ДЕТСКОЕ ПОР7
Ir al canal en Telegram
1 457
Suscriptores
Sin datos24 horas
Sin datos7 días
-6030 días
Archivo de publicaciones
1 457
Inilah jawaban terbaik peserta tentang beberapa istilah yang muncul pada masa kepemimpinan Syekh Akbar M. Fathurahman:
1.) STC
Merupakan lembaga pelatihan dalam Tarekat Idrisiyyah yang concern terhadap pendalaman spiritual manusia. Yang dimana metode STC ini mengambil dari konsep kajian Syekh Muhammad Fathurahman yang dikenal dengan konsep 3T, yaitu : Tazqiyyah an Nafs, Tashfiyyah al Qalb, Tahzib al Akhlaq.
2.) Tsim sha tsui
Yaitu merupakan nama masjid di Hongkong yang sering di kunjungi atau menjadi tempat dakwah Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman.
3.) Temboro
Yaitu sebuah desa di kota Magetan ( Jawa Timur ), yang merupakan markas atau pusat tarbiyyah jamaah tabligh ( khuruj) yg terbesar di Indonesia.Di sinilah Syekh Akbar Muhammad Fathurahman bersama beberapa pengurus mengadakan kunjungan dan berjumpa dengan pimpinannya.
4.) Sufi's
Syuhada fi Sabilillah ( Sufi's) Idrisiyyah dibentuk pada tanggal 27 Januari 2012 oleh pimpinan Idrisiyyah, Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag. Pembentukan Gerakan Pemuda Sufi's (GPS) Idrisiyyah dimaksudkan untuk mengakomodir dan mengembangkan potensi generasi muda Idrisiyyah. Makna filosofinya terdiri dari 2 unsur yaitu
● Syuhada yang mengandung makna orang yang memberi kesaksian atas agama Allah bagi umat manusia.
● Fii Sabilillah yang mengandung makna di jalan Allah.
5.) Gamis
Gerakan Memakmurkan Masjid yang merupakan suatu program baru yang di anjurkan oleh Syekh Muhammad Fathurahman kepada para muridnya yaitu khususnya di waktu magrib-isya dan shubuh-isyrok untuk meningkatkan kualitas ibadah.
6. ) STAIDRIS
Merupakan lembaga pendidikan tinggi Idrisiyyah yang lahir pada tahun 2020. Pendidikan ini memiliki 2 jurusan, yaitu manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syariah
7.) Serambi Islami
Merupakan acara atau program televisi di TVRI yang diisi oleh Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag. setiap minggu, dengan kajian khas tasawuf.
8.) The Sufi
Yaitu grup musik religi yang lahir pada masa Syekh Akbar Muhammad Daud Dahlan yang diberi nama Sautul Hanif. Namun, berganti nama di era Syekh Muhammad Fathurahman menjadi The Sufi.
9.)Majelis Ketarekatan
Majelis Ketarekatan Idrisiyyah dibentuk pada masa kepemimpinan Mursyid Syekh Muhammad Fathurahman pada bulan Ramadhan 2017, di Pagendingan Tasikmalaya. Majelis ketarekatan adalah lembaga yang di bentuk untuk menangani urusan permasalahan personal murid dalam menjalani bimbingan mursyid.
10.) LBHI
Lembaga Bantuan Hukum Idrisiyyah yang didirikan pada tanggal 5 Juni 2018 adalah sebagai miniatur lembaga penegakkan hukum islam.
11.)AMC/IMC
Singkatan dari Al Idrisiyyah Medical Center, sebuah layanan kesehatan umum yang di miliki Tarekat Idrisiyyah. Berawal dari kepedulian dan perhatian Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Maka pada tahun 2020 Klinik Pratama AMC akan di jadikan sebagai Klinik Pratama Syariah Al Idrisiyyah Medical Center. Dan pada tanggal 23 Oktober, AMC berubah namanya menjadi IMC( Idrisiyyah Medical Center) dan gedungnya diresmikan.
12.)KHR
Kampoeng Hijrah Residence. Bermula dari konsep etika kebersamaan Guru dan Murid dalam sebuah bimbingan tarekat, lahirlah ide menciptakan sarana tempat tinggal (berhijrah) bagi murid-murid Idrisiyyah yang tempat tinggalnya jauh agar bisa tinggal dekat dengan Guru dan senantiasa mendapatkan bimbingan lahir dan batin.
Oleh karena itu, Syekh M. Fathurahman melakukan terobosan dengan membuat proyek perumahan untuk pertama kalinya dalam sejarah Idrisiyyah 1932 dengan nama Perumahan Kampoeng Hijrah Residence ( KHR).
13.) JMT
Jalan Menuju Tuhan. Merupakan sebuah buku karya Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag yang memuat rangkaian teori tasawuf berdasarkan hasil praktek bertarekat di bawah bimbingan seorang Mursyid.
14.)Futuh
Jamak dari Fath. Artinya terbuka. Yaitu terbuka pintu hati manusia yang menyebabkan masuknya cahaya Allah disebabkan karena hijab (penutup) hati terbuka.
15.) Forr All Mankind
Adalah tema logo Tarekat Idrisiyyah di Indonesia, yang artinya ' untuk seluruh umat manusia'. Istilah ini di perkenalkan oleh Syekh Muhammad Fathurahman pada era kepemimpinan mursyidnya.
1 457
INFO
Pemenang Kuis Tahap-1:
Pria:
1. Masdar (buku Kamus Sufi & pulsa 50 rb)
Wanita:
1. Siti Nurhalimah (buku Kamus Sufi & pulsa 50 rb)
2. Yuli Yanti (pulsa 50 rb)
3. Tsalsah SQ (bakso japri)
- hadiah pemenang bisa langsung diambil ke Sdr. Bayu (+6285695347093).
- khusus hadiah bakso japri, hanya berlaku sebulan setelah pemenang diumumkan.
1 457
Hadis ke-269-271
Kitab Hilyatul Awliya
Keutamaan Sayidina Thalhah bin Ubaidillah Ra
Dia termasuk tokoh yang masyhur, memiliki prestasi yang cemerlang, dermawan jiwa dan harta bendanya. Dia adalah Thalhah bin Ubaidillah yang gugur dalam jihad. Dia banyak mengorbankan diri dalam keadaan sulit dan sempit, dan tidak hitung-hitungan dalam keadaan lapang dan sejahtera.
Sebuah petuah mengatakan bahwa tasawuf adalah mengabaikan keadaan dan memperingan beban.
Rasulullah Saw bersabda:
عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ، قَالَتْ: " كَانَ أَبُو بَكْرٍ إِذَا ذُكِرَ يَوْمُ أُحُدٍ قَالَ: ذَلِكَ كُلُّهُ يَوْمُ طَلْحَةَ، قَالَ أَبُو بَكْرٍ: كُنْتُ أَوَّلَ مَنْ فَاءَ يَوْمَ أُحُدٍ، فَقَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِأَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ الْجَرَّاحِ: «عَلَيْكُمَا صَاحِبُكُمَا»، يُرِيدُ طَلْحَةَ وَقَدْ نَزَفَ، فَأَصْلَحْنَا مِنْ شَأْنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَتَيْنَا طَلْحَةَ فِي بَعْضِ تِلْكَ الْجِفَارِ فَإِذَا بِهِ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ أَقَلُّ أَوْ أَكْثَرُ، بَيْنَ طَعْنَةٍ وَضَرْبَةٍ وَرَمْيَةٍ، وَإِذَا قَدْ قُطِعَتْ أُصْبُعُهُ، فَأَصْلَحْنَا مِنْ شَأْنِهِ".
Dari Aisyah Ummul Mukminin, dia berkata: Setiap kali Abu Bakar teringat Perang Uhud, maka dia berkata, “Semua itu adalah harinya Thalhah.” Abu Bakar bercerita, “Aku adalah orang yang pertama kali merampas harta musuh pada Perang Uhud, lalu Rasulullah Saw bersabda kepadaku dan Abu Ubaidah bin Jarrah, 'Kalian berdua selamatkan tenan kaliah!' Yang beliau maksud adalah Thalhah yang saat itu sudah berdarah-darah. Kemudian kami mengamankan Nabi Saw, kemudian kami mendatangi Thalhah di salah satu jufrah (tanah lapang yang berbentuk bulat), dan ternyata ada tujuh puluhan luka antara bekas tusukan, sabetan dan lemparan. Dan ternyata jari-jarinya telah terpotong, lalu kami memperbaiki keadaannya.”
عَنْ أَبِيهِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ قَالَ: " لَمَّا رَجَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أُحُدٍ صَعِدَ الْمِنْبَرَ فَحَمِدَ اللهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ: {رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللهَ عَلَيْهِ، فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ} [الأحزاب: ٢٣] الْآيَةَ، فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ مَنْ هَؤُلَاءِ؟ فَأَقْبَلْتُ وَعَلَيَّ ثَوْبَانِ أَخْضَرَانِ، فَقَالَ ⦗٨٨⦘: «أَيُّهَا السَّائِلُ هَذَا مِنْهُمْ»
Dari Thalhah bin Ubaidillah, dia berkata, “Ketika Nabi Saw pulang dari Perang Uhud, beliau naik mimbar, memuji dan menyanjung Allah, kemudian membaca ayat ini, “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah: maka di antara mereka” ada yang gugur.” (Q.S. Al Ahzaab (33): 23) Kemudian seorang lakilaki berdiri dan mendekati beliau, lalu dia bertanya, “Ya Rasulullah, siapa mereka itu?” Saat itu aku datang dengan memakai dua potong pakaian yang berwarna hijau, lalu beliau bersabda, “Wahai orang yang bertanya, orang ini termasuk mereka."
1 457
KUIS Ramadhan!! -1
Dapatkan hadiah pulsa untuk 2 orang pemenang, dan buku KAMUS SUFI IDRISIYYAH menjadi milik Anda. Juga hadiah pulsa sebesar 100 rb.
Buku KAMUS SUFI IDRISIYYAH memuat banyak istilah yang hanya berkembang di Idrisiyyah khususnya Indonesia. Contoh: Wali Mursyid (Syekh Akbar Abdul Fattah), Celus (Syekh Akbar M. Dahlan), Birokrasi Ilahiyyah (Syekh Akbar M. Daud Daud Dahlan).
Pertanyaannya: Sebutkan beberapa istilah yang kemunculannya hanya ada pada masa Syekh Akbar M. Fathurahman, jelaskan secara ringkas!
Semakin banyak jawaban yang Anda berikan, semakin besar peluang menang.
Jawaban kirim no. ini. Bagi wanita silahkan kirim ke no. admin (Azmi).
** Kuis berlangsung selama Ramadhan dan berlaku setelah 3 hr diumumkan, untuk pria dan wanita. Hadiah diumumkan di grup dan bisa diambil ke MK.
1 457
Hadis Arbain ke-27
الحَدِيْثُ السَّابِعُ وَالعِشْرُوْنَ
عَنِ النَّواسِ بنِ سَمعانِ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، عَنِ النَّبيِّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( البِرُّ حُسْنُ الخُلُقِ ، والإثْمُ : ما حَاكَ في نَفْسِكَ ، وكَرِهْتَ أنْ يَطَّلِعَ عليهِ النَّاسُ )) . رواهُ مسلمٌ
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Al-birr adalah husnul khuluq (akhlak yang baik). Sedangkan al-itsm adalah apa yang menggelisahkan dalam dirimu. Engkau tidak suka jika hal itu nampak di hadapan orang lain.” (HR. Muslim)
وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَ : أَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، فَقَالَ : (( جِئْتَ تَسْأَلُ عَنِ البِرِّ وَالإِثْمِ ؟ )) قُلْتُ : نعَمْ ، قَالَ : (( اِسْتَفْتِ قَلْبَكَ ، الِبرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ ، وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ القَلْبُ ، وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ ، وَتَردَّدَ فِي الصَّدْرِ ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ ))حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَيْنَاهُ فِي ” مُسْنَدَي ” الإِمَامَيْنِ أَحْمَدَ وَالدَّارميِّ بِإسْنَادٍ حَسَنٍ
Dari Wabishah bin Ma’bad radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, ‘Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan dan dosa?’ Aku menjawab, ‘Ya.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Mintalah fatwa kepada hatimu. Kebajikan itu adalah apa saja yang jiwa merasa tenang dengannya dan hati merasa tentram kepadanya, sedangkan dosa itu adalah apa saja yang mengganjal dalam hatimu dan membuatmu ragu, meskipun manusia memberi fatwa kepadamu.’” (HR.Ahmad bin Hanbal dan Ad-Darimi)
1 457
MARBOT MASJID PILIHAN ALLAH
Tak disangka seorang tukang bersih masjid memiliki 'berlian', namun banyak orang tidak mengetahuinya. Berlian di sini maksudnya keyakinan hati terhadap sosok Wali Mursyid. Berawal dari kisah ustadzah yang mengalami peristiwa ruhani sewaktu umroh yang membuat seorang marbot masjid memberanikan diri untuk menyampaikan kisah serupa kepada gurunya. Ia merasa kisah ustadzah itu ada hubungan dengan pengalaman pribadi yang selama ini dipendamnya.
Diceritakan suatu ketika ia sedang belajar mengamalkan wirid yang ada di dalam Hadiqah Riyahin. Satu persatu ia baca. Hingga sampai pada Shalawat Fatih, ia diperlihatkan pemandangan menakjubkan. Pandangan mata batinnya (ainul bashirah) menyaksikan sebuah sungai besar yang jernih terbentang, dan di atasnya banyak orang bergerombol melintasinya. Tampak seperti sungai (karena ada air mengalir) tapi bukan, dan banyak sekali orang berjalan di atasnya. Ada yang sendiri, berkelompok kecil dan besar melintasi sungai tersebut, entah tujuannya hendak ke mana. Semuanya berjalan menuju sebuah terowongan yang redup. Dan setelah melewatinya cahayanya menjadi terang yang membuat pemandangan semakin jelas. Rupanya perjalanan semua manusia itu menuju Ka'bah seperti di Mekah, tapi tidak ada gedung-gedung hotel, yang ada pegunungan di sekitarnya. Mereka berbondong-bondong menuju Baitullah. Pemandangaan yang membuatnya merinding itu bertambah ketika ia melihat sosok Syekh Akbar berdiri dengan gagahnya di depan Ka'bah. Posturnya tinggi besar hingga menjulang ke atas langit. Peristiwa ini membuat jiwa si murid bergetar lalu menangis karena telah diperlihatkan Keagungan gurunya.
Kejadian yang dialaminya ini bukan dalam keadaan tidur, tapi terjaga (bisa dibilang setengah mimpi) sebagaimana yang dialami Wali-wali besar di masa lalu. Ia datang secara mendadak sehingga membuatnya bingung kenapa hal itu bisa terjadi pada dirinya yang masih berlumuran dosa. Dan ia tidak mengerti tafsiran pengalaman itu.
Peristiwa itupun ia pendam bertahun-tahun hingga tersambung dengan cerita ustadzah yang ia dengar tadi. Setelah pengalaman tersebut terjadi perubahan pada diri murid ini. Ia sering diperlihatkan hal-hal ajaib, di luar nalar. Ia suka mengatakan hal yang tidak sengaja, tapi terbukti, baik kejadian masa lalu ataupun yang akan terjadi.
Sejak saat itu jiwa (psikis)nya seakan terganggu, ia sering berbicara tentang Tauhid terus menerus. Kondisi tersebut berlangsung cukup lama. Allah yang disebutnya, Allah yang dibahasnya. Keluarganya sempat sulit berkomunikasi dengannya. Menurutnya ketika ia disebutkan nama Allah, ia terus menyebut-nyebut dan mendalaminya. Akan keluar dari mulutnya bahasa-bahasa Tauhid yang mendalam hingga orang mengira ia 'gila' dan tidak memperhatikan syariat. Menurutnya, semua yang ada dan terlahir hakikatnya berasal dari-Nya. Kita hanya diperkerjakan. Apa pantas kita mengakui amal kita padahal itu semua 'Allah yang berbuat'. Ia pun memahami berbagai istilah ilmu tauhid yang tidak dipelajari melalui buku-buku, tapi keluar dengan sendirinya. Hakikat Nur Muhammad, Sifat, Af'al Allah, dsb dipahami dan dirasakannya. Tapi tidak semua orang memahaminya.
Di luar sisi itu ada amanah mendiang ibunya sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir, agar ia tetap berkhidmah di masjid Al Fattah, walaupun diberi gaji yang kecil. Ia harus bertahan agar terus dekat dengan masjid sehingga ia mendapatkan selalu bimbingan Mursyid. Itulah salah satu motivasinya yang membuatnya bertahan menjadi Marbot masjid hingga saat ini.
@MK_IDRISIYYAH
1 457
Hadis Arbain No. 26
الحَدِيْثُ السَّادِسُ وَالعِشْرُوْنَ
عَنْ أَبي هُرَيرةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( كُلُّ سُلامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقةٌ ، كُلَّ يَوْمٍ تَطلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ : تَعدِلُ بَينَ الاِثْنَيْنِ صَدَقَةٌ ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ، فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا ، أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقةٌ ، والكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقةٌ ، وبِكُلِّ خُطْوَةٍ تَمشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقةٌ ، وتُمِيْطُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَةٌ )) . رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
1 457
Hadis ke-203
Kitab Hilyatul Awliya
Keutamaan Sayidina Ali KrWjh
Rasulullah Saw bersabda:
يَا عَلِيُّ أَخْصِمُكَ بِالنُّبُوَّةِ، وَلَا نُبُوَّةَ بَعْدِي، وَتَخْصِمُ النَّاسَ بِسَبْعٍ وَلَا يُحَاجُّكَ فِيهَا ⦗٦٦⦘ أَحَدٌ مِنْ قُرَيْشٍ: أَنْتَ أَوَّلُهُمْ إِيمَانًا بِاللهِ، وَأَوْفَاهُمْ بِعَهْدِ اللهِ، وَأَقْوَمُهُمْ بِأَمْرِ اللهِ، وَأَقْسَمُهُمْ بِالسَّوِيَّةِ، وَأَعْدَلُهُمْ فِي الرَّعِيَّةِ، وَأَبْصَرُهُمْ بِالْقَضِيَّةِ وَأَعْظَمُهُمْ عِنْدَ اللهِ مَزِيَّةً.
Wahai Ali, aku membedai kamu dengan kenabian dan tiada lagi Nabi sesudahku. Engkau melebihi manusia dengan tujuh perkara yang tidak akan ada yang membantahnya: Kamu adalah orang yang paling awal beriman dengan Allah, orang yang paling komitmen dengan janji Allah, orang yang paling menunaikan perintah Allah, orang yang paling mampu membagi sama rata, orang yang paling adil dengan rakyat, orang yang paling jeli terhadap urusan yang sedang terjadi dan kamu adalah orang yang paling banyak kelebihannya di sisi Allah.
