uz
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Kanalga Telegram’da o‘tish
5 156
Obunachilar
-124 soatlar
-147 kunlar
-4930 kunlar
Postlar arxiv
📋 LAPORAN DARI PALU: MARI JADIKAN PELAJARAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Alhamdulillah Kamis, 2 Shafar 1440 / 11 Okt 2018 Pengiriman Tahap 2 sejumlah 11 Relawan Ta'awun Dakwah bersama Ampana Mengaji, Luwuk dan Poso tiba di Palu membawa titipan bantuan kaum muslimin sebanyak 2 Truk dan 1 Hilux Pick Up. Rabu, 7 Shafar 1440 / 16 Okt 2018 kami 5 Relawan Medis dan Serba Guna Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam dari Jakarta juga tiba di Palu dengan membawa titipan bantuan kaum muslimin berupa uang tunai, pakaian baru, buku-buku agama, tenda, kurma dan keperluan ibu dan bayi. Kami mampir sebentar di Posko Bersama As-Sunnah di Palu dan disambut dengan penuh kehangatan, kemudian menuju Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Kami melihat langsung hancurnya pesisir desa dan sebuah kapal besar yang masuk ke daratan desa Wani, Donggala Sulawesi Tengah akibat Tsunami, dan nampaknya sangat sulit ditarik lagi ke laut. Teringat sebuah syair Arab terkenal, ترجو النجَاة وَلم تسلك مسالكها ... إِن السَّفِينَة لَا تجْرِي على اليبس "Engkau mengharapkan keselamatan namun tidak menempuh jalan-jalan keselamatan, sesungguhnya kapal itu tidak mungkin berlayar di atas daratan." [Bustanul Wa'izhin, 1/282] Keadaan pesisir pantai desa di sekitar kapal ini hancur berantakan, namun dengan izin Allah 'azza wa jalla, masjid Al-Mujahidin tetap kokoh berdiri. Alhamdulillah kami sempat menyampaikan kajian untuk kaum muslimin di masjid ini dengan tema: Besarnya Nikmat Allah di Balik Musibah. Setelah kajian Dhuha kami memberikan titipan bantuan dari kaum muslimin sebanyak 800 paket, dan secara simbolis diterima langsung oleh Pak Camat, juga dihadiri dan dibantu TNI dan POLRI. Ba'da Ashar kami menyampaikan kajian di kompleks Pengungsian Pasar Biromaru dengan tema: Kembalilah Kepada Allah. Kemudian kami memberikan titipan bantuan kaum muslimin berupa paket sembako dan zakat uang tunai untuk sekitar 200 Kk. Ba'da Maghrib kami menyampaikan kajian di Masjid Al-Amanah Palu Sulawesi Tengah dengan tema: Palu Bangkitlah dengan Tauhid dan Sunnah. Kajian-kajian dan pembagian paket bantuan ini juga atas kerja sama Posko Bersama As-Sunnah, Petualang Muslim, Peduli Muslim, Polri Cinta Sunnah, Palu Mengaji, Rodja Peduli, Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam dan para relawan dari berbagai lembaga sunnah. Mohon doa kaum muslimin, semoga Allah 'azza wa jalla meringankan beban mereka dan mendapat hidayah kepada tauhid dan sunnah. Kebutuhan bantuan untuk Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah ini masih sangat besar dan butuh waktu yang cukup lama untuk membangun kembali. Ayo bantu saudara kita yang tertimpa musibah, agar Allah 'azza wa jalla selalu menolong kita. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ "Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/posts/1118023155013832 📋 INFO DONASI PEDULI PALU & PEDULI PENUNTUT ILMU PERTAMA: DONASI SOSIAL, DAKWAH & FASILITAS IBADAH UNTUK KORBAN GEMPA & TSUNAMI PALU - DONGGALA - SIGI SULAWESI TENGAH Rekening Khusus Zakat dan Kemanusiaan: BNI Syariah: 0496-0055-48 a/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam. Mohon ditambahkan nominal Rp.1 untuk mempermudah proses pendataan. Contoh: Rp.500.001 KEDUA: DONASI DAKWAH, PEDULI PENUNTUT ILMU & PENDIDIKAN DA'I SUNNAH Rekening Khusus Dakwah dan Pendidikan: BNI Syariah: 0496-0056-05 s/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam. Konfirmasi Transfer (SMS/WA/Telegram): wa.me/628111377787. Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah. Jazaakumullaahu khayron wa baarokallaahu fiykum.

📋 NASIHAT-NASIHAT PENTING UNTUK BUAH HATI Allah subhanahu wa ta'ala berfirman tentang nasihat Luqman kepada anaknya, يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ "Wahai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang ma'ruf dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." [Luqman: 17] Al-Imam Ibnu Katsir Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, قال : ( يا بني أقم الصلاة ) أي : بحدودها وفروضها وأوقاتها ، ( وأمر بالمعروف وانه عن المنكر ) أي : بحسب طاقتك وجهدك ، ( واصبر على ما أصابك ) ، علم أن الآمر بالمعروف والناهي عن المنكر ، لا بد أن يناله من الناس أذى ، فأمره بالصبر . وقوله : ( إن ذلك من عزم الأمور ) أي : إن الصبر على أذى الناس لمن عزم الأمور "Firman Allah tentang ucapan Luqman kepada anaknya: 'Wahai anakku tegakkanlah sholat', maknanya: Kerjakan sholat dengan ketentuan-ketentuannya, kewajiban-kewajibannya dan menepati waktu-waktunya. 'Perintahkanlah yang ma'ruf dan laranglah kemungkaran', maknanya: Lakukan semaksimal kemampuanmu dan usaha kerasmu. 'Dan bersabarlah atas apa yang menimpamu', maknanya: Luqman mengajarkan anaknya bahwa orang yang melakukan amar ma'ruf nahi munkar akan ditentang oleh sebagian manusia, maka beliau memerintahkan anaknya untuk bersabar. 'Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)', maknanya: Sesungguhnya sabar atas penentangan manusia termasuk kewajiban." [Tafsir Ibnu Katsir, 6/302] Sumber: https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2248126022086863 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📋 MENGAPA BERWISATA KE CANDI BOROBUDUR TERLARANG DALAM ISLAM? 🎤 Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/243233939676496/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/Su3XXLVOiVY Semoga bermanfaat, baarokallaahu fiykum.

📋 HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR...? Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, maka tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran. Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun, dan agama Islam yang mulia ini melarang kezaliman kepada siapa pun. Dan dahulu, para pahlawan bangsa Indonesia berjuang melawan penjajah Belanda, Jepang, Inggris, Portugis dan sekutu-sekutunya atas dasar keyakinan bahwa mereka sedang berjihad melawan orang-orang kafir, dan syiar mereka adalah kalimat takbir "Allaahu Akbar". Bahkan Allah subhanahu wa ta'ala menamakan satu surat khusus dengan nama "Al-Kafirun" (Orang-orang Kafir) dan Allah ta'ala memerintahkan Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain Allah 'azza wa jalla, قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ، وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ، وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ، لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ 1. Katakanlah: Wahai orang-orang kafir. 2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 3. Dan kamu bukan penyembah Allah yang aku sembah. 4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Allah yang aku sembah. 6. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Allah subhanahu wa ta’ala juga menegaskan, إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ “Sesungguhnya orang-orang kafir dari kalangan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluq.” [Al-Bayyinah: 6] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ يَسْمَعُ بِى أَحَد مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُودِىٌّ وَلاَ نَصْرَانِىٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِى أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ “Demi (Allah) yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah ada seorang pun dari umat ini yang pernah mendengarkan tentang aku, apakah ia seorang Yahudi atau Nasrani, kemudian ia mati sebelum beriman dengan ajaran yang aku bawa, kecuali ia termasuk penghuni neraka.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallaahu’anhu] Al-Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata, فَأَخْبَرَ تَعَالَى أََنَّهُمْ يَعْرِفُونَ صِدْقَهُ وَلا يُكَذِّبُونَهُ، وَهُمُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى، وَهُمْ كُفَّارٌ بِلا خِلاف مِنْ أَحَدٍ مِنَ الأُمَّةِ، وَمَنْ أَنْكَرْ كُفْرَهُمْ فَلا خِلافَ مِنْ أَحَدٍ مِنَ الأُمَّةِ فِي كُفْرِهِ وَخُرُوجِهِ عَنِ الإِسْلامِ "Maka Allah ta’ala telah mengabarkan bahwa mereka sebenarnya mengetahui kebenarannya dan tidak mendustakannya, mereka adalah Yahudi dan Nasrani, dan ulama tidak berbeda pendapat bahwa mereka adalah orang-orang kafir. Barangsiapa yang tidak meyakini kekafiran mereka, maka ulama juga tidak berbeda pendapat bahwa dia kafir dan murtad dari Islam." [Al-Fishol, 3/237] Al-Imam Ibnu Hazm rahimahullah juga berkata, وَاتَّفَقُوا عَلَى تَسْمِيَةِ الْيَهُودِ وَالنَّصَارَى كُفَّارًا "Ulama sepakat atas penamaan Yahudi dan Nasrani sebagai orang-orang kafir." [Maratibul Ijma', hal. 202] Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/2222652587806344/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/uijQU-Zl64M #VidGramSunnah: https://www.instagram.com/p/BoMMghbn3g0/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📹 VIDEO BAGIAN KEEMPAT 📋 KAJIAN KITAB AL-USHULUS SITTAH (ENAM PRINSIP UTAMA AGAMA ISLAM) Penulis: Asy-Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahullah Pemateri: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah الأصل الرابع: بيان العلم والعلماء، والفقه والفقهاء، وبيان من تشبه بهم وليس منهم، وقد بين الله هذا الأصل في أول سورة البقرة من قوله‏:‏ ‏(يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُواْ نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُواْ بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ‏)‏ ‏[‏سورة البقرة، الآية‏:‏ 40‏]‏ إلى قوله‏:‏ ‏(يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُواْ نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ‏)‏، ‏[‏سورة البقرة، الآية‏:‏ 47‏]‌‏. ويزيده وضوحًا ما صرحت به السنة في هذا الكلام الكثير البين الواضح للعامي البليد، ثم صار هذا أغرب الأشياء، وصار العلم والفقه هو البدع والضلالات، وخيار ما عندهم لبس الحق بالباطل، وصار العلم الذي فرضه الله تعالى على الخلق ومدحه لا يتفوه به إلا زنديق أو مجنون، وصار من أنكره وعاداه وصنف في التحذير منه والنهي عنه هو الفقيه العالم‏.‏ PRINSIP KEEMPAT: [MENGENAL ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH YANG SEBENARNYA] Penjelasan tentang ilmu dan ulama, fiqh dan fuqoha, dan penjelasan tentang orang yang menyerupai mereka padahal bukan bagian dari mereka. Dan sungguh Allah telah menjelaskan prinsip ini di awal surat Al-Baqorah, dimulai dari firman-Nya, يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُواْ نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُواْ بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ‏ "Wahai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu..." [Al-Baqorah: 40] Sampai kepada firman-Nya, يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُواْ نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ‏ "Wahai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat." [Al-Baqorah: 47] Penegasan As-Sunnah juga menambah kejelasan dalam banyak hadits yang jelas lagi terang untuk orang awam yang paling bodoh sekali pun. Namun kemudian perkara ini menjadi sangat asing, sehingga mereka menganggap bid'ah dan kesesatan itulah ilmu dan fiqh. Dan sebaik-baik ilmu yang mereka miliki hanyalah percampuran antara yang hak dan yang batil. Dan sebaliknya, ilmu yang Allah ta'ala wajibkan untuk para hamba dan Allah puji, maka tidaklah orang yang menyerukannya kecuali dianggap sesat atau gila, sedangkan orang yang mengingkarinya, memusuhinya dan menulis buku untuk membuat manusia lari darinya dan melarang manusia mempelajarinya malah dianggap sebagai orang faqih lagi berilmu. Simak Kajiannya: https://youtu.be/M3si8Xb4PY4 Simak Juga Kajian "Beda Ilmu dan Kesesatan, Beda Ulama dan Penyesat Umat" https://youtu.be/qg0w2Is8ot4 Semoga bermanfaat, mohon ta'awun menyebarkan dakwah tauhid dan sunnah, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📹 VIDEO PERTEMUAN KETIGA KAJIAN RINGKASAN BUKU MEMBENAHI AKIDAH 📋 PRINSIP DASAR AKIDAH ISLAM & PEMBAGIAN TAUHID Saudaraku rahimakumullaah, sesungguhnya faktor terbesar baiknya amalan seroang hamba apabila baik hatinya, dan kebaikan hati yang paling tinggi adalah kebersihan akidah dari berbagai macam penyimpangan dan kesesatan. Golongan Khawarij yang rajin beribadah namun menjadi anjing-anjing neraka, karena kerusakan akidah mereka. Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnul 'Utsaimin rahimahullah berkata, لا يدخل الإيمان قلوبهم مع أنهم صالحو الظواهر، لكن ما نفعهم. فلا تغتر بصلاح جوارحك وانظر قبل كل شيء إلى قلبك أسأل الله أن يصلح قلبي وقلوبكم "Iman tidak masuk ke hati mereka (Khawarij), padahal nampak keshalihan mereka secara lahir, tetapi tidak bermanfaat bagi mereka, maka janganlah engkau tertipu dengan keshalihan anggota tubuhmu, dan perhatikanlah sebelumnya keshalihan hatimu. Aku memohon kepada Allah agar memperbaiki hatiku dan hatimu." [Syarhu Riyadhis Shaalihin, 2/327] Dan ketahuilah, prinsip-prinsip akidah Islam yang paling mendasar adalah rukun iman yang enam: 1. Beriman kepada Allah. 2. Beriman kepada malaikat-malaikat-Nya. 3. Beriman kepada kitab-kitab-Nya. 4. Beriman kepada rasul-rasul-Nya. 5. Beriman kepada hari akhir. 6. Beriman kepada takdir, baiknya dan buruknya. Adapun rukun iman yang paling penting tentunya beriman kepada Allah 'azza wa jalla, yaitu dengan mentauhidkan-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Tapi benarkah pembagian tauhid itu bid'ah? Bahkan mirip dengan ajaran trinitas nasrani? Simak Kajiannya: https://youtu.be/urdjzIrBJbc Rujukan: Kitab Al-Irsyad Ilaa Shahihil I'tiqod war Roddu 'ala Ahlisy Syirki wal Ilhad Penulis: Asy-Syaikh Al-'Allamah Prof. DR. Shalih Al-Fauzan hafizhahullah Pemateri: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Semoga bermanfaat, mohon ta'awun menyebarkan dakwah tauhid dan sunnah ini, semoga menjadi bekal di perjalanan panjang setelah kematian. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📋 BESARNYA PAHALA MENUNTUT ILMU Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ "Barangsiapa berangkat ke masjid, tidak ada yang ia inginkan kecuali untuk mempelajari satu kebaikan atau mengetahui ilmunya, maka ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna." [HR. Ath-Thobarani dalam Al-Kabir dan Al-Hakim dari Abu Umamah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 86] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ دَخَلَ مَسْجِدَنَا هَذَا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا، أَوْ لِيُعَلِّمَهُ، كَانَ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللهِ "Barangsiapa masuk ke masjid kami untuk mempelajari satu kebaikan atau mengajarkannya maka ia seperti orang yang berjihad di jalan Allah." [HR. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 87] Sahabat yang Mulia Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata, لأَنْ أَجْلِسَ سَاعَةً فَأَفْقَهُ فِي دِينِي أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُحْيِيَ لَيْلَةً إِلَى الصَّبَاحِ "Aku duduk sesaat untuk memahami agamaku lebih aku cintai daripada beribadah sepanjang malam." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 85] Sahabat yang Mulia Abud Darda radhiyallahu'anhu berkata, مَنْ رَأَى الْغُدُوَّ وَالرَّوَاحَ إِلَى الْعِلْمِ لَيْسَ بِجِهَادٍ فَقَدْ نَقَصَ عَقْلُهُ وَرَأْيُهُ "Barangsiapa berpendapat bahwa pergi menuntut ilmu pagi dan sore bukanlah jihad maka berkurang akal dan pikirannya." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 124] Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, والحاصل أنهم متفقون على أن الاشتغال بالعلم أفضل من الاشتغالات بنوافل الصوم، والصلاة، والتسبيح، ونحو ذلك من نوافل عبادات البدن، ومن دلائله سوى ما سبق أن نفع العلم يعم صاحبه والمسلمين، والنوافل المذكورة مختصة به "Kesimpulannya adalah, para ulama sepakat bahwa sibuk dengan ilmu lebih baik dari pada sibuk dengan amalan-amalan sunnah seperti puasa, sholat, tasbih dan berbagai amalan badan yang sunnah lainnya. Diantara dalilnya selain yang telah disebutkan adalah, bahwa manfaat ilmu untuk diri sendiri dan kaum muslimin, adapun manfaat ibadah-ibadah sunnah tersebut hanya untuk diri sendiri." [Al-Majmu', 1/44] Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/posts/1106484702834344 📋 INFO SAFARI DAKWAH CILACAP, YOGYAKARTA & BANDUNG 🎙Insya Allah Bersama Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah (Pimpinan Ma'had Imam Syafi'i Jakarta) Sabtu, 19 Muharram 1449 / 29 September 2018 Tema: TAUHID KUNCI KEBERKAHAN NEGERI - Masjid Al-Islah, Jl. Cerme Cilacap Jawa Tengah - Pukul 09.00 - Selesai https://goo.gl/maps/NihUsYMtYMB2 Tema: NASIHAT BERHARGA IMAM SYAFI'I TERKAIT AKIDAH - Masjid Al-Muttaqin Yogyakarta, Gayamsari IV, Catur Tunggal, Depok (Jln Kaliurang KM.5 ke Timur) Yogyakarta - Ba'da Maghrib - Selesai https://goo.gl/maps/4YGuTADe2Ur - Live Streaming Fb: DIY Dakwah Islam Yogyakarta - Info 081222699000 (Abu Uwais Al-Jugjawy) Ahad, 20 Muharram 1440 / 30 September 2018 Tema: AWAS BAHAYA SYIRIK - AHAD PAGI, Pukul 09.00 – 11.00 WIB - Tempat: Masjid Al Irsyad Satya Jl. Parahyangan KM. 2,7, Kota Baru Parahyangan, Cipeundeuy, Padalarang – Kabupaten Bandung Barat https://maps.google.com/?cid=17058197453979498923 Tema: INILAH JALANKU - AHAD SIANG Pukul 12.30 – 14.30 WIB - Tempat: Masjid Al-Jihad Taman Kopo Katapang Banyusari, Katapang – Kabupaten Bandung https://maps.google.com/?cid=4891045788686578457 Tema: BAHAYA DAGING TAK BERTULANG - AHAD SORE Pukul 15.30 – 17.30 WIB - Tempat: Masjid Habiburrahman Jl. Kapten Tata Natanegara, Pajajaran, Cicendo – Kota Bandung https://maps.google.com/?cid=17597000746625542899 Info Kajian Bandung: 087722045273 Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah.

📋 BERDOA DALAM SHOLAT LEBIH BAIK بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Dianjurkan berdoa dalam sholat, sungguh merugi orang yang banyak berdoa setelah sholat tapi kurang berdoa dalam sholat, karena dalam sholat lebih mustajab, yaitu ketika sujud dan sebelum salam setelah tasyahhud. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ "Saat terdekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia bersujud, maka perbanyaklah doa ketika sujud." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallaahu'anhu] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam setelah mengajarkan tasyahhud maka beliau bersabda, ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنَ الْمَسْأَلَةِ مَا شَاءَ "Kemudian silakan seseorang memilih permohonan sesuai keinginannya." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud radhiyallaahu'anhu] Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, يَجُوزُ الدُّعَاءُ فِي صَلَاةِ الِاسْتِخَارَةِ، وَغَيْرِهَا: قَبْلَ السَّلَامِ، وَبَعْدَهُ، وَالدُّعَاءُ قَبْلَ السَّلَامِ أَفْضَلُ؛ فَإِنَّ النَّبِيَّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - أَكْثَرُ دُعَائِهِ قَبْلَ السَّلَامِ “Boleh berdoa dalam sholat istikharoh dan sholat lainnya sebelum salam dan setelahnya, namun berdoa sebelum salam (dalam sholat) lebih afdhal, karena Nabi shallallahu’alaihi wa sallam lebih banyak berdoa sebelum salam.” [Al-Fatawa, 23/177] Maka boleh berdoa setelah sholat tapi yang lebih afdhal di dalam sholat, dan yang lebih dianjurkan setelah sholat adalah berdzikir dengan dzikir-dzikir yang diajarkan Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam. Dan tidak ada satu riwayat pun yang menerangkan bahwa setelah sholat Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam memimpin dzikir dan doa berjama'ah, tidak pula bersalam-salaman dan atau sambil shalawatan. Sangat disayangkan, sebagian orang yang mengada-ada dalam agama ini malah menganggap salah bahkan sesat orang yang tidak melakukannya. Akan tetapi jika ada yang mengulurkan tangan untuk salaman hendaklah kita salami tapi jangan diniatkan sebagai bagian dari ritual setelah sholat. Dan janganlah pergi sebelum berdzkir setelah sholat, jika tidak ada keperluan penting. Jika telah selesai berdzikir dan hendak sholat sunnah, janganlah sholat membelakangi jama'ah yang sedang duduk berdzikir, karena mungkin membuat mereka salah paham dan tersinggung. Sumber: https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2237741526458646 https://www.instagram.com/p/BoAnC0JHL8q/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📋 NASIHATKU UNTUK MAHASISWA: TINGGALKAN JALANAN, DATANGI MAJELIS ILMU بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Untuk saudaraku mahasiswa muslim dan kaum muslimin secara umum rahimakumullaah -semoga Allah merahmatimu- sungguh aku mencintai kalian karena Allah subhanahu wa ta'ala, luangkanlah sejenak waktumu tuk membaca goresan singkat ini. Ketahuilah wahai saudaraku, menuntut ilmu agama, mengamalkannya dan mendakwahkannya, terutama ilmu tauhid dan sunnah, adalah kunci keselamatan di dunia dan akhirat. Allah ta’ala berfirman, الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mendapat petunjuk." [Al-An’am: 82] Karena hanya dengan itulah seorang hamba dapat merealisasikan tujuan penciptaannya di muka bumi untuk beribadah kepada Allah ta’ala. Sebagaimana firman-Nya, وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالأِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku saja.” [Adz-Dzariyyat: 56] Oleh karena itu, berdakwah kepada tauhid adalah perhatian utama para pejuang sejati, para teladan yang dipilih Allah ta’ala untuk menjadi contoh sepanjang umur dunia, merekalah para pembela kebenaran yang hakiki, tidak ada manusia yang lebih baik dari mereka, yaitu para nabi dan rasul ‘alaihimus sholaatu was salaam. Ketahuilah, tugas utama para nabi dan rasul 'alaihimussalaam adalah berdakwah kepada tauhid, menyelematkan manusia dari lembah kesyirikan dan kekafiran, demi meraih kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat. Sebagaimana firman Allah ta’ala, وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ “Dan sungguh, Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah saja, dan jauhilah thaghut (segala sesuatu disembah selain Allah) itu." [An-Nahl: 36] TAUHID ADALAH KUNCI KEMAKMURAN NEGERI Saudaraku rahimakumullaah, tauhid yang melahirkan iman dan amal shalih adalah kunci kemakmuran negeri. Allah ta’ala berfirman, وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa.” [An-Nur: 55] Allah ta’ala juga berfirman, مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ “Barangsiapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” [An-Nahl: 97] Inilah jalan untuk memperbaiki negeri, yaitu iman dan amal shalih, yang mencakup dua perkara penting: - Mentauhidkan Allah subhanahu wa ta'ala dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. - Meneladani Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam dan tidak mengada-ada (berbuat bid'ah) dalam agama atau menyelisihi syari'at beliau. Baca Selengkapnya: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/posts/1103817289767752 http://sofyanruray.info/nasihatku-untuk-mahasiswa-tinggalkan-jalanan-datangi-majelis-ilmu/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah

📹 TIGA MACAM KESYIRIKAN DI BULAN MUHARRAM 1. Takut Sial di Bulan Muharram Sebagian orang menganggap bulan Muharram atau bulan Suro adalah bulan keramat yang dapat membawa kesialan, sehingga tidak boleh mengadakan pernikahan atau hajatan di bulan ini. Hukumnya syirik besar jika meyakini bulan ini bisa mendatangkan kesialan dengan sendirinya, dan syirik kecil jika meyakini hanya sebab dan Allah yang menakdirkan kesialan itu. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَة مِنْ حَاجَته ، فَقَدْ أَشْرَكَ “Barangsiapa yang dihalangi oleh perasaan sial untuk melakukan hajatnya maka ia telah berbuat syirik.” [HR. Ahmad dari Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihul Jaami’: 6264] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, الطِّيَرَةُ شِرْكالطِّيَرَةُ شِرْك وَمَا مِنَّا إِلاَّ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ “Takut sial itu syirik, takut sial itu syirik, dan tidaklah dari kita kecuali merasa takut sial, akan tetapi Allah menghilangkannya dengan tawakkal.” [HR. Abu Daud dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu, Shahihut Targhib: 3098] 2. Ngalap Berkah dari Kotoran Kerbau Bule dan Benda-benda yang Dianggap Keramat Ngalap berkah dari sesuatu yang tidak ada dalil yang menunjukkan keberkahannya termasuk syirik, bid’ah dan kebodohan. Sahabat yang Mulia Al-Harits bin ‘Auf Abu Waqid Al-Laitsi radhiyallahu’anhu berkata, أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا خَرَجَ إِلَى حُنَيْنٍ مَرَّ بِشَجَرَةٍ لِلْمُشْرِكِينَ يُقَالُ لَهَا : ذَاتُ أَنْوَاط يُعَلِّقُونَ عَلَيْهَا أَسْلِحَتَهُمْ ، فَقَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ ، اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاط كَمَا لَهُمْ ذَاتُ أَنْوَاط ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : سُبْحَانَ اللهِ هَذَا كَمَا قَالَ قَوْمُ مُوسَى {اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ} وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَرْكَبُنَّ سُنَّةَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُم “Bahwa ketika Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berangkat menuju perang Hunain, beliau melewati sebuah pohon yang dijadikan tempat menggantungkan senjata-senjata oleh kaum musyrikin (untuk meminta berkah dari pohon tersebut). Pohon tersebut dinamakan dzatu amwath, maka kaum muslimin pun berkata, “Wahai Rasulullah, buatkanlah untuk kami dzatu amwath sebagaimana milik mereka”. Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Subhanallah, perkataan kalian sama dengan perkataan kaumnya Musa, “Buatkanlah kami sesembahan sebagaimana sesembahan-sesembahan mereka”, demi (Allah) yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan kaum sebelum kalian”.” [HR. At-Tirmidzi, Al-Misykah: 5408] 3. Upacara Sesajen Adalah Bid'ah dan Syirik Upacara sesajen termasuk bid’ah, bahkan padanya terdapat beberapa bentuk kesyirikan, diantaranya: - Meyakini setan-setan seperti 'ratu' pantai Selatan dan 'kiai' sapu jagad di gunung Merapi dapat memberikan keamanan atau melindungi dari bahaya adalah syirik besar yang menyebabkan pelakunya murtad, keluar dari Islam. - Mendekatkan diri kepada setan-setan tersebut dengan memuliakannya dan mempersembahkan berbagai macam bentuk upacara dan sesajen, ini adalah syirik besar. - Menyembelih untuk selain Allah ta’ala, ini juga syirik besar, karena menyembelih itu ibadah, tidak boleh dipersembahkan untuk selain Allah ta’ala. - Harap dan tawakkal kepada setan-setan tersebut agar dianugerahkan kebaikan atau dilindungi dari bahaya, ini adalah syirik besar yang menyebabkan murtad. - Takut kepada setan-setan tersebut karena meyakini bahwa mereka dapat menimpakan bahaya tanpa izin Allah 'azza wa jalla, ini adalah syirik besar yang menyebabkan murtad. #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/ODxaTfO0mLQ https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/289232175229382/ Simak Kajian Selengkapnya: AMALAN-AMALAN SUNNAH & BID'AH DI BULAN MUHARRAM http://sofyanruray.info/amalan-bulan-muharram-dan-peringatan-dari-kemungkaran-kemungkaran-di-dalamnya/ https://youtu.be/ftxbnYh2fwY Semoga bermanfaat, mohon ta'awun menyebarkan dakwah tauhid dan sunnah, jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

BANDUNG JAWA BARAT
BANDUNG JAWA BARAT

Amalan_amalan_di_Bulan_Muharram.mp327.87 MB

📹 SERI MELURUSKAN SYUBHAT YANG MEMALINGKAN DARI MANHAJ SALAF (05) SALAFI HANYA MAU BELAJAR DARI KELOMPOKNYA SAJA 🎤 Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/2177554709200076/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/d9yj8qYpHlo Seri Bantahan Sebelumnya: http://bit.ly/serangan_syubhat Semoga bermanfaat, baarokallaahu fiykum.

📹 VIDEO SERI KAJIAN KITAB TAUHID #5 BAB 1 DALIL KE 5 SEPULUH WASIAT ALLAH 'AZZA WA JALLA Allah 'azza wa jalla berfirman, قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَى وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Katakanlah: Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Rabbmu, yaitu: (1) Janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia. (2) Dan berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak. (3) Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka. (4) Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak maupun yang tersembunyi. (5) Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Yang demikian itu diwasiatkan oleh Allah kepadamu supaya kamu berakal. (6) Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang terbaik, hingga sampai ia dewasa (serahkanlah hartanya kepadanya). (7) Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. (8) Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil meskipun terhadap karib kerabat. (9) Dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diwasiatkan oleh Allah kepadamu agar kamu mengambil pelajaran. (10) Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah jalan Ini, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diwasiatkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” [Al An’am: 151-153] Simak Selengkapnya: https://youtu.be/FeMduU1g6Tg Kajian Sebelumnya: 1. PENGANTAR MEMAHAMI TAUHID: https://youtu.be/mJ152Isyk3c 2. FAIDAH MELIMPAH BASMALAH: https://youtu.be/5i7_UeYKrLI 3. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA & MISI PENGUTUSAN PARA RASUL: https://youtu.be/pioCKth9O2U 4. PERINTAH BERTAUHID & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA: https://youtu.be/ulq-47fzhQo Pemateri: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Semoga bermanfaat, silakan dishare, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📹 PERAYAAN HARI ASYURA SYI'AH, KESEDIHAN PALSU PARA PENDUSTA Setiap hari Asyuro tanggal 10 Muharram, kaum Syi'ah merayakan hari kesedihan dan ratapan atas kematian Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu'anhuma, padahal merekalah penyebab kematian beliau. Mereka mengundang Al-Husain radhiyallaahu'anhu ke Irak dan membiarkan beliau terbunuh. Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim rahimahullah berkata, وصار الشيطان بسبب قتل الحسين رضي الله عنه يحدث للناس بدعتين بدعة الحزن والنوح يوم عاشوراء “Dengan sebab terbunuhnya Al-Husain radhiyallahu’anhu, maka setan memunculkan dua bid’ah bagi manusia, yaitu bid’ah bersedih dan meratap pada hari ‘asyuro (10 Muharram).” [Minhajus Sunnah, 2/332] Dan Al-Husain radhiyallaahu'anhu pastilah berlepas diri dari perayaan kesedihan dan ratapan kaum Syi'ah, karena itu termasuk dosa besar, dilarang keras dalam Islam, melalui lisan kakek beliau shallallaahu'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أَرْبَعٌ فِى أُمَّتِى مِنْ أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ لاَ يَتْرُكُونَهُنَّ الْفَخْرُ فِى الأَحْسَابِ وَالطَّعْنُ فِى الأَنْسَابِ وَالاِسْتِسْقَاءُ بِالنُّجُومِ وَالنِّيَاحَةُ “Empat perkara pada umatku yang termasuk perkara Jahiliyah yang tidak mereka tinggalkan, berbangga dengan keturunan, mencaci nasab, menisbatkan hujan kepada bintang dan meratapi mayit.” [HR. Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu’anhu] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, النَّائِحَةُ إِذَا لَمْ تَتُبْ قَبْلَ مَوْتِهَا تُقَامُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَعَلَيْهَا سِرْبَالٌ مِنْ قَطِرَانٍ وَدِرْعٌ مِنْ جَرَبٍ “Seorang wanita yang meratapi mayit jika tidak bertaubat sebelum mati maka pada hari kiamat ia akan dibangkitkan dengan memakai pakaian dari ter dan baju tameng dari kudis.” [HR. Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu’anhu] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَطَمَ الْخُدُود وَشَقَّ الْجُيُوبَ وَدَعَا بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ “Bukan bagian dari kami, orang yang menampar-nampar wajah, merobek-robek pakaian dan menyeru dengan seruan jahiliyah (ketika ditimpa musibah).” [HR. Al-Bukhari dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu] Sahabat yang Mulia Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu’anhu berkata, إِنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم بَرِئَ مِنَ الصَّالِقَة وَالْحَالِقَةِ وَالشَّاقَّةِ “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berlepas diri dari wanita yang meraung-raung, memotong rambut dan mencabik-cabik pakaian (ketika ditimpa musibah).” [HR. Muslim] Sebaliknya, golongan sesat Nashibah (Pembenci Ahlul Bait) merayakan bid'ah hari raya kegembiraan pada hari Asyuro. Padahal yang seharusnya adalah berpuasa di tanggal 10 Muharram yang pahalanya sangat besar hingga bisa menghapuskan dosa setahun. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاء أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ “Dan puasa hari ‘Asyuro (10 Muharram), aku harap kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun sebelumnya.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu] Demikianlah apabila satu kaum memunculkan satu bid'ah maka Allah hukum mereka dengan tidak diberi hidayah untuk mengamalkan satu sunnah. Al-Imam Hasan bin 'Athiyyah rahimahullah berkata, ما ابتدع قوم بدعة في دينهم إلا نزع الله عنهم من سنتهم مثلها ثم لا يعيدها إليهم إلى يوم القيامة "Tidaklah suatu kaum berbuat bid'ah dalam agama, kecuali Allah akan mengangkat sunnah yang semisalnya dari mereka, dan tidak mengembalikannya sampai hari kiamat." [Al-Hilyah, 6/73] Simak Video Selengkapnya: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/2148456018704587/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/P1jzMvoIwAY Simak Kajian Selengkapnya: AMALAN-AMALAN SUNNAH & BID'AH DI BULAN MUHARRAM http://sofyanruray.info/amalan-bulan-muharram-dan-peringatan-dari-kemungkaran-kemungkaran-di-dalamnya/ https://youtu.be/ftxbnYh2fwY Semoga bermanfaat, mohon ta'awun menyebarkan dakwah tauhid dan sunnah, jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📹 ANJURAN MEMPERBANYAK AMAL SHALIH KHUSUSNYA PUASA DI BULAN MUHARRAM (TERUTAMA PUASA TASU'A & 'ASYURO) Allah ta’ala berfirman, إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُم ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ “Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah 12 bulan dalam kitab Allah pada hari Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya 4 bulan yang haram, itulah agama yang lurus, maka janganlah kalian menzalimi diri-diri kalian di bulan-bulan itu.” [At-Taubah: 36] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبٌ شَهْرُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ “Tahun itu terdiri dari 12 bulan, diantaranya 4 bulan haram; tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhar, berada diantara Jumaada dan Sya’ban.” [Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Bakrah radhiyallahu’anhu] Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, وجعل الذنب فيهن أعظم، والعمل الصالح والأجر أعظم “Dan Allah ta’ala menjadikan dosa di bulan-bulan itu lebih besar, demikian pula amal saleh dan pahala lebih agung.” [Tafsir Ibnu Katsir, 4/148] ANJURAN MEMPERBANYAK PUASA DI BULAN MUHARRAM Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَان شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah: Muharram, dan sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] KEUTAMAAN PUASA TASU'A (9 MUHARRAM) & 'ASYURO (10 MUHARRAM) Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاء أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ “Dan puasa hari ‘Asyuro (10 Muharram), aku harap kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun sebelumnya.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda, فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِع “Maka tahun depan insya Allah kita akan berpuasa di hari kesembilan juga.”[HR. Muslim] SYARAT MENDAPATKAN AMPUNAN DOSA SETAHUN Syarat untuk mendapatkan penghapusan dosa setahun yang disebutkan dalam hadits yang mulia di atas adalah dengan menjauhi dosa-dosa besar atau bertaubat kepada Allah ta’ala dari dosa-dosa besar tersebut. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ "Sholat lima waktu, sholat Jum'at sampai Jum'at berikutnya dan puasa Ramadhan sampai Ramadhan berikutnya, adalah amalan-amalan penghapus dosa yang dilakukan di antara waktu-waktunya, selama dosa-dosa besar dijauhi." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] Asy-Syaikhul ‘Allaamah Ibnu Baz rahimahullah berkata, قال جمهور أهل العلم: إن أداء الفرائض وترك الكبائر يكفر السيئات الصغائر، أما الكبائر فلا يكفرها إلا التوبة إلى الله سبحانه وتعالى “Mayoritas ulama berkata: Sesungguhnya mengamalkan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan dosa-dosa besar dapat menghapus dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar tidak dapat dihapus kecuali dengan taubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.” [Fatawa Nur ‘alad Darb, 6/64] Dan tidak diragukan lagi bahwa Muharram adalah momen yang sangat indah untuk bertaubat, karena Muharram termasuk bulan yang Allah muliakan, maka lebih tidak patut bagi seorang hamba untuk melakukan dosa atau menunda-nunda taubat. Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/1840320599351028/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/6NbTUsrfmKk Semoga bermanfaat, baarokallaahu fiykum.

📋 BAHAYA MEMUTUSKAN HUBUNGAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan (hubungan)." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Jubair bin Muth'im radhiyallaahu'anhu] PELAJARAN: 1. Memutuskan yang dimaksud dalam hadits di atas ditafsirkan dengan dua makna: Pertama: Memutuskan hubungan kekerabatan atau kekeluargaan (Lihat Fathul Bari, 10/415). Kedua: Memutuskan seluruh yang Allah perintahkan untuk disambung (Lihat Umdatul Qoori, 32/159). 2. Hadits yang mulia ini menunjukkan peringatan keras dari bahaya memutuskan hubungan, terutama hubungan kekerabatan atau kekeluargaan dan hubungan-hubungan lainnya yang diperintahkan syari'at untuk menjaganya. 3. Perintah menjaga hubungan baik antara kaum muslimin, terutama yang masih memiliki ikatan kekeluargaan, oleh karena itu wajib menjaga lisan dan tindakan terhadap kaum muslimin agar hubungan baik tetap terjaga, dan tentunya ini berlaku umum, baik di dunia nyata maupun dunia maya. 4. Apabila orang yang memutuskan hubungan terancam masuk neraka maka berarti orang yang menjaga hubungan akan dimasukkan ke surga, inilah diantara bahaya memutuskan hubungan dan keutamaan menjaganya, dan Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menyebutkan yang lainnya, yaitu: - Memutuskan hubungan adalah sebab mendapatkan azab di dunia sebelum di akhirat. - Allah ta'ala tidak akan menurunkan rahmat kepada suatu kaum yang membantu orang yang memutuskan hubungan dan tidak mengingkarinya atau tidak menegurnya. - Allah ta'ala tidak akan menurunkan hujan untuk mereka karena adanya orang yang memutuskan hubungan di antara meraka. - Orang yang menyambung dan menjaga hubungan kekerabatan akan diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, dan masih banyak keutamaan menjaga hubungan dan bahaya memutuskannya. [Lihat Fathul Baari, 10/415-416] 5. Tidak masuk surga ditafsirkan dengan dua makna: Pertama: Apabila ia menghalalkan perbuatan memutuskan hubungan yang Allah perintahkan untuk disambung maka ia tidak akan masuk surga selama-lamanya, karena menghalalkan apa yang Allah haramkan adalah kekafiran. Kedua: Apabila ia tidak menghalalkannya maka maknanya ia tidak akan masuk surga secara langsung jika Allah tidak mengampuninya, ia akan dimasukkan ke neraka namun tidak kekal di neraka seperti orang-orang kafir. [Lihat Syarhu Muslim lin Nawawi, 16/113-114] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://www.instagram.com/p/Bnx9w_Fh_rv/ http://sofyanruray.info/bahaya-memutuskan-hubungan/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📋 JAGALAH DIRIMU & KELUARGAMU DARI API NERAKA Saudaraku rahimakumullaah, jika kita mencintai keluarga kita, maka ketahuilah bahwa bukti cinta terbesar adalah menjaga mereka dari api neraka yang sangat pedih. Menjaga keluarga dari api neraka artinya mengajarkan ilmu agama kepada mereka, memerintahkan untuk taat kepada Allah serta melarang berbuat dosa, dan ketahuilah bahwa perintah Allah yang terbesar adalah tauhid, sedang dosa terbesar adalah syirik. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ "Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, padanya ada malaikat-malaikat yang kasar lagi keras, mereka tidak pernah menentang perintah Allah dan selalu mengamalkan perintah-Nya." [At-Tahrim: 6] Sahabat yang Mulia Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu'anhu berkata, أدبوهم وعلموهم "Makna menjaga keluarga dari Api neraka adalah: Ajarkan mereka adab dan ilmu agama." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88] Al-Imam Mujahid rahimahullah berkata, اتَّقُوا اللَّهَ وَأَوْصُوا أَهْلِيكُمْ بتقوى الله "Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka artinya: Bertakwalah kepada Allah dan perintahkan keluargamu untuk bertakwa kepada Allah." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88] Al-Imam Qotadah rahimahullah berkata, تأمرهم بطاعة الله وتنهاهم عن معصية الله وأن تقوم عليهم بأمر الله وتأمرهم به وتساعدهم عليه فإذا رأيت لله معصية ردعتهم عَنْهَا وَزَجَرْتَهُمْ عَنْهَا "Jagalah keluargamu dari neraka maknanya: Engkau perintahkan mereka untuk taat kepada Allah dan larang mereka berbuat maksiat kepada-Nya, dan engkau urus mereka sesuai perintah Allah, perintahkan mereka dan tolong mereka dalam mengamalkannya. Lalu jika engkau melihat mereka bermaksiat kepada Allah maka beri nasihat dan peringatan agar meninggalkan maksiat itu." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88-89] Sumber: https://www.instagram.com/p/BnvKL2yhuMB/ https://web.facebook.com/taawundakwah/videos/263110627647147/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📋 SEJELEK-JELEK MANUSIA Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, إِِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ مَنْ تُدْرِكُهُ السَّاعَةُ وَهُمْ أَحْيَاءٌ وَمَنْ يَتَّخِذُ الْقُبُورَ مَسَاجِدَ "Sesungguhnya diantara sejelek-jeleknya manusia adalah orang-orang yang merasakan dahsyatnya hari kiamat dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah." [HR. Ahmad dari Ibnu Mas'ud radhiyallaahu'anhu, Tahdzirus Sajid: 12] PENJELASAN: 1. Orang yang masih hidup ketika terjadi hari kiamat adalah orang musyrik dan kafir, yaitu semua orang yang menyembah kepada selain Allah 'azza wa jalla atau tidak mengikuti agama Allah 'azza wa jalla. 2. Orang-orang kafir adalah seburuk-buruk makhluk, sebagaimana juga firman Allah ta'ala, "...mereka adalah seburuk-buruk makhluk." [Al-Bayyinah: 6] 3. Termasuk seburuk-buruk makhluk adalah orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena dua sebab: Pertama: Mereka melakukan dosa terbesar, yaitu dosa syirik menyembah penghuni kubur dengan cara berdoa kepadanya, atau menyembelih untuknya, atau bertawakkal kepadanya, atau mencari berkah darinya dan kuburannya, dan lain-lain. Kedua: Mereka masih menyembah Allah tapi menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, mereka termasuk seburuk-buruk makhluk, karena perbuatan mereka mengantarkan kepada penyembahan terhadap penghuni kuburan tersebut dan menyesatkan manusia. 4. Makna menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah mencakup tiga makna: Pertama: Membangun masjid di kuburan. Kedua: Mengubur di masjid. Ketiga: Beribadah di kuburan walau tanpa ada bangunan masjid. 5. Hadits yang mulia ini juga mengandung larangan berbuat syirik dan kufur, dan larangan semua perbuatan dan ucapan yang mengantarkan kepadanya. Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/414569392407013/ #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/rLiwoQg7VFA #VidGramSunnah: https://www.instagram.com/p/BnpLb6UhGwr/ 👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE http://bit.ly/sofyanruray 👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah 👉🏾 JOIN TELEGRAM http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid 👉🏾 LIKE FACEBOOK www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah 👉🏾 IKUTI TWITTER https://twitter.com/sofyanruray 👉🏾 KLIK WEBSITE www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com 👉🏾 INSTAL ANDROID http://bit.ly/androidsofyanruray 👉🏾 GABUNG GROUP WA wa.me/628111377787

📀 Adab Az Zifaf - Adab no. 24-27: Pembahasan Seputar Walimah 💺 Al Ustadz Hilal Abu Naufal ⏰ Ahad ba'da Ashar, 5 Sya'ban 1439/ 21 April 2018 ⬇️ Sumber: cli.re/ahad38