fa
Feedback
Ask The Experts

Ask The Experts

رفتن به کانال در Telegram

Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn

نمایش بیشتر
1 819
مشترکین
+224 ساعت
+67 روز
+1830 روز
آرشیو پست ها
photo content

photo content

Sang pujangga telah kembali 🇮🇩😀

⚡️ LOMBA PANTUN ⚡️ Meski hanya sebatang tebu Masih bisa untuk diramu Walau kita jarang bertemu ATE tetap setia hanya untukmu
⚡️ LOMBA PANTUN ⚡️ Meski hanya sebatang tebu Masih bisa untuk diramu Walau kita jarang bertemu ATE tetap setia hanya untukmu Yuk, baca Juknis disini! ☄️ #INISIATIF #TransformasiMutuLayanan #lombapantun

☄️ CONGRATULATION ☄️ Selamat kepada kakak @Yupisa_D dan kakak @nonierinda yang keluar sebagai pemenang Giveaway edisi 28 Apri
☄️ CONGRATULATION ☄️ Selamat kepada kakak @Yupisa_D dan kakak @nonierinda yang keluar sebagai pemenang Giveaway edisi 28 April 2023 🇮🇩🏆 Lihat disini ✅ #INISIATIF #TransformasiMutuLayanan #Giveaway

COMING SOON ATE ED 388 🇮🇩 Insya Allah sharing ilmu dan pengalamannya ini kelak dapat menjadi bekal bagi diri kita sendiri/
COMING SOON ATE ED 388 🇮🇩 Insya Allah sharing ilmu dan pengalamannya ini kelak dapat menjadi bekal bagi diri kita sendiri/ adik/ anak/ kerabat/ rekan PTT lainnya dalam menghadapi peluang pada edisi yang akan datang. Next, Its your turn ❤️ #INISIATIF #Inspirasi #Motivasi

Souvenir ATE INISIATIF 2023 🏆🇮🇩☄️
Souvenir ATE INISIATIF 2023 🏆🇮🇩☄️

GIVEAWAY ALERT 🇮🇩🏆 Terlebih dahulu silakan Sobat ATE menyaksikan video INSPIRASI yang terlampir berikut ini! Tantangan kal
GIVEAWAY ALERT 🇮🇩🏆 Terlebih dahulu silakan Sobat ATE menyaksikan video INSPIRASI yang terlampir berikut ini! Tantangan kali ini cukup mudah yakni Jika misalkan kamu diminta untuk memberikan judul baru untuk video tersebut, maka kamu akan memberikan judul apa selain daripada judul awalnya "Strategi Si Anak Petani Menjadi Penguasa Industri Furnitur Dunia"? Jelaskan alasanmu mengapa memilih usulan judul tersebut! Jangan lupa akhiri pendapatmu dengan tagar/ hashtag #BelajardariIKEA 2 (dua) orang Sobat ATE dgn pendapat unik/ keren versi juri akan mendapatkan masing-masing 1 buah souvenir kaos ATE INISIATIF 2023 ❤️ Pendapatmu boleh dikirim via japri ke PIC ATE a.n kakak @putuwandas mulai saat pengumuman ini tayang sd maks Jum'at sore ini pukul 16.00 WIB. ⚡️ Contoh jawaban sesuai format (bisa dimodif sesuai seleramu): Ijin meramaikan kuisnya bro @putuwandas. Saya akan memberikan judul video tersebut yakni "IKEA: Dari Coba-Coba menjadi Luar Biasa" karena menurut saya bla bla bla bla bla dstnya. #BelajardariIKEA #INISIATIF #Funandmeaningful #TGIF

b) Confidence 2% populasi ini biasanya mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Kadang sama teman-temannya malah dibilang “sombong”. Karena di negara ini, kita dibuai dengan peribahasa seperti:”Tong kosong nyaring bunyinya”, ”Air beriak tanda tak dalam”, ”Air tenang menghanyutkan”,”Padi makin tua makin menunduk”...dan lain-lain. Itu jaman dulu. Di jaman digital ini kita memerlukan talenta yang mempunyai competence, confidence dan communication skills. Harus seimbang di antara ketiga hal itu. c) Like the change Mereka yang mempunyai growth mindset, mereka menyukai perubahan. Mereka mengerti, ada dua kata yang tidak bisa berjalan bersama, nyaman atau maju. Kalau mereka mau nyaman, ya berarti tidak akan maju. Kalau mereka mau maju, ya harus bersiap-siap, hidupnya tidak akan nyaman. Di situlah perubahan diperlukan, untuk continuous improvement, meskipun pada awalnya pasti tidak akan nyaman. d) Embracing the unknown Bekerja keras, untuk mencapai masa depan yang lebih baik, itu juga beresiko, dan belum tentu berhasil. Kadang gagal, kadang malu, kadang pedih. Apalagi di jaman yang penuh ketidakpastian ini. Tetapi tanpa berani bergerak maju untuk kehidupan yang baik, maka kita akan berada di tempat yang sama, atau bahkan mundur tanpa kemajuan, seperti mayoritas populasi manusia. Mereka yang punya growth mindset, akan menyukai ketidakpastian, suka mengambil resiko, dan mengerti bahwa mereka bisa gagal, tetapi akan terus bangkit dari kegagalan, mencoba dan mencoba lagi, sampai akhirnya benar benar mencapai tujuannya. e) Act in spite of fear Sebenarnya semua manusia mempunyai ketakutan masing, itu wajar. Tetapi ada yang bagi mereka FEAR itu singakan dari Face Everything And Run. Mayoritas memang tidak berani mengambil resiko dan berlari dari kenyataan. Mereka yang mempunyai growth mindset, berani menghadapi ketakutan mereka, karena mereka tahu, di balik ketakutan akan ada proses pembelajaran dan kemajuan setelah itu. Bagi mereka, FEAR adalah, Face Everything And Rise (hadapi semua ketakutan, kemudian bangkit dan bangkit lagi). Jadi kesimpulannya, Memang di dunia ini tidak semua mempunyai growth mindset (pemikiran untuk terus berkembang). Jadi jangan khawatir kalau menjadi minority (yang diledek). Karena suatu saat nanti, setelah lulus nanti, juga tidak semuanya akan berhasil dalam karier dan kehidupan mereka. Hanya yang mempunyai growth mindset yang akan terus berkembang dan berhasil. Dan itu ternyata hanya 2% dari populasi. Pertanyaannya, apakah anda termasuk 98% mayoritas? Atau termasuk 2% populasi yang mempunyai growth mindset itu? Jawaban dan pilihannya nya ada di tangan anda sendiri. Salam Hangat Pambudi Sunarsihanto

THE 2% MINDSET THAT DIFFERENTIATE YOU FROM OTHERS (Memang tidak semua orang mempunyai mental sebagai pemenang) Hari itu saya bersama beberapa penulis buku ”Career Hacks" melakukan sharing session di acara Career Fair di Universitas Indonesia. Mahasiswa dari berbagai universitas datang ke sana dan menghadiri sharing session kami. Acara berlangsung sukses, bahkan banyak sekali pertanyaan yang kami terima, dan dijawab oleh beberapa penulisnya dengan senang hati. Saya sendiri sharing tentang “Crafting the vision of your career”, bagaimana kita harus membuat rencana karier kita, bekerja keras untuk mencapainya, dan pada akhirnya kita sendiri yang harus menjadi “pilot” dari karier kita. Kemudian pada sessi tanya jawab, seorang peserta mengangkat tangan. Sebut saja namanya Dina (bukan nama sebenarnya), seorang mahasiswi di Universitas Indonesia. ”Pak Pambudi, terima kasih untuk sharingnya yang sangat menginspirasi. Saya sebenarnya juga dari dulu melakukan hal yang sama. Saya punya rencana, saya banyak bekerja keras dan belajar. Tetapi entah kenapa teman-teman saya kok banyak yang meledek saya. Mereka bilang, santai saja menghadapi hidup, jalani seperti air yang mengalir. Mengapa demikian ya Pak? Terus , saya harus bagaimana menghadapi ledekan mereka.” Wah pertanyaan Dina sangat mengena dan relevant. Kebetulan beberapa hari sebelumnya saya membaca tentang teori yang bernama “2% mindset”. Di Amerika Serikat Dr. Myron Rolle menyampaikan bahwa ternyata memang hanya 2 percent dari populasi yang mempunyai growth mindset, mereka yang selalu punya adrenaline untuk melakukan yang terbaik, meskipun itu harus dijalani dengan susah payah. Berarti normal kan, kalau seandainya Dina termasuk yang 2 percent dan mungkin saja ada 98% yang merasa aneh dan akan meledeknya? Waktu kecil, teman-teman saya juga meledek saya karena saya belajar setiap hari, dan mereka hanya bermain tapi jarang belajar. Look where I am now, and where they are today! Dr. Myron Rolle percaya bahwa siapa pun dapat menggunakan konsep 2% mindset ini untuk menjadi lebih baik atau bekerja keras mencapai objective yang kita inginkan. "Dengan konsep ini, kita bisa memiliki kesuksesan kecil setiap hari, dan kemudian sebulan lagi, sekarang, dua bulan lagi, setahun lagi, kita bisa berkata, lihat betapa jauh lebih baik apa yang kita dapatkan ini, dan lihat berapa banyak lagi kita bisa capai , asalkan kita berusaha dan mendapatkan pencapaian kecil, setiap hari" Jadi pesan saya buat Dina, dan teman-temannya. Memang di dunia ini tidak semua mempunyai growth mindset (pemikiran untuk terus berkembang). Jadi jangan khawatir kalau menjadi minority (yang diledek). Karena suatu saat nanti, setelah lulus nanti, juga tidak semuanya akan berhasil dalam karier dan kehidupan mereka. Hanya yang mempunyai growth mindset yang akan terus berkembang dan berhasil. Dan itu ternyata hanya 2% dari populasi. Mayoritas dari populasi biasanya hanyalah: • Play save (bermain aman), mencari solusi yang aman, mudah dan tidak beresiko • Want to be liked by everyone (hanya menginginkan untuk disukai orang lain, padahal yang disukai banyak orang juga belum tentu berhasil • Procrastinate (menunda-nunda untuk bekerja melakukan perbaikan) • Fear (ketakutan untuk keluar dari zona nyaman) • Tidak menyukai perubahan (Padahal perubahan itu perlu untuk terus berkembang dan maju, meskipun pada awalnya perubahan itu susah dilakukan) Terus, bagaimana karakter dari 2 persen populasi yang mempunyai growth mindset itu? a) Going for your dreams Mereka ini sejak kecil mempunyai cita-cita yang tinggi dan mimpi yang besar. Karena tinggi-nya cita-cita mereka, banyak yang kadang meledek mereka. Bahkan ada yang mengolok-olok,”Mimpi kali yeee” Biasanya hal ini tidak mengecilkan hati mereka, dan biasanya mereka tetap akan bekerja keras untuk mencapai cita-cita mereka. Parahnya di indonesia kata “ambisi” atau ”mimpi” kadang dikonotasikan negatif. Padahal hanya yang berambisi, bermimpi besar dan bercita-cita tinggi yang akan berhasil di masa depannya.

Selalu siap laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati 🥰 https://youtu.be/z_kKtK_gigg #INISIATIFStory

Lembaran baru = Babak baru 🇮🇩 Ingatlah selalu bahwa satu-satunya hal yang dapat diprediksi tentang misteri kehidupan ini ad
Lembaran baru = Babak baru 🇮🇩 Ingatlah selalu bahwa satu-satunya hal yang dapat diprediksi tentang misteri kehidupan ini adalah pasti akan ada sesuatu hal yang tidak dapat diprediksi. Akan ada suatu masa dimana kita semua kelak akan dihadapkan pada sebuah rintangan/ tantangan berupa gunung besar nan terjal yang tertulis di hadapan kita masing-masing yang mungkin saja tak pernah kita duga atau rencanakan sebelumnya. Orang-orang diluar sana akan mulai memberitahumu bahwa gunung itu siap untuk didaki dengan janji pemandangan indahnya dari puncak atas. Sebelum mengikuti saran orang-orang itu untuk mendaki, pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri bagaimana jika mendaki gunung dan menikmati pemandangan indah di atasnya itu bukanlah apa yang ditakdirkan untuk kita lakukan? Bagaimana jika sebenarnya kita ini malah dimaksudkan untuk memindahkan gunung itu? Atau mungkin kita ini sebenarnya tidak diharapkan untuk menikmati pemandangan indah dari puncak melainkan diharapkan untuk dapat membantu seseorang pendaki yang terdampar di puncak pendakian mereka untuk segera turun ke bawah? Bagaimana pula jika kita sebenarnya dimaksudkan untuk mengambil jalan berputar mengelilingi gunung? Bagaimana jika Tuhan sebenarnya telah menyiapkan sesuatu di jalan sekeliling gunung itu yang kelak bisa membawa kita pada kebahagiaan sesungguhnya? Besok adalah lembaran baru dan begitu banyak orang suka menulis tentang sebuah gunung yang akan mereka daki dengan iming-iming hasil akhir pemandangan indah di puncak gunung yang akan mereka dapatkan. Ingatlah, bahkan di bawah gunung sekalipun itu masih banyak pemandangan yang tak kalah menakjubkan. Jadi kelak ketika kita bertemu/ dihadapkan pada sebuah rintangan gunung besar nan terjal, gak perlu gegabah, cukup lakukan saja apa yang terbaik sesuai nalurimu. Karena terkadang ada gunung yang akan terasa terlalu besar untuk ditaklukan, padahal sebenarnya tidak masalah karena sejatinya gunung itu memang bukan selalu ada untuk kita daki. Becky Hemsley #INISIATIFStory #IdulFitri

Lembaran baru = Babak baru 🇮🇩 Ingatlah selalu bahwa satu-satunya hal yang dapat diprediksi tentang misteri kehidupan ini ad
Lembaran baru = Babak baru 🇮🇩 Ingatlah selalu bahwa satu-satunya hal yang dapat diprediksi tentang misteri kehidupan ini adalah pasti akan ada sesuatu hal yang tidak dapat diprediksi. Akan ada suatu masa dimana kita semua kelak akan dihadapkan pada sebuah rintangan/ tantangan berupa gunung besar nan terjal yang tertulis di hadapan kita masing-masing yang mungkin saja tak pernah kita duga atau rencanakan sebelumnya. Orang-orang diluar sana akan mulai memberitahumu bahwa gunung itu siap untuk didaki dengan janji pemandangan indahnya dari puncak atas. Sebelum mengikuti saran orang-orang itu untuk mendaki, pernahkah kalian bertanya pada diri sendiri bagaimana jika mendaki gunung dan menikmati pemandangan indah di atasnya itu bukanlah apa yang ditakdirkan untuk kita lakukan? Bagaimana jika sebenarnya kita ini malah dimaksudkan untuk memindahkan gunung itu? Atau mungkin kita ini sebenarnya tidak diharapkan untuk menikmati pemandangan indah dari puncak melainkan diharapkan untuk dapat membantu seseorang pendaki yang terdampar di puncak pendakian mereka untuk segera turun ke bawah? Bagaimana pula jika kita sebenarnya dimaksudkan untuk mengambil jalan berputar mengelilingi gunung? Bagaimana jika Tuhan sebenarnya telah menyiapkan sesuatu di jalan sekeliling gunung itu yang kelak bisa membawa kita pada kebahagiaan sesungguhnya? Besok adalah lembaran baru dan begitu banyak orang suka menulis tentang sebuah gunung yang akan mereka daki dengan iming-iming hasil akhir pemandangan indah di puncak gunung yang akan mereka dapatkan. Ingatlah, bahkan di bawah gunung sekalipun itu masih banyak pemandangan yang tak kalah menakjubkan. Jadi kelak ketika kita bertemu/ dihadapkan pada sebuah rintangan gunung besar nan terjal, gak perlu gegabah, cukup lakukan saja apa yang terbaik sesuai nalurimu. Karena terkadang ada gunung yang akan terasa terlalu besar untuk ditaklukan, padahal sebenarnya tidak masalah karena sejatinya gunung itu memang bukan selalu ada untuk kita daki. Becky Hemsley

Pernah liat tulisan di truk yang berbunyi "Pulang malu, Tak pulang rindu" ❤️ Buat Sobat yang hari ini lagi siap-siap mudik, atau bagi kalian yang sementara lagi perjalanan, atau mungkin ada yang udah tiba di kampung karena ngambil cuti. Selamat berkumpul bersama keluarga 🇮🇩 #mudik #hatihatidijalan #staysafe #ATE #INISIATIF

Repost from Ask The Experts
TOP 20 PESERTA THR Challenge Lika-Liku Pengabdian Duta BPJS Kesehatan 🇮🇩☄️ 1. Yudiansyah (Staf kepesertaan dan penagihan iuran kab. Way Kanan KC Kotabumi) ⚡️ Video KC Kotabumi 2. Dani Martin Hutajulu (PTT Relationship Officer Kab. Kutai Barat KC Samarinda) ⚡️ Video KC Samarinda 3. Risa Sukma (Verifikator Klaim KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (1) 4. Moh. Iqbal Rizky A (PTT Frontliner Kab. Tegal KC Tegal) ⚡️ Video KC Tegal 5. Abdal Syafei (PTT Telecollecting KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (2) 6. Aditiya Hari Ananda (PTT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (3) 7. Maihendra (Kepala Bidang Kepesertaan KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (4) 8. Mega Dwiyanti (Petugas Pemeriksa KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (5) 9. Tri Maswito Anggoro (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Lhokseumawe) ⚡️ Video KC Lhokseumawe 10. Yuniar Lismayaditami (PTT Relationship Officer KC Mojokerto) ⚡️ Video KC Mojokerto 11. Putri Ayu Dyah Sri Yolanda (PTT Kab. Supiori KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (1) 12. Lisa Diana Putri (Staf Penjaminan Manfaat Kab. Natuna KC Tanjung Pinang) ⚡️ Video KC Tanjung Pinang 13. Ana Mutmainna (PTT Frontliner Kab Deiyai KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (2) 14. Windo Ari Nugroho (Verifikator Klaim KC Pati) ⚡️ Video KC Pati 15. Randa Alwanosha (Staf Kerjasama Fasilitas Kesehatan KC Jayapura) ⚡️ Video KC Jayapura 16. Uray Dwiyanti Siska Nurhayati (PTT Frontliner KC Pontianak) ⚡️ Video KC Pontianak 17. Maghfirah Darwis (PTT EP3RS KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (3) 18. Balqis Chairunnisya (PTT Telecollecting KC Prabumulih) ⚡️ Video KC Prabumulih 19. Ilyas Tarigan (Staf Protokol Sesban) ⚡️ Video Kantor Pusat 20. Fitria Suprobo (PTT Telekolekting KC Rengat) ⚡️ Video KC Rengat Terima kasih atas partisipasi para peserta dan suporter yang telah berbagi kisah inspirasi aktivitas pengabdiannya sebagai Duta BPJS Kesehatan, saat ini tahapan lomba akan masuk ke sesi penilaian dan penjurian oleh tim independen🏆 #pengabdiandutabpjskesehatan #Melayanidenganhati #INISIATIF #antimagerclub

Repost from Ask The Experts
TOP 20 PESERTA THR Challenge Lika-Liku Pengabdian Duta BPJS Kesehatan 🇮🇩☄️ 1. Yudiansyah (Staf kepesertaan dan penagihan iuran kab. Way Kanan KC Kotabumi) ⚡️ Video KC Kotabumi 2. Dani Martin Hutajulu (PTT Relationship Officer Kab. Kutai Barat KC Samarinda) ⚡️ Video KC Samarinda 3. Risa Sukma (Verifikator Klaim KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (1) 4. Moh. Iqbal Rizky A (PTT Frontliner Kab. Tegal KC Tegal) ⚡️ Video KC Tegal 5. Abdal Syafei (PTT Telecollecting KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (2) 6. Aditiya Hari Ananda (PTT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (3) 7. Maihendra (Kepala Bidang Kepesertaan KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (4) 8. Mega Dwiyanti (Petugas Pemeriksa KC Bukittinggi) ⚡️ Video KC Bukittinggi (5) 9. Tri Maswito Anggoro (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Lhokseumawe) ⚡️ Video KC Lhokseumawe 10. Yuniar Lismayaditami (PTT Relationship Officer KC Mojokerto) ⚡️ Video KC Mojokerto 11. Putri Ayu Dyah Sri Yolanda (PTT Kab. Supiori KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (1) 12. Lisa Diana Putri (Staf Penjaminan Manfaat Kab. Natuna KC Tanjung Pinang) ⚡️ Video KC Tanjung Pinang 13. Ana Mutmainna (PTT Frontliner Kab Deiyai KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (2) 14. Windo Ari Nugroho (Verifikator Klaim KC Pati) ⚡️ Video KC Pati 15. Randa Alwanosha (Staf Kerjasama Fasilitas Kesehatan KC Jayapura) ⚡️ Video KC Jayapura 16. Uray Dwiyanti Siska Nurhayati (PTT Frontliner KC Pontianak) ⚡️ Video KC Pontianak 17. Maghfirah Darwis (PTT EP3RS KC Biak Numfor) ⚡️ Video KC Biak Numfor (3) 18. Balqis Chairunnisya (PTT Telecollecting KC Prabumulih) ⚡️ Video KC Prabumulih 19. Ilyas Tarigan (Staf Protokol Sesban) ⚡️ Video Kantor Pusat 20. Fitria Suprobo (PTT Telekolekting KC Rengat) ⚡️ Video KC Rengat Terima kasih atas partisipasi para peserta dan suporter yang telah berbagi kisah inspirasi aktivitas pengabdiannya sebagai Duta BPJS Kesehatan, saat ini tahapan lomba akan masuk ke sesi penilaian dan penjurian oleh tim independen🏆 #pengabdiandutabpjskesehatan #Melayanidenganhati #INISIATIF #antimagerclub