AhliGiziID
رفتن به کانال در Telegram
Dapatkan info terkini gizi indonesia disini Punya informasi yg ingin di share disini ? Kirim saja di grup telegram @giziindonesia
نمایش بیشتر4 061
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
-117 روز
-5030 روز
در حال بارگیری داده...
کانالهای مشابه
ابر برچسبها
اشارات ورودی و خروجی
---
---
---
---
---
---
جذب مشترکین
سپتامبر '26
سپتامبر '260
در 0 کانالها
اوت '26
+7
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '26
+8
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '26
+5
در 0 کانالها
Get PRO
مه '26
+8
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '26
+9
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '26
+6
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '26
+6
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '26
+18
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '25
+21
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '25
+18
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '25
+20
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '25
+20
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '25
+49
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '25
+12
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '25
+17
در 0 کانالها
Get PRO
مه '25
+22
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '25
+13
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '25
+12
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '25
+9
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '25
+43
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '24
+22
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '24
+12
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '24
+14
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '24
+34
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '24
+35
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '24
+12
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '24
+22
در 0 کانالها
Get PRO
مه '24
+21
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '24
+17
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '24
+30
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '24
+31
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '24
+41
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '23
+346
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '23
+1 665
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '23
+30
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '23
+34
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '23
+39
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '23
+35
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '23
+81
در 0 کانالها
Get PRO
مه '23
+62
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '23
+30
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '23
+30
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '23
+60
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '23
+68
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '22
+244
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '22
+71
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '22
+58
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '22
+62
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '22
+59
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '22
+37
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '22
+41
در 0 کانالها
Get PRO
مه '22
+39
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '22
+42
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '22
+74
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '22
+52
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '22
+54
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '21
+245
در 0 کانالها
Get PRO
نوامبر '21
+75
در 0 کانالها
Get PRO
اکتبر '21
+151
در 0 کانالها
Get PRO
سپتامبر '21
+114
در 0 کانالها
Get PRO
اوت '21
+161
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئیه '21
+103
در 0 کانالها
Get PRO
ژوئن '21
+104
در 0 کانالها
Get PRO
مه '21
+88
در 0 کانالها
Get PRO
آوریل '21
+92
در 0 کانالها
Get PRO
مارس '21
+111
در 0 کانالها
Get PRO
فوریه '21
+145
در 0 کانالها
Get PRO
ژانویه '21
+151
در 0 کانالها
Get PRO
دسامبر '20
+1 755
در 0 کانالها
| تاریخ | رشد مشترکین | اشارات | کانالها | |
| 06 سپتامبر | 0 | |||
| 05 سپتامبر | 0 | |||
| 04 سپتامبر | 0 | |||
| 03 سپتامبر | 0 | |||
| 02 سپتامبر | 0 | |||
| 01 سپتامبر | 0 |
پستهای کانال
| 2 | Habis olahraga, keringat bercucuran, langsung cari minuman elektrolit? 🥤
Kelihatannya masuk akal. Toh, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lewat keringat.
Tapi, setiap kali berkeringat apakah kita benar-benar membutuhkan minuman elektrolit?
Jawabannya, belum tentu.
Untuk olahraga ringan atau aktivitas yang tidak terlalu lama, air putih dan makanan sehari-hari umumnya sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit.
Jadi, jangan sampai memilih minuman elektrolit hanya karena “habis olahraga = harus minum elektrolit.”
👉 Lalu, kapan sebenarnya tubuh membutuhkan tambahan elektrolit dan bagaimana membedakannya dengan sports drink atau energy drink?
Baca selengkapnya di sini 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/08/10/jangan-asal-minum-elektrolit-kenali-kapan-tubuh-benar-benar-membutuhkannya/ | 250 |
| 3 | Sudah makan sayur setiap hari, tapi… apakah asupan seratmu benar-benar sudah cukup? 🥗
Makan sayur setiap hari tentu sudah jadi kebiasaan yang baik. Tapi ternyata, ada sayur di piring belum tentu berarti kebutuhan serat harian sudah terpenuhi.
Sebab, bukan cuma soal “ada sayur atau tidak”.
Porsi dan variasinya juga ikut menentukan.
Serat bisa datang dari banyak sumber, bukan hanya sayuran. Buah utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, oatmeal, jagung, ubi, hingga sumber karbohidrat utuh lainnya juga bisa ikut menyumbang asupan serat kita.
Jadi, mungkin pertanyaannya perlu sedikit diubah.
Bukan cuma:
“Sudah makan sayur hari ini?”
Tapi…
“Sudah cukup banyak dan beragam belum sumber serat hari ini?”
Tapi… berapa banyak sih serat yang sebenarnya kita butuhkan setiap hari? Dan apakah menu harianmu sudah cukup untuk memenuhinya?
Yuk, temukan jawaban lengkapnya pada artikel berikut 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/08/06/sudah-banyak-makan-sayur-tapi-apakah-serat-harianmu-sudah-cukup/ | 329 |
| 4 | Ngopi pagi ternyata bukan cuma soal mengusir kantuk ☕
Selama ini, kalau bicara soal kopi, kita mungkin lebih sering bertanya: “Sehari boleh berapa cangkir?”
Tapi, penelitian terbaru mulai melihat pertanyaan lain yang tak kalah menarik:
“Kapan waktu terbaik untuk minum kopi?”
Sebuah penelitian menemukan bahwa mereka yang pola minum kopinya lebih banyak dilakukan pada pagi hari ternyata memiliki hubungan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Namun, bukan berarti semakin pagi minum kopi, semakin sehat juga. Waktu konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, respons tubuh, dan jangan sampai mengganggu waktu tidur.
☕ Jadi, apa sebenarnya yang ditemukan penelitian tentang ngopi pagi? Dan apakah kita harus selalu minum kopi di pagi hari?
Yuk cari tahu lebih dalam melalui artikel berikut 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/08/17/ngopi-pagi-punya-manfaat-lebih-ini-yang-ditemukan-penelitian/ | 354 |
| 5 | Sudah berusaha makan sehat, tapi isi kulkas malah menggoda?
Bisa jadi masalahnya bukan cuma soal niat.
Apa yang tersedia, terlihat, dan mudah dijangkau di rumah ternyata dapat ikut membentuk pilihan makan kita sehari-hari. Oleh karena itu, menata isi kulkas dan meja makan bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun kebiasaan makan yang lebih baik.
Seperti:
Membuat pilihan sehat lebih mudah terlihat.
Meletakkan air putih di tempat yang mudah dijangkau.
Prepare bahan makanan agar lebih praktis untuk langsung diolah.
Lalu, apa saja yang bisa kita ubah dari lingkungan makan di rumah agar pilihan sehat menjadi lebih mudah?
👉 Temukan jawaban dan baca artikel lengkapnya di sini:
https://ahligizi.id/blog/2026/07/26/isi-kulkas-dan-meja-makan-bisa-membentuk-kebiasaan-makan-kita/ | 399 |
| 6 | 🍱 Bawa bekal cuma biar hemat? Belum tentu.
Sering kali kita menganggap membawa bekal hanya soal mengurangi pengeluaran. Padahal, ada manfaat lain yang tak kalah penting.
“Kita jadi lebih sadar dengan apa yang dikonsumsi oleh tubuh”.
Mulai dari memilih sumber protein, menambah sayur dan buah, hingga mengatur porsi makan sesuai kebutuhan. Semua menjadi lebih mudah ketika kita menyiapkan bekal sendiri. Kebiasaan sederhana ini bukan hanya baik untuk dompet, tetapi juga dapat membantu membangun pola makan yang lebih sehat dalam jangka panjang.
Yuk, baca selengkapnya melalui tautan berikut:
https://ahligizi.id/blog/2026/07/23/bawa-bekal-bukan-cuma-soal-hemat-tapi-juga-lebih-sadar-isi-piring/ | 399 |
| 7 | “Saya sudah makan sedikit, kok berat badan tetap tidak turun?”
Kalimat ini mungkin pernah terlintas di pikiran banyak orang. Padahal, kenyataannya penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sedikit yang kita makan.
Ada banyak faktor lain yang ikut berperan, mulai dari pilihan makanan, kebiasaan sehari-hari, kualitas tidur, tingkat aktivitas fisik, hingga respons hormon di dalam tubuh.
Tanpa memahami penyebabnya, kita justru berisiko terus mengurangi porsi makan secara berlebihan tanpa mendapatkan hasil yang diharapkan.
Lantas, apa yang sebaiknya diperhatikan agar proses penurunan berat badan lebih efektif dan tetap sehat?
Yuk, baca selengkapnya!!! 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/07/19/merasa-sudah-makan-sedikit-tapi-berat-badan-tak-kunjung-turun/ | 462 |
| 8 | “Wajib minum whey protein kalau mulai gym” (?)
Kalimat seperti ini mungkin sudah sering kita dengar. Akhirnya, tidak sedikit orang yang langsung membeli suplemen protein karena khawatir hasil latihannya tidak maksimal.
Padahal, kebutuhan setiap orang berbeda-beda, dan suplemen bukanlah titik awal yang harus selalu diprioritaskan.
Pemenuhan kebutuhan protein dari makanan sehari-hari tetap menjadi fondasi utama sebelum mempertimbangkan penggunaan suplemen.
Tapi, apa sih sebenarnya whey protein itu? Bagaimana cara kerjanya? Siapa saja yang dapat memperoleh manfaatnya, serta kapan konsumsi whey protein memang diperlukan?
📖 Baca selengkapnya 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/07/16/whey-protein-untuk-anak-gym-wajib-atau-cuma-pelengkap/ | 447 |
| 9 | “Kalorinya sama, jadi efeknya pasti sama?” 🤔
Tidak selalu.
100 kkal dari apel utuh dan 100 kkal dari permen memang memiliki angka energi yang sama.
Namun, tubuh tidak hanya “menghitung” kalori. Bentuk, tekstur, serat, hingga cara makanan diproses juga memengaruhi rasa kenyang, kecepatan makan, dan respons tubuh terhadap makanan.
Konsep ini dikenal sebagai food matrix, sebuah topik yang semakin banyak dibahas dalam ilmu gizi karena membantu menjelaskan mengapa dua makanan dengan kalori yang sama bisa memberikan dampak yang berbeda.
Artikel berikut bisa menjadi pengingat bahwa memilih makanan tidak cukup hanya melihat angka kalori, tetapi juga perlu memahami “bentuk” makanan yang kita konsumsi.
Yuk, baca selengkapnya! 🙌
https://ahligizi.id/blog/2026/07/10/mengenal-food-matrix-alasan-bentuk-dan-proses-makanan-ikut-berpengaruh/ | 446 |
| 10 | Pernah berniat makan camilan “sedikit saja”, tapi tanpa sadar malah hampir habis satu bungkus?
Banyak orang mengira ini hanya soal kurang disiplin atau sulit menahan diri. Padahal, beberapa makanan memang memiliki kombinasi rasa, tekstur, dan aroma yang membuatnya sangat menggoda dan lebih mudah dikonsumsi secara berlebihan.
Dalam dunia gizi, makanan seperti ini dikenal dengan istilah hyper-palatable food.
Pada artikel berikut, kamu bisa tahu secara lengkap terkait apa itu hyper-palatable food, kenapa beberapa makanan terasa sulit dihentikan, hubungannya dengan makanan ultra-proses, serta cara mengendalikannya tanpa harus menghindari semua makanan enak.
Yuk, cari tahu selengkapnya!
https://ahligizi.id/blog/2026/07/06/hyper-palatable-food-kenapa-ada-makanan-yang-bikin-susah-berhenti-makan/ | 565 |
| 11 | Pernah berniat makan camilan “sedikit saja”, tapi tanpa sadar malah hampir habis satu bungkus?
Banyak orang mengira ini hanya soal kurang disiplin atau sulit menahan diri. Padahal, beberapa makanan memang memiliki kombinasi rasa, tekstur, dan aroma yang membuatnya sangat menggoda dan lebih mudah dikonsumsi secara berlebihan.
Dalam dunia gizi, makanan seperti ini dikenal dengan istilah hyper-palatable food.
Pada artikel berikut, kamu bisa tahu secara lengkap terkait apa itu hyper-palatable food, kenapa beberapa makanan terasa sulit dihentikan, hubungannya dengan makanan ultra-proses, serta cara mengendalikannya tanpa harus menghindari semua makanan enak.
Yuk, cari tahu selengkapnya!
https://ahligizi.id/blog/2026/07/06/hyper-palatable-food-kenapa-ada-makanan-yang-bikin-susah-berhenti-makan/ | 1 |
| 12 | Makan sampai kenyang sering dianggap sudah cukup. Yang penting perut terisi, lapar hilang, dan aktivitas bisa lanjut.
Tapi pernah tidak, setelah makan tubuhmu justru masih terasa lemas, cepat lapar lagi, atau sulit fokus?
Ini bisa terjadi karena makanan yang masuk memang mengisi perut, tetapi belum tentu memberi zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kalori mungkin cukup, tetapi protein, serat, vitamin, dan mineral bisa saja masih kurang.
Jadi, pertanyaannya bukan hanya “sudah makan atau belum?”, tetapi juga “apa isi piringnya sudah cukup beragam dan bergizi?”
Mau tahu lebih lanjut kenapa rasa kenyang belum tentu sama dengan cukup gizi? Atau seperti apa contoh pola makan yang terlihat mengenyangkan tapi belum seimbang, serta cara sederhana memperbaiki isi piring sehari-hari?
Yuk, baca selengkapnya dalam artikel berikut!
https://ahligizi.id/blog/2026/06/30/perut-kenyang-tapi-asupan-gizi-belum-terpenuhi-ini-alasannya/ | 634 |
| 13 | Pernah merasa baru selesai makan tapi pikiran tentang makanan masih terus muncul?
Misalnya tiba-tiba kepikiran camilan, pengen pesan makanan, atau sulit fokus karena bayangan makanan terus muncul. Banyak orang mengira ini cuma soal kurang disiplin atau kurang kuat menahan diri.
Padahal, kondisi seperti ini bisa berkaitan dengan fenomena yang disebut food noise.
Food noise adalah pikiran tentang makanan yang muncul berulang, terasa mengganggu, dan sulit diabaikan. Ini berbeda dengan lapar biasa, karena bisa muncul meskipun tubuh sebenarnya belum benar-benar butuh makan lagi.
Di artikel terbaru berikut, kamu bisa cari tahu lebih lengkap tentang apa itu food noise, kenapa bisa terjadi, dan bagaimana cara menguranginya secara lebih bijak.
Yuk, baca selengkapnya!!!
https://ahligizi.id/blog/2026/06/23/terus-kepikiran-makanan-mungkin-kamu-sedang-mengalami-food-noise/ | 564 |
| 14 | Dua orang bisa memiliki berat badan yang sama, tetapi kondisi kesehatan dan komposisi tubuhnya belum tentu sama.
Salah satunya mungkin memiliki massa otot yang lebih tinggi dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah. Sementara yang lain memiliki massa otot yang lebih sedikit dan lemak tubuh yang lebih tinggi.
Angka di timbangan memang tidak selalu mampu menggambarkan kondisi tubuh secara menyeluruh. Berat badan hanyalah salah satu indikator, sedangkan komposisi tubuh dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kesehatan dan kebugaran seseorang.
Dalam artikel berikut, dibahas terkait mengapa massa otot dan massa lemak juga perlu diperhatikan, serta bagaimana keduanya dapat memengaruhi metabolisme, fungsi tubuh, dan risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
Selengkapnya dapat dibaca pada tautan berikut:
https://ahligizi.id/blog/2026/06/15/3-alasan-mengapa-massa-otot-dan-massa-lemak-perlu-diperhatikan/ | 570 |
| 15 | Banyak orang sudah berusaha memilih makanan yang lebih sehat. Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu bagaimana makanan tersebut disimpan setelah dibeli atau dimasak.
Padahal, cara penyimpanan tidak hanya memengaruhi rasa dan daya tahan makanan, tetapi juga kandungan gizinya.
Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa:
- Sayuran yang langsung dibekukan setelah panen belum tentu lebih rendah gizinya dibandingkan sayuran segar yang disimpan terlalu lama.
- Nasi yang didinginkan setelah dimasak dapat mengalami perubahan karakteristik pati yang memengaruhi respons gula darah.
- dan beberapa kandungan vitamin dalam makanan dapat dipertahankan jika diberikan penanganan yang tepat.
Jadi, menjaga kualitas makanan ternyata bukan hanya soal memilih bahan pangan yang baik, tetapi juga bagaimana cara kita menyimpannya di rumah.
Yuk, baca selengkapnya dalam artikel berikut👇
https://ahligizi.id/blog/2026/06/10/sering-dianggap-sepele-ternyata-cara-menyimpan-makanan-bisa-memengaruhi-kandungan-gizinya/amp/ | 553 |
| 16 | Apakah beras porang benar-benar lebih sehat daripada beras biasa?
Beras porang semakin populer dan sering menjadi pilihan bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau ingin mengontrol gula darah.
Namun menariknya, jika melihat data kandungan gizinya, perbedaan antara beras porang dan beras putih tidak selalu sesederhana yang banyak dibayangkan. Kalori dan karbohidratnya belum tentu jauh berbeda, tergantung produk yang digunakan.
Di sisi lain, kandungan serat dan indeks glikemiknya memang menunjukkan karakteristik yang berbeda.
Hal ini menjadi pengingat bahwa dalam ilmu gizi, tidak ada satu jenis makanan yang otomatis lebih sehat untuk semua orang. Setiap pangan memiliki kelebihan, keterbatasan, dan kelompok yang mungkin lebih diuntungkan dari konsumsinya.
Baca selengkapnya dalam artikel berikut terkait perbandingan beras porang dan beras putih secara lebih objektif, berdasarkan kandungan gizi dan beberapa hasil penelitian yang tersedia.
https://ahligizi.id/blog/2026/06/02/beras-porang-lebih-cocok-untuk-diet-ini-perbandingannya-dengan-beras-biasa/ | 609 |
| 17 | Beberapa waktu belakangan, terapi GLP-1 menjadi salah satu topik kesehatan yang sedang ramai dibicarakan di berbagai negara. Mulai dari media sosial hingga klinik penurunan berat badan, terapi ini disebut-sebut mampu membantu menurunkan berat badan secara signifikan sekaligus mengontrol diabetes mellitus tipe 2.
Popularitasnya bahkan terus meningkat karena hasilnya dianggap cukup menjanjikan. Beberapa jenis obat berbasis GLP-1 juga telah mendapat persetujuan FDA dan mulai banyak digunakan dalam penanganan obesitas modern.
Namun di balik tren tersebut, masih banyak hal yang perlu dipahami lebih dalam. Bagaimana sebenarnya cara kerja GLP-1? Apakah terapi ini benar-benar aman? Apakah semua orang bisa menggunakannya? Benarkah terapi ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menurunkan berat badan?
Yuk, baca ulasan lengkapnya pada artikel berikut!!!!
https://ahligizi.id/blog/2026/05/11/glp-1-terapi-penurun-bb-yang-sedang-mendunia-benarkah-aman-dan-efektif/ | 613 |
| 18 | Siapa nih yang sudah niat dan merencanakan pola makan sehat buat ke depannya… tapi ujung-ujungnya malah tetap pesan fast food, masih sering ngemil sambil scroll media sosial, atau memilih makanan yang “paling gampang dicari”?
Ternyata, sering kali masalahnya bukan cuma soal niat atau disiplin. Tanpa sadar, lingkungan sekitar, mulai dari rumah, media sosial, teman, sampai aplikasi food delivery, ternyata punya pengaruh sangat besar terhadap apa yang akhirnya masuk ke piring kita setiap hari.
Dalam artikel berikut dibahas terkait bagaimana lingkungan fisik, digital, dan sosial diam-diam membentuk pola makan kita, bahkan lebih kuat dari yang kita sadari.
Menariknya, juga diberikan solusi praktis melalui langkah-langkah sederhana agar kita tetap bisa mengambil kendali di tengah lingkungan yang serba “menggoda” ini.
Yuk, baca selengkapnya 👇
https://ahligizi.id/blog/2026/05/04/tanpa-sadar-lingkunganmu-menentukan-isi-piringmu/ | 461 |
| 19 | Siapa nih yang rutin minum teh hijau karena katanya bisa bantu turunin berat badan? 🍵
Minuman ini memang sering disebut sebagai “pembakar lemak alami” dan jadi andalan banyak orang saat diet. Tapi sebenarnya, seberapa besar sih pengaruh teh hijau terhadap penurunan berat badan?
Apakah benar bisa signifikan, atau hanya sekadar efek tambahan dari pola hidup yang sudah sehat?
Dalam artikel berikut, dibahas secara lengkap mengenai bagaimana teh hijau bekerja di dalam tubuh, mulai dari peran EGCG dan kafein, sampai batas aman konsumsinya agar tetap efektif tanpa efek samping.
Yuk, kita sama-sama pahami dulu sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas diet 👇
Link artikel
https://ahligizi.id/blog/2026/04/27/benarkah-teh-hijau-bisa-menurunkan-berat-badan/ | 624 |
| 20 | Siapa yang merasa mood suka gampang berubah, cepat cemas, atau tiba-tiba kehilangan semangat tanpa alasan yang jelas?
Kebanyakan orang biasanya langsung mengaitkan dengan stres atau kurang tidur. Padahal, bisa ada faktor lain yang sering terlewat, seperti asupan zat gizi, termasuk kalsium.
Selama ini mungkin kalsium hanya sering diidentikkan dengan tulang. Padahal ternyata, mineral ini juga sangat berperan dalam mengatur suasana hati melalui sistem saraf dan “hormon bahagia” di otak.
Lantas, bagaimana kalsium bisa memengaruhi mood dan kesehatan mental? Kenapa juga pola makan punya peran penting dalam menjaga keseimbangan emosi?
Baca selengkapnya dalam artikel berikut, ya!!!
https://ahligizi.id/blog/2026/04/20/kalsium-dan-mood-kenapa-asupan-mineral-ini-penting-untuk-kesehatan-jiwa/ | 537 |
