es
Feedback
Teman Surga Official

Teman Surga Official

Ir al canal en Telegram

Memiliki jutaan teman itu mungkin hebat, tapi memiliki teman surga itu jauh lebih hebat #temansurga #sahabatsurga

Mostrar más
5 130
Suscriptores
Sin datos24 horas
+77 días
-630 días
Archivo de publicaciones
*BTS-047. Remaja Dirindu Surga* #TemanSurga, hari gini prinsip yang dipegang remaja biar eksis dalam pergaulan diantara teman sebaya adalah Harus beda. Dari mulai potongan rambut hingga potongan kuku. Dari mulai gaya bahasa sampai gaya busana. Nggak ketinggalan, casing hape dan casing wajah juga mesti beda. Pokoknya nggak sama. Gaya hidup remaja emang nggak ada matinya. Setiap hari ada aja trend kekinian yang meramaikan lini masa sosial media. Pastinya beda. Dari mulai penampilan, gaya bicara, tren fashion, hingga makanan juga nggak mau ketinggalan. Kalo nggak bisa ngikutin tren, bisa ketinggalan jaman. Endingnya, tersisih dari pergaulan. Wajar kalo remaja muslim sering ngalami kegalauan dalam urusan pergaulan. Di satu sisi, nggak mau ketinggalan tren yang lagi ngehit demi menjaga persahabatan. Namun di sisi lain, ogah juga bergaya hidup sekuler ala barat yang jauh dari aturan agama. Serba salah. Bimbang. Pilih ridho manusia atau ridho Sang Pencipta? Seorang shahabat bernama Sufyan bin Abdillah ats-Tsaqofi pernah berkata pada Rasulullah saw. _“Wahai Rasulullah! Katakanlah kepadaku satu perkara yang dapat aku jadikan pegangan.” Beliau bersabda: “Katakan, ‘Aku beriman kepada Allah’, kemudian beristiqomalah.” *(HR. Muslim)*_ Yang namanya istiqomah, bukan perkara mudah. Ada aja yang nyinyirin di sosial media, dimusuhin teman sebaya, dicap anak durhaka, sampai yang dapat masalah dengan nilai pelajaran di sekolahnya. Trus gimana dong? Sabar. Nyesek emang, tapi ganjarannya surga dan unlimited pahala. Biar mental kamu tambah kuat, mesti baca buletin @temansurga terbaru kesayangan kamu berjudul *Remaja Dirindu Surga*. Lengkapnya, kamu bisa baca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-047-remaja-dirindu-surga/ Yakin deh, selama kita istiqomah, Allah akan selalu menaungi gerak langkah kita. Karena kita, remaja dirindu surga! [@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Ready Stock Topi Tauhid untuk Anak & Dewasa. Banyak model. Info >>* http://bit.ly/pesantopitauhid

photo content

SPESIAL untuk Remaja yang ADA di Kota Palembang Hangout Akbar Teman Surga Tema : REMAJA DIRINDU SURGA ”Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang BERTAKWA.” (QS Az-Zukhruf: 67). Yuk, temukan teman surgamu disini ! Hangout sembari belajar bagaimana jadi REMAJA DIRINDU SURGA Dan gabung di komunitas TemanSurga. inget tanggalnya. Ahad, 27 januari 2019 Di Sekolah Tahfizh Khoiru Ummah Palembang Jam 08.30 - 11.30 Cara daftar : Daftarhangout+ Nama + asalsekolah Kirim KE sms/wa di 0857-6469-8814 Share ya. Siapa Tau ADA Remaja yang tahu info ini dari yg kamu share :)

photo content

*BTS-045. Apa Kabar Raportmu?* #TemanSurga, kalo ditanyai raport semester kemarin, kira-kira ada yang senyum kecut nggak? Ada yang nilainya kebakaran alias di bawah KKM? Tenang.... pemadam kebakaran selalu siap membantu kamu... ups! Emang sih, raport cuman penilaian manusia. Tapi bukan berarti nggak penting. Apalagi dianggap menodai keikhlasan kita dalam menuntut ilmu. Nggak gitu. Sekedar ngingetin, raport itu kumpulan nilai mata pelajaran dan perilaku kita setiap satu semester. Ini berpengaruh terhadap kelanjutan sekolah kita di jalur pendidikan formal. Ini bagus untuk bahan evaluasi belajar kita selama ini. Ini juga bisa jadi bentuk keseriusan kita belajar sebagai wujud bakti pada orang tua yang udah biayain sekolah. Setuju? Jangan kecil hati kalo nilai raport kita ada angka delapan yang lagi ngakak. Tetap semangat, untuk terus belajar dan tak kalah pentingnya, nilai non mata pelajaran alias perilaku yang meliputi akhlak, budi pekerti, sopan santun, dan ibadahnya nggak boleh minus. Biar jadi anak yang pinter dah sholeh/sholehah. Cakep deh! Selain mengevaluasi nilai raport sekolah, kita juga mesti menghisab amal kita setiap hari. Kalo perbaikan nilai raport untuk kenaikan kelas di sekolah formal, perbaikan amal sholeh untuk kebaikan di alam akhirat yang kekal. _“Wahai orang-orang yang beriman bertaqwalah kalian kepada Allôh dan hendaklah setiap jiwa melihat apa yang sudah dia kerjakan untuk esok hari, dan bertaqwalah kepada Allôh, sesungguhnya Allôh mengetahui apa yang kalian kerjakan” *(QS. Al Hasyr 46)*_ Kali ini, buletin @temansurga kesayangan kamu berjudul *Apa Kabar Raportmu?* mau ngingetin betapa pentingnya kita menghisab diri kita di dunia sebelum dihisab di akhirat. Lengkapnya, kamu bisa baca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-045-apa-kabar-raportmu/ So, jangan sepelekan nilai raportmu dan jaga amal harian kita. Ganbatte kudasai![@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Limited Stock! Topi Kupluk Tauhid dengan harga terjangkau.*

photo content

*2019 SAATNYA HIJRAH* Sepanjang tahun 2018 kemarin banyak isu menarik terkait generasi milenial. Dari mulai film Dilan yang booming menjadi role model, remaja berusia 17 tahun yang terlibat jaringan perdagangan narkoba internasional, hingga rame-rame mabuk rebusan pembalut berhasil menyita perhatian nasional sekaligus menunjukkan betapa mirisnya moral sebagian remaja dan pemuda saat ini. Syukurnya, tidak semua generasi milenial berlaku seperti itu. Masih banyak berita mengenai mereka yang tentunya membanggakan apalagi karena keteguhan mereka dalam ber-Islam. Apa saja berita tersebut? Langsung aja baca di: http://www.ihsan.id/2019/01/2019-saatnya-hijrah.html http://www.ihsan.id/2019/01/2019-saatnya-hijrah.html http://www.ihsan.id/2019/01/2019-saatnya-hijrah.html Baca sampai habis, komen dan share ke media sosial kamu agar semakin tersebarnya kebaikan!

photo content

*BTS-041. Say No to "Maksiat"* #TemanSurga, sebagai seorang muslim perilaku kita sehari-hari nggak jauh dari dua aktifitas. Ibadah sebagai tanda taat atau maksiat karena melanggar syariat. Mereka yang konsisten beribadah, hidupnya penuh berkah. Sebaliknya, mereka yang doyan maksiat, selalu dibuntutin masalah. Hidupnya sempit, nggak nyaman, resah bin gelisah. _"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku (al-Qur’an), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta *(QS. Thaha: 124)*.”_ Merebaknya Human Immunodeficiency Virus alias virus HIV bisa jadi salah satu teguran dari Allah swt yang bikin sempit kehidupan para pelaku maksiat. Lantaran penyebaran HIV tumbuh subur dalam gaya hidup seks bebas dan penggunaan narkoba suntik yang kian ’banyak’ peminatnya, terutama di kalangan remaja. Waduh! Pada Mei 2011, survey yang dilakukan lembaga internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms mengungkap, *remaja tak lepas dari seks bebas.* Dan komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat *dari 87 juta populasi anak di Indonesia, sebanyak 5,9 juta di antaranya menjadi pecandu narkoba.* Ngeri! Kebanyakan remaja yang terjerumus dalam kubangan maksiat, terpengaruh oleh orang-orang terdekat. Demi menjaga persahabatan, mulut lebih manut sama perasaan dibanding akal sehat. Prinsip hidup yang dipegang, luluh lantak karena tekanan teman sebaya (peer pressure). Gawat! Kondisi ini nggak bisa dibiarin. Keimanan kita mesti kuat agar istiqomah jalanin syariah. Sehingga berani katakan TIDAK pada kemaksiatan. Untuk itu, baca deh buletin @temansurga terbaru kesayangan kamu berjudul *"SAY NO TO 'MAKSIAT'"* yang bisa dibaca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-041-say-no-maksiat/ Jangan lupa, kenali Islam lebih dalam. Biar hidup kita selamat dunia akhirat. #YukNgaji![@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Gebyar diskon Akhir tahun! Buku Islam (20-30%), Buku Bisnis 50%. Mau?*

photo content

*BTS-039. Muliakan Gurumu* #TemanSurga, sejenak coba ingat-ingat lagi berapa orang yang sudah menjadi guru kita hingga saat ini? Baik guru ngaji di musholla saat kita kecil, guru les atau kursus, dan terutama guru di sekolah formal? Lantas seberapa besar jasa mereka untuk kehidupan kita? Bisakah kita membalas semua jasa-jasa mereka? Hmmm.... ini bukan pertanyaan soal ujian. Sebatas perenungan. Miris ngeliat perilaku generasi milenial terhadap gurunya yang nggak sopan, melecehkan, hingga berujung di pengadilan. Yang mengolok-olok gurunya bilang cuman bercanda. Padahal becanda juga ada batasnya bro, nggak sampai merendahkan orang tua. Ada yang nggak terima saat ditegur atau dihukum oleh gurunya. Sehingga gurunya dilukai atau menerima balasan jeruji penjara. Sedih. Apa jadinya jika tak ada yang mengingatkan kita saat melalukan kesalahan? Mungkinkah kita bisa menjadi pribadi yang mulia? atau malah menjadi orang arogan dan jumawa? Kalo kita bercermin pada para ulama besar, mereka sangat memuliakan dan menghormati guru-gurunya. Sehingga ilmu yang mereka dapat menjadi berkah dan pribadinya berakhlak mulia. DR. Umar As-Sufyani Hafidzohulloh mengatakan _“Jika seorang murid berakhlak buruk kepada gurunya maka akan menimbulkan dampak yang buruk pula, hilangnya berkah dari ilmu yang didapat, tidak dapat mengamalkan ilmunya atau tidak dapat menyebarkan ilmunya”._* Setidaknya ada tujuh adab penuntut ilmu terhadap guru yang dicontohkan para ulama yang bisa kita tiru. Semuanya dipaparkan dalam buletin @temansurga terbaru kesayangan kamu bertajuk *"MULIAKAN GURUMU"* yang bisa dibaca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-039-muliakan-gurumu/ Terutama adab keempat yang mesti kita amalkan. Karena sering melalaikan. Muliakan gurumu, doakan setiap waktu... [@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Aksi Bela Tauhid 212 semakin dekat. Siapkan Topi Tauhid sebagai identitas kepesertaan.* KLIK >> http://bit.ly/pesantopitauhid

photo content

*BTS-038. Dicari: Generasi Qur'ani!* #TemanSurga, ajang pencarian bakat tengah merajalela di layarkaca. Dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak berlomba-lomba ikut audisi. Siapa tahu kepilih dan masuk babak eliminasi, workshop, atau spektakuler. Kan lumayan, bisa nongol di layar kaca saban hari. Apalagi kalo anak-anak yang jadi peserta kompetisi. Lucu, Imut, dan ngegemesin. Dalam Islam, anak-anak adalah investasi bagi orangtuanya dan umat di masa depan. Bagi ayah bunda, anak yang soleh akan menjadi penyelamat bagi keduanya di akhirat. Bagi umat, anak yang soleh akan menjaga agar umat Islam tetap mulia dengan aktifitas dakwah dan kontribusi keilmuannya. Namun, mungkinkah anak-anak soleh generasi qur’ani dambaan umat ini bisa lahir dari ajang pencarian bakat? Kalo kita bercermin pada generasi sahabat yang mulia, masa kecil mereka nggak ada ceritanya dipake untuk ngejar popularitas. Yang ada, usia anak dan remaja dihabiskan untuk berburu ilmu. Seperti yang dilakukan keponakan Rasulullah saw, Ibnu Abbas. Diusianya yang menginjak 13 tahun saat Rasul wafat, beliau datangi para sahabat senior dari satu pintu ke pintu rumah lain untuk menimba ilmu. Hingga dewasanya, beliau menjadi salah satu generasi muda qurani dengan keilmuan yang mumpuni. Hari gini, bisakah kita, remaja muslim milenial menjadi bagian dari generasi qur'ani seperti para sahabat yang kuat aqidahnya, benar ibadahnya, dan bagus akhlaknya? Bisa banget! Simak tipsnya dalam buletin @temansurga terbaru kesayangan kamu bertajuk *"DICARI: GENERASI QUR'ANI!"* yang bisa dibaca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-038-dicari-generasi-qurani/ Yakin deh, setelah baca tips ketiga, kamu bisa jadi bagian dari generasi qur'ani yang dinanti. Siap?! [@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Ready STOCK Topi Tauhid lafadz bordir persiapan Reuni Akbar 212 dengan harga terjangkau. Yuk Amankan!* KLIK >> http://bit.ly/pesantopitauhid

photo content

*BTS-037. Are You The Next Hero?* #TemanSurga, setiap masa punya pahlawan idolanya masing-masing. Dari zaman ortu kita masih unyu-unyu hingga eranya kita yang kece, sosok pahlawan tak bisa dipisahkan dalam keseharian. Dari pahlawan fiksi yang bertebaran di layar lebar, hingga pahlawan beneran yang menghiasi buku sejarah semuanya ada. Lengkap. Mungkin ortu kita nggak tahu tim Avenger dengan kekuatan fiksinya yang maha dahsyat, tapi mereka punya gatot kece, eh gatot kaca yang berurat kawat dan bertulang besi. Beda tipis dengan Robocop ya. Tak hanya mereka yang berjuang di medan perang saja yang bergelar pahlawan, tapi juga yang berjasa pada kita, umat dan kepentingan bangsa. Sebut saja pahlawan devisi bagi tenaga kerja Indonesia yang banting tulang di luar negeri. Pahlawan tanpa tanda jasa untuk guru-guru kita tercinta. Dan tentu saja pahlawan kehidupan untuk kedua orang kita tersayang. Love U Full! Kekaguman kita pada sosok pahlawan karena perjuangannya yang tak kenal lelah. Kalo nggak ada dorongan super kuat untuk tetap berjuang, bisa jadi banyak yang gugur di tengah jalan. Putus asa. Mundur teratur. Lantas, apa rahasia dibalik perjuangan para pahlawan yang pantang menyerah itu? Temukan jawabannya dalam buletin @temansurga terbaru kesayangan kamu bertajuk *"ARE YOU THE NEXT HERO?"* yang bisa dibaca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-037-are-you-the-next-hero/ Tak sekedar pelengkap sosok idola, para pahlawan Islam seperti Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Bung Tomo, Muhammad Al-Fatih hingga Zumbi Dos Palmares dari Brazil patut kita teladani. Sehingga kita bisa menjadi bagian dari para pahlawan yang berjasa untuk Kebangkitan Islam dan kaum muslimin. Siap?! [@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === *Pre Order Topi Tauhid model Komando dengan harga terjangkau. Yuk Amankan!* KLIK >> http://bit.ly/kampanyetopitauhid

photo content

*BTS-036. 'Kami Kira Sudah Kiamat!'* #TemanSurga, membaca kisah-kisah mereka membuat hati saya bergetar. Kalo nggak ditahan, bisa merembes mili dari sudut mata. Banyak yang kehilangan orang-orang tersayangnya yang hilang ditelan bumi. Ini bukan makna kiasan, tapi kejadian beneran saat gempa menyapu bersih kota Palu. Hingga mereka bilang 'Kami Kira Sudah Kiamat!" Satu bulan lebih pasca gempa, tsunami dan likuifasi,Kota Palu yang tadinya seperti kota mati kini berangsur pulih. Alhamdulillah, evakuasi, pendistribusian logistik, pembangunan tenda-tenda pengungsian, serta pemulihan fisik maupun mental sudah digerakkan baik oleh pemerintah maupun para relawan. Pertanyaan yang harus dijawab oleh semua orang, “Masih adakah masa depan untuk mereka?” *Tim relawan “Teman Surga” yang berada di Te Ka Pe* menyempatkan untuk ngobrol dengan teman-teman remaja korban gempa dan tsunami Palu. Tujuannya, biar kita bisa ngambil hikmah dan bisa ikut membangun semangat mereka kembali pasca musibah. Yuk simak aja ulasannya sampe kelar ya dalam buletin @temansurga kesayangan kamu yang bisa dibaca online di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-036-kami-kira-sudah-kiamat/ Kalo kita jadi mereka, nggak kebayang deh gimana hopelessnya hidup tanpa orang tua, tempat tinggal, dan sekolah. Bahkan diantara mereka ada yang terluka parah. Untungnya, mereka masih punya harapan untuk tetap optimis menatap masa depan. Seperti yang disampaikan Fadhil, salah satu remaja korban. Doi bilang, _"...ini peringatan dan teguran dari Allah SWT. Selagi ada kesempatan, yuk kita tobat dari kesalahan-kesalahan yang kita lakukan selama ini. Kita masih diselamatkan oleh Allah SWT, karena itu jangan sia-siakan kesempatan.”_ *Catat!* Kita banyak belajar dari mereka, yang tetap bersabar dalam menerima cobaan tanpa mengendokan keimanannya. [@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga === Yang belum punya topi tauhid, yuk amankan selagi ready stock dan harga terjangkau. KLIK >> http://bit.ly/kampanyetopitauhid

photo content

*BTS-035. Cinta Kalimat Tauhid, Nggak Bisa Ditawar* #TemanSurga, tragedi pembakaran bendera tauhid oleh oknum sebuah ormas pada peringatan hari Santri di Garut 22 Oktober kemarin spontan memicu kemarahan umat Islam. Secara gitu lho, kalimat tauhid yang memuliakan setiap muslim, bukan sebatas tulisan dua kalimat syahadat aja. Tapi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam harkat dan martabat kaum muslimin. Itu artinya, siapa aja yang melecehkan kalimat tauhid sama dengan melukai hati kaum muslimin di seluruh dunia. Sakitnya sama seperti ketika Rasulullah saw dilecehkan dalam bentuk kartun oleh surat kabar Charly Hebdo, salah satu media sekuler barat. Marah super banget. Karena bendera tauhid adalah simbol Islam yang dibela mati-matian oleh para Shahabat seperti pada perang Mut'ah. Rasulullah Saw. menyampaikan berita duka atas gugurnya Zaid bin Haritsa, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah di perang mu’tah karena mempertahankan panji Rasulullah SAW (rayah). _“Ar-Râyah dipegang oleh Zaid, lalu ia gugur; kemudian diambil oleh Ja‘far, lalu ia pun gugur; kemudian diambil oleh Ibn Rawahah, dan ia pun gugur.” *(HR. Bukhari)*_ Taruhan nyawa yang dilakukan para panglima perang Mu'tah menunjukkan betapa berharganya bendera tauhid sebagai simbol kemuliaan umat Islam. Makanya, sebagai umat Islam kita wajib marah karena Allah ketika bendera tauhid dihinakan. Kalo kita diam seribu basa ketika agama kita dinodai, dipertanyakan keimanan kita. Karena bagi seorang muslim, seperti bahasan terbaru @temansurga terbaru *"CINTA KALIMAT TAUHID, NGGAK BISA DITAWAR"*. Baca lengkapnya di sini >> http://temansurga.com/buletin-teman-surga-035-cinta-kalimat-tauhid-nggak-bisa-ditawar/ Mari muliakan kalimat tauhid. Dimanapun, kapanpun dalam kondisi apapun. Allahu Akbar![@Hafidz341] NB: Mau buletin versi pdf siap cetak? Share info ini di sosmed dan group wa sebelum klik >> http://bit.ly/maubuletintemansurga

photo content