¡No caigas en manos de tramposos! Telemetrio encuentra y marca estos canales 👉 Si quieres ver la etiqueta, suscríbete 👈
𝘾𝙀𝙍𝙄𝙏𝘼 𝘿𝙀𝙒𝘼𝙎𝘼
Ir al canal en Telegram
karya milik @onlyyarhan mau cerita? req/saran? send> @ceritaarhanbot 𝗠𝗢𝗔𝗡 𝗔𝗥𝗛𝗔𝗡? 👉🏻 https://t.me/+ira0tfUOKxs1MDg9
Mostrar más2 506
Suscriptores
Sin datos24 horas
+47 días
-3430 días
Sin datos
Visitas de la publicación
Sin datos24 horas
Sin datos48 horas
Sin datos
Tasa de compromiso
Sin datos
Mensajes por día
Archivo de publicaciones
2 506
btw VIP aku tu ada
- VIP moan
- VIP konten pribadi
- VIP cerita sex
- VIP bokep
SEMUA HARGA NYA 5K (PROMO)
BATAS BESOK HARI JUMAT
order chat @onlyyarhan
2 506
CERITA BARU SUDAH DI UP, PALING ATAS !
JUDUL " Pacar yang Selingkuh"
kalo suka nanti aku buatin part2 nya, jangan lupa kasih react👍
2 506
note:
𝗔𝗴𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻, 𝘀𝗶𝗹𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗷𝘂𝗱𝘂𝗹 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝘂 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗱𝗶 𝗯𝗮𝘄𝗮𝗵 𝗶𝗻𝗶.
𝗧𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔𝗟 𝗞𝗟𝗜𝗞👇🏻
NEW UP❗️
• Pacar yang Selingkuh
• DIRGA & AVELLA
• Pacarku yang Posesif
• Kenakalan Seorang Lesbian
• Di siksa Kuli Bangunan
• Sahabat Mesum
• Threesome Persahabatan
• Cinta Pertamaku
• Bermain Monopoly Sex
• Hubungan terlarang Anak dan Papa tiri
• Bercinta dengan Suami sahabatku
• Perawanku direnggut Papa
• Masturbasi di Sekolah
• Di perkosa Sopir bos suamiku
• Di perkosa Guru kimia
• Kakak ku tersayang
• Di perkosa Teman suami
• Sex bersama Om sendiri
• Di perkosa Maling
𝗚𝗲𝗻𝗿𝗲? 𝗸𝗹𝗶𝗸 𝗮𝗷𝗮 👇🏻
#papa #anak #kakak #adik #ipar #guru #murid #stranger #sahabat #teman #selingkuh #threesome #perkosa #hard #soft #romance #gxg #pacar
Kalian mau donate cerita atau req & saran?send> @ceritaarhanbot
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
2 506
*Jam 8 malam
"hugffffftttttt" aku mendengus dengan kesal
Aku sudah tiba di area kosku. Seharian aku mencari Vani bahkan sampai kosnya. Aku bertanya pada teman sekamarnya namun tetap nihil. Dengan langkah gontai aku menuju ke kamarku.
"anjir laper bnget ni perut" gumamku sambil memegang perut
*ceklekkk krrikkkkk
"kok gelap ya, perasaan gua gk pernah matiin lampu dapur dah" tanyaku pada diri sendiri
Seketika kamarku menjadi terang dan..
"SURPRICEEEE..... !!!"
Aku pun terperanjat kaget karena tiba-tiba ada 3 makhluk di depanku dengan antusias berteriak padaku.
"hihihi.. Maaf ya sayang udh ngilang seharian. Biar surpice gitu tau. Kan kamu selalu lupa ulang tahun mu sendiri" kata Vani menjelaskan semuanya
Aku berharap hubunganku dengan Vani sampai ke pelaminan dan hubunganku dengan kedua sahabatku tetap seperti ini sampai tua nanti.
"hihihi kamu seneng gk dengan kejutannya yank? " tanya Vani padaku
Vani pun mulai meliuk-liukan tubuhnya seraya tangannya meraba-raba seluruh tubuhnya.
Vani pun kembali meliuk-liukkan tubuhnya seraya tanya terus bermain dari rambut, dada, perut sampai penisku pun tak luput dari tangannya.
dia lalu mulai menggerakkan kepalanya menyerupai ritme saat berhubungan badan dengan naik dan turun dengan pelan dan intim.
“enak sayang?”, tanya dia yg lalu mendekatkan kepalanya di dadaku seperti meminta pelukan, aku pun memeluk dia.
Kali ini kubaringakan tubuhnya Vani, kemudian aku membuka selangkangannya. Dan terpampang lah Vagina yang berwarna pink alami dihiasi bulu-bulu halus disekitar nya.
Aku sangat suka menjilati vagina Vani karena aroma khasnya, hal ini juga yang menjadi titik lemah Vani ketika aku ngentot dengan dia.
“awhhhh aahhhh yank aku gak kuat yank”, ujar pacarku
Akupun kemudian melepas penisku dan menganggkat tubuh pacarku ke arah meja dikamarku. Akupun memposisikan agak Vani agak menunduk. Aku sangat suka posisi ini karena aku dengan mudah dapat melihat vagina dan pantat montoknya dari belakang.
“ayo yank, naik sini”, perintahku diiringi dengan pacarku menaiki badanku. dia meraih penisku yg lebar dan panjang untuk dimasukkan pada bibir vaginanya yg sempit.
“sayanggg, aku juga mau keluar
Keluarrin di mana”, desahku ditengah-tengah pacarku sibuk menyetubuhiku.
"aahhhhh oohhhh di dalam aja gk papa yank, aku aman kok ahhhhh" jawab Vani disela desahannya
“awwwhhh anget banget yank semburanmu”, ujar pacarku menyaksikanku saat keenakan.
"bagus yank, kamu terlihat seksi sekali tadi. Apalagi waktu nari tadi. Bikin mupeng tau" jawabku pada
Jelas aku takut kalau sampai kedua sahabat ku melihat puting dada nya Vani menyembul.
Kami berdua pun terlelap dalam keadaan bugil.
"hmmm udah 3 hari ini kok aku gk pernah liat Maya ya" gumamku
Aku berada di parkiran kosku saat ini, hari ini aku dan beberapa temanku pergi ke PT tempatku magang guna mengantar surat izin magang dari kampusku.
Beberapa menit kemudian aku mendengar suara langkah kaki. Mataku lalu tertuju pada sesosok gadis yang melangkah pergi meninggalkan kamar kosnya.
Maya manundukan pandangan ketika menjawab salamku. Aneh ini pertama kalinya dia seperti itu.
"kok baru kelihatan May" tanyaku padanya
"eng.. Anu mas a-aku lagi padat-padatnya jam kuliah" jawab Maya.
"eng-enggk papa kok Mas" jawanya yang masih tak berani menatapku
*plakkk
Aku merasakan ada seseorang yang menepuk dan mencengkram lenganku. Tiba-tiba tangan itu membalikkan badanku.
"alah bacot lu njing, lu suka kan sama Maya ngaku lu? " lanjutnya penuh emosi
"Mas Andre sudah" suara Maya berusaha menenangkan pacarnya
"tuh denger sendiri kan pacar lu bilang apa" ucapku kembali santai
Tinggi badan Andre sama dengan ku 180cm namun di lihat dari postur tubuhnya, dia lebih kekar sedikit di banding diriku. Ya namun tak ada rasa takut sedikitpun dalam diriku dengannya.
"mas udah mas" ucap Maya mencoba menenangkan Andre
Saat mobil Andre menghilang dari pandanganku, aku pun baru melajukan motorku untuk melanjutkan aktifitas ku hari ini.....
Brummmmmmmmm........
2 506
"oh ini bohlamnya yang konslet May" kataku pada Maya setelah mengecek lampu
Belum sempat Maya menyelesaikan kalimatnya aku pun langsung berlari menuju kamarku untuk mengambil bohlam
"May kalau tadi lampunya gk bisa nyala, kamu mandinya gmn?" tanyaku sedikit usil
Setelah sampai kamar, aku mengambil HP ku. Aku melihat ada sekitar 20 WA dan 10 panggilan tak terjawab dari pacarku dan pas ku cek lg, ternyata itu sekitar pukul 20.30.
Aku sedang mamanaskan motorku. Kembali aku mengecek HP ku dan lagi-lagi WA ku belum di balas oleh Vani.
"iya sama-sama May, kalau tiap hari minta bantuan juga tdk papa" jawabnya sambil tersenyum menatap kearah Maya
Saat hendak menarik gas, aku melihat pacar Maya menatap sinis ke arahku. Sebelum akhirnya ia masuk mobil dan menghilang dari pandanganku.
Namun teman-temannya bilang dia tidak masuk hari ini.
Aku jadi berpikir yang tidak-tidak kemana perginya pacarku sampai-sampai pacarnya pun tak di kabari.
2 506
"aduhhh siapa ya susah amat nebaknya, gk ada bantuan 50:50 atau phone a friends gitu" kataku sambil menahan tawa
"isssss, masa gk tau ini suara siapa sih" jawabnya lagi dengan gemas
Sumpah suara pacarku ini lembut cuy. Apalagi kalau sudah manja-manja gini
"aaaa aku tau, ini pasti suara masa depanku" ucapku kembali menggoda pacarku
"yey, pacarku emang paling bisa deh" kata pacarku sambil merangkulku
Pacarku pun menyuruh Rio dan Rendi untuk minggir dari sebelahku.
Oh iya, pacarku ini namanya Vani. Kami sudah 2 tahun pacaran. Vani ini mempunyai tinggi 156cm dengan tubuh yang sangat montok serta kulitnya yang putih. Dadanya 36B ditambah dengan bokong yang naik menjulang dengan rambut di kuncir belakang dan memiliki poni. Kalau urusan cantik ya sama lah dengan Maya tetanggaku. Hal ini karena Vani ikut kelas Yoga/fitnes dan senam serta dia sering perawatan wajah. Jadi tiap laki-laki yang memandangnya pasti akan melotot. Vani ini baru semester 5 namun berbeda jurusan juga denganku. Dan katanya semester ini dia persiapan untuk KKL. Untuk urusan ranjang hmmm, ya aku adalah laki-laki yang memerawani Vani
.
Jujur dari td gua gk fokus karena dada Vani tercetak jelas karena kaos santainya yang basah. Sedari td pula ku atur posisi joni agar tdk sesak.
Kami melakukan frenchkiss yang cukup lama hingga saat mulut kami saling lepas, dapat terlihat benang ludah kami yang membentang antara bibirkua dan bibir Vani. Aku lihat Vani tersenyum sayu kemudian aku mulai mengecup hidung mancungnya, kemudian aku kecup kedua matanya dan keningnya, aku turun dan mulai mengecup pipinya dan kemudian aku mulai menyerang lehernya dan kulanjutkan membuka bajunya. Kami memang sempat beberapa kali melakukan petting sebelumnya. Aku mulai menjilati payudara Vani dan gerakanku semakin lama semakin mendekati puting susunya,tapi aku tidak langsung menyerang putingnya melainkan memutar-mutarkan lidahku disekitar aerolanya, Vani terlihat semakin kelonjotan aku perlakukan begitu. Hingga akhirnya lidahku menyentuh putingnya hingga terdengar suara desisan dari mulut Vani.
aku kemudian mulai menghisap puting itu sambil menggigit-gigit kecil puting tersebut, dan lagi lagi terdengar suara desisan dari mulut Vani. Tanganku juga tak kubiarkan menganggur karena sekarang tanganku sudah berusaha melepaskan celana Vani dan setelah itu terlepas akupun melepas celanaku.
Vani sekarang sudah telanjang bulat dan celanakupun sudah terlepas, tapi aku tidak membuka bajuku. Aku memegang tangan Vani kemudian aku mengarahkannya ke penisku yang sudah menegak, kemudian tangan Vani mulai mengelus penisku dan lama-lama elusan itu menjadi kocokan yang membuatku merasa agak linu. Saat itu Vani belum mau mengoral penisku karena dia masih merasa jijik. Tangankupun tidak tinggal diam dan tanganku mulai mengelus permukaan vagina Vani dan memainkan klitoris dia. Lagi lagi terdengar suara desisan dari mulut Vani.
Kemudian aku memandang Vani dengan pandangan yang seolah meminta. Kulihat Vani dengan pandangan sayu dia tersenyum kemudian mengangguk, kemudian dia memejamkan matanya.
“Makasih ya sayang udah ijinin aku jadi yang pertama” Aku mengecup kening dia, dia terlihat seperti menangis karena disela matanya yang terpejam aku melihat butiran air mata.
"ya udah kalau gitu, tapi nanti kabarin ya" pintaku
Bukan mau sombong tiap bulan ayahku selalu mentrasfer setidaknya 20jt sebulan.
Aku seketika terdiam melihat pemandangan di depan mataku.
Dia hanya menggunakan pakaian santai dengan rambut teruai melewati lengan kanannya tapi tetap dia menggunakan rok panjangnya. Tampak rambutnya masih basah yang menandakan dia baru selesai mandi. Dengan lengan kiri terjuntai, di pegang oleh tangan kanannya (lebih tepatnya di bawah dadanya) jadi terpampang lah hal yg selama ini apa yang di sembunyikan jilbabnya. Ukuran dadanya tdk dapat ku tebak, yang jelas itu besar menonjol. Di tambah dengan lengannya yang seperti dugaanku putih mulus.
"ehmmm tadi katanya mas Rian lelah" kata Maya sambil mengigit bibir bawahnya
2 506
"Hooaaammm"
Dengan malas aku membuka mataku.
Ya, namaku Rian. Aku adalah seorang Mahasiswa semester 7 jurusan IT disalah satu Universitas ternama di Jakarta.
"Anjirr sudah jam 7 aja, perasaan baru juga merem" kataku sambil mengecek hp.
Mataku tertuju pada salah satu notifikasi di HP yang ku pegang. Aku tersenyum melihat salah satu notifikasi tersebut. Ya itu adalah notifikasi dari pacarku.
Aku pun mengambil handuk dan bersiap untuk mandi.
Selesai mandi aku pun memakai pakaian ku untuk bersiap pergi ke kampus untuk melanjutkan persiapan Magang.
"ganteng kali bah" kataku yang melihat pantulan bayanganku dicermin.
Aku pun mengambil kunci motor ninjaku dan bersiap berangkat. Sebenarnya ayahku adalah salah 1 direktur ternama disebuah perusahaan, tentunya soal materi aku tidak bermasalah.
Seorang gadis feminim dengan tinggi 155cm, dan harus ku akui gadis ini memiliki warna kulit putih mulus, dapat kulihat dari wajah dan tangannya. Ya semua itu karena jilbab yang selalu menjulur ditubuhnya. Saking lebarnya tu jilbab, aku sampai tak dapat melihat bukit indah yang dimiliki oleh tiap wanita.
"seger ya rasanya, pagi-pagi keluar kos udah disambut pemandangan indah" kataku mencoba menggoda tetangga ku ini
"pemandangan apa mas" jawabnya dengan tersenyum malu
"ini belum apa-apa aku sudah liat bidadari muncul dari balik pintu tepat di depan mataku" kataku yang tambah menggodanya
Pipinya Maya pun bersemu merah.
"udah ih mas Rian. Maya berangkat kuliah dulu ya" jawabnya dengan cepat
Terlihat oleh Maya tersenyum manis sebelum pergi meninggalkan ku.
"huuuffftttt cantik banget tu cewek" gumamku
"ehh inget Rian lu udah punya cewek bego" kataku
Aku pun berjalan kearah parkiran dan mulai starter motorku. Saat hendak menarik pedal gas, kulihat Maya sudah naik kesalah 1 mobil yang datang menjemputnya. Ya dia dijemput oleh pacarnya.
Saat hendak masuk mobil, Maya sempat melihat kearahku dan tersenyum kembali. Aku pun membalas senyuman nya.
Sampai ditempat kuliah, aku hanya mengikuti dengan malas setiap penjelasan ketua angkatanku tentang Magang yang sebentar lagi akan kami lakukan.
Setelah 2 jam, akhirnya selesai juga penjelasannya. Akupun bergegas pergi ke kantin karena kampung tengah(perut) sedang tawuran karena dari pagi memang aku belum makan. Aku pergi bersama 2 sahabatku, Rio dan Rendi.
Rio ini sahabat ku sejak dari SD sedangkan Rendi,aku baru mengenalnya saat mulai kuliah saat kita sama-sama dikerjain waktu OSPEK dulu.
Rio ini orangnya bar bar, sedangkan Rendi ini kebaikannya. Rendi ini terkesan cool. Ya 11 12 lah sama aku. Kita sama-sama semester 7 walau beda jurusan
Ya jangan karena tadi pagi aku menggoda Maya kalian jadi mikir aku ini bar bar juga ya. Sebenarnya aku ini terkenal cuek, ya karena aku mungkin terkesan ngomong seadanya saat diajak bicara oleh orang yang baru ku kenal. Tapi saat bertemu dengan orang yang sudah lama ku kenal, jiwa setanku bergejolak
"eh pada mau makan apa ini? " tanya Rio
"gua ayam bakar kuy" jawabku
"gua soto aja yo" jawab Rendi
"ya udah bentar gua pesen dulu yak" kata Rio sambil memesan
"gimana persiapan magang lu yan? " tanya Rendi
"ya gitu lah Ren, gua hanya ngikut aja kek mana maunya temen-temen gua" jawabku sambil mengecek HP
"hmmm gitu, tapi lu jangan maen nerima-nerima aja Yan. Kadang kita harus bersuara juga" tambah Rendi
"santai kuy, gua mah yang penting nilai gua aman, hahahaha" kataku sambil tertawa
Tak lama kemudian
"taraa pesenan sudah diantar" kata rendi yang tiba-tiba muncul di meja kami
"anjay, cocok lu jadi pelayan Yo" kataku sambil menepuk pundaknya
"eh sopan donk kalau ngomong. Mana ada pelayan genteng kek gini" kata Rio yang tak terima dengan candaanku
"udah ah makan gaes, laper gua dari pagi belum makan" kataku sambil mengambil pesenanku
Kami pun makan sambil berbincang-bincang random.
Tak lama kemudian, aku dikagetkan dengan tangan halus yang menutup mataku.
"tebak siapa hayo" tanya seorang dibelakang tubuhku
"hmmm, bentar-bentar aku mikir dulu ya" jawabku
Sebenarnya aku tahu itu suara siapa. Itu adalah suara lembut pacarku.
2 506
note:
𝗔𝗴𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗺𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻, 𝘀𝗶𝗹𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗷𝘂𝗱𝘂𝗹 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝘂 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗱𝗶 𝗯𝗮𝘄𝗮𝗵 𝗶𝗻𝗶.
𝗧𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔𝗟 𝗞𝗟𝗜𝗞👇🏻
NEW UP❗️
• DIRGA & AVELLA
• Pacarku yang Posesif
• Kenakalan Seorang Lesbian
• Di siksa Kuli Bangunan
• Sahabat Mesum
• Threesome Persahabatan
• Cinta Pertamaku
• Bermain Monopoly Sex
• Hubungan terlarang Anak dan Papa tiri
• Bercinta dengan Suami sahabatku
• Perawanku direnggut Papa
• Masturbasi di Sekolah
• Di perkosa Sopir bos suamiku
• Di perkosa Guru kimia
• Kakak ku tersayang
• Di perkosa Teman suami
• Sex bersama Om sendiri
• Di perkosa Maling
𝗚𝗲𝗻𝗿𝗲? 𝗸𝗹𝗶𝗸 𝗮𝗷𝗮 👇🏻
#papa #anak #kakak #adik #ipar #guru #murid #stranger #sahabat #teman #selingkuh #threesome #perkosa #hard #soft #romance #gxg #pacar
Kalian mau donate cerita atau req & saran?send> @ceritaarhanbot
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
2 506
"ngewe sma gua" vella tertawa lagi
"hahh? vel" dirga mulai tdk than dgn sikap vella yg memancing nya
"hoh, apa"
"jgn mancing dah"
"lo yg dluan"
"kok gua vel?"
"panas dir, gua kesiksa klo kya gni terus" rengek nya
"hah? gapaham" ia kebingungan dgn perkataan vella, apa mksd nya pdhl suda jls ini sangat dingin
"udh lah"
"gua ngapain cb"
"lo mancing gua dir"
"mksd? gua ngapain?" tnya nya lalu ia mulai sadar ahh sprtiny vella terpancing krna penampilan nya?
"oh ini?" ujar nya sambil menunjuk perut nya lalu terkekeh
lalu vella tersenyum
"iyah"
"wkwk, gengsi kn lo"
"dih
"bilang aja kalo mau"
tnya Dirga yg sdh mulai terpancing
"iya mau"
"coba pegang" ujar nya lalu memegang tgn vella untuk menyentuh perut nya vella hnya bsa bergetar "gila.."
"wkwk kenapa?"
"tgn gua kya nya gerak sendiri deh" kta nya yg mulai menurunkan tgn nya kbwa perut dirga
"alah modus" jwb dirga yg blum sdar jika tgn vella mulai trun
"apa bnrn"
"iyedah"
"ini gbsa berhenti" ujar vella yg smkin turun kbwa perut nya
"eh anjing jgn turun" ujar dirga yg mulai sdar
"gila..tgn gua gbs berhenti dir"
"hehh, ngapain lo" ujar dirga yg tambah terkejut krna vella mulai menurunkan resleting clna nya
"amau liat"
"dirga.. ga kuat dir" rengek nya kpda dirga
"vell??"
"snge lo?" lnjt nya
"apa?"
"mnrt lo?"
"gua dpt." ujar nya yg sdh berhasil menurunkan resleting clna nya
"bgus bgt, knp susah banget ngeluarin nya?" tnya nya yg kesusahan membuka bokser dirga, dirga hnya menggeleng kn kpla nya
"ngeluarin apaan" tnya nya kpda vella
"penis lo, keluarin penis lo dirgaaa" rengek nya yg sdh mulai tak tahan, ia ingin mengulum penis dirga "ksian dia dir kesiksa" lanjutnya
"apa, hahhh??" dirga kebingungan lalu mulai paham"kagaa anjir" ujarnya
"penis lo bgst, keluarin"
"gamau ya?" lnjt nya
"brutal amat vel"
"iya"
"iya dah" Dirga mulai menyetujui nya "lo aja yg keluarin" ujarnya
"kok gua? ini susah dir keluarin penis nya dri bokser lo, lo aja ih"
"lo yang pingin kan?" ujarnya dgn eksp datar "lo vel.." lnjutnya
"dih"
"yaudah ga jdi, di blgin susah" ujarnya lalu melepaskan tgn nya dri clna dirga lalu melipat kdua tgn nya di dada dan menyandarkan diri nya di sofa, ngambek? haha lucu skli ya vell
"dih, ngambek?" tnya nya kpda vella, ia sdh sdar klo vella ngambek
"gak" bls vella singkat, lalu ia mengambil air mnum nya yg ada di atas meja, lalu meminum nya
"hmm" bls deheman dri dirga yg membuat vella menatap nya
"ydh bntr"
kta nya lalu melepaskan clna dan bokser nya, lalu tergampang lah penis nya yg bsa di blg mempunyai panjang 21cm lebar 3 jri, vella kget melihat itu, bdn nya langsung sja bergetar.
"tuh, udh" ujar dirga
vella mematung "dirga.." irih nya lalu perlahan-lahan ia mndkt kn tbuh nya ke dirga lalu ia menyentuh penis dirga lalu mengocok nya
dirga hnya bsa mendesah dn mendongakn kpla nya, sungguh ini sgt nikmat itu yg skrng Dirga rsakan
"lo knp velghh" desah nya memanggil vella, vella menghiraukan nya, ia menjulurkan lidah nya lalu menjilat penis dirga selayaknya itu eskrim bagi nya, lalu ia kulum smpe pnis itu semuanya msuk sempurna di dlm mlut nya
"ahh.." desah dirga
vella melihat itu tersenyum puas, ia menatap dirga
"vell.." irihan nya "hah?
kita baru kenal lho.." lnjut nya
"gua tau, tpi gua suka sama lo wktu gua mpls" vella mengungkap kn perasaan nya kpda dirga, itu membuat dirga terdiam sejenak
"oh ya?" jawab dirga, ia mulai mengusap2 pipi vella, sungguh lucu.
"iyah" jwb vella ia mrsa malu
"kenapa?"
"lo menarik dir"
"gua suka"
"mksd lo?"
"lo buat hti gua tertarik sma lo"
"lo suka gua dr apanya hm?"
"penampilan lo, sikap lo, tinggi badan lo, smuanya deh" ujar vella yg msi fokus mengocok penis dirga
"wkwk" kekehan dirga
"se perfect itu?" lanjutnya lalu di iyakan2 vella
"hmm yauda iyaa"
================📑.
by : @nyetcakep
PART 2 NYUSUL😋
Contenido disponible para usuarios mayores de 18 años
Al iniciar sesión en el servicio, confirmas que tienes 18 años o más.
