INTEL ADMIN
前往频道在 Telegram
📈 Telegram 频道 INTEL ADMIN 的分析概览
频道 INTEL ADMIN (@inteladminupdate) 印度尼西亚语 语言赛道中的 是活跃参与者。目前社区聚集了 14 108 名订阅者,在 新闻与媒体 类别中位列第 14 918,并在 印度尼西亚 地区排名第 5 230 位。
📊 受众指标与增长动态
自 невідомо 创建以来,项目保持高速增长,吸引了 14 108 名订阅者。
根据 14 六月, 2026 的最新数据,频道保持稳定运转。过去 30 天订阅人数变化为 -228,过去 24 小时变化为 -4,整体触达仍然可观。
- 认证状态: 未认证
- 互动率 (ER): 平均受众互动率为 9.28%。内容发布后 24 小时内通常能获得 7.64% 的反应,占订阅者总量。
- 帖子覆盖: 每篇帖子平均可获得 1 310 次浏览,首日通常累积 1 078 次浏览。
- 互动与反馈: 受众积极参与,单帖平均反应数为 16。
- 主题关注点: 内容集中在 iran, selatan, penduduk, serang, amerika 等核心主题上。
📝 描述与内容策略
作者将该频道定位为表达主观观点的平台:
“MENUJU DUNIA MULTIPOLAR”
凭借高频更新(最新数据采集于 15 六月, 2026),频道始终保持新鲜度与高覆盖。分析显示受众积极互动,使其成为 新闻与媒体 类别中的关键影响点。
14 108
订阅者
-424 小时
-257 天
-22830 天
帖子存档
14 106
Markas Khateem al-Anbiya: Pasukan kami membalas dengan menyerang kapal militer Amerika di timur Selat Hormuz dan selatan Pelabuhan Jabal dan menyebabkan kerusakan besar pada mereka
14 106
NBC tentang seorang pejabat Amerika:
Serangan di Bandar Abbas dan Qeshm bersifat defensif dan tidak menandakan dimulainya kembali operasi militer besar-besaran terhadap #iranian
14 106
Markas Khateem al-Anbiya: Pasukan kami membalas dengan menyerang kapal militer Amerika di timur Selat Hormuz dan selatan Pelabuhan Jabal dan menyebabkan kerusakan besar pada mereka
14 106
Angkatan Laut Garda Revolusi: Pengawasan intelijen menunjukkan kerusakan besar pada musuh Amerika dan tiga kapal musuh melarikan diri dengan cepat dari Selat Hormuz
14 106
Sumber-sumber Iran: Amerika Serikat dan entitas Zionis menargetkan pangkalan penjaga pantai di kota itu tanpa ada korban jiwa.
14 106
Amerika, Israel, UAE berkoordinasi menyerang Iran.
Sumber-sumber Amerika: Militer Amerika menargetkan pos pemeriksaan angkatan laut Iran di Bandar Khorramshahr di Minab, Iran selatan.
14 106
Televisi Iran:
Sejauh ini belum ada laporan tentang warga sipil yang tewas akibat serangan terakhir di pantai dan pelabuhan di Hormuzgan.
14 106
⚠️ Amerika mengumumkan serangan malam ini sebagai balasan atas serangan Iran ke Uni Emirat Arab!
Faktanya : Iran membantah melakukan serangan beberapa hari lalu. Namun Amerika saat ini klaim serang Iran karena Iran serang UAE.
14 106
Mereka ini orang-orang yang tidak bisa dipercaya, tidak memiliki ikatan atau perjanjian, dan kebiasaan mereka adalah pengkhianatan dan penipuan.
🚨 Fox News mengutip seorang pejabat Amerika: Militer Amerika melancarkan serangan terhadap pelabuhan Qeshm dan Bandar Abbas di Iran, tetapi ini bukanlah dimulainya kembali perang.
14 106
Pejabat Amerika : Kami tidak memulai kembali perang, ini hanyalah serangan terbatas ke Iran.
14 106
Hizbullah: Kami menembakkan serangkaian rudal ke arah kumpulan tentara pendudukan di timur kota Al-Bayyadah, sore hari ini.
14 106
🔴 Laporan awal, dua drone musuh ditembak jatuh di Bandar Abbas
Pertahanan udara Iran berhasil menembak jatuh dua drone di Bandar Abbas
14 106
🗣Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen menanggapi serangan malam ini: Bersiaplah untuk tanggapan Iran yang lebih keras!
14 106
🌟 Hizbullah: Adegan dari penargetan kendaraan lapis baja "Namera" milik tentara Israel di kota Qouzah, Lebanon selatan.
14 106
🗣Kanto Tasnim Iran : Jika masalah serangan oleh Uni Emirat Arab dikonfirmasi benar maka emirat ini akan membayar harga atas tindakan menyerang Iran.
14 106
🗣 Klaim peran Uni Emirat Arab dalam ledakan dermaga Bahman Qeshm; Israel: Kami tidak terlibat
🔹Terjadinya ledakan di dermaga Bahman Qeshm malam ini memicu berbagai reaksi di media regional.
🔹Sumber dari rezim Zionis dalam wawancara dengan jaringan i24NEWS menegaskan: Israel tidak ada kaitannya dengan insiden malam ini di Iran.
🔹Sebaliknya, beberapa sumber lain termasuk sumber Israel mengklaim bahwa pesawat tempur Uni Emirat Arab telah membom dermaga tersebut.
📝Pemeriksaan mendalam terhadap dimensi insiden ini dan verifikasi klaim yang diajukan masih terus berlanjut.
14 106
Sejumlah warga Palestina mengalami luka-luka akibat serangan brutal dan penembakan yang dilakukan oleh sekelompok pemukim di Khirbet Samra, Lembah Yordania bagian utara.
14 106
Pejabat Amerika: Klaim Melanjutkan "Proyek Kebebasan" di Selat Hormuz Tidak Benar
- Seorang pejabat Amerika dalam wawancara dengan Al Jazeera mengatakan bahwa laporan mengenai niat pemerintahan Trump untuk melanjutkan operasi yang disebut "Proyek Kebebasan" di Selat Hormuz tidak benar.
- Sebelumnya, surat kabar Wall Street Journal mengutip sumber yang mengetahui masalah ini mengklaim bahwa pemerintahan Trump akan melanjutkan pelaksanaan rencana ini dalam beberapa hari ke depan.
现已上线!2025 年 Telegram 研究 — 年度关键洞察 
