fa
Feedback
✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

رفتن به کانال در Telegram

بسم الله الرمن الرحيم مرحبا بطالب العلم “Welcome to seeker of knowledge.” 🔰تدربيات على مخارج الحروف العربية🔰 نفعنا الله وإياكم بما نشرناه🌹 ✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

نمایش بیشتر
2 030
مشترکین
+224 ساعت
+217 روز
+21230 روز
آرشیو پست ها
Bismillah.. Kalau tilawah memang ada caranya saat bernafas ? Ada..bukan cuma saat tilawah saja namun ini harus dirutinkan tiap hari saat beraktifitas. Teknik nafas yang benar akan membuat tilawahmu semakin baik juga bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan. Tonton videonya dan kami akan berikan penjelasannya..

Lanjutannya ; Qoidah yang 2 : Ketika kita tadrib ketika kita talaqi sama guru ada 2 poin penting Yang pertama kita harus mempersiapkan niat dan meluruskan niat. Yang kedua yaitu fokus bagaimana kita ketika sudah tahu misalkan Hamzah dari pangkal tenggorokan kemudian cara mengeluarkannya sudah paham. Dikeluarkan dengan cara menahan suara, menahan udara, posisi lisan / lidah di bawah, suara tidak terhalang oleh lisan, kemudian kedua rahang nanti terbuka. Jika dipahami 2 qoidah tersebut, langkah selanjutnya : 1. Maka kita harus hafal, bagaimana bentuknya makhroj dan bentuk organ semuanya harus dihafal. 2. Hafalkan bagaimana cara membunyikannya. Jadi kita hafalkan suaranya dan masuk ke memori auditory ( suara yang shahih yang benar seharusnya seperti ini dan yang keliru seperti ini ) Jadi ada dua, setelah tahu teori. tersebut. Tugasnya selanjutnya : 1. Hafalkan bentuk mulut gimana fathah 2. Bentuk lidah dihafalkan 3. Bukaan mulut jangan lebar-lebar harus di pertengahan, gak kelihatan gusi atau organ-organ yang ada di dalamnya. Harus dihafal dengan baik. 4. Hafalkan bunyinya ketika mengucapkan huruf tersebut

Bismillah catatan dari teman kami saat belajar bersama..semoga bermanfaat.. Qoidah yg 1 : Ketika huruf sudah berharokat, huruf sudah berharokat, maka poin yang harus dipahami adalah bagaimana huruf tersebut bunyinya keluar dari tempat keluarnya. Fokus bagaimana mengeluarkan bunyi dari makhroj atau tempat keluarnya. Misalnya Hamzah, kita sudah tahu dari mana makhrojnya yaitu dari Aqshal Halq, dari tenggorokan bagian bawah. Bagaimana mengucapkan Hamzah, ada caranya? Apa itu caranya? Bagaimana? Yaitu : 1. Pertama dengan menahan udaranya. 2. Kemudian menahan suaranya. 3. Kemudian dia suaranya diarahkan ke bawah. 4. Tidak dipantulkan ke atas. 5. Jalannya suara tidak terhalang oleh lidah. Karena semua lidah dari pangkal sampai ujung ada di bawah. Setelahnya karena dia berharakat. Berarti kedua organ atau organ yang tempat keluarnya Hamzah harus kita jauhkan. Lalu arahkan suara dengan cara menjelaskan fathah membuka kedua rahang secara pertengahan. Hal yang harus dihindari adalah memasukkan bunyi huruf ke dalam harokat. Jadi nanti ketika membaca huruf itu tidak 100% dan Membaca harokat tidak 100%. Alhasil dia lebur antara huruf dengan harokat bunyi. Bunyi Huruf bunyi harokat tergabung. Kenapa terjadi? 1. Biasanya makhraj belum duduk. 2. Dia sudah menuju harokat. 3. Terlalu cepat. Perlu diperhatikan : 1. Ada waktu, ada tempo untuk menjelaskan huruf. 2. Ada waktunya juga untuk menjelaskan harakat. Keduanya harus seimbang. Misal Hamzah dengan Fathah ; 1. Ada waktu buat Hamzah, buat huruf Hamzah. Ada waktu buat harokat Hamzah fathah A. 2. Ada bunyi huruf dari Aqshal halq Ada bunyi harokat di akhir dengan A nya. Jadi tidak boleh buru buru mengucapkan Hamzah fathah A. Bukan A atau bukan E. Maka tidak jelas harokatnya. Jadi harus jelas bunyi hurufnya. Jelaskan bunyi harokat. Keduanya mempunyai waktu yang seimbang.

السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ اهلا و سهلا  يا غاليات..👋🏻 أسعد الله أوقاتكن بكـلِّ خيـر وبركـة..🤍 تفضلي

4_6035029195250210936.mp395.30 MB

Napas adalah alat kendali langsung untuk respons stres dan relaksasi. Napas cepat/dangkal mengaktifkan sistem saraf simpatik (stres/melawan), maka jangan mengunakan ini pada saat ngaji ya.  Sebaiknya gunakan nafas napas lambat, dalam, karena memicu sistem saraf parasimpatik (relaksasi) untuk menurunkan detak jantung, tekanan darah, dan hormon kortisol.  Respons Stres (Napas Cepat & Dangkal) Mekanisme: Saat stres, sistem saraf simpatik aktif, memicu otot perut menegang dan menghambat diafragma. Dampak: Napas menjadi dangkal, cepat, atau tersengal-sengal. Dampak Fisik: Jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan kadar adrenalin naik.  Respons Relaksasi (Napas Dalam & Lambat)  Mekanisme: Napas perut yang dalam (diaphragmatic breathing) mengaktifkan saraf parasimpatik. Dampak: Memperlambat napas, menurunkan detak jantung, dan meningkatkan suplai oksigen ke otak. Dampak Fisik: Tekanan darah turun, otot rileks, dan kecemasan berkurang. 

Dada atau perut

السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ اهلا و سهلا  يا غاليات..👋🏻 أسعد الله أوقاتكن بكـلِّ خيـر وبركـة..🤍 تفضلي

السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ اهلا و سهلا  يا غاليات..👋🏻 أسعد الله أوقاتكن بكـلِّ خيـر وبركـة..🤍 تفضلي..

السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ اهلا و سهلا  يا غاليات..👋🏻 أسعد الله أوقاتكن بكـلِّ خيـر وبركـة..🤍 تفضلي.. Silahkan untuk pemula..

Ketiga... Suara yang dihasilkan dari dada (didukung diafragma/perut) jauh lebih baik daripada suara dari leher. Suara dada memberikan nada yang lebih stabil, bervolume, dan kuat. Sebaliknya, suara yang bertumpu pada leher membuat tenggorokan tegang, cepat lelah, dan serak.  Berikut rincian perbandingannya: Suara Dada/Perut (Diafragma): Kelebihan: Suara lebih merdu, stabil, volume konsisten, dan napas lebih panjang. Teknik: Menggunakan pernapasan perut agar otot leher rileks. Suara Leher/Tenggorokan: Kekurangan: Pita suara tertekan, menyebabkan tegang dan cepat serak. Kelemahan: Sering kali dihasilkan dari pernapasan yang dangkal.  Kesimpulan: Gunakan pernapasan diafragma agar suara lebih bertenaga tanpa merusak tenggorokan..jadi hasilnya suara tegas tanpa ngegas. Yuk dilatih pernafasan diafragmanya.. Note ; latihannya sama guru jangan sendiri.

Beda asal sumber suara beda pula hasil suara yang dihasilkan

Peregangan lidah..

Bismillah..peregangan rahang