ch
Feedback

不要被骗子欺骗!Telemetrio 会找到并标记这些频道 👉 如果想查看标记,请订阅

WARTA WARGA.

WARTA WARGA.

前往频道在 Telegram

@WartaWarga2Bot (SERTAKAN SUMBER INFORMASI). #ResetIndonesia #PeringatanDarurat KAWAL TERUS!

显示更多
7 267
订阅者
无数据24 小时
+767 天
+16630 天

正在加载数据

相似频道
无数据
有任何问题?请刷新页面或联系我们的客服。
进出提及
---
---
---
---
---
---
吸引订阅者
10月 '26
十月 '26
+206
在17个频道中
九月 '26
+702
在82个频道中
Get PRO
八月 '26
+664
在227个频道中
Get PRO
七月 '26
+46
在4个频道中
Get PRO
六月 '26
+743
在103个频道中
Get PRO
五月 '26
+13
在0个频道中
Get PRO
四月 '26
+4
在0个频道中
Get PRO
三月 '26
+11
在1个频道中
Get PRO
二月 '26
+11
在0个频道中
Get PRO
一月 '26
+18
在0个频道中
Get PRO
十二月 '25
+46
在18个频道中
Get PRO
十一月 '25
+42
在18个频道中
Get PRO
十月 '25
+83
在5个频道中
Get PRO
九月 '25
+7 727
在228个频道中
Get PRO
八月 '250
在503个频道中
Get PRO
七月 '250
在0个频道中
Get PRO
六月 '250
在0个频道中
Get PRO
五月 '25
+1
在0个频道中
Get PRO
四月 '250
在0个频道中
Get PRO
三月 '25
+67
在2个频道中
Get PRO
二月 '250
在3个频道中
Get PRO
一月 '250
在0个频道中
Get PRO
十二月 '240
在0个频道中
Get PRO
十一月 '24
+18
在0个频道中
Get PRO
十月 '240
在0个频道中
Get PRO
九月 '240
在0个频道中
Get PRO
八月 '24
+13
在3个频道中
日期
订阅者增长
提及
频道
15 十月+97
14 十月0
13 十月+9
12 十月+26
11 十月+12
10 十月+15
09 十月+13
08 十月+6
07 十月+3
06 十月+4
05 十月+1
04 十月+5
03 十月+2
02 十月+5
01 十月+8
频道帖子
AnimatedSticker.tgs0.01 KB

2
BANGKA BELITUNG. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) menghanguskan rumah warga.
2 293
3
Ping
775
4
Also if you have any information, documents, photos, videos, or reports regarding the situation, please upload and share them as much as you can ya. As civilians we can’t always rely on those in power to document what’s happening so it’s important that we do it ourselves. Jadi yuk, kumpulin and keep spreading whatever credible information we have about our country’s situation
539
5
Just a reminder that Indonesia currently ranks #1 globally in daily carbon emissions from wildfires, pemadaman listrik di mana mana, krisis air bersih, banyak kawan kita yang mengalami ISPA and any other medical condition due to the condition of each area. The government isn’t going to save us, jadi yuk, warga bantu warga! #IndonesiaButuhOksigen Donations: • https://x.com/JANNABI_ID/status/2108420755176428003 • https://kitabisa.com/campaign/untuknttbangkit • https://x.com/belovedyke/status/2095100750938743138 • https://x.com/greencitzen/status/2110384448512684120 • https://x.com/soraipena/status/2108202744771195094 • https://x.com/kawanIndomy/status/2109240196818763852 • https://x.com/evanngobrol/status/2109265062401835407 • https://kitabisa.com/campaign/maribantukalimantan • https://x.com/princyzip/status/2109966978295517418
407
6
Sambil nunggu final naskah UU Ketenagakerjaan yang baru diresmikan, kita tonton sidang Gibran guys. 😁
2 737
7
https://www.youtube.com/live/A2HZUmf6FBk?si=xnnXbfGG0uEUDKOJ
3 306
8
MALUKU. Beberapa wilayah sudah ditandain sebagai titik panas disertai dengan memburuknya kualitas udara. Waspada Kebakaran Hu+3
MALUKU. Beberapa wilayah sudah ditandain sebagai titik panas disertai dengan memburuknya kualitas udara. Waspada Kebakaran Hutan. @tvrimaluku on Instagram
4 498
9
🚩 Kasus PHK Sepihak Guru Swasta di Tangerang Selatan. Baca selengkapnya di sini: https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/amp/pr-0110479161/lbh-ungkap-kasus-phk-sepihak-guru-swasta-di-tangsel-kerja-3-tahun-tanpa-kontrak-tertulis
2 079
10
Sebaran Asap Wilayah Indonesia. https://t.co/7xuFjoHiL6
Sebaran Asap Wilayah Indonesia. https://t.co/7xuFjoHiL6
31 475
11
KALIMANTAN DARURAT UDARA BERSIH.
8 496
12
2 hari yang penuh gonjang-ganjing......... Jangan lupa buat maintain your mindfullness, Warga. ❤️😁
5 383
13
MITIGASI GEMPA SELAT SUNDA 🔗 jkt.spot+4
MITIGASI GEMPA SELAT SUNDA 🔗 jkt.spot
20 602
14
+1
没有文字...
7 607
15
没有文字...
1
16
Tetap saling mendoakan dan menjaga sanak saudara di sekitar ya, Warga. ❤️
3 389
17
Indonesia presiden't banget loh ya. 😂🙏🏻
3 465
18
Kota Makassar saat ini sedang menghadapi situasi yang cukup berat akibat berbagai krisis yang terjadi secara bersamaan. 1. Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat parah, yang memicu antrean kendaraan mengular di hampir seluruh SPBU. Parahnya kemacetan akibat antrean ini bahkan memaksa pemerintah daerah mengambil kebijakan darurat berupa pembelajaran jarak jauh (sekolah daring) bagi siswa PAUD hingga SMA guna menekan mobilitas jalanan. 2. Pemadaman listrik bergilir akibat penurunan kapasitas PLTA, serta krisis air bersih dan kelangkaan gas elpiji 3 kg sebagai dampak dari musim kemarau. 3. Bentrok sengketa lahan antarkelompok warga yang pecah di beberapa titik strategis, seperti Jalan Ujung Bori, Jalan Leimena, dan Jalan Daeng Tata 3. Sumber: • https://makassar.antaranews.com/berita/637908/bbm-langka-pemkot-makassar-berlakukan-sekolah-daring • https://mojok.co/terminal/makassar-darurat-gas-sulit-air-sulit-bbm-langka/ • https://makassartoday.com/
4 138
19
10 provinsi dengan area kebakaran terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2026: 1. Kalimantan Barat: 38.310,86 hektare 2. Papua Selatan: 25.838,53 hektare 3. Nusa Tenggara Timur (NTT): 19.565,16 hektare 4. Nusa Tenggara Barat (NTB): 17.406,46 hektare 5. Riau: 15.738,92 hektare 6. Maluku: 14.677,00 hektare 7. Jawa Timur: 10.835,28 hektare 8. Kalimantan Selatan: 8.019,63 hektare 9. Kalimantan Tengah: 7.634,46 hektare 10. Kepulauan Riau: 5.760,90 hektare Sumber: – Indikasi Luas Kebakaran SiPongi Kementerian Kehutanan. (https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/indikasi-luas-kebakaran) – Sebaran Hotspot SiPongi atau Grafik Hotspot SiPongi. (https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/sebaran-titik-panas), (https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/grafik-titik-panas) – Situs Resmi Sipongi (https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/?wtime=5s) – Geoportal Data Bencana Indonesia BNPB. (https://gis.bnpb.go.id/)
15 816
20
Warga, tahukah bahwa tiap memasuki musim kemarau, masyarakat di Riau, Kalimantan, dan wilayah rawan lainnya harus selalu bersiap menghirup udara beracun? Karhutla seolah jadi "agenda tahunan" yang tak kunjung usai. Memang ada klaim dari pemerintah bahwa penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sudah maksimal lewat beberapa tindakan: 1. Ada Satgas gabungan (TNI, Polri, Manggala Agni) yang diturunkan begitu ada titik panas/Hotspot. 2. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan water bombing untuk nyiram api dari udara, menggunakan Helikopter. 3. Bikin sekat kanal supaya lahan gambut tetap basah dan nggak gampang terbakar. 4. Menindak orang yang kedapatan membakar lahan dan menyatakan cuaca ekstrem El Nino sebagai pemicu utama. Tapi, kalau penanganannya sudah benar, kenapa apinya selalu balik lagi tiap tahun? Nah di sini Iqbal Damanik menjelaskan kalau pemerintah itu baru "ngobatin gejalanya" belum "nyembuhin penyakit utamanya". Ibarat rumah bocor, yang dilakukan baru ngelap lantai yang basah, tapi genteng bolongnya nggak pernah ditambal. Alasannya: 1. Tanah gambut itu tebal dan kaya spons. Kalau sudah dikeringkan, apinya bakal masuk dan membara di bawah tanah. Disiram helikopter puluhan kali pun, air cuma kena permukaan atasnya aja. Bawahnya tetap membara. 2. Hukum sering tajam ke bawah, warga atau petani kecil yang bakar lahan sedikit langsung ditangkap. Tapi kalau lahan milik perusahaan besar yang terbakar (bahkan berulang kali), sanksinya sering tumpul. Denda miliaran rupiah hasil putusan sidang pun banyak yang cuma jadi catatan di atas kertas. 3. Proyek sekat kanal sering nggak mempan karena perusahaan sawit dan kayu skala besar masih terus bikin parit/kanal raksasa buat nyedot air keluar dari gambut. Dampaknya, gambut tetap kering kerontang dan siap meledak jadi api pas kemarau. 4. El Nino itu bukan penyebab utama. Penyebab utamanya adalah lahan gambut yang dirusak dan dikeringkan. Kalau gambutnya tetap basah dan hutannya dijaga, cuaca sepanas apa pun nggak bakal bikin kebakaran separah ini. 5. Penutupan/pembubaran Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) justru mengancam fokus dan kontinuitas pemulihan lahan gambut. Melebur fungsi restorasi kembali ke birokrasi kementerian berisiko bikin pengawasan tata air dan pembasahan gambut makin lambat dan setengah-setengah. Tanpa adanya transparansi data konsesi lahan, penegakan hukum yang berani menyasar korporasi besar, dan penghentian pengeringan gambut, narasi keberhasilan penanganan karhutla akan terus berbenturan dengan asap pekat yang dihirup warga di lapangan. Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=jUcRoSk0UFs
10 017