ch
Feedback
UKHUWAH IMANIYAH

UKHUWAH IMANIYAH

前往频道在 Telegram

Channel ini hadir sebagai wadah untuk memperkuat persaudaraan seiman, menghidupkan sunnah Nabi ﷺ, serta berbagi ilmu, hikmah, dan nasihat Islami yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat. Ruang kebersamaan dalam keimanan Abu Sufyan Al Musy

显示更多
9 279
订阅者
-124 小时
-127 天
+430 天
吸引订阅者
9月 '26
九月 '26
+81
在4个频道中
八月 '26
+63
在5个频道中
Get PRO
七月 '26
+100
在3个频道中
Get PRO
六月 '26
+189
在9个频道中
Get PRO
五月 '26
+427
在5个频道中
Get PRO
四月 '26
+71
在1个频道中
Get PRO
三月 '26
+68
在6个频道中
Get PRO
二月 '26
+64
在6个频道中
Get PRO
一月 '26
+78
在10个频道中
Get PRO
十二月 '25
+63
在9个频道中
Get PRO
十一月 '25
+46
在8个频道中
Get PRO
十月 '25
+90
在9个频道中
Get PRO
九月 '25
+91
在10个频道中
Get PRO
八月 '25
+97
在8个频道中
Get PRO
七月 '25
+116
在9个频道中
Get PRO
六月 '25
+665
在15个频道中
Get PRO
五月 '25
+100
在11个频道中
Get PRO
四月 '25
+118
在9个频道中
Get PRO
三月 '25
+148
在15个频道中
Get PRO
二月 '25
+76
在8个频道中
Get PRO
一月 '25
+107
在4个频道中
Get PRO
十二月 '24
+148
在8个频道中
Get PRO
十一月 '24
+167
在12个频道中
Get PRO
十月 '24
+194
在9个频道中
Get PRO
九月 '24
+213
在9个频道中
Get PRO
八月 '24
+154
在4个频道中
Get PRO
七月 '24
+163
在5个频道中
Get PRO
六月 '24
+569
在10个频道中
Get PRO
五月 '24
+194
在8个频道中
Get PRO
四月 '24
+199
在9个频道中
Get PRO
三月 '24
+187
在11个频道中
Get PRO
二月 '24
+231
在14个频道中
Get PRO
一月 '24
+444
在25个频道中
Get PRO
十二月 '23
+352
在11个频道中
Get PRO
十一月 '23
+104
在10个频道中
Get PRO
十月 '23
+114
在11个频道中
Get PRO
九月 '23
+115
在0个频道中
Get PRO
八月 '23
+126
在0个频道中
Get PRO
七月 '23
+810
在0个频道中
Get PRO
六月 '23
+77
在0个频道中
Get PRO
五月 '23
+91
在0个频道中
Get PRO
四月 '23
+98
在0个频道中
Get PRO
三月 '23
+74
在0个频道中
Get PRO
二月 '23
+106
在0个频道中
Get PRO
一月 '23
+118
在0个频道中
Get PRO
十二月 '22
+76
在0个频道中
Get PRO
十一月 '22
+84
在0个频道中
Get PRO
十月 '22
+135
在0个频道中
Get PRO
九月 '22
+126
在0个频道中
Get PRO
八月 '22
+125
在0个频道中
Get PRO
七月 '22
+149
在0个频道中
Get PRO
六月 '22
+93
在0个频道中
Get PRO
五月 '22
+93
在0个频道中
Get PRO
四月 '22
+102
在0个频道中
Get PRO
三月 '22
+53
在0个频道中
Get PRO
二月 '22
+67
在0个频道中
Get PRO
一月 '22
+82
在0个频道中
Get PRO
十二月 '21
+91
在0个频道中
Get PRO
十一月 '21
+112
在0个频道中
Get PRO
十月 '21
+146
在0个频道中
Get PRO
九月 '21
+142
在0个频道中
Get PRO
八月 '21
+156
在0个频道中
Get PRO
七月 '21
+205
在0个频道中
Get PRO
六月 '21
+71
在0个频道中
Get PRO
五月 '21
+192
在0个频道中
Get PRO
四月 '21
+150
在0个频道中
Get PRO
三月 '21
+93
在0个频道中
Get PRO
二月 '21
+180
在0个频道中
Get PRO
一月 '21
+211
在0个频道中
Get PRO
十二月 '20
+4 115
在0个频道中
日期
订阅者增长
提及
频道
27 九月+2
26 九月0
25 九月+2
24 九月+3
23 九月+3
22 九月+3
21 九月0
20 九月+4
19 九月+2
18 九月+1
17 九月+3
16 九月+1
15 九月+1
14 九月+2
13 九月+6
12 九月+4
11 九月+2
10 九月+3
09 九月+4
08 九月+6
07 九月+15
06 九月0
05 九月+4
04 九月+4
03 九月+4
02 九月+1
01 九月+1
频道帖子
NO PAIN NO GAIN { وَٱلَّذِینَ جَـٰهَدُوا۟ فِینَا لَنَهۡدِیَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلۡمُحۡسِنِینَ } Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah bersama orang-orang yang berbuat baik. [Surat Al-Ankabut: 69] Ada sebuah ungkapan sebagian masyarakat: "No Pain No Gain" Yang maknanya: "Tidak ada kesuksesan tanpa melalui rasa sakit. " Dalam hidup ini ada hal-hal yang memang harus diperjuangkan dengan lelah, air mata, dan luka-luka. Kupu-kupu tak pernah sampai pada pesonanya dengan berleha-leha. Ada waktu ketika ia hanya mengenal gelap, terkurung dalam ruang sempit, tanpa kawan, tanpa suara yang memanggil namanya. Hari-hari berlalu tanpa seteguk embun, malam turun tanpa hangatnya cahaya, dan sunyi menjadi satu-satunya teman yang setia. Ia hanya diam. Bukan karena tak ingin terbang, tetapi karena sayapnya sedang dipersiapkan. Lalu suatu pagi, dinding yang selama ini membungkusnya mulai retak. Ia keluar dengan tubuh yang masih basah, menunggu matahari mengeringkan sayapnya. Tak ada yang melihat malam-malam panjang itu. Yang orang-orang kagumi hanyalah warna. Yang mereka lihat betapa anggun kepakan sayapnya. Yang mereka ingat hanyalah pesonanya. Padahal, di balik sepasang sayap yang begitu memesona,ada sunyi yang pernah ia telan sendirian. Begitulah beberapa keindahan dalam hidup. Yang tampak begitu indah di mata manusia,sering kali lahir dari proses yang tak ingin mereka jalani. --------------------------- Sabtu 8 Rabiul akhir 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ---------------------------

2
KOMUNIKASI DI UJUNG JARI! Dahulu manusia mecari teknologi untuk mengatasi jarak. Hari ini jarak itu hampir hilang, akan tetapi manusia menemukan persoalan baru: Manusia menghadapi jauhnya jarak hati. Kita bisa video call dengan orang di luar negeri, tetapi orang yang di sebelah kita justru kita abaikan. Nampaknya ini akan menjadi perbincangan yang menarik! Jangan lupa besok jam 10.00 WIB simak podcastnya -------------------------------- Senin 25 Rabiulawal 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy --------------------------
2 427
3
没有文字...
2 091
4
TINGKATAN ORANG YANG MENEKUNI ILMU HADIS 1. Ar Rāwī ( الراوي ) Orang yang meriwayatkan hadis. Belum tentu memahami sanad, perawi, ataupun kualitas hadis. 2. Al Musnid ( المسند ) Orang yang meriwayatkan hadis dengan sanadnya kepada sumber hadis. Ia lebih tinggi daripada sekadar rāwī, tetapi belum mesti menguasai ilmu hadis secara mendalam. 3. Al Muhaddits ( المحدث )     Orang yang telah memiliki pengetahuan luas tentang hadis, mencakup sanad, matan, para perawi, jarḥ wa ta‘dīl, serta mampu membedakan hadis yang sahih dan lemah. 4. Al Hāfizh ( الحافظ )     Tingkatan yang lebih tinggi. Ia memiliki penguasaan yang sangat luas terhadap hadis, sanad, perawi, berbagai jalur periwayatan, dan ‘ilal hadis. Namun sebagian ulama menggunakan istilah muhaddits dan hafizh secara berdekatan. 5. Amīr al-Mu’minīn fī al-Hadīts (أمير المؤمنين في الحديث)     Ini merupakan gelar yang sangat tinggi dalam ilmu hadis, diberikan kepada imam-imam besar yang mencapai penguasaan luar biasa terhadap hadis, seperti al-Bukhārī, Aḥmad ibn Ḥanbal, dan al-Dāruquṭnī. Tadribu Ar Rawi Tahqiq Muhammad Awamah 2/38 ----------------------- Senin 25 Rabiulawal 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ----------------------
2 148
5
TINGKATAN ORANG YANG MENEKUNI ILMU HADIS 1. Ar Rāwī ( الراوي ) Orang yang meriwayatkan hadis. Belum tentu memahami sanad, perawi, ataupun kualitas hadis. 2. Al Musnid ( المسند ) Orang yang meriwayatkan hadis dengan sanadnya kepada sumber hadis. Ia lebih tinggi daripada sekadar rāwī, tetapi belum mesti menguasai ilmu hadis secara mendalam. 3. Al Muhaddits ( المحدث )     Orang yang telah memiliki pengetahuan luas tentang hadis, mencakup sanad, matan, para perawi, jarḥ wa ta‘dīl, serta mampu membedakan hadis yang sahih dan lemah. 4. Al Hāfizh ( الحافظ )     Tingkatan yang lebih tinggi. Ia memiliki penguasaan yang sangat luas terhadap hadis, sanad, perawi, berbagai jalur periwayatan, dan ‘ilal hadis. Namun sebagian ulama menggunakan istilah muhaddits dan hafizh secara berdekatan. 5. Amīr al-Mu’minīn fī al-Hadīts (أمير المؤمنين في الحديث)     Ini merupakan gelar yang sangat tinggi dalam ilmu hadis, diberikan kepada imam-imam besar yang mencapai penguasaan luar biasa terhadap hadis, seperti al-Bukhārī, Aḥmad ibn Ḥanbal, dan al-Dāruquṭnī. Tadribu Ar Rawi Tahqiq Muhammad Awamah 2/38 ----------------------- Ahad 24 Rabiulawal 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ----------------------
1
6
.
1
7
Tentang Pena dan Menulis Ia diciptakan jauh sebelum Adam menapaki taman-taman surga, sebelum sang surya menyinari dunia, sebelum bumi dan segala isinya ada. Ia adalah pena pencatat takdir. Rasulullah ﷺ bersabda: أول ما خلق الله القلم فقال اكتب قال ما أكتب يا رب اكتب ما هو كائن إلى قيام الساعة “Makhluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah pena. Lalu Allah berfirman kepadanya, ‘Tulislah!’ Pena bertanya, ‘Apa yang harus aku tulis, wahai Rabb?’ Allah berfirman, ‘Tulislah apa yang akan terjadi hingga hari Kiamat.’” Namun, ada sesuatu yang lebih menarik dari itu. Allah Ta'ala adalah Zat Yang Maha Mengetahui. Dia mengetahui segala sesuatu, tidak ada satu pun yang luput dari ilmu-Nya, dan Dia tidak pernah lupa. Lalu, mengapa di antara perintah pertama yang diberikan kepada pena adalah menulis? Sebuah perintah yang sederhana, tetapi menyimpan pelajaran yang begitu dalam. Menulis adalah cara untuk mengabadikan ilmu. Ia menjaga sesuatu yang mungkin dilupakan oleh ingatan, merawat sesuatu yang mungkin hilang ditelan zaman, dan menyampaikan sesuatu kepada generasi yang belum pernah kita jumpai. Maka, jika pena saja mendapat kehormatan untuk mencatat takdir, tidakkah kita merasa bahwa pena dan tulisan juga memiliki kedudukan yang istimewa? Barangkali inilah salah satu pelajaran yang dapat kita renungkan: jangan remehkan pena dan jangan anggap ringan sebuah tulisan. Sebab bisa jadi, tulisan yang kita buat hari ini akan menjadi ilmu yang dibaca seseorang bertahun-tahun setelah kita tiada. Kita mungkin lupa apa yang pernah kita tulis. Orang lain mungkin lupa siapa yang menulisnya. Tetapi sebuah tulisan yang bermanfaat dapat terus berjalan, berpindah dari tangan ke tangan, dari hati ke hati, dan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Maka, tulislah. Tidak perlu menjadi punjangga untuk menulis, tidak harus menjadi sastrawan untuk menulis. Cukup ambil penamu goreskan tintamu biarkan ia menari di atas kertas. Tulislah apa yang bermanfaat. Tulislah ilmu. Tulislah nasihat. Tulislah sesuatu yang kelak, ketika kita telah tiada, masih menjadi sebab orang lain mendapatkan manfaat. Sebab terkadang, umur manusia pendek, tetapi umur sebuah tulisan jauh lebih panjang.
2 058
8
没有文字...
1 802
9
MENULISLAH  ! ﴿نٓ ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ﴾ “Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan.” (QS. Al-Qalam 1-2) Ketika Allah bersumpah dengan pena dan apa yang dituliskannya, cukuplah itu menjadi isyarat betapa agungnya sebuah tulisan. Lisan meninggalkan suara kemudian hilang, tinta akan mengering, kertas akan menjadi lapuk tetapi ilmu yang ditulis dengan ikhlas dapat hidup jauh lebih lama daripada penulisnya. Menulis adalah bekerja untuk keabadian ---------------------------------- KAMIS 3 September 2026 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ----------------------------------
2 293
10
没有文字...
1 872
11
没有文字...
2 992
12
UNIK BETUL BANI ADAM! Allah Ta‘ala berfirman: حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ ۝ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ "Hingga apabila kematian datang kepada seseorang dari mereka, dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat beramal saleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan." (QS. Al-Mu’minun: 99–100) Yang di alam kubur ingin kembali ke dunia untuk beribadah walaupun hanya sementara. Yang hidup di dunia meninggalkan ibadah hanya untuk dunia yang sementara. ••••••••••••••••••••••• Sabtu 9 Rabiulawal 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Jawa Timur Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy •••••••••••••••••••••
2 842
13
没有文字...
2 341
14
Nasihat Para Ulama Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: وَلِهَذَا قِيلَ: إنَّ اللَّهَ يُقِيمُ الدَّوْلَةَ الْعَادِلَةَ وَأَيْنَ كَانَتْ كَافِرَةً، وَلَا يُقِيمُ الظَّالِمَةَ وَوَأَيْنَ كَانَتْ مُسْلِمَةً وَيُقَالُ: الدُّنْيَا تَدُومُ مَعَ الْعَدْلِ وَالْكُفْرِ، وَلَا تَدُومُ مَعَ الظُّلْمِ وَالْإِسْلَامِ “Oleh karena itu, terdapat sebuah ungkapan: Sesungguhnya Allah akan menegakkan sebuah negara yang adil meskipun dipimpin oleh orang kafir, dan Allah tidak akan menegakkan negara yang zalim meskipun dipimpin oleh kaum muslimin.” Dan dikatakan pula: “Dunia akan bertahan dengan keadilan walaupun terdapat kekafiran, dan tidak akan bertahan dengan kezaliman walaupun terdapat keislaman.” (Majmū' al-Fatāwā, 28/146) Keadilan merupakan sebab tegaknya sebuah negeri. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: الْعَدْلُ أَسَاسُ الْمُلْكِ، فَأَيْنَمَا ظَهَرَتْ أَمَارَاتُ الْعَدْلِ فَيْتَمَّ شَرَّعُ اللَّهَ وَدِينُه “Keadilan adalah asas setiap pemerintahan. Di mana keadilan ditegakkan, di sanalah syariat Allah terwujud.” (At-Ṭuruq al-Ḥukmiyyah, halaman 13) Al-Mawardi rahimahullah berkata: وَلَيْسَ شَيءٌ أَسْرَعُ فِي خَرَابِ الَارْضِ وَلَا أَفْسَدُ لِضَمَائِرِ الَخْلُقِ مِنَ الْجَوْر “Tidak ada sesuatu yang lebih cepat memperbaiki dunia selain keadilan, dan tidak ada yang lebih cepat merusaknya selain kezaliman.” (Adab ad-Dunyā wa ad-Dīn, halaman 223) Mengapa Pesantren Penting? Pesantren mungkin tidak menghasilkan gedung pencakar langit. Namun, pesantren berusaha melahirkan sesuatu yang lebih bernilai: manusia yang jujur, amanah, dan takut kepada Allah. Manusia yang mendahulukan maslahat umat daripada kepentingan pribadi. Dari manusia seperti inilah lahir guru yang baik, pedagang yang jujur, hakim yang adil, pemimpin yang amanah, dan masyarakat yang kuat. Kemerdekaan Belum Selesai Saat ini, kita tidak lagi berperang melawan penjajah. Namun, kita masih harus berjuang melawan korupsi, kebohongan, kemalasan, ketidakadilan, dan rusaknya akhlak. Perjuangan tersebut dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah, dan pesantren. “Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh pemimpin yang hebat, tetapi juga oleh rakyat yang berakhlak mulia.”
2 882
15
NASIHAT PARA ULAMA Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: وَلِهَذَا قِيلَ: إنَّ اللَّهَ يُقِيمُ الدَّوْلَةَ الْعَادِلَةَ وَإِنْ كَانَتْ كَافِرَةً، وَلَا يُقِيمُ الظَّالِمَةَ وَإِنْ كَانَتْ مُسْلِمَةً وَيُقَالُ: الدُّنْيَا تَدُومُ مَعَ الْعَدْلِ وَالْكُفْرِ، وَلَا تَدُومُ مَعَ الظُّلْمِ وَالْإِسْلَامِ “Oleh karena itu ada sebuah ungkapan: Sesungguhnya Allah akan menegakkan sebuah negara yang adil meskipun dipimpin orang kafir, dan Allah tidak akan menegakkan negara yang zalim meskipun dipimpin oleh kaum muslimin.” Dan dikatakan pula: “Dunia akan bertahan dengan keadilan walau ada kekafiran, dan tidak akan bertahan dengan kezaliman walau ada keislaman.” (Majmū' al-Fatāwā, 28/146) Keadilan adalah sebab tegaknya sebuah negeri. Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata: الْعَدْلُ أَسَاسُ الْمُلْكِ، فَأَيْنَمَا ظَهَرَتْ أَمَارَاتُ الْعَدْلِ وَفَثَمَّ شَرَّعُ اللَّهِ وَدِينُهُ "Keadilan adalah asas setiap pemerintahan. Di mana keadilan ditegakkan, di sanalah syariat Allah terwujud." (At-Ṭuruq al-Ḥukmiyyah halaman 13)   Al-Mawardi Rahimahullah berkata: وَلَيْسَ شَيْءٌ أَسْرَعَ فِي خَرَابِ الْأَرْضِ وَلَا أَفْسَدَ لِضَمَائِرِ الْخَلْقِ مِنَ الْجَوْر "Tidak ada sesuatu yang lebih cepat memperbaiki dunia selain keadilan, dan tidak ada yang lebih cepat merusaknya selain kezaliman." (Adab ad-Dunyā wa ad-Dīn  halaman 223) MENGAPA PESANTREN PENTING? Pesantren mungkin tidak menghasilkan gedung pencakar langit. Namun pesantren berusaha melahirkan sesuatu yang lebih mahal: Manusia yang jujur. Manusia yang amanah. Manusia yang takut kepada Allah. Manusia yang mendahulukan maslahat umat daripada kepentingan pribadi. Dari manusia seperti inilah lahir guru yang baik, pedagang yang jujur, hakim yang adil, pemimpin yang amanah, dan masyarakat yang kuat.   Kemerdekaan Belum Selesai Hari ini kita tidak lagi berperang melawan penjajah. Tetapi kita masih harus berjuang melawan: Korupsi. Kebohongan. Kemalasan. Ketidakadilan. Rusaknya akhlak. Perjuangan itu dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah, dan pesantren. "Bangsa yang besar bukan hanya dibangun oleh pemimpin yang hebat, tetapi oleh rakyat yang berakhlak."
1
16
PERUBAHAN DIMULAI DARI DIRI SENDIRI Allah Ta'ala berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra'd: 11) Ayat ini mengajarkan bahwa reformasi terbesar bukan dimulai dari perubahan sistem semata, tetapi dari perubahan manusia. Amanah Adalah Pondasi Bangsa Allah Ta'ala berfirman: إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا "Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menunaikan amanah kepada yang berhak menerimanya." (QS. An-Nisā': 58) Bangsa yang kehilangan amanah akan kehilangan kepercayaan. Dan ketika kepercayaan hilang, sendi-sendi kehidupan pun mulai rapuh. Kejujuran Melahirkan Peradaban Rasulullah ﷺ bersabda: «إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ» "Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga." (HR. al-Bukhari no. 6094 dan Muslim no. 2607) Tidak ada masyarakat yang kuat tanpa kejujuran. Ketika Amanah Hilang Rasulullah ﷺ bersabda: «إِذَا ضُيِّعَتِ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ» Ketika ditanya, "Bagaimana amanah itu disia-siakan?" Beliau menjawab: «إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ» "Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran." (HR. al-Bukhari no. 59) Islam mengajarkan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan. Bersambung Insyaallah... **** Selasa 5 Rabiulawal 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Jawa Timur Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ******
2 217
17
MEMBANGUN INDONESIA DARI AKAR RUMPUT Membina Manusia, Menegakkan Peradaban. "Jika akar sebuah pohon rusak, jangan berharap buahnya manis." Kita sering menginginkan pemimpin yang jujur, pejabat yang amanah, dan negeri yang makmur. Namun jarang kita bertanya, siapa yang akan melahirkan mereka? Pemimpin tidak turun dari langit. Mereka lahir dari keluarga yang baik, dibentuk oleh guru yang ikhlas, ditempa di masjid dan pesantren, serta tumbuh di tengah masyarakat yang menghargai kejujuran dan amanah. Maka, membangun bangsa bukan hanya urusan pemerintah. Ia adalah tugas seluruh rakyat, dimulai dari akar rumput. Bersambung insyaallah... **** Senin 4 Rabiulawal 1448/ 17 Agustus 2026 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Jawa Timur Harrasahullah Channel Ukhuwwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ***
2 085
18
UNIKNYA MANUSIA SEMAKIN DILARANG SEMAKIN TERBAYANG Ibnul Jauzi Rahimahullah berkata: و في الأمثال : المرء حريص على ما منع، و تواق إلى ما لم ينل “Ada sebuah ungkapan : Seseorang akan semakin bersemangat terhadap sesuatu yang dilarang darinya, dan semakin penasaran terhadap sesuatu yang belum ia dapatkan.” 📜 SHAIDUL KHOTHIR HALAMAN 86 Jiwa manusia memang begitu. Semakin dilarang, semakin penasaran. Semakin sulit didapat, semakin semangat dikejar. Ambillah pelajaran dari kisah Nabi Adam Alaihis Salam. Ketika Allah melarang beliau mendekati satu pohon, justru pohon itulah yang menjadi perhatian. Padahal di sekelilingnya masih ada begitu banyak pohon lain yang halal dan bisa dinikmati. Kalau manusia diperintahkan untuk lapar, mereka bisa bersabar. Tapi kalau mereka dilarang jangan pergi ke sana! Niscaya mereka malah penasaran dan berkata, ‘Kenapa dilarang? Jangan-jangan ada sesuatu di baliknya. Cukuplah tubuh manusia sendiri menjadi batas yang membatasi jiwa. Jika kemudian jiwa itu kembali dibatasi dalam perkara keinginan dan pilihan dengan sebuah larangan, maka kegelisahan dan ketidakteraturannya semakin bertambah. Karena itu, apabila seseorang hanya duduk di rumahnya selama sebulan tanpa ada larangan untuk keluar, hal itu mungkin tidak terasa berat baginya. Namun apabila dikatakan kepadanya: “Jangan keluar dari rumahmu selama satu hari!” maka satu hari itu justru akan terasa panjang dan berat baginya. DUA PELAJARAN YANG BISA DIAMBIL: 1. Jangan mudah mengikuti rasa penasaran. Tidak semua yang membuat kita penasaran layak untuk dikejar. Kadang justru larangan adalah bentuk penjagaan Allah. 2. Latih diri untuk tunduk, bukan selalu menuruti keinginan. Kedewasaan bukan ketika kita bebas melakukan apa saja yang kita inginkan, tetapi ketika kita mampu meninggalkan sesuatu karena tahu bahwa Allah tidak meridhainya. ******* Jum'at 30 Shofar 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Jawa Timur Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy *****
3 152
19
TEDUH Pohon tak pernah menghitung berapa banyak musafir yang berteduh di bawahnya. Ia hanya menumbuhkan daun, lalu membiarkan angin membawa kesejukan. Akar tak pernah meminta namanya disebut oleh manusia. Ia tetap memeluk bumi, meski seluruh pujian singgah pada sang bunga. Bintang tak pernah resah ketika fajar menghapus cahayanya. Ia tahu, tidak semua terang diciptakan untuk dipandang. Harum tak pernah bertanya siapa yang memuji semerbaknya. Ia hanya memenuhi udara, lalu pergi tanpa meninggalkan nama. Barangkali yang dicatat langit bukan sanjungan manusia. Melainkan langkah yang tetap setia, meski berjalan tanpa seorang pun memandangnya. ✒️ Sekuel Bertahan atau Ganti Haluan **** Kamis 9 Shafar 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy *******
3 231
20
DI MANA RINDU ? Mentari tetap terbit meski jendela enggan dibuka. Cahaya tak pernah pergi, hanya hati yang tak lagi mempersilakannya masuk. Mata air tetap mengalir di lereng yang sunyi. Yang kehausanlah yang perlahan lupa jalan kembali. Hujan selalu datang mengetuk dedaunan yang sama. Hanya tanah yang mengeras, yang tak lagi mampu menyerap kasihnya. Barangkali bukan majelis ilmu yang menjauh dari hidup kita. Kitalah yang tanpa sadar melangkah terlalu jauh darinya. 🗓 Sekuel Bertahan Atau Ganti Haluan ****** Sabtu 4 Shafar 1448 Rumah Inspirasi Sedagaran Sidayu Gresik Jawa Timur Harrasahullah Channel Ukhuwah Imaniyyah http://bit.ly/uimusy ********
3 151