Dzikir Doa dan Nasehat
Ir al canal en Telegram
Kumpulan Dzikir dan Doa sesuai Sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam. Boost : https://t.me/boost/perisaimuslim Kotak saran : @AbahFathimah
Mostrar más2 036
Suscriptores
-324 horas
-57 días
-2430 días
Archivo de publicaciones
وأربعة تفرح: النظر إلى الخضرة، وإلى الماء الجاري والمحبوب والثمار.
"4 Hal yang membuat hati senang :
1️⃣ Melihat obyek yang hijau
2️⃣ Melihat air yang mengalir
3️⃣ Melihat sosok yang dicintai
4️⃣ Melihat buah-buahan."
[Zâdul Ma'âd Libnil Qayyim al-Jauziyyah : 4/378, cet. Muassasah ar-Risâlah Beirut]
Langit tak lagi jernih
Cahaya ponsel menggantikan mentari
Hidup dalam lautan notifikasi,
Tenggelam dalam kekosongan.
BOLEHKAH BEKERJA DI TEMPAT IKHTILATH KARENA TIDAK ADA TEMPAT YANG LAINNYA?
🎙️ Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Syaikh kami, semoga Allah memberkahi Anda.
Bagaimana jika seseorang berkata misalnya, "Jika saya tidak bekerja di pekerjaan (yang campur baur) ini, maka orang lain yang akan bekerja di tempat tersebut, dan saya misalnya tidak menemukan selain pekerjaan-pekerjaan ini," maksudnya saya tidak tahu dari mana lagi mendapatkan penghasilan?
Jawaban:
Kalimat "saya tidak menemukan (pekerjaan lain)", ketahuilah bahwa rezeki itu urusan Allah.
Namun jika dia berkata, "Seandainya saya tidak bekerja di tempat ini, maka akan yang akan bekerja di tempat tersebut orang fasik atau fajir yang akan berbuat kerusakan di muka bumi setelah perbaikannya," maka hal itu tidak masalah.
Saya katakan kepada kalian: Kemaslahatan umum harus diperhatikan.
Jika misalnya kita meninggalkan bidang kedokteran, lalu orang-orang baik tidak mau belajar kedokteran karena alasan: "Demi Allah, kami tidak mau belajar kedokteran karena di samping kami ada para wanita, baik perawat, pelajar, maupun praktisi."
Maka kami katakan:
Baiklah, jika Anda enggan melakukannya, apakah posisi tersebut akan tetap kosong? Akan datang orang-orang yang buruk yang melakukan kerusakan di bumi setelah perbaikannya. Dan mungkin saja jika Anda bergabung, lalu orang kedua, ketiga, dan keempat juga ikut, suatu hari nanti Allah akan memberi hidayah kepada pemerintah sehingga mereka memisahkan antara wanita dan pria.
Dan tidak diragukan lagi bahwa ini yang benar. Maksudnya jika dibuat rumah sakit khusus wanita dengan dokter dan perawat wanita dan segala sesuatunya, serta rumah sakit khusus pria dengan dokter dan perawat pria dan segala sesuatunya, apakah itu merugikan? Justru itu bermanfaat. Hal ini bermanfaat dan tidak berdampak buruk apapun, baik dari segi biaya maupun lainnya.
Namun kita memohon hidayah kepada Allah, semoga Allah memberi hidayah untuk para penguasa kepada hal-hal yang di dalamnya terdapat kebaikan.
🌐 Sumber: https://youtu.be/-55HOPb06I8?si=NIb6R-LidcBk0lEQ
@salafytabalong
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
“Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah ia meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.”
(Hadis hasan, diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya).
Penulis menyebutkan hadis ini untuk menjelaskan bahwa baiknya Islam seseorang akan tampak jika ia menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.
Yang dimaksud dengan “apa yang tidak bermanfaat baginya” adalah segala sesuatu yang tidak ada kepentingan baginya dalam urusan dunianya.
Di antara ucapan para salaf: “Termasuk tanda Allah berpaling dari seorang hamba adalah Dia menjadikannya sibuk dengan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.”
Dan jika seseorang tidak menyibukkan diri kecuali dengan hal yang bermanfaat baginya, Allah عز وجل akan memberinya taufik kepada kebenaran.
Karena itu Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:
“Aku pernah bersahabat dengan kaum sufi selama sepuluh tahun, dan aku tidak mengambil manfaat dari mereka kecuali dua kalimat:
Waktu itu seperti pedang, jika engkau tidak memotongnya, maka ia yang akan memotongmu.
Dan jiwa (nafsu) jika tidak engkau sibukkan dengan kebenaran, maka ia akan menyibukkanmu dengan kebatilan.”
“Ya Allah, aku memintamu amalan yang penuh kebaikan, rezeki yang terus mengalir, dan kehidupan yang tenteram.”
Berkata Al-Hasan al-Bashri rahimahullah,
“Kami dahulu pernah diberi nasihat bahwa siapa saja yang mencela saudaranya karena suatu dosa yang sebenarnya ia sudah bertaubat darinya kepada Allah, maka Allah Azza wa Jalla akan mengujinya dengan dosa yang sama.”
Az-Zuhd
Ketika disebutkan kepada al-Imam Ahmad bin Hanbal رحمه الله tentang istrinya yang telah wafat, beliau mendoakan rahmat untuknya.
Beliau mengenangnya seraya berkata,
“Kami hidup bersama selama 20 tahun dan kami tidak pernah berselisih bahkan dalam satu kata pun.”
Amir al-Musajji رحمه الله berkata ketika mengenang istrinya yang telah meninggal,
“Seandainya aku meninggal sebelum dia atau seandainya saja kami meninggal bersama.”
As Siyar
اللَّهُمَّ زِدْهُ مِنْ فَضْلِكَ وَأَعْطِنِي أَفْضَلَ مِنْهُ
ALLAHUMMA ZID HU MIN FADHLIKA WA A’THINII AFDHOLA MINHU
Ya Allah, tambahkanlah karunia-Mu kepada saudaraku tersebut dan berilah aku karunia yang lebih utama darinya.
Sebab, Allah telah berfirman:
وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ
"Mohonlah kepada Allah bagian dari karunia-Nya!"
(An-Nisa: 32)
Ibnu Utsaimin
Selaras dengan Fatwa Syaikh Muqbil Al Wadi'i yang Beliau mengatakan ulama yang membolehkan bagi seorang makmum sholat jama'ah bersendirian di belakang shaf, "Ulama Kita cintai, akan tetapi Alhaq lebih Kita cintai."
¡Ya disponible! Investigación de Telegram 2025 — los principales insights del año 
