es
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Ir al canal en Telegram
5 167
Suscriptores
-224 horas
-87 días
-4730 días
Archivo de publicaciones
HUKUMAN MENGERIKAN YANG MENIMPA HATI Allah 'azza wa jalla berfirman, فَلَمَّا زَاغُوٓا۟ أَزَاغَ ٱللَّهُ قُلُوبَهُمْ "Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka." [Ash-Shaf: 5] Al-Imam Al-Mufassir As-Sa'di rahimahullah berkata, قال: { فَلَمَّا زَاغُوا } أي: انصرفوا عن الحق بقصدهم { أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ } عقوبة لهم على زيغهم الذي اختاروه لأنفسهم ورضوه لها، ولم يوفقهم الله للهدى، لأنهم لا يليق بهم الخير، ولا يصلحون إلا للشر "Allah ta'ala berfirman 'Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran)' artinya: Mereka berpaling dari kebenaran dengan sengaja. 'Allah memalingkan hati mereka' sebagai hukuman bagi mereka atas penyimpangan yang mereka pilih untuk diri mereka dan keridhoan mereka kepadanya. Maka Allah tidak memberi hidayah kepada mereka, karena mereka tidak layak mendapatkan kebaikan itu dan tidak pantas untuk mereka kecuali keburukan." [Tafsir As-Sa'di, hal. 858] Sumber: https://www.instagram.com/p/CIIrM31hbEM/ Gabung Group WA Belajar Islam Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375

📋 MENGGAPAI KESUCIAN HATI DENGAN MENJAGA PANDANGAN DAN KEMALUAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ “Katakanlah kepada kaum laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” [An-Nur: 30] BEBERAPA PELAJARAN 1. Larangan bagi kaum yang memiliki iman, laki-laki maupun perempuan untuk melihat yang diharamkan, yaitu: - Aurat sesama jenis. - Lawan jenis yang bukan mahram. - Amrad, anak laki-laki yang 'cantik', haram bagi laki-laki melihatnya. - Orang-orang yang dapat memunculkan fitnah (godaan). - Perhiasan dunia yang menggoda dan menjerumuskan dalam dosa. 2. Perintah bagi kaum mukminin laki-laki dan perempuan untuk menjaga kemaluan, yaitu: - Tidak melakukan hubungan badan yang haram baik melalui jalan depan maupun belakang, atau selain itu. - Tidak membiarkan orang yang tidak halal berhubungan badan dengannya. - Tidak membiarkan orang yang tidak halal menyentuhnya. - Tidak membiarkan orang yang tidak halal melihatnya. 3. Menjaga pandangan dan kemaluan lebih mensucikan dan memperbaiki diri, karena orang yang meninggalkan sesuatu karena Allah, akan Allah gantikan dengan yang lebih baik darinya. Al-‘Allamah As-Sa’di rahimahullah berkata, فمن ترك شيئا لله، عوضه الله خيرا منه، ومن غض بصره عن المحرم، أنار الله بصيرته، ولأن العبد إذا حفظ فرجه وبصره عن الحرام ومقدماته، مع داعي الشهوة، كان حفظه لغيره أبلغ “Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Barangsiapa menahan pandangannya dari yang haram, maka Allah akan menyinari penglihatan hatinya, dan karena seorang hamba apabila ia menjaga kemaluan dan pandangannya dari yang haram dan pengantar-pengantarnya, padahal syahwatnya mendorong untuk melakukannya, maka ia lebih dapat menjaga anggota tubuhnya yang lain dari perbuatan yang haram.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 566] 4. Kata (من) dalam ayat di atas menunjukkan makna “sebagian”, yaitu sebagian pandangan diharamkan, berarti ada sebagian pandangan yang dibolehkan, contohnya: - Melihat sebagai saksi. - Pekerjaan yang mengharuskan untuk melihat lawan jenis (seperti dokter mengobati pasien, maka boleh sesuai kadar yang diperlukan). - Melamar calon istri, dan lain-lain maka dilakukan sebatas kebutuhan tanpa disertai syahwat. Baca Selengkapnya: https://sofyanruray.info/menggapai-kesucian-hati-dengan-menjaga-pandangan-dan-kemaluan/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 YUK IKUT BAKSOS MENANGKAL PEMURTADAN DAN BERBAGAI KEGIATAN DAKWAH بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Alhamdulillah baksos dan kajian rutin untuk daerah rawan pemurtadan di pelosok Cianjur masih berlanjut. Kegiatan berikutnya insya Allah akan diadakan hari Ahad, 14 Rabi'ul Akhir 1442 / 29 November 2020. Yuk Bantu Operasional Dakwah dan Pendidikan: BNI Syariah: 0496-0056-05 a/n: Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam Penyaluran Zakat, Sosial dan Kemanusiaan: BNI Syariah: 0496-0055-48 a/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam. Konfirmasi Transfer (WA): wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (06) SIKSA KUBUR WAJAH DIROBEK KARENA MEMBUAT DAN MENYEBARKAN HOAKS https://youtu.be/_uIMPshiICM

📋 PENTINGNYA LINGKUNGAN DAN KOMUNITAS PERGAULAN YANG BAIK بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menceritakan tentang nasihat ulama umat terdahulu kepada Pembunuh 100 nyawa yang mau bertaubat, انْطَلِقْ إِلَى أَرْضِ كَذَا وَكَذَا فَإِنَّ فِيهَا أُنَاسًا يَعْبُدُونَ اللَّهَ فَاعْبُدِ اللَّهَ مَعَهُمْ ولاترجع إِلَى أَرْضكِ فَإِنَّهَا أَرْضُ سُوءٍ “Pergilah ke kampung ini dan itu, karena padanya ada orang-orang yang beribadah kepada Allah maka beribadahlah kepada Allah bersama mereka. Dan janganlah engkau kembali ke kampungmu, karena itu adalah kampung yang buruk (dihuni oleh orang-orang yang buruk).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu’anhu] Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata, قَالَ الْعُلَمَاءُ فِي هَذَا اسْتِحْبَابُ مُفَارَقَةِ التَّائِبِ الْمَوَاضِعَ الَّتِي أَصَابَ بِهَا الذُّنُوبَ وَالْأَخْدَانَ الْمُسَاعِدِينَ لَهُ عَلَى ذَلِكَ وَمُقَاطَعَتِهِمْ مَا دَامُوا عَلَى حَالِهِمْ وَأَنْ يَسْتَبْدِلَ بِهِمْ صُحْبَةَ أَهْلِ الْخَيْرِ وَالصَّلَاحِ وَالْعُلَمَاءِ وَالْمُتَعَبِّدِينَ الْوَرِعِينَ وَمَنْ يَقْتَدِي بِهِمْ وَيَنْتَفِعُ بِصُحْبَتِهِمْ وَتَتَأَكَّدُ بِذَلِكَ تَوْبَتُهُ “Ulama berkata, dalam hadits ini terdapat pelajaran: - Anjuran bagi orang yang bertaubat untuk meninggalkan tempat-tempat yang padanya ia melakukan dosa. - Berpisah dengan teman-teman yang selalu mendorongnya untuk berbuat dosa dan memutus hubungan dengan mereka apabila mereka terus bermaksiat. - Mengganti persahabatannya dengan orang-orang yang baik, shalih, para ulama, ahli ibadah yang menjaga diri dari maksiat, dan orang-orang yang dapat ia jadikan teladan serta mengambil manfaat dari pertemanan dengan mereka dan menguatkan taubatnya.” [Syarh Muslim, 17/83] Maka hadits yang mulia di atas menunjukkan bahwa memilih teman yang baik dan meninggalkan teman yang buruk termasuk kunci sukses dalam berhijrah, bahkan termasuk bukti benarnya taubat seseorang. Az-Zahid Dzun Nun rahimahullah berkata, ثَلَاثَةٌ مِنْ أَعْلَامِ التَّوْبَةِ: إِدْمَانُ الْبُكَاءِ عَلَى مَا سَلَفَ مِنَ الذُّنُوبِ، وَالْخَوْفُ الْمُتَعَلِّقُ مِنَ الْوقُوعِ فِيهَا، وَهِجْرَانَ إِخْوَانِ السُّوءِ، وَمُلَازَمَةُ أَهْلِ الْخَيْرِ "Tiga yang termasuk tanda benarnya taubat: 1. Selalu menangis sedih atas dosa-dosa yang telah berlalu. 2. Selalu takut kembali terjerumus dalam dosa itu. 3. Meninggalkan teman-teman yang suka berbuat buruk, dan selalu berteman dengan orang-orang yang baik." [Syu'abul Iman: 6787] Sumber: https://sofyanruray.info/pentingnya-lingkungan-dan-komunitas-pergaulan-yang-baik/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📹 KUMPULAN VIDEO PENDEK DAN TANYA JAWAB (10 Rabi'ul Akhir 1442 / 25 Nov 2020) 1. Antara Sikap Memusuhi dan Berlebihan Mencintai Habib, Kiai dan Ustadz https://youtu.be/dmoq7Ly1WRw 2. Adab-adab Penting Memberi Nama Anak https://youtu.be/4rhug9rZfoM 3. Doa Pasti Dikabulkan, Jangan Tergesa-gesa https://youtu.be/FU4iqauwkgY 4. Memohon Harta, Anak dan Umur yang Berkah https://youtu.be/bWS6JlsLkWY 5. Status Pernikahan Jika Suami atau Istri Masuk Islam https://youtu.be/NTxN-2mFhpI 6. Pengaruh Sholat Terhadap Amalan di Dunia dan Akhirat https://youtu.be/zYFAHoSwrhU 7. Pentingnya Mengenal Kebatilan https://youtu.be/IKC144p1gR8 8. Kuburan adalah Awal Perjalanan Negeri Akhirat yang Mengerikan https://youtu.be/EYZkPzWMv5M 9. Hukum Mengucapkan "Almarhum" dan "RIP" untuk Orang yang Wafat https://youtu.be/dEubByQsgx4 10. Ahlus Sunnah Seharusnya Menjadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan Covid19 https://youtu.be/8kHrfK_I6Ps Semoga bermanfaat, baarokallaahu fiykum.

📋 SAUDARA YANG HAKIKI DAN TEMAN BERGAUL YANG TERBAIK بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالجَلِيسِ السَّوْءِ، كَمَثَلِ صَاحِبِ المِسْكِ وَكِيرِ الحَدَّادِ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ المِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ، وَكِيرُ الحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ، أَوْ ثَوْبَكَ، أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً “Perumpamaan teman duduk yang baik dan yang jelek, seperti berteman dengan penjual minyak wangi dan pandai besi; tidak akan luput untukmu dari penjual minyak wangi, apakah engkau membeli minyak wangi tersebut atau engkau mencium harumnya. Adapun berteman dengan pandai besi, dapat membakar badanmu, atau pakaianmu, atau engkau mencium darinya aroma yang buruk.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Musa radhiyallahu’anhu] Al-Imam Maimun bin Mihran rahimahullah berkata, وجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء "Aku dapati kebaikan hatiku dalam bermajelis bersama para ulama." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi wa Fadlih, 1/221] Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata, أخوك من نصحك وذكرك ونبهك، وليس أخوك من غفل عنك وأعرض عنك وجاملك، ولكن أخاك في الحقيقة هو الذي ينصحك والذي يعظك ويذكرك، يدعوك إلى الله "Saudaramu adalah yang menasihatimu, mengingatkanmu serta menegurmu, dan bukanlah saudaramu yang tidak memperhatikanmu, berpaling darimu serta menjilatmu, akan tetapi saudaramu yang hakiki adalah yang selalu menasihatimu, memberi wejangan kepadamu, mengingatkanmu serta mengajakmu kepada Allah." [Al-Fatawa, 14/21] Al-'Allamah Ibnul 'Utsaimin rahimahullah berkata, احرص على أن تصحب أناس أهل خير يرشدونك إذاغويت ويهدونك اذا ضللت ويذكرونك اذا نسيت ويعلمونك اذاجهلت "Bersemangatlah dalam berteman dengan orang-orang baik yang senantiasa membimbingmu apabila kamu menyimpang, memberi petunjuk kepadamu apabila kamu tersesat, mengingatkanmu apabila kamu lupa, dan mengajarkanmu apabila kamu belum tahu." [Syarhul Bukhari, 1/62] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. Sumber: https://sofyanruray.info/saudara-yang-hakiki-dan-teman-bergaul-yang-terbaik/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (04 & 05) AZAB KUBUR KEPALA DIPECAHKAN KARENA MENOLAK AL-QUR’AN DAN MENINGGALKAN SHOLAT https://youtu.be/oPnA-EQilTg

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (03) KUBUR DISEMPITKAN KARENA TIDAK PEDULI TERHADAP ISLAM https://youtu.be/OoPasA6O5Vs

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (02) SIKSA KUBUR ORANG MUNAFIK https://youtu.be/Ne_U9COdVWE

Dosa-dosa Penyebab Siksa Kubur (01) KESYIRIKAN DAN KEKAFIRAN SEBAB TERBESAR SIKSA KUBUR https://youtu.be/AHPIVHsBGtk

📋 KEBIASAAN YANG BAIK DI WAKTU MALAM Sahabat yang Mulia Abu Barzah radhiyallahu’anhu berkata, أنَّ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم كان يكرهُ النَّوم قَبْلَ العِشَاءِ والحَديثَ بَعْدَهَا “Bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak suka tidur sebelum sholat Isya’ dan (tidak suka pula) berbicara setelahnya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim] Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, قال العلماء : وسبب كراهة النوم قبلها أنه يعرضها لفوات وقتها باستغراق النوم أو لفوات وقتها المختار والأفضل ، ولئلا يتساهل الناس في ذلك فيناموا عن صلاتها جماعة . وسبب كراهة الحديث بعدها أنه يؤدي إلى السهر ويخاف منه غلبة النوم عن قيام الليل أو الذكر فيه أو عن صلاة الصبح في وقتها الجائز أو في وقتها المختار أو الأفضل ، ولأن السهر في الليل سبب للكسل في النهار عما يتوجه من حقوق الدين والطاعات ومصالح الدنيا . قال العلماء : والمكروه من الحديث بعد العشاء هو ما كان في الأمور التي لا مصلحة فيها ، أما ما فيه مصلحة وخير فلا كراهة فيه ، وذلك كمدارسة العلم وحكايات الصالحين ومحادثة الضيف والعروس للتأنيس ومحادثة الرجل أهله وأولاده للملاطفة والحاجة ومحادثة المسافرين بحفظ متاعهم أو أنفسهم والحديث في الإصلاح بين الناس والشفاعة إليهم في خير والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر والإرشاد إلى مصلحة ونحو ذلك ، فكل هذا لا كراهة فيه "Para ulama berkata: Sebab dimakruhkan tidur sebelum Isya adalah karena: - Dapat meluputkan sholat Isya pada waktunya, atau waktunya yang terpilih dan afdhal, disebabkan ketiduran. - Dan agar orang-orang tidak bermudah-mudahan tidur sebelum Isya lalu akhirnya meninggalkan sholat isya berjamaah. Adapun dimakruhkan berbicara setelah Isya karena: - Membuat orang begadang dan ketiduran, sehingga tidak sholat tahajjud atau tidak berdzikir di akhir malam. - Atau tidak sholat Shubuh pada waktunya yang dibolehkan dan waktunya yang terbaik atau afdhal. - Dan karena begadang di waktu malam menyebabkan malas di siang hari dalam melakukan amalan-amalan agama dan ketaatan kepada Allah serta kemaslahatan dunia. Para ulama juga berkata: Dimakruhkan berbicara setelah Isya adalah dalam permasalahan yang tidak bermanfaat. Adapun pembicaraan yang bermanfaat dan terdapat kebaikan maka tidak makruh. Seperti pembicaraan untuk: - Saling mengajarkan ilmu agama. - Kisah-kisah orang shalih. - Menjamu tamu. - Malam pertama pengantin. - Bercumbu antara suami istri. - Menyenangkan anak-anak. - Memberi wejangan kepada musafir agar menjaga barang dan diri mereka. - Mendamaikan orang yang bertikai. - Memberi syafa'at dalam kebaikan. - Amar makruf nahi munkar. - Bimbingan kepada kebaikan dan yang semisalnya, maka semua ini tidak dimakruhkan." [Syarah Muslim, 5/149] Sumber: https://sofyanruray.info/kebiasaan-yang-baik-di-waktu-malam/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 ENGKAULAH PAHLAWAN SESUNGGUHNYA, JALANMU MEMANG SEPI... بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Para penuntut ilmu, para santri di ma'had-ma'had Ahlus Sunnah wal Jama'ah, yang menghabiskan waktunya, tenaganya dan hartanya demi mempelajari ilmu agama, merekalah pahlawan yang sesungguhnya, merekalah masa depan Islam, merekalah yang akan benar-benar berguna untuk bangsa dan negara, dengan izin Allah jalla wa 'ala. Para ulama, para da'i dan guru agama yang menebarkan ilmu Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama'ah, merekalah pahlawan yang sesungguhnya, merekalah pejuang-pejuang Islam, merekalah para penjaga bangsa dan negara dari kehancuran, dengan izin Allah 'azza wa jalla. Tapi bersabarlah wahai saudaraku, jalanmu memang sepi, karena hidupmu harus berpihak kepada kebenaran bukan ketenaran. Jalanmu memang sepi, karena kepentinganmu adalah menyampaikan kebenaran, bukan agar semua golongan menerimamu. Jalanmu memang sepi, karena yang engkau cari adalah keridhaan Allah, bukan keridhaan manusia. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاء “Islam bermula dalam keadaan asing dan akan kembali terasing sebagaimana ia bermula, maka beruntunglah al-ghuroba’ (orang-orang yang terasing karena mengamalkan Islam).” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] Dan jangan pernah engkau merasa tidak dihargai, hanya karena manusia lebih menghargai pemain sepak bola atau pelari, walau seandainya para atlet itu bermanfaat sekali pun maka manfaat mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan ilmu agama yang engkau pelajari dan ajarkan kepada manusia. Jangan pernah engkau merasa direndahkan, walau sangat disayangkan, para artis perusak bangsa dan negara dibayar mahal untuk berbuat maksiat dan menghancurkan generasi. Jangan pula engkau patah semangat, hanya karena manusia lebih ramai menghadiri 'majelis syubhat stand up comedy' daripada majelis ilmu. Karena engkau berjuang untuk Islam, untuk memperbaiki bangsa dan negara, untuk menggapai ridho Allah dan indahnya kehidupan di surga. Engkau berjuang bukan untuk pujian dan penghargaan dari manusia, bukan untuk kepuasan diri dan kesenangan sementara di dunia, وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ "Dan akhirat lebih baik bagimu daripada dunia." [Adh-Dhuha: 4] وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ "Dan akhirat lebih baik dan lebih kekal." [Al-A'la: 17] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://sofyanruray.info/engkaulah-pahlawan-sesungguhnya-jalanmu-memang-sepi/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Antara Sikap Memusuhi dan Berlebihan Mencintai Habib, Kiai dan Ustadz https://youtu.be/dmoq7Ly1WRw

Adab-adab Penting Memberi Nama Anak https://youtu.be/4rhug9rZfoM

📋 LARANGAN SALING MELIHAT AURAT DAN MASUK DALAM SATU SELIMUT WALAU SESAMA JENIS بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, لَا يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ، وَلَا الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ، وَلَا يُفْضِي الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ، وَلَا تُفْضِي الْمَرْأَةُ إِلَى الْمَرْأَةِ فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, jangan pula seorang wanita melihat aurat wanita lain, dan janganlah seorang laki-laki masuk bersama laki-laki lain dalam satu selimut, jangan pula seorang wanita masuk bersama wanita lain dalam satu selimut.” [HR. Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu’anhu] BEBERAPA PELAJARAN 1. Diharamkan melihat aurat orang lain, walau sesama lelaki atau sesama wanita. 2. Lebih diharamkan lagi melihat aurat lawan jenis yang bukan pasangan yang sah. 3. Batas aurat laki-laki adalah antara pusar sampai lutut. Sedangkan batas aurat antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram adalah seluruh tubuh. Adapun suami istri maka tidak ada batas aurat, menurut pendapat yang paling kuat insya Allah. 4. Batas aurat wanita dengan sesama wanita dan mahramnya adalah wajahnya, dua telapak tangannya dan anggota tubuh tempat perhiasannya, yaitu lengan, kaki, leher dan kepala. 5. Diharamkan bagi laki-laki melihat amrod (anak laki-laki yang belum tumbuh jenggotnya) apabila ia tampan, karena dapat memunculkan syahwat, bahkan terkadang fitnahnya lebih daripada wanita. 6. Hukum haram melihat aurat menjadi boleh kalau ada keperluan atau darurat, dengan syarat hanya dilakukan sesuai keperluan dan tidak disertai syahwat. 7. Diharamkan masuk dalam satu selimut selain suami istri, walau sesama jenis. 8. Diharamkan saling menyentuh aurat selain suami istri, walau sesama jenis. 9. Kewajiban menjaga pandangan dari aurat orang lain, sebagaimana wajib menjaga aurat sendiri, jangan sampai terlihat dan tersentuh orang lain, dan wajib mengingatkan orang yang tidak melakukannya. 10. Tidak dibolehkan membuka aurat walau sendirian, jika tanpa ada keperluan atau darurat. [Disarikan dari Syarh Muslim, 4/30-32, karya Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah] Baca Selengkapnya: https://sofyanruray.info/larangan-saling-melihat-aurat-dan-masuk-dalam-satu-selimut-walau-sesama-jenis/ ═══ ❁✿❁ ════ Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: t.me/sofyanruray – Twitter: twitter.com/sofyanruray – Website: sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

🕋 UMROH MASA PANDEMI 2020 DENGAN KUOTA SANGAT TERBATAS بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ "Satu umroh sampai umroh berikutnya adalah penghapus dosa yang dilakukan di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu] Sesuai dengan kebijakan umroh terbaru, insya Allah kami membuka pendaftaran umroh dengan standar ketat Protokol Covid-19 dan jumlah seat yang sangat terbatas. Pembimbing: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Jadwal: 18 Des 2020 (Karantina di Jakarta) 20 Des 2020 (Keberangkatan Jakarta - Jeddah - Makkah) 31 Des 2020 (Tiba di Jakarta Insya Allah) Pesawat Eksklusif: Saudia Airlines - Tersedia Musholla di Pesawat - Tanpa Transit - Standar Ketat Protokol Covid-19 Selama di Pesawat HARGA Rp. 35.800.000 (Double) HOTEL BINTANG 5 Hotel Makkah 7N: Hilton Suite Hotel Madinah 3N: Muna Karim ex Radisson Harga Sudah Termasuk: 1. Tiket SV Pesawat PP 2. Hotel Makkah dan Madinah (Include Tax Termasuk Karantina 3 Hari di Makkah) 3. Visa Umroh 4. Konsumsi 5. Tour Leader dan Guide 6. Perlengkapan 7. Air Zamzam 5 liter 8. Kesehatan 9. Bus Sesuai Protokol Covid-19 Harga Belum Termasuk: 1. Biaya Penginapan 2 Malam di Jakarta (Hotel Transit Karantina) Sebelum Keberangkatan 2. Vaksin Meningitis 3. Biaya PCR Test saat Keberangatan Rp. 1.300.000 dan PCR Test Kepulangan (Jika Ada) https://www.facebook.com/286395654843257/posts/1773129706169837/ YUK SEGERA DAFTAR... Kuota Sangat Terbatas dan Khusus Usia 18-50 Tahun Hubungi Kami: At-Tayibah Al-Multazam Group Izin Resmi PPIU No. 179/2019 wa.me/628118247111

Info Umroh 20 Des 2020
Info Umroh 20 Des 2020

📋 BESARNYA PAHALA MENUNTUT ILMU AGAMA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ "Barangsiapa berangkat ke masjid, tidak ada yang ia inginkan kecuali untuk mempelajari satu kebaikan atau mengetahui ilmunya, maka ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna." [HR. Ath-Thobarani dalam Al-Kabir dan Al-Hakim dari Abu Umamah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 86] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ دَخَلَ مَسْجِدَنَا هَذَا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا، أَوْ لِيُعَلِّمَهُ، كَانَ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللهِ "Barangsiapa masuk ke masjid kami untuk mempelajari satu kebaikan atau mengajarkannya maka ia seperti orang yang berjihad di jalan Allah." [HR. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 87] Sahabat yang Mulia Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata, لأَنْ أَجْلِسَ سَاعَةً فَأَفْقَهُ فِي دِينِي أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُحْيِيَ لَيْلَةً إِلَى الصَّبَاحِ "Aku duduk sesaat untuk memahami agamaku lebih aku cintai daripada beribadah sepanjang malam." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 85] Sahabat yang Mulia Abud Darda radhiyallahu'anhu berkata, مَنْ رَأَى الْغُدُوَّ وَالرَّوَاحَ إِلَى الْعِلْمِ لَيْسَ بِجِهَادٍ فَقَدْ نَقَصَ عَقْلُهُ وَرَأْيُهُ "Barangsiapa berpendapat bahwa pergi menuntut ilmu pagi dan sore bukanlah jihad maka berkurang akal dan pikirannya." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 124] Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahulllah berkata, طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ النَّافِلَةِ "Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunnah". [Syarafu Ashabil Hadits: 113] Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata, العلم لا يَعْدله شيء لمن صحت نيته قالوا: وكيف تصح النية يا أبا عبد الله؟ قال: ينوي رفع الجهل عن نفسه وعن غيره “Menuntut lmu tidak dapat ditandingi oleh amalan sunnah apa pun bagi orang yang niatnya benar. Mereka bertanya; Bagaimana benarnya niat wahai Abu Abdillah? Beliau menjawab: Seorang yang menuntut ilmu itu meniatkan untuk mengangkat kebodohan dari dirinya dan dari orang lain.” [Kitabul ‘Ilmi libnil ‘Utsaimin rahimahullah, hal. 22] Sebagian ulama berkata, العلم صلاة السر وعبادة القلب “Ilmu adalah sholat yang tersembunyi dan ibadah hati.” [Hilyah Thalibil ‘Ilmi (dicetak bersama Al-Majmu’ah Al-‘Ilmiah), hal. 141] Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, والحاصل أنهم متفقون على أن الاشتغال بالعلم أفضل من الاشتغالات بنوافل الصوم، والصلاة، والتسبيح، ونحو ذلك من نوافل عبادات البدن، ومن دلائله سوى ما سبق أن نفع العلم يعم صاحبه والمسلمين، والنوافل المذكورة مختصة به "Kesimpulannya adalah, para ulama sepakat bahwa sibuk dengan ilmu lebih baik dari pada sibuk dengan amalan-amalan sunnah seperti puasa, sholat, tasbih dan berbagai amalan badan yang sunnah lainnya. Diantara dalilnya selain yang telah disebutkan adalah, bahwa manfaat ilmu untuk diri sendiri dan kaum muslimin, adapun manfaat ibadah-ibadah sunnah tersebut hanya untuk diri sendiri." [Al-Majmu', 1/44] Akan tetapi menggabungkan antara ibadah sunnah dan menuntut ilmu tentu lebih baik, oleh karena itu banyak ulama yang rajin sholat malam dan rajin pula menuntut ilmu, rajin berpuasa sunnah dan rajin pula menuntut ilmu, bahkan ibadah-ibadah tersebut adalah sebab menggapai kekuatan dalam menuntut ilmu. Al-Imam Ibrahim bin Ismail rahimahullah berkata, كان أصحابنا يستعينون على طلب الحديث بالصوم "Sesungguhnya para ulama kami, mereka menjadikan puasa sebagai kekuatan dalam menuntut ilmu agama." [Al-Jami’ lil Khatib Al-Baghdadi: 180] Sumber: https://sofyanruray.info/besarnya-pahala-menuntut-ilmu-agama/ Simak #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/id6fOoOVSVU ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM t.me/taawundakwah t.me/kajian_assunnah t.me/kitab_tauhid t.me/videokitabtauhid t.me/kaidahtauhid t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: facebook.com/taawundakwah Instagram: instagram.com/taawundakwah Website: taawundakwah.com

🔊 Rec Khutbah Jumat 📜 Renungan dari Perintah & Larangan Pertama dalam Al-Qur'an 🎤 Ustadz Hilal Abu Naufal Hafizhahullah 🕌 Masjid Ibadurrahman