Ahbabul Mujtaba
Відкрити в Telegram
لو كان للكلا عِطْرٌ لكانت الصلاة على النبي اجمل العطور “Andai saja setiap ucapan memiliki wewangian. Maka ucapan sholawat kepada Nabi adalah wewangian yang paling wangi.” اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّم تَسْلِيْمَا
Показати більше2 021
Підписники
-424 години
-57 днів
Немає даних30 день
Архів дописів
2 022
من استحيا من الناس ولم يستحِ من نفسه فليس لنفسه عند نفسه قدر.
✍🏻 الأدب الراقي .
_
Barangsiapa yang merasa malu kepada orang lain, namun tidak merasa malu kepada dirinya sendiri, maka ia tidak memiliki harga diri di hadapan dirinya sendiri.
✍🏻 Al-Adab ar-Roqi
2 022
خير العمل أخفاه ، أمنعه من الشيطان ، أبعده من الرياء .
[ الفضيل بن عياض ].
Sebaik-baik amal adalah yang paling tersembunyi, paling aman dari gangguan setan, dan paling jauh dari sifat riya (pamer).
[ Al-Fudhoil bin 'Iyadh ]
2 022
أوصـاك ربُّـك بــالـتُّـقــى
وأولو النُّهى أوصوا معهْ
فاخـتر لنفـسِك مسجداً
تخـلـو بـه أو صـومـعـهْ
✍🏻[ تاج العروس ]
Tuhanmu telah mewasiatkan kepadamu untuk bertaqwa,
Dan orang-orang yang berakal (cerdas) pun turut memberikan wasiat yang sama.
Maka pilihlah untuk dirimu sendiri sebuah masjid,
Tempat kau mengasingkan diri (beribadah) atau tempat beribadah (yang sunyi).
✍🏻 [ Taj al-'Arus ]
2 022
وَمَا الدُّمُوعُ فِي ذِكْرِكَ إِلَّا دِمَاءُ الرُّوحِ تَسْتَأْذِنُكَ بِالْوِصَالِ.
Dan tiadalah air mata saat mengingatmu melainkan darah ruh yang meminta izin kepadamu untuk bisa bertemu (bersatu/sampai kepadamu).
2 022
تَسِيلُ الدُّمُوعُ حُزْنًا عَلَى تَقْصِيرِي فِي اتِّبَاعِ سُنَّتِكَ، وَشَوْقًا لِعِنَاقِ رُوحِكَ الطَّاهِرَةِ.
Air mata mengalir karena sedih atas kelalaianku dalam mengikuti sunnahmu, dan karena rindu untuk dapat menyambut (bertemu dengan) ruhmu yang suci.
2 022
يَا سَيِّدِي كُلَّمَا نَادَيْتُ بِالصَّلَاةِ عَلَيْكَ، شَعَرْتُ بِأَنَّ كُلَّ خَلِيَّةٍ فِي جَسَدِي تَلْتَفِتُ نَحْوَ الْمَدِينَةِ تَبْتَغِي جِوَارَك.
Wahai Tuanku, setiap kali aku berseru dengan bersholawat kepadamu, aku merasa seolah-olah setiap sel di tubuhku berpaling ke arah Madinah, mendambakan untuk berada di dekatmu.
2 022
اللهم أحينا مستورين، وأمتنا مستورين، وابعثنا مستورين، وأكرمنا بلقائك مستورين.. يارب العالمين..
Alloohumma ahyinaa mastuuriin, wa amitnaa mastuuriin, wab'atsnaa mastuuriin, wa akrimnaa bi-liqoo'ika mastuurin.. yaa Robbal 'aalamiin..
Ya Alloh, hidupkanlah kami dalam keadaan tertutup (aib kami), wafatkanlah kami dalam keadaan tertutup, bangkitkanlah kami dalam keadaan tertutup, dan muliakanlah kami saat bertemu dengan-Mu dalam keadaan tertutup.. wahai Tuhan semesta alam..
2 022
يَا اللهُ، بِإِذْنِكَ وَبِبَرَكَةِ الصَّلَاةِ، سَهِّلْ لِسَانَنَا لِأَنْ نُصَلِّيَ دَائِمًا عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ ﷺ، حَتَّى آخِرِ حَيَاتِنَا.
Ya Alloh atas idzin-Mu dan berkah sholawat, mudahkanlah lisan kami untuk selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ sampai akhir hayat kami. 🤲
2 022
•رُؤْيَا خَيْرِ الأَنَامﷺ وَبُشْرَى مَقَامِ الكِرَام•
- " حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ، نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، نا جَرِيرٌ، نا ابْنُ أَبِي يَحْيَى، قَالَ: "دَخَلْنَا عَلَى أَبِي بَكْرٍ، بَعْدَ الْعَصْرِ وَهُوَ طَعِينٌ فَقَالَ:" رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّوْمِ فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ قَوْمًا يَقُولُونَ إِنَّا يَهُودٌ قَالَ: هُمْ أَوْلَى بِكُلِّ اسْمِ سُوءٍ، قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ رَجُلًا يُكْثِرُ الصَّلَاةَ عَلَيْكَ , قَالَ: مَنْ هُوَ؟ قُلْتُ: مُسْلِمٌ النَّحَّاتُ , قَالَ: لَا جَرَمَ إِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لَهُ مَقَامًا كَرِيمًا.."
«المَنَامَات/ الحَافِظُ ابْنُ أَبِي الدُّنْيَا»
•Mimpi Melihat Manusia Paling Mulia ﷺ dan Kabar Gembira tentang Kedudukan yang Mulia•
Diriwayatkan dari Abu Bakar, (ia berkata): Yusuf bin Musa telah mengabarkan kepada kami, Jarir telah mengabarkan kepada kami, (dan) Ibnu Abi Yahya mengabarkan kepada kami, ia berkata: "Kami masuk menemui Abu Bakar setelah waktu Ashar, saat ia dalam keadaan terluka (menjelang wafatnya). Ia berkata: 'Aku bermimpi melihat Rosululloh ﷺ di dalam tidurku, lalu aku berkata: "Wahai Rosululloh, sesungguhnya ada suatu kaum yang mengatakan bahwa kami adalah orang-orang Yahudi." Rosululloh ﷺ menjawab: "Mereka (kaum tersebut) lebih berhak mendapatkan segala sebutan yang buruk."
Abu Bakar berkata: "Aku bertanya lagi: 'Wahai Rosululloh, sesungguhnya ada seorang pria yang sangat banyak bersholawat kepadamu.' Rosululloh ﷺ bertanya: 'Siapakah dia?' Aku menjawab: 'Muslim an-Nahhat (si pemahat).' Rosululloh ﷺ bersabda: 'Tentu saja, sesungguhnya Alloh telah menyiapkan baginya kedudukan yang mulia.'"
« Al-Manamat, karya Al-Hafizh Ibnu Abi ad-Dunya »
Penjelasan Singkat
Abu Bakar: Perawi dalam kisah ini kemungkinan besar adalah Abu Bakar bin Abi ad-Dunya (penulis kitabnya) atau perawi sezamannya, bukan sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq, mengingat konteks periwayatannya.
Muslim an-Nahhat: Sosok yang disebutkan dalam mimpi tersebut dikenal sebagai orang yang sangat giat berholawat kepada Nabi ﷺ, yang kemudian mendapatkan kabar gembira melalui mimpi tersebut bahwa Alloh SWT telah menyediakan tempat yang mulia baginya di sisi-Nya.
2 022
فائدة للفرج العاجل من جميع الأمراض الحسية والمعنوية من الحبيب محمد بن عبد الله الهدار والحبيب عبد القادر بن أحمد السقاف رحمهما الله تعالى مناما ؛ والحبيب محمد يقول أوصيكم بقراءة ( ليس لها من دون الله كاشفة ) أقلّها ٣٥٠ مرة في اليوم ؛ وبا يجيكم الفرج ؛ وإن كنتم مرضى أقرأوها ؛ وإن كنتم في سفر أقرأوها حيث ما كنتم ؛ والحبيب عبد القادر قال : ولكل شدة ؛ وقال : سلم عليهم ، والنظر حاصل لهم ولأولادهم ٠
Sebuah faedah (amalan) untuk segera mendapatkan jalan keluar (faraj) dari segala macam penyakit, baik penyakit fisik (lahiriah) maupun penyakit spiritual (batiniah), yang bersumber dari mimpi Al-Habib Muhammad bin Abdulloh Al-Haddar dan Al-Habib Abdul Qodir bin Ahmad As-Segaf rohimahumallohu ta’ala:
Al-Habib Muhammad berpesan: “Aku wasiatkan kepada kalian untuk membaca ayat: 'Laisa lahaa min dunillaahi kaasyifah' (Tidak ada yang dapat menyatakan terjadinya hari itu selain Alloh - QS. An-Najm: 58), paling sedikit 350 kali dalam sehari. Niscaya akan datang kepada kalian jalan keluar (faroj). Jika kalian sedang sakit, bacalah ayat tersebut; jika kalian sedang dalam perjalanan, bacalah ayat tersebut; di mana pun kalian berada, bacalah ayat tersebut.”
Al-Habib Abdul Qodir menambahkan: “(Amalan ini juga bisa dibaca) untuk menghadapi segala macam kesulitan.”
Beliau berdua juga berpesan: “Sampaikan salam kepada mereka (para pengikut/murid), dan pandangan (perhatian/barokah) dari kami akan senantiasa tertuju kepada mereka beserta anak-anak keturunan mereka.”
2 022
دُعَاءُ قَضَاءِ الْحَاجَةِ لِسَيِّدِي عَبْدِ الْقَادِرِ الْجِيلَانِيِّ الْحُسَيْنِيِّ
(Do’a Qodho al-Hajah dari Sayyidi Abdul Qodir al-Jailani al-Husaini)
Tata Cara
رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: مَنْ كَانَتْ لَهُ إِلَى اللهِ حَاجَةٌ، فَلْيُسْبِغِ الْوُضُوءَ وَلْيُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ، يَقْرَأُ فِي الْأُولَى بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَآيَةِ الْكُرْسِيِّ، وَفِي الثَّانِيَةِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَآيَةِ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ، ثُمَّ يَتَشَهَّدُ وَيُسَلِّمُ، وَيَدْعُو بِهَذَا الدُّعَاءِ وَهُوَ:
Diriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa memiliki hajat kepada Alloh, hendaklah ia menyempurnakan wudhunya lalu sholat dua roka’at. Pada roka’at pertama, bacalah surah Al-Fatihah dan Ayat Kursi. Pada roka’at kedua, bacalah surah Al-Fatihah dan Ayat 'Ar-Rosuulu bima unzila ilaihi...' (QS. Al-Baqoroh: 285 hingga akhir ayat). Kemudian bertasyahhud dan salam, lalu berdo’alah dengan do’a ini, yaitu:
Lafal Do’a
اَللَّهُمَّ يَا مُؤْنِسَ كُلِّ وَحِيدٍ، وَيَا صَاحِبَ كُلِّ فَرِيدٍ، وَيَا قَرِيبًا غَيْرَ بَعِيدٍ، وَيَا شَاهِدًا غَيْرَ غَائِبٍ، وَيَا غَالِبًا غَيْرَ مَغْلُوبٍ، أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، الْحَيِّ الْقَيُّومِ، الَّذِي لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، وَأَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، الْحَيِّ الْقَيُّومِ، الَّذِي عَنَتْ لَهُ الْوُجُوهُ، وَخَشَعَتْ لَهُ الْأَصْوَاتُ، وَوَجِلَتْ مِنْهُ الْقُلُوبُ، أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، وَأَنْ تَجْعَلَ لِي مِنْ أَمْرِي فَرَجًا وَمَخْرَجًا، وَتَقْضِيَ حَاجَتِي.
“Ya Alloh, wahai Teman bagi setiap yang kesepian, wahai Pemilik setiap yang menyendiri, wahai yang Dekat dan tidak jauh, wahai yang Menyaksikan dan tidak pernah ghoib, wahai yang Maha Menang dan tidak pernah kalah. Aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu Bismillaahirrohmaanirrohiim, yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, yang tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Dan aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu Bismillaahirrohmaanirrohiim, yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, yang kepada-Nya wajah-wajah tunduk, suara-suara menjadi lirih, dan hati menjadi gemetar karena takut kepada-Nya, agar Engkau bersholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, dan jadikanlah untuk urusanku kelapangan serta jalan keluar, dan kabulkanlah hajatku.”
2 022
Al-Imam Ibnul Jauzi rohimahulloh berkata: "Suatu hari aku bermajelis (menyampaikan nasihat), lalu aku melihat di sekelilingku ada lebih dari sepuluh ribu orang. Tidak ada seorang pun di antara mereka melainkan hatinya menjadi lembut atau matanya mencucurkan air mata.
Maka aku berkata kepada diriku sendiri: "Bagaimana nasibmu jika mereka semua selamat, sementara engkau binasa?!
Lalu aku berseru dengan lisan dan berdo’a: “Wahai Tuhanku dan Tuanku! Jika Engkau menetapkan azab untukku esok hari di akhirat, maka janganlah Engkau beri tahu mereka tentang azabku, demi menjaga kemuliaan-Mu, bukan karena diriku. Agar mereka tidak berkata: Dia (Alloh) mengazab orang yang dulu pernah menunjukkan jalan kepada-Nya.”
(Shoidul Khotir: 1/249)
2 022
أَلْزِمْ نَفْسَكَ بِالْعِبَادَةِ فِي شَبَابِكَ، وَلَوْ كَانَ ذَلِكَ شَاقًّا وَكَثِيرَ الْفِتَنِ، فَإِنَّكَ إِذَا كَبِرْتَ قَدْ تَمْلِكُ الْهِمَّةَ وَلَكِنْ لَا تَمْلِكُ الْقُوَّةَ
Paksalah saat masa mudamu untuk beribadah, walaupun berat dan banyak godaan, karena jika sudah tua mungkin engkau punya semangat, namun tidak lagi mampu.
[ Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki ]
2 022
عن سيدنا عمر بن الخطاب رضي الله عنه أنَّ جناب سيدنا رسول الله ﷺ : « مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَقَالَ : لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ، يُحْيِي وَيُمِيتُ ، وَهُوَ حَيٌّ لا يَمُوتُ ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ : كَتَبَ اللهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةً ، وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةً ، وَرَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ »
Artinya:
"Dari Sayyidina Umar bin Khotthob rodhiyallohu 'anhu, bahwasanya Rosululloh ﷺ bersabda: 'Barangsiapa masuk ke pasar lalu membaca: Laa ilaaha illallooh wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu, wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khoiru, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir
(Tiada Tuhan selain Alloh yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia menghidupkan dan mematikan, Dia Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu), maka Alloh akan mencatat baginya satu juta kebaikan, menghapus darinya satu juta keburukan, dan mengangkat baginya satu juta derajat.'"
Penjelasan (Hikmah)
باب ما يقول إذا دخل السوق.
Bab tentang apa yang diucapkan jika memasuki pasar.
في زحام الدنيا ومواطن الغفلة كالأسواق، تصبح كلمة التوحيد "لا إله إلا الله" طوق نجاة ونورًا ساطعًا. خطوة واحدة تذكر فيها ربك وسط انشغال الناس، تمحو عنك ملايين السيئات وتبني لك بيتًا في الجنة؛ فلا تحرم نفسك هذا الغنم العظيم.
"Di tengah hiruk-pikuk dunia dan tempat-tempat kelalaian seperti pasar, kalimat tauhid 'Laa ilaaha illallooh' menjadi pelampung keselamatan dan cahaya yang terang benderang. Satu langkah saja engkau mengingat Tuhanmu di tengah kesibukan orang-orang, (hal itu) dapat menghapuskan jutaan keburukan darimu dan membangunkanmu sebuah rumah di surga. Maka, janganlah engkau menghalangi dirimu dari keuntungan yang sangat besar ini."2 022
اللَّهُمَ صَلّ عَلَى مُعَلِّمِنَا سيدنا مُحَمَّدِ صاحب البَهَاءِ وَعَلَى آله وَصَحبه وَسَلِمْ تسليما كثيرا.
“Ya Alloh, limpahkanlah rahmat ta’zhim kepada Guru kami, Junjungan kami Nabi Muhammad, sang pemilik keindahan (cahaya/kemuliaan), dan limpahkanlah pula rahmat kepada keluarga serta para sahabatnya, serta berikanlah keselamatan yang banyak (sejahtera).”
2 022
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ
الرِّضَا بِمَا قَسَمْتَ
وَالشُّكْرَ عَلَى مَا أَنْعَمْتَ
وَالْقَنَاعَةَ بِمَا أَعْطَيْتَ
وَالْعَمَلَ بِمَا أَمَرْتَ
كَتَبَهُ مُحَمَّدُ الْحَشَمُ
١٤٤٨ هـ
Ya Alloh, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu:
Keridhoan atas apa yang telah Engkau tetapkan (bagi kami).
Rasa syukur atas apa yang telah Engkau anugerahkan (kepada kami).
Sifat qona'ah (merasa cukup) atas apa yang telah Engkau berikan.
Dan kemampuan untuk beramal sesuai dengan apa yang telah Engkau perintahkan.
Ditulis oleh Muhammad Al-Hasyam, tahun 1448 H.
2 022
إِنْ لَمْ يَكُنْ لِلَّهِ فِعْلُكَ خَالِصًا
فَكُلُّ بِنَاءٍ قَدْ بَنَيْتَ خَرَابُ.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الإِخْلَاصَ فِي الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ.
كَتَبَهُ مُحَمَّدُ الْحَشَمُ
١٤٤٨ هـ
Jika perbuatanmu tidak didasari dengan ikhlas karena Alloh, maka setiap bangunan (amal) yang telah engkau bangun adalah sia-sia (runtuh/rusak).
Ya Alloh, anugerahkanlah kepada kami keikhlasan dalam perkataan dan perbuatan.
Ditulis oleh Muhammad Al-Hasyam, tahun 1448 H.
2 022
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُعَلِّمِنَا سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ اللُّطْفِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا
“Ya Alloh, limpahkanlah rahmat ta'zhim kepada Guru kami, Junjungan kami Nabi Muhammad, sang pemilik kelembutan (kasih sayang), dan limpahkanlah pula rahmat kepada keluarga serta para sahabatnya, serta berikanlah keselamatan yang banyak (sejahtera).
