ru
Feedback

Не попадитесь на канал ботавода! Telemetrio находит и помечает такие каналы 👉 Хотите видеть метку — оформите подписку 👈

Media🌞Dakwah

Media🌞Dakwah

Открыть в Telegram

Ekspresi Ummat Yang Merindukan Ridho Allah Dunia Wal Akhirah... Dunia adalah jalan ke Surga...

Больше
1 504
Подписчики
Нет данных24 часа
Нет данных7 дней
Нет данных30 дней

Загрузка данных...

Похожие каналы
Нет данных
Возникли проблемы? Пожалуйста, обновите страницу или обратитесь к нашему support-менеджеру .
Входящие и исходящие упоминания
---
---
---
---
---
---
Привлечение подписчиков
окт. '26
октябрь '260
в 0 каналах
сентябрь '260
в 0 каналах
Get PRO
август '260
в 0 каналах
Get PRO
июль '260
в 0 каналах
Get PRO
июнь '260
в 0 каналах
Get PRO
май '260
в 0 каналах
Get PRO
апрель '260
в 0 каналах
Get PRO
март '26
+2
в 0 каналах
Get PRO
февраль '26
+1
в 0 каналах
Get PRO
январь '26
+2
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
ноябрь '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
октябрь '25
+3
в 0 каналах
Get PRO
сентябрь '250
в 0 каналах
Get PRO
август '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
июль '250
в 0 каналах
Get PRO
июнь '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
май '25
+2
в 0 каналах
Get PRO
апрель '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
март '25
+1
в 0 каналах
Get PRO
февраль '250
в 0 каналах
Get PRO
январь '25
+2
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '24
+1
в 0 каналах
Get PRO
ноябрь '24
+2
в 0 каналах
Get PRO
октябрь '24
+2
в 0 каналах
Get PRO
сентябрь '24
+6
в 0 каналах
Get PRO
август '24
+6
в 0 каналах
Get PRO
июль '24
+4
в 0 каналах
Get PRO
июнь '24
+7
в 0 каналах
Get PRO
май '24
+5
в 0 каналах
Get PRO
апрель '24
+3
в 0 каналах
Get PRO
март '24
+7
в 0 каналах
Get PRO
февраль '24
+10
в 0 каналах
Get PRO
январь '24
+12
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
ноябрь '23
+2
в 0 каналах
Get PRO
октябрь '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
сентябрь '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
август '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
июль '23
+8
в 0 каналах
Get PRO
июнь '23
+3
в 0 каналах
Get PRO
май '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
апрель '23
+9
в 0 каналах
Get PRO
март '23
+5
в 0 каналах
Get PRO
февраль '23
+11
в 0 каналах
Get PRO
январь '23
+7
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '22
+13
в 0 каналах
Get PRO
ноябрь '22
+8
в 0 каналах
Get PRO
октябрь '22
+9
в 0 каналах
Get PRO
сентябрь '22
+24
в 0 каналах
Get PRO
август '22
+18
в 0 каналах
Get PRO
июль '22
+14
в 0 каналах
Get PRO
июнь '22
+12
в 0 каналах
Get PRO
май '22
+26
в 0 каналах
Get PRO
апрель '22
+13
в 0 каналах
Get PRO
март '22
+5
в 0 каналах
Get PRO
февраль '22
+8
в 0 каналах
Get PRO
январь '22
+41
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '21
+24
в 0 каналах
Get PRO
ноябрь '21
+21
в 0 каналах
Get PRO
октябрь '21
+31
в 0 каналах
Get PRO
сентябрь '21
+17
в 0 каналах
Get PRO
август '21
+86
в 0 каналах
Get PRO
июль '21
+52
в 0 каналах
Get PRO
июнь '21
+57
в 0 каналах
Get PRO
май '21
+116
в 0 каналах
Get PRO
апрель '21
+28
в 0 каналах
Get PRO
март '21
+35
в 0 каналах
Get PRO
февраль '21
+55
в 0 каналах
Get PRO
январь '21
+63
в 0 каналах
Get PRO
декабрь '20
+2 807
в 0 каналах
Посты канала
photo content

2
Нет текста...
176
3
https://youtu.be/pT62AJf2dxo?si=GKIZvD-P-YqERDI0
187
4
Lo bakal melihat bagaimana seorang Hudzaifah ibn al-Yaman harus duduk menahan napas tepat di sebelah pimpinan musuh di tengah badai pasir malam hari. Lo bakal menyaksikan bagaimana seorang Nu’aim ibn Mas’ud sendirian mengacak-acak psikologi dua aliansi raksasa sampai mereka saling curiga dan bubar sendiri. Lo juga bakal takjub melihat Zaid ibn Tsabit memecahkan kode bahasa asing dan sistem kriptografi zaman kuno cuma dalam hitungan belasan hari. Selamat Datang di Dunia Bawah Tanah Madinah Buku ini dibuat bukan cuma buat ngajak lo bernostalgia sama masa lalu, tapi buat memperlihatkan betapa keren, cerdas, dan taktisnya generasi terbaik dalam sejarah Islam ini. Mereka bukan cuma jago ibadah di mihrab, tapi juga master dalam seni pengintaian, analisis data, dan penyusupan di lapangan. Tarut napas dalam-dalam, pasang sabuk pengaman lo, dan persiapkan mental. Kita bakal melangkah keluar dari cahaya terang Kota Madinah dan masuk ke dalam dunia bayang-bayang. Inilah kisah 20 agen rahasia terbaik sepanjang masa. Inilah Shadows of Madina. Link : https://lynk.id/khadeeja.kayana.humaira #fyp #reels #siasat #taktik #strategi #perang #agen #rahasia
196
5
SHADOW of MADINA : 20 Kisah Agent Intelijen & Operasi Rahasia Para Sahabat Nabi Taktik Rahasia, Misi Maut Sahabat Nabi & Kisah Para Agent Intelijen di Zaman Nabi Wilayah Jazirah Arab adalah sebuah lanskap yang sama sekali gak ramah. Gurun pasir membentang ribuan kilometer, dikepung bukit-bukit batu hitam yang tajam, dan suhu udara yang ekstrem. Di siang hari, teriknya bisa bikin kulit lo seakan terbakar. Di malam hari, dinginnya menusuk sampai ke dalam sumsum tulang. Di tengah daratan tandus jazirah Arab abad ke-7 ini, sebuah peradaban baru sedang lahir di sebuah kota kecil bernama Madinah. Tapi, lahirnya sebuah peradaban gak pernah lewat jalan yang mulus, Bro. Dari luar, imperium-imperium raksasa dunia waktu itu—Persia di timur dan Romawi Byzantium di utara—melihat gerakan baru ini sebagai ancaman yang harus dimusnahkan sebelum makin membesar. Dari dalam Jazirah Arab sendiri, koalisi suku-suku Quraisy di Makkah dan aliansi lokal lainnya gak pernah berhenti merancang plot pembunuhan, pengepungan, hingga invasi militer. Secara kalkulasi matematika dan teori militer modern, Madinah harusnya udah hancur cuma dalam hitungan bulan. Jumlah pasukan musuh sering kali tiga hingga lima kali lipat lebih banyak. Senjata mereka lebih lengkap, armada kavaleri mereka lebih siap, dan dana perang mereka hampir gak terbatas. Lantas, gimana caranya sebuah negara kota yang baru berdiri ini bisa bertahan dari kepungan musuh yang begitu masif? Gimana caranya mereka selalu bisa mendahului pergerakan lawan bahkan sebelum musuh sempat mencabut pedang dari sarungnya? Jawabannya ada di balik bayang-bayang. Di tempat di mana taktik, kerahasiaan, dan kecerdasan bekerja tanpa suara. Bukan Cuma Soal Otot, Tapi Otak Banyak dari kita yang tumbuh besar dengan cerita perang zaman Nabi yang identik sama dentingan pedang, kibasan bendera perang, dan keberanian fisik di garis depan. Kita kenal Ali bin Abi Thalib yang tebasan pedangnya membelah benteng musuh, atau Khalid bin Walid yang dijuluki Pedang Allah karena genius di medan tempur open-field. Tapi ada satu dimensi penting yang sering banget terlewat di buku-buku sejarah sekolah kita: Operasi Intelijen. Rasulullah ﷺ bukan cuma seorang pemimpin spiritual atau komandan perang yang mengandalkan keajaiban semata. Beliau adalah seorang Master Strategist. Beliau sangat paham satu prinsip fundamental dalam ilmu militer yang ratusan tahun kemudian juga ditulis oleh Sun Tzu: “Perang adalah seni memperdaya.” Rasulullah bersabda dengan sangat tegas: كَتَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْحَرْبُ خِدْعَةٌ "Perang itu adalah tipu daya (siasat)." Di balik setiap kemenangan spektakuler, ada jaringan intelijen yang bekerja dalam sunyi. Ada orang-orang pilihan yang bergerak di balik garis musuh, menyusup ke dalam rapat-rapat rahasia komando lawan, memotong jalur logistik sebelum musuh sadar, hingga melakukan psychological warfare atau adu domba yang merusak mental ribuan pasukan lawan tanpa perlu menembakkan satu anak panah pun. Mereka adalah para Shadows of Madina. Menembus Batas Manusiawi Menjadi seorang agen intelijen di zaman itu jauh lebih mengerikan dibanding agen rahasia era modern yang lo lihat di film-film James Bond atau Mission Impossible, Bro. Agen modern punya teknologi спутник (satelit), kamera tersembunyi, alat penyadap suara, hingga paspor palsu buat kabur. Kalau mereka tertangkap, ada protokol diplomatik yang mungkin bisa menyelamatkan nyawa mereka. Tapi para Sahabat Nabi ini? Gak ada night vision, gak ada pistol bersedam, gak ada GPS. Mereka cuma punya mata yang tajam, ingatan yang kuat, otak yang dingin, dan iman yang gak tergoyahkan. Kalau misi mereka terbongkar di tengah markas musuh, gak ada helikopter penyelamat yang bakal datang evac. Pilihan mereka cuma dua: mati dengan cara paling menyiksa di tangan musuh, atau berhasil pulang membawa data yang menentukan nasib ratusan ribu nyawa umat Islam di Madinah.
118
6
https://youtu.be/ZjvNQ-RQg14?si=fqsgH0rn6CmJQsRz
104
7
Parfum Nyamuk https://obatnyamuk.online/parfum-nyamuk/
122
8
Muktamar di Jombang kemarin bukan cuma soal pergantian pengurus. Itu adalah lonceng kematian buat independensi masyarakat sipil di Indonesia. Ketika lembaga agama terbesar di sebuah negara udah sukses dikendalikan secara absolut oleh istana, maka di detik itu juga, rakyat kecil udah nggak punya lagi tempat buat berlindung. Kita semua dibiarkan sendirian berhadapan sama mesin kekuasaan yang rakus. Jadi, mulai sekarang, kalau lo ngelihat ada kiai atau elit ormas pakai jubah kebesaran ngomong soal agama dan negara di TV, jangan cuma dengerin dalil bahasa Arabnya. Tatap baik-baik bayangan di belakang punggungnya, karena di sanalah para oligarki dan penguasa politik lagi asyik ketawa narik-narik tali bonekanya. Balqis Humaira
178
9
Tapi apa fungsi politik sebenarnya dari membajak PBNU ini? Kenapa harganya sebegitu mahalnya? Gue bakal bedah 4 alasan gelap kenapa rezim ini mutlak butuh PBNU ada di dalam genggaman mereka. Alasan pertama: Mengamankan tiket 2029 sejak hari ini. Politik itu bukan lari sprint 100 meter, ini lari maraton. Pilpres 2029 mungkin masih 3 tahun lagi, tapi perang aslinya udah dimulai dari sekarang. Dengan naruh sosok yang ramah sama istana di pucuk pimpinan PBNU, rezim Prabowo lagi ngunci akses langsung ke ribuan pondok pesantren, puluhan ribu kiai kampung, dan jutaan jamaah tahlilan di seluruh pelosok Jawa dan Indonesia. Ini adalah mesin pendulang suara paling organik dan paling loyal yang nggak bisa dibeli pakai baliho atau iklan TV. Kalau lo bisa ngontrol imamnya, makmumnya bakal ngikut. Istana butuh PBNU bukan buat hari ini aja, tapi buat mastiin kelangsungan kekuasaan mereka di periode berikutnya. Alasan kedua: Meredam potensi kudeta sosial. Lo tahu apa yang ditakutin sama setiap jenderal yang berkuasa? Kemarahan rakyat yang dikasih legitimasi agama. Kalau mahasiswa demo, istana tinggal turunin polisi buat nembakin gas air mata. Kalau buruh demo, istana tinggal bayar buzzer buat nyerang di media sosial. Tapi kalau Banser, kiai, dan jutaan santri yang turun ke jalan teriak takbir nentang kezaliman penguasa? Negara bisa lumpuh dalam hitungan jam! Dengan memenangkan Gus Kikin, istana lagi masang katup pengaman. Mereka lagi mastiin kalau PBNU bakal selalu ngeluarin statemen "mari kita jaga kondusifitas bangsa" atau "mari kita hormati pemimpin kita" tiap kali rakyat mulai muak sama kebijakan pemerintah. PBNU disulap jadi alat pemadam kebakaran buat ngelindungin pantat penguasa. Alasan ketiga: Stempel Halal buat kebijakan bajingan. Ke depan, rezim ini pasti bakal ngeluarin banyak kebijakan kontroversial. Entah itu urusan ngerampas tanah adat demi proyek strategis, obral izin tambang yang ngerusak lingkungan, atau naikin pajak buat rakyat miskin. Tiap kali kebijakan kotor ini diprotes sama LSM atau akademisi, istana butuh 1 lembaga raksasa yang punya otoritas moral buat maju ke depan dan bilang: "Kebijakan pemerintah ini sudah sesuai dengan kaidah fikih demi kemaslahatan umat." PBNU bakal dijadiin stempel stempel karet, stempel halal buat mencuci dosa-dosa kebijakan oligarki. Dan kita semua tahu, beberapa waktu lalu PBNU aja udah nerima konsesi tambang batu bara. Itu adalah bentuk transaksi paling telanjang di mana agama ditukar sama kapital. Alasan keempat: Membersihkan sisa-sisa independensi kepengurusan lama. Penguasa nggak suka sama pemimpin ormas yang punya agenda sendiri atau yang terlalu dominan secara intelektual dan politik. Rezim butuh pemimpin yang "aman", yang nggak bakal bikin manuver mengejutkan yang bisa ngerusak stabilitas koalisi istana. Memastikan Gus Kikin menang dengan selisih suara yang gila-gilaan, 472 berbanding 262, adalah cara istana buat ngirim pesan ke seluruh internal NU: "Ini orang kami, ini pilihan pusat, jangan ada yang berani melawan." Inilah titik paling viral, paling ngenes, dan paling bikin sakit hati dari seluruh teater Muktamar ke 35 ini. Coba lo bayangin nasib Mbah-mbah di kampung, petani miskin di pedesaan Jawa Timur atau Jawa Tengah. Mereka yang tiap bulan ikhlas nyisihin uang Rp 5.000 atau Rp 10.000 dari hasil panen yang nggak seberapa buat disumbangin ke kotak amal Lailatul Ijtima' NU. Mereka yang dengan tulus nyium tangan kiai karena percaya kalau NU itu adalah pelindung mereka dari kejamnya dunia. Rakyat kecil itu nggak pernah tahu kalau organisasi suci yang mereka bela mati-matian itu, hari ini udah di- hijack dan diubah fungsinya jadi sekadar anak cabang dari partai penguasa. Kedaulatan jutaan Nahdliyin itu udah digadaikan di atas meja lobi politik tingkat tinggi demi mengamankan kursi presiden dan kepentingan para bos bos di kenal sebagai Naga Tanah air.
161
10
Baru aja, tepat di tanggal 31 Agustus 2026, hajatan terbesar umat Islam tradisional di negara ini, Muktamar ke 35 Nahdlatul Ulama di Jombang, resmi ditutup. Hasilnya? Gus Kikin alias KH Abdul Hakim Mahfudz resmi dinobatkan jadi Ketua Umum PBNU periode 2026 sampai 2031 dengan kemenangan telak, ngeraup 472 suara dan ninggalin jauh saingannya KH Zulfa Mustofa yang cuma dapet 262 suara. Di permukaan, di layar TV, dan di koran-koran, lo bakal ngelihat gambar ribuan kiai pakai sarung dan peci saling pelukan, senyum sumringah, dan ngucapin syukur karena proses suksesi berjalan damai. Kelihatannya sejuk banget, kan? Kelihatannya penuh dengan Di balik senyum ramah dan jabat tangan di arena muktamar itu, ada 1 operasi senyap, sebuah kalkulasi politik yang sangat terang, dingin, dan penuh dengan intrik kekuasaan yang aromanya nyengat banget sampai ke Istana Negara. Pertanyaan yang harusnya bikin otak kita meledak bukanlah "Siapa yang menang?", tapi pertanyaan yang jauh lebih gelap: "Kenapa HARUS Gus Kikin yang dimenangkan, dan kenapa sistem permainannya harus diubah secara mendadak?" Ikut gue dan kita bongkar lapis pertama dari kebusukan ini: Mekanisme Pemilihan. Selama ini, NU itu kebanggaannya adalah demokrasi akar rumput. Dulu mereka pakai sistem one man one vote, di mana setiap pengurus cabang dari Sabang sampai Merauke punya hak suara yang sama buat nentuin siapa ketua umumnya. Itu adalah bentuk kedaulatan rakyat NU yang paling murni. Tapi anehnya, di Muktamar ke 35 ini, sistem itu mendadak disembelih dan diganti sama sistem AHWA atau Ahlul Halli wal Aqdi. Buat lo yang nggak ngerti istilah agama, AHWA itu kedengarannya elit dan suci banget, di mana pemilihan diserahkan ke 9 kiai sepuh pilihan. Tapi kalau kita pakai kacamata ilmu politik jalanan, sistem AHWA ini adalah jurus paling licik buat ngebajak demokrasi! Kenapa? Karena buat sebuah kekuatan politik di luar sana sebut saja penguasa istana melobi, menekan, atau "mengkondisikan" 9 orang kiai sepuh itu jauh, jauh, dan jauh lebih gampang, lebih murah, dan lebih gampang dikontrol daripada harus ngelobi ribuan pengurus cabang yang tersebar di pelosok desa! Dengan ngubah sistem jadi AHWA, kedaulatan itu ditarik dari tangan rakyat bawah dan diserahkan ke segelintir elite di ruang tertutup. Ini adalah langkah pertama buat ngebuka pintu intervensi. Sekarang kita masuk ke jantung hipotesis paling berdarah dari seluruh narasi ini. Kenapa muncul istilah "Paket Istana"? Kenapa gosip bahwa Gus Kikin adalah orangnya Prabowo itu berhembus kencang banget sampai harus dibantah berkali-kali? Jawabannya ada di logika pertahanan hidup sebuah rezim. Coba lo posisikan diri lo sebagai Prabowo Subianto yang lagi duduk di kursi presiden hari ini. Negara lagi nggak baik-baik aja. Ekonomi morat-marit, rakyat di bawah lagi gampang banget tersulut emosinya, dan oposisi jalanan mulai berisik. Di situasi yang gampang meledak kayak gini, apa ancaman terbesar buat kekuasaan lo? Ancaman terbesar lo BUKAN partai politik oposisi di DPR. Partai itu gampang dibeli, gampang dikasih jatah menteri. Ancaman terbesar sebuah rezim adalah Civil Society atau kekuatan masyarakat sipil yang independen. Dan di Republik Indonesia ini, kekuatan masyarakat sipil paling raksasa, paling solid, dan paling mematikan kalau mereka ngamuk adalah Nahdlatul Ulama, dengan massa lebih dari 100.000.000 orang! Kalau 100.000.000 massa ini dipimpin sama ketua umum yang independen, yang keras kepala, yang berani nentang kebijakan pemerintah kalau kebijakannya nyengsarain rakyat, maka istana nggak bakal bisa tidur nyenyak. Makanya, istana NGGAK BOLEH membiarkan PBNU jatuh ke tangan orang yang salah. Istana butuh figur yang akomodatif, figur yang gampang diajak ngopi bareng, figur yang kalau dikasih kode bakal langsung nurut. Dan dari semua kandidat yang ada, Gus Kikin adalah profil yang paling sempurna buat ngisi peran sebagai "bemper" kekuasaan ini. Sikap pro-pemerintah yang langsung ditunjukin sama Gus Kikin sesaat setelah dia terpilih adalah bukti valid yang ngejawab semua kecurigaan itu.
125
11
Dan القَلْبُ: pikiran (اَلْفُؤَادُ), atau lebih khusus darinya, dan akal, dan esensi dari segala sesuatu... Dan al-qulbu: gelang wanita, dan ular putih ...”. Saya harap di dalam ini sudah ada kecukupan, wallâh a’lam wa ahkam. Saudaramu Atha` bin Khalil Abu ar-Rasytah 30 Shafar1448 H 13 Agustus 2026 https://hizb-ut-tahrir.info/ar/index.php/ameer-hizb/ameer-cmo-site/111005.html https://www.facebook.com/AtaAboAlrashtah/posts/122147679339129051
141
12
بسم الله الرحمن الرحيم Silsilah Jawaban asy-Syaikh al-‘Alim ‘Atha` bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir Hizbut Tahrir Atas Pertanyaan di Laman Facebook Beliau “Fiqhiyun” Jawaban Pertanyaan: Al-Qalbu dengan Makna Akal Kepada Muhammad Amin Soal: Assalamu'alaikum, Amir yang kami hormati. Saya ingin mengajukan pertanyaan berikut: Baik di dalam al-Qur'an maupun Hadis, kata Qalbun dan Qulûb sering digunakan dalam kaitannya dengan aktivitas berpikir. Misalnya: ﴿أفلم يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا﴾ “Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qulûbun yang dengan itu mereka dapat (TQS al-Hajj [22]: 46) Mengapa demikian? Bukankah pusat berpikir adalah otak, bersama dengan keberadaan fakta-fakta yang dirasakan melalui indra, seperti yang telah kita pelajari di dalam Hizb? Pada faktanya, hal ini juga yang telah dibuktikan secara ilmiah. Oleh karena itu, bagaimana seharusnya kita memahami makna kata Qalbun dan Qulûbun dalam kaitannya dengan proses berpikir? Saya ingin menyampaikan jazâkumullâhu khairan (semoga Allah memberi balasan yang lebih baik kepada Anda) atas kesediaan Anda untuk menjawab pertanyaan saya. Jawab: Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuhu. Kata al-qalbu merujuk pada organ di dalam tubuh yang sudah dikenal... Tetapi ini bukan satu-satunya makna kata tersebut. Tetapi kata ini juga memiliki makna-makna lain, termasuk akal, dan hal ini dipahami dari indikasi dan konteks yang ada: 1. Dinyatakan di dalam Lisân al-‘Arab (oleh Ibnu Manzhur al-Afriqi al-Mishriy): “Al-qalbu adalah sepotong daging berupa jantung yang terhubung dengan nadi. Ibnu Sidah berkata: al-qalbu adalah jantung, isim mudzakkar. Al-Lihyani menyatakan hal ini. Dan bentuk jamaknya adalah aqlubun dan qulûbun, yang pertama berasal dari al-Lihyani. Dan firman-Nya , SWT: ﴿نَزَلَ به الرُّوحُ الأَمِينُ على قَلْبك﴾ “Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad)” (TQS asy-Syua’ara [26]: 193-194) Az-Zajjaj berkata: maknanya, Jibril as. menurunkannya kepadamu, dan kalbumu menghapalnya dan tertanam dengan kokoh, sehingga kamu tidak melupakannya. Allah mengungkapkan menggunakan kata al-qalbu tentang akal. Al-Farra’ berkata mengenai firman Allah SWT: ﴿إِنَّ فِيْ ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ﴾ “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai qalbu” (TQS Qaff [50]: 37) Yakni akal. Al-Farra’ berkata: Diperbolehkan dalam bahasa Arab untuk mengatakan, “مَا لَكَ قَلْبٌ وَمَا قَلْبُكَ مَعَكَ -Kamu tidak mempunyai kalbu/akal dan kalbumu/akalmu tidak bersamamu”. Kamu mengatakan, “مَا عَقْلُكَ مَعَكَ -akalmu tidak bersamamu” dan “وَأَيْنَ ذَهَبَ قَلْبُكَ -ke mana kalbumu pergi?-” yang berarti, “ke mana akalmu pergi?” Yang lain berkata: “لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ - bagi orang-orang yang mempunyai kalbu,” yakni pemahaman dan perenungan. Diriwayatkan dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: «أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ هُمْ أَرَقُّ قُلُوْباً وأَلْيَنُ أَفْئِدَةً» “Penduduk Yaman telah datang kepada kalian; mereka adalah orang-orang yang paling halus kalbu dan paling lembut pikiran”. Beliau mensifati al-qalbu dengan halus (اَلرِّقَةُ) dan pikiran (الأَفْئِدَةُ) dengan lembut (اَللِّيْنُ) dan seolah al-qalbu lebih khusus daripada pikiran (الفؤَادُ) dalam penggunaannya ... 2. Disebutkan dalam ash-Shihâh fî al-Lughah (oleh al-Jawhariy): “Al-qalbu: pikiran (اَلْفُؤَادُ), dan dapat digunakan untuk mengungkapkan hati/jantung. Al-Farra’ berkata mengenai firman Allah SWT: ﴿إِنَّ فِيْ ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ﴾ “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai kalbu” (TQS Qaff [50]: 37) Yakni akal...”. 3. Disebutkan dalam al-Qâmûs al-Muhith (oleh al-Fayruz Abadi): “قَلَبَهُ يَقْلِبُهُ -dia membaliknya- yakni dia mengubah arahnya, seperti أَقْلَبَهُ وقَلَّبَهُ -dia membolak-baliknya-. وَأَصَابَ فُؤَادَهُ -dan dia memukul hatinya-, يَقْلُبُه ويَقْلِبُهُ -dia membaliknya-. Danيَقْلِبُ الشيءَ -dia membalik punggung untuk perut- seperti قَلَّبَه -dia membaliknya- ...”.
142
13
https://www.investigasimabes.com/opini/46/pemblokiran-rekening-tanpa-dasar-hukum-adalah-bentuk-kesewenangwenangan
148
14
https://maps.app.goo.gl/Bdw3rFGwgYoeQwBi7?g_st=ac
181
15
ketika pemuda pancasila meninggalkan lorengnya..
ketika pemuda pancasila meninggalkan lorengnya..
213
16
https://youtu.be/b542Lzg3LjY?si=9lNVipsaiznDwsRr
223
17
#Repost @aspek.hukum Negara yang korup cenderung memproduksi regulasi secara masif sebagai tameng pembenaran diri (self-prese
#Repost @aspek.hukum Negara yang korup cenderung memproduksi regulasi secara masif sebagai tameng pembenaran diri (self-preservation). Regulasi berlapis sengaja diciptakan untuk memberi kesan bahwa pemerintah bertindak tegas, padahal realitasnya adalah hiper-regulasi yang mengabaikan substansi penegakan itu sendiri.
228
18
https://youtu.be/b542Lzg3LjY?si=gnicc9vvWrk4_G_W
210
19
*Danantara mengeluarkan PATRIOT Bond dan MERAIH PUTIH Bond..., !* *...😠Kok semakin semena saja hukum di Indonesia* 🫵😡😡😡�
*Danantara mengeluarkan PATRIOT Bond dan MERAIH PUTIH Bond..., !* *...😠Kok semakin semena saja hukum di Indonesia* 🫵😡😡😡🔥🔥🔥
205
20
Berau masih indonesia kan? #IslamKaffahVibes #gasMBGKDMP
Berau masih indonesia kan? #IslamKaffahVibes #gasMBGKDMP
241