Rindu Surga (Motivasi Quran)
رفتن به کانال در Telegram
Ahmad Khoirul Anam, Penulis 3 buku Motivasi Menghafal Quran. Cek Instagram: @rindu_surga_ Yuk ajak temen-temen gabung di channel ini untuk semakin banyak menebar manfaat ⬇️⬇️⬇️
نمایش بیشتر4 368
مشترکین
-124 ساعت
-157 روز
-7030 روز
در حال بارگیری داده...
کانالهای مشابه
ابر برچسبها
هیچ دادهای
مشکلی وجود دارد؟ لطفاً صفحه را تازه کنید یا با مدیر پشتیبانی ما تماس بگیرید.
اشارات ورودی و خروجی
---
---
---
---
---
---
جذب مشترکین
ژوئیه '26
ژوئیه '26
+4
در 0 کانالها
ژوئن '26
+11
در 0 کانالها
Get PRO
مه '26
+23
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '26
+12
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '26
+7
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '26
+25
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '26
+6
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '25
+15
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '25
+15
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '25
+26
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '25
+34
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '25
+17
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '25
+20
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '25
+25
در 0 کانالها
Get PRO
مه '25
+52
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '25
+26
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '25
+40
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '25
+31
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '25
+49
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '24
+51
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '24
+62
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '24
+70
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '24
+83
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '24
+116
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '24
+65
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '24
+80
در 0 کانالها
Get PRO
مه '24
+62
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '24
+53
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '24
+70
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '24
+70
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '24
+84
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '23
+119
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '23
+53
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '23
+91
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '23
+118
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '23
+83
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '23
+123
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '23
+66
در 0 کانالها
Get PRO
مه '23
+178
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '23
+216
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '23
+65
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '23
+106
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '23
+91
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '22
+76
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '22
+79
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '22
+65
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '22
+97
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '22
+151
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '22
+374
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '22
+143
در 0 کانالها
Get PRO
مه '22
+166
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '22
+133
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '22
+323
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '22
+662
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '22
+276
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '21
+152
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '21
+119
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '21
+171
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '21
+119
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '21
+162
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '21
+492
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '21
+2 815
در 0 کانالها
| تاریخ | رشد مشترکین | اشارات | کانالها | |
| 13 ژوئیه | 0 | |||
| 12 ژوئیه | 0 | |||
| 11 ژوئیه | 0 | |||
| 10 ژوئیه | 0 | |||
| 09 ژوئیه | 0 | |||
| 08 ژوئیه | +1 | |||
| 07 ژوئیه | 0 | |||
| 06 ژوئیه | 0 | |||
| 05 ژوئیه | +3 | |||
| 04 ژوئیه | 0 | |||
| 03 ژوئیه | 0 | |||
| 02 ژوئیه | 0 | |||
| 01 ژوئیه | 0 |
پستهای کانال
| 2 | بدون متن... | 349 |
| 3 | بدون متن... | 492 |
| 4 | TANGISAN PENGHAFAL QURAN
Ada yang menangis karena hafalan tak kunjung tuntas
Ada yang menangis sebab perjuangan ini terasa begitu menguras tenaga
Ada yang menangis sebab lelah selalu datang bersama bisikan menyerah
Ada yang menangis tersebab gagal saat setoran dan harus mengulang lagi dari awal
Saat bibir tak mampu lagi menjelaskan, hati tak cukup luas menampung segala derita, dan lisan tak kuasa merapal doa-doa, air mata menjadi satu-satunya cara mengungkapkan rasa.
Tidak apa-apa..
menangislah... dan,
Dengarkan sebuah kalimat yang kubuatkan untukmu.
Bahwa, ada air mata, yang tetes-tetesnya sanggup memadamkan api neraka. Ia-lah air mata dari tangisan seorang hamba karena takut kepada Rabb-Nya
Aku tahu tangismu berbeda, aku tahu air mata itu belum sempurna tanda ikhlas, sebab kebanyakan tangisan karena hafalan adalah tangisan dari rasa lelah. Tapi, menangis juga butuh latihan, kan?
Jika kita tak pernah menangis, bagaimana mungkin air mata ini akan terbiasa menetes untuk Allah? tangismu adalah tanda lembutnya hatimu..
Hari ini, kita menangis karena lelahnya perjuangan yang menimpa, besok semoga kita mulai menangis karena tersungkur takut pada Rabb kita, tersebab Al-Quran yang selalu kita baca. .
Setidaknya, dengan menangis, kamu menjadi lega. Dengan menangis, kamu tersadar betapa lemahnya raga. Dengan menangis, menjadikanmu terbiasa mengangkat tangan dalam doa. Dan, setidaknya, kamu menangis dalam perjuangan yang mulia.
Menangislah...
Sesekali kita memang butuh nenangis, sembari memberi sedikit jeda dalam perjuangan. Sesekali Kita perlu menteskan air mata, agar sadar bahwa Allah selalu ada, dan agar kita tak pernah berhenti meminta.
Belajarlah seperti Yaqub, yang meski kisahnya dipenuhi pilu dan tangis, tapi hatinya tak pernah menyerah menggantungkan harap pada Allah semata.
Menangislah sebagaimana maryam, yang nyaris menyerah menanggung beratnya ujian takwa, tapi sanggup bangkit kembali karena segera menyadari.. Allah selalu ada sisi.
Menangislah..
Merendah pada-Nha dalam pasrah..
Tapi jangan pernah menyerah...
~ Ahmad Khoirul Anam
@rindu_surga_
#TipsMenghafal
#MotivasiQuran | 541 |
| 5 | Iya benar | 237 |
| 6 | بدون متن... | 587 |
| 7 | TIDAK MURAJAAH ADALAH HUKUMAN
Banyak penghafal Quran mengira, meninggalkan murajaah akan mendatangkan hukuman dari Allah.
Seolah-olah hukuman itu sesuatu yang datang kemudian, berupa hafalan hilang, kesempitan, kegelisahan, sebagai akibat dari tidak murajaah.
Ya, itu memang benar. Tapi, ada yang lebih dalam daripada itu:
Tidak murajaah itu sendiri adalah hukuman.
Ketika hati tidak lagi gelisah saat jauh dari Al-Qur’an, itulah tanda hukuman itu sedang bekerja. Ketika rutinitas murajaah semakin merenggang, itulah tanda bahwa hubungannya dengan Allah sedang merenggang.
Maka yang paling perlu ditakuti bukan sekadar lupa hafalan, tetapi saat lupa itu tidak lagi terasa sebagai kehilangan.
Yang paling mengerikan itu bukan saat kehilangan hafalan karena tidak murajaah, tapi pada saat tidak murajaah tak membuat hati gelisah, padahal ia sedang dihukum.
itulah hukuman yang paling halus… namun paling menyakitkan.
~ Ahmad Khoirul Anam
@rindu_surga_ | 725 |
| 8 | Ketika hafalan terasa mudah, itu bukan karena kuatnya ingatan kita. Tapi karena Allah sedang membukakan pintu penjagaan-Nya. Dan ketika hafalan terasa hilang atau sulit dijaga, itu bukan semata kelemahan otak, tapi bisa jadi karena hati yang mulai jauh dari-Nya.
Maka jangan pernah merasa bangga dengan banyaknya hafalan. Karena bisa jadi, yang membuat hafalan itu menetap bukan usaha kita, tapi rahmat-Nya yang belum dicabut.
Seorang penghafal Al-Qur’an sejatinya sedang membawa amanah besar. Bukan hanya untuk mengingat, tapi untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi penjaga kalam Allah di bumi, dengan akhlak, dengan amal, dengan keikhlasan.
Jagalah hafalan dengan menjaga hati. Karena Al-Qur’an tidak menetap di hati yang lalai, apalagi yang penuh maksiat. Ia memilih tempat yang bersih, yang rindu kepada Rabb-nya.
Dan ingatlah… jika hari ini kita masih mampu mengingat satu ayat, itu bukan karena kita pantas—tapi karena Allah masih berkenan menitipkannya.
Selenglapnya:
https://www.instagram.com/p/DXIPeLqEx2q/?igsh=NjB1aG1pdmRzZjBq | 545 |
| 9 | *Semua Hafalan Milik Allah*
“Dahulu, aku mengira, dengan menghafal Al-Qur’an, aku sedang menjaga Al-Qur’an…”
“Ternyata, Al-Qur’an-lah yang menjagaku. Karena semua hafalan milik Allah, dan Allah-lah yang menjaga-Nya”
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an, dan Kami pula yang akan menjaganya.”
(QS. Al-Hijr: 9)
Aneh, ada yang tak berani mulai menghafal, sebab takut hafalan hilang, takut tak bisa menjaganya.
Padahala, sejak awal, Allah sudah mengambil alih penjagaannya.
Faktanya, hafalanmu… bukan benar-benar milikmu. Ia bukan sekadar hasil kuatnya ingatan, rajinnya murajaah, tapi bagian dari penjagaan Allah di bumi.
Engkau hanya dipilih…
untuk menjadi salah satu penjaga itu.
Bukan pemiliknya.
Namun, pilihan itu bukan tanpa konsekuensi. Penghafal Al-Qur’an tidak boleh hanya mengulang ayat, tapi juga harus membuktikan dirinya layak.
Layak menjadi wakil Allah dalam menjaga Kalam-Nya. Bukan hanya di lisan, tapi juga dalam akhlak, dalam pandangan, dalam langkah, dalam setiap keputusan.
Maka, jika hafalan itu sering hilang dari hati,
mungkin bukan karena Allah tidak menjaga…
tapi karena kita belum menjaga diri.
Belum layak.
Maka jangan hanya sibuk menambah hafalan, tapi sibukkanlah diri memperbaiki kelayakan.
Agar Allah tetap memilih kita…
menjadi bagian dari penjaga Al-Qur’an-Nya. | 454 |
