ru
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Открыть в Telegram
5 168
Подписчики
-124 часа
-97 дней
-4630 день
Архив постов
📋 SUDAH SIAPKAH BEKALMU? بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah tabaroka wa ta’ala berfirman, وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الألْبَابِ “Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.” [Al-Baqoroh: 197] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, يَتْبَعُ المَيِّتَ ثَلاَثَةٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ “Yang mengikuti mayit ke kuburnya ada tiga, lalu dua kembali dan yang tinggal bersamanya hanya satu; yang mengikutinya adalah keluarganya, hartanya dan amalnya, lalu kembali keluarga dan hartanya, dan yang tinggal hanya amalnya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu] Saudaraku rahimakumullah... Siapkan pundi-pundi bekalmu Untuk masa yang pasti menantimu Bila kematian datang menjemputmu Sampailah sudah batas hayatmu Tibalah saatnya kau bertaubat Dari segala perilaku jahat Hendaklah waspada wahai umat Sebelum ajalmu dijemput malaikat Di hari kiamat kau akan menyesal Karena kau pergi tanpa bekal Di tempat yang selalu dirundung sial Peristiwa yang menanti di balik ajal Tidakkah Anda merasa kecewa Sahabatmu yang senyum ceria Karena bekal yang cukup tersedia Sedang dirimu haus dahaga [Syair Nasihat dari buku: Bimbingan Islam untuk Pribadi dan Masyarakat (terjemahan Taujihat Islamiyah li Islahil Fardi wal Mujtama’), hal. 60-61, karya Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. Dapatkan Buku-buku Penting Terkait Taubat dan Hijrah: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/hijrah-dan-taubat/ ═══ ❁✿❁ ═══ WA KAJIAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanruray – instagram.com/sofyanruray.info – facebook.com/sofyanruray.info – twitter.com/sofyanruray – taawundakwah.com – sofyanruray.info #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

HUKUM PUASA, MACAMNYA, KEUTAMAANNYA DAN HIKMAHNYA Fikih Muyassar Kitab Puasa Bab 1 Bag. 2-4 Link Video: https://youtu.be/eRSNW_dhRNE Link Kitab Asli: https://t.me/taawundakwah/8504 Link Kitab Terjemahannya: https://toko.sofyanruray.info/fikih-muyassar/

📋 HUKUM-HUKUM MINTA RUQYAH بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Meminta ruqyah terbagi dua: 1. Meminta ruqyah untuk diri sendiri, hukumnya terbagi tiga: Pertama: Meminta ruqyah yang mengandung syirik, maka hukumnya juga syirik, dari beberapa sisi: (1) Karena meridhoi kesyirikan adalah kesyirikan. (2) Menggunakan jasa dukun dan mempercayai ucapannya tentang perkara ghaib. (3) Tidak jarang, pasien diperintahkan untuk melakukan syirik, seperti berdoa kepada selain Allah, menyembelih untuk selain Allah, mendekatkan diri kepada selain Allah dengan sesajen, dan lain-lain. Kedua: Meminta ruqyah yang mengandung bid’ah dan maksiat, maka hukumnya haram. Ketiga: Meminta ruqyah yang sesuai syari’at hukumnya makruh, karena Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda tentang 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab dan azab, هُمُ الَّذِينَ لاَ يَسْتَرْقُونَ، وَلاَ يَتَطَيَّرُونَ، وَلاَ يَكْتَوُونَ، وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ “Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta ruqyah, tidak merasa takut sial, tidak melakukan pengobatan al-kayy (besi panas), dan senantiasa bertawakkal kepada Rabb mereka.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma] Asy-Syaikh Abdur Rahman bin Hasan rahimahumallah berkata, والفرق بين الراقي والمسترقي: أن المسترقي سائل مستعط ملتفت إلى غير الله بقلبه، والراقي محسن “Dan perbedaan antara orang yang meruqyah dan yang meminta ruqyah, bahwasannya orang yang meminta ruqyah adalah orang yang memohon, meminta suatu pemberian seraya menoleh kepada selain Allah ta’ala dengan hatinya, sedang orang yang meruqyah adalah orang yang berbuat baik (kepada yang diruqyah).” [Fathul Majid, hal. 67] Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Mereka tidak meminta ruqyah kepada siapa pun, karena: (1) Kuatnya penyandaran diri mereka kepada Allah ta’ala. (2) Mulianya jiwa mereka dari merendahkan diri kepada selain Allah ‘azza wa jalla. (3) Karena dalam perbuatan itu ada bentuk ketergantungan kepada selain Allah subhanahu wa ta’ala.” [Al-Qoulul Mufid, 1/103] 2. Meminta ruqyah untuk orang lain, hukumnya terbagi dua: Pertama: Meminta ruqyah yang terlarang untuk orang lain bukan untuk diri sendiri, yaitu ruqyah yang mengandung syirik, bid’ah atau maksiat, maka hukumnya juga terlarang sesuai perincian di atas. Kedua: Meminta ruqyah yang sesuai syari’at untuk orang lain bukan untuk diri sendiri, insya Allah ta’ala termasuk tolong menolong dalam kebaikan, selama orang yang meminta tersebut tidak bergantung kepada orang yang meruqyah, dan tetap bertawakkal kepada Allah ta’ala. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah memerintahkan untuk memintakan ruqyah bagi seorang anak kecil yang tertimpa penyakin ‘ain, beliau bersabda, اسْتَرْقُوا لَهَا، فَإِنَّ بِهَا النَّظْرَةَ “Mintakanlah ruqyah untuknya, karena sesungguhnya ia tertimpa penyakit ‘ain.” [HR. Al-Bukhari dari Ummu Salamah radhiyallahu’anha] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Dapatkan Buku-buku Penting Terkait Ruqyah, Dukun dan Sihir: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/ruqyah-dukun-sihir/ Sumber: https://sofyanruray.info/jangan-minta-ruqyah/ ═══ ❁✿❁ ═══ WA Group KAJIAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanruray – instagram.com/sofyanruray.info – facebook.com/sofyanruray.info – twitter.com/sofyanruray – taawundakwah.com – sofyanruray.info #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

DEFINISI PUASA DAN RUKUNNYA Fikih Muyassar Kitab Puasa Bab 1 Bag. 1 Link Video: https://youtu.be/6sznsjCobeI Link Audio: https://t.me/taawundakwah/9117 Link Kitab Asli Gratis: https://t.me/taawundakwah/8504 Link Beli Kitab Terjemahannya: https://toko.sofyanruray.info/fikih-muyassar/

Setan Mengecil Sampai Seperti Lalat karena Bismillah https://youtu.be/yyw1PhDU1yg

ISLAM MENOLAK RADIKALISME DAN LIBERALISME https://youtu.be/bIErp21b0Mw

4 JIWA YANG HARAM DIBUNUH TERMASUK DI GEREJA https://youtu.be/cOehU1aQqxQ

📋 AKSI BOM BUNUH DIRI BUKAN JIHAD بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Bom bunuh diri, yang mengakibatkan wafatnya orang-orang yang tidak bersalah dan merusak berbagai fasilitas bukan termasuk jihad, pelakunya bukan mujahid, matinya bukan mati syahid, melainkan dosa besar. Allah jalla wa 'ala berfirman, وَلَا تَقْتُلُوا أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا، وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ عُدْوَانًا وَظُلْمًا فَسَوْفَ نُصْلِيهِ نَارًا ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا "Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepada kalian. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." [An-Nisa': 29-30] Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ في نَارِ جَهَنَّمَ يَتَرَدَّى فِيهِ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيها أَبَدًا، وَمَنْ تَحَسَّى سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَسُمُّهُ في يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ في نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فيها أَبَدًا، وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَديدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ في يَدِهِ يَجَأُ بِها في بَطْنِهِ في نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيها أَبَدًا "Barangsiapa melemparkan dirinya dari sebuah gunung lalu membunuh dirinya maka dia akan masuk neraka jahannam, diazab dengan melemparkan diri di dalamnya; kekal di dalamnya selama-lamanya. Barangsiapa minum racun lalu membunuh dirinya maka racun itu akan berada di tangannya di neraka jahannam dia meminumnya; kekal di dalamnya selama-lamanya. Barangsiapa membunuh dirinya dengan besi maka besi itu akan berada di tangannya di neraka jahannam, dengan itu dia merobek perutnya; kekal di dalamnya selama-lamanya." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu] FATWA-FATWA ULAMA SALAFI Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnu Baz rahimahullah berkata, "Pengeboman itu perbuatan dosa, kemungkaran dan kezaliman yang sangat besar, yang akibatnya menghilangkan nyawa, kerusakan di bumi, melukai orang-orang yang tidak bersalah, merusak rumah-rumah, gedung-gedung, kendaraan dan lain-lain." [Majmu' Al-Fatawa, 22/381] Al-Imam Al-Faqih Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata, "Sesungguhnya orang yang melakukan aksi bom bunuh diri ini telah membunuh dirinya sendiri, dia akan diazab di neraka jahannam dengan alat yang dia gunakan untuk membunuh dirinya, sebagaimana hal itu telah shahih dari Nabi 'alaihis sholaatu was salaam. Dan ini adalah perbuatan yang haram atasnya, karena Allah ta'ala telah berfirman: Dan janganlah kalian membunuh diri kalian." [Liqo Al-Baabil Maftuh: 125] Asy-Syaikh Al-Muhaddits Abdul Muhsin Al-'Abbad hafizhahullah berkata, "Pengeboman ini adalah sejelek-jeleknya perbuatan kriminal dan perusakan di bumi, dan lebih jelek lagi adalah ketika setan menghiasi pelakunya hingga ia mengira itu termasuk jihad. Dengan akal dan agama manakah hingga membunuh jiwa, membantai kaum muslimin dan orang-orang kafir yang terikat perjanjian, menakut-nakuti orang, membuat wanita menjanda dan anak-anak menjadi yatim serta merusak bangunan-bangunan dan orang yang ada di dalamnya; menjadi jihad...?!" [Risalah Bi Ayyi 'Aqlin wa Diinin...] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://www.facebook.com/286395654843257/posts/1885250991624374/ Dapatkan Buku-buku Penting Agar Tidak Tersesat dalam Beragama: - Akidah dan Tauhid: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/akidah-dan-tauhid/ - Tafsir dan Hadits: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/tafsir-dan-hadits/ - Hukum dan Fikih: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/hukum-dan-fikih/ - Hijrah dan Taubat: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/hijrah-dan-taubat/ ═══ ❁✿❁ ═══ WA KAJIAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim

📋 TIGA PROFESI YANG HARAM بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Sahabat yang Mulia Abu Mas'ud Al-Anshari radhiyallahu'anhu berkata, أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ وَحُلْوَانِ الْكَاهِن "Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam melarang jual beli anjing, mahar pelacur dan upah dukun." [HR. Al-Bukhari dan Muslim] BEBERAPA PELAJARAN 1. Haramnya jual beli anjing secara umum, mencakup semua jenis anjing. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, وظاهر النهي تحريم بيعه وهو عام في كل كلب معلما كان أو غيره مما يجوز اقتناؤه أو لا يجوز "Zhahir larangan dalam hadits ini adalah pengharaman jual beli anjing, dan berlaku umum pada setiap jenis anjing, apakah anjing terlatih atau tidak terlatih, apakah yang boleh dimiliki atau tidak boleh dimiliki." [Fathul Baari, 4/426] Adapun memelihara dan memiliki anjing hukumnya haram, kecuali untuk tiga alasan: Pertama: Anjing untuk menjaga peternakan. Kedua: Anjing untuk menjaga perkebunan. Ketiga: Anjing untuk berburu. Dan juga dibolehkan yang semisal dengan tiga perkara di atas atau lebih dibutuhkan, seperti untuk menjaga rumah yang ada di pedalaman dan tidak ada rumah-rumah lain di sekitarnya maka boleh, karena menjaga rumah dan penghuni rumah lebih penting dari sekedar menjaga peternakan dan perkebunan. Barangsiapa memiliki anjing tanpa alasan yang dibolehkan syari'at maka akan berkurang pahalanya satu atau dua qirath setiap harinya dan malaikat tidak akan masuk ke rumahnya (lihat Majmu' Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil 'Utsaimin rahimahullah, 11/246). 2. Pengharaman jual beli anjing menunjukkan pengharaman memakannya. Hal itu karena Allah ta'ala tidaklah mengharamkan sesuatu kecuali juga mengharamkan jual belinya, dan juga karena anjing termasuk hewan yang memangsa dengan taring dan hewan yang kotor (khabits). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى إِذَا حَرَّمَ شَيْئًا حَرَّمَ ثَمَنَهُ “Sesungguhnya Allah ta’ala apabila mengharamkan sesuatu maka Allah haramkan pula harganya.” [HR. Ahmad dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, Ghayatul Marom: 318] 3. Haramnya perzinahan dan mengambil upah darinya, dan termasuk sejelejek-jeleknya pekerjaan yang menghancurkan suatu negeri. Maka diharamkan pula semua profesi yang mengantarkan kepada zina, seperti dengan menjadikan kaum wanita sebagai ‘alat’ penarik kaum lelaki selain suaminya, walau hanya dengan suaranya, apatah lagi lebih dari itu seperti tubuhnya dan penampilannya. Maka tidak pantas menjadikan wanita sebagai: - SPG yang melayani umum baik pria dan wanita. - Penyanyi, dan ini adalah profesi yang haram. - Artis dan model, ini juga profesi yang haram karena mengandung berbagai keharaman. Dan berbagai profesi lainnya yang mengeksploitasi kaum wanita sebagai penarik kaum lelaki selain suaminya. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ “Apabila zina dan riba telah nampak di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri itu telah menghalalkan azab Allah bagi diri-diri mereka.” [HR. Al-Hakim dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 2401] Baca Selengkapnya: https://sofyanruray.info/tiga-profesi-yang-haram/ ═══ ❁✿❁ ═══ WA KAJIAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/kitab_tauhid t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanruray – instagram.com/sofyanruray.info – facebook.com/sofyanruray.info – twitter.com/sofyanruray – taawundakwah.com – sofyanruray.info #Yuk_share “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim]

Makna Hadits Tercelanya Badan Gemuk https://youtu.be/4GVBMCM8HEc Untuk Mendalami Tafsir dan Hadits Dapatkan Buku-buku Penting: https://toko.sofyanruray.info/category/buku/tafsir-dan-hadits/ wa.me/628118247111

BENARKAH CATUR HARAM? ADAKAH DALILNYA? Simak Hukum Catur Menurut 4 Madzhab dan Dalil-dalilnya https://youtu.be/NNmQipwFpak

📋 TAUHID ADALAH JAMINAN SELAMAT DARI AZAB NERAKA Program Belajar Tauhid Tingkat Dasar - Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid (10) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Penulis rahimahullah berkata, ولهما في حديث عتبان: فإن الله حرم على النار من قال: لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله Dan diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam hadits 'Itban radhiyallahu’anhu: "Sesungguhnya Allah mengharamkan atas neraka untuk membakar orang yang mengucapkan laa ilaaha illallaah, yang dengan itu ia mencari wajah Allah". MAKNA HADITS SECARA GLOBAL أن الرسول -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يخبر خبراً مؤكداً أن من تلفظ بكلمة "لا إله إلا الله" قاصداً ما تدل عليه من الإخلاص ونفي الشرك عاملاً بذلك ظاهراً وباطناً ومات على تلك الحال لم تمسه النار يوم القيامة. Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menyampaikan sebuah berita yang ditekankan bahwa orang yang mengucapkan kalimat laa ilaaha illallaah dengan mengakui kebenaran maknanya yaitu ikhlas (memurnikan ibadah hanya untuk Allah) dan menafikan syirik, serta mengamalkannya secara lahir dan batin, kemudian sampai mati ia dalam keadaan seperti itu, maka neraka tidak akan menyentuhnya di hari kiamat. HUBUNGAN ANTARA HADITS DAN BAB YANG DIBAHAS أن فيه دلالة واضحة على فضل التوحيد وأنه يوجب لمن مات عليه النجاة من النار وتكفير السيئات Bahwa dalam hadits ini terdapat dalil jelas yang menunjukkan keutamaan tauhid, dan bahwa orang yang sampai mati mengamalkannya pasti selamat dari neraka, dan dosa-dosanya diampuni. BEBERAPA PELAJARAN DARI HADITS ١- فضل التوحيد وأنه ينقذ من النار ويكفر الخطايا 1. Keutamaan tauhid, bahwa tauhid itu menyelamatkan dari neraka dan menghapuskan dosa-dosa. ٢- أنه لا يكفي في الإيمان النطق من غير اعتقاد القلب كحال المنافقين 2. Bahwasannya tidak cukup dalam keimanan, hanya mengucapkan saja tanpa keyakinan hati, seperti keadaan orang-orang munafik. ٣- أنه لا يكفي في الإيمان الاعتقاد من غير نطق، كحال الجاحدين 3. Bahwasannya tidak cukup dalam keimanan, hanya meyakini saja tanpa mengucapkan, seperti keadaan orang-orang yang menentang. ٤- تحريم النار على أهل التوحيد الكامل 4. Pengharaman bagi neraka membakar orang-orang yang mentauhidkan Allah secara sempurna. ٥- أن العمل لا ينفع إلا إذا كان خالصاً لوجه الله وصواباً على سنة رسول الله –صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- 5. Bahwa amal tidak bermanfaat kecuali dilakukan dengan ikhlas, demi melihat wajah Allah dan benar, sesuai petunjuk Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam. ٦- أن من قال لا إله إلا الله وهو يدعو غير الله لم تنفعه كحال عباد القبور اليوم يقولون لا إله إلا الله وهم يدعون الموتى ويتقربون إليهم 6. Bahwa orang yang mengucapkan laa ilaaha illallaah dan ia beribadah kepada selain Allah maka tidak bermanfaat baginya, seperti keadaan para penyembah kubur hari ini, mereka mengucapkan laa ilaaha illallaah namun mereka berdoa dan mendekatkan diri kepada orang-orang yang telah wafat. ٧- إثبات الوجه لله تعالى على ما يليق بجلاله وعظمته 7. Penetapan keimanan terhadap sifat wajah Allah ta’ala, yang sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya. [Diringkas dari Al-Mulakhkhos fi Syarhi Kitab At-Tauhid, Asy-Syaikh Prof. Dr. Shalih Al-Fauzan hafizhahullah] ═══ ❁✿❁ ═══ Link Video: https://youtu.be/FCpETupO2ys Link Alternatif: https://t.me/taawundakwah/9104 Dapatkan File Audio di Group WA KAJIAN ISLAM Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111377787 wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 TELEGRAM t.me/videokitabtauhid t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanrurayinstagram.com/sofyanruray.infofacebook.com/sofyanruray.infotwitter.com/sofyanruraytaawundakwah.comsofyanruray.info #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim]

Program Belajar Tauhid Tingkat Dasar - Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid (10) Tauhid adalah Jaminan Selamat dari Azab Neraka https://youtu.be/FCpETupO2ys

📋 PERINGATAN DARI RUQYAH SYIRIK DAN DUKUN BERKEDOK TOKOH AGAMA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Ruqyah yang mengandung syirik termasuk tipu daya setan dan dukun untuk menyesatkan manusia, maka dukun dan orang yang memakai jasanya untuk meruqyah telah terjerumus dalam dosa syirik dan kufur. Dari Zainab, istri Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu, bahwa beliau (Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu) berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ الرُّقَى، وَالتَّمَائِمَ، وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ قَالَتْ: قُلْتُ: لِمَ تَقُولُ هَذَا؟ وَاللَّهِ لَقَدْ كَانَتْ عَيْنِي تَقْذِفُ وَكُنْتُ أَخْتَلِفُ إِلَى فُلَانٍ الْيَهُودِيِّ يَرْقِينِي فَإِذَا رَقَانِي سَكَنَتْ، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ: إِنَّمَا ذَاكَ عَمَلُ الشَّيْطَانِ كَانَ يَنْخُسُهَا بِيَدِهِ فَإِذَا رَقَاهَا كَفَّ عَنْهَا، إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكِ أَنْ تَقُولِي كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا “Sesungguhnya ruqyah, jimat dan pelet adalah syirik.” Zainab berkata kepada suaminya Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu: Mengapa engkau berkata demikian? Demi Allah, dahulu mataku sakit dan aku sering mendatangi seorang Yahudi yang meruqyahku, maka jika ia meruqyahku rasa sakit pun mereda. Maka Abdullah berkata: Sesungguhnya itu hanyalah perbuatan dan tipuan setan; ia menusuk matamu dengan tangannya, maka jika Yahudi itu meruqyahmu, setan itu melepas matamu, sungguh cukup bagimu membaca seperti (doa ruqyah) yang pernah dibaca oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam: أَذْهِبِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا “Adzhibil ba’sa Robban-naasi, isyfi wa Antasy Syaafiy laa syifaa-a illa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqoman” Hilangkanlah penyakit ini wahai Rabb manusia sembuhkanlah, dan Engkau adalah yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit.” [HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban, Ash-Shahihah: 331] Hadits yang mulia di atas menunjukkan bahwa ruqyah yang mengandung keharaman maka haram, jika mengandung kesyirikan maka syirik. Adapun jika tidak mengandung keharaman dan kesyirikan maka dibolehkan. Sahabat yang Mulia ‘Auf bin Malik radhiyallahu’anhu berkata, كُنَّا نَرْقِى فِى الْجَاهِلِيَّةِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَرَى فِى ذَلِكَ فَقَالَ اعْرِضُوا عَلَىَّ رُقَاكُمْ لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ “Kami meruqyah di masa Jahiliyah, maka kami pun bertanya: Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu tentang itu? Beliau bersabda: Tunjukkanlah kepadaku ruqyah kalian, tidak apa-apa melakukan ruqyah selama tidak mengandung syirik.” [HR. Muslim] Al-Hafizh Ibnu Hajar radhimahullah berkata, وقد تمسك قوم بهذا العموم فأجازوا كل رقية جربت منفعتها ولو لم يعقل معناها لكن دل حديث عوف أنه مهما كان من الرقي يؤدي إلى الشرك يمنع وما لا يعقل معناه لا يؤمن أن يؤدي إلى الشرك فيمتنع احتياطا “Sebagian orang berpegang dengan keumuman ini sehingga mereka membolehkan semua bentuk ruqyah yang telah terbukti bermanfaat walau tidak dipahami makna bacaannya, akan tetapi hadits ‘Auf bin Malik Al-Asyja’i menunjukkan bahwa apabila ruqyah itu mengantarkan kepada syirik maka dilarang, dan ruqyah yang tidak dipahami bacaannya tidaklah aman dari mengantarkan kepada syirik, maka itu juga terlarang demi berhati-hati.” [Fathul Baari, 10/195] Selengkapnya: https://sofyanruray.info/peringatan-dari-ruqyah-syirik-dan-dukun-berkedok-tokoh-agama/ ═══ ❁✿❁ ═══ WA Group KAJIAN ISLAM Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111377787 wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 TELEGRAM t.me/videokitabtauhid t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanrurayinstagram.com/sofyanruray.infofacebook.com/sofyanruray.infotwitter.com/sofyanruraytaawundakwah.comsofyanruray.info

📋 MACAM-MACAM IBADAH (Bag. 3) Program Belajar Akidah Tingkat Dasar - Kitab Tsalatsatul Ushul (10) Penulis: Asy-Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahullah بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 10. ISTI'ANAH وَدَلِيلُ الِاستِعَانَةِ قَولُهُ تَعَالَى: ﴿ إِيَّاكَ نَعبُدُ وَإِيَّاكَ نَستَعِينُ ﴾ Dalil isti'anah (meminta pertolongan) termasuk ibadah adalah firman Allah ta'ala, "Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan." [Al-Fatihah: 4] وَفِي الحَدِيثِ: ((إِذَا استَعَنتَ فَاستَعِن بِالله)) Dan dalam hadits, "Apabila kamu hendak meminta pertolongan, maka mintalah kepada Allah." [HR. At-Tirmidzi dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma] 11. ISTI'ADZAH وَدَلِيلُ الِاستِعَاذَةِ قَولُهُ تَعَالَى: ﴿ قُل أَعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ﴾ Dalil isti'adzah (meminta perlindungan) termasuk ibadah adalah firman Allah ta’ala, "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh." [Al-Falaq: 1] وَقَولُهُ تَعَالَى: ﴿ قُل أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴾ Dan firman Allah ta'ala, "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia." [An-Naas: 1] 12. ISTIGOTSAH وَدَلِيلُ الِاستِغَاثَةِ قَولُهُ تَعَالَى: ﴿ إِذ تَستَغِيثُونَ رَبَّكُم فَاستَجَابَ لَكُم ﴾ Dalil istighotsah (meminta pertolongan dalam keadaan genting) termasuk ibadah adalah firman Allah ta’ala, "Ingatlah ketika kamu ber-istighotsah kepada Rabbmu, maka Dia mengabulkan doamu..." [Al-Anfal: 9] 13. MENYEMBELIH وَدَلِيلُ الذَّبحِ قَولُهُ تَعَالَى: ﴿ قُل إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحيَايَ وَمَمَاتِيَ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ ﴾ Dalil menyembelih hewan termasuk ibadah adalah firman Allah ta’ala, "Katakanlah: Sesungguhnya sholatku dan penyembelihanku, hidupku dan matiku, hanya untuk Allah Rabb seluruh makhluk, tidak ada sekutu bagi-Nya..." [Al-An'am: 162-163] وَمِنَ السُّنَّةِ قَولُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ: ((لَعَنَ اللَّهُ مَن ذَبَحَ لِغَيرِ اللهِ)) Dan dalil dari As-Sunnah adalah ucapan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, "Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah." [HR. Muslim dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu] 14. NAZAR وَدَلِيلُ النَّذرِ قَولُهُ تَعَالَى: ﴿ يُوفُونَ بِالنَّذرِ وَيَخَافُونَ يَومًا كَانَ شَرُّهُ مُستَطِيرًا ﴾ Dalil nazar termasuk ibadah adalah firman Allah ta’ala, "Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana." [Al-Insan: 7] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم ═══ ❁✿❁ ═══ Link Video: https://youtu.be/k5am5taoPiY Link Alternatif: https://t.me/taawundakwah/9096 WA Group KAJIAN ISLAM Ketik: Daftar Kirim ke Salah Satu Admin: wa.me/628111833375 wa.me/628119193411 wa.me/628111377787 TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/sofyanruray t.me/kajian_assunnah t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Medsos dan Website: – youtube.com/c/kajiansofyanrurayfacebook.com/sofyanruray.infoinstagram.com/sofyanruray.infotwitter.com/sofyanruraytaawundakwah.comsofyanruray.info #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Program Belajar Akidah Tingkat Dasar - Kitab Tsalatsatul Ushul (10) Macam-macam Ibadah (Bag. 3) https://youtu.be/k5am5taoPiY

PERINTAH BERTAUHID DAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA Kajian dan Baksos di Daerah Rawan Pemurtadan Cianjur https://www.facebook.com/sofyanruray.info/videos/821490638441762/

3 Dalil Tentang Sifat Wanita Penghuni Surga https://youtu.be/KBw6NgOKnAc

Hukuman bagi Dukun yang Harus Diterapkan Pemerintah https://youtu.be/tIrpRCsrnAM

KATALOG BUKU TENTANG WANITA DAN KELUARGA https://toko.sofyanruray.info/category/buku/penerbit-darul-haq/wanita-dan-keluarga/ Untuk Pemesanan Mohon Tulis: Judul Buku, Jumlah dan Alamat Lengkap Pengiriman Kirim ke wa.me/628118247111