Ask The Experts
الذهاب إلى القناة على Telegram
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
إظهار المزيد1 855
المشتركون
+124 ساعات
لا توجد بيانات7 أيام
+630 أيام
أرشيف المشاركات
1 855
Part (8)
Ketika kita sudah mentok di tepian batas pengetahuan, kita akan berfokus di situ.
Bahasa populernya, kita menemukan GAP RESEARCH ketika kita sedang mengerjakan Tesis.
1 855
Part (7)
Ketika S2, kalian pasti dituntut untuk LEBIH BANYAK MEMBACA.
Membaca buku, karya ilmiah, paper atau jurnal. Semua harus kalian telan, bahkan lebih banyak daripada ketika kalian sarjana.
Kalian males membaca? Lulus sarjana mending lanjut kerja aja, jangan ambil S2. Karena dengan semakin banyak kalian membaca, maka semakin kalian dibawa ke batas pengetahuan umat manusia.
1 855
Part (6)
Kalau kalian lanjut S2, maka kalian akan memperdalam spesialisasi tersebut.
So, buat kalian yang lagi bimbang mau lanjut atau tidak, pikirkan lagi. Karena output dari S2 adalah KALIAN DIANGGAP SPESIALIS. Jangan S2 jika alasannya karena nganggur dan bingung.
Pliss, jangan jadi sampah akademik. Kontribusimu terhadap negara adalah salah satunya dengan ini.
1 855
Part (5)
Buat yang mau masuk kuliah sarjana, maka kita jadi mulai punya spesialisasi. Itulah kenapa di tahun pertama kuliah, kita pasti mempelajari mata kuliah umum, yang semakin tua, maka semakin kita mengerucut (mata kuliah pilihan).
1 855
Part (4)
Setelah SMA, kita akan jadi tahu lebih banyak. Pengetahuan kita semakin bertambah. Tidak hanya akar pengetahuan yang tertancam di dalam tanah, melainkan kita mulai menumbuhkan tunas pengetahuan di diri kita.
1 855
Part (3)
Ketika kamu menjajaki sekolah dasar, kamu akan tahu sedikit. Itulah kenapa saat SD dan SMP, kamu mempelajari banyak hal. Kamu dipaksa untuk mempelajari semuanya sampai-sampai kamu bilang "GUEHH DISURUH NGERTI SEMUANYA INI HAHHH? NGACO LU".
Iya, wajar. Karena fase itu kita harus tahu pondasi atau akar pengetahuan umat manusia.
For what? Just for survive.
atau setidaknya biar kalian ga bodo dan gampang dibodo-bodoin
1 855
Part (2)
Sekarang, bayangkan sebuah lingkaran besar yang mewakili seluruh pengetahuan YANG DIKETAHUI umat manusia.
1 855
APA PERBEDAAN ANTARA S1, S2, DAN S3? 📚📖
oleh: Mario Andaru
Part (1)
Aku barusan menemukan insight menarik soal ini oleh Matt Might.
Kalau kalian bingung apa perbedaan level akademis ini, maka akan aku kasih penjelasan yang sangat mudah dipahami.
So, setelah baca ini, diharapkan kalian gak lagi menganggap remeh-temeh pendidikan dengan ngomong "ngapain sekolah tinggi-tinggi? gak penting!".
Berterima-kasihlah kepada orang yang mati-matian mengejar PhD.
Baca di bawah 👇
1 855
Bagaimana Inovasi Shinkansen menggambarkan Budaya Jepang 🇯🇵
Oleh: Muhammad Farid Maricar
Kebanyakan orang mengenal Jepang dengan Bunga Sakuranya, dan sering kali lupa dengan 'Shinkansen'nya. Padahal, Shinkansen adalah satu dari banyak hal yang menjadi simbol Jepang, utamanya sebagai simbol kemampuan mereka dalam teknologi.
Membaca sejarah Shinkansen sangat menarik sebenarnya, karena inovasi Shinkansen pada masa itu membuat Jepang menjadi negara pertama yang memiliki kereta cepat dengan kecapatan mencapai 200 km/jam. Yang menarik, hingga kini belum ada satupun korban akibat kecelakaan Shinkansen.
Hal ini membuktikan kemampuan mereka membuat inovasi tanpa melupakan aspek-aspek 'safety' yang kadang dilupakan oleh orang-orang yang berusaha untuk membuat suatu inovasi terbaru.
Hal ini bisa jadi karena budaya mereka untuk tetap meneliti sesuatu secara mendetail, walaupun harus menjawab kebutuhan untuk membuat inovasi tertentu.
Hal ini nantinya akan menjadi kunci keberhasilan mereka dalam memaintain, dan dapat terus mengembangkan inovasi mereka ke arah yang lebih baik.
Untuk membuat inovasi baru semisal shinkansen, kita tidak cukup dengan menambahkan sesuatu yang sudah ada, tetapi juga membuat sesuatu yang baru.
Untuk membuat sesuatu yang baru, anda tidak hanya 'meniru' saja, tapi benar-benar menerawang untuk mendapatkan sesuatu yang belum pernah tercapai. Istilah keren orang zaman now, 'meninggalkan zona nyaman'.
Tapi, apakah benar meninggalkan zona nyaman saja cukup? Berdasarkan sejarah inovasi shinkansen ini tentu tidak. Karena yang mereka lakukan bukanlah meninggalkan zona nyaman, melainkan memperluas zona nyaman.
Memperluas zona nyaman berarti mereka melakukan sesuatu yang baru, tapi tanpa mengambil risiko yang tinggi dengan cara memperhitungkan sesuatu dengan benar-benar mendetail, tidak asal melangkah, dengan modal nekat dan semangat saja.
Selain itu, untuk membuat suatu lompatan besar, kita tidak hanya perlu bekerja lebih keras, tapi juga perlu mempertimbangkan hal yang ada di sekitar kita, yaitu bagaimana bekerja lebih keras tadi tidak menghasilkan 'gesekan' yang bisa menyebabkan pekerjaan kita justru mendapatkan 'resistensi' dan berujung kegagalan.
Biasanya, resistensi yang kita dapatkan adalah karena kelihatan angkuh, sombong, dan tidak memiliki empati pada orang lain.
Salah satu budaya orang Jepang yang sangat saya kagumi adalah budaya 'Kenkyo' 謙虚 atau dalam bahasa Indonesia kadang kita sebut sebagai kerendahan hati.
Di dalam budaya Jepang ada peribahasa 'deru kugi wa utareru', yang artinya paku yang menonjol akan dipukul, yang secara makna berarti orang yang suka menonjolkan diri, memamerkan dirinya, memperlihatkan apa yang dimilikinya akan cenderung dihancurkan oleh orang lain.
Bahkan dampak dari filosofi tersebut mereka terkadang merasa kurang nyaman jika dipuji terlalu tinggi. Karenanya, ketika dipuji, biasanya mereka akan mengatakan hal-hal semisal "nggak kok, biasa aja".
Jarang sekali melihat mereka terlihat berlagak, petantang petenteng, berusaha kelihatan paling hebat, walaupun dari sisi fundamental mereka sangat menguasai. Mungkin kita akan sangat jarang memberikan label 'si paling......' ketika berada di Jepang.
So, kita tetap bisa kok berinovasi, menjadi lebih hebat, tanpa harus merendahkan orang lain, dan tetap rendah hati. Untuk berada di depan enggak selamanya tentang kelihatan berlari, terkadang kita tetap berjalan cepat dengan tetap tanpa ngos-ngosan, agar tak kehabisan stamina sebelum sampai di depan.
Jadilah seperti bunga, yang tetap tumbuh dengan indah tanpa harus menjadi perusak di sekitarnya, yang terkadang tetap kelihatan lebih tinggi tapi tidak menghilangkan kehindahan bunga lain di sekitarnya.
Untuk sebagai bahan bacaan menarik untuk membacanya di https://www.bbc.com/culture/article/20140714-built-for-speed-the-bullet-train
#INISIATIF
1 855
Video inspirasi buat rekan-rekan Selindo calon generasi penerus. Semoga bermanfaat 🇮🇩
https://youtu.be/E_JXRP-XqaE?si=eYiOWhvy--YQ6OD5
1 855
oleh: Yusuf Siddiq
Jadi, selain THR, kantor gue ngebagiin uang sebesar Rp700k ke setiap karyawan.
Tugasnya adalah: ngajak keluarga makan2, terus bacain pesan ini. Pesan dari manajemen kepada keluarga karyawan.
Kata bos gue, kalau awkward pas bacain bilang gini:
"makan2 ini yang bayarin bukan saya, tapi kantor saya. dan dari kantor nugasin ke saya buat baca pesan ini. tolong disimak, ya!"
#INISIATIF #29Ramadhan
1 855
SI PALING JITU DAN LUCKY 🫰
Semangat Menolak Menyerah 💯Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam undian Indonesia Vs Bahrain: 1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1) 2. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan) 3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan) 4. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang) 5. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran) 6. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare) Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru selanjutnya 🙏 Fun and meaningful di ATE 🥰 #INISIATIF
1 855
Selamat Pagi Bapak dan Ibu,
Izin menyampaikan undangan webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FK-KMK UGM).
Webinar Asuransi Kesehatan Swasta
Hari/Tgl : Kamis 27 Maret 2025
Waktu : 13.00 – 14.15 WIB
Link Zoom : https://pkmk.site/webinarPHI
Meeting ID : 850 6378 2515
Password : anhss25
1 855
TENTARA KNIL (KONINKLIJK NEDERLANDSCH-INDISCH LEGER) 📖
Ia melirik ke kiri dan kanan, menyaksikan rekannya sesama keturunan Maluku. Eliano Reijnders Lekatompessy, Shayne Pattynama, Ragnar Oratmangoen, dan Joey Pelupessy berdiri di sampingnya. Mereka semua bangga berbaju timnas merah putih.
Sejenak, Kevin Diks Bakarbessy menarik napas dalam-dalam. Ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah babak baru dari sebuah kisah panjang tentang pengkhianatan, keterasingan, perjuangan, dan akhirnya—kepulangan.
#INISIATIF
1 855
SI PALING JITU 🏹
Nama-nama berikut ini berhasil memprediksi dengan tepat 2 (dua) polling pertanyaan pertandingan Timnas Indonesia 🇮🇩 Vs Timnas Bahrain
1. Pak Idris Halomoan (Asdep PK Kepwil 1)
2. Timoteus MP Tarigan @claykev (Staf KPI Kab Batubara KC Kisaran)
3. Kahar Muzakar @Kaharmz (Kabag Yanser KC Tapaktuan)
4. Angga Apriawarman @anggaapriawarman (Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Kutai Barat KC Samarinda)
5. Sucipto Asika @suciptoasika (Staf Administrasi Kepesertaan KC Parepare)
6. Furqan Pratama (Staf Kepesertaan dan penagihan iuran Kab. Bener Meriah KC Lhokseumawe)
7. Alvin Naufal Jacob @el_sibling (PATT Staf EP3RS KC Purwokerto)
8. Muhammad Al Hafizh Putra Reza @alhafizh_prm11 (PATT Staf Komsek KC Tasikmalaya)
9. Mega Andrini Febrianti @megaandrini (Verifikator Klaim KC Bogor)
10. Bambang Budianto @Bam_Boed (Staf EPP KC Pati)
11. Abdur Rahman @abdurr_rahman (Staf PMPF Kab Malinau KC Tarakan)
12. Nonie Erinda @nonierinda (Relationship Officer KC Kupang)
Karena slot giveaway Souvenir yang diumumkan hanya untuk 3 orang, tapi karena kali ini cukup banyak yang benar maka jumlah souvenirnya akan coba dicukupkan menjadi 6 (enam) orang. Seperti biasa penentuan 6 orang pemenangnya akan diundi oleh panitia (hasil pengundian akan diumumkan segera) 🏆Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada tebak2 seru edisi selanjutnya 🙏
1 855
MENGENANG BLIJVERS, MENGENANG INDONESIA 🇮🇩
Maarten Paes berdiri di depan gawang. Sorak-sorai suporter menggema, bendera merah-putih berkibar di tribun. Tapi pikirannya melayang jauh, melintasi waktu dan lautan, ke seorang perempuan tua yang pernah mengajarinya memasak, yang selalu menyebut satu nama dengan lembut: Indonesia.
oleh: Yusran Darmawan
https://unhas.tv/maarten-paes-mengenang-blijvers-mengenang-indonesia/1?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAAR2g6zztBwxzdCxF3t7KAh5rrpsN-h9B52-a2bHqyjvm3ZrCOhTpJZw--x0_aem_Bsz1Wx8NilBCNuSzrFdJQw
#INISIATIF
