Steptrader
Открыть в Telegram
Official Channel dari STEPTRADER TELEGRAM (TIDAK ADA CHANNEL/GRUP TELEGRAM LAINNYA SELAIN INI !!) SEGALA TULISAN DISINI BUKAN REKOMENDASI (DO YOUR OWN RESEARCH) Join Grup Priority : +628123543925
Больше2 837
Подписчики
+324 часа
+27 дней
-730 дней
Архив постов
2 837
🔹Bertahan di support level 870/880, $HRUM potensi rebound uji last high 955
🔸Breakout dan maintain di atas level tersebut, $HRUM berpotensi lanjutkan rally menuju arah 1075
🔹Namun jika kembali turun dan gagal bertahan di 870 ketika koreksi, maka $HRUM akan kembali berkonsolidasi dan cenderung melemah ke area support 775-825 lagi.
Disclaimer ON‼️
#BukanRekomendasi #NFA #AnalisaKembali #DYOR #NoPomPom‼️
Like ❤️ and Share 📣 this content jika kalian rasa bermanfaat
Follow Me ✔️ for more content
2 837
REMINDER‼️
*WEIGHT MSCI - SMALL CAP*
Est. outflow $753mn
Standard Cap $684mn
Small Cap $68mn
Est. Indonesia weight in MSCI EM IMI to decline from 0.59% to 0.55%
2 837
REMINDER‼️
*WEIGHT MSCI - STANDARD CAP*
Est. outflow $753mn
Standard Cap $684mn
Small Cap $68mn
Est. Indonesia weight in MSCI EM IMI to decline from 0.59% to 0.55%
2 837
10 Saham Ditendang MSCI, Risiko Asing Kabur Rp 13,45 Triliun
Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan dua emiten Indonesia dari MSCI Global Standard Indexes. Perubahan tersebut dinilai berpotensi memicu total outflow sekitar US$753 juta atau setara Rp13,45 triliun dari pasar Indonesia.
https://share.google/7V4ciM71RaoQViRTH
2 837
*Tok! DPR Sahkan UU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026*
Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset akan rampung pada tahun ini, dengan target pengesahan menjadi Undang-Undang pada 15 Desember 2026.
"Tadi sudah disampaikan menurut Kalender DPR RI paling lambat tanggal 15 Desember 2026, apakah dapat disetujui?" kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada peserta rapat paripurna hari ini, Kamis (27/8/2026) dan dijawab setuju.
https://www.cnbcindonesia.com/news/20260827112135-4-762670/tok-dpr-sahkan-uu-perampasan-aset-paling-lambat-15-desember-2026
2 837
*Bagaimana Proyeksi IHSG di Tengah Gelombang Demo?*
IHSG telah terkoreksi 1,48% ke 6.405 pada perdagangan terakhir menjelang aksi 27 Agustus, dengan investor cenderung wait and see. *Fokus selanjutnya adalah skala dan eskalasi aksi: apabila berlangsung kondusif, tekanan berpotensi bersifat sementara; namun perluasan aksi atau meningkatnya ketidakpastian dapat mendorong risk-off lebih lanjut.*
Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji support 6.340–6.300, sementara 6.455–6.550 menjadi area resistance.
_*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_
2 837
Historical demo besar di Indonesia. Dalam jangka pendek memang menciptakan volatilitas. Namun dalam jangka panjang, IHSG akan selalu kembali naik..
2 837
Selain demo, volatilitas IHSG juga dipengaruhi oleh rebalancing MSCI Index pada akhir bulan ini
2 837
📊 Rekam Jejak Aksi Demo vs IHSG: Mengapa Pasar Selalu Rebound?
Data 10 tahun terakhir membuktikan aksi demo tahunan di Indonesia memberi shock/kepanikan psikologis jangka pendek.
✅Pasar hampir selalu rebound setelahnya karena didorong oleh kembalinya kepastian hukum dan evaluasi kebijakan oleh pemerintah.
Dampak ke Pasar Saham:
Bagi investor yang jeli, koreksi pasar akibat sentimen demo sering kali merupakan "diskon" atau peluang emas untuk masuk ke saham-saham berfundamental kuat sebelum pemerintahan kembali kondusif dan pasar bergerak naik (rebound).
Aksi 411 & 212 (2016)
Saat Demo: IHSG sempat tertekan jangka pendek akibat kekhawatiran stabilitas keamanan nasional.
Pasca-Demo: Situasi berakhir damai dan diikuti konsolidasi politik pemerintah. IHSG langsung rebound kuat hingga mencetak rekor baru.
Demo Tolak Hasil Pilpres (Mei 2019)
Saat Demo: Aksi di depan Bawaslu berakhir ricuh, membuat transaksi bursa sepi dan menekan IHSG turun 0,20%.
Pasca-Demo: Begitu aparat melokalisir keamanan dan ada kepastian hukum dari Mahkamah Konstitusi (MK), IHSG langsung kembali stabil.
Demo RKUHP & UU KPK (September 2019)
Saat Demo: Gelombang unjuk rasa mahasiswa di berbagai kota membuat IHSG melemah 0,41% saat aksi, lalu turun lagi 1,11% esoknya.
Pasca-Demo: Tekanan mereda, pasar saham segera mengalami rebound teknis begitu massa membubarkan diri.
Demo Omnibus Law Cipta Kerja (Oktober 2020)
Saat Demo: Penolakan masif di berbagai kota memicu fluktuasi harian dan aksi ambil untung (profit taking).
Pasca-Demo: Tensi mereda dan regulasi mulai jelas, investor asing justru masuk melakukan aksi beli bersih (net buy) besar-besaran.
Demo UU Pilkada "Peringatan Darurat" (Agustus 2024)
Saat Demo: Eskalasi politik tinggi memicu kepanikan jangka pendek. IHSG merespons negatif dan ditutup melemah 0,87% ke level 7.488.
Pasca-Demo: DPR membatalkan revisi UU Pilkada, memberikan kepastian hukum yang membuat pasar langsung rebound kembali ke tren penguatannya.
Rangkaian Demo Tuntutan Kebijakan (Agustus 2025)
Saat Demo: Muncul ketegangan politik dan insiden bentrokan, memicu tekanan jual dari investor asing hingga IHSG sempat anjlok 2,3% secara intraday.
Pasca-Demo: Setelah tensi mereda dan ada komitmen evaluasi, dampaknya hanya temporer karena fundamental ekonomi makro tetap kokoh dan IHSG akhirnya menguat kembali.
➡️Rangkaian Demo (Agustus 2026)
Saat Demo: Volatilitas harian terjadi karena pelaku pasar memilih bersikap waspada (wait and see).
Perkiraan Pasca-Demo: Selama penanganan aparat tertib dan persuasif, pasar berpotensi cepat pulih (relief rally) begitu ketidakpastian keamanan hilang.
Sinarmas Sekuritas
Disclaimer on: this document is intended for information purposes only
2 837
*In the Spotlight | JCI +1,93% wow ke 6.525,69, kenaikan mingguan terbaik dalam lima minggu*
- Rally melebar: bank akhirnya tampil sebagai leadership, tema Data Center meluas dari telco ke landlord kawasan industri dan tower
- Rupiah menguat sejalan ke Rp17.693/US$ (+0,74% WoW)
- Empat bank besar masuk top 10 kontributor indeks, kontribusi gabungan ~32 poin, ditopang BI hold kedua beruntun dan kompresi yield SBN 10Y
- Emiten emas dan copper-linked bergerak terpisah mengikuti dolar lemah dan gold di atas US$4.500/oz
- Maintain target JCI Dec26 di 7.200, implikasi upside 10,3%
*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*
2 837
*FTSE GLOBAL EQUITY INDEX SERIES SEMI-ANNUAL REVIEW SEPTEMBER 2026*
Announcement Date (After Market Close) Friday, 21 August 2026, Rebalancing Date (As Of Close) Friday, 18 September 2026, Effective Date (As Of Open) Monday 21 September 2026
Please note: Index review changes included within the attached files may be subject to revision until close of business Friday, 04 September 2026. Effective Monday, 07 September 2026, the index review changes will be considered final.
*INDONESIA*
*• Large Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : -
*• Mid Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : BSDE
*• Small Cap*
*Inclusions* : -
*Exclusions* : BBYB, BJBR, BTPS, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SILO, SMRA, SCMA
*• Micro Cap*
*Inclusions* : BBYB, BJBR, BTPS, BSDE, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, SCMA
*Exclusions* : ADHI, ASSA, ALII, AGRO, BVIC, CASS, CFIN, BWPT, CARS, WOOD, DILD, JTPE, JKON, OMED, KEEN, MAIN, MAHA, MSTI, MDLA, MLPL, PBID, PANS, PNIN, PTPP, PRDA, RALS, ISSP, TPMA
================================
*(Listri | Source : FTSE - Disclaimer On)*
