Sofyan Chalid bin Idham Ruray
Ir al canal en Telegram
5 148
Suscriptores
-524 horas
-197 días
-5530 días
Archivo de publicaciones
🌹 Saudaraku,
Biarkan pergi kabut dosa masa lalu, bersama dengan turunnya hujan taubatmu.
Biarkan Ramadhan bersemi indah dalam kalbumu, agar mewarnai gerak langkahmu.
Sambut sejuknya musim ampunan dan rahmat Rabbmu, biarkan membasahi kemarau jiwamu.
Buka lembaran baru, agar terbit mentari amal shalih dalam hidupmu.
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/808595415956609:0
📋 Karena Taubat, Muara Terindah bagi Seorang Hamba
http://sofyanruray.info/taubat-muara-terindah-bagi-seorang-hamba/
════ ❁✿❁ ════
➡ Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
🌍 www.fb.com/sofyanruray.info
📲 Group WA: 08111377787
🌐 www.sofyanruray.info
📒 #Majelis_Ramadhan
📗 #Serpihan_Hati
📚 KEUTAMAAN BERZAKAT KEPADA PENUNTUT ILMU SYAR'I
✅ Pertama: Kriteria Penuntut Ilmu Syar’i yang Berhak Mendapatkan Zakat
Asy-Syaikh Al-‘Allamah Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Penuntut ilmu yang menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu syar’i, walau ia mampu bekerja, boleh diberikan bagian dari zakat, karena menuntut ilmu syar’i termasuk jihad fi sabilillah (berjuang di jalan Allah), dan Allah tabaraka wa ta’ala telah menjadikan jihad fi sabilillah sebagai bagian yang berhak mendapatkan zakat. Allah ta’ala berfirman,
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَآءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِى سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِى سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, amil-amil zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, orang-orang yang di jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan (musafir), sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Hikmah.” [At-Taubah: 60]
Adapun yang menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu dunia maka dia tidak diberikan bagian dari zakat, dan kita katakan kepadanya: Engkau sekarang berusaha meraih dunia, sehingga mungkin bagimu untuk mendapatkan (harta) dunia dengan sebuah profesi, maka kami tidak berzakat kepadamu.” [Majmu’ Fatawa wa Rosaail Ibni Utsaimin rahimahullah, 18/263-264, no. 692]
✅ Kedua: Keutamaan Berzakat kepada Penuntut Ilmu Syar’i
Menolong seorang Penuntut ilmu syar’i akan mendapatkan pahalanya dalam menuntut ilmu, mengamalkan dan mengajarkan, semakin luas ilmunya tersebar semakin banyak pula pahala orang yang menolongnya, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
“Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh ia telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka sungguh ia telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Pelajaran yang bisa dipetik dari hadits ini, bahwasannya setiap orang yang menolong orang lain dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang ditolongnya. Apabila engkau menolong seorang Penuntut ilmu dalam membeli buku-buku baginya, atau menyediakan asramanya, atau memberi infak kepadanya, atau yang semisal dengannya, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti Penuntut ilmu tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” [Syarhu Riyadhis Shalihin, 2/375]
📋 Pembahasan Berikutnya:
✅ Ketiga: Menolong Penuntut ilmu adalah Sebab Keluasan Rezeki
✅ Keempat: Kondisi Para Penuntut Ilmu Pada Umumnya
✅ Kelima: Penuntut Ilmu adalah Masa Depan Islam
💾 Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/808148219334662:0
http://sofyanruray.info/keutamaan-berzakat-kepada-penuntut-ilmu-syari/
💾 Artikel Terkait:
📋 PEMBAHASAN PENTING SEPUTAR ZAKAT HARTA
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/807065532776264:0
http://sofyanruray.info/pembahasan-penting-seputar-zakat-harta/
📋 CARA MENGHITUNG ZAKAT EMAS, PERAK DAN UANG
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/807842866031864:0
http://sofyanruray.info/cara-menghitung-zakat-emas-perak-dan-uang/
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta'awun Dakwah
📒 #Majelis_Ramadhan
🕌 INFO DONASI DAN PENYALURAN ZAKAT, INFAK, SEDEKAH DAN BUKA PUASA
🎁 Kesempatan Emas Beramal Shalih di Bulan Berkah
⛵ Dukung Dakwah dan Buka Puasa Bersama Muallaf dan Fuqoro Kampung Laut dan Rawajaya Cilacap
➡ Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,
وَما أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
🌴 "Dan harta apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (Saba': 39)
➡ Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman,
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
🌴 “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqoroh: 261)
➡ Saudaraku, raihlah amal shalih di bulan yang penuh berkah dengan memberi makan orang yang berbuka puasa. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
🌴 “Barangsiapa memberi makan buka puasa bagi orang yang berpuasa maka ia mendapat pahala sama dengan orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” [HR. At-Tirmidzi, dishahihkan Syaikh Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 6415]
✅ Penyaluran Zakat, Infaq dan Sedekah dan Buka Puasa:
➡ Rekening Khusus Zakat, Kemanusiaan dan Buka Puasa:
BNI Syariah: 0496-0055-48
➡ Rekening Khusus Dakwah dan Pendidikan:
BNI Syariah: 0496-0056-05
✅ Semuanya a/n: Yayasan Markaz Taawun Dakwah
(Transfer ATM dari selain Bank BNI dan BNI Syariah: Tambahkan Kode Bank BNI Syariah 009)
✅ Konfirmasi Transfer (SMS/WA/Telegram): 08111377787.
Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini. Jazaakumullaahu khayron wa baarokallaahu fiykum.
💻 Download Rekaman Ahlus Sunnah Melawan Kristenisasi Cilacap: http://sofyanruray.info/dakwah-ahlus-sunnah-membendung-kristenisasi/
➡ Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam:
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
🎬 Youtube: Ta'awun Dakwah
📝 MAKNA, HUKUM, HIKMAH DAN KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN
✅ Pertama: Makna Puasa
Puasa (الصوم) maknanya secara bahasa adalah menahan (الإمساك) (Lihat Lisaanul Arab, 12/350, sebagaimana dalam Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 6).
Adapun maknanya secara istilah adalah,
هو التعبد لله تعالى بالإمساك بنية: عن الأكل، والشرب، وسائر المفطرات، من طلوع الفجر الثاني إلى غروب الشمس، من شخص مخصوص، بشروط مخصوصة
“Ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, dengan menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang tertentu dengan syarat-syarat yang tertentu.” [Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 8]
➡ Penjelasan Ringkas Makna Puasa
1) Puasa adalah ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, yaitu niat karena Allah ta’ala dan niat jenis puasanya, apakah wajib, sunnah, dan lain-lain.
2) Menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, yaitu tidak melakukan pembatal-pembatal puasa tersebut, sebagaimana akan datang rinciannya insya Allah.
3) Sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yaitu sejak masuk waktu sholat Shubuh sampai masuk waktu sholat Maghrib.
4) Yang dilakukan oleh orang yang tertentu, yaitu muslim, baligh, berakal, mampu, muqim dan tidak memiliki penghalang-penghalang, sebagaimana akan datang penjelasannya lebih detail insya Allah.
5) Syarat-syarat yang tertentu, yaitu syarat-syarat puasa menurut syari’at yang insya Allah akan datang pembahasannya lebih terperinci.
✅ Kedua: Hukum Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam dan hukumnya wajib berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ (kesepakatan seluruh ulama) (Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/298). Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ، شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ
“Islam dibangun di atas lima rukun: Syahadat Laa ilaaha illallaah dan Muhammad Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan berhaji ke baitullah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, dan lafaz ini milik Muslim]
Adapun ijma’, maka para ulama kaum muslimin seluruhnya telah sepakat atas wajibnya puasa Ramadhan, juga sepakat atas kafirnya orang yang mengingkari atau menentang kewajibannya, kecuali orang yang baru masuk Islam, maka ketika itu hendaklah ia diajari, apabila ia terus mengingkari atau menentang maka ia kafir dan wajib dihukum mati oleh pemerintah sebagai orang yang murtad, karena ia menolak satu kewajiban yang ditetapkan dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’, yang termasuk kategori ma’lum min-addin bid-daruroh (sesuatu yang diketahui sebagai bagian dari agama secara pasti) (Lihat Al-Mughni, 4/324, Maraatibul Ijma’, 70, At-Tamhid, 2/148, Al-Ijma’ libni Abdil Barr, hal. 126 dan Al-Ijma’ libnil Mundzir, hal. 52, sebagaimana dalam Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 51).
📋 Pembahasan Berikutnya:
➡ Sekilas Sejarah Tahapan Diwajibkannya Puasa
✅ Ketiga: Hikmah Puasa
✅ Keempat: Keutamaan Puasa
✅ Kelima: Dalil-dalil Keutamaan Puasa Ramadhan
💻 Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/802433146572836:0
http://sofyanruray.info/makna-hukum-keutamaan-dan-hikmah-puasa-ramadhan/
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Fb: www.fb.com/taawundakwah
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta'awun Dakwah
📒 #Majelis_Ramadhan
📗 #Mutiara_Sunnah
🕌 RINGKASAN PEMBAHASAN SHOLAT TARAWIH
✅ Pertama: Makna Sholat Tarawih
Sholat Tarawih adalah,
قيام الليل جماعة في رمضان
“Qiyaamullail (sholat malam) secara berjama’ah di bulan Ramadhan." [Majmu’ Fatawa wa Rosaail Ibnil ‘Utsaimin, 14/210]
Dinamakan sholat tarawih yang bermakna ‘mengistirahatkan’ karena para sahabat radhiyallahu’anhum melakukan sholat tersebut dengan memanjangkan berdiri, rukuk dan sujud, dan apabila mereka telah sholat 4 raka’at maka mereka akan beristirahat sebelum melanjutkan ke raka’at berikutnya (Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 4/10).
Adapun dilakukan secara berjama’ah di masjid maka itu lebih afdhal, dan boleh dikerjakan di rumah namun kurang pahalanya, kecuali bagi wanita lebih afdhal di rumah. Dan apabila di satu masjid tidak dikerjakan sesuai sunnah maka hendaklah mencari masjid lain yang sesuai sunnah, jika tidak mendapatkan masjid lain yang sesuai sunnah maka lebih afdhal sholat sendiri di rumah (Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 7/199 no. 6914).
Adapun berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain (tarawih keliling) bukan untuk tujuan mencari masjid yang sesuai sunnah maka termasuk kesia-siaan (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Ibnil ‘Utsaimin, 14/211).
✅ Kedua: Hukum Sholat Tarawih
Sholat tarawih sunnah mu’akkadah (sangat ditekankan), berdasarkan kesepakatan (ijma’) ulama, tidak ada perbedaan pendapat (Lihat Syarhu Muslim lin Nawawi, 6/286 dan Al-Mughni, 2/601, sebagaimana dalam Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 316).
✅ Ketiga: Keutamaan Sholat Tarawih
Keutamaannya sangat besar, diantaranya adalah menjadi sebab dosa-dosa diampuni. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
➡ Syarat Mendapatkan Keutamaan Sholat Tarawih
Keutamaan sholat tarawih hanya akan didapatkan dengan memenuhi empat syarat, dua syarat terdapat dalam hadits yang mulia ini dan dua syarat terdapat dalam hadits yang lain:
1) Berdasarkan iman, yaitu iman kepada Allah dan semua yang Allah wajibkan untuk diimani, termasuk mengimani bahwa sholat tarawih termasuk sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
2) Mengharapkan pahala, yaitu hanya mengharapkan balasan dari Allah semata-mata, inilah hakikat keikhlasan.
3) Meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam melakukannya. Berdasarkan sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam dalam hadits yang lain,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَد
“Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada atasnya petunjuk kami, maka amalan tersebut tertolak.” [HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]
4) Menjauhi dan taubat dari dosa besar, karena ini syarat mendapatkan ampunan dengan sebab amalan shalih...
📋 Pembahasan Berikutnya:
✅ Keempat: Waktu Sholat Tarawih
✅ Kelima: Hukum Sholat Malam Berjama’ah di Selain Bulan Ramadhan
✅ Keenam: Berapa Jumlah Raka’at Sholat Tarawih?
✅ Ketujuh: Hukum Sholat Tarawih Lebih dari 11 Raka’at
✅ Kedelapan: Jangan Tinggalkan Imam Sebelum Selesai Tarawih dan Witir
✅ Kesembilan: Hukum Sholat Tarawih Wanita di Masjid
✅ Kesepuluh: Adakah Doa dan Dzikir Sholat Tarawih?
💻 Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/801982466617904:0
http://sofyanruray.info/ringkasan-pembahasan-sholat-tarawih/
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Fb: www.fb.com/taawundakwah
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta'awun Dakwah
📒 #Majelis_Ramadhan
📗 #Mutiara_Sunnah
🌙 CARA MENENTUKAN AWAL DAN AKHIR RAMADHAN MENURUT SYARI'AT
✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاَثِينَ
🌴 “Berpuasalah karena kalian telah melihat bulan dan berbukalah (berhari raya idul fitri) karena kalian telah melihatnya, apabila kalian terhalangi melihatnya maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban menjadi 30 hari.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
📚 #BEBERAPA_PERMASALAHAN:
➡ Pertama: Peringatan bagi Kaum Muslimin untuk Mengikuti Tuntunan Syari’at dalam Penetapan Awal dan Akhir Ramadhan
Hadits yang mulia di atas adalah kata putus dari Allah subhanahu wa ta’ala melalui lisan Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam dalam permasalahan cara menetapkan awal dan akhir bulan Ramadhan dan bulan-bulan yang lainnya. Maka sudah sepatutnya kaum muslimin untuk selalu merujuk kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah, agar selamat dari kesesatan dan perselisihan. Allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (As-Sunnah), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [An-Nisa: 59]
➡ Kedua: Dua Cara Penetapan Awal Ramadhan
Hadits yang mulia ini menunjukkan dua cara menetapkan awal bulan Ramadhan:
1) Melihat hilal, yaitu bulan yang muncul setelah terbenam matahari pada tanggal 29 Sya’ban.
2) Menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari (ketika bulan tidak terlihat).
Inilah dua cara yang disyari’atkan, adapun selain itu seperti menetapkan awal bulan Ramadhan dengan ilmu hisab maka termasuk kategori mengada-ada (bid’ah) dalam agama dan menyelisihi petunjuk Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
يَجِبُ صَوْمُ رَمَضَانَ بِاسْتِكْمَالِ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ، أَوْ رُؤْيَةِ هِلَالِهِ
“Wajib berpuasa Ramadhan dengan menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari atau melihat hilal Ramadhan.” [Roudhatut Thoolibin, 2/345]
Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah juga berkata,
فَالصَّوَابُ ماقاله الْجُمْهُورُ وَمَا سِوَاهُ فَاسِدٌ مَرْدُودٌ بِصَرَائِحِ الْأَحَادِيثِ السَّابِقَةِ
“Maka yang benar adalah pendapat Jumhur ulama, dan yang selain itu adalah pendapat yang rusak lagi tertolak berdasarkan hadits-hadits sebelumnya yang jelas maknanya.” [Al-Majmu’, 6/270]
Bahkan para ulama yang lainnya telah menukil ijma’ (kesepakatan ulama) atas wajibnya menetapkan awal bulan dengan ru’yah hilal atau menggenapkan bulan menjadi 30 hari, dan penetapan dengan cara hisab adalah batil. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
وَلَا رَيْبَ أَنَّهُ ثَبَتَ بِالسُّنَّةِ الصَّحِيحَةِ وَاتِّفَاقِ الصَّحَابَةِ أَنَّهُ لَا يَجُوزُ الِاعْتِمَادُ عَلَى حِسَابِ النُّجُومِ
“Tidak diragukan lagi bahwa telah tetap berdasarkan sunnah yang shahih dan kesepakatan sahabat, tidak boleh menetapkan awal bulan Ramadhan dengan berpatokan kepada hisab nujum.” [Majmu’ Al-Fatawa, 25/207]
Dan ternyata, kelompok yang pertama kali menggunakan hisab adalah kelompok sesat Syi’ah...
💻 Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/801169446699206:0
http://sofyanruray.info/cara-menentukan-awal-ramadhan-menurut-syariat/
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam - www.taawundakwah.com ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Fb: www.fb.com/taawundakwah
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta'awun Dakwah
📒 #Majelis_Ramadhan
📗 #Mutiara_Sunnah
07_23052017_kajian_ramadhan_adab_menyambut_bulan_ramadhan_02.mp316.90 MB
📋 BIMBINGAN ULAMA SEPUTAR FOTO KENANGAN DAN BENCANA HP KAMERA
🚧 Gambar bernyawa terlarang keras dalam syari'at Islam, dan larangannya bersifat umum, sehingga mencakup semua bentuk gambar, apakah digambar dengan tangan maupun dengan alat.
Sama saja apakah gambar atau foto itu disimpan, dipajang di dinding, dijadikan foto profil akun WA dan diupload ke medsos. Apalagi foto wanita yang dilihat oleh laki-laki yang bukan mahramnya, maka keharamannya bertambah.
➡ Perhatikanlah hadits yang mulia berikut Ini,
“Dari Aisyah radhiyallahu’anha, seorang istri Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, bahwasannya beliau mengabarkan kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, bahwa beliau telah membeli bantal yang padanya terdapat gambar-gambar bernyawa, ketika Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melihatnya, maka beliau hanya berdiri di pintu, tidak mau memasuki rumah. Aisyah pun mengetahui ketidaksukaan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang tergambar pada wajah beliau, Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, aku kembali kepada Allah dan Rasul-Nya, apakah dosaku?”
Beliau bersabda, “Untuk apa bantal ini?” Aisyah menjawab, “Aku belikan untuk engkau duduk di atasnya dan bersandar padanya.” Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ
“Sesungguhnya para pemilik gambar-gambar ini akan diazab pada hari kiamat dan dikatakan kepada mereka: Hidupkan yang telah kalian ciptakan.”
Dan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي فِيهِ الصُّوَرُ لاَ تَدْخُلُهُ الْمَلاَئِكَةُ
“Sesungguhnya rumah yang terdapat padanya gambar-gambar bernyawa tidak akan dimasuki oleh malaikat.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
➡ Sahabat yang Mulia Abu Juhaifah radhiyallahu’anhu berkata,
إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الدَّمِ، وَثَمَنِ الكَلْبِ، وَكَسْبِ الأَمَةِ، وَلَعَنَ الوَاشِمَةَ وَالمُسْتَوْشِمَةَ، وَآكِلَ الرِّبَا، وَمُوكِلَهُ، وَلَعَنَ المُصَوِّرَ
“Sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang harga anjing, harga darah dan penghasilan budak wanita dari zina, dan melaknat wanita yang membuat tato dan meminta ditato, melaknat pemakan riba dan pemberi makannya, dan melaknat tukang gambar (yang bernyawa).” [HR. Al-Bukhari]
📋 PERINTAH MERUSAK GAMBAR BERNYAWA DAN LARANGAN MEMILIKINYA
➡ Dalam hadits Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu,
عَنْ أَبِى الْهَيَّاجِ الأَسَدِىِّ قَالَ قَالَ لِى عَلِىُّ بْنُ أَبِى طَالِبٍ أَلاَّ أَبْعَثُكَ عَلَى مَا بَعَثَنِى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ لاَ تَدَعَ تِمْثَالا إِلاَّ طَمَسْتَهُ وَلاَ قَبْرًا مُشْرِفًا إِلاَّ سَوَّيْتَهُ
“Dari Abul Hayyaj Al-Asadi, ia berkata, Ali bin Abi Thalib berkata kepadaku, Aku akan mengutusmu sebagaimana Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengutusku: Janganlah engkau biarkan sebuah patung atau gambar bernyawa kecuali engkau hancurkan, dan kuburan yang ditinggikan kecuali engkau ratakan.” [HR. Muslim]
Kategori gambar bernyawa adalah gambar manusia dan hewan, dan gambar yang memiliki kepala walau tanpa badan, maka seandainya yang dirusak atau dihilangkan hanya bagian kepalanya saja, sudah tidak dihukumi sebagai gambar bernyawa. Jika terdapat kepala walau tanpa badan maka dihukumi sebagai gambar bernyawa. Maka sebaiknya dihindari penulisan pesan dengan emoticon yang berbentuk kepala.
➡ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
الصورة الرأس فإذا قطع الرأس فلا صورة
“Gambar itu adalah kepala, jika kepalanya dihilangkan maka bukan gambar lagi." [HR. Al-Isma’ili dalam Mu’jamnya, dishahihkan Al-Albani dalam Shahihul Jami’, no. 3864 dan Ash-Shahihah, no. 1921]
💻 Baca Selengkapnya: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/800616503421167:0
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Fatwa_Ulama
📝 MENGGAPAI DERAJAT YANG TINGGI DENGAN MENUNTUT ILMU SYAR'I
بسم الله الرحمن الرحيم
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
🌴 “Allah mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” [Al-Mujadilah: 11]
✅ Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata,
يرفع الله المؤمن العالم على المؤمن غير العالم ورفعة الدرجات تدل على الفضل إذ المراد به كثرة الثواب وبها ترتفع الدرجات ورفعتها تشمل المعنوية في الدنيا بعلو المنزلة وحسن الصيت والحسية في الآخرة بعلو المنزلة في الجنة
1) Allah mengangkat derajat seorang mukmin yang berilmu melebihi mukmin yang tidak berilmu.
2) Terangkatnya derajat menunjukkan keutamaan, yaitu banyaknya pahala yang dengan itu terangkatlah derajat.
3) Ketinggian derajat mencakup ‘maknawiyah’ di dunia, seperti kedudukan yang tinggi dan disebut dengan kebaikan, dan juga mencakup ‘hissiyah’ di akhirat yaitu kedudukan yang tinggi di surga. [Fathul Baari, 1/141]
📋 HADIRILAH KAJIAN AKHIR PEKAN
🎙 Bersama Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah
📅 Sabtu, 20 Mei 2017
📚 KITAB TSALATSATUL USHUL
🏡 Legenda Wisata Cibubur
⏰ Ba'da Shubuh
✅ Insya Allah Rutin Setiap Sabtu Pekan ke 3
📚 KEWAJIBAN YANG PALING AGUNG (RINGKASAN KITAB AL-QAULUL MUFID 'ALA KITAB AT-TAUHID)
🕌 MASJID ISLAMIC CENTER BEKASI Jl. Jend Ahmad Yani, Kota Bekasi (Exit Tol Bekasi Barat)
⏰ Pukul 09:00 WIB
✅ Insya Allah Rutin Setiap Sabtu Pekan ke 3
📚 MERAIH KEBERKAHAN RAMADHAN
🕌 Masjid Al-Aqsho, Jl. Caman Raya Jati Bening
⏰ Ba'da Zhuhur
📆 Ahad, 21 Mei 2017
📚 DOSA-DOSA YANG MELEMAHKAN SEMANGAT IBADAH
🕌 Masjid Baiturrahman, Perumahan Griya Timur Indah RT. 03/018 Tambun Selatan Bekasi Timur
⏰ Ba'da Shubuh
📚 T A Q D I R
🕌 MASJID AL-BAKRIE, Epicentrum area Kompleks Apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan
⏰ Pukul 09:30 WIB
✅ Ayo ke majelis ilmu dan raih keutamaannya. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
🌴 “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu agama, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
🌹 Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini, semoga menjadi menjadi pahala yang akan terus mengalir insya Allah ta'ala. Jazaakumullaahu khayron wa baarokallaahu fiykum.
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/799017530247731:0
════ ❁✿❁ ════
➡ Dapatkan Audio dan Video Kajian-kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah di Channel Radio Dakwah Sunnah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/29aOOK6
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Kajian_Sunnah
💔 UNTUK PARA SUAMI 'DAYYUTS' YANG MEMBIARKAN FOTO ISTRINYA ATAU SAUDARA PEREMPUANNYA DI MEDSOS
🚧 Seorang suami atau laki-laki 'dayyuts' adalah yang tidak cemburu terhadap istri dan mahramnya. Disebutkan dalam Ensiklopedi Fiqh tentang laki-laki 'dayyuts',
عدم الغيرة على الأهل والمحارم
"Tidak cemburu terhadap istri dan mahram." [Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyyah, 21/91]
Tidak cemburu maknanya adalah tidak melarang istri atau mahramnya terjerumus dalam zina dan pintu-pintunya. Dan pintu-pintu zina diantaranya dijelaskan dalam hadits Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam,
كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَا، مُدْرِكٌ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ، فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَالْأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الِاسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلَامُ، وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُه
“Telah ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, akan mengenainya tidak mungkin tidak, maka kedua mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah meraba, kaki zinanya adalah melangkah, hati bernafsu dan berkeinginan, dan yang membenarkan serta mendustakan semua itu adalah kemaluan.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Hadits yang mulia ini mengandung larangan bagi laki-laki melihat lawan jenis yang bukan istrinya atau bukan mahramnya, karena pandangan adalah awal pintu zina. Petaka zina berawal dari sebuah pandangan, bagaikan kobaran api yang berawal dari sebuah percikan kecil.
Dan larangan di sini bersifat umum, maka tidak ada bedanya apakah wanita tersebut sudah menutup aurat atau belum, bahkan sebagian lelaki malah lebih 'terfitnah' dengan wanita yang telah menggunakan jilbab syar'i. Kecuali melihat wanita untuk suatu keperluan penting yang diizinkan syari'at, seperti melihat ketika melamar, melihat dalam pengadilan jika diperlukan, dan lain-lain.
Maka seorang suami atau laki-laki yang membiarkan foto istri atau mahramnya dilihat oleh laki-laki lain di medsos atau di mana pun termasuk laki-laki 'Dayyuts' yang telah diancam keras dalam hadits Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam,
ثَلاَثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ: مُدْمِنُ الْخَمْرِ، وَالْعَاقُّ، وَالدَّيُّوثُ، الَّذِي يُقِرُّ فِي أَهْلِهِ الْخَبَثَ
“Tiga golongan manusia yang Allah haramkan surga bagi mereka:
(1) Pecandu khamar,
(2) Orang yang durhaka kepada kedua orang tua,
(3) Dayyuts; orang yang membiarkan kemaksiatan di tengah-tengah keluarganya.”
📚 [HR. Ahmad dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 2366]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/798626126953538:0
════ ❁✿❁ ════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 #Muslimah_Shalihah
📹 #VIDEO_KAJIAN
📋 TIGA AMALAN PEMBERSIH HATI
✅ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
ثَلَاثٌ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ مُسْلِمٍ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ وَمُنَاصَحَةُ أَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَلُزُومُ جَمَاعَتِهِمْ فَإِنَّ الدَّعْوَةَ تُحِيطُ مِنْ وَرَائِهِمْ
“Tiga hal yang tidak akan dibenci oleh hati seorang muslim:
1. Mengikhlaskan amalan karena Allah,
2. Menasehati pemerintah kaum muslimin,
3. Menetapi jama’ah kaum muslimin,
Karena sesungguhnya mendoakan pemerintah kaum muslimin akan menjadi pagar yang melindungi dari belakang mereka."
📚 [HR. At-Tirmidzi, Asy-Syafi'i dan lain-lain dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu, Bahjatu Qulubil Abrar: 97]
✅ Al-imam Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata,
أي لا يبقى في القلب غل ولا يحمل الغل مع هذه الثلاثة، بل تنفي عنه غله، وتنقيه منه، وتخرجه منه، فإن القلب يغل على الشرك أعظم غل. وكذلك يغل على الغش، وعلى خروجه عن جماعة المسلمين بالبدعة والضلال. فهذه الثلاثة تملؤه غلا ودغلا. ودواء هذا الغل واستخراج أخلاطه، بتجريد الإخلاص والنصح، ومتابعة السنة
Makna hadits ini adalah tidak akan tersisa kebencian dan tidak akan mengandungnya apabila terdapat tiga perkara ini, karena tiga perkara ini akan menghilangkannya, membersihkannya dan mengeluarkannya dari hati.
➡ Karena hatinya akan membenci kesyirikan dengan sebesar-besarnya kebencian,
➡ Membenci sifat khianat kepada pemerintah,
➡ Membenci sikap keluar dari jama'ah kaum muslimin, yaitu membenci perbuatan bid'ah dan kesesatan.
Inilah tiga perkara yang akan memenuhi hati dengan kebencian dan kerusakan, maka obat penyakit ini dan solusi untuk mengeluarkan semuanya adalah dengan tiga perkara:
✅ Merealisasikan keikhlasan dalam ibadah,
✅ Menasihati pemerintah,
✅ Mengikuti sunnah.
📚 [Bahjatu Qulubil Abrar, hal. 198]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/798087000340784:0
📽 Simak Penjelasan Lebih Detail Insya Allah ta'ala:
https://www.youtube.com/watch?v=BDaG9xNW2zY
════ ❁✿❁ ════
➡ Dapatkan Audio dan Video Kajian-kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah di Channel Radio Dakwah Sunnah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/29aOOK6
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Kajian_Sunnah
🎵Audio Khutbah Jumat📀
🕌 Masjid Al-Muhajirin Wal Anshar, Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat
📆 15 Sya'ban 1438 H / 12 Mei 2017
📜 Sambutlah Datangnya Bulan Ramadhan
🎤 Al Ustadz Saiful, Lc.
📝 TIGA RENUNGAN DARI NISHFU SYA'BAN
📋 PERTAMA: ORANG YANG SUKA AMALAN BID'AH, BANYAK YANG SUKA MENGHUJAT DAN ANTI KRITIK
Ketika sebagian orang memunculkan cara-cara baru dalam beribadah kepada Allah, termasuk mengada-adakan amalan khusus di malam Nishfu Sya'ban maka para ulama pun menjelaskan kesalahan amalan-amalan tersebut dan kelemahan bahkan kepalsuan hadits-hadits yang mereka jadikan sandarannya.
Namun tidak sedikit yang menolak keras dan mengeluarkan kata-kata kotor serta menghujat orang yang mengkritik amalan mereka, seakan mereka dan tokoh yang mereka ikuti tidak mungkin salah. Seharusnya kalau mau membantah maka bantahlah dengan ilmiah dan adab yang baik. Anehnya mereka masih menuduh orang lain yang bersikap keras dan suka menghujat.
✅ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلاَ اللَّعَّانِ وَلاَ الفَاحِشِ وَلاَ البَذِيءِ
🌴 “Seorang mukmin itu bukan orang yang suka mencaci, bukan orang yang suka melaknat, bukan orang yang suka berkata dan berperilaku keji, dan bukan orang yang suka berkata kotor.” [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 320]
📋 KEDUA: BANYAK ORANG LATAH MENYEBARKAN HADITS-HADITS LEMAH DAN PALSU
Tidak sedikit kaum muslimin yang latah menyebarkan hadits-hadits tentang keutamaan menyambut bulan Sya'ban dan amalan khusus Nishfu Sya'ban serta amalan-amalan lainnya yang hanya berdasarkan hadits-hadits lemah dan palsu, tanpa berusaha memastikan kesahihan hadits-hadits tersebut terlebih dahulu.
✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan,
مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
🌴 "Barangsiapa yang berdusta atasku dengan sengaja, maka siapkan tempat duduknya di neraka." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu]
✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ حَدَّثَ عَنِّى بِحَدِيثٍ يُرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ
🌴 “Barangsiapa menyampaikan hadits atas namaku padahal dia menyangka bahwa itu adalah dusta maka dia termasuk salah satu pendusta.” [HR. Muslim dari Al-Mughiroh bin Syu’bah radhiyallahu’anhu]
📋 KETIGA: TIDAK MEMAHAMI HAKIKAT DAN BAHAYA BID'AH
✅ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa mengada-ngadakan perkara baru dalam agama kami ini yang bukan daripadanya, maka itu tertolak.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]
✅ Dalam riwayat Muslim,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهْوَ رَد
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang tidak ada padanya perintah kami, maka amalan tersebut tertolak.” [HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]
💻 Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/795104617305689:0
💻 Artikel Terkait:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/794166727399478:0
http://sofyanruray.info/hukum-perayaan-yasinan-dan-sholat-khusus-di-malam-nishfu-syaban/
═════ ❁✿❁ ═════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Dakwah_Tauhid
¡Ya disponible! Investigación de Telegram 2025 — los principales insights del año 
