es
Feedback
”RYDESTER HIDE:ØUT ..+/🫀🪬

”RYDESTER HIDE:ØUT ..+/🫀🪬

Ir al canal en Telegram

   Your Vibe, Your Ride, Rydester. ━━━━━━━━┽━━━━━━ 𝗕𝗼𝘁 𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 : @RYDESTERBOT 𝗕𝗼𝘁 𝗠𝗣𝗣𝗦 : @MPPSTHERS_BOT 𝗖𝗵𝗮𝗻𝗻𝗲𝗹 𝗠𝗣𝗣𝗦 : @MPPSRYDESTER 𝗦𝗵𝗶𝘁𝗽𝗼𝘀𝘁 : @RYDESTERSP 𝗦𝗶𝗻𝗰𝗲 𝟭𝟮 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟱

Mostrar más
9 979
Suscriptores
+2824 horas
+6487 días
+1 05530 días
Archivo de publicaciones
sticker.webp0.00 KB

Paranoid Personality Disorder (PPD) — Gwenchaty Gwenchaty selalu curiga, ia percaya bahwa orang-orang di sekitarnya itu menye
        Paranoid Personality Disorder                 (PPD) — Gwenchaty
Gwenchaty selalu curiga, ia percaya bahwa orang-orang di sekitarnya itu menyembunyikan sesuatu. Ia membaca setiap tatapan dan kata dengan penuh kecurigaan. Semua pikiran dan tindakan nya itu membuatnya menjaga jarak dari semua orang, bahkan mereka yang sebenarnya tulus. Beberapa tahun lalu, Gwenchaty pernah dikhianati oleh seseorang yang sangat ia percaya. Luka itu menanamkan keyakinan bahwa kepercayaan hanya akan membawanya pada rasa sakit. Ia membangun dinding tebal untuk melindungi dirinya, tapi tanpa ia sadari bahwa sebenarnya dinding itu juga yang membuatnya menjauhkan diri dari kebahagiaan yang sebenarnya ia inginkan dan rindukan.
🚬 : Terakhir nih, Jéth. Gwenchaty. Yang selalu curiga sama semua orang itu, kan? 🕷 : Iya. Ia pernah dikhianati, dan sejak saat itu, rasa percaya jadi hal paling menakutkan buatnya. 🚬 : Jadi hidupnya kayak di mode “waspada terus” ya, nggak pernah bisa tenang. 🕷 : Persis. Sobat Rydes, yuk coba lebih lembut ke orang yang susah percaya. Kadang mereka cuma butuh waktu buat yakin kalau nggak semua orang bakal nyakitin lagi.

sticker.webp0.00 KB

Dependent Personality Disorder (DPD) — Lize Lize tidak pernah nyaman mengambil keputusan sendiri. Ia selalu bertanya dan memi
       Dependent Personality Disorder                        (DPD) — Lize
Lize tidak pernah nyaman mengambil keputusan sendiri. Ia selalu bertanya dan meminta pendapat, bahkan untuk hal kecil seperti baju apa yang harus dipakai. Saat ditinggalkan oleh seseorang yang sangat dekat dengannya, ia akan panik dan merasa seolah seluruh dunia ikut pergi. Ia akan selalu membutuhkan seseorang untuk menuntun dan menemani setiap langkahnya, karena tanpa itu, ia akan merasa hampa dan hilang arah. Orang tua Lize terlalu protektif sedari ia masih kecil. Semua keputusan hidupnya di pilih dan di atur, semua risiko di hindarkan dan di abaikan, Ia tumbuh tanpa kesempatan belajar mandiri. Maka dari itu, saat sudah dewasa, ketergantungannya kepada seseorang itu bukan karena rasa malas yang ia miliki, tapi karena ia tak pernah diajarkan bagaimana caranya berusaha dan berdiri di atas kakinya sendiri.
🕷 : Nah, kalau Lize ini tipikal yang nggak bisa jauh dari orang yang ia percaya. 🚬 : Jadi dia nggak berani ambil keputusan sendiri karena udah terbiasa bergantung dari kecil, ya? 🕷 : Betul. Dibesarkan terlalu dilindungi bisa bikin seseorang kehilangan rasa percaya diri buat mandiri. 🚬 : Wah, reminder juga buat sobat Rydes yang suatu hari nanti akan menjadi orang tua. Kadang terlalu “melindungi” justru bikin anak nggak bisa berdiri sendiri.

sticker.webp0.00 KB

Avoidant Personality Disorder (AVPD) — Ereniel Ereniel selalu tampak tenang dan sopan, akan tetapi di balik sikapnya itu, ter
      Avoidant Personality Disorder                 (AVPD) — Ereniel
Ereniel selalu tampak tenang dan sopan, akan tetapi di balik sikapnya itu, tersimpan rasa takut dan sering merasa khawatir akan berbagi hal. Ia takut dinilai buruk, takut ditolak, bahkan takut berbicara di depan umum. Ia lebih memilih diam dan menghindar, padahal dalam hatinya ingin sekali diterima dan memiliki teman yang bisa benar-benar mengerti dirinya. Ketika Ereniel masih kecil, ia sering diejek karena penampilannya dan dianggap “tidak cukup baik.” Setiap kali ia mencoba berani, kalimat buruk dan hinaan itu kembali muncul di dalam pikiran nya. Pada akhirnya ia percaya bahwa menutupi diri akan membuatnya lebih aman daripada terbuka tapi hanya rasa sakit yang ia terima. Sekarang, rasa takut itu tumbuh menjadi tembok tinggi yang sulit ia taklukan.
🚬 : Waduh.. Avoidant ini lumayan menyulitkan orang lain menurut gua, funfact gua pernah punya pasangan avoidant. Dan ini tuh bener bener susah banget untuk di atasi, karna dia sendiri bingung cara mengekspresikan dirinya, dan gua juga bingung gimana caranya supaya dia tetep feel comfort. 🚬 : Kalau Ereniel ini kebalikannya Pumkise banget. Dia pendiam dan takut disalahpahami, ya? 🕷 : Betul. Dia pengen diterima, tapi rasa takutnya lebih kuat dari keberaniannya. 🚬 : Jadi bukan nggak mau bersosialisasi, tapi lebih ke “aku takut kalian nggak suka aku.” 🕷 : Iya, San. Banyak orang kayak gitu di sekitar kita tanpa kita sadari. Coba, sobat Rydes, kapan terakhir kali kalian nyapa orang yang selalu duduk sendirian di kelas atau kantor?
      Avoidant Personality Disorder                 (AVPD) — Ereniel
Ereniel selalu tampak tenang dan sopan, akan tetapi di balik sikapnya itu, tersimpan rasa takut dan sering merasa khawatir akan berbagi hal. Ia takut dinilai buruk, takut ditolak, bahkan takut berbicara di depan umum. Ia lebih memilih diam dan menghindar, padahal dalam hatinya ingin sekali diterima dan memiliki teman yang bisa benar-benar mengerti dirinya. Ketika Ereniel masih kecil, ia sering diejek karena penampilannya dan dianggap “tidak cukup baik.” Setiap kali ia mencoba berani, kalimat buruk dan hinaan itu kembali muncul di dalam pikiran nya. Pada akhirnya ia percaya bahwa menutupi diri akan membuatnya lebih aman daripada terbuka tapi hanya rasa sakit yang ia terima. Sekarang, rasa takut itu tumbuh menjadi tembok tinggi yang sulit ia taklukan.
🚬 : Waduh.. Avoidant ini lumayan menyulitkan orang lain menurut gua, funfact gua pernah punya pasangan avoidant. Dan ini tuh bener bener susah banget untuk di atasi, karna dia sendiri bingung cara mengekspresikan dirinya, dan gua juga bingung gimana caranya supaya dia tetep feel comfort. 🚬 : Kalau Ereniel ini kebalikannya Pumkise banget. Dia pendiam dan takut disalahpahami, ya? 🕷 : Betul. Dia pengen diterima, tapi rasa takutnya lebih kuat dari keberaniannya. 🚬 : Jadi bukan nggak mau bersosialisasi, tapi lebih ke “aku takut kalian nggak suka aku.” 🕷 : Iya, San. Banyak orang kayak gitu di sekitar kita tanpa kita sadari. Coba, sobat Rydes, kapan terakhir kali kalian nyapa orang yang selalu duduk sendirian di kelas atau kantor?

sticker.webp0.00 KB

Schizotypal Personality Disorder (STPD) — Zychell Zychell sering terlihat seperti hidup di dunia lain. Ia suka berbicara tent
   Schizotypal Personality Disorder                (STPD) — Zychell
Zychell sering terlihat seperti hidup di dunia lain. Ia suka berbicara tentang simbol, energi, dan tanda-tanda gaib dan hanya ia yang mengerti. Banyak yang menganggapnya aneh, tapi bagi Zychell, semua itu nyata. Ia sering merasa memiliki “hubungan khusus” dengan alam semesta, dan sulit menjelaskan atau mencocokan logikanya dengan logika orang pada umumnya. Zychell lahir dan tumbuh di dalam keluarga yang sangat tertutup dan tidak pernah mendapatkan perhatian. Ia menghabiskan waktu sendirian, menciptakan dunia yang bersifat imajinasi sebagai pelarian dari kesepian nya. Lingkungan yang tidak pernah memberinya validasi itu membuatnya mencari makna di tempat lain, seperti hal-hal magis dan simbolik, sampai batas antara dunia nyata dan dunia khayalan mulai kabur.
🕷 : Nah, ini agak unik, San. Zychell tuh cara pikirnya beda banget dari orang lain. 🚬 : Yang suka ngomong soal energi dan tanda-tanda gaib itu kan? 🕷 : Iya, banyak orang nganggep aneh, tapi buat dia semua itu nyata. Itu hasil dari kesepian panjang dan kurangnya koneksi emosional di masa lalu. 🚬 : Jadi, bukan halu, tapi cara dia nyiptain dunia sendiri biar ngerasa nggak sendirian. Dalem juga ya, Jéth.

sticker.webp0.00 KB

Histrionic Personality Disorder (HPD) — Pumkise Pumkise selalu berhasil mencuri perhatian. Ia tahu cara berbicara yang manis,
     Histrionic Personality Disorder                (HPD) — Pumkise
Pumkise selalu berhasil mencuri perhatian. Ia tahu cara berbicara yang manis, cara tertawa yang memikat, bahkan cara menatap yang membuat orang nyaman. Akan tetapi begitu sorotan hilang, Pumkise merasa kosong dan gelisah. Ia akan melakukan segala cara demi bisa kembali menjadi pusat perhatian, bahkan jika itu membuatnya tampak berlebihan. Sejak kecil, Pumkise hidup di keluarga yang sibuk pada urusan nya masing-masing. Ia hanya mendapat perhatian atau sebuah apresiasi ketika berhasil melakukan sesuatu yang “wow.” Maka dari itu, ia belajar bahwa untuk dicintai, ia harus selalu memukau. Perilakunya yang dramatis bukan hanya sekadar gaya, itu adalah caranya bertahan dari rasa takut akan diabaikan.
🚬 : Ini pasti tentang Pumkise, si bintang panggung itu kan? 🕷 : Betul banget. Ia suka banget jadi pusat perhatian, tapi bukan cuma pengen eksis. Dia sebenarnya takut banget diabaikan. 🚬 : Jadi di balik senyum dan gaya lebay-nya, ada hati yang sepi, ya. 🕷 : Iya, San. Kadang orang yang paling bersinar justru yang paling takut gelap. Sobat Rydes, kalian punya teman yang kayak gitu nggak?

sticker.webp0.00 KB

Obsessive–Compulsive Personality Disorder (OCPD) — Kaye Kaye selalu memastikan segalanya sempurna, jadwalnya harus teratur, c
  Obsessive–Compulsive Personality             Disorder (OCPD) — Kaye
Kaye selalu memastikan segalanya sempurna, jadwalnya harus teratur, catatan warna-warni, bahkan posisi gelas di mejanya harus sejajar. Teman-temannya menganggapnya terlalu kaku, tapi Kaye tidak bisa tenang kalau ada satu detail yang meleset. Ia akan merasa sangat khawatir kalau segalanya tidak sesuai rencana atau tidak pada tempatnya. Kaye dibesarkan oleh orang tua yang menuntut kesempurnaan mutlak, nilai 100 adalah standar, bukan prestasi. Ia tumbuh dengan keyakinan bahwa kesalahan kecil bisa membuatnya kehilangan cinta dan kepercayaan. Perfeksionisme adalah caranya mengontrol hidup yang sedari dulu penuh tekanan, meski pada akhirnya membuat dirinya kelelahan dan terbebani.
🕷 : Kalau yang ini, San, beda ya sama OCD. OCPD tuh kayak Kaye. Perfeksionis tingkat dewa. 🚬 : Oh iya, yang pengen semuanya teratur banget sampai stress sendiri? 🕷 : Yup. Buat mereka, kontrol itu cara buat ngerasa aman. Tapi kalau terlalu kaku, malah jadi beban. 🚬 : Wah, relate juga tuh buat sebagian sobat Rydes yang suka panik kalau plan-nya nggak sesuai rencana. Gimana, kalian termasuk tim Kaye juga nggak nih?

sticker.webp0.00 KB

Bipolar Disorder — Evan Evan adalah seseorang yang kreatif dan memiliki banyak ide yang keren serta menarik. Ia bisa bekerja
          Bipolar Disorder — Evan
Evan adalah seseorang yang kreatif dan memiliki banyak ide yang keren serta menarik. Ia bisa bekerja tanpa henti selama beberapa hari, menulis, menggambar, membuat rencana bisnis, dan yakin bisa menaklukkan dunia. Tetapi, selang seminggu berlalu, ia bahkan merasa tidak bisa bangun dari tempat tidur. Dunia yang kemarin penuh warna dan sangat menarik baginya itu, tiba-tiba menjadi abu-abu dan sangat membosankan. Ia merasa semua usaha yang telah ia lakukan itu sia-sia dan dirinya tak berarti. Setelah kehilangan kakaknya karena kecelakaan, sangat sulit bagi Evan untuk mengendalikan emosionalnya. Trauma dan predisposisi genetik membuat kimia otaknya tak stabil. Fase manianya adalah pelarian dari rasa kehilangan, sementara fase depresinya adalah saat realitas itu menghantam nya kembali.
🕷 : San, kamu pernah nggak sih ngerasa super produktif tiba-tiba, tapi besoknya malah males ngapa-ngapain? 🚬 : Wah sering, tapi kayaknya bukan bipolar ya, cuma mager biasa kali. 🕷 : Haha, bisa jadi. Tapi kalau pengidap bipolar kayak Evan, naik-turunnya ekstrem banget, bisa ngerasa di puncak dunia terus tiba-tiba drop sejatuh-jatuhnya. 🚬 : Gila… itu pasti capek banget. Sobat Rydes, kalau ketemu yang kayak gini, jangan langsung nge-judge “drama”, ya. Kadang mereka cuma butuh ruang buat istirahat dari pikirannya sendiri.

sticker.webp0.00 KB

Antisocial Personality Disorder (ASPD) — Chaerin Chaerin tumbuh menjadi sosok yang dingin dan manipulatif. Ia tahu persis bag
     Antisocial Personality Disorder                 (ASPD) — Chaerin
Chaerin tumbuh menjadi sosok yang dingin dan manipulatif. Ia tahu persis bagaimana caranya membuat orang lain percaya padanya, dan memanfaatkan orang tersebut agar mendapat keuntungan untuk dirinya sendiri, Ia tidak pernah sedikitpun merasa bersalah. Baginya, dunia itu tentang siapa yang lebih dulu bertindak sebelum dimanfaatkan. Ia bisa tersenyum manis untuk memanipulasi korban nya kemudian ia menusuknya dari belakang. Sejak kecil, Chaerin hidup dalam lingkungan yang sangat keras. Ia sering dipukuli, diteriaki, dan disalahkan atas hal-hal kecil yang telah ia perbuat. Tidak ada ruang untuknya berekspresi, menjadi dirinya sendiri karena tidak pernah ada yang namanya "kelembutan". Maka dari itu, ia belajar bahwa empati adalah suatu kelemahan dan sebuah kejujuran hanya akan membuat seseorang terluka. Di balik sikapnya yang seperti itu, ada anak kecil yang bersembunyi dan sampai saat ini masih berharap serta menunggu adanya rasa aman, di mengerti dan kelembutan itu suatu hari akan datang kepadanya.
🚬 : Jadi yang ASPD itu kayak Chaerin, kan? Keliatannya cool banget tapi ternyata.. 🕷 :  Tidak memiliki empati dan suka manipulasi orang. Yap, bener. Tetapi semua itu terjadi karena ia memiliki masa kecil yang keras dan sangat kelam. 🚬 : Jadi bukan berarti dia jahat dari lahir, tapi karena lingkungan yang bikin dia belajar “harus nyakitin dulu sebelum disakitin”? 🕷 : Tepat banget. Nah, sobat Rydes, pernah nggak sih kalian nemuin orang yang dingin banget tapi ternyata cuma takut tersakiti lagi?

sticker.webp0.00 KB

Borderline Personality Disorder (BPD) — Ciya Ciya memiliki mood yang bisa berubah drastis hanya dalam hitungan menit saja, di
       Borderline Personality Disorder                      (BPD) — Ciya
Ciya memiliki mood yang bisa berubah drastis hanya dalam hitungan menit saja, di pagi hari ia memiliki mood yang baik dan banyak tertawa keras ketika sedang berasa di cafe favoritenya bersama dengan teman-teman nya. Dan ketika menjelang sore hari, saat sendiri ia bisa menangis tersedu-sedu sendirian di dalam kamarnya. Ia bisa mencintai seseorang dengan sangat intens, tetapi ia juga bisa membenci orang yang sama pada saat ia merasa terabaikan. Ketakutannya akan kehilangan membuat ia memperlakukan seseorang secara khawatir berlebihan, sampai pada akhirnya membuat orang yang ia sayangi itu menjauh karena takut. Ketika Ciya masih kecil, ia hidup di dalam ketidakpastian karena hari ini sayang, besok dimarahi tanpa alasan. Ia tumbuh tanpa rasa aman emosional, sehingga cinta baginya terasa seperti permainan tarik-ulur. Setiap hubungan baginya jadi perjuangan antara “aku takut kehilangan” dan “aku takut disakiti lagi.”
🚬 : Jadi, Jéth. Kalau BPD tuh yang emosinya naik turun secara drastis itu kan? Kayak satu detik happy, detik berikutnya bisa marah atau nangis tanpa suatu alasan? 🕷 : Betul, San. Mereka sering banget merasa takut kehilangan atau di tinggalkan, makanya kadang reaksi emosinya ekstrem banget. Tapi itu bukan drama, itu cara mereka bertahan. 🚬 : Wah.. Berat juga ya, ternyata bukan karena manja, tapi karena dampak dari apa yang ia alami sejak kecil. 🕷 : Nah, makanya sobat Rydes, coba deh pikirin. Gimana kalau kalian punya teman kayak Ciya, apa kalian bisa sabar dan ngertiin perasaan beserta dengan perubahan emosinya?

sticker.webp0.00 KB

Narcissistic Personality Disorder (NPD) — Ghassan & Jéthro Ghassan selalu jadi bintang di mana pun ia berada. Ia berbicara de
    Narcissistic Personality Disorder         (NPD) — Ghassan & Jéthro
Ghassan selalu jadi bintang di mana pun ia berada. Ia berbicara dengan percaya diri, tampil sempurna, dan semua orang kagum padanya. Akan tetapi belakangan ini, sorotan itu mulai bergeser, bukan lagi hanya untuknya, melainkan juga untuk Jéthro, sahabatnya yang sedari dulu ia anggap “di bawahnya.” Saat Jéthro meraih penghargaan besar, bukannya bangga, Ghassan justru merasa sesak. Ia tersenyum lebar di hadapan semua orang, namun jauh di dalam lubuk hatinya, ia terbakar oleh rasa iri dan dengki. Ia mulai menjauh, dan berusaha mencari berbagai cara untuk mendapat alasan bahwa Jéthro itu “beruntung, bukan hebat.” Sejak kecil, Ghassan tumbuh dan dibesarkan di lingkungan yang penuh tuntutan dan perbandingan. Ia hanya akan dipuji saat menjadi yang terbaik, dan akan diabaikan ketika kalah. Maka dari itu, keberhasilan yang di miliki oleh orang lain terasa seperti ancaman baginya, merasa ketakutan dan berpikir seolah sinarnya akan direbut. Rasa bangga palsu yang ia bangun dan pertahankan selama ini sebenarnya hanyalah sebuah tameng untuk menutupi ketakutan yang ada di dalam dirinya sendiri : takut tidak lagi istimewa, dan takut kehilangan cinta yang hanya akan datang ketika ia mendapat prestasi atau suatu pencapaian.
🕷 : Ini loh, San. Sesuatu yang di maksud dengan NPD. Jadi sekarang kamu sudah tau, kan? 🚬 : Owalah gitu ternyata, baru tau, makasih ilmu barunya, Jéth. Oh ya kira-kira ada ngga ya, pengidap NPD di lingkungan sekitar kita? 🕷 : Tergantung, San. Coba dari sobat Rydes, kasih pendapat kalian tentang NPD, sebelum kita masuk ke pembahasan personality disorder selanjutnya.