ch
Feedback
Ask The Experts

Ask The Experts

前往频道在 Telegram

Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn

显示更多
1 856
订阅者
无数据24 小时
无数据7
+2730
帖子存档
Sabtu Pagi dapat sebuah pesan sederhana tapi penting: Senior, jangan pernah ragu untuk berbagi ilmu, karena dari situlah calo
Sabtu Pagi dapat sebuah pesan sederhana tapi penting: Senior, jangan pernah ragu untuk berbagi ilmu, karena dari situlah calon-calon leader dan penerus bakal lahir. Bagi Junior, jangan pernah malu untuk bertanya, karena belajar dari senior itu ibarat kita menumpang di jalan yang sudah pernah mereka lewati, jadi kita bisa melangkah lebih cepat dan lebih pasti 👌 Di situlah kolaborasi tumbuh Saling menguatkan, saling mengembangkan 🤝🇮🇩 https://www.instagram.com/p/DW8rKt1CVSl/?igsh=MWxzeHA1anlteDB3cg== #weekend

Dulu diragukan, sekarang dibuktikan. Bukan karena mereka paling hebat… tapi karena mereka gak pernah berhenti 🔥 Di balik cer
+9
Dulu diragukan, sekarang dibuktikan. Bukan karena mereka paling hebat… tapi karena mereka gak pernah berhenti 🔥 Di balik cerita ini, ada lelah, ada air mata, ada doa yang gak pernah putus dari mereka Eks PATT yang kini berhasil melangkah jadi Pegawai tetap 🥰 PATT Selindo mana suaranya? yuk saling menyemangati. Kalian pasti bisa 🇮🇩 https://www.instagram.com/p/DW8rKt1CVSl/?igsh=MWxzeHA1anlteDB3cg==

Di suatu siang yang terik, sebuah truk hijau melaju pelan di jalanan yang tak selalu mulus. Di belakangnya tertulis sederhana
Di suatu siang yang terik, sebuah truk hijau melaju pelan di jalanan yang tak selalu mulus. Di belakangnya tertulis sederhana, “Don’t Panic” dan kalimat yang seolah menenangkan siapa pun yang membacanya: Mustahil Tuhan membawamu sejauh ini hanya untuk gagal. Tulisan itu bukan sekadar cat di badan kendaraan, tapi seperti pesan yang sengaja ditinggalkan untuk siapa saja yang sedang lelah berjalan. Kadang hidup memang terasa seperti perjalanan panjang tanpa peta. Kita melangkah, jatuh, bangkit, lalu ragu lagi. Ada hari-hari di mana semuanya terasa tidak pasti, usaha sudah maksimal, doa sudah dipanjatkan, tapi hasil belum juga terlihat. Di titik itu, panik sering datang tanpa diundang. Kita mulai mempertanyakan diri sendiri, bahkan mempertanyakan arah hidup. Namun kalau dipikir lebih dalam, bukankah kita sudah melewati begitu banyak hal untuk sampai di titik ini? Hari-hari sulit yang dulu terasa mustahil, ternyata bisa kita lewati. Luka yang dulu terasa dalam, perlahan sembuh. Semua itu bukan kebetulan. Ada tangan yang menuntun, ada rencana yang mungkin belum kita pahami sepenuhnya. “Don’t panic” bukan berarti kita tidak boleh takut, tapi tentang tidak membiarkan rasa takut menguasai langkah kita. Karena saat kita berhenti terlalu lama dalam kepanikan, kita lupa bahwa perjalanan ini masih berjalan. Kita lupa bahwa setiap proses, sekecil apa pun, sedang membentuk versi diri kita yang lebih kuat. Dan kalimat itu kembali terngiang, mustahil Tuhan membawamu sejauh ini hanya untuk gagal. Mungkin kegagalan yang kita takutkan sebenarnya hanyalah bagian dari cara-Nya mengarahkan kita ke jalan yang lebih tepat. Apa yang kita anggap akhir, bisa jadi hanya tikungan menuju sesuatu yang lebih baik. Jadi, kalau hari ini terasa berat, tarik napas pelan. Ingat kembali sejauh apa kamu sudah melangkah. Kamu tidak sejauh ini untuk berhenti. Kamu tidak sejauh ini untuk kalah. Terus jalan, pelan tidak apa-apa yang penting jangan berhenti. Karena cerita terbaikmu mungkin sedang menunggu beberapa langkah lagi di depan. #INISIATIF #TGIF

Budget tipis, hasil tetap manis 💪 📸 Sore kemarin cek progres souvenir COMMIT ATE 2026 dan kabar baiknya udah beres semua ✅
+1
Budget tipis, hasil tetap manis 💪 📸 Sore kemarin cek progres souvenir COMMIT ATE 2026 dan kabar baiknya udah beres semua ✅ FYI, Tahun ini berbekal dengan support dari UKPF Pendukung (CORPU, MSDM, KOMSI, SDSU, dll), kita di komunitas lagi coba something new dengan kolaborasi bareng PT CMS Duta Solusi di sektor pengadaan Yang bikin beda pengadaan di CMS: ✔️ Bisa request sesuai selera (barang nggak ke-lock katalog) ✔️ Harga aman di budget, tapi tetap dapet kualitas ✔️ Prosesnya juga clear & sesuai tata kelola Intinya: praktis, fleksibel, dan tetap secure 🤝 Kalau mau tanya-tanya, langsung aja ke Mas @lilidipura. Infonya CMS siap support buat kebutuhan unit kerja Selindo 🇮🇩
Dari kita, oleh kita, untuk kita

Oleh: Muhammad Farid Maricar Kadang orang suka salah paham antara pelit dan hemat. Sekilas terlihat sama-sama “nggak mau kelu
Oleh: Muhammad Farid Maricar Kadang orang suka salah paham antara pelit dan hemat. Sekilas terlihat sama-sama “nggak mau keluar uang”. Tapi kalau dipikir-pikir, dua hal ini sebenarnya berbeda jauh. Hemat itu soal pengelolaan. Pelit itu soal penahanan. Orang yang hemat tahu kapan harus menahan, dan kapan harus mengeluarkan. Dia bisa bilang “tidak” untuk hal-hal yang tidak perlu, tapi juga tidak ragu bilang “iya” untuk hal yang memang penting, punya nilai. Artinya, orang pelit nggak mau mengeluarkan duit untuk hal apapun bahkan yang sifatnya urgent, berbeda dengan orang hemat yang tetap rela mengeluarkan duit untuk hal yang dianggapnya penting, atau hal tertentu yang dirasa 'worth it'. Hemat itu sadar prioritas. Pelit itu takut kehilangan. Orang hemat bisa saja tidak membeli sesuatu yang mahal, tapi dia mau mengeluarkan uang untuk pendidikan, kesehatan, atau kebutuhan jangka panjang. Dia melihat nilai, bukan sekadar harga. Sedangkan orang pelit sering terjebak di angka. Selama bisa lebih murah, itu yang dipilih, tanpa melihat kualitas atau dampaknya. Akhirnya seringkali harus bayar dua kali, atau bahkan kehilangan kesempatan yang lebih besar. Orang hemat biasanya punya tujuan, orang pelit seringkali hanya menahan tanpa arah. Bedakan antara orang yang menahan hari ini karena tahu ada sesuatu yang ingin dicapai di masa depan, dengan orang yang merasa yang penting duit tidak keluar, tanpa tahu sebenarnya untuk apa ditahan. Jadi mungkin bukan soal seberapa sedikit kita mengeluarkan uang. Tapi seberapa sadar kita dalam menggunakannya. Karena pada akhirnya, uang itu bukan untuk dihabiskan sembarangan… tapi juga bukan untuk ditahan tanpa tujuan. Wallahu'alam bish showab #INISIATIF

Yuk kita dengarkan pesan Ibu Dirum sehubungan dengan telah berpulangnya salah satu rekan terbaik kita Kk Dian Jabar Syabani �
Yuk kita dengarkan pesan Ibu Dirum sehubungan dengan telah berpulangnya salah satu rekan terbaik kita Kk Dian Jabar Syabani 🙏🙏 https://www.instagram.com/reel/DW3XBgngaL_/?igsh=MTk4dWo1bXhyenUxcg==

Kami paham, belum semua terasa maksimal. Tapi kami nggak berhenti di situ, kami terus belajar dan memperbaiki 🇮🇩 Yuk, sama-
+5
Kami paham, belum semua terasa maksimal. Tapi kami nggak berhenti di situ, kami terus belajar dan memperbaiki 🇮🇩 Yuk, sama-sama terus kita dukung perjalanan ini, Karena ini bukan tentang jadi sempurna seketika, tapi tentang terus bertumbuh di setiap prosesnya 👇 https://www.instagram.com/p/DW3Z6Y6iaIH/?igsh=MW04YWZsZGplcnA1Ng==

Oleh: Dedi Priadi Pernahkah kamu merasa dunia seolah berhenti berputar hanya karena satu keinginanmu tidak terwujud? Kita ser
Oleh: Dedi Priadi Pernahkah kamu merasa dunia seolah berhenti berputar hanya karena satu keinginanmu tidak terwujud? Kita seringkali terburu-buru, ingin segalanya terjadi detik ini juga, seolah-olah jika rencana kita gagal, maka selesailah segalanya. Kita terjebak dalam keriuhan pikiran kita sendiri, menuntut hidup harus berjalan sesuai garis lurus yang kita buat di atas kertas. Kenyataannya hidup tidak pernah benar-benar lurus. Terkadang kita tersandung di jalan yang kita anggap paling aman. Kita terjatuh, lalu mulai bertanya lirih: "Kenapa harus aku? Kenapa sekarang?" Kita merasa dihukum oleh keadaan, padahal mungkin kita sedang diselamatkan dari sesuatu yang tidak kita lihat. Bayangkan hidup ini seperti melihat bagian belakang kain sulaman. Yang terlihat hanyalah benang yang berantakan, simpul yang tidak rapi, dan warna yang tumpang tindih. Kita protes karena merasa polanya berantakan. Padahal, di sisi sebaliknya, Tuhan sedang merajut lukisan yang sangat indah, yang hanya bisa kita kagumi setelah semuanya selesai. Kita sering menangis sedih saat kehilangan sesuatu yang kita sayangi, seperti kehilangan setangkai bunga. Padahal, mungkin Tuhan sedang menghindarkan tangan kita agar tidak tertusuk duri tajam yang tersembunyi di balik kelopaknya. Kita hanya melihat apa yang hilang, tapi Tuhan melihat apa yang akan melukai kita jika benda itu tetap tinggal bersama kita. Tuhan bekerja dalam sunyi yang seringkali tidak masuk akal bagi logika kita yang terbatas. Dia tidak selalu memberi apa yang kita minta, tapi Dia selalu merajut apa yang kita butuhkan agar kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dan kuat. Keinginan kita terkadang mirip anak kecil yang menangis meminta dibelikan pisau tajam. Kita marah dan merasa tidak disayang saat permintaan itu ditolak. Padahal, Sang Ayah sedang menjauhkan kita dari luka besar yang belum sanggup kita sembuhkan sendiri. Kita perlu belajar bahwa penolakan adalah bentuk kasih sayang. Kegagalan hari ini mungkin saja cara Tuhan membelokkan langkah kita agar tidak tersesat lebih jauh ke jalan yang sia-sia. Apa yang kita sebut musibah, seringkali adalah perlindungan diri yang menyamar. Ketidaktahuan kita sebenarnya adalah ruang bagi iman untuk tumbuh. Kita mungkin hanya melihat pecahan kaca yang retak, tapi Tuhan sedang menyusun mosaik yang megah dan utuh. Kita hanya melihat potongan kecil, sedangkan Dia melihat gambaran besarnya. Percayalah, saat satu pintu tertutup dengan keras, suaranya yang bising sebenarnya adalah aba-aba. Itu pertanda bahwa ada gerbang yang lebih luas sedang dibuka untuk menyambut langkahmu dengan kebaikan yang lebih segar. Biarkan hidupmu mengalir seperti sungai yang tak berdebat dengan batu cadas, namun tenang mencari celah untuk terus melaju. Terimalah setiap kehilangan bukan sebagai hukuman, melainkan ruang baru agar sesuatu yang lebih selaras bisa bertamu. Kedamaian muncul saat kita berhenti mendikte cara Tuhan membentuk kebahagiaan kita. Pada akhirnya, pintu yang tertutup sering kali merupakan bentuk perlindungan yang membawa ketenangan. Di balik kata "tidak" yang terasa menyesakkan, ada sebuah "ya" yang sedang dipersiapkan—sebuah jawaban yang bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat, namun benar-benar mencukupi kebutuhan jiwamu. "...𝘉𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘯𝘤𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶, 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘪𝘢 𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘮𝘶, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘫𝘢𝘥𝘪 (𝘱𝘶𝘭𝘢) 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶, 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘪𝘢 𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘬 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘮𝘶; 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪, 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪." (𝘘𝘚. 𝘈𝘭-𝘉𝘢𝘲𝘢𝘳𝘢𝘩: 216) Sumber photo: Roadtrip #INISIATIF

Oleh: Muhammad Farid Maricar Mungkin kita sudah sering baca atau dengar, bahwa salah satu cara untuk meningkatkan IQ atau kec
+1
Oleh: Muhammad Farid Maricar Mungkin kita sudah sering baca atau dengar, bahwa salah satu cara untuk meningkatkan IQ atau kecerdasan intelektual adalah dengan bermain game. Tapi, kali ini saya dapat insight baru dari video ini. Selama ini, game sering dilihat hanya sebagai hiburan. Bahkan tidak jarang dianggap sebagai pengganggu produktivitas. Tapi kalau diperhatikan lebih dalam, ternyata ada cara melihat yang berbeda, bahwa game, dalam kondisi tertentu, justru bisa menjadi alat untuk melatih cara berpikir. Ambil contoh yang paling klasik, permainan catur. Catur itu sederhana secara tampilan, tapi kompleks dalam proses berpikir. Di sana kita belajar membaca kondisi, memprediksi langkah lawan, dan memikirkan beberapa langkah ke depan. Kita tidak hanya berpikir tentang apa yang harus dilakukan sekarang, tapi juga apa yang akan terjadi setelahnya. Dalam dunia berpikir, ini dikenal sebagai second order thinking. Bukan hanya, “Langkah apa yang terbaik sekarang?”, tapi juga, “Kalau saya melakukan ini, apa yang akan terjadi berikutnya? Dan setelah itu?” Kalau kita geser ke game yang lebih cepat seperti Mobile Legends atau Dota, latihannya sedikit berbeda. Kalau catur melatih kedalaman berpikir, game MOBA melatih kecepatan berpikir. Dalam hitungan detik, kita harus membaca map, memahami posisi teman dan lawan, mengambil keputusan, dan langsung menerima konsekuensinya. Tidak ada waktu untuk terlalu lama berpikir, tapi tetap harus tepat. Nah, menariknya, dalam video ini, Ferry Irwandi membahas tentang penggunaan hero Sun di Mobile Legends. Btw, hero Sun ini adalah hero andalan saya dalam bermain mobile legend dulu (Sudah hampir 3 tahun saya vakum bermain), dan anda bisa lihat screenshot record saya. Hero ini bukan meta, bukan pilihan utama, dan bukan yang dianggap paling kuat. Kalau pakai cara berpikir umum, orang akan memilih hero yang kuat supaya peluang menang lebih besar. Tapi, penggunaan Sun ini cukup berbeda dari hero pada umumnya. Kita tidak berbicara tentang siapa yang paling kuat, tapi tentang apa yang bisa saya maksimalkan dari kemampuan dan situasi yang ada. Untuk orang ADHD, bermain dengan sistem war yang di dalamnya banyak crowd control akan sulit untuk bermain pada team fight, maka dari itu, saya cenderung mengincar kemenangan lewat split push. Kalau tidak bisa menang secara langsung, bukankah bisa menang lewat strategi. Dan ternyata, pola seperti ini bukan cuma berlaku di game. Dalam kehidupan nyata, kita sering kali masih menggunakan cara berpikir sederhana. Misalnya dalam memilih beasiswa. Banyak orang memilih berdasarkan apa yang terlihat paling bagus di permukaan, yang paling terkenal, yang paling besar nominalnya, atau yang paling prestisius, yah sebut saja LPDP. Tentunya, jika paham, punya self awareness, dan tahu bahwa untuk mencapainya itu sulit, karena dalam LPDP juga ada tes wawancara yang cenderung menguras EQ (dan saya tahu bahwa saya lemah di situ), saya tidak akan mau buang-buang waktu dan tenaga untuk apply beasiswa yang saya tahu probabilitasnya kecil untuk saya. Banyak orang yang mengincar beasiswa yang mungkin jauh levelnya untuk dikejar. Sebenarnya tidak masalah. Yang menjadi masalah adalah jika tidak menggunakan second order thinking. Misalnya, menggunakan beasiswa dalam negeri untuk lanjut studi, tapi sejak awal tidak berpikir dengan kemungkinan lanjut di negara lain. Padahal, bisa saja mengambil opsi mengincar beasiswa luar negeri, dengan mencari peluang, siapa tahu bisa dilanjutkan kerja di luar negeri. Dan mungkin ini yang sering terlupakan. Kita terlalu fokus pada pilihan yang terlihat “besar”, tanpa benar-benar memahami apakah kita bisa menjalaninya. Padahal, seperti dalam game, memilih hero yang tepat untuk diri kita jauh lebih penting daripada memilih hero yang paling kuat. Kadang kita lupa. pada akhirnya, bukan selalu yang paling kuat yang menang, tapi yang paling paham cara memainkan permainan. Wallahu’alam bish showab. #INISIATIF

Oleh: Dedi Priadi Hidup yang indah bukanlah hidup yang bebas dari penderitaan, melainkan hidup yang dipenuhi tujuan, keyakina
Oleh: Dedi Priadi Hidup yang indah bukanlah hidup yang bebas dari penderitaan, melainkan hidup yang dipenuhi tujuan, keyakinan, cinta, dan rasa syukur. Penderitaan bukan musuh yang harus kita takuti, melainkan tamu agung yang membawa pesan rahasia dari langit agar jiwa kita senantiasa terjaga dalam pelukan-Nya. Ibarat sebatang pensil yang harus diruncingkan agar goresannya bermakna, begitulah jiwa kita yang harus diasah oleh ujian supaya mampu menuliskan kisah pengabdian yang indah di lembaran takdir. Dunia ini hanyalah panggung sementara di mana rasa sakit adalah ujian esensial untuk memurnikan hati kita, memisahkan emas murni pengabdian dari debu-debu kesombongan yang sering kali membutakan mata batin. Kehidupan yang tenang bukanlah hidup yang kosong dari air mata, melainkan hidup yang dijalani dengan penuh kesadaran bahwa setiap tarikan napas adalah kesempatan untuk mendekat kepada Sang Khalik. Layaknya kopi yang harus diseduh dengan air mendidih untuk mengeluarkan aroma terbaiknya, penderitaan adalah panas yang memaksa sari-sari keimanan kita muncul dan memberikan keharuman bagi semesta alam sekitar. Sabar bukanlah sikap pasif yang menyerah pada keadaan, melainkan sebuah energi dahsyat yang membuat kita tetap tegak berdiri meski badai kehidupan mencoba mematahkan dahan-dahan harapan dan keyakinan kita. Ingatlah, mutiara tidak lahir dari kenyamanan, ia tercipta dari gesekan dan tekanan di dasar samudra; begitupun kemuliaan jiwa kita hanya akan terpancar melalui proses penempaan ujian yang berat. Bagai layang-layang yang justru terbang tinggi karena melawan arah angin, jiwa kita akan semakin melesat menuju langit makrifat saat kita mampu menghadapi tantangan hidup dengan keteguhan hati yang kokoh. Jangan pernah meninggalkan Tuhan dalam setiap langkah kita, karena hanya dalam dekapan-Nya penderitaan yang paling pahit sekalipun akan terasa manis sebagai obat yang menyembuhkan penyakit-penyakit hati yang kronis. Jadilah pribadi yang penuh syukur, yang memandang setiap peristiwa sebagai tanda cinta-Nya, agar di penghujung jalan nanti, kita dapati diri kita telah menjelma menjadi cahaya bagi sesama manusia. #INISIATIF

INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN 😭 Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @Dianjabars. Semoga segal
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN 😭 Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @Dianjabars. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhum kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin 🤲 Selamat jalan, Pahlawan JKN 🥀

🔔🔔🔔🔔 Topik ini sering dianggap tabu, padahal punya peran penting dalam kualitas hubungan. Niatnya ingin lebih dekat, tapi
🔔🔔🔔🔔 Topik ini sering dianggap tabu, padahal punya peran penting dalam kualitas hubungan. Niatnya ingin lebih dekat, tapi karena kurang paham atau sungkan dibahas, justru jadi jarak. Ujung-ujungnya, banyak yang dipendam dan hubungan terasa kurang maksimal 😅 Di kelas ini, kita bakal ngobrol santai soal sexual wellness dan perannya dalam keharmonisan rumah tangga, mulai dari memahami kesehatan seksual pria, membangun intimasi yang sehat dengan pasangan, sampai mengatasi hal-hal yang sering bikin bingung tapi jarang dibicarakan. Biar gak cuma paham, tapi juga bisa dijalani dengan lebih nyaman dan percaya diri 😍
Stay tuned di ATE (Grup Khusus Internal Pegawai & PATT BPJS Kesehatan) https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF

Bahan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) ✍️ Terlampir referensi sebagai bahan pembelajaran dan latihan dalam menyusun copywriting/
+7
Bahan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) ✍️ Terlampir referensi sebagai bahan pembelajaran dan latihan dalam menyusun copywriting/ headline yang efektif 🤝 Credit: Fadel Yulian

😂🤣🥲☺️😊🙂 Pernah nggak sih baca satu kalimat… terus langsung mikir, “wah, ini gue banget” 😄 Battle of Words: Biar Kata ya
+2
😂🤣🥲☺️😊🙂
Pernah nggak sih baca satu kalimat… terus langsung mikir, “wah, ini gue banget” 😄
Battle of Words: Biar Kata yang Bicara ⚔️ Ready buat adu kata-kata? 🔥 Bukan adu panjang, bukan adu ribet, tapi adu siapa yang paling “kena”. Lewat kompetisi ini, seluruh Duta BPJS Kesehatan diajak untuk belajar sekaligus mengasah kemampuan dalam merangkai copywriting yang impactful 🇲🇨 Tulis. Submit. Lalu biarkan Sobat ATE yang menilai lewat emoji 🤝 🗓 Periode: 4–13 April 2026 Yuk, submit kata-katamu (Maks Kamis, 9 April 2026)🏆 https://forms.cloud.microsoft/r/u0npKAUaG4
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF

🔔🔔🔔🔔 Ngobrol itu kelihatannya simpel, tapi nggak jarang jadi sumber salah paham. Niatnya pengen dekat, malah jadi canggun
🔔🔔🔔🔔 Ngobrol itu kelihatannya simpel, tapi nggak jarang jadi sumber salah paham. Niatnya pengen dekat, malah jadi canggung. Mau jujur, takut nyakitin. Akhirnya banyak yang dipendam, hubungan jadi hambar atau penuh drama 😅 Di kelas ini, kita bakal ngobrol santai soal cara membangun komunikasi yang nyaman dan sehat, mulai dari membuka obrolan tanpa kikuk, menyampaikan perasaan tanpa bikin tersinggung, sampai menjaga kedekatan tanpa harus nunggu momen besar. Biar ngobrol gak cuma ngalir, tapi juga bermakna 😍
Stay tuned di ATE (Grup Khusus Internal Pegawai & PATT BPJS Kesehatan) https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF

Beda pimpinan, beda juga cara menunjukkan apresiasi. Dan seringnya, bukan soal kurang dihargai… Tapi kita belum sepenuhnya me
+7
Beda pimpinan, beda juga cara menunjukkan apresiasi. Dan seringnya, bukan soal kurang dihargai… Tapi kita belum sepenuhnya memahami caranya 🇲🇨 Mulai dari kata-kata, tindakan, sampai waktu yang diluangkan, semua punya makna yang sama yakni bagaimana membangun tim yang lebih solid 🤝 Jadi, yuk coba lihat dari sudut pandang yang berbeda biar kerja nggak cuma produktif, tapi juga lebih nyaman, karena kerja enak itu dimulai dari saling memahami ❤️
Kalau kamu, lebih relate sama gaya pimpinan yang mana? Jangan lupa komen 👇 https://www.instagram.com/p/DWn1gzwiQvy/?igsh=OWR6amJoa3czZjdq

Oleh: Muhammad Farid Maricar Ada kalanya saya percaya bahwa rezeki antarmanusia itu saling berkoneksi. Karena itu, saya tidak
Oleh: Muhammad Farid Maricar Ada kalanya saya percaya bahwa rezeki antarmanusia itu saling berkoneksi. Karena itu, saya tidak langsung menolak ketika ada yang berkata bahwa beda istri bisa beda rezeki, atau bahwa pernikahan bisa membuka pintu-pintu rezeki. Mungkin saya sudah beberapa kali menulis hal semacam ini di postingan saya. SK CPNS saya dulu sempat tertunda, lalu justru keluar sepekan sebelum saya menikah. Gaji saya yang sudah 100% beserta jabfung pun baru keluar beberapa hari sebelum anak saya lahir. Buat sebagian orang mungkin itu hanya kebetulan. Tapi buat saya, momen-momen seperti itu cukup untuk membuat kita merenung bahwa kadang rezeki memang datang bukan hanya karena usaha diri sendiri, melainkan juga karena hadirnya orang-orang tertentu dalam hidup kita. Beasiswa saya ke Jepang pun bisa jadi bukan semata-mata rezeki saya pribadi, tapi juga bagian dari rezeki istri saya untuk datang ke sini. Sebaliknya, istri saya juga mendapat beasiswa yang informasinya justru datang dari relasi saya dengan orang lain. Di situ saya makin merasa bahwa jalan rezeki itu sering kali tidak berjalan sendirian. Ia mengalir lewat pertemuan, hubungan, waktu, dan orang-orang yang dipertemukan dalam hidup kita. Karena itu, kadang saya merasa aneh ketika ada orang yang terlalu percaya diri menganggap semua capaian murni hasil kapasitas dirinya sendiri. Merasa dirinya sangat kompeten, merasa akan tetap menang di situasi apa pun, merasa kalau ditempatkan di lingkungan berbeda pun tetap bisa menaklukkan semuanya. Padahal belum tentu. Sebab kenyataannya, hidup ini tidak hanya ditentukan oleh seberapa hebat kita. Ada faktor waktu yang tepat, ada pertolongan dari orang lain, ada doa orang tua, ada dukungan pasangan, ada anak yang mungkin justru menjadi pembuka pintu-pintu kemudahan, bahkan ada kebaikan-kebaikan kecil yang dulu pernah kita tanam lalu kembali kepada kita dalam bentuk yang tidak disangka. Itulah kenapa menurut saya, semakin seseorang banyak melihat hidup, seharusnya semakin rendah hati. Karena ia sadar bahwa keberhasilan bukan cuma soal “saya mampu”, tetapi juga soal “siapa yang Allah hadirkan di sekitar saya”. Bukan cuma soal kerja keras, tapi juga soal hubungan, keberkahan, dan momentum yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan logika usaha semata. Maka menikah, punya pasangan, punya anak, punya teman yang baik, punya relasi yang sehat, itu semua bukan sekadar pelengkap hidup. Bisa jadi justru di situlah letak sebagian rezeki kita. Dan sebaliknya, bisa jadi kita pun adalah bagian dari rezeki orang lain. Kalau dipikir-pikir, mungkin itulah alasan kenapa manusia memang tidak diciptakan untuk hidup sendirian. Karena dalam banyak hal, rezeki itu datang lewat hubungan dengan orang lain. Wallahu'alam bish showab #INISIATIF #Weekend

Selamat Sore Bapak/Ibu sekalian Bersama ini kami mengundang Bapak Ibu sekalian mengikuti webinar ACOH 2026 tanggal 15 April 2
Selamat Sore Bapak/Ibu sekalian Bersama ini kami mengundang Bapak Ibu sekalian mengikuti webinar ACOH 2026 tanggal 15 April 2026 pukul 14.00-15.00 MYT (pukul 13.00-14.00 WIB) dalam platform MS TEAMS dan silahkan register terlebih dahulu di link berikut: https://www.acoh2026.com/ kemudian memilih Complimentary Webinars ☺🙏 Ket: Webinar berikut free (tidak berbayar) terima kasih Hormat kami PP Perdoki

😂🤣🥲☺️😊🙂 Tebakan random? ❌ Tebakan akurat? ✔️ “No one knows… literally 👀 but one person? SHE KNOWS 🔥” And yes, it’s @Ai
😂🤣🥲☺️😊🙂 Tebakan random? Tebakan akurat? ✔️ “No one knows… literally 👀 but one person? SHE KNOWS 🔥” And yes, it’s @Aida18afrida (Kabag Yanser KC Prabumulih) 🎉 Terima kasih atas partisipasi seluruh Sobat ATE, sampai bertemu di event fun and meaningful selanjutnya 🏆 #INISIATIF

photo content
+1