fa
Feedback
MEMORIES

MEMORIES

کانال بسته

ㅤ ㅤ𝐂𝐎𝐍𝐓𝐀𝐂𝐓 𝐎𝐅𝐅𝐈𝐂𝐈𝐀𝐋 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐓𝐄𝐊𝐍𝐈𝐊 𝐏𝐀𝐍𝐂𝐀 𝐆𝐀𝐑𝐔𝐃𝐀 ➢ Official Bot : @poltekpagarudabot ➢ Media Partner : ➢ @POLPAGAPS & @MPANCABOT ➢ HIMA : @himtek_ppagaruda ➢ UKM : @UKMPPG ➢ Prestasi: @prestasipolpaga

نمایش بیشتر
2 086
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
-147 روز
-7730 روز

در حال بارگیری داده...

کانال‌های مشابه
هیچ داده‌ای
مشکلی وجود دارد؟ لطفاً صفحه را تازه کنید یا با مدیر پشتیبانی ما تماس بگیرید.
اشارات ورودی و خروجی
---
---
---
---
---
---
جذب مشترکین
ژوئیه '25
ژوئیه '250
در 0 کانال‌ها
ژوئن '250
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مه '250
در 0 کانال‌ها
Get PRO
آوریل '25
+624
در 124 کانال‌ها
Get PRO
مارس '25
+234
در 147 کانال‌ها
Get PRO
فوریه '25
+103
در 165 کانال‌ها
Get PRO
ژانویه '25
+188
در 177 کانال‌ها
Get PRO
دسامبر '24
+41
در 202 کانال‌ها
Get PRO
نوامبر '24
+588
در 215 کانال‌ها
Get PRO
اکتبر '24
+1 417
در 139 کانال‌ها
تاریخ
رشد مشترکین
اشارات
کانال‌ها
29 ژوئیه0
28 ژوئیه0
27 ژوئیه0
26 ژوئیه0
25 ژوئیه0
24 ژوئیه0
23 ژوئیه0
22 ژوئیه0
21 ژوئیه0
20 ژوئیه0
19 ژوئیه0
18 ژوئیه0
17 ژوئیه0
16 ژوئیه0
15 ژوئیه0
14 ژوئیه0
13 ژوئیه0
12 ژوئیه0
11 ژوئیه0
10 ژوئیه0
09 ژوئیه0
08 ژوئیه0
07 ژوئیه0
06 ژوئیه0
05 ژوئیه0
04 ژوئیه0
03 ژوئیه0
02 ژوئیه0
01 ژوئیه0
پست‌های کانال
Untuk pertanyaan ini : ohhh ya dhikta jawab pertanyaan saya dong. kenapa ketika louis salah karena menuduh kamu gak ada kontribusi, kamu malah gegabah dan langsung mengancam ambil tindakan meratakan ppg? kenapa gak ambil jalur aman, yaitu memecat louis secara tidak hormat? kan bisa ya? tolong jawab saya, kenapa kamu tetap memilih meratakan ppg. kalau Louis tidak mau minta maaf, kamu bisa pecat dia sebagai rektor yang tak berkompeten, dan bisa cari rektor yang lebih berkompeten daripada louis dan ppg tidak akan menjadi sekacau ini? Saya izin jawab ya, Terima kasih atas pertanyaannya. Saya akan coba jawab dengan jujur dan terbuka. Saya akui, keputusan untuk meratakan PPG adalah tindakan yang gegabah dan emosional, dan saya tidak membenarkannya sepenuhnya. Namun, ada alasan di balik keputusan tersebut yang mungkin tidak semua orang pahami di permukaan. Ketika Louis menyampaikan bahwa saya tidak memiliki kontribusi apapun, itu bukan hanya menyakiti saya secara pribadi, tapi juga menghapus begitu saja seluruh fondasi yang saya bangun sejak awal PPG berdiri. Saya bukan hanya merasa tidak dihargai, tapi juga disalahpahami dan dituduh secara sepihak di depan publik. Dalam kondisi itu, saya merasa kepercayaan dasar telah runtuh. Kenapa saya tidak memecat Louis saja? Karena saya tahu betul, situasinya tidak sesederhana itu. Bahkan jika saya mencabut peran rektor darinya, saya tahu Louis masih memiliki pengaruh besar, dan saya khawatir dia akan tetap menyebarkan narasi yang menyesatkan ke banyak pihak, entah melalui akun lain, melalui relasi, atau bahkan lewat komunitas lainnya. Bagi saya, konflik tidak akan selesai hanya dengan mencopot jabatan; justru bisa melahirkan lebih banyak konflik baru. Di sisi lain, saya juga menyadari bahwa saya pribadi sudah tidak sanggup lagi melanjutkan operasional Poltek. Secara fisik dan mental, saya kelelahan dan banyak beban dari dunia nyata. Jadi keputusan untuk membubarkan bukan hanya karena masalah personal dengan Louis, tapi juga karena saya sadar saya sudah tidak mampu menjaga stabilitas institusi ini secara berkelanjutan. Apakah itu keputusan yang tepat? Belum tentu. Tapi saat itu, saya rasa itu yang paling jujur: saya menyerah karena saya sadar saya tidak lagi bisa menjalankan peran saya dengan baik. Dan saya juga tidak ingin terus mempertahankan sesuatu yang saya tahu sedang menuju arah yang salah, terutama jika itu membuat orang lain terus merasa bingung dan tidak aman. Saya juga tidak menghapus semua hal. Apa yang menjadi kontribusi saya, saya tarik kembali sebagai bentuk protes. Tapi yang bukan milik saya, saya biarkan—karena saya tetap ingin bersikap adil. Sekali lagi, saya tidak sempurna, dan saya tidak mencari pembenaran. Tapi inilah alasan di balik tindakan saya, yang mungkin bisa sedikit menjelaskan kenapa saya memilih jalur itu.

2
Dan sampai sini bisa menilai dan paham apa yang terjadi, kasus nya sangat pelik dan menyerembet kemana-mana, saya tidak lari dari prilaku salah saya. Dan saya memang akui salah dalam hal meratakan sekolah yang telah saya bangun sendiri bahkan saat partner saya Prabu ada masalah rl, saya sendiri gempuran. Namun, tidak ada asap maupun api jadi jangan hanya menilai satu sisi. Saya tidak mencari pembelaan, tapi ini saya paparkan sebagai titik sisi saya dan agar kalian bisa menilai. Tidak ada orang yang rela hasil jerih payahnya buyar seketika, tanpa ada penyebab dan kekecewaan. Terimakasih, dan semoga kalian sehat selalu dimanapun berada.
0
3
Tanggapan rektor mengenai saya ingin mengadakan evaluasi
Tanggapan rektor mengenai saya ingin mengadakan evaluasi
0
4
kamu juga sekalian kalau mau ikutan siapin bahan eval mu
0
5
bukan soal prilaku staff, jadi ga perlu pusing saya bawa emosi ini pointnya ke kerjaan mereka jadi lihat saja besok
0
6
dan soal kinerja staff
0
7
tak perlu, ini eval atas pribadi saya ke semua staff
0
8
Sampaikan dulu disini
0
9
eval yo eval, ngapain lagi
0
10
Mau ngapain?
0
11
Saya hanya ingin menjelaskan bahwa niat saya tetap pada perbaikan institusi, bukan konflik personal. Saya mohon maaf kepada seluruh staf dan mahasiswa yang merasa dirugikan oleh keputusan ini. Semoga ke depannya kita semua bisa belajar dan membangun kembali sesuatu yang lebih baik, dengan dasar yang lebih kokoh, transparan, dan profesional. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum wr. wb. Salam hormat, Ardhikta Aryasatya
0
12
Assalamualaikum wr. wb, Shalom, Salam sejahtera, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Wei De Dong Tian (惟德動天) Selamat siang semuanya, saya menjawab pertanyaan yang ada kepada saya. Terkait pembubaran mendadak Poltek, saya sepenuhnya memahami kekecewaan dan kebingungan yang mungkin dirasakan, khususnya dari para mahasiswa dan staf PPG. Karena itu, izinkan saya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka atas dinamika yang terjadi. Sebagai founder Poltek, saya ingin memberikan penjelasan menyeluruh. Keputusan pembubaran ini tidak diambil secara impulsif, melainkan sebagai akibat dari ketidaksepakatan yang berlarut antara dua pihak utama dalam struktur PPG. Berbagai diskusi telah dilakukan, namun tidak juga membuahkan kesepakatan bersama. Hal inilah yang akhirnya memaksa saya mengambil keputusan sulit. Terkait pertanyaan publik mengenai posisi dan peran Prabu, saya akui bahwa ini merupakan kelalaian dari saya dan rektor sejak awal. Kami tidak memberikan akses dan peran aktif kepada beliau dalam operasional PPG. Saat konflik tak kunjung selesai, Prabu kami minta menjadi penengah, dan beliau menyampaikan solusi, salah satunya agar kedua belah pihak menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan dan ketidaksepahaman yang telah terjadi. Saya pribadi menyetujui dan siap membuat surat permintaan maaf, namun pihak rektor menolak seperti kalian baca ss beredar. Akibat ketidaksepakatan inilah, saya memutuskan untuk membubarkan Poltek. Perlu saya sampaikan juga, sejak selesainya Generasi 1, saya sudah berniat membubarkan PPG karena kondisi dunia nyata saya yang mulai padat dan kondisi Prabu yang kurang fit. Namun, karena Duke Louis selaku rektor ingin melanjutkan, saya menghargai niat baik tersebut dan memberikan kepercayaan penuh dengan posisi saya hanya sebagai pemantau dan pendukung teknis bila diperlukan. Namun seiring waktu, muncul berbagai hal yang tidak lagi sejalan dengan nilai dan struktur awal yang saya rancang. Beberapa staf menyampaikan masukan terkait kepemimpinan yang dianggap kurang tegas atau tidak objektif. Maka saya memutuskan untuk menginisiasi evaluasi internal secara menyeluruh, bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab atas keberlanjutan dan kualitas institusi. Sayangnya, inisiatif ini ditanggapi secara negatif. Rektor menyampaikan pernyataan publik yang menggiring opini bahwa saya tidak memiliki kontribusi apapun terhadap PPG. Pernyataan ini tentu sangat mengecewakan, karena fakta yang ada tidak demikian. Berikut saya tegaskan beberapa kontribusi yang sudah saya berikan sejak awal berdirinya Poltek: - Menyusun channel komunikasi dan identitas visual (logo divisi, untuk logo poltek sendiri prabu yang membuat). - Merancang sistem nilai, gelar, ijazah, sistem NIM dan kemahasiswaan. - Menyusun seluruh materi dan struktur Kesehatan Masyarakat Gen 1. - Membangun ruang dosen serta sistem administratif (surat-surat). - Membuat konsep dan sistem UKM, termasuk menjadikan UKM sebagai organisasi. - Membuat wording resmi untuk komunikasi institusi yang kemudian diedit oleh pihak GRS. - Menyusun sistem awal yang kemudian diperbarui oleh pihak lain atas persetujuan saya. Dengan demikian, ketika disebut tidak memiliki kontribusi sama sekali, saya merasa perlu meluruskan hal ini agar tidak terjadi pengabaian terhadap kerja keras yang telah dilakukan. Saya sepenuhnya terbuka terhadap kritik, namun saya percaya bahwa klarifikasi ini penting agar semua pihak memiliki pemahaman yang utuh. Saya juga menyadari bahwa salah satu kekeliruan mendasar adalah tidak dibuatnya surat perjanjian di awal yang menjelaskan batas kewenangan, tanggung jawab, dan struktur kerja antara saya dan pihak rektor. Ini yang kemudian menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Terakhir, saya memohon maaf sebesar-besarnya jika dalam proses ini terdapat pernyataan atau tindakan saya yang terdengar blunder, kasar, atau menyinggung siapa pun—baik secara pribadi maupun dalam forum terbuka.
0
13
Klarifikasi ini saya buat agar tidak muncul opini-opini lain dari oknum yang tidak bertanggung jawab, serta sebagai bentuk sikap netral saya dalam menyikapi permasalahan ini. Saya juga dengan tulus mengakui kesalahan saya. Saya mempersilakan seluruh pihak untuk menilai baik positif maupun negatif karena saya memahami itu adalah bentuk kekecewaan yang wajar dan harus saya terima.
0
14
Assalamualaikum wr. wb, Shalom, Salam sejahtera, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Wei De Dong Tian (惟德動天) Selamat siang semuanya, Terkait pembubaran mendadak Poltek, saya memahami sepenuhnya kekecewaan yang muncul, khususnya dari para mahasiswa dan staf PPG. Sebagai founder, saya ingin memberikan klarifikasi. Keputusan untuk membubarkan Poltek diambil karena ketidaksepakatan dari salah satu pihak dalam diskusi internal yang berlangsung cukup lama, namun seharusnya membuahkan hasil. Terkait pertanyaan publik mengenai Prabu, saya akui bahwa ini merupakan kelalaian saya dan rektor sejak awal, karena tidak melibatkan beliau dalam proses berjalannya PPG. Kami tidak memberikan akses yang seharusnya kepada Prabu. Ketika masalah tak kunjung terselesaikan, kami meminta Prabu menjadi penengah, dan beliau telah memberikan solusi akhir tadi malam. Salah satu solusi yang diajukan oleh Prabu adalah agar kedua pihak membuat pernyataan permintaan maaf, karena masing-masing merasa memiliki kepentingan yang dirugikan. Saya menyetujui saran tersebut dan bersedia membuat surat permintaan maaf, namun pihak rektor menolak dengan alasan dianggap tidak adil. Karena tidak tercapai kesepakatan yang disepakati bersama, saya akhirnya memutuskan untuk membubarkan Poltek. Sebagai tambahan, sejak berakhirnya Generasi 1, saya sebenarnya telah berniat membubarkan PPG bersama instansi induk karena kesibukan di dunia nyata serta kondisi Prabu yang saat itu kurang fit. Namun, karena Duke Louis selaku rektor ingin melanjutkan, saya memberikan kepercayaan kepadanya dengan syarat saya hanya akan memantau dan membantu saat dibutuhkan. Seiring berjalannya waktu, muncul sejumlah hal yang tidak sejalan dengan harapan saya dan Prabu. Berdasarkan masukan dari beberapa staf, muncul keluhan terkait sikap rektor yang dinilai kurang tegas dan kurang bijak dalam menangani berbagai situasi. Atas dasar itu, saya memutuskan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal. Namun, reaksi yang muncul justru tidak sesuai harapan. Respon dari rektor terkesan mengabaikan evaluasi tersebut dan bahkan membuat pernyataan publik yang seolah menggiring opini bahwa saya tidak memiliki peran apa pun dalam berdirinya PPG. Ini menjadi pemicu utama konflik yang semakin besar. Saya menyadari bahwa kesalahan mendasar terletak pada kelalaian saya yang tidak membuat surat perjanjian resmi sejak awal sebagai dasar legal dan pondasi bersama. Hal ini menyebabkan tidak adanya batas hak dan kewajiban yang jelas antara saya dan pihak rektor. Dengan ini, saya menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh staf dan mahasiswa yang merasa dirugikan atas keputusan ini. Terima kasih.
0
15
sticker.webp
0
16
ㅤ        𝐏𝐎𝐋𝐈𝐓𝐄𝐊𝐍𝐈𝐊 𝐏𝐀𝐍𝐂𝐀 𝐆𝐀𝐑𝐔𝐃𝐀               t.me/POLTEKPAGARUDA ─────────────────────────────                   SURAT PEMBERITAHUAN Nomor: 01.001/POLPAGA/XXI/2025 Lampiran: 1 Perihal: Pembubaran Instansi Dengan hormat,     Dengan dipublikasinya surat ini, kami selaku petinggi Politeknik Panca Garuda ingin menyampaikan secara resmi bahwa instansi kami (Politeknik Panca Garuda) dengan resmi dinyatakan BERHENTI BEROPERASI atau DIBUBARKAN terhitung sejak 29 April 2025. Kami keluarga besar  Politeknik Panca Garuda memohon maaf sebesar-besarnya apabila membuat kesalahan selama bekerja sama. Kami juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh instansi yang telah bekerja sama dengan kami.            Maka dari itu, segala bentuk kerjasama dan partnership akan kami nonaktifkan. Seluruh hal yang berkaitan dengan Politeknik Panca Garuda akan menjadi hak cipta Politeknik Panca Garuda. Jika ada kesamaan yang disengaja maupun tidak disengaja oleh pihak lainnya, harap untuk melaporkan ke @assistantpolpaga_bot dan akan langsung kami tindak lanjuti saat itu juga.              Demikian surat pernyataan ini kami sampaikan, mohon diterima dengan baik. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Petinggi Politeknik Panca Garuda ──────────── © Politeknik Panca Garuda
0
17
SURAT_KEPUTUSAN_POLITEKNIK_PANCA_GARUDA_pdf_20250430_060350_0000.pdf
0
18
sticker.webp
0
19
༄ SΛVΛLΛS » OPEN LINK ─── “𝐖𝐇𝐄𝐍 𝐄𝐋𝐄𝐌𝐄𝐍𝐓𝐒 𝐂𝐎𝐋𝐋𝐈𝐃𝐄, 𝐓𝐇𝐄 𝐖𝐎𝐑𝐋𝐃 𝐅𝐈𝐆𝐇𝐓𝐒 𝐁𝐀𝐂𝐊.” SΛVΛLΛS 𝗣𝗥𝗘
༄ SΛVΛLΛS » OPEN LINK ─── “𝐖𝐇𝐄𝐍 𝐄𝐋𝐄𝐌𝐄𝐍𝐓𝐒 𝐂𝐎𝐋𝐋𝐈𝐃𝐄, 𝐓𝐇𝐄 𝐖𝐎𝐑𝐋𝐃 𝐅𝐈𝐆𝐇𝐓𝐒 𝐁𝐀𝐂𝐊.”               SΛVΛLΛS 𝗣𝗥𝗘𝗦𝗘𝗡𝗧𝗘𝗗 🌟 ⚔️ Within the fractured realms where elemental forces rage without balance, five vessels were chosen—not by fate, but by chaos itself.  The world no longer seeks heroes—it demands commanders of flame, frost, earth, storm, and shadow.  ▸ Savalas was born not as a name, but as a force. A squad, an order, a revolution of balance in a universe torn apart by elemental wars.  ATTRIBUTE | RULES SΛVΛLΛS is not just survival—it's about mastering destruction. 🫙choose your favorite destination!                    🤍🤍🤍         BASE ONE :   VASTROAD        BASE TWO :   OFFROAD       🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍 ───── EST. VOL: IXX .\  In a timeline where light and dark cease to exist, replaced by pure elemental essence—only those attuned to the pulse of fire, earth, water, storm, or void shall walk beyond the threshold of power. But beware: this isn't about wielding your element...  It’s about becoming it.
0
20
You asked; we listened. We’re excited to announce that we're finally do OPEN BOOKING, which has more dazzling new displays an
You asked; we listened. We’re excited to announce that we're finally do OPEN BOOKING, which has more dazzling new displays and more attractive facilities! Coming to you this APRIL! The most innovative solution for your events! Started from the bottom, now #GIG here. Get our hot take at the link below      ⋮⋮⋮ SNK      ⋮⋮⋮ Slot      ⋮⋮⋮ Format      ⋮⋮⋮ Contact      ⋮⋮⋮ FAQ      ⋮⋮⋮ Aturan Pemesanan Love, warmth and family come to mind and laughter never ends, team @NIFTYORGANIZER.
0