
Get PRO
February '25
+8
in 0 channels
Get PRO
January '25
+5
in 0 channels
Get PRO
December '24
+12
in 0 channels
Get PRO
November '24
+13
in 0 channels
Get PRO
October '24
+7
in 0 channels
Get PRO
September '24
+13
in 0 channels
Get PRO
August '24
+11
in 0 channels
Get PRO
July '24
+27
in 0 channels
Get PRO
June '24
+12
in 0 channels
Get PRO
May '24
+12
in 0 channels
Get PRO
April '24
+19
in 0 channels
Get PRO
March '24
+24
in 0 channels
Get PRO
February '24
+17
in 0 channels
Get PRO
January '24
+29
in 0 channels
Get PRO
December '23
+22
in 0 channels
Get PRO
November '23
+3
in 0 channels
Get PRO
October '23
+10
in 0 channels
Get PRO
September '23
+5
in 0 channels
Get PRO
August '23
+7
in 0 channels
Get PRO
July '23
+11
in 0 channels
Get PRO
June '23
+13
in 0 channels
Get PRO
May '23
+3
in 0 channels
Get PRO
April '23
+5
in 0 channels
Get PRO
March '23
+2
in 0 channels
Get PRO
February '23
+7
in 0 channels
Get PRO
January '23
+5
in 0 channels
Get PRO
December '22
+7
in 0 channels
Get PRO
November '22
+6
in 0 channels
Get PRO
October '22
+4
in 0 channels
Get PRO
September '22
+9
in 0 channels
Get PRO
August '22
+9
in 0 channels
Get PRO
July '22
+6
in 0 channels
Get PRO
June '22
+10
in 0 channels
Get PRO
May '22
+13
in 0 channels
Get PRO
April '22
+8
in 0 channels
Get PRO
March '22
+12
in 0 channels
Get PRO
February '22
+12
in 0 channels
Get PRO
January '22
+23
in 0 channels
Get PRO
December '21
+24
in 0 channels
Get PRO
November '21
+22
in 0 channels
Get PRO
October '21
+20
in 0 channels
Get PRO
September '21
+23
in 0 channels
Get PRO
August '21
+31
in 0 channels
Get PRO
July '21
+77
in 0 channels
Get PRO
June '21
+13
in 0 channels
Get PRO
May '21
+9
in 0 channels
Get PRO
April '21
+13
in 0 channels
Get PRO
March '21
+21
in 0 channels
Get PRO
February '21
+21
in 0 channels
Get PRO
January '21
+23
in 0 channels
Get PRO
December '20
+1 951
in 0 channels
| Date | Subscriber Growth | Mentions | Channels | |
| 08 September | 0 | |||
| 07 September | 0 | |||
| 06 September | 0 | |||
| 05 September | 0 | |||
| 04 September | 0 | |||
| 03 September | 0 | |||
| 02 September | 0 | |||
| 01 September | +1 |
Channel Posts
#IHSG
2026-09-08 (2nd Session)
Last : 6,686.44 Chg : 66.77 (1.01%) Volume : 32.12B Value :14,841.50B Freq. : 2,174,474 Foreign : 0 NetBuy@HPXCommunity TOP GAINERS
SMMA 20,025 1,000 (5.26%)
DCII 201,600 600 (0.30%)
UNTR 25,875 575 (2.27%)
ABDA 4,950 470 (10.49%)
UANG 4,340 410 (10.43%)TOP LOSERS
FORU 3,700 -250 (-6.33%)
BLUE 2,950 -210 (-6.65%)
POLU 17,800 -175 (-0.97%)
SHIP 2,570 -120 (-4.46%)
PKPK 4,430 -100 (-2.21%)henanputihrai.com/amibroker TOP ACTIVE
BUMI 226 6 (2.73%)
MEDS 103 6 (6.19%)
INET 366 10 (2.81%)
IATA 143 8 (5.93%)
PIPA 230 31 (15.58%)
| 2 | #IHSG
2026-09-08 (1st Session)
Last : 6,674.95
Chg : 55.28 (0.84%)
Volume : 20.09B
Value : 8,069.52B
Freq. : 1,275,195
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
SMMA 20,025 1,000 (5.26%)
UANG 4,480 550 (14.00%)
UNTR 25,650 350 (1.38%)
SOHO 1,850 345 (22.92%)
SMMT 2,800 290 (11.55%)
TOP LOSERS
POLU 17,650 -325 (-1.81%)
BLUE 3,040 -120 (-3.80%)
MASB 3,310 -90 (-2.65%)
FORU 3,870 -80 (-2.02%)
GEMS 7,625 -75 (-0.97%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
MEDS 110 13 (13.40%)
BUMI 226 6 (2.73%)
INET 368 12 (3.37%)
IATA 143 8 (5.93%)
NZIA 204 -24 (-10.53%) | 30 |
| 3 | #PTBA
PTBA BUKUKAN PENDAPATAN Rp22,03 TRILIUN DIDUKUNG PENGUATAN EKSPOR
IQPlus, (5/9) - irektur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Persero TBK (PTBA) Una Lindasari mengatakan pendapatan perusahaan pada semester I 2026 tercatat sebesar Rp22,03 triliun atau meningkat 8 persen year-on-year, yang didukung dari berbagai aspek salah satunya penguatan ekspor.
"Kinerja tersebut didukung oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batubara," kata Una dalam webinar Public Expose Live 2026, yang diikuti di Jakarta, Senin.
Una mengatakan pembukuan tersebut mencatatkan laba bersih perseroan sebesar 218 persen year-on-year atau mencapai Rp 2,65 triliun
Una menjelaskan secara operasional PTBA mencatat produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton dengan penjualan sebanyak 21,1 juta ton.
Untuk ekspor, PTBA mampu mencapai angka 10,33 juta ton, meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya dengan tujuan terbesar mulai dari Vietnam hingga Thailand.
Sementara, dari total tersebut, penjualan domestik memberikan kontribusi sebanyak 10,77 ton atau sekitar 51 persen dari total penjualan.
"Penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton, meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan negara tujuan ekspor terbesar mulai dari Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand," jelas Una.
Una mengatakan meningkatnya pendapatan PTBA juga turut disumbang dari penguatan harga batubara dunia. Pada semester 1 2026, Newcastle Index meningkat 25 persen year-on-year dan ICI-3 naik 15 persen year-on-year, yang mendorong kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price sebesar 10 persen year-on-year.
Kondisi tersebut mendukung peningkatan pendapatan dan profitabilitas perseroan di tengah dinamika volume produksi dan penjualan.
Untuk memanfaatkan momentum menguatkan harga batubara global, PTBA melakukan strategi penjualan yang adaptif disertai program efisiensi untuk menjaga disiplin biaya.
Una mengatakan memasuki periode dengan kondisi operasional yang lebih kondusif, perseroan berhasil mendorong pemulihan kinerja produksi sekaligus memperkuat penjualan ekspor, baik secara kuartal maupun secara tahunan.
Una mengatakan Bukit Asam optimis bisa mencapai target penjualan dan produksi sesuai rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) mendekati angka 50 juta ton sampai dengan akhir 2026. (end/ant) | 75 |
| 4 | #IHSG
2026-09-07 (2nd Session)
Last : 6,619.67
Chg : -16.80 (-0.25%)
Volume : 33.64B
Value :13,281.55B
Freq. : 2,046,923
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
SINI 15,075 575 (3.97%)
FORU 3,950 520 (15.16%)
AADI 11,700 450 (4.00%)
ITMG 26,525 425 (1.63%)
SHIP 2,690 350 (14.96%)
TOP LOSERS
SMMA 19,025 -1,175 (-5.82%)
POLU 17,975 -500 (-2.71%)
RDTX 13,375 -400 (-2.90%)
MPRO 12,000 -300 (-2.44%)
EMAS 8,425 -250 (-2.88%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
BUMI 220 10 (4.76%)
MEDS 97 25 (34.72%)
MDIA 250 34 (15.74%)
CUAN 935 -5 (-0.53%)
IATA 135 4 (3.05%) | 70 |
| 5 | #IHSG
2026-09-07 (1st Session)
Last : 6,628.19
Chg : -8.29 (-0.12%)
Volume : 22.83B
Value : 8,363.22B
Freq. : 1,278,987
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
ABDA 5,275 915 (20.99%)
ITMG 26,700 600 (2.30%)
UNTR 25,525 575 (2.31%)
FORU 3,930 500 (14.58%)
AADI 11,725 475 (4.22%)
TOP LOSERS
POLU 17,650 -825 (-4.46%)
MPRO 11,900 -400 (-3.25%)
RDTX 13,375 -400 (-2.90%)
EMAS 8,450 -225 (-2.59%)
DCII 201,000 -200 (-0.10%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
BUMI 224 14 (6.67%)
MEDS 97 25 (34.72%)
MDIA 216 0 (0.00%)
CUAN 945 5 (0.53%)
BBRI 3,340 -50 (-1.48%) | 80 |
| 6 | #BRIS
BSI PERKUAT EKOSISTEM KEUANGAN SYARIAH DI LINGKUNGAN PESANTREN
IQPlus, (7/9)- T Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui peningkatan literasi, penetrasi, dan ekosistem keuangan syariah, khususnya di lingkungan pesantren Indonesia.
"BSI berkomitmen mendorong pesantren untuk 'naik kelas' dan semakin mandiri secara ekonomi," kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Anggoro mengatakan, BSI terus memfokuskan upaya penetrasi layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren di seluruh Indonesia.
Saat ini, Perseroan telah dipercaya mengelola layanan keuangan di lebih dari 14 ribu pesantren di tingkat nasional, sekitar 23,9 persen di antaranya berlokasi di Jawa Timur yang merupakan salah satu basis pesantren terbesar di Tanah Air.
BSI berkomitmen mendorong pesantren untuk 'naik kelas' dan semakin mandiri secara ekonomi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan kemudahan layanan terintegrasi, antara lain pemanfaatan fasilitas manajemen tunai (cash management) guna mendukung tata kelola administrasi lembaga, kehadiran BSI Agen guna memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal, serta optimalisasi aplikasi BYOND by BSI sebagai platform mobile banking utama bagi para warga pesantren.
"Melalui penguatan layanan perbankan digital ini, BSI ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga mampu bertransformasi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional," tutur Anggoro.
Di samping itu, komitmen BSI tercermin melalui langkah Perseroan mempererat kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).
BSI mencatatkan momen istimewa dengan menjadi institusi pertama yang diterima secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih masa khidmat 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pada hari pertama kerjanya di Kantor PBNU, Jakarta.
Kunjungan kehormatan yang dilakukan oleh Direktur Utama BSI dan Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy ini menjadi langkah nyata perseroan dalam memperkuat sinergi strategis bersama NU, khususnya dalam mendorong peningkatan literasi, penetrasi, dan ekosistem keuangan syariah di Indonesia. (end) | 92 |
| 7 | #IHSG
2026-09-04 (2nd Session)
Last : 6,636.48
Chg : -31.42 (-0.47%)
Volume : 32.64B
Value :14,618.02B
Freq. : 1,960,791
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
UANG 4,010 800 (24.92%)
PKPK 4,380 650 (17.43%)
SURE 3,280 650 (24.72%)
SMMT 2,610 520 (24.88%)
BLUE 3,270 500 (18.05%)
TOP LOSERS
UNTR 24,950 -350 (-1.38%)
CMRY 4,570 -260 (-5.38%)
PTSP 1,390 -245 (-14.98%)
GGRM 20,075 -225 (-1.11%)
SINI 14,500 -200 (-1.36%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
BULL 436 -16 (-3.54%)
CUAN 940 30 (3.30%)
COCO 132 2 (1.54%)
INET 366 18 (5.17%)
SQMI 103 9 (9.57%) | 92 |
| 8 | #IHSG
2026-09-04 (1st Session)
Last : 6,660.79
Chg : -7.10 (-0.11%)
Volume : 20.29B
Value : 8,173.64B
Freq. : 1,154,969
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
ABDA 4,960 970 (24.31%)
SMMA 21,050 850 (4.21%)
SURE 3,280 650 (24.72%)
UANG 3,720 510 (15.89%)
FORU 3,720 500 (15.53%)
TOP LOSERS
POLU 18,075 -525 (-2.82%)
SRAJ 13,000 -400 (-2.98%)
UNTR 25,025 -275 (-1.09%)
PTSP 1,390 -245 (-14.98%)
CMRY 4,630 -200 (-4.14%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
BULL 452 0 (0.00%)
COCO 136 6 (4.62%)
SQMI 107 13 (13.83%)
IATA 132 -6 (-4.35%)
CUAN 930 20 (2.20%) | 84 |
| 9 | #BMRI
BANK MANDIRI : PEREKONOMIAN INDONESIA MENUNJUKKAN RESILIENSI YANG BAIK
IQPlus, (4/9) - Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi menyatakan perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi yang baik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Kita lihat pada triwulan II-2026 ekonomi Indonesia itu tumbuh 5,29 persen, sehingga secara kumulatif pertumbuhan ekonomi pada semester 1-2026 itu mencapai 5,45 persen. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh permintaan domestik termasuk investasi dan juga konsumsi pemerintah," ujarnya dalam agenda Mandiri Macro & Market Brief Q2-2026 Indonesia Economic Outlook bertajuk "Indonesia Economic Outlook: Building Domestic Resilience in the Midst of Global Vulnerability" yang diadakan secara virtual, di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, konsumsi pemerintah pada triwulan II-2026 tumbuh 15,97 persen year on year (yoy), yang sejalan dengan implementasi berbagai program pembangunan dan belanja prioritas.
Untuk konsumsi rumah tangga, menunjukkan moderasi pasca mencatat pertumbuhan tinggi di triwulan sebelumnya. Mandiri Spending Index menunjukkan pertumbuhannya sebesar 6,1 persen yoy di kuartal II-2026 dan 5,8 persen yoy selama periode Juli-Agustus 2026.
Adapun inflasi masih tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia (BI), yang mencapai 3,19 persen yoy pada Agustus 2026.
"Kondisi ini tentunya memberikan fondasi yang cukup positif bagi daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan," ujar Ari.
Selanjutnya, neraca pembayaran Indonesia pada triwulan II-2026 dinilai menunjukkan perkembangan konstruktif meski mencatatkan defisit 0,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS), tetapi jauh lebih kecil dibandingkan defisit 9,1 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya.
Terkait transaksi berjalan, dia menyatakan pelebaran defisit terjadi terutama akibat kenaikan impor migas karena tingginya harga energi dan peningkatan impor non-migas untuk mendukung aktivitas ekonomi domestik.
Namun, kata Ari lagi, perkembangan tersebut diimbangi surplus transaksi modal dan finansial sebesar 12 miliar dolar AS yang didukung oleh masuknya investasi langsung maupun investasi portfolio.
Nilai tukar rupiah juga dinyatakan menunjukkan perbaikan dari tekanan yang terjadi sebelumnya, yakni menguat 1,56 persen di akhir Agustus 2026, yang mendorong BI tetap mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen pada pertemuan terakhir Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
"Kami melihat memang koordinasi kebijakan menjadi semakin penting dalam kondisi saat ini. Sinergi antarpemerintah, kemudian Bank Indonesia, OJK (Otoritas Jasa Keuangan), LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), serta industri keuangan itu diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi, kemudian kecukupan likuiditas, serta keberlanjutan fungsi intermediasi dalam tentunya mendukung aktivitas ekonomi," kata Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri. (end) | 71 |
| 10 | #ADHI
ADHI RAIH KONTRAK BARU Rp8,3 TRILIUN HINGGA JULI 2026
IQPlus, (4/9 ) - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, meningkat 118,4% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,8 triliun. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat portofolio pada sektor konstruksi dan infrastruktur sebagai bagian dari fokus Perseroan pada bisnis inti.
Dari total perolehan kontrak baru tersebut, sekitar Rp5,27 triliun berasal dari proyek non-joint operation (NJO), sedangkan sekitar Rp2,99 triliun berasal dari proyek joint operation (JO). Berdasarkan lini bisnis, perolehan kontrak baru ADHI didominasi oleh lini Engineering & Construction sebesar 92%, diikuti Property & Hospitality sebesar 3%, Manufacture sebesar 3%, serta Investment sebesar 2%. Dominasi lini Engineering & Construction menunjukkan semakin kuatnya fokus Perseroan pada kompetensi inti konstruksi dan infrastruktur.
Sementara itu, berdasarkan tipe pekerjaan, 80% perolehan kontrak baru merupakan proyek infrastruktur, 14% proyek gedung, dan 5% pekerjaan lainnya. Dari sisi pemilik pekerjaan, proyek pemerintah memberikan kontribusi terbesar sebesar 70%, diikuti BUMN/BUMD sebesar 29%, serta swasta sebesar 1%. Komposisi tersebut menunjukkan kuatnya posisi ADHI dalam menggarap berbagai proyek infrastruktur strategis.
Sejumlah proyek strategis yang diperoleh ADHI hingga Juli 2026 antara lain Proyek Tanggap Darurat Sumatera Utara, Proyek Tambak Udang Waingapu, Estate Management IKN, Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 2, Bandara Sentani, serta Sekolah Rakyat Tahap 3 Papua. Perolehan proyek-proyek tersebut semakin memperkuat portofolio ADHI pada sektor konstruksi dan infrastruktur sekaligus menunjukkan kepercayaan berbagai pemangku kepentingan terhadap kompetensi dan kapabilitas Perseroan.
"ADHI Karya terus menjaga kualitas pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti, peningkatan kualitas operasional, serta selektivitas dalam memperoleh proyek. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses transformasi ADHI yang dilakukan secara bertahap untuk memperkuat fundamental bisnis dan meningkatkan daya saing Perseroan. Kami optimistis strategi ini dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program pembangunan nasional yang akan membawa manfaat bagi masyarakat luas," ujar Siswanto, Corporate Secretary ADHI Karya.
ADHI Karya berkomitmen untuk memperkuat fundamental bisnis serta meningkatkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan portofolio proyek yang berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan tata kelola perusahaan yang baik, sehingga setiap proyek yang dijalankan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (end) | 62 |
| 11 | #IHSG
2026-09-03 (2nd Session)
Last : 6,667.89
Chg : 72.11 (1.09%)
Volume : 37.81B
Value :18,180.27B
Freq. : 2,405,502
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
SINI 14,700 1,950 (15.29%)
LIFE 12,725 1,175 (10.17%)
DCII 201,000 950 (0.48%)
FORU 3,220 640 (24.81%)
UANG 3,210 640 (24.90%)
TOP LOSERS
POLU 18,600 -775 (-4.00%)
SRAJ 13,400 -650 (-4.63%)
RDTX 13,325 -425 (-3.09%)
MPRO 12,300 -150 (-1.20%)
PGUN 9,800 -150 (-1.51%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
CUAN 910 5 (0.55%)
COCO 130 10 (8.33%)
BUMI 206 0 (0.00%)
KOTA 218 -12 (-5.22%)
IATA 138 15 (12.20%) | 76 |
| 12 | #IHSG
2026-09-03 (1st Session)
Last : 6,663.56
Chg : 67.78 (1.03%)
Volume : 21.88B
Value : 9,848.91B
Freq. : 1,406,586
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
SINI 14,475 1,725 (13.53%)
LIFE 12,650 1,100 (9.52%)
UANG 3,210 640 (24.90%)
AADI 11,250 600 (5.63%)
UNTR 25,650 600 (2.40%)
TOP LOSERS
POLU 18,325 -1,050 (-5.42%)
PGUN 9,750 -200 (-2.01%)
MPRO 12,325 -125 (-1.00%)
TAPG 2,240 -110 (-4.68%)
SMAR 6,800 -75 (-1.09%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
COCO 131 11 (9.17%)
CUAN 925 20 (2.21%)
BUMI 212 6 (2.91%)
MDIA 288 10 (3.60%)
KOTA 230 0 (0.00%) | 84 |
| 13 | #SMGR
SIG LUNCURKAN KEMBALi SEMEN KUJANG DI JAWA BARAT
IQPlus, (3/9) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi meluncurkan kembali Semen Kujang yang pertama kali diperkenalkan pada 1975 untuk memenuhi kebutuhan pasar konstruksi di Jawa Barat.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan keputusan menghadirkan kembali Semen Kujang didasari potensi pasar Jawa Barat serta kedekatan masyarakat di wilayah tersebut dengan merek yang telah lama dikenal.
"Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan. Hari ini, kita bersama-sama menyambut kembalinya Semen Kujang," kata Indrieffouny dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Rabu.
Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan dalam kegiatan di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (28/8), yang dihadiri jajaran direksi dan komisaris SIG, mitra distributor, serta 387 toko bangunan dari Purwakarta, Karawang, Subang, Sumedang dan Bandung.
SIG menyebut Semen Kujang telah menjadi bagian dari pasar bahan bangunan Jawa Barat sejak pertama kali diperkenalkan pada 1975.
Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan pengaktifan kembali merek tersebut dilakukan dengan tetap membawa identitas yang telah dikenal masyarakat sekaligus menyesuaikan produk dengan perkembangan teknologi bahan bangunan.
"Kami ingin mengembalikan merek yang menjadi kebanggaan warga Sunda, sekaligus menghadirkan produk dengan teknologi mutakhir yang lebih kokoh, relevan dan siap menjawab tantangan masa depan," ujar Dicky.
Semen Kujang merupakan semen tipe Portland Composite Cement (PCC) sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) 7064:2022 yang diproduksi anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di Pabrik Narogong, Jawa Barat.
Menurut perusahaan, produk tersebut menggunakan teknologi Active Micro Particle, berupa partikel mikro yang dirancang untuk mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat.
Dicky mengatakan pengembangan Semen Kujang juga diarahkan pada penggunaan teknologi produksi yang memperhatikan aspek keberlanjutan.
"Semen Kujang menjadi kebanggaan kami karena menghadirkan inovasi dengan pendekatan proses produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memiliki daya rekat kuat, permukaan yang lebih halus, dan hasil pengecoran yang lebih padat," ucapnya.
Perusahaan menyatakan kehadiran kembali Semen Kujang menjadi bagian dari pengembangan portofolio merek perusahaan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan pasar di Jawa Barat.
SIG merupakan BUMN yang bergerak di industri bahan bangunan dengan Pemerintah Indonesia memiliki 51 persen saham perusahaan.
Holding tersebut menaungi sejumlah produsen semen, antara lain PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja, serta Thang Long Cement Company di Vietnam. (end) | 81 |
| 14 | #WIKA
WIKA REALTY VIA DANANTARA HOUSING EXPO JARING 8.000 KONSUMEN POTENSIAL
IQPlus, (3/9) - PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) menyatakan bahwa melalui Danantara Housing Expo 2026, berhasil menjaring lebih dari 8.000 basis data konsumen potensial dan mencatatkan lebih dari 500 kunjungan lokasi proyek (site visit).
Kemudian, perseroan berhasil mengonversinya menjadi lebih dari 30 transaksi pemesanan unit (booking), belasan proses administrasi pembiayaan konsumen, hingga realisasi akad kredit.
President Director WIKA Realty, Fery Safaria dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal fisik, melainkan ruang beristirahat dan kembali bersama keluarga tercinta.
"Kami ingin hunian WIKA Realty menjadi tempat yang nyaman untuk melepas lelah, tempat anak-anak tumbuh, dan tempat keluarga selalu punya alasan untuk kembali berkumpul," ujar Fery.
Fery menyebut stand perseroan menarik minat tinggi pengunjung berkat penawaran skema pembiayaan khusus dan beragam promo, di antaranya uang muka (DP) ringan mulai 1 persen, suku bunga KPR spesial 2,75 persen dengan tenor hingga 30 tahun.
Selain itu, cicilan ringan mulai Rp1 jutaan per bulan, pembebasan biaya uang muka, subsidi biaya KPR, bebas BPHTB & AJB, hingga program apresiasi berupa unit motor listrik.
"Skema tersebut terbukti efektif mendorong akselerasi transaksi, yang mana pperseroan berhasil meningkatkan pemesanan unit hunian hingga lebih dari 140 persen dibandingkan rata-rata periode sebelumnya," ujar Fery.
Pada lini rumah tapak (landed house), perseroan mencatatkan minat yang kuat pada deretan proyek unggulan, seperti Tamansari Cyber Residence di Bogor yang menawarkan kawasan asri dengan 60 persen ruang hijau mulai dari Rp750 Juta (cicilan Rp3,5 jutaan/bulan).
Kemudian, Tamansari Puri Bali 2 di kawasan berkembang Sawangan, Depok, yang mengusung atmosfer hunian resor Bali seharga mulai Rp898 Juta (cicilan Rp4,6 jutaan/bulan).
Selain itu, minat serupa terlihat pada ekspansi portofolio luar Jawa, diantaranya Tamansari Grand Samarinda mulai Rp700 juta, Tamansari Swarna Samarinda mulai Rp750 juta, serta kawasan prestisius Tamansari Metropolitan Manado yang dipasarkan mulai dari Rp1,43 miliar.
Sementara itu, portofolio hunian vertikal (apartemen) perseroan turut menjadi pilihan, di antaranya Tamansari Bintaro Mansion di Tangerang Selatan yang mengusung konsep Premium Minimalism for Millennial Executive dengan fasilitas sky pool dan sky garden seharga mulai Rp429 Juta.
Kemudian, Tamansari Skylounge Tangerang yang sangat terjangkau mulai Rp250 Juta (cicilan Rp1,3 jutaan/bulan), serta Tamansari Iswara Bekasi mulai Rp275 juta.
Fery mengatakan daya tarik hunian vertikal perseroan diperkuat oleh kehadiran proyek di pusat pertumbuhan daerah lainnya, seperti Tamansari Panoramic Bandung seharga mulai Rp450 juta, Tamansari Papilio Surabaya mulai Rp600 juta, serta Tamansari Skylounge di Makassar (mulai Rp475 juta) dan Balikpapan (mulai Rp699 juta).
Guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang belum sempat hadir dalam gelaran pameran, Fery mengatakan bahwa WIKA Realty memperpanjang program promo spesial Danantara Housing Expo 2026 ini hingga 30 September 2026.
"Calon konsumen yang ingin memperoleh informasi lanjutan mengenai unit properti Tamansari dan memanfaatkan promo tersebut dapat langsung mengunjungi akun media sosial resmi masing-masing kawasan hunian serta kanal Instagram resmi WIKA Realty di @ptwikarealty," ujar Fery. (end) | 45 |
| 15 | #MYOH
SAMINDO RESOURCES CATAT PRODUKSI BATU BARA 3,3 JUTA TON PER JULI 2026
IQPlus, (3/9) - Perusahaan jasa pertambangan PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mencatatkan produksi batu bara (coal getting) 3,33 juta ton hingga Juli 2026, melampaui target rencana kerja 3,16 juta ton.
"Jumlah produksi tersebut meningkat dibandingkan perolehan produksi 2,90 juta ton batu bara pada periode yang sama tahun 2025," kata Corporate Secretary PT Samindo Resources, Ahmad Zaki Natsir di Jakarta, Rabu.
Zaki melanjutkan bahwa tren positif ini didukung oleh segmen jasa pengangkutan batu bara (coal hauling) yang mencatat total volume pengangkatan sebesar 14,09 juta ton per Juli 2026.
Angka ini juga melampaui target perusahaan sebesar 13,99 juta ton, sekaligus tumbuh dari realisasi 13,58 juta ton pada periode sama tahun lalu.
Sementara untuk realisasi pemindahan batuan penutup (overburden removal) perseroan hingga Juli 2026 mencapai 21,01 juta bank cubic meter (bcm), tumbuh 18,7 persen serta melampaui target sebesar 19,13 juta bcm.
Menurut Zaki, pencapaian operasional di atas target ini didukung oleh kondisi cuaca tambang yang kondusif. Tingkat curah hujan dan waktu hujan lebih rendah dari proyeksi.
"Efisiensi jarak angkutan di pit tambang juga lebih optimal serta perolehan alokasi volume tambahan dari klien utama perseroan yankni PT Kideco Jaya Agung," ujar Zaki menambahkan.
Akselerasi produksi, lanjut Zaki, sejalan dengan tren pemulihan dan penguatan harga batu bara global, yang mendorong pemilik konsesi tambang untuk memaksimalkan ritme penggalian lapisan penutup dan pemuatan batu bara. Hal ini dimaksudkan memanfaatkan momentum harga komoditas batu bara di pasar internasional.
"Tingginya permintaan pengupasan batuan penutup dan penambangan batu bara dimanfaatkan secara optimal oleh perseroan melalui kesiapan armada alat berta dan keunggulan operasional di lapangan," katanya.
Pada semester I 2026, Samindo Resources membukukan total pendapatan konsolidasi sebesar 83,99 juta dolar AS, tumbuh positif dari periode sama tahun 2025 sebesar 79,57 juta dolar AS.
Peningkatan pendapatan ini merupakan hasil langsung dari peningkatan volume pekerjaan penambangan, perbaikan efisiensi operasional pit tambang serta penambahan alokasi dari mitra tambang utama.
"Kami optimistis tren positif ini terus berlanjut seiring utilisasi armada alat berat yang prima dan disiplin efisiensi biaya guna mengamankan target pertumbuhan pendapatan hingga akhir tahun," kata Zaki menegaskan. (end/ant) | 57 |
| 16 | #WSKT
WASKITA RILIS SISTEM PEMBAYARAN TERINTEGRASI DEMI PERMUDAH MITRA KERJA
IQPlus, (3/9) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi, sebagai upaya mempermudah proses pembayaran mitra kerja seiring kemudahan sistem digital yang disediakan.
Adapun, perseroan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang telah berstandar Nasional Open API (SNAP).
Direktur Keuangan WSKT, Wiwi Suprihatno dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menjelaskan implementasi H2H merupakan wujud nyata dari transformasi digital yang menguatkan proses sentralisasi pembayaran di perseroan.
"Hal ini sejalan dengan transformasi Waskita yang mengacu pada delapan stream. Salah satunya transformasi bisnis dalam rangka penguatan tata kelola dana demi mewujudkan Good Corporate Governance (GCG)," ujar Wiwi.
Seiring inovasi H2H dengan API terstandarisasi SNAP, Wiwi mengatakan pengajuan pembayaran oleh tim proyek tidak lagi memerlukan dokumen tagihan fisik, karena semua dilakukan secara digital melalui aplikasi SAP.
Sehingga, tim proyek dapat memantau langsung alur pengajuan tersebut kapan pun dan di mana pun. Selain itu, mitra kerja Waskita bisa mendapatkan informasi secara real time atas pembayaran tagihan.
"Penerapan H2H berdampak positif terhadap pengelolaan arus kas serta sejalan dengan prioritas dan strategi perseroan. Ke depannya Waskita Karya akan melakukan digitalisasi menyeluruh terhadap sistem operasional perusahaan," ujar Wiwi
Adapun, perseroan menjadi perusahaan konstruksi pertama yang mendapatkan sertifikasi SNAP, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat transformasi digital, guna memudahkan proses pembayaran.
Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan apresiasinya kepada BNI yang telah mendukung penguatan ekosistem digital Waskita Karya, dan meyakini sinergi kedua pihak akan memberikan banyak manfaat antarkedua belah pihak.
"Pemanfaatan layanan API BNI merupakan wujud kolaborasi BUMN yang bertujuan memudahkan masyarakat sekaligus mendorong sistem pembayaran nasional. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dan mewujudkan digitalisasi berkelanjutan," kata Wiwi. (end) | 59 |
| 17 | #IHSG
2026-09-02 (2nd Session)
Last : 6,595.78
Chg : -4.17 (-0.06%)
Volume : 60.65B
Value :16,121.83B
Freq. : 2,358,258
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
DCII 200,050 7,850 (4.08%)
PGUN 9,950 300 (3.11%)
JARR 3,340 280 (9.15%)
PTSP 1,415 280 (24.67%)
SINI 12,750 250 (2.00%)
TOP LOSERS
UNTR 25,050 -525 (-2.05%)
BYAN 13,700 -350 (-2.49%)
EMAS 8,500 -300 (-3.41%)
MLBI 6,600 -300 (-4.35%)
INCO 4,820 -230 (-4.55%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
BWPT 132 23 (21.10%)
KOTA 230 10 (4.54%)
SQMI 101 16 (18.82%)
KKES 94 4 (4.44%)
CUAN 905 0 (0.00%) | 81 |
| 18 | #IHSG
2026-09-02 (1st Session)
Last : 6,581.45
Chg : -18.50 (-0.28%)
Volume : 31.35B
Value : 9,756.36B
Freq. : 1,474,030
Foreign : 0 NetBuy
@HPXCommunity
TOP GAINERS
DCII 200,200 8,000 (4.16%)
ITMG 26,475 475 (1.83%)
SMAR 6,925 275 (4.14%)
SRAJ 14,275 225 (1.60%)
JARR 3,250 190 (6.21%)
TOP LOSERS
SINI 12,000 -500 (-4.00%)
UNTR 25,075 -500 (-1.96%)
EMAS 8,475 -325 (-3.69%)
POLU 19,050 -325 (-1.68%)
INKP 8,750 -250 (-2.78%)
henanputihrai.com/amibroker
TOP ACTIVE
KOTA 228 8 (3.64%)
BWPT 128 19 (17.43%)
SQMI 110 25 (29.41%)
CUAN 890 -15 (-1.66%)
COCO 120 -9 (-6.98%) | 99 |
| 19 | #PTBA
PTBA BERDAYAKAN MASYARAKAT MERAPI TIMUR LEWAT PROGRAM AYAM PETELUR.
IQPlus, (2/9) - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memberdayakan masyarakat di bidang ketahanan pangan dan penguatan ekonomi warga Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, melalui program bantuan ayam petelur rumahan.
Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno dalam rilisnya yang diterima di Palembang, Selasa, mengatakan pemberdayaan masyarakat juga merupakan proses membangun kemampuan dan kemandirian masyarakat agar usaha yang dikembangkan dapat terus berjalan dalam jangka panjang.
"Yang ingin kami bangun adalah ekosistem usaha yang dapat tumbuh secara mandiri. Karena itu, selain memberikan ayam dan sarana pendukung, PTBA juga memberikan pelatihan serta pendampingan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola usaha ini secara berkelanjutan," tutur Eko.
Sustainability Division Head PTBA Dedy Saptaria Rosa menambahkan, mulai berproduksinya ayam petelur menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, termasuk dalam pengelolaan produksi, pemeliharaan kesehatan ayam, hingga pemasaran telur.
Ia menambahkan, pengembangan budidaya ayam petelur juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi turut mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi di tingkat lokal.
"Kami berharap usaha ini berkembang dari skala rumah tangga menjadi usaha bersama yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Desa Sirah Pulau. Selain menghasilkan pendapatan, telur yang diproduksi juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekitar," ujarnya.
Program budidaya ayam petelur ini merupakan hasil kolaborasi PTBA dengan Rumah Kreatif Sriwijaya sebagai mitra pelaksana, serta melibatkan tenaga ahli di bidang budidaya ayam petelur.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (FP2M) dan Pemerintah Desa Sirah Pulau.
Sebagai tindak lanjut, ia menjelaskan, telah dilakukan survei lokasi di desa terdekat Ring 1 perusahaan sebagai persiapan penanaman jagung dan pengembangan pabrik pakan mandiri.
Langkah ini diharapkan dapat membangun ekosistem budidaya ayam petelur yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dengan produksi telur yang terus meningkat, peluang ekonomi yang terbentuk pun diharapkan semakin besar. Bagi Amat, ayam-ayam tersebut menjadi awal dari harapan untuk memiliki penghasilan sendiri setelah sebelumnya mengandalkan bantuan anak-anaknya.
"Terima kasih kepada PTBA. Kami bersyukur sudah dibantu. Harapannya jangan hanya 12 ekor. Kalau ada tambahan ayam dan pakan, mudah-mudahan bisa segera diberikan. Kalau ayamnya semakin banyak dan produksinya bagus, kami juga bisa mendapatkan penghasilan lebih," tutur penerima manfaat program, Amat Surman (72).
Menurutnya, merawat ayam bantuan dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTBA di samping rumahnya. Masing-masing warga menerima 12 ekor ayam siap bertelur, pakan, serta kandang. (end/ant) | 89 |
| 20 | #VKTR
DANANTARA TEKEN INDICATIVE NON-BINDING TERM SHEET DENGAN VKTR
IQPlus, (2/9) - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menandatangani indicative non-binding term sheet dengan PT Danantara Investment Management (DIM) dan/atau afiliasinya terkait potensi pendanaan hingga Rp2 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 1 September 2026, penandatanganan term sheet tersebut dilakukan pada 28 Agustus 2026. VKTR menjadi pihak yang direncanakan menerima pendanaan, sementara DIM dan/atau afiliasinya bertindak sebagai investor. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tercatat sebagai penanggung.
Penandatanganan term sheet merupakan bagian dari proses penjajakan dan pembahasan awal para pihak terkait potensi kerja sama pendanaan untuk mendukung pengembangan dan ekspansi bisnis mobility-as-a-service (MaaS) yang dijalankan VKTR.
Berdasarkan indikasi awal dalam term sheet, potensi pendanaan tersebut memiliki jumlah pokok indikatif sebanyak-banyaknya Rp2 triliun. Pendanaan itu direncanakan memiliki hak opsi konversi, dengan ketentuan lebih lanjut yang akan ditentukan dalam dokumen definitif.
VKTR berencana menggunakan pendanaan tersebut antara lain untuk membiayai pengadaan bus listrik dan/atau truk listrik, serta keperluan lainnya yang akan ditentukan dan disepakati para pihak dalam dokumen definitif.
Namun, VKTR menegaskan bahwa term sheet tersebut masih bersifat non-binding atau tidak mengikat. Dokumen itu baru mencerminkan pembahasan awal dan masih harus dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen definitif.
Dengan demikian, Rp2 triliun tersebut belum dapat disebut sebagai dana yang telah diterima VKTR, melainkan merupakan jumlah pokok indikatif maksimum berdasarkan term sheet yang masih bersifat non-binding.
VKTR menyatakan, apabila dokumen definitif telah ditandatangani dan menimbulkan hak serta kewajiban yang mengikat bagi para pihak, perseroan akan mengikuti ketentuan yang berlaku terkait transaksi afiliasi dan/atau benturan kepentingan maupun transaksi material, sesuai dengan peraturan OJK yang relevan.
Dari sisi dampak, VKTR menyatakan kejadian tersebut tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan/atau kelangsungan usaha perseroan.
Sebaliknya, penandatanganan term sheet tersebut diharapkan menjadi langkah strategis yang berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan VKTR dan entitas anak di masa mendatang. (end) | 75 |
