MEDIA MUTIARA FAEDAH
الذهاب إلى القناة على Telegram
𝗖𝗵𝗮𝗻𝗻𝗲𝗹 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗠𝘂𝘁𝗶𝗮𝗿𝗮 𝗙𝗮𝗲𝗱𝗮𝗵 ➖ Berbagi Faedah Bertabur Hikmah
إظهار المزيد5 580
المشتركون
-124 ساعات
-197 أيام
-8830 أيام
أرشيف المشاركات
5 580
🇵 🇷 🇴 🇬 🇷 🇦 🇲
🇲 🇺 🇭 🇦 🇷 🇷 🇦 🇲
𝗟𝗔𝗗𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗔𝗛𝗔𝗟𝗔 𝗗𝗜 𝗕𝗨𝗟𝗔𝗡 𝗠𝗨𝗛𝗔𝗥𝗥𝗔𝗠📮 𝗣𝗥𝗢𝗚𝗥𝗔𝗠 𝗗𝗔𝗞𝗪𝗔𝗛 𝗗𝗔𝗡 𝗦𝗢𝗦𝗜𝗔𝗟 📮 𝗪𝗔𝗞𝗔𝗙 𝟭𝟬𝟬𝟬 𝗠𝗨𝗦𝗛𝗔𝗙 𝗔𝗟 𝗤𝗨𝗥'𝗔𝗡 📮 𝗗𝗔𝗥𝗨𝗥𝗔𝗧 𝗞𝗘𝗠𝗔𝗡𝗨𝗦𝗜𝗔𝗔𝗡 𝗣𝗔𝗟𝗘𝗦𝗧𝗜𝗡𝗔 📮 𝗣𝗥𝗢𝗚𝗥𝗔𝗠 𝗦𝗘𝗗𝗘𝗞𝗔𝗛 𝗕𝗘𝗥𝗔𝗦 📮 𝗗𝗢𝗡𝗔𝗦𝗜 𝗣𝗨𝗟𝗦𝗔 𝗗𝗔𝗞𝗪𝗔𝗛 & 𝗦𝗢𝗦𝗜𝗔𝗟
5 580
GEMBIRA MEMBUAT ORANG LAIN GEMBIRA
❁ https://chat.whatsapp.com/K7LifmALY6N0DtReXnQZy8?mode=wwc
Inilah motivasi dalam Islam sebagaimana dalam hadits
💠 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
"Sebaik-baik amal Shalih adalah agar engkau memasukkan kegembiraan kepada saudaramu yang beriman". [HR.Ibnu Abi Dunya, Jamiush Shaghir no. 1096]
Hadist ini cukup berat di amalkan karena sifat tabiat manusia lebih suka menyenangkan dirinya sendiri, baru orang lain. Memang karena sifat dasar manusia adalah egois dan ingin menang sendiri
Jangan sampai terbalik:
"Senang orang lain susah dan susah kalau orang lain senang"
Tentunya membuat gembira dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat dan batasan Agama
Bahkan puncak keimanan seseorang muslim adalah dia lebih mendahulukan kepentingan saudaranya dibanding diri mereka sendiri, sebagaimana pujian Allah kepada kaum Anshar yang menolong kaum Muhajirin
Allah Ta'ala berfirman,
“Mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka sendiri sangat membutuhkan/dalam kesusahan.” (Al-Hasyr: 9)
Semoga kita selalu bisa mengamalkannya
https://muslimafiyah.com/gembira-membuat-orang-lain-gembira.html
Penyusun: Raehanul Bahraen
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 082369896570
5 580
HADITS LEMAH & PALSU BACAAN SETELAH SHALAT JUM'AT
❁ https://chat.whatsapp.com/K7LifmALY6N0DtReXnQZy8?mode=wwc
🎙️ Syaikh al Muhaddits Muhammad Nashiruddin al Albaniy rahimahullah menyebutkan dalam Dhaif al Jami' ash Shoghir waziyadatuh:
5758 - من قرأ إذا سلم الإمام يوم الجمعة قبل أن يثني رجليه: فاتحة الكتاب و {قل هو الله أحد} و {قل أعوذ برب الفلق} و {قل أعوذ برب الناس} سبعا سبعا غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر (أبو الأسعد القشيري في الأربعين) عن أنس.
__ (موضوع)
"Barangsiapa membaca setelah imam salam pada hari jum'at sebelum dia mengubah posisi kedua kakinya:
- Alfatihah
- Qul huwallahu ahad
- Qul a'udzu birobbilfalaq
- Qul a'dzu birobbinnas
masing-masing tujuh kali, diampuni baginya dosanya yang telah lalu dan yang akan datang."
(Hadits) riwayat Abul Asad al Qusyairiy dalam al Arba'in. Syaikh al Albaniy menyimpulkan penelitian derajat hadits ini sebagai MAUDHU' (alias palsu)
Mari kita tinggalkan tata cara ibadah yang tidak sesuai degan tuntunan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan yang tidak bersumber dari pemahaman para sahabat beliau, serta para ulama yang mengikuti jejak bimbingan mereka dengan kebaikan.
📑 WA Ashhaabus Sunnah
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
💠️ 𝐅𝐁 bit.ly/MutiaraFaedah
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 082369896570
5 580
🇫 🇦 🇪 🇩 🇦 🇭 🇯 🇺 🇲 🇦 🇹
JANGAN ABAIKAN JUM'AT MU
❁ https://chat.whatsapp.com/K7LifmALY6N0DtReXnQZy8?mode=wwc
يايها الذين ءامنوا اذا نودي للصلاة من يوم الجمعة فاسعوا الى ذكر الله وذروا البيع
"Wahai orang yang beriman, bila dipanggil untuk shalat di hari jum'at maka bersegeralah kepada zikrullah dan tinggalkanlah jual beli." (QS. Al Jum'ah : 9)
Tafsir Ayat
❝ Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariatnya, bila muazzin mengumandangkan azan untuk shalat pada hari jum'at maka hendaknya dia pergi untuk:
✿ Mendengarkan khutbah,
✿ Menunaikan Shalat,
✿ Meninggalkan jual beli,
✿ Dan meninggalkan segala hal yang menyibukkan kalian darinya.
Demikianlah yang kalian diperintah dengannya lebih baik bagi kalian, dimana terdapat padanya ampunan dari dosa-dosa kalian dan ganjaran pahala Allah عز وجل buat kalian.
Dan Jika kalian mengetahui kebaikan-kebaikannya buat diri kalian maka kerjakanlah demikian itu.
Dan pada ayat terdapat dalil wajibnya menghadiri jum'at dan mendengarkan khutbah.❞ (Tafsir Al Muyassar)
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingatkan terkait shalat Jum'at:
✅ Perintah Allah:
Allah ﷻ memerintahkan umat Islam untuk bersegera menunaikan shalat Jum'at setelah azan dikumandangkan, meninggalkan segala aktivitas jual beli.
✅ Utamanya Bersegera ke mesjid.
Bersegera shalat Jum'at merupakan bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah, serta mendapatkan keberkahan di hari Jum'at.
✅ Waktu Mustajab.
Hari Jum'at memiliki satu waktu mustajab untuk berdoa, di mana doa-doa akan dikabulkan oleh Allah.
✅ Beberapa Amalan Sunnah.
Mandi, anjuran untuk memperbanyak shalawat, membaca surat Al-Kahfi, bersedekah.
✅ Pentingnya Khusyuk.
Jamaah dianjurkan untuk menjaga kekhusyukan selama shalat Jum'at dan mendengarkan khutbah dengan seksama.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين،
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 0823698965705 580
•┈┈┈┈┈┈┈••ৡ🍃ৡ•┈┈┈┈┈┈┈•
◎❅◎ بسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🗓 JUM'AT
۞ 18 MUHARRAM 1448 H
۞ 03 JULI 2026 M
📕 نفعنا الله وإياكم بالعلم النافع والعمل الصالح
📕 اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝𝙪𝙢𝙢𝙖 𝙞𝙣𝙣𝙞 𝙖𝙨-𝙖𝙡𝙪𝙠𝙖 ‘𝙞𝙡𝙢𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙖𝙛𝙞’𝙖 𝙬𝙖 𝙧𝙞𝙯𝙦𝙤𝙣 𝙩𝙝𝙤𝙮𝙮𝙞𝙗𝙖𝙖 𝙬𝙖 ‘𝙖𝙢𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙢𝙪𝙩𝙖𝙦𝙤𝙗𝙗𝙖𝙡𝙖𝙖
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” [HR. Ibnu Majah no. 925, shahih]
🌐 www.AsySyamil.com
•┈┈┈┈┈┈┈┈••ৡ🍃ৡ•┈┈┈┈┈┈┈┈•
5 580
BERHENTI MENYALAHKAN KEADAAN, KARENA BISA JADI 'LUKA' ITU ADALAH AKIBAT DARI DOSA KITA
❁ https://t.me/MutiaraFaedah
Hidup ini tidak selalu berjalan mulus. Kadang kita jatuh, terluka, kehilangan, atau dihantam masalah bertubi-tubi. Namun, tidak semua musibah datang tanpa sebab.
Allah Taala berfirman,
وَمَا أَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَنْ كَثِيرٌ
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS. Asy-Syura: 30).
Ayat ini mengingatkan kita, bahwa luka, kesempitan, atau kesulitan yang hadir-bisa jadi merupakan buah dari dosa yang kita lakukan.
Namun jangan salah paham.
Bukan berarti semua musibah adalah hukuman, kadang Allah menimpakan ujian untuk mengangkat derajat hamba-Nya dan membersihkan dosa.
💠 Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidaklah seorang Muslim ditimpa suatu musibah, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya karenanya, meskipun hanya karena duri yang menusuknya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka sikap terbaik adalah berhenti menyalahkan keadaan, berhenti menyalahkan orang lain. Gunakan setiap luka untuk introspeksi, "Apakah ini cara Allah mengingatkanku untuk kembali kepada-Nya?"
Ingat, Allah itu Maha Penyayang. Kalau pun musibah datang karena dosa kita, itu justru jalan agar kita segera bertobat, memperbaiki diri, dan lebih dekat dengan-Nya.
#https://t.me/Fawaid_Salafy
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 082369896570
5 580
Beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِـيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِـيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي، وَنُوْرَ صَدْرِي، وَجَلاَءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي
“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Keputusan-Mu berlaku padaku, takdir-Mu adil padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang Engkau namakan diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu gaib di sisi-Mu.
Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku, penghilang kesedihanku, dan pengusir kegalauanku.”
Tidaklah seseorang merasa sedih kemudian berdoa dengan doa ini, kecuali Allah akan mengusir kesedihan dan kegalauannya, serta menggantikan dengan kebahagiaan.
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya, “Tidakkah kami perlu mempelajarinya?” Beliau menjawab, “Tentu, setiap orang yang mendengarnya seharusnya mempelajarinya, menghafalkannya, dan mengamalkannya.” (HR. Ahmad)
🎙️ Syaikh Prof. Dr. Abdurrozzaq bin Abdulmuhsin Al Badr
https://www.radiorodja.com/54421-jangan-putus-asa-dari-rahmat-allah/
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 082369896570
5 580
🇫 🇦 🇪 🇩 🇦 🇭 🇵 🇦 🇬 🇮
JANGAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH
❁ https://chat.whatsapp.com/K7LifmALY6N0DtReXnQZy8?mode=wwc
Dari sahabat Abdullah Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, beliau mengatakan bahwa ada seseorang yang datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan bertanya,
“Wahai Rasulullah, apa itu dosa-dosa besar?”
💠 Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab,
“Dosa-dosa besar adalah mempersekutukan Allah, putus asa dari rahmat Allah, dan putus harapan dari rahmat Allah ‘Azza wa Jalla” (HR. Al-Bazzar).
Putus asa dan putus harapan dari rahmat Allah ‘Azza wa Jalla adalah sifat yang membinasakan. Sebab, putus asa dan putus harapan termasuk dosa-dosa besar.
Allah Ta’ala berfirman:
… ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang yang kafir.” (QS. Yusuf[12]: 87)
وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ
“Dan tidak berputus asa dari rahmat tuhannya kecuali orang yang tersesat.” (QS. Al-Hijr[15]: 56)
*Sumber dari keputusasaan adalah kebodohan terhadap Allah ‘Azza wa Jalla dan ketidaktahuan terhadap kesempurnaan nama-nama dan sifat-sifat-Nya.*
Orang yang putus asa dari rahmat Allah tidak mengetahui bahwa:
- Allah Maha Mengetahui, Maha Meliputi segala sesuatu, dan Maha Kuasa.
- Tidak ada sesuatu pun yang tidak mampu Allah lakukan di langit dan di bumi.
- Allah Maha Penerima taubat, Maha Pengasih, yang selalu membentangkan tangan-Nya di malam hari untuk menunggu taubatnya orang yang berbuat dosa di siang hari, dan membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menunggu taubat orang yang berbuat dosa di malam hari.
- Allah Maha Pemurah dan Maha Dermawan, tangan-Nya penuh dengan kebaikan yang tidak akan pernah habis, yang terus-menerus Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya siang dan malam.
- Allah Maha Pengampun, tidak ada dosa sebesar apapun yang tidak mungkin diampuni oleh Allah.
- Allah Maha Pemalu dan Maha Baik; Allah malu kepada hamba yang mengangkat kedua tangannya kemudian Ia kembalikan dalam keadaan tangan kosong.
Maka untuk apa putus asa dan putus harapan dari rahmat Allah, sedangkan Allah Tabaraka wa Ta’ala mengatakan:
…وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ…
“Sesungguhnya rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS. Al-A’raf[7]: 156)
Barangsiapa yang menyadari bahwa segala perkara berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala, di bawah kendali Allah Jalla fi ‘Ula, dan bahwasanya semua akan berjalan sesuai dengan takdir dan keputusan-Nya, maka *apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.*
Apa yang menimpa seorang hamba tidak akan meleset darinya, dan apa yang meleset darinya tidak akan menimpanya.
Apabila seseorang beriman dengan hal tersebut, hatinya akan tenang, tidak goncang, dan menjadi tentram.
Di antara doa yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika seseorang merasa sedih, kecewa, atau galau, doa ini akan mengembalikan seseorang pada kondisi yang baik, yaitu doa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu.
Beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِـيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِـيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي، وَنُوْرَ صَدْرِي، وَجَلاَءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي
“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Keputusan-Mu berlaku padaku, takdir-Mu adil padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang Engkau namakan diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu gaib di sisi-Mu.
5 580
Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku, penghilang kesedihanku, dan pengusir kegalauanku.”
Tidaklah seseorang merasa sedih kemudian berdoa dengan doa ini, kecuali Allah akan mengusir kesedihan dan kegalauannya, serta menggantikan dengan kebahagiaan.
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya, “Tidakkah kami perlu mempelajarinya?” Beliau menjawab, “Tentu, setiap orang yang mendengarnya seharusnya mempelajarinya, menghafalkannya, dan mengamalkannya.” (HR. Ahmad)
🎙️ Syaikh Prof. Dr. Abdurrozzaq bin Abdulmuhsin Al Badr
https://www.radiorodja.com/54421-jangan-putus-asa-dari-rahmat-allah/
📮 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔 𝗠𝗨𝗧𝗜𝗔𝗥𝗔 𝗙𝗔𝗘𝗗𝗔𝗛
🌐 Channel t.me/MutiaraFaedah
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
🛰 𝐀𝐩𝐩 bit.ly/AsySyamilApp
📱𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧 082369896570
5 580
🇫 🇦 🇪 🇩 🇦 🇭 🇵 🇦 🇬 🇮
JANGAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH
❁ https://chat.whatsapp.com/K7LifmALY6N0DtReXnQZy8?mode=wwc
Dari sahabat Abdullah Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, beliau mengatakan bahwa ada seseorang yang datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan bertanya,
“Wahai Rasulullah, apa itu dosa-dosa besar?”
💠 Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab,
“Dosa-dosa besar adalah mempersekutukan Allah, putus asa dari rahmat Allah, dan putus harapan dari rahmat Allah ‘Azza wa Jalla” (HR. Al-Bazzar).
Putus asa dan putus harapan dari rahmat Allah ‘Azza wa Jalla adalah sifat yang membinasakan. Sebab, putus asa dan putus harapan termasuk dosa-dosa besar.
Allah Ta’ala berfirman:
… ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang yang kafir.” (QS. Yusuf[12]: 87)
وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ
“Dan tidak berputus asa dari rahmat tuhannya kecuali orang yang tersesat.” (QS. Al-Hijr[15]: 56)
*Sumber dari keputusasaan adalah kebodohan terhadap Allah ‘Azza wa Jalla dan ketidaktahuan terhadap kesempurnaan nama-nama dan sifat-sifat-Nya.*
Orang yang putus asa dari rahmat Allah tidak mengetahui bahwa:
- Allah Maha Mengetahui, Maha Meliputi segala sesuatu, dan Maha Kuasa.
- Tidak ada sesuatu pun yang tidak mampu Allah lakukan di langit dan di bumi.
- Allah Maha Penerima taubat, Maha Pengasih, yang selalu membentangkan tangan-Nya di malam hari untuk menunggu taubatnya orang yang berbuat dosa di siang hari, dan membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menunggu taubat orang yang berbuat dosa di malam hari.
- Allah Maha Pemurah dan Maha Dermawan, tangan-Nya penuh dengan kebaikan yang tidak akan pernah habis, yang terus-menerus Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya siang dan malam.
- Allah Maha Pengampun, tidak ada dosa sebesar apapun yang tidak mungkin diampuni oleh Allah.
- Allah Maha Pemalu dan Maha Baik; Allah malu kepada hamba yang mengangkat kedua tangannya kemudian Ia kembalikan dalam keadaan tangan kosong.
Maka untuk apa putus asa dan putus harapan dari rahmat Allah, sedangkan Allah Tabaraka wa Ta’ala mengatakan:
…وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ…
“Sesungguhnya rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS. Al-A’raf[7]: 156)
Barangsiapa yang menyadari bahwa segala perkara berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala, di bawah kendali Allah Jalla fi ‘Ula, dan bahwasanya semua akan berjalan sesuai dengan takdir dan keputusan-Nya, maka *apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.*
Apa yang menimpa seorang hamba tidak akan meleset darinya, dan apa yang meleset darinya tidak akan menimpanya.
Apabila seseorang beriman dengan hal tersebut, hatinya akan tenang, tidak goncang, dan menjadi tentram.
Di antara doa yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika seseorang merasa sedih, kecewa, atau galau, doa ini akan mengembalikan seseorang pada kondisi yang baik, yaitu doa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu.
Beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِـيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِـيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي، وَنُوْرَ صَدْرِي، وَجَلاَءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي
“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Keputusan-Mu berlaku padaku, takdir-Mu adil padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang Engkau namakan diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu gaib di sisi-Mu.
5 580
•┈┈┈┈┈┈┈••ৡ🍃ৡ•┈┈┈┈┈┈┈•
◎❅◎ بسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🗓 SELASA
۞ 15 MUHARRAM 1448 H
۞ 30 JUNI 2026 M
📕 نفعنا الله وإياكم بالعلم النافع والعمل الصالح
📕 اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝𝙪𝙢𝙢𝙖 𝙞𝙣𝙣𝙞 𝙖𝙨-𝙖𝙡𝙪𝙠𝙖 ‘𝙞𝙡𝙢𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙖𝙛𝙞’𝙖 𝙬𝙖 𝙧𝙞𝙯𝙦𝙤𝙣 𝙩𝙝𝙤𝙮𝙮𝙞𝙗𝙖𝙖 𝙬𝙖 ‘𝙖𝙢𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙢𝙪𝙩𝙖𝙦𝙤𝙗𝙗𝙖𝙡𝙖𝙖
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” [HR. Ibnu Majah no. 925, shahih]
🌐 www.AsySyamil.com
•┈┈┈┈┈┈┈┈••ৡ🍃ৡ•┈┈┈┈┈┈┈┈•
