es
Feedback
Channel Diskusi Pajak

Channel Diskusi Pajak

Ir al canal en Telegram

Info perpajakan

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram Channel Diskusi Pajak

El canal Channel Diskusi Pajak (@tutorialpajak) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 11 974 suscriptores, ocupando la posición 10 038 en la categoría Economía y Finanzas y el puesto 6 011 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 11 974 suscriptores.

Según los últimos datos del 02 julio, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -56, y en las últimas 24 horas de -3, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 17.17%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 6.06% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 2 056 visualizaciones. En el primer día suele acumular 726 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 2.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
Info perpajakan

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 03 julio, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Economía y Finanzas.

11 974
Suscriptores
-324 horas
-207 días
-5630 días
Archivo de publicaciones
Formulir Daftar Penyusutan & Amortisasi Fiskal Berbentuk Excel Sebagai Lampiran SPT Tahunan PPh Badan 1771.. https://t.co/p2748YmuNs

Pengertian & Metode Pembukuan Piutang Ragu-Ragu ... https://t.co/GjE1it9Hlg

Kewajiban Pajak Pemotong PPh Pasal 23 https://t.co/05Jg33rNiv

Pajak Untuk Bendahara Bos Sekolah Negeri https://t.co/Mqh26DtDjI

Pembayaran Belanja Barang oleh (Bendahara Pemerintah Yang Tidak dipungut PPh Pasal 22 .. https://t.co/mq4jTUSzIG

photo content

Cara Perhitungan Laporan Laba Rugi Komersial & Rekonsiliasi Fiskal Serta Laporan Laba Rugi Pajak.. https://t.co/lBDKz9a7wo

Norma Penghitungan Penghasilan Neto Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Sebagai Dokter .. https://t.co/nM73Oi8mWO

Hujan mungkin menghapus jejakmu, tapi tak mungkin menghapus utang pajakmu. #PajakKitaUntukKita‏

Pemerintah melalui perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.03/2016 memberikan kesempatan dan kepastian hukum kepada Wajib Pajak yang memiliki harta yang belum dilaporkan baik dalam SPT Tahunan 2015 maupun dalam Surat Pernyataan Harta, untuk secara sukarela mengungkapkan sendiri harta tersebut dengan membayar pajak penghasilan final sesuai tarif dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2017. Program ini disebut PASFINAL atau PENGUNGKAPAN ASET SUKARELA DENGAN TARIF FINAL. Wajib Pajak dapat melakukan PASFINAL sepanjang Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) Pajak, yang mana dapat terjadi kapan saja. Dengan demikian, PASFINAL ini tidak berbatas waktu. Benefit yang diperoleh bila Wajib Pajak melakukan PASFINAL, Wajib Pajak tidak akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 18 UU Pengampunan Pajak. Dasar hukum PASFINAL silakan akses http://pajak.go.id/content/peraturan-menteri-keuangan-nomor-165pmk032017 Silakan download penjelasan pasfinal dalam bentuk persentasi di https://s.id/pasfinal

Presentasi PASFINAL eksternal

PASFINAL

Sumbangan boleh dibiayakan sebagai pengurang penghasilan kena pajak... https://t.co/3jYj9zpTem

PUT MK 13_PUU-XIV_2016.pdf4.68 KB

Pengertian Penghasilan Kena Pajak Atau Laba Fiskal... https://t.co/2YcLSYK8tt

jadi ada pantangannya gak boleh buka menu referensi - tarif

Pantangan menggunakan e-SPT PPh 23