uz
Feedback
Ask The Experts

Ask The Experts

Kanalga Telegram’da o‘tish

Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn

Ko'proq ko'rsatish
1 811
Obunachilar
Ma'lumot yo'q24 soatlar
+77 kunlar
+2230 kunlar
Postlar arxiv
MENGAPA SISWA YANG NYARIS GAGAL SAAT SEKOLAH, MALAH MELENTING? 📝 oleh: Yusran Darmawan
Bunga yang mekar dalam kesusahan adalah bunga yang paling langka dan indah dari semuanya 💐
Namun lelaki di panggung itu jauh berbeda dari sosok yang terekam dalam ingatan. La Bolo yang saya kenal adalah siswa nakal, lebih sering datang terlambat daripada tepat waktu, lebih banyak diam daripada menjawab soal. Ia bukan murid yang dicari guru, dan tak pernah masuk daftar harapan. Sekolah mencatatnya sebagai nyaris gagal. Kini ia menyerap perhatian. https://www.timur-angin.com/2025/04/mengapa-siswa-yang-nyaris-gagal-saat.html?fbclid=IwY2xjawJn3SJleHRuA2FlbQIxMQABHgZ593bcFi8vH2TKHj4c-1M0SCuEqqV53gyeIvZWecRVdBzIEwO8mwlRRiuh_aem_DaC1XyamtDj-tKXBMqJSIQ&m=1 #INISIATIF

🥳 LAPORAN KOMPETISI GERAK LANGKAH 🥳 🗓 Periode Challenge: 14 - 20 April 2025 ❗️Laporan Sistem Harian ke PIC paling lambat d
🥳 LAPORAN KOMPETISI GERAK LANGKAH 🥳 🗓 Periode Challenge: 14 - 20 April 2025 ❗️Laporan Sistem Harian ke PIC paling lambat di pukul 19:00 WIB yaa 😉 Jangan lupa laporkan aktivitasmu setiap harinya ke PIC ATE berikut yaa: Partisipan dari Kepwil 1, 2 & 3: @aliamahoroe Partisipan dari Kepwil 4, 5 & 6: @withhardshipwillbeease Partisipan dari Kepwil 7, 8 & 9: @randaalwano Partisipan dari Kepwil 10, 11 & 12 dan Kantor Pusat: @aakarpohon
Join COMMIT Ask The Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)📱 https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #GrowthMindset

🥳 HARI PERTAMA 🥳 KOMPETISI GERAK LANGKAH 💯 “Langkah kecil setiap hari mungkin tak terasa besar, tapi itulah yang perlahan
🥳 HARI PERTAMA 🥳 KOMPETISI GERAK LANGKAH 💯
Langkah kecil setiap hari mungkin tak terasa besar, tapi itulah yang perlahan membawamu pada tubuh yang lebih sehat dan jiwa yang lebih kuat" ✨
🗓 Periode Challenge: 14 - 20 April 2025 Yuk Join Keseruan Challengenya Cukup rekam langkahmu lewat aplikasi dan atau smartwatch mu, dan jangan lupa laporkan aktivitasmu setiap harinya ke PIC ATE berikut yaa: Partisipan dari Kepwil 1, 2 & 3: @aliamahoroe Partisipan dari Kepwil 4, 5 & 6: @withhardshipwillbeease Partisipan dari Kepwil 7, 8 & 9: @randaalwano Partisipan dari Kepwil 10, 11 & 12 dan Kantor Pusat: @aakarpohon ❗️Laporan Sistem Harian ke PIC paling lambat di pukul 19:00 WIB yaa 😉
Join COMMIT Ask The Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
📱 https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #GrowthMindset

🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤 💯🎉 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-57 BPJS Kesehatan Tahun 2025, COMMIT Ask The Experts (ATE)
🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤 💯🎉 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-57 BPJS Kesehatan Tahun 2025, COMMIT Ask The Experts (ATE) ingin mengajak seluruh Duta BPJS Kesehatan dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan/lomba seru yang akan diselenggarakan baik oleh UKPF maupun dari teman-teman Community of Interest (COMMIT) 🤝
Terkhusus COMMIT ATE sudah menyiapkan 4 (empat) tantangan fun and meaningful yang akan dimainkan secara online melalui grup Telegram internal ATE. Adapun lomba-lomba yang akan digelar adalah sebagai berikut: 😵 Ranking 1 ATE 🎮 Virtual Games ATE 👨‍👩‍👧‍👦 Family 100 ATE 🐸 Kompetisi Zuma ATE Yuk, Jangan lewatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, bersenang-senang, dan menjalin kebersamaan antar sesama Duta BPJS Kesehatan dari seluruh penjuru tanah air dalam momen yang sangat berbahagia ini 🇲🇨
🗓 Periode Pendaftaran Lomba ATE: 12 April 2025 s.d. 16 April 2025 📌 Daftarkan dirimu melalui link formulir pendaftaran sesuai jenis lomba: 1. Ranking 1 ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/cZY4SBrG9y 2. Virtual Games ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/EsdfiA7sMp 3. Family 100 ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/2cfb26LeNj 4. Kompetisi Zuma ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/EachhXZbmN
Pastikan seluruh Pemain dan Suporter sudah join di grup COMMIT ATE (Grup Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan):
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan

🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤 💯🎉 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-57 BPJS Kesehatan Tahun 2025, COMMIT Ask The Experts (ATE)
🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤🔤 💯🎉 Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-57 BPJS Kesehatan Tahun 2025, COMMIT Ask The Experts (ATE) ingin mengajak seluruh Duta BPJS Kesehatan dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan/lomba seru yang akan diselenggarakan baik oleh UKPF maupun dari teman-teman Community of Interest (COMMIT) 🤝
Terkhusus COMMIT ATE sudah menyiapkan 4 (empat) tantangan fun and meaningful yang akan dimainkan secara online melalui grup Telegram internal ATE. Adapun lomba-lomba yang akan digelar adalah sebagai berikut: 😵 Ranking 1 ATE 🎮 Virtual Games ATE 👨‍👩‍👧‍👦 Family 100 ATE 🐸 Kompetisi Zuma ATE Yuk, Jangan lewatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, bersenang-senang, dan menjalin kebersamaan antar sesama Duta BPJS Kesehatan dari seluruh penjuru tanah air dalam momen yang sangat berbahagia ini 🇲🇨
🗓 Periode Pendaftaran Lomba ATE: 12 April 2025 s.d. 16 April 2025 📌 Daftarkan dirimu melalui link formulir pendaftaran sesuai jenis lomba: 1. Ranking 1 ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/cZY4SBrG9y 2. Virtual Games ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/EsdfiA7sMp 3. Family 100 ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/2cfb26LeNj 4. Kompetisi Zuma ATE: 🔗 https://forms.office.com/r/EachhXZbmN
Pastikan seluruh Pemain dan Suporter sudah join di grup COMMIT ATE (Grup Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan):
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan

Halo Sobat INISIATIF! Bersama mulai bangun kebiasaan sehat dari sekarang kuy! Ikuti Kompetisi GERAK LANGKAH dalam rangka memp
Halo Sobat INISIATIF! Bersama mulai bangun kebiasaan sehat dari sekarang kuy! Ikuti Kompetisi GERAK LANGKAH dalam rangka memperingati Hari Bumi 22 April 2025 🌏 bersama Ask The Experts GRATIS! Periode challenge: 14 - 20 April 2025 Cukup rekam langkahmu lewat aplikasi dan atau smartwatch mu, dan jangan lupa laporkan aktivitasmu setiap harinya ke PIC ATE berikut yaa: Partisipan dari Kepwil 1, 2 & 3: @aliamahoroe Partisipan dari Kepwil 4, 5 & 6: @withhardshipwillbeease Partisipan dari Kepwil 7, 8 & 9: @randaalwano Partisipan dari Kepwil 10, 11 & 12 dan Kantor Pusat: @aakarpohon Kompetisi GERAK LANGKAH Total Hadiah Menarik 🥳🔥 • Juara 1 • Juara Favorit • 10 peserta terpilih (peringkat 1,2,3,4,5,22,30,50) Jangan lupa tag Instagram ATE ya.. dan pakai hashtag: #GerakLangkahDuta #Fitlife Komitmen sehat dimulai dari langkah kecil kita hari ini! 😊✨ **baca detail lombanya di flyer yuk** Join COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram #INISIATIF #Fitlife

🚨🚨🚨🚨 Saat ini COMMIT Ask The Experts (ATE) lagi open recruitment buat kamu yang punya passion di dunia kreatif dan pengem
🚨🚨🚨🚨 Saat ini COMMIT Ask The Experts (ATE) lagi open recruitment buat kamu yang punya passion di dunia kreatif dan pengembangan diri! Di perjalanan 6 Tahun eksistensi COMMIT ATE selama ini, kami senantiasa terus berupaya mengupgrade diri untuk mendapatkan ide-ide segar dan juga menjaga kualitas kegiatan melalui semangat kolaborasi anggota Tim yang terus persisten hingga bisa bikin vibes kegiatan-kegiatan COMMIT ATE itu makin keren, fun and meaningful 🇲🇨 Diharapkan, bersama COMMIT ATE kamu nggak cuma bakal dapat pengalaman seru-seruan bareng rekan-rekan kreatif dari berbagai unit kerja selindo, tapi momen ini juga bisa menjadi ajang untuk upgrade skill dan menambah relasi dirimu. Mulai saat ini ayo coba bangun portofolio kece dirimu dan jadilah bagian dari movement positif organisasi yang impactful! Bila berminat, langsung submit data disini: LINK PENDAFTARAN #INISIATIF

Repost from N/a
Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi413 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama
Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi413 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨ Presentasi dengan Teknik 10-20-30 & 4MAT pada saat public speaking ?? Apaan tuuh ?? koq mengatasi gugup saat public speaking ada rumusnya ?? 😱 Buat yang penasaran, yuk langsung belajar bareng di ATE Sharing #Edisi413 📝 Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨ Join COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram #INISIATIF #GrowthMindset

Repost from N/a
Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi412 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama
Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi412 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨ Siapa nih, yang masih bingung tentang cara berkomunikasi yang tepat, khususnya dengan atasan ?? Tenang, kalian gak sendiri, mimin juga gitu kok.. hehe.. yuk kita belajar bareng di ATE Sharing #Edisi412 📝 Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI ✨ Join COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram #INISIATIF #GrowthMindset

Set Boundaries - Agar Hidup Kita Tenang 😇 oleh: Nadia Buku ini berisi 2 bagian yaitu memahami pentingnya batasan (9 bab) dan
Set Boundaries - Agar Hidup Kita Tenang 😇 oleh: Nadia Buku ini berisi 2 bagian yaitu memahami pentingnya batasan (9 bab) dan cara menetapkan batasan (6 bab). Buku ini mengulik semua jenis batasan, pertanyaannya : kenapa sih butuh batasan? Apa pentingnya? Paling nggak 2 pertanyaan dulu kita kulik Ini hasil merenung pribadi ttg batasan : alasan kita butuh batasan adalah karena kita punya kemampuan terbatas, dari segi waktu, energi, materi, fisik, psikologis dan masih banyak lagi. Karna keterbatasan inilah kita butuh batasan.
Contoh : "temen ngajak ngopi, tapi kita lagi lelah karna kerjaan di kantor" maka opsi yg terbaik adalah istirahat. Terlihat mudah bukan? Namun percayalah bagi orang² yg punya batasan setipus tisu terbelah tujuh, ia akan menerima ajakan teman²nya untuk ngopi walau badannya sudah ingin ketemu kasur.
Kenapa ia menerima ajakan tsb? Karna ia takut dijauhi/ tidak nyaman menolak temannya. Awal mula dalam menetapkan batasan adalah timbul perasaan seperti di atas dan itu NORMAL. Namun apakah kita akan tetap meneros batas kemampuan kita? Sayangnya masih banyak yg rela mengorbankan dirinya demi menyenangkan orang lain (buat kamu yg sudah berhasil memilih dirimu sendiri, selamat yaa! 🫶) Dengan menetapkan batasan yg sehat sebenarnya kita sedang menciptakan relasi yang sehat pula dengan diri dan orang lain. Melalui batasan, 2 orang/ lebih akan lebih mudah untuk memahami kebutuhan kita dan saling mendukung. Tadinya ogut pikir, batasan itu memisahkan namun yang sebenarnya terjadi adalah mempererat ikatan. Selama disampaikan dengan cara yang asertif dan kadang perlu berulang dan buku ini juga ngasi tau cara-caranya. Tidak hanya batasan tentang diri sendiri, buku ini juga membahas batasan seputar pertemanan, pasangan (pacaran dan pernikahan: mertua-ipar, anak dan mantan pasangan), pekerjaan, penggunaan gawai dan teknologi. Dan bila semua ini kita batasi dengan pas dan sesuai kondisi maka relasi dan kehidupan yang sehat akan lebih mudah untuk didapatkan. Dan semua ini memerlukan waktu apalagi berhubungan dengan orang lain. Toleransi apa yang bisa ditolentasi dan tegaslah pada hal² prinsip Bab favorit ogut itu bab 4 tentang enam jenis batasan : Fisik, emosional, intelektual, waktu, materi dan seksual. Menurut ogut di bab ini kita diajak untuk menggali diri sendiri mengenai batasan kita ke orang lain. Batasan tercipta agar kita merasa aman dan nyaman ketika berhubungan dgn orang lain 🫶
Lalu gimana menyampaikan batasan kita ke orang lain?
1. Bersikaplah tegas dengan kata2 yang baik 2. Sampaikan apa kebutuhan kita secara langsung dan tidak bertele-tele 3. Hadapi perasaan tidak nyaman tersebut
Orang lain tidak akan mengerti kebutuhan kita bila kita tidak mengatakannya (ini juga berlaku kepada pasangan yg sudah bertahun² menjalin hubungan) Dan sebelum menentukan batasan, pahami dirimu dan kebutuhanmu terlebih dahulu 🫶 Thankyou for reading #INISIATIF #TGIF

𝗠𝘂𝗱𝗶𝗸, 𝗨𝗮𝗻𝗴, 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗹𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 🛥💸⏰ oleh: Wicaksono Setiap tahun, jalanan padat, stas
+1
𝗠𝘂𝗱𝗶𝗸, 𝗨𝗮𝗻𝗴, 𝗱𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗹𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 🛥💸⏰ oleh: Wicaksono Setiap tahun, jalanan padat, stasiun penuh sesak, tapi dompet kita menipis. Itulah wajah Indonesia menjelang dan sehabis Lebaran. Tradisi mudik, yang penuh cinta dan rindu, nyaris selalu dibarengi dengan pengeluaran besar—dari tiket pesawat pulang kampung hingga oleh-oleh yang harus dibawa agar “tidak malu” di depan keluarga. Tak jarang seseorang menghabiskan separuh gajinya hanya untuk seminggu kebersamaan yang, entah bagaimana, terasa lebih sebagai tuntutan sosial ketimbang momen spiritual. Begitulah yang dirasakan Rani, seorang staf BUMN di Jakarta. Ia menyisihkan tabungan selama dua bulan, lalu menghabiskannya dalam empat hari Lebaran. Beli baju baru, sewa mobil, traktir keluarga besar, semua demi kebahagiaan sesaat. Setelah itu, yang tersisa hanya saldo kosong dan cicilan baru. Di akhir bulan, ia kembali ke kantor, merasa capek bukan hanya fisik, tapi juga finansial. Riko, pekerja lepas di Bandung, punya pengalaman yang serupa Rani. Setiap bulan, ia mengeluhkan penghasilannya yang kecil. Tapi jika ditelusuri, uangnya habis di kopi kekinian, rokok premium, dan langganan tiga layanan streaming sekaligus. Ia hidup dari gaji ke gaji, seperti tikus yang terus berlari di roda putar, tanpa pernah keluar dari siklus lelah dan kekurangan. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa banyak dari kita bekerja keras, tapi selalu merasa tidak cukup? Di sinilah Vicki Robin dan Joe Dominguez lewat 𝙔𝙤𝙪𝙧 𝙈𝙤𝙣𝙚𝙮 𝙤𝙧 𝙔𝙤𝙪𝙧 𝙇𝙞𝙛𝙚 mengajak kita menengok ulang: bukan hanya soal bagaimana kita menghasilkan uang, tapi bagaimana kita memperlakukannya—dan apa yang kita tukarkan untuk mendapatkannya. Mereka menyarankan satu hal yang terdengar sederhana tapi mengubah segalanya: anggap setiap rupiah yang kita belanjakan sebagai potongan waktu hidup. Setiap jam lembur yang kita habiskan, setiap pagi yang kita lalui di tengah macet, semua itu adalah bagian dari hidup yang tak akan kembali. Maka pertanyaannya bukan lagi, “Bisakah saya beli ini?” melainkan, “Layakkah saya menukar satu jam hidup saya untuk ini?” Bayangkan waktu hidup kita sebagai lilin yang terus menyala. Uang adalah bahan bakar, tapi juga bisa jadi api yang mempercepat habisnya nyala itu. Ketika kita sadar bahwa membeli sepatu diskon Rp500 ribu berarti menukar lima jam kerja, lengkap dengan stres dan lelah, kita mulai berpikir dua kali. Apakah sepatu itu benar-benar membuat kita bahagia, atau hanya mengisi kekosongan sesaat? 𝙔𝙤𝙪𝙧 𝙈𝙤𝙣𝙚𝙮 𝙤𝙧 𝙔𝙤𝙪𝙧 𝙇𝙞𝙛𝙚 tidak menyuruh kita jadi pelit. Justru sebaliknya, buku ini mengajak kita menemukan cukup. Cukup itu bukan kekurangan, tapi momen ketika kita merasa damai karena kebutuhan terpenuhi tanpa merasa hampa. Ibarat makan—kenyang tidak selalu berarti rakus, dan puas tidak selalu berarti mahal. Caranya? Mulailah dengan mencatat setiap pengeluaran, bukan untuk menyiksa diri, tapi agar kita tahu pola dan jebakan. Lalu tanyakan: apakah ini selaras dengan nilai hidup saya? Apakah uang ini membawa saya lebih dekat ke hidup yang saya inginkan? Seperti menata rumah yang berantakan, kita mulai memilih mana yang harus dibuang, mana yang disimpan, dan mana yang benar-benar membuat hidup lebih bernilai. Seiring waktu, ketika pengeluaran lebih bijak dan tabungan mulai tumbuh, kita tidak lagi takut kehilangan pekerjaan atau khawatir menghadapi darurat. Uang mulai bekerja untuk kita, bukan sebaliknya. Kita menjadi seperti petani yang menanam benih, menyiram setiap hari, dan menuai buah dengan tenang, bukan nelayan yang tergantung pada badai pasar dan ombak nasib. Hidup bukan sekadar tentang angka di rekening. Ia tentang bagaimana kita menukar waktu, tenaga, dan perhatian untuk hal-hal yang benar-benar kita cintai. Maka, sebelum membeli, sebelum bekerja tanpa henti, mari kita bertanya pada diri sendiri: apakah ini sebanding dengan waktu hidup saya? Karena pada akhirnya, pilihan itu selalu kembali pada kita: uangmu, atau hidupmu? #INISIATIF

Part (13) Tapi gimana jika kita zoom-out? Lihatlah lingkaran besar pengetahuan umat manusia. So, S3mu seharusnya memiliki kon
Part (13) Tapi gimana jika kita zoom-out? Lihatlah lingkaran besar pengetahuan umat manusia. So, S3mu seharusnya memiliki kontribusi setidaknya setitik pengetahuan baru. Kesimpulannya? S1 dan S2 itu sama-sama mempelajari ilmu yang SUDAH DIKETAHUI. Bedanya, S2 mendalami spesialisasi tertentu, sedangkan S3 memiliki output menambah ilmu yang belum diketahui. S1 fokus mempelajari pendapat orang lain terkait suatu masalah. S2 mulai mempelajari apakah ada kelemahan dari tiap solusi terkait suatu masalah tersebut? S3 mulai mempertanyakan solusi tersebut untuk menghasilkan kesimpulan atau variasi baru. Analogi lainnya: S1 mempelajari bagaimana membuat telur dadar yang enak berdasarkan berbagai percobaan orang lain sebelumnya. S2 mempelajari bagaimana membuat telur dadar yang enak menggunakan panci teflon vs panci granit. S3 mempelajari bagaimana membuat anak ayam yang sehat dan kuat, sehingga menghasilkan telur yang bergizi dan enak, lalu mempelajari alat kompor yang tepat untuk memasak telur baru tersebut, sehingga menghasilkan telur dadar yang (lebih) enak. Sumber asli: https://matt.might.net/articles/phd-school-in-pictures/ Matt Might, a professor in Computer Science at the University of Utah, created The Illustrated Guide to a Ph.D. to explain what a Ph.D. is to new and aspiring graduate students. [Matt has licensed the guide for sharing with special terms under the Creative Commons license.] #INISIATIF

Part (12) "WKWKW CUMA GITU DOANG? TERUS BUAT APA KULIAH TINGGI-TINGGI?" Tentu saja, sekarang dunia pengetahuan umat manusia (
Part (12) "WKWKW CUMA GITU DOANG? TERUS BUAT APA KULIAH TINGGI-TINGGI?" Tentu saja, sekarang dunia pengetahuan umat manusia (seharusnya) berbeda. Apakah kamu menemukan perbedaannya di gambar ini? Tidak ya? Gak kerasa ya? Iya. Karena kamu lihatnya zoom-in.

Part (11) Dari benjolan akibat kalian mendorong tepian batas pengetahuan inilah yang orang akademik sebut S3 atau Doktoral at
Part (11) Dari benjolan akibat kalian mendorong tepian batas pengetahuan inilah yang orang akademik sebut S3 atau Doktoral atau PhD. Itulah kenapa orang-orang pantas menyebutmu sebagai "Doktor"

Part (10) Sampai suatu ketika, tepian batas pengetahuan tersebut mulai bergeser, meskipun itu sedikit.
Part (10) Sampai suatu ketika, tepian batas pengetahuan tersebut mulai bergeser, meskipun itu sedikit.

Part (9) Dari tepian batas itu, kita pelajari lagi lebih banyak. Kita cari cara bagaimana mendorong tepian batas pengetahuan
Part (9) Dari tepian batas itu, kita pelajari lagi lebih banyak. Kita cari cara bagaimana mendorong tepian batas pengetahuan itu selama beberapa tahun.

Part (8) Ketika kita sudah mentok di tepian batas pengetahuan, kita akan berfokus di situ. Bahasa populernya, kita menemukan
Part (8) Ketika kita sudah mentok di tepian batas pengetahuan, kita akan berfokus di situ. Bahasa populernya, kita menemukan GAP RESEARCH ketika kita sedang mengerjakan Tesis.

Part (7) Ketika S2, kalian pasti dituntut untuk LEBIH BANYAK MEMBACA. Membaca buku, karya ilmiah, paper atau jurnal. Semua ha
Part (7) Ketika S2, kalian pasti dituntut untuk LEBIH BANYAK MEMBACA. Membaca buku, karya ilmiah, paper atau jurnal. Semua harus kalian telan, bahkan lebih banyak daripada ketika kalian sarjana. Kalian males membaca? Lulus sarjana mending lanjut kerja aja, jangan ambil S2. Karena dengan semakin banyak kalian membaca, maka semakin kalian dibawa ke batas pengetahuan umat manusia.

Part (6) Kalau kalian lanjut S2, maka kalian akan memperdalam spesialisasi tersebut. So, buat kalian yang lagi bimbang mau la
Part (6) Kalau kalian lanjut S2, maka kalian akan memperdalam spesialisasi tersebut. So, buat kalian yang lagi bimbang mau lanjut atau tidak, pikirkan lagi. Karena output dari S2 adalah KALIAN DIANGGAP SPESIALIS. Jangan S2 jika alasannya karena nganggur dan bingung. Pliss, jangan jadi sampah akademik. Kontribusimu terhadap negara adalah salah satunya dengan ini.

Part (5) Buat yang mau masuk kuliah sarjana, maka kita jadi mulai punya spesialisasi. Itulah kenapa di tahun pertama kuliah,
Part (5) Buat yang mau masuk kuliah sarjana, maka kita jadi mulai punya spesialisasi. Itulah kenapa di tahun pertama kuliah, kita pasti mempelajari mata kuliah umum, yang semakin tua, maka semakin kita mengerucut (mata kuliah pilihan).