🎥 ʙʀᴏɴx ꜱᴘᴏᴛʟɪɢʜᴛ 🎬
Ir al canal en Telegram
𓃦 ━━ 𝐁𝐑𝐎𝐍𝐗 𝐂𝐎𝐍𝐓𝐄𝐍𝐓 ━━ 𓃦 A creative hub for official content, ideas, and digital creations that showcase the identity and spirit of Bronx Chairus. ▸ Access : @BronxChairusOfficial
Mostrar másEl país no está especificadoLa categoría no está especificada
802
Suscriptores
+124 horas
+247 días
+4830 días
Archivo de publicaciones
oOo hip-hoop hallo haii bronxie
⋆. 𐙚 ˚ 𝑺ebelumnya ada yang udah kenal aku belum nih? 👀 kalau belum, yuk kenalan dulu! kenalin, nama aku 𝓔liora 𝓢eraphine, tapi biar lebih akrab panggil aja liora! 😉
⋆. 𐙚 ˚ 𝑵ahh, kali ini aku bakal ngajak kalian ngobrol tentang sesuatu yang mungkin sering banget terjadi tanpa kita sadari, yaitu overthinking. 💭
⋆. 𐙚 ˚ pernah nggak sih, cuma gara-gara satu hal kecil, tapi malah kepikiran terus sampai berjam-jam? 🤔 misalnya seseorang tiba-tiba balas chat lebih singkat dari biasanya, terus kita langsung mikir,
“dia kenapa ya?”, “aku ada salah nggak?”,
atau malah mulai membuat berbagai kemungkinan sendiri..,
⋆. 𐙚 ˚ padahal belum tentu ada apa-apa, tapi kenapa ya hal kecil bisa terasa besar banget di pikiran kita?
⋆. 𐙚 ˚ 𝑱adi, kenapa sih kita sering overthinking terhadap hal-hal kecil? apakah karena kita terlalu banyak berpikir, terlalu takut dengan kemungkinan buruk, atau ada alasan lain di baliknya? 👀
⋆. 𐙚 ˚kalau kalian penasaran, yuk simak pembahasan gua malam ini sampai selesai yaa, bronxie! 👀🫵🏻
Nah, jadi sekarang kita tahu kalau alasan kita sulit menggelitik diri sendiri ternyata bukan karena tubuh kita kebal terhadap rasa geli.
Hal tersebut terjadi karena otak kita sudah dapat memprediksi gerakan dan sentuhan yang akan kita lakukan sendiri Karena otak sudah mengetahui kapan dan di mana sentuhan tersebut akan terjadi, respons terhadap rasa geli pun menjadi lebih kecil.
Berbeda ketika orang lain menggelitik kita. Kita tidak selalu tahu kapan, di mana, atau bagaimana sentuhan tersebut akan datang. Unsur kejutan dan ketidakpastian inilah yang membuat sensasinya terasa lebih kuat dan membuat kita lebih mudah merasa geli.
Jadi, bisa dibilang otak kita sudah memberikan spoiler terlebih dahulu sebelum kita berhasil menggelitik diri sendiri.
Sekian fun fact dari aku, Scarlett Semoga informasi kali ini bisa menambah pengetahuan kalian dan membuat kalian semakin penasaran dengan berbagai fakta menarik lainnya ✨
See you and thank you so much! 👋🧠Otak Mengirimkan “Salinan Perintah” GerakanSaat otak mengirimkan perintah untuk menggerakkan tubuh, otak tidak hanya mengirimkan perintah tersebut kepada otot. Otak juga membuat semacam salinan informasi tentang perintah gerakan tersebut. Sederhananya: Otak: “Aku akan menggerakkan tangan ke arah tubuh.” Otak: “Sebentar lagi akan ada sentuhan di bagian ini.” Dengan adanya informasi tersebut, otak dapat mempersiapkan diri terhadap sensasi yang akan muncul.
🧠 Bagian otak mana yang berperan?Salah satu bagian yang berperan adalah cerebellum atau otak kecil Cerebellum membantu mengatur dan memperkirakan konsekuensi dari gerakan tubuh kita. Ketika kita menggerakkan tangan untuk menyentuh diri sendiri, otak dapat membuat perkiraan: “Jika tangan bergerak seperti ini, kemungkinan akan muncul sentuhan seperti ini.” Setelah sentuhan terjadi, otak membandingkan: 🔮 Prediksi Sentuhan yang diperkirakan akan terjadi, dengan ✋ Kenyataan Sentuhan yang benar-benar dirasakan Jika keduanya sesuai, otak dapat mengenali bahwa sensasi tersebut berasal dari tindakan kita sendiri. Karena itu, respons terhadap sensasi tersebut dapat menjadi lebih kecil.
🧠Otak Selalu Memprediksi Apa yang Akan Kita LakukanTubuh manusia sebenarnya memiliki sistem yang sangat canggih untuk memprediksi akibat dari gerakannya sendiri. Contohnya💡ketika kamu ingin mengangkat tangan: 📍Otak membuat keputusan untuk menggerakkan tangan. 📍Otak mengirimkan perintah ke otot. 📍Tangan bergerak sesuai perintah. 📍Otak memperkirakan sensasi yang akan muncul akibat gerakan tersebut. Hal yang sama terjadi ketika kamu ingin menggelitik diri sendiri. Sebelum tanganmu menyentuh kulit, otak sebenarnya sudah mengetahui bahwa sentuhan tersebut akan terjadi.
Apa Sebenarnya yang Membuat Kita Merasa Geli?Nahh jadi... Rasa geli merupakan respons kompleks yang melibatkan kulit, saraf, otak, dan emosi. Ketika kulit disentuh, terutama pada bagian tubuh tertentu yang lebih sensitif, reseptor pada kulit menerima rangsangan. Rangsangan tersebut kemudian dikirim melalui sistem saraf menuju otak untuk diproses. Namun, tidak semua sentuhan menghasilkan rasa geli yang sama. Respons kita terhadap sentuhan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti: a) siapa yang menyentuh b) bagian tubuh yang disentuh c) seberapa kuat sentuhannya
Pernah nggak sih kamu mencoba menggelitik diri sendiri, tapi rasanya nggak segeli saat orang lain yang melakukannya❓🤔🤔
Padahal bagian tubuhnya sama, sentuhannya sama, Namun hasilnya tetap berbeda😲
Hai semuanya! 👋✨
Perkenalkan, nama aku Scarlett Pada kesempatan kali ini, aku akan membawakan sebuah fun fact menarik seputar Saintek yang mungkin terdengar sederhana, tetapi ternyata berkaitan dengan cara kerja otak kita. 🧠🤯
Topik yang akan kita bahas kali ini adalah Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri?
Yuk! kita cari tahu bersama apa sebenarnya alasan di balik hal tersebut dan bagaimana otak kita berperan dalam membedakan sentuhan dari diri sendiri dan sentuhan dari orang lain!
Ketika orang lain tiba-tiba menggelitikmu, kamu mungkin langsung merasa geli, refleks bergerak, atau tertawa😂 Tetapi ketika kamu mencoba melakukannya sendiri, sensasinya justru terasa biasa saja😐
ㅤㅤㅤㅤ𝐡𝐢𝐧𝐭𝐞𝐑𝐊𝐀𝐈𝐅𝐄𝐂𝐊
──── 𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐍𝐃𝐈𝐍𝐆 ────
so yeah, that was hinterkaifeck. sebuah peternakan terpencil di jerman 🇩🇪, enam korban, berbagai kejadian aneh sebelum tragedi, penyelidikan panjang, banyak teori, tapi sampai sekarang belum ada jawaban final mengenai siapa pelakunya. 🕵️♂️
gw kevin, pamit dari bronx spotlight. katanya gw mirip jay enhypen, tapi setelah research kasus ini gw jadi sadar satu hal kalau nanti gw dengar suara dari loteng, gw ngga akan check. gw akan respect the mystery dari lantai bawah. 😭
stay safe, lock your doors, trust your instincts, and please jangan merasa harus jadi main character kalau menemukan sesuatu yang suspicious. karena di kehidupan nyata ngga ada background music buat ngasih warning. kalau tempatnya giving bad vibes, maybe just leave. see you di bronx spotlight selanjutnya👋🏻
