uk
Feedback
✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

Відкрити в Telegram

بسم الله الرمن الرحيم مرحبا بطالب العلم “Welcome to seeker of knowledge.” 🔰تدربيات على مخارج الحروف العربية🔰 نفعنا الله وإياكم بما نشرناه🌹 ✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

Показати більше
2 040
Підписники
+824 години
+297 днів
+19830 день
Архів дописів
sticker.webp0.21 KB

Ayat ini, meskipun sebabnya khusus mengenai pertanyaan tentang jati diri para rasul yang telah berlalu kepada ahli dzikir, yaitu ulama, tapi sesungguhnya konteksnya umum, mencakup setiap permasalahan agama, perkara yang inti atau cabangnya. Jika seseorang tidak mempunyai pengetahuan tentangnya, hendaknya dia menanyakannya kepada orang yang mengetahuinya. Dalam keterangan ini terkandung pelajaran, adanya perintah untuk belajar dan bertanya kepada ulama. Tidaklah diperintahkan untuk bertanya kepada mereka (ulama) melainkan karena mereka wajib mengajarkan ilmu dan menjawab permasalahan yang mereka ketahui. Di dalam pertanyaan pengkhususan melontarkan kepada ulama, terkandung larangan bertanya kepada orang yang sudah dikenal dengan kebodohannya dan tidak berilmu. Di dalamnya juga terkandung larangan bagi orang yang bodoh untuk memposisikan untuk menjawab.

Bismillah... Penting bagi seseorang yang membaca Quran agar berusaha memahami apa yang dia baca.dan bersungguh-sungguh untuk mentadaburinya, tidak hanya berusaha menunaikan hukum tajwidnya, dan memperindah bacaan dengan intonasi dan merdunya suara. Imam Ibnu Qayyim al Jauziyyah rahimahullah menuturkan : Seandainya seorang hamba mengetahui betapa besarnya pengaruh tadabbur dari Qur’an, sungguh ia akan tersibukkan dengannya dari segala hal. Apalagi saat ia melewati suatu ayat dengan penuh tafakur (renungan) dan ia sadar betapa hatinya amat butuh untuk memberikan kesehatan dengan ayat ini, ia pasti akan terus mengulang-ulangnya. Meski harus mengulang hingga ratusan kali, ia akan lakukan. Meski harus mengulangnya sampai semalam penuh, ia pasti akan lakukan. Karena sesungguhnya saat ia membaca satu ayat dengan tadabbur juga tafakur, sungguh akan jauh lebih baik ketimbang menyelesaikan bacaan 30 juz tanpa tafahhum dan tadabbur. Hal itu juga akan lebih bermanfaat dan sangat berdampak dalam meningkatkan keimanannya apalagi yang demikian justru membantu dia dalam menikmati manisnya bacaan Quran. Ketahuilah! Bahwa kondisi semacam ini adalah suatu kebiasaan bagi Salaf kita, dan tak jarang bagi mereka untuk mengulang-ulang satu ayat dalam semalaman. Lihat : Miftahu Dar as Sa’adah milik Ibnu Qayyim al Jauziyyah jilid 1 halaman 187.

sticker.webp0.33 KB

sticker.webp0.72 KB

Bismillah.. MANFAAT MENCERMATI NAMA ALLAH PADA KALAM-NYA DALAM PEMBERSIHAN HATI DAN MENGHILANGKAN KETERGANTUNGAN KEPADA SELAIN-NYA Ma’alisy Syaikh Shalih bin Abdul Aziz bin Muhammad Alusy Syaikh Penerjemah: Zhafran Mufadhdal Pada simpang perjalanan, atau berbagai simpang perjalanan kehidupan dunia, serta gemerlapnya yang melalaikan terkadang manusia lupa akan Allah. Ternyata, ketika membuka Al-Qur’an mereka menemukan nama ini. Sebuah nama Yang Paling Agung: ALLAH Ia tertera pada mayoritas ayat-ayat Al-Qur’an. Di antaranya ;
{الله ولي الذين ءامنوا} ”Allah lah Penolong orang-orang yang beriman”
{الله لا إله إلا هو الحي القيوم} “Allah adalah Dzat yang tidak ada sesembahan selainnya yang benar. Dia Maha Hidup dan Tegak sendiri menghidupkan selainnnya.”
{هو الله لا إله إلا هو} “Dia-lah Allah yang tidak ada sesembahan yang benar diibadahi selain-Nya.”
{هو الله...} “Dia-lah Allah...” {هو الله...} “Dia-lah Allah...” {هو الله...} “Dia-lah Allah...” {هو الله...} “Dia-lah Allah...” {هو الله...} “Dia-lah Allah...” Ya, Sesungguhnya kehidupan ini adalah sebagai kepemilikan Allah. Selain itu hanyalah perantara. Bukankah Al-Qur’an telah menunjukkan kita, menarik kita, dan mengeluarkan kita dari hiruk pikuk kehidupan duniawi kepada Allah?
{ففروا إلى الله إني لكم منه نذير مبين} “Larilah kalian bergegas menuju Allah! Sesungguhnya aku bagi kalian adalah pemberi peringatan nyata dari sisi-Nya.”
 Untuk sebuah perkara besar inilah banyak penyebutan ayat-ayat dalam Al-Qur’an tentang Tauhid Rububiyah maupun pengenalan akan Dzat Pencipta Yang Memberi rezeki, Yang Maha Menghidupkan dan Mematikan, Yang Maha Memberi dan Menghalangi, Yang Merendahkan dan Maha Meninggikan, Yang Maha Melindungi dan tidak ada seorang pun yang dapat melindungi diri dari-Nya. Sebab.. Manusia di dunia ini mengira, atau terkadang mereka menyangka, atau terkadang setan mendatanginya, lalu ia meniupkan sangkaan pada dirinya bahwa ; Segala urusan ada di tangan manusia-manusia. Tidak! Satu-satunya yang di tangan-Nya segala urusan dan keputusan adalah ; Allah semata. Manusia hanyalah: perantara. Perantara sebatas bisa berbuat dan bisa pula tidak berbuat. Berangkat dari hal ini.. Jika engkau memperhatikan dalam Al-Qur’an penyebutan nama Allah dalam sebuah ayat maka ulangi dengan cermat.. Karena yang demikian dapat membersihkan kotoran dunia yang menumpuk dalam hati.

sticker.webp0.16 KB

sticker.webp0.23 KB

Silsilah Aqidah
MUATAN AL-QUR’AN SEMUANYA: TAUHID Ma’alisy Syaikh Shalih bin Abdul Aziz bin Muhammad Alusy Syaikh
Penerjemah: Zhafran Mufadhdal Semuanya, isi Al-Qur’an itu adalah tentang mentauhidkan Allah Azza wa Jalla. Dari awal hingga akhir.. Semuanya adalah Tauhid. Karena, ayat-ayat dalam Al-Qur’an sebagai berikut : 1- Berita tentang Allah Jalla wa ’Ala, tentang sifat-sifat-Nya, tentang hak Allah agar Allah ditauhidkan dan diesakan di dalam ibadah, dan hendaknya hamba berlepas diri dari kesyirikan dan pelaku syirik, serta hal yang semisal ini yang jelas-jelas menerangkan perihal Tauhid. 2- Berita tentang nabi-nabi Allah dan para utusan-Nya, dan kisah-kisah mereka. Maka ini adalah kisah Para Ahli Tauhid orang-orang yang merealisasikan Tauhid kepada Allah. Yang disertai dengan kisah berbagai kondisi yang mereka hadapi dan akhir kesudahan yang mereka rasakan.. “Pada akhirnya; Kami selamatkan orang-orang yang beriman lagi bertakwa itu.“ Firman Allah. 3- Perintah dan Larangan. Yakni perintah untuk menunaikan kewajiban-kewajiban, dan larangan dari melakukan perkara-perkara yang haram. Hal ini hakikatnya adalah hak-hak dan penyempurna Tauhid. Karena, orang yang mentauhidkan Allah niscaya dia mentaati Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi diri dari larangan-Nya, serta ia membebaskan diri dari ajakan syahwat dan hawa nafsu. 4- Berita tentang perkara-perkara ghaib, apa yang terjadi setelah kematian; berupa ragam nikmat, siksaan, Surga, dan Neraka. Pun, tentang kebahagiaan dan kesenangan nan kelak dinikmati oleh sekelompok orang, dan sebaliknya, tentang siksaan dan adzab yang dirasakan oleh kelompok yang lain. Pada hakikatnya ini adalah penyebutan balasan bagi orang-orang yang bertauhid, dan balasan bagi lawannya yakni orang-orang yang berbuat kesyirikan.

sticker.webp0.18 KB

4_5902354709129205623.m4a2.27 KB

sticker.webp0.16 KB

4_5972194888861620809.m4a15.19 MB

طيب اللّٰه انفاسكم واسماعكم  وجعلها الله في ميزان حسناتكم.. ♥️ كفارة المجلس🪷: سُبحانك اللهم وبحمدك .. أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك.. جزاك الله خيرا أ. صفاء الغالية الله يرضى عنك في الدنيآ والآخرة ♥️

sticker.webp0.60 KB

sticker.webp0.37 KB