🦁 : /senyum ; mengusap tangannya ; mengecup punggung tangannya/ jangan pura-pura gatau dengan tujuan saya dan alasan saya masih menghubungi kamu sampai sekarang, Ava. /mengusap pipinya ; mengambil sekotak kalung berlian dari kantong/ for you.
🐱 : /shock saat tangan di angkat dan punggung tangan dikecup ; mendengar ucapannya/ ah? saya kira itu karena anda mau tetap menjaga hubungan murid dan guru dengan saya.. /melihat sekotak kalung ; shock/ sir, ini? ini mahal banget pasti? saya, saya ga pantas pakai ini.
🦁 : /senyum kecil ; mengambil kalung ; menyisihkan rambutnya ke samping ; melihat lehernya ; mengecup nya/ who said? /memakaikan kalung nya ; senyum ; menunjuk cermin besar di sebelah sofa ruang tamu/ berkacalah, lihat betapa indahnya kalung itu di lehermu
🐱 : /merasakan leher dikecup ; meremas paha dengan kuat ; merasakan kalung dipakaikan ; mendengar ucapannya ; melihat ke arah cermin dan terdiam/ ...
🦁 : /senyum ; mengambil kedua tangannya/ look at me, Ava. /mengusap lembut kedua tangannya ; mengusap pipinya/ Ava, saya tau mungkin kamu merasa ini aneh atau tidak nyata atau bahkan mimpi. tapi selama ini, saya sudah suka sama kamu. sejak pertama kali kamu datang keruangan saya untuk minta tanda tangan, setiap kali kamu aktif di pelajaran saya, keteguhan kamu, keberanian kamu dan bakatmu, semuanya bikin saya suka sama kamu /masih menatapnya ; mengusap kembali pipinya/ i love you, Ava. i just can't take this any longer, saya ga akan maksa kamu buat mau sama saya. saya cuma mau ungkapin perasaan saya setelah dua tahun lebih memendamnya. kalung itu, peninggalan ibu saya. saya mau orang yang saya cinta yang pakai itu.
🐱 : /stunned to speak ; mendengar semua ucapannya ; membiarkan nya mengusap tangan dan pipiku ; merasa tidak percaya/ sir, tapi saya ini cuma pekerja biasa, saya cuma barista dan tidak punya apa-apa. tidak seperti anda, keluarga anda orang kaya, anda sendiri juga kaya sir, pintar dan anda sangat sempurna. banyak sekali wanita yang pasti mau sama anda, kenapa anda pilih saya sih? saya lo kaya gembel gini, kucel dan apalah, saya juga ga punya apa-apa
🦁 : /tertawa mendengar ucapannya ; mencubit kedua pipinya ; menariknya mendekat : memeluknya erat/ kamu ini, masih lucu ya? kalau mengatakan sesuatu masih suka ngaco juga /mengusap kepalanya ; merenggangkan pelukan ; menatapnya/ Ava, saya suka kamu itu bukan karena pangkat atau derajatnya, saya suka kamu ya karena itu kamu. sekarang saya cuma mau tahu satu hal dulu, kamu suka sama saya juga kan?
🐱 : /badan ditarik ; shock ; dipeluk erat ; tetap diam ; merasakan pelukan direnggangkan ; mendengar pertanyaan kematian/ anu.. saya.. ga kok, eh maksud saya.. /mengalihkan pandangan ; menunduk
🦁 : jujur saja, Ava. /senyum ; mengangkat dagunya ; menatapnya/ say it. do you love me too?
🐱 : /menelan ludah ; merasakan dagu diangkat ; menatapnya ; memejamkan mata sejenak/ i.. i.. i don't know, i-
🦁 : /mendengar ucapannya ; mencium bibirnya ; menerobos mulutnya dengan lidah ; mulai menciumnya dengan lembut ; menekan tengkuknya perlahan ; merasakan tidak ada perlawanan darinya ; melepas ciuman beberapa detik kemudian/ answer me, Ava. is that a yes?
🐱 : /kaget saat ia mencium ; melotot ; merasakan lidahnya masuk ; menutup mata dan menikmati ciumannya ; meremas bahunya ; merasakan ciuman dilepas ; menatapnya/ i.. yes.. i love you too, sir