Ask The Experts
رفتن به کانال در Telegram
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
نمایش بیشتر1 821
مشترکین
+124 ساعت
+87 روز
+1730 روز
آرشیو پست ها
1 821
LIKA-LIKU PENGABDIAN DUTA BPJS KESEHATAN 🇮🇩
Putri Ayu Dyah Sri Yolanda (PTT Kab. Supiori KC Biak Numfor) ☄️
Video KC Biak Numfor 🏆
1 821
LIKA-LIKU PENGABDIAN DUTA BPJS KESEHATAN 🇮🇩
Yuniar Lismayaditami (PTT Relationship Officer KC Mojokerto) ☄️
Video KC Mojokerto 🏆
1 821
LIKA-LIKU PENGABDIAN DUTA BPJS KESEHATAN 🇮🇩
Tri Maswito Anggoro (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Lhokseumawe) ☄️
Video KC Lhokseumawe 🏆
1 821
BERTANYA = MEMAHAMI
Melatih insting bertanya itu selalu sama pentingnya dengan melatih insting menjawab. ☄️
2 (dua) orang sobat ATE dengan pertanyaan terbaik/ terunik/ menarik sesuai pilihan narasumber akan mendapatkan masing-masing kaos INISIATIF + Voucher Gopay 50 K
Pertanyaan bisa disetorkan mulai saat ini sd pukul 14.30 WIB melalui grup telegram internal ATE 🏆
1 821
Repost from N/a
Salam INISIATIF ✅
Ask The Experts #edisi386
Live di Telegram Ask The Experts
Bisnis Event Organizer (EO) adalah salah satu industri menjanjikan dengan prospek yang luar biasa potensial. Akan tetapi semuanya berubah sejak adanya penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Pandemi mendisrupsi berbagai tatanan hidup, termasuk industri EO.
Kegemaran warga Indonesia untuk melakukan aktivitas dan acara bersama adalah peluang bisnis EO. Sudah sejak lama bisnis penyelenggara acara atau event dilirik banyak pihak mulai dari individu, lembaga, hingga perusahaan. Selama pandemi covid-19, bisnis ini menjadi salah satu yang paling terdampak karena peraturan larangan mengumpulkan banyak di berbagai wilayah.
Tentu saja dibutuhkan strategi baru agar bisnis EO bisa terus bergerak usai pandemi covid-19. Mau tahu apa saja strateginya ?
Spesial buat kalian semua, kali ini ATE akan mengulas materi tersebut secara fun and meaningful pada Live Telegram ATE edisi 386 bersama Narasumber yang ahli dibidangnya dan dipandu oleh kakak admin @mumuamiruddin dan @withhardshipwillbeease 🔥
1 821
Update peserta THR Challenge Lika-Liku Pengabdian Duta BPJS Kesehatan 🇮🇩☄️
1. Yudiansyah (Staf kepesertaan dan penagihan iuran kab. Way Kanan KC Kotabumi) ⚡️
Video KC Kotabumi
2. Dani Martin Hutajulu (PTT Relationship Officer Kab. Kutai Barat KC Samarinda) ⚡️
Video KC Samarinda
3. Risa Sukma (Verifikator Klaim KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (1)
4. Moh. Iqbal Rizky A (PTT Frontliner Kab. Tegal KC Tegal) ⚡️
Video KC Tegal
5. Abdal Syafei (PTT Telecollecting KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (2)
6. Aditiya Hari Ananda (PTT Komunikasi dan Kesekretariatan KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (3)
7. Maihendra (Kepala Bidang Kepesertaan KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (4)
8. Mega Dwiyanti (Petugas Pemeriksa KC Bukittinggi) ⚡️
Video KC Bukittinggi (5)
Video lainnya ditunggu maks sd hari ini pukul 23.59 WIB 🏆☄️
#pengabdiandutabpjskesehatan #Melayanidenganhati #INISIATIF #antimagerclub
1 821
Boleh jadi jumlah sahammu pada kesuksesan, kedudukan, dan kebahagianmu seperti saat ini hanyalah 30% 😇
Link postingan ☄️
#doa #ayah #ibu #orangtua
1 821
c) CONNECT THE DOTS
Cobalah buat koneksi antara apa yang anda pelajari dengan pekerjaan anda. Ternyata memasak kue itu membutuhkan presisi, agar kue mengembang sempurna, kalau tidak kue jadi bantat. Dan seorang teman saya yang tadinya sangat generalist dan tidak memperhatikan detail, jadi lebih “attention to detail” setelah belajar memasak kue.
Saya belajar memasak “Poulet d’Ore” ala francaise. (Arti harafiahnya ayam keemas an, dari warna ayam goreng Perancis yang akan keemasan, tidak pucat, tidak coklat tua). Ternyata kita harus sabar menunggu di depan penggorengan sampai warnanya tepat seperti itu. Saya yang biasanya tidak sabar, menjadi jauh lebih sabar dalam pekerjaan saya karena itu.
Teman saya belajar Bahasa Perancis. Bahasa Perancis itu banyak aturan, tetapi banyak sekali perkecualiannya. Seorang teman saya yang tadinya sangat strict dan “saklek” pada Work Ing StyleWriter nya sendiri menjadi lebih flexible pada Working Style orang lain.
That’s how you learn and how you connect the dots. Banyak sekali di antara hal-hal itu yang tidak “make sense”, bahkan tidak logic pada awalnya. Albert Einstein pernah berkata, memang banyak hal yang kadang tidak logis pada awalnya, tetapi ada kalanya memang kita mengikuti “intuisi”.
Seperti Steve Jobs yang belajar kaligrafi, dan tidak ada logisnya mengapa. Tetapi akhirnya membuat Macintosh menjadi product hebat!
d) APPLY & EXPERIMENT in your job
Nah, kalau kita sudah melakukan langkah-langkah di atas, kita sudah bisa mempelajari hal baru, atau mempelajari karakter baru dalam diri kita.
Waktunya untuk menerapkan dalam pekerjaan kita. Misalnya dengan “kesabaran yang lebih tinggi”, “ketelitian yang lebih tinggi” , atau dengan “flexibility” yang lebih tinggi, mari kita coba terapkan dalam pekerjaan kita.
Kita coba lakukan tersebut dalam menentukan keputusan, pada saat yang tepat. Karena memang ada saat di mana kita harus lebih sabar, lebih flexible, lebih teliti, atau karakter lainnya lagi.
Atau setelah anda menguasi permainan gitar, dan menciptakan lagu, kembangkan kreativitas anda, dan gunakan creativity itu untuk menciptakan product baru atau memperbaiki proses dengan flow baru dalam bisnis anda.
Voile, by now you connect the dots that you collected before.
Jadi ingat ya, daripada kita berkutat dengan pikiran negative, kenapa tidak mencoba untuk “collect the dots, before connecting the dots” dengan menerapkan 4 hal ini:
a) RELAX & LEARN
b) LEARN SOMETHING YOU NEVER LEARN, do something you have never done
c) CONNECT THE DOTS
d) APPLY & EXPERIMENT in your job
Salam Hangat
Pambudi Sunarsihanto
1 821
COLLECT THE DOTS, BEFORE CONNECTING THE DOTS
Steve Jobs pernah kuliah dan kemudian memutuskan drop out. Pada saat itu dia keluar dari kuliahnya, dan dalam keadaan tidak menentu entah kenapa dia memutuskan untuk belajar kaligrafi.
Dia sendiri bingung mengapa dia belajar kaligrafi bahkan teman temannya bertanya kira kira apa manfaatnya belajar kaligrafi. Dia tidak tahu dia hanya enjoy, dia hanya suka belajar kaligrafi. Dia belajar dengan bersungguh-sungguh.
Suatu saat pada saat Steve jobs menemukan computer Macintosh dan ternyata yang membuat Macintosh jauh lebih unggul daripada PC laptop (IBM compatible) adalah bahwa Macintosh mempunyai banyak bentuk huruf dengan font tertentu. Dan itu membuat kejayaan computer Macintosh.
Kaligrafi nya ternyata sangat membantunya di masa depan akhirnya dia sangat berterimakasih bahwa dia pernah belajar kaligrafi,
Saya mempunyai seorang teman, sebut saja namanya Kris. Dulu kuliah di Eropa di jurusan teknik informatika. Pada saat dia di tingkat dua dia berteman dekat dengan seorang mahasiswi jurusan psikologi di universitas yang sama. Paginya Kris kuliah informatika, dan sering kali siang nya dia mengantarkan pacarnya untuk kuliah psikologi.
Ternyata dia tertarik, bahkan mengikuti semua kuliah dengan seksama, belajar bahkan membaca buku buku literatur nya. Semua temannya mentertawakan mengapa dia harus belajar psikologi yang kelihatannya tidak ada hubungannya dengan bidang Informatika yang dia pelajari.
Tetapi ternyata beberapa puluh tahun kemudian Kris menjadi Direktur sumber daya manusia dan ilmu ke psikologi yang pernah dia pelajari sangat sangat berguna.
Kris tadinya tidak menyangka bahwa ilmu ke psikologi ya yang dia pelajari sebagai hobi suatu saat akan sangat berguna dalam kariernya di bidang sumber daya manusia.
Intinya adalah kalau mau belajar belajar, carilah bidang yang anda sukai bidang yang anda sukai. Ini akan membuat anda belajar dengan semangat. Bahkan seringkali akan membuat Anda melepaskan diri dari stress pekerjaan dan rutinitas anda.
Seorang sahabat saya yang lain, sebut saja namanya Dea, presiden direktur dari sebuah perusahaan minyak dari Eropa. Selama Pandemi hobi belajar bahasa asing. Sekarang dia sudah menguasai enam bahasa asing. Dia sendiri juga belum tahu apakah suatu saat akan berguna, tapi dia yakin dua hal itu membuat dia semangat, melepaskan stress pekerjaannya, dan menghindari dari pikiran negatif selama pandemic. Dia yakin suatu saat bahasa bahasa itu akan berguna baginya.
Itulah yang namanya collecting de dots, before connecting the dots. Artinya apa? Kumpulkan dulu semua learning point kita, kumpulkan portfolio sebanyak banyaknya. Suatu saat pasti akan berguna seperti Steve job, seperti Kris dan seperti Dea.
Saya ulangi sekali lagi. Karena ternyata mempelajari (apa yang kita sukai) itu ternyata membawa 3 manfaat:
1) Menyemangati kita dalam hidup karena melakukan sesuatu yang kita sukai
2) Menghindarkan kita dari pikiran negative
3) Menambah portfolio kompetensi kita yang suatu saat pasti berguna
Terus, apa yang bisa kita lakukan untuk “collect the dots, before connecting the dots”?
Kita bisa melakukan beberapa rekomendasi di bawah ini:
a) RELAX & LEARN
Relax, istirahat, take a break. Pilih satu bidang yang anda akan enjoy. Memasak? Belajar Bahasa baru? Olahraga? Hobby? Seni? Silahkan. Just relax and learn!
b) LEARN SOMETHING YOU NEVER LEARN, do something you have never done
Cobalah pilih satu hal yang belum pernah sama sekali anda lakukan. Jadi kalau pernah membuat daftar bidang-bidang yang tadinya ingin anda pelajari. Buang saja. Pilih something completely new!
Kalau anda orang IT, belajarlah main gitar. Kalau anda orang HR, belajarlah Bahasa Mandarin. Kalau anda orang Finance, belajarlah menari. Kalau anda orang sales, belajarlah memasak. Kalau anda orang marketing, belajarlah memanah. Anything new.
Ingat … to achieve something you never got, you have to learn something you never did. Cobalah. Itu akan membentuk agility dan ambidexterity anda.
1 821
COMING SOON ATE ED 387 🏆
Pekan depan kita juga akan belajar bagaimana kiat efektif untuk menimbulkan WOW Customer Experience yang positif demi penguatan branding Organisasi. 🇮🇩
#TransformasiMutuLayanan #INISIATIF
اکنون در دسترس! پژوهش تلگرام ۲۰۲۵ — مهمترین بینشهای سال 
