Kompas.com News Update
Update running news everyday. Baca berita Kompas.com tanpa iklan? Klik bit.ly/Mykplus
Ko'proq ko'rsatish📈 Telegram kanali Kompas.com News Update analitikasi
Kompas.com News Update (@kompascomupdate) Indoneziya til segmentidagi kanali faol ishtirokchi. Hozirda hamjamiyat 44 129 obunachidan iborat bo'lib, Yangiliklar & Media toifasida 6 019-o'rinni va Indoneziya mintaqasida 1 229-o'rinni egallagan.
📊 Auditoriya ko‘rsatkichlari va dinamika
невідомо sanasidan buyon loyiha tez o‘sib, 44 129 obunachiga ega bo‘ldi.
22 Oktabr, 2026 dagi oxirgi ma’lumotlarga ko‘ra kanal barqaror faollikka ega. Oxirgi 30 kunda obunachilar soni -998 ga, so‘nggi 24 soatda esa -49 ga o‘zgardi va umumiy qamrov yuqori darajada qolmoqda.
- Tasdiqlash holati: Tasdiqlanmagan
- Jalb etish (ER): Auditoriya o‘rtacha 3.19% darajada jalb etiladi. Nashrdan keyingi dastlabki 24 soatda kontent odatda umumiy obunachilar sonining 2.55% ini tashkil etuvchi reaksiyalarni to‘playdi.
- Post qamrovi: Har bir post o‘rtacha 1 406 marta ko‘riladi; birinchi sutkada odatda 1 127 ta ko‘rish yig‘iladi.
- Reaksiyalar va o‘zaro ta’sir: Auditoriya faol: har bir postga o‘rtacha 5 ta reaksiya keladi.
- Tematik yo‘nalishlar: Kontent kompascom, prabowo, highlight, bekasi, baca kabi asosiy mavzularga jamlangan.
📝 Tavsif va kontent siyosati
Muallif resursni shaxsiy fikrni ifoda etish maydoni sifatida ta’riflaydi:
“Update running news everyday. Baca berita Kompas.com tanpa iklan? Klik bit.ly/Mykplus”
Yuqori yangilanish chastotasi (oxirgi ma’lumot 23 Oktabr, 2026 da olingan) sababli kanal doimo dolzarb va katta qamrovli bo‘lib qoladi. Analitika auditoriya kontent bilan faol hamkorlik qilishini, uni Yangiliklar & Media toifasidagi muhim ta’sir nuqtasiga aylantirishini ko‘rsatadi.
Ma'lumotlar yuklanmoqda
| Sana | Obunachilarni jalb qilish | Esdaliklar | Kanallar | |
| 23 Oktabr | 0 | |||
| 22 Oktabr | 0 | |||
| 21 Oktabr | 0 | |||
| 20 Oktabr | 0 | |||
| 19 Oktabr | 0 | |||
| 18 Oktabr | 0 | |||
| 17 Oktabr | +1 | |||
| 16 Oktabr | 0 | |||
| 15 Oktabr | 0 | |||
| 14 Oktabr | 0 | |||
| 13 Oktabr | 0 | |||
| 12 Oktabr | 0 | |||
| 11 Oktabr | 0 | |||
| 10 Oktabr | 0 | |||
| 09 Oktabr | 0 | |||
| 08 Oktabr | 0 | |||
| 07 Oktabr | 0 | |||
| 06 Oktabr | 0 | |||
| 05 Oktabr | 0 | |||
| 04 Oktabr | 0 | |||
| 03 Oktabr | 0 | |||
| 02 Oktabr | 0 | |||
| 01 Oktabr | 0 |
| 2 | Gaspol Hari Ini: Operasi Solo Buka Pintu Gerindra dan PDI-P Bersatu?
Penasihat Senior Lab45 Andi Widjajanto mengungkap putusan MK soal ijazah Gibran sebagai operasi politik panjang yang membebani, namun untungkan koalisi Prabowo.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/19263311/gaspol-hari-ini-operasi-solo-buka-pintu-gerindra-dan-pdi-p-bersatu?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102319263311] | 319 |
| 3 | Gus Ipul Beri "Deadline" PCNU Klarifikasi Dugaan Politik Uang Muktamar NU
PBNU beri waktu 7 hari kepada PCNU Sekadau dan Nias untuk klarifikasi dugaan politik uang ke KPK. Gus Ipul tegaskan dukungan PBNU pada KPK, namun minta bukti konkret.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/16522001/gus-ipul-beri-deadline-pcnu-klarifikasi-dugaan-politik-uang-muktamar-nu?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102316522001] | 432 |
| 4 | Prabowo Melihat CT, Wiranto, hingga Hatta Rajasa di Wantimpres: Ngeri!
Prabowo melihat para penggawa Wantimpres kali ini berisi tokoh-tokoh berkualitas tinggi yang bikin gentar orang yang melihatnya.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/17232441/prabowo-melihat-ct-wiranto-hingga-hatta-rajasa-di-wantimpres-ngeri?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102317232441] | 541 |
| 5 | Prabowo Ngaku Terpaksa Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat PT DSI, agar Indonesia Bisa Survive
Prabowo mengatakan, dengan diterapkannya ekspor satu pintu ini, diharapkan bisa menutup kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/16574871/prabowo-ngaku-terpaksa-terapkan-ekspor-satu-pintu-lewat-pt-dsi-agar?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102316574871] | 653 |
| 6 | Warga Andalkan RTH di Jakarta sebagai Ruang Olahraga Gratis, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
Ruang terbuka hijau menjadi pilihan warga untuk berolahraga tanpa biaya besar. Apa manfaatnya bagi aktivitas fisik dan kesehatan?
https://health.kompas.com/read/26J23100100468/warga-andalkan-rth-di-jakarta-sebagai-ruang-olahraga-gratis-apa-dampaknya-bagi?utm_campaign=jernih360&utm_source=telegram | 624 |
| 7 | Kapolri Ungkap 243 Orang-13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Asing Terlibat
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto laporkan progres penegakan hukum karhutla ke Presiden Prabowo. Ratusan individu dan korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/16223981/kapolri-ungkap-243-orang-13-korporasi-jadi-tersangka-karhutla-asing-terlibat?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102316223981] | 702 |
| 8 | Sejumlah Jalan Jakarta Ditutup Saat JRF pada 24-25 Oktober, Ini Daftarnya
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Sejumlah ruas jalan Sudirman hingga Kuningan ditutup sementara, simak daftar lengkapnya.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/22/15412441/sejumlah-jalan-jakarta-ditutup-saat-jrf-pada-24-25-oktober-ini-daftarnya?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102215412441] | 790 |
| 9 | Gowes dari Bandung ke Jakarta, Kidung Cs Suarakan Protes Penanganan Karhutla
Rmbongan pesepeda menempuh perjalanan 180 km dari Bandung, Jawa Barat, ke Jakarta untuk menyuarakan protes penanganan karhutla oleh pemerintah.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/22/15582621/gowes-dari-bandung-ke-jakarta-kidung-cs-suarakan-protes-penanganan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102215582621] | 765 |
| 10 | “Saya Tanggung Jawab Jaga Mamah”, Belasan Tahun Sagara Tak Bekerja Formal demi Merawat Ibu
Sagara habiskan belasan tahun merawat ibunya yang sakit hingga tak sempat bekerja formal. Setelah sang ibu meninggal, ia coba melamar kerja formal.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/22/16500781/saya-tanggung-jawab-jaga-mamah-belasan-tahun-sagara-tak-bekerja-formal?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102216500781] | 826 |
| 11 | Iran Berubah Mode Jadi Ofensif, Ancam Invasi Negara Tetangga
IRGC mengumumkan perubahan doktrin militernya dari defensif menjadi ofensif, dengan ancaman menginvasi negara-negara tetangga.
https://internasional.kompas.com/read/2026/10/23/095800770/iran-berubah-mode-jadi-ofensif-ancam-invasi-negara-tetangga?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[20261023095800770] | 867 |
| 12 | Cerita di Balik Aksi Greenpeace Panjat Monumen Bundaran HI: Latihan Berbulan-bulan dan Pesan untuk Istana
Enam aktivis Greenpeace sukses bentangkan spanduk raksasa di Bundaran HI. Simak persiapan matang, strategi taktis, dan pesan mendalam di balik aksi yang menyita perhatian ini.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/23/12522951/cerita-di-balik-aksi-greenpeace-panjat-monumen-bundaran-hi-latihan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102312522951] | 920 |
| 13 | Taman Bendera Pusaka Jadi Tempat Jogging, Hati-hati, Banyak Anak Kecil
Lari di Taman Bendera Pusaka harus hati-hati karena jalur yang sama juga digunakan pengunjung untuk berjalan santai hingga anak-anak bermain.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/23/11000031/taman-bendera-pusaka-jadi-tempat-jogging-hati-hati-banyak-anak-kecil?utm_campaign=jernih360&utm_source=telegram | 879 |
| 14 | Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung Jaktim, Diduga Dipicu Cekcok Renovasi Rumah
Seorang mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Muhammad Fahrul (48), menjadi korban pembacokan oleh tetangganya.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/23/11322221/mantan-kopassus-dibacok-tetangga-di-cakung-jaktim-diduga-dipicu-cekcok?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102311322221] | 869 |
| 15 | Budiman Sudjatmiko: Dulu Saya dan Prabowo Kayak "Tom and Jerry"...
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko sebut, dirinya dan Presiden Prabowo Subianto seperti Tom and Jerry di masa lalu.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/11435621/budiman-sudjatmiko-dulu-saya-dan-prabowo-kayak-tom-and-jerry?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102311435621] | 896 |
| 16 | Kronologi 14 Siswi SMPN di Tangsel Dipaksa Senior Merokok dan Minum Air Racikan
Sebanyak 14 siswi SMPN di Tangsel diduga menjadi korban perundungan oleh tiga kakak kelas, mulai dari dipaksa merokok hingga minum cairan racikan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/23/09214421/kronologi-14-siswi-smpn-di-tangsel-dipaksa-senior-merokok-dan-minum-air?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102309214421] | 969 |
| 17 | Kontroversi "Pasal Korupsi" ala Luhut: Menggaruk Noda Sejak 1999
Menggasak koruptor hukumnya wajib. Namun, berbuat adil kepada terdakwah korupsi yang kebetulan pejabat publik, tidak kurang wajibnya.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/09350011/kontroversi-pasal-korupsi-ala-luhut--menggaruk-noda-sejak-1999?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102309350011] | 972 |
| 18 | "Aja Digawe Guyonan": Bahasa Ibu (Jawa) Jadi Senjata Diplomatik Malaysia
Kalam Salan mendemonstrasi kesadaran metalinguistik tingkat tinggi yang mengaburkan batas antara budaya, bahasa, dan diplomasi internasional.
https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/07500021/-aja-digawe-guyonan---bahasa-ibu-jawa-jadi-senjata-diplomatik-malaysia?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[2026102307500021] | 1 036 |
| 19 | Kisah Jumaidin, Pulang Setelah 8 Tahun Dikabarkan Meninggal akibat Bencana Palu 2018
Keluarga di Tojo Una-Una terkejut! Jumaidin, yang dikabarkan meninggal akibat bencana Palu 2018, pulang setelah 8 tahun.
https://regional.kompas.com/read/2026/10/23/072536378/kisah-jumaidin-pulang-setelah-8-tahun-dikabarkan-meninggal-akibat-bencana?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[20261023072536378] | 1 049 |
| 20 | Tedjowulan Tak Akui 2 Raja Keraton Solo, Ini Respons Kubu Purboyo dan Hangabehi
Tedjowulan tak mengakui Purboyo dan Hangabehi sebagai Raja Keraton Solo. Kubu Purboyo dan Hangabehi pun menyampaikan respons.
https://regional.kompas.com/read/2026/10/23/070300578/tedjowulan-tak-akui-2-raja-keraton-solo-ini-respons-kubu-purboyo-dan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
[20261023070300578] | 1 056 |
