fa
Feedback
TEMBORO

TEMBORO

رفتن به کانال در Telegram

Mengajak umat untuk sama-sama USAHA IMAN DAN AMAL SHOLEH, beraqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah; bermadzab salah satu imam yang 4; menuntut ilmu; berthoriqoh yang mu'tabaroh; mengamalkan sunnah; menjauhi ma'siat.

نمایش بیشتر
1 078
مشترکین
+124 ساعت
+27 روز
-830 روز

در حال بارگیری داده...

جذب مشترکین
اوت '26
اوت '26
+1
در 0 کانال‌ها
ژوئیه '26
+10
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئن '26
+11
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مه '26
+3
در 0 کانال‌ها
Get PRO
آوریل '26
+7
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مارس '26
+3
در 0 کانال‌ها
Get PRO
فوریه '26
+5
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژانویه '26
+3
در 0 کانال‌ها
Get PRO
دسامبر '25
+5
در 0 کانال‌ها
Get PRO
نوامبر '25
+6
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اکتبر '25
+15
در 0 کانال‌ها
Get PRO
سپتامبر '25
+28
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اوت '25
+5
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئیه '25
+7
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئن '25
+10
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مه '25
+15
در 0 کانال‌ها
Get PRO
آوریل '25
+14
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مارس '25
+41
در 0 کانال‌ها
Get PRO
فوریه '25
+60
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژانویه '25
+19
در 0 کانال‌ها
Get PRO
دسامبر '24
+12
در 0 کانال‌ها
Get PRO
نوامبر '24
+37
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اکتبر '24
+78
در 0 کانال‌ها
Get PRO
سپتامبر '24
+11
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اوت '24
+14
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئیه '24
+33
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئن '24
+29
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مه '24
+44
در 0 کانال‌ها
Get PRO
آوریل '24
+32
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مارس '24
+37
در 0 کانال‌ها
Get PRO
فوریه '24
+28
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژانویه '24
+44
در 0 کانال‌ها
Get PRO
دسامبر '23
+60
در 0 کانال‌ها
Get PRO
نوامبر '23
+11
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اکتبر '23
+23
در 0 کانال‌ها
Get PRO
سپتامبر '23
+20
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اوت '23
+46
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئیه '23
+76
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژوئن '23
+60
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مه '23
+49
در 0 کانال‌ها
Get PRO
آوریل '23
+25
در 0 کانال‌ها
Get PRO
مارس '23
+18
در 0 کانال‌ها
Get PRO
فوریه '23
+77
در 0 کانال‌ها
Get PRO
ژانویه '23
+90
در 0 کانال‌ها
Get PRO
دسامبر '22
+36
در 0 کانال‌ها
Get PRO
نوامبر '22
+66
در 0 کانال‌ها
Get PRO
اکتبر '22
+256
در 0 کانال‌ها
Get PRO
سپتامبر '22
+403
در 0 کانال‌ها
تاریخ
رشد مشترکین
اشارات
کانال‌ها
01 اوت+1
پست‌های کانال
photo content

2
Live YouTube: https://youtube.com/live/JaNsCvvNdYY
Live YouTube: https://youtube.com/live/JaNsCvvNdYY
109
3
Agama Islam diajarkan oleh Baginda Rasulullah ﷺ kepada para sahabat dalam waktu ±23 tahun 📜✨ Ketaatan kepada Allah yang diaj
Agama Islam diajarkan oleh Baginda Rasulullah ﷺ kepada para sahabat dalam waktu ±23 tahun 📜✨ Ketaatan kepada Allah yang diajarkan Baginda Nabi ﷺ adalah suatu kurikulum yang lengkap ✍🏻 Babnya lengkap, mulai dari bab aqidah, ibadah, muamalah, muasyaroh, dan akhlaq ✍🏻
117
4
بدون متن...
112
5
بدون متن...
120
6
Nasehat dari H. Abbas untuk jamaah setahun, "Pokoknya kamu da'wah ikutlah amir (amir jamaah), jika amirnya tidak jelas jangan
Nasehat dari H. Abbas untuk jamaah setahun, "Pokoknya kamu da'wah ikutlah amir (amir jamaah), jika amirnya tidak jelas jangan kamu ikuti. Ini belajar iman, jangan ikut-ikutan temannya. Ini da'wah kalo menurut Kyai Uzairon harus ada gurunya, harus ada orang kampung. Orang kampung belajar ilmunya, jamaah setahun (santri) belajar maqomi (kemasyarakatan)." ------------------------------- 70% FUTUHAT diperoleh karena keberkahan khidmat dan adab kepada masyaikh, sedangkan 30% lainnya diperoleh melalui kegiatan mengaji. KH Sholahuddin Munshif Kencong Majelis Muwasholah Lirboyo, 25 Juli 2026
117
7
بدون متن...
108
8
Photo from فندي أحمد
Photo from فندي أحمد
1
9
+1
بدون متن...
116
10
+1
بدون متن...
1
11
Dhawuh Kyai Ubaidillah Ahror dalam Pertemuan para alumni & ustadz di Aula Sunan Lawu, Al Masjid Temboro, hari Sabtu 25 Juli 2026: Semua yang sudah bersinergi dengan Al Masjid Temboro harus dirawat sebaik-baiknya. Begitu banyak ladang pahala: jutaan jamaah JATMAN, ratusan ribu PSHT, ribuan jaringan habaib, ratusan ribu persaudaraan Trah Wali Songo, ratusan ribu simpatisan Tabligh, ribuan atlet panahan. Semua harus direngkuh dalam ukhuwah berdasarkan keilmuan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Semoga Allah SWT jadikan kita bagian dari asbab berkumpulnya seluruh kebaikan umat dalam ukhuwah Ahlus Sunnah wal Jamaah.
164
12
+1
بدون متن...
141
13
بدون متن...
153
14
بدون متن...
157
15
بدون متن...
185
16
𝟐. 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐁𝐞𝐫𝐝𝐳𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐊𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak." 📚 QS. Al-Ahzab ayat : 41. Dzikir merupakan inti perjalanan suluk. 𝟑. 𝐈𝐡𝐬𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐓𝐮𝐣𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 Rasulullah ﷺ bersabda: أَنْ تَعْبُدَ اللّٰهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ Artinya: "Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu." (HR. Muslim dan Bukhari) Maqam ihsan inilah yang menjadi tujuan utama suluk. 𝟒. 𝐌𝐮𝐣𝐚𝐡𝐚𝐝𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐮𝐜𝐢𝐚𝐧 𝐉𝐢𝐰𝐚 Allah berfirman: وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا Artinya: "Orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami." 📚 QS. Al-'Ankabut ayat : 69. Ayat ini menjadi dasar mujahadah dalam suluk. 𝐊𝐞𝐬𝐢𝐦𝐩𝐮𝐥𝐚𝐧 : Nabi Muhammad ﷺ memang tidak mengajarkan suluk dalam bentuk sistem thoriqot yang terstruktur sebagaimana yang dikenal sekarang (misalnya suluk 10 hari, 20 hari, atau 40 hari). Namun beliau mengajarkan seluruh dasar suluk, yaitu: - Dzikir kepada Allah - Khalwat untuk beribadah - Muraqabah (merasa diawasi Allah) - Tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) - Mujahadah (melawan hawa nafsu) - Ihsan dan ma'rifat kepada Allah Karena itu, para ulama tasawuf menjelaskan bahwa suluk bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk memperkuat ibadah, memperbanyak dzikir, membersihkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah, selama tetap berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah. 𝐁𝐀𝐁 𝐕𝐈𝐈𝐈. 𝐌𝐀𝐍𝐅𝐀'𝐀𝐓 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 Suluk yang dikerjakan dengan ikhlas akan membawa banyak manfaat dan perubahan dalam diri. Manfaat suluk bagi hati : - Hati menjadi lembut. - Hati menjadi tenang. - Hati mudah khusyuk. Manfaat suluk bagi akhlak : - Sikap akan menjadi Lebih sabar. - Ahlak akan menjadi lebih tawadhu. - Berbuat sesuatu akan lebih ikhlas. Manfaat suluk bagi ruhani : - Bertambah cinta kepada Allah. - Bertambah cinta kepada Rasulullah ﷺ. - Memperkuat keyakinan dan tawakal. Allah berfirman: ﴿ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ﴾ Artinya: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." 📚 QS. Ar-Ra'd: 28. 𝐏𝐄𝐍𝐔𝐓𝐔𝐏 Kesimpulan: Suluk dalam ajaran Thoriqot Naqsyabandiyah merupakan sarana pendidikan ruhani untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah. Melalui dzikir, muraqabah, rabithah (sambung hati kepada guru), mujahadah, dan bimbingan mursyid, seorang salik dilatih untuk mencapai kesucian jiwa dan mengenal Tuhannya dengan lebih dekat. Namun tujuan akhir bersuluk bukanlah untuk mendapatkan karomah atau mendapatkan keistimewaan lahiriah, melainkan tercapainya penghambaan yang sempurna kepada Allah, sehingga seorang hamba senantiasa hidup dalam dzikir, muraqabah, dan mahabbah kepada-Nya. 𝐒𝐞𝐦𝐛𝐨𝐲𝐚𝐧 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 𝐍𝐚𝐪𝐬𝐲𝐚𝐛𝐚𝐧𝐝𝐢𝐲𝐚𝐡 : دَوَامُ الْعُبُودِيَّةِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا مَعَ دَوَامِ الْحُضُورِ مَعَ اللهِ "𝐌𝐄𝐋𝐀𝐍𝐆𝐆𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐇𝐀𝐌𝐁𝐀𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐏𝐀𝐃𝐀 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐃𝐙𝐎𝐇𝐈𝐑 𝐃𝐀𝐍 𝐁𝐀𝐓𝐇𝐈𝐍, 𝐃𝐈𝐒𝐄𝐑𝐓𝐀𝐈 𝐊𝐄𝐇𝐀𝐃𝐈𝐑𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐓𝐈 𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐀 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇 𝐒𝐄𝐓𝐈𝐀𝐏 𝐒𝐀𝐀𝐓."
180
17
7. 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐰𝐢𝐫𝐢𝐝-𝐰𝐢𝐫𝐢𝐝 𝐬𝐮𝐧𝐚𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐣𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐳𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐚𝐣𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐦𝐮𝐫𝐬𝐲𝐢𝐝. 𝐁𝐀𝐁 𝐕𝐈𝐈𝐈. 𝐒𝐘𝐀𝐑𝐀𝐓- 𝐒𝐘𝐀𝐑𝐀𝐓 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐁𝐄𝐑𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 Syarat-syarat untuk bersuluk dalam Thoriqot Naqsyabandiyah: 1. 𝐌𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐧𝐢𝐚𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐤𝐡𝐥𝐚𝐬. Tujuan suluk harus semata-mata mencari ridha Allah, bukan mencari karomah, kedudukan, atau pujian manusia. Dalil: وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ Artinya: "Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya." 📚 QS. Al-Bayyinah ayat : 5. 2. 𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐦𝐮𝐫 𝐚𝐪𝐢𝐥 𝐛𝐚𝐥𝐢𝐠𝐡 Seorang salik yang hendak bersuluk harus sudah berusia aqil baligh. 3. 𝐌𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐚𝐪𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫. Suluk harus dibangun di atas Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dan tauhid yang lurus. Tanpa akidah yang benar, perjalanan ruhani dapat menyimpang. 4. 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐰𝐚 𝐛𝐞𝐤𝐚𝐥 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐥𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐮𝐜𝐢. Seorang salik yang hendak berniat suluk hendaklah membawa bekal yang diperoleh dari cara yang halal lagi suci. Sebab sesuatu harta dan bekal yang dibawa dari hasil 𝐒𝐘𝐔𝐁𝐇𝐀𝐓, apalagi yang haram akan berpengaruh kepada zikir. Rasulullah SAW bersabda: إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا Artinya: "Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik." 📑 HR. Muslim 5. 𝐌𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐦𝐮𝐫𝐬𝐲𝐢𝐝 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐢𝐦𝐛𝐢𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐭𝐫𝐚𝐝𝐢𝐬𝐢 𝐓𝐡𝐨𝐫𝐢𝐪𝐨𝐭 𝐍𝐚𝐪𝐬𝐲𝐚𝐛𝐚𝐧𝐝𝐢𝐲𝐚𝐡. Suluk dilakukan di bawah bimbingan seorang syekh atau mursyid. Para ulama tasawuf berkata : مَنْ لَا شَيْخَ لَهُ فَالشَّيْطَانُ شَيْخُهُ Artinya: "Barang siapa tidak mempunyai guru, maka setanlah yang menjadi gurunya." 6. 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐬𝐢𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐒𝐞𝐦𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚. Ketika suluk berlangsung, seorang salik hendaknya memusatkan perhatian hanya kepada ibadah kepada Allah, dzikir, muraqabah, dan muhasabah. Oleh sebab itu hendaknya diselesaikan segala sesuatu yang dapat membuat bimbang takkala bersuluk , terutama bekal untuk keluarga yang ditinggalkan. 𝐁𝐀𝐁 𝐕𝐈𝐈. 𝐇𝐀𝐊𝐈𝐊𝐀𝐓 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 Hakikat suluk bukanlah berpindah tempat, tetapi berpindahnya keadaan hati. Hijrah dalam *syariat* maksudnya adalah berpindah dari segala perbuatan maksiat menuju taat kepada Allah. Hijrah dalam *thoriqot* maksudnya adalah berpindah dari hati yang selalu lalai menuju kepada hati yang selalu berdzikir kepada Allah. Hijrah dalam artian *hakikat* maksudnya adalah berpindah dari bergantung hati kepada makhluk menuju hanya bergantung kepada Allah. Hijrah dalam makna *ma'rifat* adalah menyaksikan seluruh kekuasaan, ilmu, dan kehendak semua berasal hanya dari Allah semata. Para ulama tasawuf mengatakan: السُّلُوكُ مِنَ النَّفْسِ إِلَى اللهِ Artinya: "Suluk adalah perjalanan dari diri menuju Allah." 𝐁𝐀𝐁 𝐕𝐈𝐈. 𝐀𝐏𝐀𝐊𝐀𝐇 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐉𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 ..??? Ya, jika yang dimaksud suluk adalah perjalanan ruhani untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah, dzikir, mujahadah (melawan hawa nafsu), khalwat (menyendiri untuk beribadah), dan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), maka hakikat suluk memang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Namun perlu dipahami bahwa istilah "suluk" sebagai sebuah sistem thoriqot baru dikenal dan dikembangkan oleh para ulama tasawuf setelah masa Rasulullah ﷺ. Adapun dasar-dasar yang di kerjakan di dalam suluk telah ada sejak zaman Nabi ﷺ. 𝟏. 𝐃𝐚𝐥𝐢𝐥-𝐃𝐚𝐥𝐢𝐥 𝐃𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐒𝐮𝐧𝐧𝐚𝐡 Tahannuts (Khalwat) Nabi di Gua Hira sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi ﷺ sering berkhalwat di Gua Hira untuk beribadah dan bertafakkur. Dari Sayyidatina Aisyah binti Abu Bakar r.ha berkata: "Kemudian beliau suka menyendiri (berkhalwat) di Gua Hira dan beribadah di sana beberapa malam." (HR. Bukhari) Ini menjadi dasar amalan khalwat dalam suluk.
140
18
Artinya: "Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu." 📑 HR Bukhari dalam Shahih Bukhari 𝐌𝐀𝐊𝐍𝐀 𝐈𝐇𝐒𝐀𝐍 : Para ulama menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan dua maqam: - 𝐌𝐀𝐐𝐎𝐌 𝐌𝐔𝐒𝐘𝐀𝐇𝐀𝐃𝐀𝐇 (المشاهدة) Beribadah seakan-akan melihat Allah dengan mata hati. Hati selalu hadir mengagungkan Allah. 𝐌𝐀𝐐𝐎𝐌 𝐌𝐔𝐑𝐀𝐐𝐎𝐁𝐀𝐇 (المراقبة) Jika belum mencapai musyāhadah, maka yakinlah bahwa Allah selalu melihat, mendengar, dan mengetahui segala keadaan hamba. Hadis ini menjadi salah satu landasan utama dalam pendidikan tasawuf dan tazkiyatun nafs, karena tujuan perjalanan ruhani seorang salik adalah mencapai derajat ihsan, yaitu senantiasa merasa dekat dan diawasi oleh Allah dalam setiap keadaan. Dalil pendukung: وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ Artinya: "Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." 📚 QS. Al-Hadid ayat : 4. 𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐕. 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐓𝐇𝐎𝐑𝐈𝐐𝐎𝐓 𝐍𝐀𝐐𝐒𝐘𝐀𝐁𝐀𝐍𝐃𝐈𝐘𝐀𝐇 𝐀. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 𝐓𝐡𝐨𝐫𝐢𝐪𝐨𝐭 𝐍𝐚𝐪𝐬𝐲𝐚𝐛𝐚𝐧𝐝𝐢𝐲𝐚𝐡 Dalam ajaran Thoriqot Naqsyabandiyah, suluk adalah latihan ruhani yang dilakukan secara intensif di bawah bimbingan seorang syekh yang mursyid untuk membersihkan hati dan memperkuat hubungan dengan Allah. Dalam ajaran 𝐓𝐇𝐎𝐑𝐈𝐐𝐎𝐓 𝐍𝐀𝐐𝐒𝐘𝐀𝐁𝐀𝐍𝐃𝐈𝐘𝐀𝐇 Biasanya suluk dilakukan: 10 hari, 20 hari, 40 hari, atau sesuai petunjuk dari mursyid. 𝐁. 𝐓𝐮𝐣𝐮𝐚𝐧 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐓𝐡𝐨𝐫𝐢𝐪𝐨𝐭 𝐍𝐚𝐪𝐬𝐲𝐚𝐛𝐚𝐧𝐝𝐢𝐲𝐚𝐡 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤: - Membersihkan hati dari penyakit batin. - Menguatkan dzikir kepada Allah. - Menumbuhkan muraqabah. - Memperoleh ketenangan jiwa. - Mendekatkan diri kepada Allah. - Menempuh jalan _ma'rifatullah_. 𝐂. 𝐀𝐦𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐀𝐦𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐒𝐮𝐥𝐮𝐤 Selama dalam bersuluk, seorang salik akan diajarkan tingkatan-tingkatan dzikir oleh seorang mursyid. Adapun dzikir yang di ajarkan selama dalam bersuluk adalah: 1. 𝐃𝐳𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐈𝐬𝐦𝐮 𝐃𝐳𝐚𝐭 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐮𝐭: الله ... الله ... الله secara khafi (dalam hati) untuk mengisi 7 Maqom Latif untuk membersihkan hati dari segala penyakit-penyakit bathin. 2. 𝐃𝐳𝐢𝐤𝐢𝐫 𝐍𝐚𝐟𝐢 𝐈𝐬𝐛𝐚𝐭 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐮𝐭: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ untuk membersihkan hati dari selain Allah. 3. 𝐌𝐮𝐫𝐚𝐪𝐚𝐛𝐚𝐡 Tafakur untuk merasa selalu berada dalam pengawasan Allah. 4. 𝐑𝐚𝐛𝐢𝐭𝐡𝐚𝐡 Menghubungkan hati kepada syekh atau mursyid sebagai wasilah untuk memperoleh bimbingan ruhani. 5. 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐬𝐚𝐛𝐚𝐡 Menghitung dan mengevaluasi amal setiap hari. 6. 𝐁𝐞𝐫𝐤𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐳𝐢𝐤𝐢𝐫 Selama bersuluk maka seorang salik akan diperiksa oleh syekh yang memimpin suluk 3 hari sekali atau tergantung kebijaksanaan mursyid, untuk mengetahui tentang perasaan dan pemandangan bathinnya selama berdzikir. Syekh akan menilik dengan pandangan kasyafnya bagaimana keadaan dzikir salik yang bersuluk. 𝐏𝐄𝐑𝐈𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐍 𝐂𝐚𝐭𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠 : Bahwa semua tingkatan-tingkatan dzikir yang dilakukan oleh seorang salik selama di dalam suluk harus yang diajarkan oleh mursyid dan dengan izin serta dalam pengawasan mursyid. 𝐁𝐀𝐁 𝐕. 𝐀𝐃𝐀𝐁-𝐀𝐃𝐀𝐁 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 1. 𝐍𝐢𝐚𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐤𝐡𝐥𝐚𝐬. Hendaklah semua amalan dikerjakan semata-mata ikhlas karena Allah. 2. 𝐓𝐚𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐩𝐚𝐭𝐮𝐡 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐦𝐮𝐫𝐬𝐲𝐢𝐝 Harus mengerjakan semua amalan yang diajarkan oleh mursyid, selama tidak bertentangan dengan syariat. 3. 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐠𝐚 𝐖𝐮𝐝𝐡𝐮' Berusaha untuk sebisa mungkin selalu dalam keadaan suci dan berwudhu' agar selalu bersama para masyaikh dan malaikat. 4. 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐠𝐚 𝐋𝐢𝐬𝐚𝐧 Menghindari berkata-kata yang tidak berguna terutama: ghibah, fitnah, dusta dan perdebatan. 5. 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐠𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐝𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 Menjaga pandangan dari segala yang dilarang dan menahan diri dari hal-hal yang melalaikan hati. 6. 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐫𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐃𝐢𝐚𝐦 Memperbanyak diam dan lebih utama menghadirkan hati untuk mengingat Allah.
130
19
𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 𝐃𝐈 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐀𝐉𝐀𝐑𝐀𝐍 𝐓𝐇𝐎𝐑𝐈𝐐𝐎𝐓 𝐍𝐀𝐐𝐒𝐘𝐀𝐁𝐀𝐍𝐃𝐈𝐘𝐀𝐇 𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐇𝐔𝐋𝐔𝐀𝐍, 𝐊𝐀𝐓𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑 Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada hamba-hamba-Nya untuk menempuh jalan menuju keridhaan-Nya. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan para pewaris beliau hingga akhir zaman. Dalam ajaran Thoriqot Naqsyabandiyah ada sebuah ritual yang harus dilakukan oleh seorang salik. Suluk merupakan salah satu amalan penting dalam dunia tasawuf dan thoriqat. Dalam ajaran Thoriqot Naqsyabandiyah, suluk bukan sekadar berdiam diri di tempat tertentu, tetapi merupakan perjalanan ruhani seorang salik untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui dzikir, muraqabah, mujahadah, dan penyucian jiwa. Tulisan ini disusun untuk memberikan pemahaman dan penjelasan mengenai hakikat suluk, agar tidak salah menilai tentang kegiatan suluk serta dalil dalam Al-Qur'an dan Sunnah, tujuan, adab, serta manfa'atnya dalam kehidupan seorang hamba yang ingin mencapai _ma'rifatullah_. 𝐁𝐀𝐁 𝐈. 𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐇𝐔𝐋𝐔𝐀𝐍 𝐀. 𝐋𝐚𝐭𝐚𝐫 𝐁𝐞𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧𝐠 Salah satu tugas manusia diciptakan oleh Allah adalah dengan tujuan untuk beribadah kepada-Nya. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta'ala di dalam Al Qur'an: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ Artinya: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." 📚QS. Adz-Dzariyat ayat : 56. Dalam perjalanan menuju kepada Allah, manusia sering terhalang oleh: - hawa nafsu, - syahwat, dan - kecintaan berlebihan kepada dunia. Oleh sebab itu diperlukan latihan-latihan ruhani yang disebut suluk agar hati menjadi bersih dan menjadi lebih dekat kepada Allah. 𝐁. 𝐑𝐮𝐦𝐮𝐬𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 - Apa pengertian suluk...? - Apa dasar suluk dalam Islam....? - Bagaimana suluk dalam Thoriqot Naqsyabandiyah...? - Apa tujuan dan manfa'at suluk...? 𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐈. 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 𝐀. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐡𝐚𝐬𝐚 Kata Suluk berasal dari bahasa Arab: السُّلُوكُ yang berarti: menempuh jalan. Suluk berasal dari kata: سَلَكَ – يَسْلُكُ – سُلُوكًا yang berarti: berjalan, menempuh, memasuki suatu jalan. Allah berfirman: فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا Artinya: "Maka tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu." 📚 QS. An-Nahl ayat : 69. Ayat ini dengan jelas memerintahkan kepada manusia agar Mencari jalan yang mudah untuk berjalan kepada Allah. 𝐁. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧 𝐈𝐬𝐭𝐢𝐥𝐚𝐡 Menurut ulama tasawuf: - Suluk adalah perjalanan seorang hamba menuju Allah melalui penyucian jiwa, dzikir, mujahadah, dan bimbingan seorang mursyid. Orang yang menjalani suluk disebut: السَّالِكُ (As-Salik) yang berarti: orang yang sedang menempuh jalan menuju Allah. 𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐈𝐈. 𝐃𝐀𝐒𝐀𝐑 𝐒𝐔𝐋𝐔𝐊 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐀𝐋- 𝐐𝐔𝐑'𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐒𝐓 1. Perintah untuk Berdzikir Allah berfirman dalam Al Qur'an: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak." 📚 QS. Al-Ahzab ayat : 41. Jadi dalam kegiatan selama bersuluk maka seorang salik akan di ajarkan cara-cara berdzikir dengan benar dan dilatih untuk memperbanyak dzikir sesuai perintah ayat di atas. 2. Perintah untuk Membersihkan Jiwa. Allah berfirman dalam Al Qur'an: قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا Artinya: "Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya." 📚 QS. Asy-Syams ayat : 9. - Di dalam suluk seorang salik juga diajarkan untuk membersihkan jiwa dari segala sifat sifat yang tercela melalui mujahadah dan riyadhoh. 3. Hadis Tentang Ihsan Rasulullah ﷺ bersabda: Hadis tentang Ihsan yang sangat masyhur adalah bagian dari Hadis Jibril: عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ: أَخْبِرْنِي عَنِ الْإِحْسَانِ. قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
141
20
+2
بدون متن...
164