en
Feedback
𝙸𝙽𝙳𝙾 𝚁𝙴𝙰𝙻𝙸𝚃𝚈

𝙸𝙽𝙳𝙾 𝚁𝙴𝙰𝙻𝙸𝚃𝚈

Closed channel

Info PP iklan dll bisa hubungi @dibisikinaja

Show more

📈 Analytical overview of Telegram channel 𝙸𝙽𝙳𝙾 𝚁𝙴𝙰𝙻𝙸𝚃𝚈

Channel 𝙸𝙽𝙳𝙾 𝚁𝙴𝙰𝙻𝙸𝚃𝚈 in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 25 893 subscribers, ranking 9 593 in the News & Media category and 2 808 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 25 893 subscribers.

According to the latest data from 04 June, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -471 over the last 30 days and by -15 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 21.23%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 8.63% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 5 372 views. Within the first day, a publication typically gains 2 183 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 10.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as korban, jadi, lokasi, laku, pihak.

📝 Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
Info PP iklan dll bisa hubungi @dibisikinaja

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 05 June, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the News & Media category.

25 893
Subscribers
-1524 hours
-1557 days
-47130 days

Data loading in progress...

Similar Channels
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
June '26
June '26
+594
in 1 channels
May '26
+1 176
in 1 channels
Get PRO
April '26
+2 044
in 2 channels
Get PRO
March '26
+22 844
in 5 channels
Date
Subscriber Growth
Mentions
Channels
05 June+594
04 June0
03 June0
02 June0
01 June0
Channel Posts
Kabupaten Bekasi kembali dihebohkan dengan insiden yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Underpass Tambun, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (5/6/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat beberapa kelompok remaja berada di sekitar lokasi sebelum situasi berubah menjadi tidak kondusif. Sejumlah remaja tampak berlarian di area underpass yang saat itu masih sepi dari aktivitas warga. Akibat kejadian tersebut, satu remaja dilaporkan meninggal dunia. Hingga kini, identitas korban maupun pihak-pihak yang terlibat masih menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang. Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap fakta di balik peristiwa ini serta mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak meresahkan lingkungan sekitar. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja pada malam hari. Menurut kalian, langkah apa yang paling efektif untuk mencegah kejadian serupa terulang di Kabupaten Bekasi? 💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9

2
Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Usai Jabat Tangan dengan Pelaku Bangkalan --- Peristiwa carok kembali merenggut korban jiwa d+5
Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Usai Jabat Tangan dengan Pelaku Bangkalan  ---   Peristiwa carok kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Bangkalan, Madura. Seorang pria berinisial SY (50), warga Dusun Soket Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, meninggal dunia setelah mengalami luka bacok akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Insiden berdarah tersebut terjadi di rumah korban pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, pelaku datang ke kediaman korban sebelum akhirnya melakukan penyerangan secara tiba-tiba. Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan pelaku sempat berinteraksi dengan korban sesaat sebelum peristiwa pembacokan terjadi. Bahkan, keduanya sempat berjabat tangan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari korban maupun warga sekitar. "Terduga pelaku datang ke rumah korban sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku sempat berjabat tangan dengan korban, kemudian mengeluarkan senjata tajam yang diduga sebilah celurit dan mengayunkannya ke arah korban,” ujar Agung, Kamis (4/6/2026). Serangan tersebut mengenai bagian perut korban dan menyebabkan luka serius. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum sempat diamankan warga. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan berupaya menyelamatkan korban. Namun akibat luka bacok yang cukup parah, nyawa SY tidak dapat diselamatkan. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian masyarakat setempat mengingat kasus carok masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Madura dan sering kali berujung pada korban jiwa. Aparat kepolisian pun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik penyerangan tersebut. Ipda Agung menjelaskan bahwa hingga saat ini penyidik Satreskrim Polres Bangkalan masih terus melakukan pendalaman terkait latar belakang peristiwa tersebut. Polisi belum dapat menyimpulkan motif yang melatarbelakangi aksi pembacokan karena proses penyelidikan masih berlangsung. "Hingga saat ini motif pelaku melakukan tindak pidana tersebut masih kami dalami. Penanganan kasus sudah ditangani Satreskrim Polres Bangkalan,” katanya. Selain memburu pelaku, polisi juga berupaya mengumpulkan berbagai alat bukti dan informasi tambahan guna mempercepat proses pengungkapan kasus. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu penyidik menyusun kronologi secara lengkap. Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga setelah proses penanganan awal selesai dilakukan. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di Bangkalan sepanjang tahun 2026. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan yang dapat memicu konflik dan menyerahkan setiap persoalan kepada mekanisme hukum yang berlaku. Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan secara intensif untuk mengungkap motif, menangkap pelaku, serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban dan masyarakat.
2 440
3
Punya berita yang mau di bagikan dan Info PP iklan dll bisa hubungi @dibisikinaja
2 461
4
Nih tradisi sunat di Afrika bikin kaum pria ngilu 😭 LINK VIDIO NYA DI SINI. 👇👇 https://sub4unlock.io/eudOa Yang ga ngerti
Nih tradisi sunat di Afrika bikin kaum pria ngilu 😭 LINK VIDIO NYA DI SINI. 👇👇 https://sub4unlock.io/eudOa Yang ga ngerti cara buka link nya, nih tutornya 👇 https://t.me/Infoviparchvie/7 Spoiler Mimin TECKDONW langsung.
2 761
5
Tangis yang Tersisa dari Kanatang: Kisah Duka di Balik Kebakaran Maut Kanatang, Sumba Timur – Dini hari yang seharusnya sunyi+8
Tangis yang Tersisa dari Kanatang: Kisah Duka di Balik Kebakaran Maut Kanatang, Sumba Timur – Dini hari yang seharusnya sunyi berubah menjadi tragedi memilukan. Kobaran api melahap sebuah kios kecil di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Di balik peristiwa itu, tersimpan kisah pilu sebuah keluarga sederhana yang tak sempat menyelamatkan diri. Kios berukuran sekitar 3x4 meter itu bukan sekadar tempat usaha. Di sanalah mereka tinggal, beristirahat, dan menggantungkan harapan hidup sehari-hari dengan berjualan, bahkan menyediakan BBM eceran untuk warga sekitar. Namun malam itu, semuanya berubah dalam sekejap. Api yang diduga muncul saat keluarga sedang terlelap, dengan cepat membesar. Material bangunan yang sebagian besar dari kayu membuat kobaran api sulit dikendalikan. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha membantu, namun panas dan cepatnya api membuat mereka tak mampu mendekat. Di dalam kobaran itu, empat nyawa tak terselamatkan—sepasang orang tua dan dua anak yang menjadi bagian dari keluarga tersebut. Yang tersisa hanyalah puing-puing, lembaran seng yang hangus, dan duka mendalam bagi keluarga serta warga sekitar. Tangis pun pecah dari mereka yang ditinggalkan. Kehilangan bukan hanya soal orang-orang tercinta, tetapi juga kenangan, harapan, dan kehidupan yang selama ini dibangun dengan sederhana. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan awal mengarah pada faktor yang masih dalam proses penyelidikan. Humas Polri. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa hidup bisa berubah dalam sekejap, dan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran sangatlah penting—terutama di tempat yang menyimpan bahan mudah terbakar. 💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 887
6
Kronologi Mahasiswa PNJ Kepergok Ciuman Sesama Jenis di Kampus Video menampilkan mahasiswa berciuman dengan sesama jenis di k+4
Kronologi Mahasiswa PNJ Kepergok Ciuman Sesama Jenis di Kampus Video menampilkan mahasiswa berciuman dengan sesama jenis di kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) viral di media sosial. Kejadian itu dipergoki mahasiswa lain. Dalam video viral di media sosial, tampak dua orang laki-laki berciuman di bagian luar salah satu ruangan diduga lorong dekat perpustakaan. Video itu terlihat direkam seseorang dari dalam ruangan. Dalam potongan video lainnya, terlihat kedua pria itu didatangi oleh mahasiswa lain. Mereka menanyakan identitas kedua pria itu. Staf Humas PNJ, Soraya, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6) di kampus PNJ, Depok. Dia menyebut salah satu pria dalam video itu merupakan mahasiswa PNJ, sementara pria lain bukan mahasiswa PNJ. Terjadi pada kemarin hari di 2 Juni. Itu memang benar terjadi di lingkungan kampus dan itu ditemukan oleh beberapa mahasiswa juga," ujar Soraya kepada wartawan di Depok, Rabu (3/6/2026). Dia mengatakan pihak kampus mengambil langkah untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Mahasiswa berinisial ARM dan teman prianya, AW, diamankan dari amukan orang-orang yang ada di kampus. "Jadi untuk salah satu dari pelaku itu adalah mahasiswa kita. Namun yang satunya lagi, pihak yang satunya, bukan mahasiswa kita, yaitu pihak eksternal," ucapnya. Dia mengatakan AW diduga mendatangi ARM yang berada di kampus. Keduanya diduga sudah saling kenal sebelumnya. Namun pihak PNJ akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Untuk itu memang karena memang sedang datang dan pihak yang eksternalnya juga datang untuk menghampiri mahasiswa kami. Kalau untuk saling kenal, keterangan officially kan tentu kita masih praduga ya. Jadi memang saling kenal untuk mereka ketemu, tapi untuk kronologi lebih mendalamnya itu akan kita mungkin masih menjaga ini ya, menjaga, apa, privasi yang bersangkutan," tuturnya. Dia mengatakan PNJ tidak membenarkan tindakan tersebut. Namun PNJ tetap menjaga hak kedua pelaku. "Tentu sudah disidang ya pada saat dilakukan dan memang kemarin itu kita sudah melakukan sidang, meminta keterangan, dan sebagainya kepada yang bersangkutan. Namun itu akan kita berikan kebijakan lagi, yaitu kita akan telaah lagi bersama dengan pimpinan-pimpinan, baik Direktur, Wadir 1, dengan aturan-aturan pendidikan yang ada," jelasnya. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
3 024
7
Kepergok Gasak Motor di Way Huwi, Pelaku Curanmor asal Lampung Tengah Tewas Dihakimi Massa Video no sensor nya cek link di ba
Kepergok Gasak Motor di Way Huwi, Pelaku Curanmor asal Lampung Tengah Tewas Dihakimi Massa Video no sensor nya cek link di bawah ini: https://t.me/beritalangit/4839?single Selatan, Lampung – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan berakhir tragis.    Seorang terduga pelaku tewas mengenaskan setelah babak belur menjadi sasaran amukan massa akibat kepergok mencuri motor milik warga setempat, Rabu (3/6/2026) malam.   Peristiwa bermula saat korban bersama warga memergoki dua pria mencurigakan tengah menggasak sepeda motor di Gang Mangga, Dusun 6, Desa Way Huwi. Sadar aksinya terendus, kedua pelaku langsung tancap gas memacu kendaraannya.   Warga yang geram spontan melakukan pengejaran massal. Diduga panik karena dikepung, kedua pelaku hilang kendali hingga terjatuh dari sepeda motor. Satu pelaku berhasil ditangkap di lokasi, sementara satu rekannya berhasil meloloskan diri ke arah Jalan Lapas Raya, Umbul Talam.   Kapolsek Jati Agung, Ipda Muhammad Yani, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan dari pamong desa, tim patroli langsung dikerahkan ke lokasi untuk meredam situasi dan mengevakuasi pelaku dari amukan warga yang semakin beringas.   "Saat personel tiba di TKP, terduga pelaku sudah dalam kondisi terkapar dengan luka parah di sekujur tubuh. Petugas langsung melarikannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis," ujar Ipda Muhammad Yani, Kamis (4/6/2026).   Berdasarkan hasil identifikasi kepolisian, pelaku yang tewas tersebut diketahui berinisial MH (24), seorang pemuda yang berdomisili di Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.   Selain mengevakuasi jenazah MH, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam lis merah yang diduga kuat digunakan komplotan ini saat beraksi.   Saat ini, pihak korban telah membuat laporan resmi di Mapolsek Jati Agung. Polisi menegaskan fokus utama saat ini adalah memburu satu pelaku lain yang identitasnya sudah kantongi.   "Kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran intensif terhadap satu pelaku yang buron. Kami mengapresiasi keaktifan warga dalam menjaga keamanan lingkungan, namun kami tetap mengimbau keras agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Jika mengamankan pelaku kejahatan, segera serahkan ke polisi agar diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolsek.  💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 515
8
Mayat Perempuan Diduga ODGJ Ditemukan Tewas di Pantai Labuhan Haji Lombok Timur - Warga Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan+4
Mayat Perempuan Diduga ODGJ Ditemukan Tewas di Pantai Labuhan Haji Lombok Timur -  Warga Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), digegerkan penemuan mayat pada Kamis (4/6/2026). Mayat dengan jenis kelamin perempuan tersebut diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Labuhan Haji, Iptu Hidayat Syamsuri, mengatakan petugas menerima laporan terkait penemuan mayat tersebut dari masyarakat sekitar pukul 9.30 Wita di depan salah satu cafe pinggir pantai. Awalnya ada laporan dari masyarakat yang melihat adanya mayat ditemukan di pinggir Pantai Labuhan Haji, tepatnya di depan Cafe ICA. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan," terang Hidayat. Dari hasil pemeriksaan, korban bernama Rohania (50) warga Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak. Korban diduga mengalami riwayat gangguan jiwa. "Informasi yang kami terima dari keluarga, korban memiliki riwayat gangguan jiwa," pungkas Hidayat. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan medis terkait penyebab meninggalnya korban. "Untuk hasil pemeriksaan medis, saat ini masih dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kematiannya. Karena itu laporan lengkapnya juga masih dalam proses," pungkas Hidayat. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 544
9
ART di Bogor Tewas Dianiaya 3 Rekannya: Dipicu Charger Hilang, Disiram Air Panas Polisi mengungkap motif di balik kematian AR+4
ART di Bogor Tewas Dianiaya 3 Rekannya: Dipicu Charger Hilang, Disiram Air Panas Polisi mengungkap motif di balik kematian ART berinisial RR (26) di Perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, yang diduga dianiaya tiga rekannya. Dari hasil penyelidikan, penganiayaan itu dipicu hilangnya charger jam tangan milik majikan yang tak kunjung ditemukan. "Berdasarkan penyelidikan awal, motif pengeroyokan diduga karena para pelaku kesal terhadap korban yang dianggap tidak dapat menunjukkan keberadaan charger yang hilang," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Senin (1/6/2026). Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar kota. Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian dan melakukan serangkaian penyelidikan. "Tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ember, gayung, dan obat nyamuk semprot," ungkapnya. "Saat ini, Polsek Cileungsi masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut," tambah dia. Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/5). Korban saat itu mengaku tidak mengetahui barang yang dicari oleh pelaku. "Setelah pencarian tidak membuahkan hasil, salah satu pelaku mengancam akan menyiram korban dengan air panas," ungkapnya. Ancaman tersebut kemudian berubah nyata. Pada sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB, ketiga pelaku membawa korban ke dalam kamar mandi. "Secara bergantian, menyiram tubuh korban menggunakan air panas. Korban kemudian ditinggalkan sebelum ditemukan dalam kondisi kulit melepuh," ungkapnya. Setelah kejadian itu, korban dibawa ke kamar ART dan diberi penanganan seadanya. Kondisi korban terus memburuk hingga pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 19.30 WIB, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar. 💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
3 266
10
Dua anggota Satuan Brimob Polda Banten mengalami luka serius setelah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok or+4
Dua anggota Satuan Brimob Polda Banten mengalami luka serius setelah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang yang diduga berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector (DC) yang menyebut diri mereka kelompok "Pok Ambon". Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Raya Serang, Kelurahan Drangong, Kota Serang, pada Selasa malam (2/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula dari upaya penarikan kendaraan yang diduga milik salah satu anggota Brimob. Situasi yang semula berupa proses penarikan kendaraan, memanas dan berujung pada kekerasan fisik setelah terjadi perselisihan dan cekcok mulut antara kedua belah pihak. Kelompok penagih utang yang berjumlah lebih dari 10 orang tersebut diketahui bertindak sewenang-wenang dan membawa senjata tajam. Dalam insiden itu, dua personel Brimob yang bertugas di Kompi 41 Tamtama menjadi korban, yaitu Bripda M.F.D. dan Bripda A.Y. Keterangan dari pihak kepolisian menyebutkan, Bripda M.F.D. mengalami luka cukup parah akibat disabet menggunakan senjata tajam jenis kapak pada bagian kepala dan tangan. Sementara rekannya, Bripda A.Y., mengalami luka di bagian hidung dan lecet-lecet akibat hantaman benda keras berupa batako yang mengenai bagian pelipis kepalanya. "Kejadiannya semalam, ada dua Brimob yang diserang debt collector. Satu korban alami luka bacok sedangkan satu lagi kena hantam pelipis dengan menggunakan batako," ujar seorang anggota Polda Banten yang enggan disebutkan identitasnya, saat dikonfirmasi pada Rabu (3/6/2026). Usai melakukan aksinya yang berani menyerang aparat keamanan, kelompok pelaku dikabarkan segera melarikan diri menggunakan mobil. Kedua korban yang mengalami luka-luka kini telah dilarikan ke RSUD dr. Dradjat Prawiranegara untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif guna memulihkan kondisi mereka. Kasus ini semakin menjadi sorotan publik setelah beredar luas foto seorang pria asal Maumere yang dikenal dengan nama Lelenk Virgo—yang sempat viral di media sosial TikTok—dengan kondisi tangan terikat di dalam ruangan kepolisian. Sosok tersebut diduga kuat terlibat dalam peristiwa kekerasan tersebut dan kini sudah diamankan. Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari petugas Polresta Serang Kota dan jajaran Polda Banten sedang melakukan pengejaran besar-besaran serta penyelidikan mendalam untuk menangkap seluruh anggota kelompok yang terlibat dalam pengeroyokan ini. Masyarakat pun berharap aparat menindak tegas kelompok yang berani melakukan kekerasan dan membawa senjata tajam di tempat umum, terlebih lagi hingga melukai anggota kepolisian yang sedang bertugas.
2 797
11
Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Dua orang pelaku curan
Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Dua orang pelaku curanmor terekam kamera CCTV saat melakukan aksinya dan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha RX King. Peristiwa tersebut terjadi di Mes Mekanik Yamaha Roby Motor yang berlokasi di Jalan Raya Syeh Quro Nomor 45, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, pada Rabu (3/6/2026). Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, terlihat jelas wajah kedua orang pelaku datang ke lokasi dan memantau situasi sekitar sebelum melancarkan aksinya. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil menguasai sepeda motor Yamaha RX King yang menjadi sasaran dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Yamaha RX King yang dibawa kabur oleh pelaku. Rekaman CCTV kini menjadi petunjuk penting untuk membantu proses penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku. Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan keberadaan pelaku maupun kendaraan yang hilang. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 485
12
Punya berita yang mau di bagikan dan Info PP iklan dll bisa hubungi @dibisikinaja
2 408
13
Preman Penendang Wanita Hamil dan Penodong Air Gun di Deli Serdang Dibekuk Polisi Aksi brutal dua preman yang menendang wanit+6
Preman Penendang Wanita Hamil dan Penodong Air Gun di Deli Serdang Dibekuk Polisi Aksi brutal dua preman yang menendang wanita hamil dan menodongkan senjata jenis air gun di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru pada tanggal 3/6/2026, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, akhirnya berujung penangkapan pada Kamis 4/6/2026. Kedua pelaku, Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37), kini diamankan di Polrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini memicu kemarahan publik setelah aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri tersebut viral dan dinilai sangat brutal, terlebih korban merupakan seorang wanita hamil. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, insiden bermula saat korban bersama suaminya menghentikan sepeda motor di depan terowongan rel kereta api karena situasi di lokasi sedang mencekam akibat tawuran. Namun, kedua pelaku diduga memaksa korban untuk tetap melintas dengan alasan kendaraan yang berhenti menyebabkan kemacetan. Ketika korban memilih bertahan demi keselamatan, emosi para pelaku memuncak. Julpikar diduga menendang bagian perut korban yang tengah hamil setelah melihat korban mengeluarkan telepon genggam. Pelaku mengaku khawatir aksi tawuran di sekitar lokasi direkam dan disebarluaskan. Tak hanya itu, Julpikar juga mengambil senjata jenis air gun dari sebuah bengkel di sekitar lokasi lalu menodongkannya ke arah korban untuk mengintimidasi agar segera meninggalkan tempat kejadian. Sementara itu, Zul Yarham Lubis diduga melampiaskan kekerasan kepada suami korban dengan melayangkan pukulan berulang kali ke bagian wajah. Aksi pemukulan itu dilakukan untuk memaksa pasangan tersebut segera menggerakkan sepeda motornya dari area terowongan. Saat ditangkap, kedua pelaku tampak diborgol dan langsung di giring ke polrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kanit  Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Ramadhani Bimo Setiadi,  mengatakan para pelaku berdalih melakukan tindakan itu karena khawatir situasi tawuran di sekitar rel makin memanas. Meski demikian, polisi menegaskan tindakan kekerasan terhadap warga sipil, apalagi terhadap wanita hamil, tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya aksi premanisme dan kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat di wilayah Deli Serdang dan Medan.* 💖💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 748
14
Namanya Slamet Suradio, beliau adalah masinis kereta api KA-225 yang dituduh sebagai terdakwa Tragedi Bintaro pada tahun 1987+9
Namanya Slamet Suradio, beliau adalah masinis kereta api KA-225 yang dituduh sebagai terdakwa Tragedi Bintaro pada tahun 1987. Beliau dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas KPKA. Padahal saat itu beliau telah menerima surat PTP Yang artinya diizinkan berangkat. Namun ternyata ada kesalahan komunikasi antara petugas PPKA St Sudimara dengan St Kebayoran, yang menyebabkan terjadinya insiden hebat ini, mengakibatkan 139 korban meninggal dan 254 orang terluka. Pak Slamet juga dituduh melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabrakan terjadi untuk menyelamatkan diri. Padahal Beliau sama sekali tidak keluar dan tetap berusaha menarik rem darurat sekuat tenaga, justru yang keluar menyelamatkan diri adalah asisten masinis. Namun beliau memilih tetap di dalam hingga tangannya tidak kuat menarik rem lagi, dan saat terjadinya tabrakan beliau terpental ke bawah sehingga tulang pinggulnya retak dan matanya terkena pecahan kaca. Beliau jg meminta orang l untuk memfotokopi surat PTP sebanyak mungkin yang masih ada dalam kantongnya. Itulah bukti bahwa beliau diizinkan untuk memberangkatkan kereta, dan di surat itu terdapat bercak darah. Pak Slamet tidak melihat rambu-rambu sepanjang perjalanan yang mengisyaratkan adanya peringatan darurat atau perintah memberhentikan kereta. Namun dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beliau divonis sebagai terpidana dan surat PTP yang telah difotokopi sebanyak itu tiada artinya di hadapan majelis hakim, Beliau mengabdikan diri selama 23 thn. Beliau seringkali dipaksa ttd dokumen yang tidak jelas asal usulnya oleh oknum dan beliau dipecat dari masinisnya tanpa pesangon sedikitpun. Sang istri yang seharusnya mendukung Pak Slamet, justru malah menggugat cerai dan menikah dengan pria lain. Kini beliau mengais rezeki dengan berjualan rokok eceran, di suatu tempat yang jauhnya sekitar 15 km dari rumahnya. Beliau pernah sama sekali tidak pulang ke rumah selama 2 bulan karena tidak adanya ongkos pulang, Dia tidur sehari-harinya di musalla. Sampai sekarang beliau masih menyimpan fotokopi surat PTP dengan harapan nama baiknya dikembalikan seperti dahulu kala. Namun kemarin, kabar duka datang , Slamet Suradio, masinis yang dikenal sebagai penyintas Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) dini hari di usia 87 tahun. Slamet mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Bekasi dan dimakamkan di kampung halamannya, Desa Gintungan, Purworejo, Jawa Tengah. Namanya tak bisa dipisahkan dari Tragedi Bintaro, kecelakaan kereta terbesar dalam sejarah Indonesia yang menewaskan 156 orang dan melukai ratusan lainnya pada 19 Oktober 1987. Meski selamat dari peristiwa itu, Slamet kemudian divonis bersalah dan menjalani hukuman penjara selama lima tahun. Selamat jalan, Mbah Slamet. Semoga amal ibadahmu diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 883
15
Tukang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cikupa Tangerang Misteri kematian seorang tukang cilok berinisial R di sebuah+4
Tukang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cikupa Tangerang Misteri kematian seorang tukang cilok berinisial R di sebuah rumah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mulai menemukan titik terang. Polisi menemukan adanya luka sayatan senjata tajam pada tubuh korban dan menduga pria asal Madura tersebut menjadi korban pembunuhan. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kontrakannya pada Selasa (2/6/2026) sore. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di lantai rumah kontrakan yang baru ditempatinya sekitar 10 hari terakhir bersama seorang rekannya. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya indikasi tindak pidana dalam kasus tersebut. "Korban terindikasi meninggal karena pembunuhan. Meski demikian, kami masih menunggu hasil autopsi," ujar Indra. Meski telah menemukan luka akibat senjata tajam, polisi belum mengungkap secara terrinci lokasi maupun jumlah luka yang ditemukan pada tubuh korban. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai barang bukti di lokasi kejadian. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban. "Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," pungkasnya. Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Septiana yang datang untuk mengecek kondisi korban di tempat tinggalnya. Saat tiba di lokasi, saksi melihat kontrakan dalam keadaan terkunci dari luar dan gerobak cilok milik korban masih berada di depan rumah. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 828
16
Mahasiswa Universitas Negeri Padang Tertembak di Kampus Sebanyak dua orang salah satunya mahasiswa dilarikan ke rumah sakit a+3
Mahasiswa Universitas Negeri Padang Tertembak di Kampus Sebanyak dua orang salah satunya mahasiswa dilarikan ke rumah sakit akibat insiden dugaan peluru nyasar terjadi di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (2/6) petang. Pantauan CNN Indonesia, kampus kini dijaga ketat oleh aparat. Selain kampus, Rumah Sakit (RS) Hermina Padang yang merawat dua korban ikut dijaga ketat. Belum ada penjelasan rinci terkait insiden tersebut, namun pihak kampus membenarkan adanya mahasiswa yang terluka. Memang iya ada mahasiswa UNP yang diduga terkena tembakan peluru nyasar," kata Sekretaris UNP, Erianjoni kepada wartawan. Ia menyebut satu diantaranya adalah mahasiswa dan satu lainnya keluarga mahasiswa. Mahasiswa yang terkena tembakan itu adalah mahasiswa jurusan Sosiologi. Mahasiswa sosiologi dan satu korban lainnya adalah keluarga mahasiswa yang sedang menunggu," jelasnya. Erianjoni mengatakan insiden dugaan peluru menyasar tersebut terjadi di sekitar kawasan Rektorat usai mahasiswa merayakan hasil ujian seminar proposal. "Biasa anak-anak habis ujian Seminar Proposal, merayakan dengan bersukacita dengan teman-teman. Lalu, mereka terkena tembakan peluru nyasar. Mahasiswa itu perempuan. Satu lagi keluarga mahasiswa yang sedang menunggu adiknya sepertinya," ujarnya. Saat ini pihak kampus sedang mendampingi mahasiswa yang diduga terkena peluru menyasar di salah satu rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 600
17
Sebelum Royyan Ditemukan Tewas, Penculik Sempat Minta Uang Rp 200 Juta Kutai Timur - Muhammad Royyan Prasetyo (7), anak yang+8
Sebelum Royyan Ditemukan Tewas, Penculik Sempat Minta Uang Rp 200 Juta Kutai Timur -  Muhammad Royyan Prasetyo (7), anak yang dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban penculikan di Kutai Timur (Kutim), ditemukan tewas di semak-semak belakang Masjid Agung Sangatta, Bukit Pelangi. Diketahui penculik Royyan sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 200 juta. Hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko. Informasi terkini yang diperoleh polisi, sebelum Royyan ditemukan meninggal dunia, pelaku sempat mengirimkan surat ancaman kepada keluarga korban pada Senin (1/6) malam. Dalam surat tersebut, pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 200 juta. Wahyu mengatakan, pesan ancaman itu ditulis pada potongan kardus bekas dan berisi permintaan agar keluarga korban mentransfer uang ke rekening yang telah ditentukan pelaku. Pelaku memang sempat meminta uang Rp 200 juta kepada keluarga korban," ungkap Wahyu kepada detikKalimantan, Rabu (3/6/2026). Lebih lanjut, Wahyu menyebut surat ancaman tersebut dikirimkan menggunakan jasa kurir yang mengantarkannya langsung ke rumah keluarga korban. "Surat ancaman itu dikirim pakai jasa kurir yang mengantar ke rumah," katanya. Pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian dan diperiksa di Polda Kaltim. Kini polisi pun tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk kemungkinan terduga pelaku lainnya. "Saat ini kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap kurir tersebut untuk memastikan apakah ada hubungannya dengan pelaku atau tidak," sambung dia. Sebelumnya diberitakan, polisi mendapat laporan Royyan hilang pada Senin (1/6). Hingga akhirnya Royyan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dengan badan tengkurap di semak-semak belakang Masjid Agung Sangatta, Bukit Pelangi pada Rabu (3/6). "Betul, korban (Royyan) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Wahyu kepada detikKalimantan, Rabu (3/6/2026). Wahyu mengatakan jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kudungga Sangatta untuk menjalani proses visum guna mengetahui penyebab kematian korban. 💖💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 595
18
Adu Banteng dengan Truk, Pengendara Motor Tewas di Jalan Trans Sulawesi Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Trans Su+5
Adu Banteng dengan Truk, Pengendara Motor Tewas di Jalan Trans Sulawesi Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang, Rabu pagi (3/6/2026). Seorang perempuan muda tewas di lokasi kejadian. Peristiwa naas itu melibatkan truk DD 8617 XB dan sepeda motor DP 2941 WD. Berdasarkan informasi warga sekitar, sepeda motor melaju dari arah Sabbang. Sesampainya di lokasi, pengendara diduga hendak memotong kendaraan di depannya. Naas, dari arah berlawanan melaju truk. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari. Akibat benturan keras, pengendara motor berinisial II (19), warga Kecamatan Malangke, dikabarkan meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban telah dievakuasi ke PKM Sabbang untuk penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi pasti kejadian. 💖💖💖💖💖💖💖💖 INFO PEMERSATU BANGSA⬇️ https://t.me/Infoviparchvie/2 📌 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 : ALBA | http://bit.ly/47ADaZ9
2 595
19
Kekasih Hilang Tanpa Alamat, Lamaran Pria Riau di Jambi Berujung Pilu Viral Niat suci untuk meminang sang pujaan hati asal Pr+7
Kekasih Hilang Tanpa Alamat, Lamaran Pria Riau di Jambi Berujung Pilu Viral Niat suci untuk meminang sang pujaan hati asal Provinsi Jambi justru berbuah nestapa dan kekecewaan mendalam bagi seorang pemuda asal Tembilahan, Provinsi Riau. Berbekal keyakinan dan harapan besar, pria tersebut memboyong seluruh rombongan keluarganya menempuh perjalanan jauh menuju Jambi demi melangsungkan prosesi lamaran resmi. Namun, setibanya di tanah tujuan, kenyataan pahit harus mereka telan lantaran sang kekasih mendadak hilang bak ditelan bumi. Insiden memilukan yang menyayat hati ini mencuat ke publik dan mendadak viral setelah rekaman video amatir yang memperlihatkan kondisi histeris sang pria diunggah oleh akun Instagram @seputarjambi.info.  Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga laki-laki dilaporkan masih telantar dan terpaksa bertahan di Jambi demi menunggu kejelasan serta iktikad baik dari pihak perempuan. Isak Tangis dan Koper yang Terbengkalai Rekaman video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan suasana penuh kegetiran di sebuah ruangan semi-publik yang tampak seperti area tunggu atau lobi sebuah penginapan sederhana berkarakter dinding kuning cerah.  Di sudut ruangan, seorang pemuda yang mengenakan kaus hijau bergambar buaya (Lacoste) duduk bersila di lantai dalam kondisi terguncang hebat (syok). Ia tampak menangis histeris dengan mata terpejam rapat, sementara kepalanya disandarkan pada pangkuan seorang wanita paruh baya, diduga ibunya, yang mengenakan jilbab hijau instan.  Sang ibu berusaha menenangkan putranya dengan memeluk erat pundak dan mengusap dada sang anak, meski raut wajahnya sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa dan kebingungan yang mendalam. Kamera kemudian beralih memperlihatkan sebuah ponsel pintar yang tergeletak di atas meja semen. Layar ponsel tersebut menampilkan foto profil sebuah akun media sosial milik seorang wanita muda berhijab hitam, yang diduga kuat sebagai kekasih sang pria yang menghilang.  Di samping meja, terlihat beberapa anggota keluarga lain berdiri dengan gestur tubuh yang lesu.  Sebuah koper besar berwarna abu-abu tua tampak berdiri kaku di dekat pintu, menjadi saksi bisu dari persiapan matang barang-barang hantaran lamaran yang kini berakhir sia-sia tanpa kejelasan. Di sepanjang video, latar belakang suara dipenuhi oleh isak tangis sang pria yang meratapi nasibnya, berbaur dengan suara musik sedih bernuansa melayu yang sengaja ditambahkan dalam unggahan.  Berikut adalah percakapan dan interaksi penting yang terekam di lokasi kejadian: Suara Tangisan Terdengar suara tangisan pemuda tersebut yang melengking tinggi, "Aaaahhh... makkk..." sembari memegangi tangan ibunya.  Sang ibu dengan suara bergetar mencoba menenangkan, "Sabar nak, sabar... istighfar..." Diblokir Salah seorang kerabat pria yang merekam video ikut menimpali dengan nada jengkel sembari menunjuk-nunjuk ke arah luar, "Jauh-jauh kita datang dari Tembilahan, Riau, sampai sini malah nomornya diblokir semua. Alamat tidak ada yang jelas! Sosok Sang Perempuan Kamera menyorot tajam ke arah layar ponsel yang memperlihatkan foto si perempuan.  Terdengar suara anggota keluarga lain yang sedang mencoba menghubungi nomor kontak wanita tersebut berulang kali, namun hanya terdengar nada tidak aktif.  "Sama sekali tak bisa dihubungi, WA (WhatsApp) pun centang satu," ketus salah satu anggota keluarga. Kita tunggu dulu di sini sampai malam, siapa tahu ada kabar dari perantara atau kerabatnya di Jambi. Jangan panik dulu."  Menurut keterangan keluarga, sebelum keberangkatan, pihak perempuan tidak pernah memberikan rincian alamat rumah yang jelas dan hanya meminta mereka langsung datang ke kota Jambi.  Nahas, setibanya rombongan di Jambi, seluruh akses komunikasi langsung diputus sepihak oleh sang kekasih. Berbagai upaya panggilan telepon tidak pernah diangkat, dan ratusan pesan singkat yang dikirimkan pun tidak membuahkan hasil.  Kasus ini kini memicu simpati luas dari warganet yang mengecam tindakan tidak bertanggung jawab dari pihak perempuan.
3 049
20
Yang nanya GROUP GORE SAKARATUL MAUT ROOM NIH LINKNYA 👇 https://t.me/+wHgNj0D-p9oxNzZl
3 024