es
Feedback
SIAGA MERAPI

SIAGA MERAPI

Ir al canal en Telegram

Volcanic Activity Report Merapi Data bersumber dari BPPTKG Yogyakarta Tingkat aktivitas Merapi : Level III (Siaga) sejak 5 November 2020 pukul 12:00 WIB.

Mostrar más
701
Suscriptores
Sin datos24 horas
+17 días
+330 días
Archivo de publicaciones
*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 15-07-2026 12:00 - 18:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca berawan. Angin bertiup tenang ke arah utara. Suhu udara 20.4-21 °C, kelembaban udara 59-80.2 %, dan tekanan udara 875-918 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 24, Amplitudo : 2-15 mm, Durasi : 49.78-166.69 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 34, Amplitudo : 2-45 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 9.78-32.76 detik) *KETERANGAN LAIN* Nihil *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 15-07-2026 06:00 - 12:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca berawan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 21.9-26.4 °C, kelembaban udara 55.8-70.8 %, dan tekanan udara 876.1-919.7 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 25, Amplitudo : 2-27 mm, Durasi : 54.21-135.84 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 21, Amplitudo : 2-23 mm, S-P : 0.2-0.7 detik, Durasi : 15.16-32.15 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati Guguran lava 1 Kali kearah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur 1.800 meter *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 15-07-2026 00:00 - 06:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 15.7-17 °C, kelembaban udara 86-90.5 %, dan tekanan udara 875.1-919 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 m di atas puncak kawah. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 34, Amplitudo : 2-29 mm, Durasi : 33.95-175.53 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 24, Amplitudo : 2-43 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 25.47-54.41 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 7 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Krasak dan Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Erwin Widyon Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 14-07-2026 00:00-24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Suhu udara 15.5-24 °C, kelembaban udara 66-87.6 %, dan tekanan udara 874.3-919 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 106, Amplitudo : 2-47 mm, Durasi : 35.74-192.76 detik) ■ *Low Frekuensi* (Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 7.93 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 91, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.31-68.63 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 1, Amplitudo : 22 mm, S-P : 24.87 detik, Durasi : 220.21 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati Guguran lava sebanyak 9 Kali kearah Kali Sat/Putih,Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 14-07-2026 18:00 - 24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca mendung dan berawan. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 16.8-19 °C, kelembaban udara 79-87.6 %, dan tekanan udara 875.8-919 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 34, Amplitudo : 2-47 mm, Durasi : 53.05-192.76 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 27, Amplitudo : 2-24 mm, S-P : 0.3-0.7 detik, Durasi : 13.81-44.26 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 1, Amplitudo : 22 mm, S-P : 24.87 detik, Durasi : 220.21 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih,Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1900 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 14-07-2026 12:00 - 18:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 22 °C, kelembaban udara 76 %, dan tekanan udara 917 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 31, Amplitudo : 2-21 mm, Durasi : 40.65-185.12 detik) ■ *Low Frekuensi* (Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, Durasi : 7.93 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 29, Amplitudo : 2-33 mm, S-P : 0.4-0.6 detik, Durasi : 21.32-58.4 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 1 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Erwin Widyon *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 14-07-2026 06:00 - 12:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 21.5-24 °C, kelembaban udara 66-80.4 %, dan tekanan udara 874.8-918 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 28, Amplitudo : 2-24 mm, Durasi : 35.74-141.69 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 14, Amplitudo : 3-31 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 7.31-20.95 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 2 Kali guguran lava ke arah Barat Daya Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Suratno Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 14-07-2026 00:00 - 06:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca berawan dan cerah. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15.5-16.5 °C, kelembaban udara 72.1-83 %, dan tekanan udara 874.3-917.8 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 12, Amplitudo : 2-30 mm, Durasi : 42.47-177.7 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 20, Amplitudo : 2-34 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 13.44-68.63 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter . Teramati 2 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter . *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Suraji Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 13-07-2026 00:00 - 24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 15.1-16.9 °C, kelembaban udara 72-78.3 %, dan tekanan udara 874.3-918.3 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Awan Panas Guguran* (Jumlah : 1, Amplitudo : 19 mm, Durasi : 109.99 detik) ■ *Guguran* (Jumlah : 120, Amplitudo : 2-61 mm, Durasi : 37.62-189.67 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 66, Amplitudo : 2-42 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 12.87-61.42 detik) Tektonik jauh ( jumlah; 3, amplitudo: 8-13mm, S-P: tidak terbaca, dorasi: 49.12-104.67 *KETERANGAN LAIN* Teramati 1 kali awan panas guguran ke arah Kali Boyong dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. Teramati 31 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih, Kali Krasak dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN Suratno Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 13-07-2026 18:00 - 24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah utara. Suhu udara 16.5-18.7 °C, kelembaban udara 78-89 %, dan tekanan udara 875.1-916.7 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 30, Amplitudo : 2-36 mm, Durasi : 39.01-148.33 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 7, Amplitudo : 2-42 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 12.87-20.92 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 2, Amplitudo : 8-13 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 49.12-79.95 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 6 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Suratno Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 13-07-2026 12:00 - 18:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara 19.7-22.1 °C, kelembaban udara 57.45-86.7 %, dan tekanan udara 873.1-916.3 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 23, Amplitudo : 2-13 mm, Durasi : 48.63-181.29 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 24, Amplitudo : 2-28 mm, S-P : 0.5-0.7 detik, Durasi : 14.55-55.67 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 1 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Krasak ) dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter . Teramati 3 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Hulu Kali Sat/Putih ) dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter . *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Suraji Yulianto *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 13-07-2026 06:00 - 12:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat daya. Suhu udara 21.2-26 °C, kelembaban udara 65.1-77.7 %, dan tekanan udara 874.3-918.8 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 36, Amplitudo : 2-61 mm, Durasi : 37.62-156.82 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 19, Amplitudo : 2-25 mm, S-P : 0.2-0.6 detik, Durasi : 14.84-47.16 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 1, Amplitudo : 8 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 104.67 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati Guguran lava sebanyak 2 Kali ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Tri Mujiyanta *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 13-07-2026 00:00 - 06:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 15.1-16.9 °C, kelembaban udara 72-78.3 %, dan tekanan udara 874.3-918.3 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Awan Panas Guguran* (Jumlah : 1, Amplitudo : 19 mm, Durasi : 109.99 detik) ■ *Guguran* (Jumlah : 31, Amplitudo : 2-41 mm, Durasi : 40.05-189.67 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 16, Amplitudo : 2-27 mm, S-P : 0.3-0.7 detik, Durasi : 13.82-61.42 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 1 kali awan panas guguran ke arah Kali Boyong dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. Teramati 19 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Sat/Putih, Kali Krasak dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Alzwar Nurmanaji, A.Md *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*INFO BADAN GEOLOGI* *AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI* ⚠️ Video awan panas guguran di Gunung Merapi Senin, 13/07/2026 - Pukul 05:09 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 19,52 mm durasi 109,99 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Krasak) dan selatan (hulu Kali Boyong). 📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi. ➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg 🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.

*INFO BADAN GEOLOGI* *AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI* ⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Senin, 13/07/2026 - Pu
*INFO BADAN GEOLOGI* *AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI* ⚠️ Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Senin, 13/07/2026 - Pukul 05:09 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 19,52 mm durasi 109,99 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Krasak) dan selatan (hulu Kali Boyong). 📢 Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi. ➡️ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://linktr.ee/bpptkg 🌋 Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi.

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 12-07-2026 00:00-24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14.8-25.7 °C, kelembaban udara 71-79.7 %, dan tekanan udara 873.5-917.8 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25-50 m di atas puncak kawah. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 116, Amplitudo : 2-31 mm, Durasi : 30.08-196.22 detik) ■ *Tremor Harmonik* (Jumlah : 1, Amplitudo : 48 mm, Durasi : 35.83 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 95, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.2-0.9 detik, Durasi : 8.89-63.47 detik) ■ *Vulkanik Dangkal* (Jumlah : 1, Amplitudo : 24 mm, Durasi : 29.68 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 1, Amplitudo : 8 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 80.09 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati Guguran lava sebanyak 13 Kali ke arah Baratdaya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Tri Mujiyanta *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 12-07-2026 18:00 - 24:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur. Suhu udara 15.6-18.1 °C, kelembaban udara 76-82.9 %, dan tekanan udara 874.9-918.9 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah nihil. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 40, Amplitudo : 2-26 mm, Durasi : 30.08-160.32 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 25, Amplitudo : 2-38 mm, S-P : 0.2-0.8 detik, Durasi : 9.55-46.02 detik) ■ *Vulkanik Dangkal* (Jumlah : 1, Amplitudo : 24 mm, Durasi : 29.68 detik) ■ *Tektonik Jauh* (Jumlah : 1, Amplitudo : 8 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 80.09 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 3 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1900 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Alzwar Nurmanaji, A.Md Tri Mujiyanta *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 12-07-2026 12:00-18:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18.8-22.2 °C, kelembaban udara 72-83 %, dan tekanan udara 872.7-916.5 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 24, Amplitudo : 2-31 mm, Durasi : 46.65-193.57 detik) ■ *Tremor Non-Harmonik* (Jumlah : 1, Amplitudo : 47 mm, Durasi : 35.83 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 20, Amplitudo : 2-26 mm, S-P : 0.5-0.8 detik, Durasi : 14.03-63.47 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 6 kali guguran lava ke arah Barat Daya ( Kali Sat/Putih, Kali Bebeng ) dengan jarak luncur maksimum 2000 meter *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Alzwar Nurmanaji, A.Md *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 12-07-2026 06:00 - 12:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara. Suhu udara 22.3-25.7 °C, kelembaban udara 55-61.9 %, dan tekanan udara 874.3-917.8 mmHg. *VISUAL* ● Gunung kabut 0-I hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25 m di atas puncak kawah. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 26, Amplitudo : 2-12 mm, Durasi : 50.44-196.22 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 19, Amplitudo : 2-39 mm, S-P : 0.3-0.8 detik, Durasi : 13.57-54.39 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 6 Kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Alzwar Nurmanaji, A.Md Ngadiyo *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG

*:::: MAGMA-VAR ::::* *:: Volcanic Activity Report ::* *LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 12-07-2026 00:00 - 06:00 WIB *GUNUNGAPI* Merapi (2968 mdpl), Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah *METEOROLOGI* Cuaca cerah. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 14.8-16 °C, kelembaban udara 71-79.7 %, dan tekanan udara 873.5-917 mmHg. *VISUAL* ● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. *KEGEMPAAN* ■ *Guguran* (Jumlah : 25, Amplitudo : 2-60 mm, Durasi : 51.12-135.13 detik) ■ *Hybrid/Fase Banyak* (Jumlah : 31, Amplitudo : 2-37 mm, S-P : 0 detik, Durasi : 8.89-32.89 detik) *KETERANGAN LAIN* Teramati 4 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter. *TINGKAT AKTIVITAS* G. Merapi Level III (Siaga) *REKOMENDASI* 1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya. 3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. 5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. 6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. *PENYUSUN LAPORAN* Rachmad Widyo Laksono *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan *Media Sosial PVMBG* https://linktr.ee/PVMBG