es
Feedback

¡No caigas en manos de tramposos! Telemetrio encuentra y marca estos canales 👉 Si quieres ver la etiqueta, suscríbete

Channel Diskusi Pajak

Channel Diskusi Pajak

Ir al canal en Telegram

Info perpajakan

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram Channel Diskusi Pajak

El canal Channel Diskusi Pajak (@tutorialpajak) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 11 748 suscriptores, ocupando la posición 9 949 en la categoría Economía y Finanzas y el puesto 5 489 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 11 748 suscriptores.

Según los últimos datos del 18 octubre, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -49, y en las últimas 24 horas de -7, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 17.01%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener N/A% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 1 998 visualizaciones. En el primer día suele acumular 0 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 0.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
“Info perpajakan”

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 19 octubre, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Economía y Finanzas.

11 748
Suscriptores
-724 horas
+207 días
-4930 días
Archivo de publicaciones
15) Ketiga, Identifikasi Kejadian. Kejadian internal & eksternal yang mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan harus diidentifikasi, (cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

14) (cont) serta konsisten dengan risk appetite (tingkat kewajaran yang dapat diterima) perusahaan. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

13) Kedua, penetapan tujuan, dimana sasaran kegiatan manajemen risiko harus sejalan dengan sasaran dari perusahaan, (cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

12) (cont) terhadap risiko dan manajemen risiko. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

11) Pertama, lingkungan internal mengidentifikasi kondisi internal perusahaan, meliputi kekuatan & kelemahan, serta pandangan entitas (con) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

10) (cont) serta pemantauan. Yuk kita bahas, sob! #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

9) (con) penetapan sasaran, identifikasi kejadian, penilaian risiko, respons risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi (con) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

8) Dalam COSO ERM, manajemen risiko terdiri dari delapan komponen yang saling terkait, yaitu lingkungan internal, (cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

7) Keempat, Tujuan Kepatuhan yang berkaitan dengan ketaatan dan pemenuhan hukum dan regulasi yang berlaku. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

6) Ketiga, Tujuan Pelaporan yang berkaitan dengan penyusunan laporan yang digunakan untuk organisasi dan pengguna. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

5) Kedua, Tujuan Operasional yang terkait dengan pencapaian visi, misi, dan tujuan didirikannya entitas. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

4) Pertama, Tujuan Strategis yang terkait dengan sasaran yang mendukung dan selaras dengan misi perusahaan. #COSO-ERM sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

3) mari kita bahas #COSO-ERM lebih jauh! Kita mulai dengan membahas tujuan yang harus dicapai yaa... sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

2) (cont) digunakan untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas ERM dan menghasilkan #COSO-ERM pada tahun 2004. sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

1) Pada tahun 2001, COSO bekerjasama dengan PwC untuk mengembangkan sebuah kerangka kerja manajemen risiko yang dapat (cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

kali ini kita mau membahas mengenai Kerangka COSO-Enterprise Risk Management (COSO-ERM) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

Kamis malam, saatnya membahas materi audit bareng Gogo! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

Selamat malam semuanya! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

photo content

55.Sekian dulu ya pembahasan mengenai CMA dan #ICMA. Terima kasih atas perhatian Sobat Gogo sekalian.Keep Learning,Sharing,and Inspiring !!! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi