fa
Feedback
✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

رفتن به کانال در Telegram

بسم الله الرمن الرحيم مرحبا بطالب العلم “Welcome to seeker of knowledge.” 🔰تدربيات على مخارج الحروف العربية🔰 نفعنا الله وإياكم بما نشرناه🌹 ✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ

نمایش بیشتر
2 014
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
+157 روز
+26930 روز
آرشیو پست ها
﷽ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Hanya dengan mengharap Ridha  Allah Ta'ala dan memohon pertolongan-Nya DIBUKA PENDAFTARAN KELAS Foundations of Qur'anic Phonetics 🔊 KELAS PRIVATE BERBAYAR‼️ Program dasar sebelum mempelajari Makhraj melalui pemahaman anatomi organ ucap dan mekanisme produksi suara Durasi ; 2 Bulan (8 x pertemuan) ✍️JADWAL KELAS ⤵️⤵️⤵️ HARI DAN JAM (pilih satu) ; -SENIN 09.00-10.30 WIB -RABU 08.00-9.30 WIB -RABU 10.00-11.30 WIB Pengajar : 👑Team Tarteel Lab ⤵️ Silahkan mendaftar dengan mengisi form pendaftaran berikut : ✒️ Form Pendaftaran : ▫️Nama Lengkap: ▫️TTL :  ▫️Domisili : ▫️Nomor WA : 📝 Catatan : ▪️Kelas berbayar (spp 130k/bln, free pendaftaran) ▪️Belajar online via Zoom ▪️Materi ; - Mindset belajar makhroj bukan sekadar menghafal letaknya. - Anatomi organ ucap -Pernapasan -Produksi Suara ‼️ KUOTA TERBATAS‼️ YUKkk SEGERA DAFTAR Kelas akan dimulai saat kuota sudah terpenuhi biidznillah.. ⤵️ Hubungi Admin : Telegram : @daftarkelastarteel بارڪ اللّـہ فيڪم  و رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ.

sticker.webp0.02 KB

Belajar Makhraj Lebih dari Sekadar Menghafal Letak Huruf Hijaiyah. Banyak orang mengira belajar makhraj cukup dengan menghafal kalimat seperti, "Huruf ini keluar dari tenggorokan," atau "Huruf itu keluar dari lidah." Padahal, mengetahui letak keluarnya huruf hanyalah langkah awal.
Pertanyaan yang sering belum terjawab adalah: Bagaimana lidah bergerak? Mengapa bunyinya belum keluar dengan benar? Organ apa yang sebenarnya sedang bekerja? Mengapa sebagian huruf terasa mudah,sementara huruf lain terasa sangat sulit disinilah anatomi membantu kita memahami prosesnya.
Anatomi tidak mengubah ilmu tajwid dan tidak menggantikannya. Ilmu tajwid tetap menjadi pedoman utama dalam membaca Al-Qur'an. Anatomi hanya membantu kita memahami bagaimana Allah menciptakan organ-organ yang digunakan untuk melaksanakan kaidah-kaidah tersebut. Saat mengucapkan satu huruf hijaiyah, yang bekerja bukan hanya lidah. Bibir, rahang, langit-langit mulut, laring, pita suara, aliran udara, bahkan sistem saraf ikut berkoordinasi menghasilkan satu bunyi yang tepat. Karena itu, belajar makhraj bukan sekadar menghafal teori, tetapi juga melatih keterampilan motorik. Setiap latihan membantu sistem saraf membangun koordinasi yang semakin baik sehingga gerakan organ ucap menjadi lebih presisi dan pengucapan huruf terasa lebih mudah biidznillah. Inilah sebabnya mengapa proses belajar membutuhkan latihan yang benar dan konsisten. Bukan karena huruf hijaiyah terlalu sulit, tetapi karena tubuh sedang membangun kebiasaan gerakan yang baru. Di Tarteellab, kami memandang makhraj dari dua sudut yang saling melengkapi: tajwid sebagai pedoman bacaan, talaqi menjadi jalan dan anatomi sebagai jendela untuk memahami bagaimana organ ucap bekerja. Dengan pendekatan ini, kami berharap proses belajar menjadi lebih mudah dipahami, lebih terarah, dan lebih ilmiah. Semakin kita mengenal cara kerja organ ucap, semakin kita menyadari bahwa setiap huruf Al-Qur'an adalah hasil koordinasi yang luar biasa. Dan semakin dalam kita mempelajarinya, semakin bertambah rasa syukur atas kesempurnaan ciptaan Allah Ta'ala. Ahlan wa sahlan selamat bergabung bagi teman-teman semua.. di Tarteel Lab... Tempat di mana tajwid tetap menjadi pedoman, talaqqi tetap menjadi jalan, dan anatomi menjadi jendela untuk memahami keajaiban organ ucap yang Allah ciptakan. Karena semakin kita memahami bagaimana sebuah huruf dilahirkan, semakin kita menyadari kesempurnaan ciptaan Allah Ta'ala.

sticker.webp0.02 KB

Nanti kita bahas lebih detail biidznillah saat KDV (kopi darat virtual) yasarallahu lanaa wa lakum 🌹

sticker.webp0.02 KB

sticker.webp0.02 KB

Bantu ya teman-teman jazaakumullahu khoiron 🌺 https://t.me/boost/tarteellab

Bismilllah saat ini mana yang teman-teman ingin bahas ? Silahkan dipilih satu, baarokallahu fiikum
Anonymous voting

sticker.webp0.02 KB

sticker.webp0.02 KB

﷽ Istilah-istilah dalam Ilmu Qirā'āt (مصطلحات في علم القراءات) 1. Ilmu Qirā'āt (علم القراءات) Ilmu yang membahas cara melafalkan kata-kata Al-Qur'an beserta berbagai perbedaan bacaannya, dengan setiap perbedaan tersebut dinisbatkan kepada periwayat yang membawanya. 2. Rantai Sanad (سلسلة السند) Yaitu rangkaian para perawi yang menerima bacaan Al-Qur'an secara talaqqi (tatap muka langsung). Masing-masing membaca kepada gurunya, gurunya kepada gurunya, hingga bersambung kepada Rasulullah ﷺ, yang menerimanya dari Malaikat Jibril `alaihis-salām sebagai pembawa wahyu, dan Jibril menerimanya dari Allah ﷻ. 3. Qirā'ah (القراءة) Qirā'ah adalah tata cara membaca lafaz-lafaz Al-Qur'an yang dinisbatkan kepada salah seorang dari sepuluh imam qirā'āt, berdasarkan bacaan yang beliau terima secara talaqqi dengan sanad yang bersambung kepada Rasulullah ﷺ. Contohnya ; Qirā'ah Imam 'Āṣim. Qirā'ah Imam Nāfi'. 4. Riwayah (الرواية) Riwayah adalah tata cara membaca Al-Qur'an yangndinisbatkan kepada seorang perawi dari salah seorang imam qirā'āt, berdasarkan talaqqi dengan sanad yang bersambung kepada Rasulullah ﷺ. Contohnya; Riwayat Hafṣ dari Imam 'Āṣim. Riwayat Syu'bah dari Imam 'Āṣim. 5. Ṭarīq (الطريق) Ṭarīq adalah setiap jalur periwayatan yang dinisbatkan kepada orang yang meriwayatkan dari seorang perawi, meskipun berada beberapa tingkatan di bawahnya (tidak harus belajar langsung kepada perawi tersebut). Contoh ; Riwayat Hafṣ dari 'Āṣim melalui Ṭarīq asy-Syāṭibiyyah, yaitu jalur yang dinisbatkan kepada Imam asy-Syāṭibī. 6. Wajh (الوجه) Wajh terbagi menjadi beberapa macam ; A. Wajh ar-Riwāyah (وجه الرواية) Yaitu bentuk bacaan yang diriwayatkan dari guru melalui sanad yang bersambung kepada Rasulullah ﷺ. Wajh ini bersifat mengikat (lāzim), sehingga tidak boleh ditinggalkan. Contoh ; Membaca kata الضالين dengan memanjangkan sesuai riwayat Hafṣ melalui Ṭarīq asy-Syāṭibiyyah. B. وجه الدراية  ( Wajh ad-Dirāyah) Yaitu bentuk bacaan yang didasarkan pada analisis ilmiah dan ijtihad para ulama, atau beberapa cara pelaksanaan bacaan yang semuanya dibolehkan sehingga pembaca boleh memilih salah satunya tanpa diwajibkan menggunakan satu cara tertentu. Contohnya: Berbagai wajah Mad 'Āriḍ li as-Sukūn (boleh dibaca 2, 4, atau 6 harakat sesuai kaidah). Ringkasan dalam Ilmu Qirā'āt Urutannya dari yang paling pokok hingga yang paling rinci adalah ; القراءة (Qirā'ah) → dinisbatkan kepada Imam Qirā'āt. الرواية (Riwayah) → dinisbatkan kepada perawi dari imam. الطريق (Ṭarīq) → dinisbatkan kepada jalur periwayatan dari perawi. الوجه (Wajh) → pilihan atau bentuk pelaksanaan bacaan yang terdapat dalam suatu ṭarīq tertentu. Dan dari sinilah pembagian yang menjadi dasar dalam mempelajari sanad dan ragam bacaan Al-Qur'an secara ilmiah.