uk
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Відкрити в Telegram
5 167
Підписники
-224 години
-87 днів
-4730 день
Архів дописів
DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI SEGALA KEBURUKAN (3) MEMBACA DUA AYAT AKHIR SURAT AL-BAQORAH (Dibaca 1 Kali di Waktu Malam) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah 'azza wa jalla berfirman, آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara para rasul Allah’, dan mereka mengatakan: ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdoa): Ampunilah kami wahai Rabb kami, dan hanya kepada Engkaulah kami kembali." [Al-Baqorah: 285] لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat azab karena kejahatan yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): Wahai Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami pikul. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." [Al-Baqorah: 286] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, الآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ البَقَرَةِ، مَنْ قَرَأَهُمَا فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ “Dua ayat akhir surat Al-Baqorah, barangsiapa membacanya di satu malam, maka dua ayat ini mencukupinya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshari radhiyallahu’anhu] Dalam riwayat yang lain ada tambahan lafaz, فَاقْرَءُوهُمَا وَعَلِّمُوهُمَا أَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَكُمْ فَإِنَّهُمَا قُرْآنٌ وَصَلَاةٌ وَدُعَاءٌ "Maka bacalah dua ayat ini, dan ajarkan kepada anak dan istri kalian, karena dua ayat ini adalah qur'an, sholat dan doa." [HR. Abu Ubaid dalam Fadhail Al-Qur’an dari riwayat mursal Jubair bin Nufair radhiyallahu'anhu, Fathul Bari, 9/56] Al-Hafizh Ibnu Hajar Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, "Makna 'Dua ayat ini mencukupinya' adalah: (1) Mencukupinya dari membaca Al-Qur’an dalam sholat malam dengan Al-Qur’an (maksudnya ia telah mendapat pahala membaca Al-Qur’an dalam sholat malam). (2) Juga dikatakan bahwa mencukupinya dari membaca Al-Qur’an secara mutlak, apakah dalam sholat atau di luar sholat. (3) Juga dikatakan bahwa mencukupinya dalam permasalahan akidah, karena kandungan ayat mencakup iman dan amalan secara global. (4) Juga dikatakan bahwa mencukupinya untuk selamat dari semua keburukan. (5) Juga dikatakan bahwa mencukupinya dari keburukan setan. (6) Juga dikatakan bahwa mencukupinya untuk menolak keburukan manusia dan jin. (7) Juga dikatakan bahwa mencukupinya untuk mendapatkan pahala tanpa harus melakukan amalan yang lain." [Fathul Bari, 9/56] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia mendapat pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim]

photo content

Nasihat di Masa Fitnah Pembunuhan dan Pertikaian https://youtu.be/onqcbLtBpoM

DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI SEGALA KEBURUKAN (02) MEMBACA SURAT AL-IKHLAS, AL-FALAQ DAN AN-NAAS (Dibaca 3 Kali Ba’da Shubuh dan Ashar, 1 Kali Ba’da Sholat Zhuhur, Maghrib dan Isya, 3 Kali Sebelum Tidur) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Surat Al-Ikhlas: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ “Katakanlah: Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Ash-Shomad, yaitu yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada yang serupa dengan-Nya. Surat Al-Falaq: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai waktu Shubuh, dari keburukan makhluk-Nya, dan dari keburukan di waktu malam apabila telah gelap, dan dari keburukan para wanita tukang sihir yang meniup di buhul-buhul, dan dari keburukan orang yang hasad apabila ia hasad. Surat An-Naas: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ “Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia, (Allah) Raja manusia, Sesembahan manusia, dari keburukan bisikan setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia. KETERANGAN 1. Memohon perlindungan dengan surat-surat ini juga bisa dibaca kapan saja, tanpa terikat waktu dan jumlah. 2. Ada perbedaan cara membacanya pada dzikir pagi petang dan sebelum tidur: Pertama: Dalam dzikir pagi petang, cara membacanya adalah Al-Ikhlas 3 kali, kemudian Al-Falaq 3 kali, kemudian An-Naas 3 kali. Kedua: Sebelum tidur cara membacanya adalah: - Mengumpulkan kedua telapak tangan, seperti dalam posisi berdoa. - Membacakan Al-Ikhlas 1 kali, kemudian Al-Falaq 1 kali, kemudian An-Naas 1 kali. - Tiup kedua telapak tangan. - Kemudian usap ke seluruh tubuh yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, kemudian wajah dan tubuh bagian depan. Lakukan cara seperti ini sampai 3 kali. 3. Tiga surat ini dibaca 3 kali setiap Ba’da Shubuh dan Ashar berdasarkan HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abdullah bin Khubaib radhiyallahu’anhu, sebagaimana dalam Shahih At-Targhib no. 649. 4. Dibaca 1 kali setiap Ba’da Sholat Zhuhur, Maghrib dan Isya berdasarkan HR. Abu Daud dari ‘Uqbah bin Amir radhiyallahu’anhu, sebagaimana dalam Ash-Shahihah no. 1514. 5. Dibaca 3 kali setiap sebelum tidur berdasarkan HR. Al-Bukhari dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

photo content

📋 ISTRI YANG TIDAK AKAN MENCIUM HARUMNYA SURGA بسم الله الرحمن الرحيم Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاقًا فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّة “Wanita mana saja yang meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka haram atasnya mencium harumnya surga.” [HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Tsauban radhiyallahu’anhu, Shahih Abi Daud: 1928] Asy-Syaikh Al-‘Allamah Ibnu Baz rahimahullah berkata, والمعنى: التحذير من طلب الطلاق من دون علة، أما إذا كان هناك علة لكونه كثير المعاصي والشرور؛ لأنه سكير، لأنه يتهاون بالصلاة في الجماعة أو لا يصلي، أو لأنه يظلمها ويؤذيها بالضرب بغير حق، أو ما أشبه ذلك فهي معذورة تطلب الطلاق، وليس لها البقاء مع من لا يصلي؛ لأن من ترك الصلاة كفر، فعليها أن تمتنع منه وأن تطلب منه الطلاق فإن أبى ترفع الأمر إلى المحكمة فليس لها البقاء مع من لا يصلي. “Makna hadits ini adalah peringatan keras bagi wanita agar tidak minta cerai tanpa sebab. Adapun jika ada sebab, seperti: – Suaminya banyak maksiat dan amalan buruk, – Suka mabuk, – Tidak menjaga sholat berjama’ah, – Tidak sholat, – Menzalimi dan menyakiti istri tanpa alasan yang benar, atau perbuatan dosa yang lain. Maka istri memiliki alasan untuk meminta cerai. Dan tidak boleh bagi istri untuk tetap bersama suami yang tidak sholat, karena orang yang meninggalkan sholat menjadi kafir, maka wajib bagi istri untuk menjauh dari suaminya dan meminta cerai. Kalau suaminya tidak mau menceraikan, maka hendaklah ia mengurus cerai di Pengadilan, karena tidak boleh ia bersama suami yang tidak sholat.” [Fatawa Nur ‘alad Darb: 848] BEBERAPA PELAJARAN 1. Dalam hadits yang mulia ini terdapat ancaman keras terhadap wanita yang meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan syari’at, maka perbuatan tersebut haram dan termasuk dosa besar. 2. Perceraian bukan sesuatu yang disukai, dan tidak dianjurkan dalam syari’at. 3. Dibolehkan meminta cerai apabila ada alasan yang dibenarkan, seperti: – Ketidaksukaan terhadap suami yang dikhawatirkan akan memunculkan kedurhakaan istri. – Suami berlaku buruk kepada istri. – Atau suami melakukan dosa-dosa besar dan tidak mau bertaubat. 4. Anjuran menjaga dan merawat cinta kasih antara suami istri. 5. Kewajiban mengikuti tuntunan syari’at dalam berumahtangga, sehingga orang yang sudah menikah lebih butuh untuk menuntut ilmu karena kewajibannya dan permasalahan yang akan ia hadapi bertambah. [Disarikan dari Transkrip Syarh Sunan Abi Daud, Syaikh Abdil Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah: 255] Sumber: https://sofyanruray.info/istri-yang-tidak-akan-mencium-harumnya-surga/ Simak #Video_Pendek di YouTube: https://youtu.be/ATWqG_wv8m0 ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI SEGALA KEBURUKAN (01) MEMBACA AYAT KURSIY (Dibaca 1 Kali Pagi dan Sore, Setelah Sholat Wajib dan Sebelum Tidur) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah 'azza wa jalla berfirman, اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Allah, tidak ada yang berhak disembah selain Dia, yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri serta Terus Mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur, milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi, dan siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya, yang maha mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak sedikit pun dapat meliputi ilmu-Nya kecuali yang Dia kehendaki, kursiy-Nya meliputi langit dan bumi, dan Dia tidak merasa letih mengurus keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.” [Al-Baqorah: 255] KETERANGAN 1. Mulailah dengan membaca isti'adzah, أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk”. Allah 'azza wa jalla berfirman, فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ "Apabila engkau hendak membaca Al-Qur’an, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk." [An-Nahl: 98] Adapun membaca basmalah disunnahkan sebelum membaca Al-Qur’an jika dari awal surat, dan isti'adzah disunnahkan dari awal maupun tengah surat. 2. Hendaklah dibaca dengan memahami maknanya, menghadirkan hati (khusyu') dan keyakinan yang kuat. 3. Ayat kursiy dibaca setiap pagi dan sore berdasarkan HR. Ath-Thobarani dalam Al-Mujam Al-Kabir dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu’anhu, sebagaimana dalam Shahih At-Targhib no. 662. 4. Dibaca setiap selesai sholat berdasarkan HR. An-Nasaai dalam Amalul Yaum wal Lailah dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu’anhu, sebagaimana dalam Ash-Shahihah no. 972. 5. Dibaca setiap sebelum tidur berdasarkan HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

photo content

[Live] TOLERANSI BERAGAMA JANGAN KEBABLASAN Pemateri Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizahullah --------------------------------------- Facebook: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/727327314852672 Youtube: https://youtu.be/UB8THZvHV8w

📋 KABAR GEMBIRA UNTUK KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ DIBUKA PENDAFTARAN ANGKATAN I Program Belajar Akidah, Tauhid dan Fikih dari Tingkat Dasar (Insya Allah Menyusul Program Belajar Tafsir, Hadits, Sirah, Nasihat Ilmiah, Fatwa Ulama, Tanya Jawab, Fikih Wanita, dll) Melalui Group WA KAJIAN ISLAM Ahlus Sunnah wal Jama'ah - Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Mulai Belajar Insya Allah: Ahad, 5 Jumadal Ula 1442 / 20 Des 2020 Pelajaran akan dibagikan dalam bentuk video, audio, artikel, poster atau buku PDF. PERSYARATAN Saudaraku rahimakumullah, sebelum kami sebutkan syarat-syarat group, kami ingatkan sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, الْمُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ “Kaum Muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka.” [HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Shahihul Jaami’: 6714] Maka kami harap peserta mematuhi syarat-syarat berikut: 1. Hendaklah ikhlas karena Allah 'azza wa jalla dan menghiasi diri dengan adab-adab Penuntut Ilmu. 2. Hendaklah masuk ke group sesuai jenis kelamin, group Ikhwan (pria) dan Akhwat (wanita) terpisah. 3. Tidak boleh mengambil nomor peserta lain di group lalu menghubungi untuk menawarkan dagangan, donasi atau kepentingan pribadi. 4. Penting: - Admin Group Resmi tidak menghubungi secara pribadi (japri) kepada peserta untuk menawarkan dagangan atau donasi. - Admin Group Resmi hanya mengirim ke group, bukan ke nomor pribadi. - Hendaklah berhati-hati jika ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan group atau karena satu group. 5. Hendaklah hanya masuk satu group saja, berikan kesempatan kepada kaum muslimin yang lainnya, karena jumlah anggota group terbatas. CARA MENDAFTAR - Melalui Link Group yang Dipost di Fb https://www.facebook.com/286395654843257/posts/1784324985050309/ - Atau ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Program Belajar Akidah, Tauhid dan Fikih dari Tingkat Dasar
Program Belajar Akidah, Tauhid dan Fikih dari Tingkat Dasar

📋 SHOLAT ADALAH PINTU HIDAYAH بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah 'azza wa jalla berfirman, إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ "Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar." [Al-'Ankabut: 45] Apa yang perlu diperhatikan agar sholat benar-benar menjadi pintu hidayah? 1. Keikhlasan niat, hendaklah karena Allah semata, bukan karena ingin dipuji orang sedikit pun. 2. Cara pelaksanaannya, hendaklah sesuai petunjuk Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam. 3. Waktunya, hendaklah tidak menunda-nunda sholat tanpa alasan syar'i. 4. Kekhusyukan, hendaklah berusaha memahami bacaan-bacaan sholat dan menghadirkan hati saat membacanya dengan penuh ketundukan kepada Allah 'azza wa jalla. 5. Sholat berjama'ah di masjid bagi laki-laki, kecuali ada udzur yang membolehkan di rumah. Apabila kita memperbaiki lima hal ini, maka insya Allah sholat akan menjadi salah satu pintu hidayah terbesar di dunia, dan di akhirat menjadi penentu baiknya amalan kita. Rasululllah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, أوَّلُ ما يحاسبُ بِهِ العبدُ يومَ القيامةِ الصَّلاةُ ، فإن صلُحَت صلُحَ سائرُ عملِهِ ، وإن فسَدت فسدَ سائرُ عملِهِ “Amalan pertama seorang hamba yang akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat, jika baik sholatnya maka baik pula seluruh amalannya, namun jika rusak sholatnya maka rusak pula seluruh amalannya.” [HR. Thabarani dalam Al-Aushat dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Shohihut Targhib: 376] Sumber: https://www.instagram.com/p/CIVk2K3B9lZ/ Gabung Group WA Kajian Islam Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375

Beberapa Penyimpangan Terhadap Nama dan Sifat Allah 'Azza wa Jalla Live Kitab Tauhid Bab 51 Youtube: https://youtu.be/gC9b45y-80s Facebook: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/433559097810502

📋 BERSATU DAN SALING MENCINTAI ADALAH SIFAT GENERASI SALAF بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah 'azza wa jalla berfirman tentang generasi beriman yang pertama, مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ "Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengannya adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka." [Al-Fath: 29] Ayat yang mulia ini menjelaskan tentang sifat Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu'anhu'anhum, generasi pertama orang-orang yang beriman, bahwa mereka saling berkasih sayang dan bersatu dengan sesama kaum mukminin dan keras terhadap orang-orang kafir. Inilah sifat orang-orang yang beriman, karena bersatu dan saling mencintai antara kaum mukminin termasuk keimanan. Sebagaimana membenci dan memusuhi orang kafir juga termasuk keimanan. Sahabat yang Mulia Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata, إِنَّ مِنَ الْإِيمَانِ أَنْ يُحِبَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ لَيْسَ بَيْنَهُمَا نَسَبٌ قَرِيبٌ وَلَا مَالٌ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَلَا مَحَبَّةٌ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ "Sesungguhnya termasuk keimanan, seorang yang mencintai orang lain, padahal di antara mereka berdua tidak ada hubungan nasab yang dekat, tidak pula karena harta yang diberikan orang itu kepadanya, dan tidaklah ada kecintaan antara mereka berdua kecuali karena Allah 'azza wa jalla." [Al-Ikhwan libni Abid Dunya: 15] Asy-Syaikh Prof. DR. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahumallah berkata, كلَّما قوي إيمان الشَّخص قويت رحمته بإخوانه فقوَّتها في العبد من قوة إيمانه، وضعفها من ضعف إيمانه، وهـذا ظاهر في قوله عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: «مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ»، وذلك أنَّ إلـاهنا المقصود المعبود رحيم يحب الرحماء ودِيننا دين الرَّحمة، ونبيّنا نبيّ الرّحمة، وكتابنا القران كتاب الرحمة، والله نعت عباده المؤمنين فيه بقوله: {رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ}. "Setiap kali menguat iman seseorang, menguat pula kasih sayangnya terhadap saudara-saudaranya seagama, karena kuatnya sifat kasih sayang berasal dari kekuatan imannya dan lemahnya sifat tersebut berasal dari kelemahan imannya. Ini jelas dalam sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ “Perumpamaan kaum mukminin dalam perkara saling mencintai, menyayangi dan berlemah lembut bagaikan satu tubuh.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu’anhuma) Demikian itu karena Allah yang kita sembah adalah Maha Penyayang; mencintai orang-orang yang penyayang, agama kita adalah agama kasih sayang, Nabi kita seorang yang penyayang, kitab kita Al-Qur’an adalah kitab kasih sayang, dan Allah mensifatkan hamba-hamba-Nya yang beriman (para sahabat) dalam kitab-Nya dengan firman-Nya, رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ “Mereka saling berkasih sayang di antara mereka.” (Al-Fath: 29).” [Al-Fawaaid Al-Mukhtashoroh min Mauqi’ Asy-Syaikh Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahullah] Sumber: https://sofyanruray.info/bersatu-dan-saling-mencintai-adalah-sifat-generasi-salaf/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 UJIAN KEMISKINAN LEBIH RINGAN DARIPADA KEKAYAAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Betapa banyak orang yang bisa bersabar ketika diuji dengan kemiskinan, tapi sedikit yang bersyukur ketika diuji dengan kekayaan. Betapa banyak orang yang rajin ibadah ketika miskin, tapi ketika menjadi kaya ia terbuai dengan dunia dan malas ibadah. Karena ujian kekayaan memang lebih berat, sehingga orang miskin lebih banyak masuk surga. Maka bersabarlah wahai saudaraku yang diuji dengan kemiskinan dan kekurangan harta. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, اطَّلَعْتُ فِى الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِى النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء . "Aku menoleh ke surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir (miskin) dan aku menoleh ke neraka maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." [Al-Bukhari dari Imron bin Hushain radhiyallahu'anhu dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma] Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, كَانَ أَكْثَرَ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ الْمَسَاكِينُ لِأَنَّ فِتْنَةَ الْفَقْرِ أَهْوَنُ وَكِلَاهُمَا يَحْتَاجُ إلَى الصَّبْرِ وَالشُّكْرِ "Kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang miskin, karena ujian kefakiran lebih ringan (sehingga lebih mudah untuk bersabar). Namun kedua ujian (baik kefakiran maupun kekayaan) sama-sama membutuhkan kesabaran dan kesyukuran." [Al-Fatawa, 14/305] Dan sungguh bodoh dan merugi, orang miskin yang malas ibadah dan suka berbuat dosa, di dunia hidupnya susah, dan di akhirat lebih susah lagi. Sumber: https://sofyanruray.info/ujian-kemiskinan-lebih-ringan-daripada-kekayaan/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (07) SIKSA KUBUR PEZINA DIBAKAR DALAM TUNGKU TANPA BUSANA https://youtu.be/I-kL-ImJjdg

Yang Pantas Diakui Sebagai Rabb dan Layak Disembah Hanyalah yang Tidak Membutuhkan Selain-Nya Kitab Kaidah-kaidah Tauhid - Kaidah Tauhid Rububiyah Ke-36 https://youtu.be/5a9CDsLiGN8

📹 [Update Seri Ke-5] Kajian 50 Masalah Akidah dan Manhaj (Kitab Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Download Buku Panduannya: https://t.me/taawundakwah/8725 Playlist: http://bit.ly/50_prinsip_sunnah 1. Jalan Keselamatan adalah Mengikuti Generasi Salaf https://youtu.be/G-JE7LN6op0 2. Menjadi Ahlus Sunnah Harus Meninggalkan Bid'ah https://youtu.be/AUfEH_S_eoM 3. Larangan Bermajelis dengan Golongan Menyimpang https://youtu.be/Tp5AycWBfwg 4. Larangan Berdebat https://youtu.be/zn3r4Nqd9cQ 5. Memahami Makna Sunnah Sesuai Konteks Pembahasan https://youtu.be/Ws6539Z6Mvk Bersambung insya Allah... Kajian Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 JAGALAH DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullaah, jika kita mencintai keluarga kita, maka ketahuilah bahwa bukti cinta terbesar adalah menjaga mereka dari api neraka yang sangat pedih. Dan menjaga keluarga dari api neraka artinya mengajarkan ilmu agama kepada mereka, memerintahkan untuk taat kepada Allah serta melarang berbuat dosa. Dan perintah Allah yang tertinggi adalah tauhid, sedang dosa terbesar adalah syirik. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ "Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, padanya ada malaikat-malaikat yang kasar lagi keras, mereka tidak pernah menentang perintah Allah dan selalu mengamalkan perintah-Nya." [At-Tahrim: 6] Sahabat yang Mulia Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu'anhu berkata, أدبوهم وعلموهم "Makna menjaga keluarga dari Api neraka adalah: Ajarkan mereka adab dan ilmu agama." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88] Al-Imam Mujahid rahimahullah berkata, اتَّقُوا اللَّهَ وَأَوْصُوا أَهْلِيكُمْ بتقوى الله "Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka artinya: Bertakwalah kepada Allah dan perintahkan keluargamu untuk bertakwa kepada Allah." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88] Al-Imam Qotadah rahimahullah berkata, تأمرهم بطاعة الله وتنهاهم عن معصية الله وأن تقوم عليهم بأمر الله وتأمرهم به وتساعدهم عليه فإذا رأيت لله معصية ردعتهم عَنْهَا وَزَجَرْتَهُمْ عَنْهَا "Jagalah keluargamu dari neraka maknanya: Engkau perintahkan mereka untuk taat kepada Allah dan larang mereka berbuat maksiat kepada-Nya, dan engkau urus mereka sesuai perintah Allah, perintahkan mereka dan tolong mereka dalam mengamalkannya. Lalu jika engkau melihat mereka bermaksiat kepada Allah maka beri nasihat dan peringatan agar meninggalkan maksiat itu." [Tafsir Ibnu Katsir, 8/88-89] Sumber: https://sofyanruray.info/jagalah-dirimu-dan-keluargamu-dari-api-neraka/ Simak #Video_Pendek di YouTube: https://youtu.be/Sg4HMgldzVQ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 CAMBUK YANG KERAS AGAR SEMANGAT MENUNTUT ILMU بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullaah, hanya ada satu jalan untuk meraih kebaikan, yaitu menuntut ilmu agama berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman generasi Salaf. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memahamkannya dengan agama.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Mu’awiyah radhiyallahu’anhu] Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqoloni Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, وَمَفْهُومُ الْحَدِيثِ أَنَّ مَنْ لَمْ يَتَفَقَّهْ فِي الدِّينِ أَيْ يَتَعَلَّمْ قَوَاعِدَ الْإِسْلَامِ وَمَا يَتَّصِلُ بِهَا مِنَ الْفُرُوعِ فَقَدْ حُرِمَ الْخَيْرَ “Mafhum hadits ini bahwa siapa yang tidak melakukan tafaqquh fid diin (berusaha memahami agama), yaitu tidak mempelajari kaidah-kaidah Islam dan cabang-cabangnya maka sungguh ia telah diharamkan untuk meraih kebaikan.” [Fathul Baari, 1/165] Sumber: https://sofyanruray.info/cambuk-yang-keras-agar-semangat-menuntut-ilmu/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]