Sofyan Chalid bin Idham Ruray
Kanalga Telegram’da o‘tish
5 167
Obunachilar
-124 soatlar
-87 kunlar
-4330 kunlar
Postlar arxiv
📋 MENGGAPAI CINTA ALLAH ﷻ DENGAN MENELADANI SUNNAH NABI ﷺ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Rasul), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Ali Imron: 31]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ قَالَ: مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ: كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ
“Sesungguhnya Allah ta’ala berfirman: Barangsiapa memusuhi wali-Ku (kecintaan-Ku) maka Aku mengumumkan perang terhadapnya, dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu ibadah yang lebih Aku cintai dari ibadah yang Aku wajibkan atasnya, dan tidak henti-hentinya seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sunnah-sunnah hingga Aku mencintainya, maka apabila Aku telah mencintainya, Aku-lah pendengarannya yang ia gunakan untuk mendegar, Aku-lah penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, Aku-lah tangannya yang ia gunakan untuk memegang, Aku-lah kakinya yang ia gunakan untuk melangkah, apabila ia meminta niscaya akan Aku kabulkan dan apabila ia memohon perlindungan niscaya Aku melindunginya.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
المعنى أن الله يسدده في سمعه وبصره ويده ورجله، ويكون المعنى: أن يُوفّق هذا الإنسان فيما يسمع ويبصر ويمشي ويبطش
“Maknanya, sungguh Allah akan senantiasa meluruskannya pada pendengarannya, penglihatannya, tangannya dan kakinya, sehingga makna hadits ini: Allah akan memberikan hidayah taufiq kepada orang tersebut dalam pendengaran, penglihatan, langkah kaki dan gerakan tangan.” [Syarhul Arba’in An-Nawawiyyah, hal. 377]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Info Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 MENGGAPAI CINTA ALLAH ﷻ DENGAN MENELADANI SUNNAH NABI ﷺ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Rasul), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Ali Imron: 31]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ قَالَ: مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ: كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ
“Sesungguhnya Allah ta’ala berfirman: Barangsiapa memusuhi wali-Ku (kecintaan-Ku) maka Aku mengumumkan perang terhadapnya, dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu ibadah yang lebih Aku cintai dari ibadah yang Aku wajibkan atasnya, dan tidak henti-hentinya seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sunnah-sunnah hingga Aku mencintainya, maka apabila Aku telah mencintainya, Aku-lah pendengarannya yang ia gunakan untuk mendegar, Aku-lah penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, Aku-lah tangannya yang ia gunakan untuk memegang, Aku-lah kakinya yang ia gunakan untuk melangkah, apabila ia meminta niscaya akan Aku kabulkan dan apabila ia memohon perlindungan niscaya Aku melindunginya.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
المعنى أن الله يسدده في سمعه وبصره ويده ورجله، ويكون المعنى: أن يُوفّق هذا الإنسان فيما يسمع ويبصر ويمشي ويبطش.
“Maknanya, sungguh Allah akan senantiasa meluruskannya pada pendengarannya, penglihatannya, tangannya dan kakinya, sehingga makna hadits ini: Allah akan memberikan hidayah taufiq kepada orang tersebut dalam pendengaran, penglihatan, langkah kaki dan gerakan tangan.” [Syarhu Arba’in An-Nawawiyyah, hal. 377]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Info Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
KIAT SELAMAT DARI MAKSIAT #2
BERIBADAH DENGAN IKHLAS DAN MENGIKUTI SUNNAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ikhlas, beribadah hanya kepada Allah 'azza wa jalla dengan niat hanya karena Allah semata, serta menjauhi perusak ikhlas, yaitu syirik besar dan syirik kecil seperti riya' dan sum'ah, adalah sebab utama hamba mendapatkan pertolongan Allah 'azza wa jalla dari gangguan dan godaan setan.
Allah 'azza wa jalla berfirman,
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ، لَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
"Iblis menjawab: Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka." [Shad: 82-83]
Inilah sebab utama Allah 'azza wa jalla menjaga pemuda Yusuf 'alaihissalam dari jebakan fitnah wanita yang sangat dahsyat.
Allah tabaroka wa ta’ala berfirman,
كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
“Demikianlah, agar Kami memalingkan kemungkaran dan kekejian dari Yusuf. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang ikhlas.” [Yusuf: 24]
Asy-Syaikh Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah berkata,
أي: بسبب إخلاصه صرفنا عنه السوء، وكذلك كل مخلص، كما يدل عليه عموم التعليل.
“Maknanya: Dengan sebab keikhlasan Yusuf maka Kami palingkan kejelekan darinya. Demikian pula untuk setiap orang yang ikhlas akan dipalingkan dari kejelekan, sebagaimana ditunjukkan oleh keumuman sebab dalam ayat ini (yaitu ikhlas).” [Tafsir As-Sa’di, hal. 202-203]
Asy-Syaikh Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah juga berkata,
فلما أخلص عمله لله أخلصه الله، وخلصه من السوء والفحشاء.
“Maka tatkala beliau mengikhlaskan amalnya karena Allah, Allah pun mengikhlaskannya dan menyelamatkannya dari kejelekan dan kekejian.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 407]
Dan meneladani sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam beribadah adalah sebab seorang hamba mendapatkan hidayah, kasih sayang dan cinta Allah subhanahu wa ta'ala, maka dengan itulah ia selamat dari perbuatan maksiat.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَإِنْ تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا
“Dan apabila kalian menaati Rasul, maka kalian akan mendapat hidayah.” [An-Nur: 54]
Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman,
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul, supaya kamu dirahmati.” [An-Nur: 56]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
فَمَنْ مَالَتْ نَفْسُهُ إلَى مُحَرَّمٍ فَلْيَأْتِ بِعِبَادَةِ اللَّهِ كَمَا أَمَرَ اللَّهُ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ فَإِنَّ ذَلِكَ يَصْرِفُ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ
"Siapa yang nafsunya telah cenderung kepada yang haram, maka hendaklah ia segera beribadah kepada Allah ta'ala dengan cara yang sesuai petunjuk-Nya serta mengikhlaskan seluruh ibadah hanya kepada-Nya, karena sungguh itu akan memalingkan keburukan dan kekejian darinya." [Majmu' Al-Fatawa, 10/636]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber:
https://www.instagram.com/p/CCfg8j6BEmF/
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2737230389843088/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Air yang Tercampur Najis - Fikih Muyassar Kitab Thaharoh Bab Air #3
https://youtu.be/WgZ6sksu-xk
📋Indahnya Tauhid [02]
🔵 URGENSI TAUHID
Terkadang terdengar suara sumbang nan miring : "untuk apa sih kita belajar tauhid, itukan cuman kulitnya doang!"
Subhanalloh, itu adalah anggapan yang keliru. Tauhid merupakan asas dari agama islam, yang tidak akan mungkin seseorang dapat berislam & beriman dengan baik tanpa mengetahui dan merealisasikannya.
Disisi lain, ada sebahagian orang yang statusnya adalah juru dakwah, entah disebabkan kejahilannya, sangat antipati dengan tauhid dan para pengusungnya, dianggapnya tauhid adalah sumber perpecahan serta penyebab ummat tidak bisa bersatu, olehnya, mereka hanya fokus pada dakwah perbaikan adab dan akhlaq semata, -Allohu musta'aan-
📋Syeikhul Islam Ahmad bin Abdil Halim Al-Harroni -rahimahullah- menjelaskan :
التوحيد أصل الإيمان وهو الكلام الفارق بين أهل الجنة وأهل النار وهو ثمن الجنة ولا يصح إسلام أحد إلا به"
"Tauhid adalah pondasi keimanan, yang merupakan kalam pembeda antara ahli surga dengan ahli neraka, sekaligus harga dari surga, serta keislaman seseorang tidak sah tanpanya".[1]
📋Beliau -rahimahullah- juga berkata :
"Agama ini, mulai dari awal hingga akhir, yang zhohir hingga batinnya, adalah tauhid dan mengikhlaskan agama seluruhnya hanya kepada Allah, serta itulah realisasi dari "Laa Ilaha Illallah".[2]
📋Al-Allamah, Prof DR. Sholeh bin Fauzan -hafizahullah- berkata :
فالتوحيد هو الأساس والأصل والقاعدة، فكيف نزهد في هذا الأمر ونغفل عنه، ونخطئ من يدعو إليه ؟. بل كيف يقال : إن ذلك يفرق بين المسلمين ؟! بل على العكس من ذلك، فالتوحيد يجمع كلمة المسلمين، ولا يتسبب الأمن والاستقرار إلا على توحيد الله.
"Maka tauhid adalah asas, landasan dan pondasi. Sehingga, bagaimana mungkin kita tidak begitu perhatian, melalaikan bahkan menyalahkan orang-orang yang mengajak kepada perkara ini ?. Bahkan bagaimana bisa seseorang berkata : "bahwa perkara itu (tauhid) yang membuat kaum muslimin berpecah belah"?.
Bahkan sebaliknya, tauhid lah yang menyatukan kaum muslimin, dan tidak akan tercipta keamanan dan ketenangan kecuali diatas tauhid."[3]
Oleh karena itulah dikesempatan ini, kami akan menyebutkan beberapa hal yang menunjukkan pentingnya kita mempelajari tauhid, tentunya sesuai dengan kapasitas ilmu yang kami miliki.
📘Diantara urgensi tauhid adalah :
1⃣ Tauhid merupakan maksud, Tujuan Sekaligus Hikmah Diciptakannya Manusia & Jin
Allah Ta'ala berfirman :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ
"Dan tidaklah Aku menciptakan Jin & Manusia kecuali untuk mengabdi kepada-Ku"[QS. Adz-Dzariyyat : 56].
📋Al-Allamah Abdurrohman Nashir As-Sa'di -rahimahulloh- menerangkan :
"Inilah tujuan Allah menciptakan jin dan manusia, dan mengutus seluruh Rasul untuk berdakwah kepada tujuan tersebut, yakni beribadah kepada-Nya. Ibadah tersebut mengandung kewajiban untuk mengenal dan mencintai Allah, kembali dan menghadapkan diri kepada-Nya, serta berpaling dari selain-Nya (tauhid). Hal itu tergantung kepada ma'rifatullah (mengenal Allah), karena kesempurnaan ibadah terkait dengan sejauh mana pengenalan terhadap Allah, bahkan semakin bertambah pengetahuan seorang hamba akan Tuhannya, maka semakin sempurna peribadahan yang dilakukannya. Dengan tujuan itulah Allah menciptakan jin dan manusia, dan bukan karena Allah butuh terhadap mereka"[4]
📋Syeikhul Islam Muhammad At-Tamimi -rahimahullah- berkata :
"Maka ketika anda mengetahui, bahwa Allah menciptakanmu untuk beribadah kepada-Nya, maka fahamilah, bahwa ibadah tidak akan dinamakan ibadah, kecuali dengan tauhid, sebagaimana ibadah sholat, tidak dinamakan dengan sholat kecuali diawali dengan bersuci (thaharah). Sehingga, tatkala kesyirikan menyusup kedalam ibadah, niscaya akan merusak ibadah tersebut, sebagaimana halnya dengan hadats ketika masuk kedalam thaharah."[5] .....Bersambung insya Allah...
Allohu A'lam
📝 Ustadz Hilal Abu Naufal -hafizahulloh-
📮Chanel Telegram : https://t.me/hilalpalopo
______________________
📚 Referensi :
[1] Majmu Fataawa : 24/235
[2] Majmu Fataawa : 10/264
[3] Ahammiyyatut Tauhid, hal 20
[4] Taisir Karimir Rahman, hal 813
[5] Muqoddimah Qawaid Al Arba'ah
MEMAHAMI ILMU AGAMA ADALAH KUNCI SEGALA KEBAIKAN
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan baginya maka Allah akan memahamkannya dengan agama, dan aku hanyalah membagi sedang Allah Dia-lah yang memberi, dan akan senantiasa (segolongan) umat ini tegak (istiqomah) di atas agama Allah, orang yang menyelisihi mereka tidak membahayakan mereka, sampai datang ketetapan Allah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu]
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
وَهَذَا الْحَدِيثُ مُشْتَمل على ثَلَاثَة أَحْكَام أَحدهَا فضل التفقه فِي الدِّينِ وَثَانِيهَا أَنَّ الْمُعْطِيَ فِي الْحَقِيقَةِ هُوَ اللَّهُ وَثَالِثُهَا أَنَّ بَعْضَ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَبْقَى عَلَى الْحَقِّ أَبَدًا
"Hadits ini mencakup tiga permasalahan:
Pertama: Keutamaan mendalami ilmu agama.
Kedua: Bahwa yang memberi secara hakiki adalah Allah ta’ala.
Ketiga: Bahwa sebagian umat ini akan selalu istiqomah di atas kebenaran." [Fathul Bari, 1/164]
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah juga berkata,
وَقد تتَعَلَّق الْأَحَادِيث الثَّلَاثَةِ بِأَبْوَابِ الْعِلْمِ بَلْ بِتَرْجَمَةِ هَذَا الْبَابِ خَاصَّةً مِنْ جِهَةِ إِثْبَاتِ الْخَيْرِ لِمَنْ تَفَقَّهَ فِي دِينِ اللَّهِ وَأَنَّ ذَلِكَ لَا يَكُونُ بِالِاكْتِسَابِ فَقَطْ بَلْ لِمَنْ يَفْتَحُ اللَّهُ عَلَيْهِ بِهِ وَأَنَّ مَنْ يَفْتَحِ اللَّهُ عَلَيْهِ بِذَلِكَ لَا يَزَالُ جِنْسُهُ مَوْجُودًا حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ
"Dan tiga perkara dalam hadits ini berkaitan dengan bab-bab ilmu, bahkan dengan bab ini secara khusus, yaitu:
(1) Dari sisi penetapan kebaikan untuk orang yang mendalami ilmu agama.
(2) Bahwa pemahaman itu tidak dapat diraih hanya dengan usaha, namun dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya untuk memahami agama.
(3) Bahwa orang yang telah Allah berikan pertolongan untuk memahami agama, maka golongan ini akan senantiasa berada di atas kebenaran sampai datang ketetapan Allah." [Fathul Bari, 1/164]
Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah juga berkata,
وَمَفْهُومُ الْحَدِيثِ أَنَّ مَنْ لَمْ يَتَفَقَّهْ فِي الدِّينِ أَيْ يَتَعَلَّمْ قَوَاعِدَ الْإِسْلَامِ وَمَا يَتَّصِلُ بِهَا مِنَ الْفُرُوعِ فَقَدْ حُرِمَ الْخَيْرَ
“Mafhum hadits ini bahwa siapa yang tidak mendalami agama, yaitu tidak mempelajari kaidah-kaidah dasar Islam dan cabang-cabang yang terkait dengannya maka ia tidak akan meraih kebaikan.” [Fathul Bari, 1/165]
Al-Kirmani rahimahullah berkata,
أَنَّ مِنْ جُمْلَةِ الِاسْتِقَامَةِ أَنْ يَكُونَ التَّفَقُّهَ لِأَنَّهُ الْأَصْلُ
“Bahwa termasuk makna istiqomah hendaklah mendalami ilmu agama, karena ia adalah pokoknya.” [Fathul Bari, 13/293]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber:
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2734572723442188/
https://www.instagram.com/p/CCXDYK9hazw/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Air Suci dan Menyucikan - Fikih Muyassar Kitab Thaharoh Bab Air #2
https://youtu.be/-q31XTwRXiM
KIAT SELAMAT DARI MAKSIAT #1
MENDALAMI ILMU AGAMA, TERUTAMA ILMU TAUHID
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah orang-orang yang berilmu.” [Faathir: 28]
Sahabat yang Mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
لَيْسَ الْعِلْمُ بِكَثْرَةِ الرِّوَايَةِ، إِنَّمَا الْعِلْمُ خَشْيَةُ اللَّهِ
“Bukanlah ilmu dengan banyaknya riwayat, hanyalah ilmu itu rasa takut kepada Allah.” [Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam: 1401]
Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata,
فمن كان بالله وبأسمائه وصفاته وأفعاله وأحكامه أعلم كان له أخشى وأتقى، إنما تنقص الخشية والتقوى بحسب نقص المعرفة بالله
"Maka siapa yang lebih berilmu tentang Allah, nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, perbuatan-perbuatan-Nya dan hukum-hukum-Nya, niscaya ia lebih takut dan lebih takwa kepadaNya. Hanyalah berkurang takut dan takwa sesuai dengan kurangnya pengenalan terhadap Allah." [Fathul Baari libni Rajab, 1/82]
Karena dengan ilmu, seorang hamba mengenal keagungan dan kebesaran Allah tabaraka wa ta’ala, sehingga memunculkan rasa takut kepada-Nya, semakin dalam ilmunya tentang Allah maka semakin kuat pula rasa takutnya kepada Allah ‘azza wa jalla.
Dan rasa takut kepada-Nya adalah sebesar-besarnya penghalang di dalam diri seorang hamba untuk berbuat maksiat.
Oleh karena itu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam adalah orang yang paling takut kepada Allah karena beliau yang paling berilmu tentang Allah ‘azza wa jalla dan agama-Nya.
Para ulama lebih takut kepada Allah karena mereka lebih berilmu tentang Allah ‘azza wa jalla, nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya dan hukum-hukum-Nya.
Karena dengan ilmu, keimanan seorang hamba kepada Allah ta’ala semakin kokoh dan tidak mudah terombang-ambing oleh derasnya syubhat dan syahwat.
Karena dengan ilmu, seorang hamba memahami kiat-kiat yang dapat membantunya untuk menghindari maksiat.
Karena dengan ilmu, seorang hamba yang terjerumus dalam dosa mengerti bagaimana cara menyelamatkan diri darinya.
Karena dengan ilmu, seorang hamba mengetahui dahsyatnya siksa Allah ‘azza wa jalla untuk orang-orang yang durhaka dan luasnya rahmat Allah untuk orang-orang yang bertakwa.
Karena dengan ilmu, seorang hamba mengetahui berbagai bahaya maksiat, yang pasti akan menghalangi orang yang berakal untuk bermaksiat.
Al-Khalifah Ar-Rasyid Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu berkata,
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ، الْعِلْمُ يَحْرُسُكَ، وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ، الْعِلْمُ يَزْكُو عَلَى الْعَمَلِ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ
“Ilmu lebih baik dari harta, ilmu menjagamu, sedang harta engkaulah yang menjaganya, ilmu bertambah jika diamalkan, sedang harta berkurang jika dibelanjakan.” [Al-Hilyah, 1/80]
Sumber:
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2734572723442188/
https://www.instagram.com/p/CCXDYK9hazw/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Makna, Urgensi dan Pembagian Thaharoh - Fikih Muyassar Kitab Thaharoh Bab Air #1
https://youtu.be/3Jjfjf5KqDg
📋 BELAJAR KITAB TAUHID
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Tauhid adalah kunci utama kebahagian seorang hamba, karena tauhid adalah hak Allah 'azza wa jalla yang paling agung, yang Dia tetapkan sebagai tujuan hamba diciptakan dan inti dakwah seluruh para nabi dan rasul 'alaihimussalaam.
Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
فَإِنَّ حَقَّ اللّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوا اللّهِ وَلاَ يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئاً وَحَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ لاَ يُعَذِّبَ مَنْ لاَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً
"Sesungguhnya hak Allah atas para hamba adalah mereka beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan hak para hamba atas Allah adalah Allah tidak akan mengazab orang yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu'anhu]
Simak Pembahasan Kitab Tauhid:
Penulis: Asy-Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahullah
Pemateri: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Playlist: http://bit.ly/videokitabtauhid
Download Terjemahan Kitab Panduan: https://t.me/taawundakwah/8536
Telegram Kitab Tauhid:
Audio: https://t.me/kitab_tauhid
Video: https://t.me/videokitabtauhid
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang tidak terputus insya Allah ta'ala. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 CARA MUDAH BELAJAR FIKIH DARI TINGKAT DASAR
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memahamkannya dengan agama.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu]
Klik Playlist: http://bit.ly/belajar_fikih
Download Kitab Panduan: https://t.me/taawundakwah/8504
Ringkasan Muqoddimah Kitab Fikih Muyassar:
1. Urgensi Belajar dan Mengajar Ilmu Agama https://youtu.be/OmCH1hPfK1Q
2. Keistimewaan Kitab Fikih Muyassar https://youtu.be/p20Ho4VMSaE
3. Metode Penyusunan Kitab Fikih Muyassar https://youtu.be/bBeRU6Y7QqU
Pengantar Ilmu Fikih:
1. Apa Itu Fikih? https://youtu.be/uPoSSgwUTh4
2. Sumber-sumber Ilmu Fikih https://youtu.be/SGfTEPo7-GU
3. Cakupan Ilmu Fikih https://youtu.be/8T52Ab-zQTU
4. Faidah Ilmu Fikih https://youtu.be/DOGm0vtK-2c
5. Keutamaan Ilmu Fikih https://youtu.be/ZUcmIYMgKCA
Info Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 TIGA PINTU KE NERAKA
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,
دخل الناسُ النارَ من ثلاثة أبواب: باب شبهة أورثت شكاً في دين الله، وباب شهوة أورثت تقديم الهوى على طاعته ومرضاته، وباب غضب أورث العداون على خلقه
"Manusia masuk neraka dari tiga pintu:
1. Pintu syubhat yang memunculkan keraguan terhadap agama Allah.
2. Pintu syahwat yang menyebabkan ia lebih mendahulukan hawa nafsu daripada ketaatan kepada Allah dan keridhaan-Nya.
3. Pintu kemarahan yang melahirkan permusuhan terhadap makhluk." [Al-Fawaaid: 58]
TIGA DAMPAK BAHAYANYA
1. Syubhat adalah semua pendapat yang tidak sesuai pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Dampak buruknya adalah kekafiran, kesyirikan, kerusakan aqidah dan bid'ah.
2. Menuruti nafsu syahwat dan tidak disalurkan pada jalur yang halal maka memunculkan kemaksiatan seperti syahwat kemaluan: zina, syahwat perut: riba, dan lain-lain.
3. Tidak menahan marah memunculkan kezaliman kepada hamba-hamba Allah, seperti ghibah, menghina, memukul bahkan membunuh.
TIGA SOLUSINYA
1. Ilmu agama, yaitu ilmu yang berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah yang sesuai dengan pemahaman Salaf. Dan menjauhi majelis-majelis, buku-buku dan teman-teman yang suka menebarkan syubhat.
2. Kesabaran, yaitu sabar dalam mengamalkan perintah dan menjauhi larangan. Dan menjauhi sebab-sebab yang menjerumuskan ke dalam syahwat yang terlarang.
3. Menahan marah dan sabar dalam menghadapi orang yang berbuat zalim kepada kita, lebih mulia lagi apabila disertai dengan pemaafan, dan lebih mulia lagi jika dibalas dengan perbuatan baik kepadanya.
Simak #Video_Pendek di Telegram: https://t.me/taawundakwah/8530
Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📹 VIDEO SERI KAJIAN KITAB TAUHID #38
BAB 14 DALIL KE 3-4
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
REZEKI & SEGALA NIKMAT DARI ALLAH SEMATA, BERDOALAH & BERIBADAHLAH HANYA KEPADA-NYA
Allah ta'ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِندَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
“Sesungguhnya mereka yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu, maka mintalah rezeki itu kepada Allah dan sembahlah Dia (saja) serta bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.” [Al-Ankabut: 17]
Allah ta'ala juga berfirman,
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّن يَدْعُو مِن دُونِ اللَّهِ مَن لَّا يَسْتَجِيبُ لَهُ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَهُمْ عَن دُعَائِهِمْ غَافِلُونَ، وَإِذَا حُشِرَ النَّاسُ كَانُوا لَهُمْ أَعْدَاءً وَكَانُوا بِعِبَادَتِهِمْ كَافِرِينَ
“Dan tiada yang lebih sesat dari pada orang yang memohon kepada sesembahan-sesembahan selain Allah, yang tiada dapat mengabulkan permohonannya sampai hari kiamat dan sembahan-sembahan itu lalai dari permohonan mereka. Dan apabila manusia dikumpulkan (di hari kiamat) maka sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari peribadahan mereka.” [Al-Ahqaf: 5-6]
Selengkapnya: https://youtu.be/Fhb5WN3kcHA
Kajian Sebelumnya:
1. MEMAHAMI TAUHID https://youtu.be/mJ152Isyk3c
2. FAIDAH BASMALAH https://youtu.be/5i7_UeYKrLI
3. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA & MISI DAKWAH RASUL https://youtu.be/pioCKth9O2U
4. PERINTAH BERTAUHID & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA https://youtu.be/ulq-47fzhQo
5. SEPULUH WASIAT ALLAH TA'ALA https://youtu.be/FeMduU1g6Tg
6. HAK ALLAH TA'ALA & HAK HAMBA https://youtu.be/U4f90f1t1YY
7. TAUHID BENTENG TERKUAT & PINTU HIDAYAH TERBESAR https://youtu.be/ipE2VkpnTGY
8. SUDAH BENARKAH SYAHADATMU? https://youtu.be/ZiIhI0ZRmvA
9. TAUHID SEBAB TERBESAR MENGGAPAI AMPUNAN https://youtu.be/ouXZyt8kab0
10. PROFIL PEJUANG SEJATI https://youtu.be/rAqXWSOfp0Q
11. LEBIH DARI 70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB https://youtu.be/t1uCCIutSyc
12. DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI https://youtu.be/e3h2tQVt76Y
13. BAHAYA SYIRIK KECIL https://youtu.be/6W1eu8BLHD8
14. AKHIR KEHIDUPAN PALING TRAGIS https://youtu.be/79VDOzevC80
15. DAKWAH TAUHID https://youtu.be/RL7fE-C8Urc
16. PENGUTUSAN MU'ADZ BIN JABAL https://youtu.be/gPecS-lSLAs
17. PENGANGKATAN ALI BIN ABI THALIB SEBAGAI PANGLIMA https://youtu.be/HqZl3DjkaV8
18. DAKWAH KEPADA ORANG KAFIR https://youtu.be/6zVyNropw8g
19. DUA RUKUN TAUHID https://youtu.be/QNVd2dtop4s
20. JANGAN MENUHANKAN GURU ATAU PEMIMPIN https://youtu.be/WQdfVWDCR3A
21. CINTA KEPADA ALLAH & KONSEKUENSINYA https://youtu.be/-R10JqQK4qY
22. MENGENAL KAIDAH "SEBAB" https://youtu.be/5_6qWXN-CAE
23. HUKUM JIMAT https://youtu.be/5tfOFWI2ups
24. HUKUM RUQYAH, TATA CARANYA & KEMUNGKARANNYA https://youtu.be/tlAOEHFkghc
25. TIPU DAYA DUKUN DALAM RUQYAH & JIMAT https://youtu.be/zzft_WHRUko
26. BAHAYA BERGANTUNG KEPADA SELAIN ALLAH TA'ALA https://youtu.be/6dsmYHlbf9o
27. TABARRUK YANG TERLARANG & YANG DISYARI'ATKAN https://youtu.be/CPsrty82cIY
28. TABARRUK DARI BENDA-BENDA TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/vpXsyt5HXvo
29. TUMBAL & SESAJEN, TRADISI SYIRIK WARISAN JAHILIYAH https://youtu.be/vg2UqWZnfmw
30. EMPAT PELAKU DOSA YANG DILAKNAT ALLAH 'AZZA WA JALLA https://youtu.be/9LsmO-dtAqc
31. ORANG YANG MASUK SURGA & NERAKA KARENA SEEKOR LALAT https://youtu.be/fRrOxZ7yhhc
32. KISAH MASJID KAUM MUNAFIK https://youtu.be/WEPxk6ytXMo
33. LARANGAN MENYEMBELIH DI TEMPAT PENYEMBELIHAN KAUM MUSYRIKIN https://youtu.be/_ieiwkkBTZU
34. BERNAZAR UNTUK SELAIN ALLAH TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/GP7fmjFjz7w
35. MENYINGKAP TIPU DAYA JIN & DUKUN https://youtu.be/CG3JbWb9n-Q
36. AGAR TERLINDUNGI DARI SEMUA BAHAYA https://youtu.be/5V9YDEBQrnA
37. SYIRIK ISTIGHATSAH & BERDOA KEPADA SELAIN ALLAH TA'ALA https://youtu.be/FpsjLcgkQ_Q
Playlist: http://bit.ly/videokitabtauhid
GABUNG TELEGRAM
https://t.me/videokitabtauhid
https://t.me/kitab_tauhid
WAG
wa.me/628111833375
wa.me/628111377787
#Yuk_share. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 MAKSIAT ADALAH SEBAB MUSIBAH DI DUNIA DAN AKHIRAT
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dosa adalah sebab dikeluarkannya manusia dari surga yang penuh kenikmatan, ke dunia yang penuh penderitaan.
Dosa adalah sebab diusirnya iblis dari alam langit, kemudian dilaknat dan dimurkai.
Dosa adalah sebab tenggelamnya kaum Nabi Nuh ‘alaihissalaam dengan banjir besar laksana gunung.
Dosa adalah sebab dihancurkannya kaum ‘Ad dengan angin kencang.
Dosa adalah sebab musnahnya kaum Tsamud dengan suara keras yang bergemuruh.
Dosa adalah sebab petaka yang menimpa kaum Homoseks di masa Nabi Luth ‘alaihissalaam dengan cara diangkat negeri mereka kemudian dibalik ke bawah dan disusul dengan lemparan batu.
Dosa adalah sebab hujan api yang menimpa kaum Nabi Syu’aib ‘alaihissalaam.
Dosa adalah sebab Fir’aun dan tentaranya ditenggelamkan di laut.
Dosa adalah sebab dibenamkannya Qorun beserta istananya, hartanya dan keluarganya ke dalam bumi.
Dan berbagai malapetaka lainnya yang menimpa umat manusia tidak lain karena dosa dan maksiat.
Allah jalla wa ‘ala telah mengingatkan,
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
"Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." [Al-'Ankabut: 40]
Selengkapnya: https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2726608720905255/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Mengaku Ahlus Sunnah Tapi Memecah Belah
https://youtu.be/enLqfHCH5sk
📋 MAKNA DOA MEMOHON KEBAIKAN DUNIA & AKHIRAT
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Saudaraku rahimakumullah perbanyaklah doa ini, karena Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam sering membaca doa ini,
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
“Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari azab neraka.” [Al-Baqarah: 201]
Lalu apa yang dimaksud kebaikan dunia dan akhirat?
Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,
الحسنة في الدنيا: العلم والعبادة وفي الآخرة: الجنة
"Kebaikan di dunia adalah ilmu agama dan ibadah. Kebaikan di akhirat adalah surga." [Lathooiful Ma'aarif: 290]
Beberapa Pelajaran:
1. Pentingnya menuntut ilmu agama dan mengamalkannya.
2. Ibadah harus berdasarkan ilmu.
3. Ilmu yang dimaksud adalah Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salaf.
4. Masuk surga dan selamat dari neraka adalah cita-cita setiap mukmin.
5. Anjuran memperbanyak doa yang agung ini.
Sumber:
https://t.me/sofyanruray/2653
https://twitter.com/SofyanRuray/status/1279216269007282176
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Endi mavjud! Telegram Tadqiqoti 2025 — yilning asosiy insaytlari 
