𓄼 ·𝆬 memoir‘s ౨ৎ.
Kanalga Telegram’da o‘tish
ㅤ :¨ ·.· ¨: ─────────── `· . ୨୧ 🎀【. 𖢷 ׄ ₊ 12.35 PM ;】 プリン! ;;; Memories are best kept in a boat, here's an example ㅤ୭ల 𝅄 : ⩇⩇:⩇⩇ ♡ ρrᥱttᥡ ! 𖤩 ، ✶ ۰ ໋࣭ ᥣꪱ𝕥tᥣᥱ ρrι࣪ᥒִ᧑𝗲࣪s𝘀 𔓘ׄ ֶָ 🎀
Ko'proq ko'rsatishIndoneziya31 885Toif belgilanmagan
1 229
Obunachilar
Ma'lumot yo'q24 soatlar
-27 kun
-4530 kun
Postlar arxiv
1 229
ㅤㅤ ㅤㅤ ︵.‿୨˚୧‿.︵.. knitting, reading books, and writing. often every week the day comes, I always want to knit because this is done to calm my heart when something is happening. ୨(ノ•ᴗ•)୧ ♥️.. i like doing this compared to the hypnosis that is rampant. at that time I was writing a note of a short story that I experienced and told it in my personal book, because I prefer writing too so I put some of it in the book itself. my grandmother and I both have the same hobby, namely knitting! this is an exciting activity especially with our friends ☆___☆. when I went home to Grandma's house I only met her for a moment but we spent time with other family members to enjoy the summer day with a little knitting here.
✧・゚: ✧・゚: ✧・゚: ✧・゚: ✧・゚✧.
✩ ✧ ✩
・*・ ∧_∧ ⊹ ∧_∧・*・
'. (。・ω・)(・ω・。) '
'・| つ🪡と |・'
゚'・。°。・゚'
1 229
dia dibesarkan dalam rumah tangga yang tidak memungkinkan dia untuk merasa lelah atau beristirahat,
di dunia ini, dia adalah saya.
dia tumbuh hanya untuk terluka dan merasakan kebencian
1 229
aku takut untuk mengambil resiko lagi dalam hubungan dan dalam mempercayai orang,
aku takut jika aku memberi orang lain kesempatan itu hanya akan melukaiku, aku takut akan banyak hal,
aku takut jika aku memberi orang lain kesempatan itu hanya akan melukaiku, aku takut akan banyak hal,
namun yang paling penting adalah fakta bahwa kehilangan orang juga berarti kehilangan diriku sendiri,
aku tak ingin mengalami rasa sakit yang sama lagi, jadi aku berhenti untuk membangun hubungan.
1 229
tak ada yang baru, aku kembali kecewa pada diriku sendiri,
aku merasa aku gagal besar,
merasa aku tidak cukup,
dan rasa berat di hatiku kembali lagi,
dan aku merasa setiap hari adalah pertarungan,
dan aku telah menjadi prajuritnya,
tidak cukup kuat untuk menahan sesuatu,
merasa tidak ada hal baru.
