Ask The Experts
رفتن به کانال در Telegram
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
نمایش بیشتر1 812
مشترکین
+124 ساعت
+67 روز
+2030 روز
آرشیو پست ها
1 812
Oleh: Dedi Priadi
Dalam keheningan batin seorang profesional, kepemimpinan bukanlah perintah yang diteriakkan dari menara gading. Ia adalah pendakian di lereng terjal, di mana manusia mula-mula melangkah karena 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘢𝘬𝘴𝘢 oleh beban kontrak.
Kuasa yang bersandar pada keharusan akan lelah sebelum mencapai puncak. Pemimpin sejati mengubah beban menjadi 𝘬𝘦𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘢𝘯, karena mereka melihat tanganmu bekerja tulus bagi mereka, melampaui batas kepentingan diri sendiri.
Di kaki gunung, orang bekerja profesional demi organisasi. Namun di tengah pendakian, mereka cenderung 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘯𝘢. Di titik ini, integritas bukan lagi slogan, melainkan oksigen yang membuat paru-paru tim sanggup terus mendaki.
𝘊𝘩𝘢𝘳𝘢𝘤𝘵𝘦𝘳 𝘱𝘳𝘦𝘤𝘦𝘥𝘦𝘴 𝘵𝘦𝘤𝘩𝘯𝘪𝘲𝘶𝘦. Efektivitas sejati tidak lahir dari kemahiran teknis semata, melainkan dari kedalaman siapa kita. Keterampilan hanyalah alat, namun karakterlah yang menentukan ke mana arah alat itu digunakan.
Produktivitas tanpa ruh hanyalah mesin yang dingin. Tanpa petunjuk moral, kerja keras berubah menjadi perbudakan yang menghisap kreativitas. Di sinilah nilai-nilai inti (𝘤𝘰𝘳𝘦 𝘷𝘢𝘭𝘶𝘦𝘴) berperan memberi nyawa pada setiap angka, mengubah peluh menjadi kontribusi yang bermakna.
Pemimpin harus menjadi mata air di celah tebing. Ia tidak berteriak agar orang datang minum, namun kemurniannya secara alami akan membuat pengelana berhenti meneguk kesegaran. Kehidupan dan pengaruh tersebut mengalir dari dalam batin, bukan dari polesan citra.
Itulah mengapa memimpin adalah perjalanan ke dalam diri. Seorang pemimpin profesional harus berani menatap retakan di cermin batinnya, karena pemimpin yang buta akan dirinya sendiri hanya akan menuntun timnya jatuh ke jurang kegagalan.
Dari keberanian menatap diri inilah, ego yang semula membatu mulai melunak menjadi kerendahan hati—sebuah ruang lapang di mana kolaborasi dapat mekar dan mengakui bahwa "kita" selamanya akan lebih kuat dari "aku". Hanya dengan batin yang jernih dan tidak payau, seorang pemimpin mampu merangkul setiap orang di sekelilingnya tanpa merasa terancam.
Ingatlah, di puncak gunung kepemimpinan, orang tak lagi mengikuti gelarmu. Mereka mengikuti langkahmu karena mereka percaya pada nilai-nilai inti yang kau bawa. Kepemimpinan, pada bentuknya yang paling murni, adalah upaya abadi untuk menjadi manusia yang lebih sempurna.
"𝘒𝘦𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘣𝘭𝘪𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘥𝘪𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶𝘪 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘬𝘦𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘪." — 𝘚𝘵𝘦𝘱𝘩𝘦𝘯 𝘊𝘰𝘷𝘦𝘺
#INISIATIF
1 812
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho
Hari ini, besok ataupun kemarin itu ga ada beda. Matahari terbit dan terbenam. Awan bergerak membawa air. Angin berhembus dari tempat dingin ke tempat panas. Bumi masih berotasi. Di sisi ini, hari tak memiliki nilai yang berbeda bagi manusia maupun hewan.
Tapi manusia kemudian membuat kalender, membuat hari, membuat penanggalan, menentukan hari-hari besar untuk membuat hari satu dan hari lainnya berbeda. Dari perbedaan-perbedaan hari itulah kita mengandaikan waktu seperti perjalanan, kita bisa punya target, bisa mengevaluasi, dan merencanakan. Inilah yang membuat hari-hari berbeda.
Dari sini pula perkembangan peradaban manusia dimulai, karena akhirnya manusia selalu berusaha untuk semakin baik dari hari kemarin.
Semoga kita selalu dalam keberkahan dan terus bergerak ke arah kebaikan.
Semangat Pagi 🇲🇨🔥
#INISIATIF
1 812
YouTube Short ❌
YouTube Long ❌
YouTube Lifetime ✅
Dunia internet digemparkan oleh kemunculan sebuah akun YouTube misterius yang mengunggah sebuah video dengan durasi yang sangat tidak masuk akal, yaitu 140 tahun! Tidak hanya itu, akun yang sama juga mengunggah sebuah video YouTube Short yang berdurasi hingga 150 jam. Fenomena teknis ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengembang dan pakar IT tentang bagaimana video sepanjang itu bisa melewati batas maksimal yang biasanya ditetapkan oleh sistem YouTube.
Banyak netizen yang mencoba membuka video tersebut hanya untuk menemukan layar kosong atau visual yang sangat repetitif, namun durasi yang tertulis tetap menunjukkan angka 140 tahun. Muncul spekulasi bahwa pengunggah video tersebut telah menemukan celah atau melakukan manipulasi metadata video yang sangat canggih untuk mengelabui algoritma YouTube. Sebagian lagi menganggap ini sebagai bentuk seni digital eksperimental yang ingin menguji batas-batas platform tersebut.
Durasi video ini jelas melampaui harapan hidup rata-rata manusia, yang artinya tidak akan ada orang yang sanggup menonton video tersebut dari awal sampai akhir secara utuh. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu artefak digital paling aneh dan memusingkan yang pernah ada di internet. YouTube sendiri biasanya memiliki tim keamanan yang sangat ketat dalam menyaring konten-konten yang dianggap memanipulasi sistem, namun video ini tampaknya masih bisa bertahan dan diakses publik.
Viralnya video 140 tahun ini menjadi bukti bahwa internet masih menyimpan banyak misteri dan celah teknis yang belum terpecahkan. Akun misterius tersebut kini terus dipantau oleh jutaan orang yang penasaran apakah video tersebut benar-benar memiliki konten rahasia atau hanyalah sebuah eksperimen teknis yang iseng.
Satu hal yang pasti, jangan coba-coba buat nonton sampe habis ya, karena lo butuh lebih dari satu masa hidup cuma buat tahu gimana bagian akhir dari video ini
https://youtube.com/@shinywr?si=JGzi3yFIEybO3Qro
Jangan coba-coba ditungguin di weekend ini sob, krn sampai kamu pensiun pun, videonya gak bakal bisa kamu tuntaskan 😅#INISIATIF #MenujuLongWeekend
1 812
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho
Anda punya uang 50 juta, kemudian anda membeli motor cash 25 juta, dan membeli emas logam mulia 10 gram 25 juta.
Motor itu anda gunakan setiap pagi untuk mengantar istri dan anak, dengannya anda berangkat kerja, ke pengajian, ke masjid, ataupun ke pasar, pokoknya seluruh kebutuhan mobilitas anda dibantu oleh motor itu. Sedangkan emas? Dia tersimpan di lemari.
Lima tahun berlalu. Anda naik jabatan, gaji sudah naik, motor masih setia menemani. Panas, hujan, debu dan asap kalian rasakan berdua. Puluhan ribu kilometer sudah dilalui bersama. Sedangkan emas? Sejak dibeli hingga hari ini tetap di sana. Hanya keluar sesekali untuk dilihat, dipegang, dan dipastikan masih ada, lalu masuk kembali ke persembunyiannya.
Ternyata suatu saat anda kecelakaan, motor anda yang telah berumur 8 tahun itu rusak luar biasa. Anda pun masuk rumah sakit. Anda jelas butuh biaya. Motor yang selama ini menemani tak bisa dijual, tak ada yang mau beli ketika ia sudah berumur dan sudah rusak parah, paling bisa dipreteli dan dijual secara terpisah.
Tapi anda ingat masih punya emas logam mulia. Setelah sekian tahun bersembunyi di lemari, akhirnya ia keluar dari tempat persembunyiannya. Anda berpikir, apakah mau dijual atau digadaikan saja? Jika anda masih tetap ingin punya emas itu dan masih ada potensi untuk melunasinya, maka anda gadaikan emas itu. Tapi jika tidak, anda bisa menjualnya. Baik gadai ataupun jual, anda bisa mendapatkan uang dari sana.
Dari sini kita melihat ada dua jenis manfaat yang berbeda. Manfaat motor itu riil dan dirasakan dan anda membeli motor karena manfaat itu. Manfaat emas itu tidak dirasakan seperti motor, emas tak bisa anda apa-apakan, tak bisa anda makan, tak bisa anda kendarai. Manfaat emas baru akan ada ketika ia ditransaksikan, karena ia adalah pelindung nilai uang anda, tahan inflasi, dan relatif selalu naik jika dibanding dengan uang fiat. Anda beli dahulu 25 juta, 8 tahun kemudian bisa jadi 30 juta atau lebih. (Pertama saya beli emas di harga 600rb, sekarang sudah 2.6jt)
Apakah perlu memiliki emas? Perlu, cerita seperti di atas bisa saja terjadi kepada kita kapan saja dan dalam kasus ini emas sangat bermanfaat. Apakah perlu menyimpan uang fiat? Jika untuk waktu yang lama, menyimpan saja tidak akan cukup karena akan habis dimakan inflasi. Anda harus memutarkannya di ekonomi, baik riil ekonomi ataupun di keuangan agar nilainya terus bertambah.
#INISIATIF
1 812
+8
🗣️: Kalau Pegawai BPJS Kesehatan sakit, berobatnya menggunakan apa?
Bekerja di BPJS Kesehatan bukan berarti kebal sakit. Kami juga bisa tumbang, lelah, dan butuh ditangani tenaga medis 🤒
Silakan dishare
https://www.instagram.com/p/DTcvXj3CThK/?igsh=b21jajhnZTV5aTl0
1 812
Oleh: Dedi Priadi
Masa depan bukan sesuatu yang jatuh dari langit, melainkan sebuah sulaman yang sedang kau kerjakan dengan jemari yang terkadang ragu-ragu namun harus tetap bergerak.
Semuanya bermula dari 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯, hulu sungai yang paling sunyi. Apa yang kau rawat di sana akan mengalir menjadi warna hidupmu. Jagalah pikiran, sebab pikiran adalah awal dari sebuah takdir.
Dunia ini sering kali hanyalah pantulan dari apa yang ada di kepalamu. Jika kau melihat dengan cinta, maka jalanan berbatu pun akan terasa sebagai bagian dari perjalanan menuju rumah yang hangat.
Lalu kau akan sampai pada persimpangan bernama 𝘱𝘪𝘭𝘪𝘩𝘢𝘯. Memilih berarti berani menutup satu pintu untuk membuka pintu lainnya. Di sana, kau sedang menentukan arah kompas yang akan kau ikuti.
Ingatlah, setiap pilihan membawa bayang-bayang bernama konsekuensi. Ia tidak selalu nampak seketika, namun ia tumbuh diam-diam di dalam waktu, menunggu saat yang tepat untuk menyapamu kembali sebagai kenyataan pahit atau manis.
Memutuskan sesuatu adalah sebuah seni menimbang. Jangan biarkan hanya amarah atau nafsu yang memegang kendali. Biarkan nuranimu menjadi cahaya kecil yang menuntunmu melintasi gelapnya ketidakpastian kehidupan..
Namun, pikiran dan pilihan akan menguap begitu saja tanpa 𝘵𝘪𝘯𝘥𝘢𝘬𝘢𝘯. Melakukan sesuatu adalah cara paling jujur untuk menyatakan bahwa kau hidup. Ia adalah jembatan yang menghubungkan mimpi dengan tanah pijakan.
Jangan menunggu semua rencana menjadi sempurna, karena kesempurnaan sering kali adalah musuh dari kemajuan. Lakukan satu hal kecil hari ini—entah itu mulai belajar, atau sekadar memperkenalkan dirimu pada dunia. Tindakan adalah obat paling mujarab bagi ketakutan.
Tindakanmu hari ini, sekecil apa pun itu, sedang merajut nasibmu. Langkah-langkah kecil yang konsisten akan membentuk pola yang indah, perlahan-lahan mengubah siapa dirimu dan bagaimana dunia akan mengenang namamu kelak.
Pikiran, keputusan, dan tindakan adalah tiga helai benang yang saling melilit, membentuk 𝘋𝘕𝘈 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯. Jika ketiganya kau ikat dalam simpul kebaikan, maka hidupmu tidak akan tercerai-berai oleh badai.
Pada akhirnya, berdisiplinlah pada hal-hal kecil yang kasat mata. Tak perlu menunggu keajaiban besar untuk berubah; cukup jaga pikiranmu agar tetap bening, kuatkan pilihanmu, dan segeralah melangkah. Sebab masa depan hanyalah sebuah nama lain dari apa yang kau kerjakan dengan sungguh-sungguh hari ini.
#INISIATIF
1 812
🚨 COMING SOON 🚨
Punya banyak ide tapi bingung mulai dari mana? Atau sering ngerasa idenya mentok di kepala tapi susah dituangkan jadi cerita utuh? Tenang, kamu nggak sendirian, proses kreatif memang sering penuh kebingungan di awal.
Di kelas ini, kita bakal ngobrol santai bareng salah satu tim penulis Film Ipar adalah Maut the Series tentang cara menemukan dan mengembangkan ide cerita, menyusun plot yang kuat, hingga membuat draft skenario yang rapi, praktis, dan aplikatif untuk novel maupun film
Join ATE Edisi 419
🗓 Rabu, 28 Januari 2026
⏰ 18.45 WIB – selesai
📍 Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
🎁 Ilmu + 2 JP + Doorprize
#INISIATIF
1 812
🚨 COMING SOON 🚨
Overthinking sering datang tanpa diundang. Pikiran muter terus, skenario kebanyakan, capek sendiri, padahal belum tentu kejadian. Bukannya bikin siap, malah bikin stuck dan nggak produktif.
Di kelas ini, kita bakal ngobrol santai soal overthinking, kenapa pikiran susah berhenti, gimana cara mengarahkannya jadi lebih sehat dan berguna, sampai tips membangun mental clarity.
Join ATE Edisi 418
🗓 Rabu, 21 Januari 2026
⏰ 18.45 WIB – selesai
📍 Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
🎁 Ilmu + 2 JP + Doorprize
#INISIATIF
1 812
🚨 COMING SOON 🚨
Micro cheating sering kelihatan sepele padahal dampaknya bisa panjang. Mulai dari chat “sekadar bercanda”, kedekatan emosional yang kebablasan, sampai interaksi digital yang sengaja disembunyikan.
Karena ada di zona abu-abu, perilaku ini sering nggak terasa salah. Padahal, pelan-pelan bisa mengikis kepercayaan dan integritas.
Join ATE Edisi 417
🗓 Rabu, 21 Januari 2026
⏰ 18.45 WIB – selesai
📍 Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
🎁 Ilmu + 2 JP + Doorprize
#INISIATIF
1 812
SEBUTKAN WARNANYA. JANGAN BACA TULISANNYA 😎
Oleh: Budiman Hakim
Tes kayak gini sering banget kita temukan. Entah di WhatsApp, di Instagram atau di FB. Kita diminta menyebutkan warna, bukan membaca tulisannya. Kedengarannya sepele namun ternyata gak semudah itu.
begitu dicoba, lidah sering terpeleset, mata terasa ragu, dan kepala seperti mengalami jeda singkat yang aneh. Lalu kita tertawa kecil dan berkata, “Eh iya, loh, ternyata susah.” Setelah itu selesai. Tes ini lewat sebagai hiburan. Kita terlalu malas untuk mencari tau apa sebabnya.
Kebingungan kecil itu bukan kesalahan mata, bukan pula tanda bodoh. Yang terjadi sesungguhnya adalah konflik neurokognitif di dalam otak. Konflik antara sistem yang bekerja otomatis dan sistem yang bekerja sadar.
Saat mata membaca kata “KUNING”, otak otomatis langsung menghadirkan warna kuning. Padahal warna tulisannya hitam. Kok bisa?
Karena informasi visual pertama kali diproses di korteks visual primer, lalu dengan sangat cepat diteruskan ke jalur pemrosesan bahasa di area temporoparietal, termasuk wilayah yang berkaitan dengan pengenalan kata dan makna.
Proses ini berjalan otomatis tanpa perlu kesadaran penuh. Membaca adalah keterampilan yang telah dipelajari bertahun-tahun dan disimpan sebagai kebiasaan saraf. Jalur ini sering dikaitkan dengan sistem pemrosesan cepat yang bersifat implisit, dekat dengan kerja sistem limbik dan jaringan asosiasi lama yang bertugas mengenali pola dan makna.
Di saat yang sama, korteks visual juga memproses warna hurf yang nyata. Bagian otak ini bertanggung jawab atas kontrol kognitif, inhibisi impuls, dan pengambilan keputusan sadar. Ia mengingat instruksi yaitu: menyebutkan warna. Maka prefrontal cortex mencoba menekan respons otomatis yang sudah terlanjur aktif.
Terjadilah konflik yang biasa disebut Stroop Effect, sebuah contoh klasik dari cognitive interference. Dua jalur pemrosesan aktif secara bersamaan dan saling bertabrakan. Jalur otomatis yang cepat, efisien, dan impulsif berhadapan dengan jalur eksekutif yang lebih lambat, lebih berat, dan boros energi.
Jadi Itulah sebabnya kita ragu, salah ucap, atau merasa perlu berhenti sejenak sebelum menjawab. Berpikir sadar itu memang melelahkan, karena secara biologis otak dirancang untuk lebih mencintai autopilot daripada berpikir secara sadar
Tes sederhana ini sebetulnya adalah miniatur cara dunia bekerja. Ia memperlihatkan betapa seringnya kita dikendalikan oleh pemrosesan otomatis, oleh asosiasi lama, oleh sistem yang ingin cepat dan hemat energi. Dan betapa jarangnya kita benar-benar memberi ruang bagi kontrol kognitif untuk mengambil alih.
Maka masalahnya bukan pada tes ini. Masalahnya ada pada kebiasaan kita membiarkan otak berjalan tanpa disadari. Karena di dunia yang penuh kata-kata, slogan, dan simbol, bahaya terbesar bukanlah kurangnya informasi, melainkan kegagalan kita membedakan antara apa yang tertulis dan apa yang benar-benar terlihat.
#INISIATIF
1 812
CONGRATULATION 🇲🇨
Meski sempat ada drama di awal yang membuat kita nunggu sambil senyum-senyum tipis 😅, akhirnya Kuis Trivia UPDATE, Jumat 9 Januari 2026 tetap jalan lancar dan meriah
Dari semua yang stay strong sampai akhir, inilah 3 peserta paling sat set & paling gacor 🔥
🏆 @Sury4AW – KC Pangkalpinang
🥈 @tiara19mustika - KC Lubuk linggau
🥉 Dewi Rahmawati - KC Baubau
Terima kasih buat semua peserta yang tetap sabar, tetap semangat, dan nggak kabur walau sempat diuji oleh bot dan juga beberapa peserta yang terlalu bersemangat 🤖
Buat para pemenang, hadiahnya siap meluncur. Sementara buat yang belum, tenang… karena kita akan bertemu di challenge ATE berikutnya. Stay tuned & stay competitive 🏆
https://www.instagram.com/p/DTX1BbHE_3z/?igsh=MXNpMXlrdGRsZDlidw==
#INISIATIF
1 812
+9
2026 baru mulai. Belum semuanya rapi, tapi niat sudah disiapkan 💪
Di balik tulisan sederhana, ada harapan, komitmen, dan versi diri yang ingin kami perjuangkan. Karena perubahan besar dimulai dari satu kalimat: "2026 saya akan…”
Kalau kamu, 2026 mau jadi versi apa? Tulis resolusimu di kolom komentar yah karena 3 orang dengan resolusi terbaik/terunik/terlucu/terkeren/ter-terlainnya pilihan minIGLife akan mendapatkan gift menarik 🥰👇
https://www.instagram.com/p/DTSb5dCiV7u/?igsh=MXA3cDBtb3BsbzM3bw==
1 812
+9
2026 baru mulai. Belum semuanya rapi, tapi niat sudah disiapkan 💪
Di balik tulisan sederhana, ada harapan, komitmen, dan versi diri yang ingin kami perjuangkan. Karena perubahan besar dimulai dari satu kalimat: "2026 saya akan…”
Kalau kamu, 2026 mau jadi versi apa? Tulis resolusimu di kolom komentar yah karena 3 orang dengan resolusi terbaik/terunik/terlucu/terkeren/ter-terlainnya pilihan minIGLife akan mendapatkan gift menarik 🥰👇
https://www.instagram.com/p/DTSb5dCiV7u/?igsh=MXA3cDBtb3BsbzM3bw==
1 812
+9
2026 baru mulai. Belum semuanya rapi, tapi niat sudah disiapkan 💪
Di balik tulisan sederhana, ada harapan, komitmen, dan versi diri yang ingin kami perjuangkan. Karena perubahan besar dimulai dari satu kalimat: "2026 saya akan…”
Kalau kamu, 2026 mau jadi versi apa? Tulis resolusimu di kolom komentar yah karena 3 orang dengan resolusi terbaik/terunik/terlucu/terkeren/ter-terlainnya pilihan minIGLife akan mendapatkan gift menarik 🥰👇
https://www.instagram.com/p/DTSWrS5iSs-/?igsh=MTljcTRneHhzeTVwZg==
1 812
🚨 ATE Trivia Alert 🚨
Siap-siap adu cepat dan adu tepat di Kuis Trivia COMMIT ATE 🏆
🗓 Jumat, 9 Januari 2026
⏰ 15.45 WIB
📍 Grup Telegram ATE (Grup khusus Internal Duta BPJS Kesehatan (pegawai dan PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
📤 10 soal pilihan ganda (Durasi 45 detik/soal)
🎁 3 souvenir menarik untuk 3 peserta terbaik
⚠️ Kuis akan berjalan otomatis oleh sistem (pastikan hadir tepat waktu yah karena yang telat akan otomatis ketinggalan)
Stay tuned, pastikan kamu sudah standby sebelum jam mulai. See you on the leaderboard 🏅
1 812
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho
Kenikmatan ada pada keterbatasan, dan kenikmatan itu akan hilang jika batasan itu hilang.
Anda akan menikmati semangkuk mie ayam, anda masih bisa nambah satu mangkuk lagi dan masih menikmatinya, tapi kenikmatan itu akan hilang jika anda makan mangkuk yang ketiga.
Opor ayam itu nikmat, tapi kenikmatan itu akan hilang jika anda memakannya setiap hari, tiga kali sehari.
Hubungan seksual itu nikmat. Coba lakukan itu setiap hari, dua kali sehari. Nikmatnya akan hilang.
Rindu adalah bumbu dari cinta. Cinta menguat dengan adanya rindu. Setiap detik anda bersama, tak ada rindu, yang ada hanya bosan. Dia lagi, dia lagi.
Maka banyak ayat dalam Al-Qur'an yang melarang kita berbuat berlebihan, karena seluruh kenikmatan itu terletak pada keterbatasannya.
#INISIATIF #TGIF
اکنون در دسترس! پژوهش تلگرام ۲۰۲۵ — مهمترین بینشهای سال 
